>>
Anda sedang membaca ...
Catatan Dahlan Iskan, Manufacturing Hope

Hamil tua untuk lahirnya Putra Petir

Minggu, 18 Maret 2012
Manufacturing Hope 18

Dukungan untuk lahirnya Putra Petir terus mengalir, sampai-sampai saya tak mampu membalas satu per satu email yang masuk. Tak hanya dari seluruh Indonesia, tanggapan juga datang dari mancaneragara.

Putra-putra petir yang sekarang bekerja di luar negeri terlihat antusiastis. Seorang doktor yang sejak S-1 sudah belajar di Jepang menulis bahwa kelahiran Putra Petir adalah keharusan.

Email juga datang dari ahli-ahli ITS Surabaya, ITB Bandung, UGM Jogjakarta, USU Medan, dan banyak lagi. Kiriman email dari luar kampus juga sangat konkret.

Seorang ahli yang kini menekuni microturbine (turbin dan generatornya berada dalam satu kemasan kompak yang sistemnya sudah bisa menyerap panas mesin itu sendiri menjadi energi listrik tambahan), langsung melangkah. Dia akan membeli mobil Kijang untuk diganti mesinnya dengan mesin mobil listrik. Dalam dua bulan sudah akan jadi mobil listrik yang bisa saya pakai ke kantor.

Saya sampaikan padanya, jangan menggunakan merek mobil yang sudah ada. Kita belum meminta izin kepada pemilik merek. Belum tentu kita boleh menggunakannya. Kalau sampai kita digugat energi kita habis untuk itu. Kita akan kelelahanm, akan susah. Bisa-bisa Putra Petir gagal lahir.

Lebih baik kita ciptakan sendiri bodi mobil listrik nasional ini. Mungkin memerlukan waktu beberapa bulan, tapi lebih nasional. Atau kita meminta izin saja kepada Mendikbud Bapak Muhammad Nuh agar bodi mobil Esemka bisa digunakan. Desain mobil Esemka terbaru yang sudah disempurnakan di sana-sini seperti yang saya lihat di pameran mobil Esemka di Universitas Muhammadiyah Solo bulan lalu, sudah sangat keren.

Atau kita pakai bodi mobil nasional Timor yang sudah tidak diproduksi lagi itu. Timor cukup bagus dan enak dikendarai. Masyarakat juga sudah bisa menerimanya. Masih ada ribuan Timor yang berlalu-lalang di jalan-jalan. Penampilannya yang baik bisa kita manfaatkan sebesar-besarnya.

Hanya saja saya masih belum tahu bagaimana prosedur perizinannya saat ini. Apakah masih harus meminta izin Mas Tommy Soeharto atau cukup kepada pemerintah, mengingat mobil Timor pernah disita BPPN pascakrisis berat 1998 lalu.

Intinya, untuk melawan kenaikan harga BBM yang pernah, sedang, dan akan terus terjadi itu, tak ada jalan terbaik kecuali kita musuhi BBM. Kita jadikan BBM musuh kita bersama. Kita demo BBM-nya ramai-ramai, bukan mendemo kenaikannya. Kalau setiap kenaikan BBM didemo, kita hanya akan terampil berdemo. Tapi kalau BBM-nya yang kita musuhi, kita akan lebih kreatif mencari jalan keluar bagi bangsa ini ke depan.

Jalan terbaik adalah jangan lagi menggunakan BBM. Kalau kita sudah tidak menggunakan BBM, apa peduli kita pada barang yang juga menjadi penyebab rusaknya lingkungan itu. Kelak, kita bersikap begini: biarkan dia naik terus menggantung sampai setinggi Monas! Kalau kita tidak lagi menggunakannya, mau apa dia!

Tanpa ada gerakan nyata untuk melawan BBM, seumur hidup kita akan ngeri seperti sekarang. Seumur hidup kita harus siap-siap berdemonstrasi. Seumur hidup kita tidak berubah!

Kalau sudah tahu bahwa seumur hidup kita akan terjerat BBM seperti itu mengapa kita tidak mencari jalan lain? Mengapa kita menyerah pada keadaan?  “Mengapa? Mengapa?,” kata Koes Ploes. Anggaplah kita tidak takut kepada Koes Ploes. Tidakkah kita harus takut kepada yang menciptakan alam semesta ini? Berapa kali Allah mengatakan “Afalaa ta’qiluuun?”.

