6 Agustus 2008 oleh pramudyaputrautama
Rabu, 06 Agustus 2008
Hari Ini Tepat Satu Tahun Ganti Hati
Catatan Dahlan Iskan
Sering Berdebar, Jauhi Pedas Bhut Jokolia India
Hari ini, tepat setahun yang lalu, saya menjalani operasi ganti hati. Hari ini, pukul 10.00, tepat setahun yang lalu, saya diberi pakaian warna biru pertanda saya sudah harus disiapkan untuk memasuki ruang operasi yang sangat menentukan apakah saya akan hidup atau mati.
Hari ini, tanpa perencanaan yang matang, saya harus terbang dari New Delhi ke Kashmir. Tentu bersama Robert Lai yang tepat setahun lalu ikut mengantarkan saya masuk ruang operasi. Robert Lai, teman warga Singapura itu, sebenarnya menentang saya pergi ke Kashmir. Sebab, sejak tiga hari yang lalu, kerusuhan antaretnis dan juga SARA meletus lagi di sana. Tapi, saya harus ke Kashmir untuk urusan yang tidak bisa ditunda. Memang belum tentu akhirnya saya bisa terbang ke Kashmir. Saya masih harus menunggu perkembangan sampai pagi hari ini. Tadi malam, sebagaimana bisa disaksikan di breaking news televisi CNN, kerusuhan meluas di Kashmir. Kalau tiga hari ini meletus hanya di wilayah Jammu, kemarin berkembang ke Shrinagar. Kalau keadaan tetap genting seperti itu, belum tentu pagi ini saya bisa mendarat di Shrinagar. Mulai kemarin sore bandara ditutup dan angkutan umum di Shrinagar dilarang beroperasi. Maka, pagi-pagi ini saya harus pergi ke Bandara New Delhi sambil menunggu perkembangan terakhir pagi ini.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Catatan Dahlan Iskan | Tidak ada komentar »
24 Juli 2008 oleh pramudyaputrautama
Kamis, 24 Juli 2008
Oleh: Dahlan Iskan
Di antara dua harimau Sumatera yang dilepaskan ke hutan Tambling, Lampung Selatan, Senin pagi lalu (21/7), yang satu kelihatannya masih belum menetapkan wilayah kekuasaan. Yakni, harimau yang muda, yang dilepaskan belakangan. Setelah hari pertama berlari sejauh 2,5 km menjauhi tempatnya dilepaskan, hari kedua kemarin (23/7) berlari jauh lagi, tapi justru mendekat ke titik pelepasan.
“Kini dia berhenti di titik sekitar 400 meter saja dari tempat pelepasan,” ujar Tony Sumampauw yang jadi konsultan konglomerat Tomy Winata dalam proyek penyelamatan hutan dan harimau Sumatera itu. Sedangkan harimau yang lebih tua sudah menetap di areal 1,6 km dari titik awal.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Catatan Dahlan Iskan | Tidak ada komentar »
23 Juli 2008 oleh pramudyaputrautama
Rabu, 23 Juli 2008
Catatan : Dahlan Iskan
Setelah dilepas dari kerangkeng di tengah hutan lindung Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung Selatan, ke manakah dua harimau Sumatera itu pergi?
Dari layar TV siaran langsung pelepasan harimau itu, kemarin pagi kita bisa melihat bahwa sang harimau langsung berlari lurus ke depan. Setelah melewati lapangan terbuka sejauh 200 meter di depan kerangkeng kecil itu, sang raja hutan langsung masuk ke dalam habitatnya. Rimba yang dimasukinya membuat mata saya tidak bisa melihatnya. Juga mata kamera.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Catatan Dahlan Iskan | Tidak ada komentar »
29 Juni 2008 oleh pramudyaputrautama
Minggu, 29 Juni 2008
Belajar Jadi Kepala Daerah (2)
Oleh: Dahlan Iskan
Cara Irit Calon Bupati
Wakil Gubernur Riau Drs Wan Abubakar MS MSi mengakui tugasnya sebagai orang kedua hanyalah membantu gubernur sesuai UU 32/2004, khususnya pasal 26. “Namun, dalam kenyataan yang saya hadapi, ada ketidakjelasan dan ketidaktegasan dalam mekanisme kerja dan pembagian wewenang. Termasuk dalam tugas-tugas khusus,” tulisnya. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Belajar Jadi Kepala Daerah | Tidak ada komentar »
28 Juni 2008 oleh pramudyaputrautama
Sabtu, 28 Juni 2008
Belajar Jadi Kepala Daerah (1)
Oleh: Dahlan Iskan
Pengusaha Ikut Tentukan Calon Sekdaprov
Hubungan macam apakah yang terjadi selama ini antara gubernur dan wakil gubernur atau bupati/wali kota dengan wakil bupati/wakil wali kota? Meski di mana-mana terdengar terjadinya “permusuhan dalam selimut” di antara keduanya, baru di Riau permusuhan itu terlihat terbuka di atas ranjang, bahkan sampai di lapangan terbuka. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Belajar Jadi Kepala Daerah | Tidak ada komentar »
Rabu, 14 Mei 2008,
Naikkan BBM, Pemerintah Perlu Koreksi Diri Lebih Keras
Oleh: Dahlan Iskan
TIAP kelompok punya logika berpikir sendiri dalam menghadapi lonjakan harga minyak dunia. Rakyat kecil (dan yang mengatasnamakan rakyat kecil) sangat khawatir, kenaikan harga BBM akan lebih menyengsarakan mereka. Kelompok ini menggunakan logika bahwa kenaikan harga BBM ujung-ujungnya menaikkan harga bahan kebutuhan lain yang kian tidak terjangkau oleh mereka.
Mereka tidak tahu dan tidak perlu tahu bahwa tanpa kenaikan harga BBM, ekonomi nasional bisa bangkrut. Bagi mereka, sekarang pun mereka sudah bangkrut. Kalau nanti ekonomi bangkrut, apa bedanya dengan yang sudah mereka alami sekarang. Logika ini sangat kuat di benak mereka yang kadang tidak bisa dirasakan oleh kelompok yang di atas.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Catatan Dahlan Iskan | yang berkaitan Dahlan Iskan | 4 Komentar »
Sabtu, 03 Mei 2008,
Berebut Kursi Emas dari Kalimantan
Oleh Dahlan Iskan
Inilah perkembangan terbaru politik Malaysia yang akan ikut menentukan nasib Pulau Kalimantan. Posisi politik bagian utara Pulau Kalimantan itu kini lagi berubah. Ya, kita lagi bicara Sabah dan Sarawak dalam kaitannya dengan hasil Pemilu Malaysia. Tetangga Kaltim dan Kalbar itu kini lagi jadi gadis cantik di mata politisi Malaysia. Nasib bagian utara Kalimantan itu di mata pemerintah pusat Malaysia, kelihatannya, akan lebih baik daripada posisi Kaltim di mata pemerintah pusat Indonesia.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Catatan Dahlan Iskan | yang berkaitan Catatan Dahlan Iskan, Dahlan Iskan | Tidak ada komentar »