Kita pernah menjawab pertanyaan “mengapa?” itu beberapa tahun lalu. Saat program konversi minyak tanah ke elpiji dilakukan sungguh-sungguh. Bukan main sulit dan beratnya meyakinkan masyarakat untuk pindah dari minyak tanah ke elpiji. Bukan main bisingnya demo dan penentangan terhadap konversi saat itu. Bukan main kecaman yang dilontarkan, sampai-sampai program itu dianggap menyengsarakan rakyat kecil.

Meski awalnya ditentang begitu hebat, didemo begitu seru dan dimaki-maki setengah mati, toh akhirnya “Purwodadi kuthane, sing dadi nyatane!”. Kenyataannya berhasil! Sekian tahun kemudian diakui bahwa konversi minyak tanah ke elpiji adalah success story yang besar!

Kalau saja tidak ada konversi itu, alangkah beratnya sekarang! Harga minyak tanah akan ikut naik. Yang terkena tidak lagi pemilik mobil dan motor, tapi juga ibu-ibu di dapur! Sekarang, naikkanlah harga minyak tanah! Ibu-ibu tidak peduli! Maka untuk mengenang kesuksesan konversi itu harusnya kini kita teriakkan: Hidup Putra-Petir! Eh, salah: Hidup SBY-JK!

Segera lahirkan

Yang diperlukan adalah tekad besar untuk mengatasi persoalan besar. Dengan membanjirnya dukungan pada program mobil-motor nasional listrik BUMN, rasanya tekad itu sudah sangat besar. Situasinya sudah seperti seorang ibu yang hamil tua.

Harus segera dilahirkan! Kalau tidak, akibatnya…tanya sendiri kepada ibu-ibu yang sekarang lagi hamil tua. Atau kepada ibu-ibu yang pernah hamil tua!

Jangan tanyakan kepada bapak-bapak yang seperti orang hamil tua! Terutama karena kekenyangan menikmati bisnis BBM atau bisnis kendaraan BBM!

Tantangan terbesar untuk mewujudkan mobil-motor listrik nasional adalah itu! Sudah terlalu besar bisnis mobil motor dengan bahan bakar BBM. Sudah terlalu besar keuntungan yang dinikmati dari bisnis kendaraan berbahan bakar BBM.

Tidak gampang kita melawannya. Memang kita semua tentu termasuk yang harus tersindir sabda Tuhan ”Apakah kalian tidak menggunakan akal?”.  Memang tidak mudah keluar dari kungkungan mengguritanya bisnis yang ada.

Soal teknologi jelas tidak masalah. Harga baterai litium memang masih mahal, tapi itu karena produksinya belum masal.

Kalau semua beralih ke mobil/motor listrik, harga baterai akan turun drastis. Itu saja. Jelas ini bukan soal teknologi. Ini soal penguasaan pasar.

Kalau soal teknologi, salah satunya tanyalah LIPI. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia! Ternyata LIPI sudah lebih 10 tahun terakhir ini merintis penciptaan mobil dan motor listrik yang kita maksud. Prototipenya pun sudah jadi. Di luar LIPI masih banyak yang siap melakukannya!

Seperti juga pernyataan pencipta microturbine tadi, LIPI pun mengatakan sangat siap. Kalau saya menghendaki segera naik mobil listrik yang mesinnya ciptaan LIPI, dalam hitungan dua-tiga bulan sudah bisa diwujudkan. Tinggal bodinya menggunakan mobil apa. LIPI tidak akan menciptakan bodi mobil. Bukan karena sulit, tapi karena sudah banyak yang mampu menciptakannya.

Kita memiliki banyak industri karoseri yang andal. Sudah pula ekspor besar-besaran, seperti di Malang, Magelang, Surabaya, dan Bekasi. Soal karoseri kita harus bangga dengan kemampuan dan ketrampilan bangsa sendiri.

Tinggal mesin ciptaan LIPI itu kita bandingkan dengan mesin-mesin ciptaan para ahli dari universitas dan kalangan praktisi. Bisa saja kita pilih salah satu atau kita bicarakan bagaimana baiknya.

Saya sendiri sudah menaruh perhatian pada kendaraan listrik ini sejak menjadi direktur utama PLN. Salah satu yang membuat saya berat meninggalkan PLN adalah belum terwujudnya kendaraan listrik ini.

“Pembunuhan berencana”

Dalam road map yang sudah saya sampaikan kepada direksi PLN saat itu (juga saya beberkan dalam rapat kerja nasional PLN di Karawaci tahun 2010), pada akhirnya PLN harus memproduksi kendaraan listrik di akhir tahun 2013.  Yakni setelah byar-pet teratasi, setelah wabah kerusakan travo beres, setelah wabah gangguan jaringan tuntas, dan setelah perang intern lawan BBM selesai.

Waktu itu perang intern melawan BBM di PLN harus dimemangkan akhir tahun 2012. Tahun depan, rencana saya waktu itu, penggunaan BBM di PLN yang semula 9 juta kiloliter harus tinggal maksimum 2,5 juta kiloliter!

Untuk itu saya membuat program “pembunuhan berencana”, yakni mematikan pembangkit-pembangkit besar yang haus BBM seperti di Tambak Lorok (Semarang), Gresik (Jatim), Muara Karang (Jakarta), dan akhirnya Muara Tawar (Bekasi) plus Belawan (Medan).

Semua yang saya sebut itu adalah vampir-vampir BBM, yang membuat PLN memboroskan uang negara puluhan triliun rupiah.

Untuk mendorong agar “pembunuhan berencana” terhadap pembangkit besar yang rakus BBM itu bisa cepat dilakukan, saya sampai menawarkan hadiah khusus.

Tim PLN yang bekerja di lapangan yang bisa menyelesaikan dengan cepat pembangunan transmisi 150 kv dari Lontar ke Tangerang, akan saya beri hadiah mobil, dari saya pribadi.

Kalau transmisi ini berhasil dibangun, listrik untuk kawasan Jakarta utara sampai Priok tidak perlu lagi dari PLTG raksasa Muara Karang.  Listriknya bisa datang dari sumber yang sangat murah di Lontar yang dialirkan dengan transmisi baru tersebut.

Akhirnya tim itu berhasil menyelesaikan proyek sulit itu. Memang terlambat satu bulan dari rencana, tapi hadiah tetap saya berikan. Mobil Avanza sudah dibeli. Sayang, masih belum mobil Putra Petir!

Penyerahannya akan dilakukan bersamaan dengan dihapusnya BBM dari PLTG Muara Karang. Berkat penghapusan BBM di Muara Karang itu negara akan lebih menghemat setidaknya Rp2 triliun per tahun.

PLTG boros BBM lain seperti Gresik sudah tahun lalu tidak menggunakan BBM. Demikian juga PLTGU Tambak Lorok. Ketiganya sudah tidak meminum BBM lagi. Dari ketiganya, setidaknya 3 juta kiloliter BBM sudah bisa dihemat.

Tinggal tiga PLTG lagi yang masih “bandel”: Muara Tawar, Belawan, dan Bali.

Masih perlu dua tahun lagi untuk menghapus BBM dari tiga lokasi itu. Untuk menghapus BBM di Belawan, masih menunggu selesainya revitalisasi LNG Arun. Dari Lhokseumawe ini akan dipasang pipa gas ke Belawan. Agar penggunaan BBM di Belawan digantikan dengan gas.

Untuk menghapus BBM di Muara Tawar masih menunggu selesainya proyek terminal apung LNG di Lampung yang dibangun sekalian untuk memenuhi kebutugan gas industri-industri besar di Cilegon. Kebetulan dari Cilegon sudah ada pipa gas yang nyambung sampai Muara Tawar!

Sedang untuk memerangi BBM di Bali, masih menunggu selesainya pembangunan transmisi 500 kv dari Jawa ke Bali. Ini transmisi dengan tower tertinggi di dunia: 376 meter. Agar bisa menyeberangkan listrik melampaui selat Bali.

Energi matahari

Memerangi BBM tidak cukup hanya untuk pembangkit-pembangkit listrik besar itu. Kita memiliki ribuan pulau kecil yang listriknya dibangkitkan dengan mesin diesel yang bahan bakarnya BBM juga. Ini juga harus dilawan. Tidak ada senjata yang lebih tepat kecuali tenaga surya. Karena itu industri tenaga matahari juga harus dibangun!

Minggu lalu saya sudah memutuskan agar BUMN membangun industri PV. Saat ini sudah ada delapan pengusaha yang bergerak di industri listrik tenaga matahari. Namun sifatnya baru merakit. Bahan-bahan solar cell-nya masih harus diimpor. Inilah yang akan diatasi oleh BUMN.

PT Lembaga Elektronika Nasional (PT LEN Industri), perusahaan BUMN yang di Bandung itu, saya tugaskan untuk mendirikan industri tenaga matahari dalam pengertian yang sesungguhnya. SDM-nya sudah mampu. Ahli-ahlinya banyak. Kesungguhan dan keteguhan hati yang diperlukan.

Agar industri tenaga matahari itu nanti lebih hemat modal, tidak perlu membeli tanah dan membangun pabrik. Saya minta manfaatkanlah pabrik Industri Sandang di Karawang yang sudah lama tutup itu. Lokasinya sangat luas. Untuk 10 ha industri tenaga matahari ini hanya diperlukan sepertiga lokasi pabrik tekstil yang sudah lama mati itu.

Kita sungguh malu kalau sampai Indonesia tidak memiliki industri tenaga matahari. Negara kita sangat luas. Berada di garis katulistiwa. Mataharinya begitu jreng. Pasar kita sangat besar. Tidak masuk akal kalau kita harus impor suku cadang tenaga matahari dari Malaysia atau dari negara bersalju yang tidak punya cukup matahari! “Mengapa? Mengapa?,” tanya Koes Ploes.

Mau tidak mau BBM ini memang harus dilawan dari dua arah: dari gas dan dari listrik.

Kendaraan umum yang besar-besar, silakan beralih ke gas. Kereta api harus beralih ke listrik, sebagaimana KRL. Kendaraan pribadi harus beralih ke listrik.

Bukan hanya akan hemat BBM juga akan sangat baik untuk lingkungan hidup. Kendaraan listrik tidak menimbulkan emisi sama sekali!

Jadi, ide mobil motor listrik ini tidak muncul tiba-tiba. Hanya saja kenaikan harga BBM yang menghebohkan itu harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk melawan belenggu hantu BBM.

Dua tahun lalu saya sudah mencoba sepeda motor listrik di Bandung. Ciptaan anak bangsa sendiri. Saya keliling kota Cimahi dengan motor listrik. Setelah itu saya membeli motor listrik sekaligus dua buah. Setiap hari motor itu digunakan oleh sopir yang ada di rumah saya di Surabaya.

Saya meminta segala macam kekurangannya dicatat. Setiap kali ke Surabaya saya diskusi dengan pak sopir mengenai kelebihan dan kekurangan motor listrik itu. Catatan itulah yang terus saya diskusikan dengan para pegiat motor listrik.

Dulu, ketika masih bisa sering ke Tiongkok, saya juga mengunjungi pabrik mobil dan motor listrik. Tentu juga sering mencobanya.

Saya tidak ragu lagi bahwa mobil-motor listrik harus segera dilahirkan di Indonesia. Putra Petir tidak boleh terlalu lama berada dalam kandungan.

Situasinya sudah hamil tua. Harus segera dilahirkan!(*)

Dahlan Iskan
Menteri  BUMN

Diskusi

603 thoughts on “Hamil tua untuk lahirnya Putra Petir

  1. Sekedar masukan untuk pemberi komentar. Mohon dapat diberikan masukan-masukan dan ide-ide yang brilian, tidak hanya yg sekedar mendoakan atau bahkan menulis essay. Besar harapan saya agar blog ini menjadi lebih dari sekedar komentator, namun menjadi penyambung lidah rakyat.

    -REGARDS-
    Penggemar DI Yang Nasionalis

    Posted by Enzo | 18 Maret 2012, 7:55 pm
    • Dengan banyaknya ide yg brilian, bukan tidak mgk akan menjadi masukan bagi yg membaca. Who knows, bila komen yg masuk dapat dibaca oleh pejabat-pejabat lain yg membaca blog ini.

      Posted by Enzo | 18 Maret 2012, 7:56 pm
      • Mari bergabung dengan:

        Gerakan mencari pemimpin Indonesia yang tidak haus kekuasaan, tidak haus harta karena semua sudah ada. Pekerja keras amanah dan memegang janji. Sehingga bisa fokus mengurus rakyat. Dahlan iskan tidak punya partai, inilah gerakan mendukung Dahlan Iskan untuk Presiden, setidaknya ada calon alternatif yang bisa membawa Indonesia kedepan dan lebih baik.

        http://www.facebook.com/groups/dahlaniskangroup/

        Posted by tukijo ndeso... | 18 Maret 2012, 9:03 pm
        • Kami pribadi setuju dan senang banget utk dukung DI, karena dukungan memang diperlukan dari berbagai kalangan dan lapisan, ada dari ilmuwan, cendikiawan, pengusaha,guru, para profesional, buruh dan bahkan wong cilik seperti saya ini. Wong cilik spt sy ini mau menjadi ujung tombak dan mau terjun kebawah semata2 karena tdk mau kami sbg wong cilik hanya di manfaatkan oleh yg menamakan dirinya orang besar tp rakus dan haus kekuasaan dan gila harta sehingga ketika memimpin tdk bermoral dan hanya menjadi rampok duit rakyat. Sbg wong cilik jelas financial ga punya utk di sumbangkan, pikiranpun mungkin lebih banyak awamnya daripada smartnya jd andai kebagian sbg penggembira sajapun tdk jd apa. Sebagai modal dukungan utk DI kami punya moral tinggi , tulus hati, jujur, punya kesederhanaan dan amat sangat mengidamkan spy Indonesia lebih baik kedepan spy tdk salah pengelolaan yg hanya jd rebutan para penguasa yg hanya mementingkan perut sendiri, keluarga, kroni dan group partai, golongan dan relasinya saja. wong cilik spt kami ini merindukan anak cucu dan cicit kami dan generasi kedepan ingin hidup lebih baik, tatanan hukum yg dijalankan dgn benar , penegak hukumnya bermoral tinggi, dan para ilmuwannya difasilitasi dan dimanfaatkan utk kepentingan bangsa sendiri spy generasi kedepan nt hidup terhormat di negara yg kaya, gemah ripah loh jinawi yg dinamakan NKRI. salam Mrs.H

          Posted by Mrs Humprey | 25 Maret 2012, 12:45 am
    • “Jangan tanyakan kepada bapak-bapak yang seperti orang hamil tua! Terutama karena kekenyangan menikmati bisnis BBM atau bisnis kendaraan BBM!

      Tantangan terbesar untuk mewujudkan mobil-motor listrik nasional adalah itu! Sudah terlalu besar bisnis mobil motor dengan bahan bakar BBM. Sudah terlalu besar keuntungan yang dinikmati dari bisnis kendaraan berbahan bakar BBM.

      Tidak gampang kita melawannya. Memang kita semua tentu termasuk yang harus tersindir sabda Tuhan ”Apakah kalian tidak menggunakan akal?”. Memang tidak mudah keluar dari kungkungan mengguritanya bisnis yang ada.”

      Disinilah kendala yang dihadapi akan lahirnya putra petir. kekuatan orang2 yang sudah terbiasa dan kenyang dengan bisnis BBM dan juga bisnis mobil-motor yang minum BBM.

      ini perlu dukungan rakyat indonesia sabang-merauke untuk mendukungnya, dalam bentuk apa? saya kira dengan cara membelinya dan memakainya jika putra petir sudah lahir…

      dan saya yakin, orang2 yang sudah terbiasa dengan bisnis BBM dan motor-mobil listrik tak akan terima dg ide ini. ini sama aja membunuh perlahan ladang makan mereka. gerakan merekalah yang juga perlu mendapat perhatian. sayang, para pebisnis BBM dan pebisnis mobil-motor peminum BBM sangat dekat dengan kelompok SENAYAN.

      lihat saja sekarang, siapa partai yang katanya sok membela rakyat kecil, dan menolak kenaikan BBM. mereka hanyalah partai2 pencari popularitas menamakan rakyat kecil. kenyataannya justru merekalah yng paling banyak menggunakan BBM subsidi.

      semoga lahirnya putra petir, juga mendapatkan dukungan kita bersama. seluruh rakyat indonesia!

      http://www.facebook.com/groups/dahlaniskangroup/

      Posted by tukimin | 18 Maret 2012, 9:32 pm
      • Ladang makan mereka lenyap, mereka akan menggunakan darah lawannya sebagai makanan, Pak !
        Hati-hati, Peristiwa Malari sebagai penanda jatuhnya pasar domestik otomotif ke tangan Jepang “saudara tua fasis kita”😀 seharusnya bisa dipetik sebagai pelajaran.
        Lenyapnya ladang makanan mereka sebagai komprador bisa mendorong mereka bersekongkol dengan pihak asing – lewat penghentian bantuan utang luar negeri – demi kepentingan kelompok mereka sendiri, dan menumbalkan lagi darah jutaan manusia Indonesia.
        Waspada !
        Maju terus anak-anak bangsa! Saatnya bambu runcing diganti petir !

        Posted by Anaknya Tukimin | 18 Maret 2012, 11:22 pm
      • bner2 nimbulin hope, coba banyak pemimpin yg model gini, pasti rakyat pada semangat, hrusnya media blacklistlah ribut2 partai atau pengadilan. cari2 berita yg gini biar adem😀

        btw msih bingung, kpan n gimana cara pak dis nyiapin tulisan.. minggu ini aza ada di jakarta-sragen-bandung-surabaya.. ckck liat orang sakit ini msih mondar mandir kesana kemari, kerja keras melawan raksasa2 dan berbagai persoalan bangsa.. kdang ane gak tega..

        cuma bisa berdoa smoga diberi kekuatan dan kemudahan utk berkarya.. apalagi genderang perang lawan bapak hamil sudah ditabuh,, intimidasi, kasak kusuk dan persengkongkolan dari org2 yg terusik pasti mulai terkonsolidasi..

        Posted by OmPus | 19 Maret 2012, 12:23 am
      • Jika ini situs benar 2 digunakan untuk “mencari ide” dan masukan dalam rangka membuat mobil listrik nasional yg bisa memutuskan ketergantungan penggunaan BBM di indonesia, saya rasa yg pertama harus dihapus dari komentar 2 adalah ” kampanye tersembunyi ” pendukung pa dahlan.

        saya yakin pak dahlanpun akan merasa malu jika tulisan beliau tentang visi mobil listrik nasional hanya dipenuhi oleh comment ” sampah ” yg tidak ada guna.

        ide pak dahlan memang bagus dan berani , apalagi jika dibanding dengan “pejabat” pemerintahan yg lain yg hanya memikirkan “kantong” pribadi. tetapi untuk negara “indonesial” ini yg penuh oleh koruptor petanyaan saya adalah : ” berapa besar KEMUNGKINANNYA ” apalagi targetnya thn 2014 akan produksi masal !!! ???!! ???

        KITA HARUS SADAR BAHWA RISET TEHNOLOGI DI INDONESIAA SANGAT MINIMMMMMMMM , bukan tidak adanya SDM tetapi tidak adanya FASILITAS !! kita itu “USER” hanya pengguna dan tidak pernah memikirkan “CREATE” atau mencipta. sehingga cendikiawan asal indonesia lebih berguna di negri lain !!!

        sebagai masukan : negara negara maju sudah memulai menggunakan GAS di SPBU lebih dari 20thn yg lalu !!!! ini yg dinamakan “future planning” yg matang !! jauh sebelum harga minyak mencekek APBN DLLLLL …… yg lebih ironis lagi negara kita yg masih termasuk dalam kategori MISKIN ini MEMAKSAKAN RAKYATNYA untuk membayar BBM yg mahal !!!!

        apakah mungkin kita yg TERTINGGAL 20 thn dalam pemikiran ttg ENERGI bisa “LOMPAT” melampaui negara maju dalam hal “MOBIL LISTRIK” ?????

        dalam hal mobil listrik, yg paling inti adalah dalam hal ” BATTERY ” yg dapat diisi dengan CEPAT dan memiliki KAPASITAS yg BESARRRR. setau saya kita ini hanya memiliki pabrik accu konvensional yg tidak ada RND atau berusah membuat produk yg lebih BAIK. saya rasa pak mentri jika ingin menjalankan proyek ini secara CEPAT beliau harus bekerjasama dengan produsen dari CINA !!!

        http://www.byd.com/

        karena ide dan RND yg memadai investor besar dari amerikapun menanamkan modal dalam jumlah sangat besar di perusahaan kecil di china ini !!! jika anda membaca artikel ini modal awal yg ditanamkan pengusaha dari cina ini hanya us$300.000,- = Rp.3 milliar !!!!!

        http://money.cnn.com/2009/04/13/technology/gunther_electric.fortune/

        JADILAH SEPERTI CINA !!! kita siapkan sarana dan prasarana untuk ide ini , berikan pembebasan “pajak” atau bahkan “subsidi” untuk pemakai produk ini SEIRING dengan kerjasama untuk membuat pabrik ini di indonesia spt yg sudah dilakuan india dan bbrp negara , sambil kita serap “TEHNOLOGI ” dalam proses pembuatan ini dan BARU kita majukan RND dalam negri sehingga kita bisa untuk menghasilkan yg lebih baik.

        kadang untuk melakukan lompatan kita harus menggunakan batu untuk bertumpu ……..

        Posted by Aki | 20 Maret 2012, 7:52 pm
        • To Mas AKI :
          Hahahaha… gue ketawa dululah, kata-kata awalnya bolehlah, nge-judge banyak komen orang di blog ini adalah sampah, gue pikir wah keren nih ada praktisi profesional di blog ini, eh dibaca sampe terakhir ternyata komen lo juga cuma sampah kawan, retoris banget, kita-kita udah tau itu, dan jelas lo cuma ngomong doang, ketauan kapasitas ente gak kompeten sama sekali dalam topik motor listrik ini, paling banter lo cuma sarjana teknik dan kerja jadi politikus partai hahahaha…. lucu-lucu ya sebagian manusia negeri ini.
          Lo gak usah bilang para komentator lain di blog ini komen sampah karena hanya sekedar bilang : iya setuju, saya dukung banget, ayo Pak Dahlan, maju terus Pak, Pak Dahlan hebat, dll.. dsb.. Itu hak setiap orang untuk mengapresiasikan pendapatnya kawan (semoga tidak ada caci maki_red).

          Kesimpulan : Kalo gitu sesama sampah gak usah saling mencela hahahahaha.

          PLUR (Piss Love Unity and Respect).
          Maaf cuma counter reaction aja baca komen sampean yang nyelekit tersebut.
          Salam hormat
          Bonzo

          Posted by bonzo | 23 Maret 2012, 11:41 am
      • Betul, mafia minyak, penyelundup minyak dan elit-elit yang kekenyangan makan duit dari subsidi bbm ini yang bergerak memodali massa berdemo dan membuat opini negatif soal hilangnya subsidi ini. Dan banyak yang terkecoh soal ini…

        Posted by cipta panca laksana | 22 Maret 2012, 1:26 pm
    • Silahakn gunakan kaos MH untuk menebar Virus Manufacturing Hope,,

      ada informasi penting untuk kaos MH,,sekarang terbit program baru dengan harga kaos hanya 50 ribu saja,,silahkan check lapak.

      http://muhammad-nur-fahmi.blogspot.com/2012/03/informasi-penting.html

      saya tunggu pesanannya yah…

      Posted by FAHMI | 18 Maret 2012, 10:19 pm
    • Setuju pak, yang penting ikut memberi solusi nyata

      Posted by Achmad Sodiq | 18 Maret 2012, 10:40 pm
    • Numpang menambahkan aja mas Enzo, saran saja bagi yg ingin menyampaikan opininya dlm komen atas blog ini sebaiknya baca dulu artikel-nya dan komen2 yg sdh masuk duluan. Krn sering kali kita lihat orang2 yg bicara tp tdk menyimak dulu apa yg disampaikan orang lain, tdk membaca tp sdh main tulis opininya sendiri. Forum ini sangat terhormat tdk sekedar pujian, doa, apresiasi tapi juga share ide. Bagi saya forum ini adalah forum utk menghimpun energi positif bisa dlm bentuk apa saja selama kita bangun diskusi, dialog dan kehidupan yg saling menghormati dan saling belajar. Salam.

      Posted by ardian | 19 Maret 2012, 6:23 am
    • Mungkin perlu diinformasikan kelayalan teknologi dan kelayakan bisnis agar bisa berkembang berkesinambungan

      Posted by Dr. Budiono Santoso | 19 Maret 2012, 8:33 pm
      • Blog ini berisikan harapan, ide-ide brilian dan positive thinking.

        Tidak peduli apakah yg dilakukan Pak Dahlan pencitraan atau bukan, Beliau sudah menginspirasi kita semua.

        Sangat sayang sekali bila ada aroma pesimisme yang ditaburkan oleh blog yg telah anda buat.

        Semoga pintu pikiran anda dibuka, karena ada setiap resiko bagi setiap langkah kemajuan. BE OPTIMIST.

        Posted by Darko Rahman | 21 Maret 2012, 11:08 am
      • Anda orang Surabaya? Kalau Anda orang Surabaya dan mengikuti perkembangan media seperti Jawa Pos maka saya yakin Anda tidak akan menulis sesuatu tentang Dahlan Iskan yang berisi pesimisme. Dahlan Iskan karakternya memang seperti itu. Dia tipe orang yang progresif. Orang Jawa Timur gak kaget dengan “tingkah laku” seorang Dahlan Iskan. Orang yang gak pernah dengar berita tentang dia akan bilang seperti ini “Mungkin dia orangnya gak sabaran!” Kalimat ini adalah kalimat seorang polisi yang dikutip komentarnya disitus media nasional saat mengomentari Dahlan yang membuka jalur pintu tol. Sejak jauh sebelum jadi menteri, Dahlan Iskan memang visioner. Sejak aku SMP tahun 1993-an, aku sudah sering baca artikel-artikelnya di Jawa Pos yang membahas segala hal tentang teknologi hingga tradisi kemalasan yang dianut sebagian besar masyarakat Indonesia. Saat itu dia bahkan meyakini bahwa China akan jadi raksasa di saat orang lain memandang remeh China. Jadi kalau ada orang bilang Dahlan sebagai orang yang gak sabaran, seperti yang diucap seorang petugas polisi tadi, maka itu menandakan bahwa budaya membaca masyarakat kita memang betul-betul parah. Orang daerah sering tidak kelihatan oleh orang yang lama tinggal di pusat, sehingga saat ada orang daerah muncul menggebrak maka mereka mengalami semacam culture shock dan menganggap itu sebagai hal yang aneh. Bahkan menengok beberapa pembawa acara di TV nasional, saat pertama Dahlan Iskan diumumkan jadi menteri, ada yang belum tahu siapa itu Dahlan Iskan. Lucu, khan, masak anchor berita media gak tahu siapa Dahlan Iskan. Ya, kita lihat saja bersama, gimana hasil dari “keusilan” Dahlan Iskan beberapa tahun lagi.

        Posted by Suporter Dahlan Iskan | 22 Maret 2012, 5:14 am
    • Saya pernah baca PLN juga bisa membuat jaringan internet, tetapi kenapa belum juga teralisasi… coba kalau bisa direalisasikan… biaya internet kita akan murah… internet bisa masuk sekolah dengan biaya murah… belum lagi peluang-peluang bisnis yang lain…..

      Posted by achid | 21 Maret 2012, 11:29 am
      • Kalau masalah PLN dan jaringan internet sekolah kami SMK Negeri 2 Surabaya sudah pakai jaringan internetnya PLN lewat anak perusahaannya icon plus mulai tahun 2010 kemarin pak, harganya cocok buat kaum pendidikan kami pakai fo 1 mb rasio 1:1 sehingga bisa pakai server publilc di tempat sendiri, sehingga anak-anak saya langsung bisa praktek jaringan via jaringan publik yang disediakan fasilitas internet icon plus tersebut pak

        Posted by wpmjar | 21 Maret 2012, 2:18 pm
    • Iya, betul sekali. Pak Dahlan, KRL yang pernah Anda naiki di Depok dimodifikasi jadi kereta tingkat saja. Sehingga pecinta atap atau ataper tetap bisa menyalurkan hobinya duduk di atap, tanpa harus terkena benturan bola-bola beton. Mereka yang naik KRL adalah masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi (kebanyakan), dan juga punya kendaraan pribadi tapi hobi naik KRL. Daripada melarang penumpang untuk duduk di atas atap, mending dimodif saja seperti ditambahi semacam pengaman di atas atap yang cukup tinggi untuk melindungi mereka dari jatuh maupun tersengat listrik. Ini pasti bisa dilakukan, gak ada yang gak bisa dilakukan. Benar khan?! Ide ini pasti sudah banyak dipikirkan orang-orang dan sangat pragmatis karena prosesnya pastilah cepat tinggal ngasih rangka baja dan dilas. Satu gerbong-tingkat equivalen dengan dua gerbong reguler. Kalau gak bisa nambah gerbong dan jalur kereta, kenapa tidak ditingkat saja gerbongnya?! Bisa ditingkat jadi dua atau tiga. Ok, khan?!

      Oh ya, ada satu lagi Pak. Kalau Anda jadi Presiden RI, melanjutkan pemerintahan SBY, dan melanjutkan jihad Anda dalam memperbaiki segala bidang di Republik ini, maka saya yakin bahwa orang si pemilik hati yang ditransplantasikan ke dalam tubuh Anda juga akan mendapatkan pahala dari setiap kebaikan Anda memajukan negeri ini. Tuhan, apa pun kepercayaan dan agama orang itu, akan memberikan tempat serta kebaikan baginya. Satu hal lagi, Pak, sepertinya Indonesia akan mengikuti kemajuan China lebih cepat jika Anda menjadi CEO negeri ini… karena hati Anda adalah “made in China”. Setiap melakukan kerja sama atau diplomasi dengan mereka, mereka akan langsung menerima kita dengan baik, bukan hanya karena sejak Majapahit sudah terjalin hubungan, tapi karena mereka ada di hati Anda dalam artian literaly/harfiah–bukan hanya diplomasi lipstik semata hehehe…. Kalau mereka gak percaya, Anda bisa bilang, “Sampeyan kok gak percaya sih? Kalau gak percaya silahkan lihat hatiku!” Whahahaha… Siapa tahu TNI AU kita bisa beli banyak Stealth J-20 dengan diskon 50%. Hehehehe… Peace, Pak…🙂

      Semoga Tuhan memberkati Anda. Semoga Tuhan juga memberikan tempat yang baik kepada orang yang menjadi donor hati Anda.

      Posted by Suporter Dahlan Iskan | 22 Maret 2012, 4:50 am
      • Namanya krl pake listrik.sangat bahaya klo diatas selain resiko jatuh.. klo ditingkat harua bongkar semua mungkin lebih majal dari biaya untuk menambah rel baru

        Posted by arif | 24 Maret 2012, 9:15 pm
    • Aku gak paham sama teknologi, tapi tulisan DI ibarat oase ditengah hiruk pikuk berita politik yg gak jelas juntrungannya, ditengah berita2 meresahkan yg dilansir oleh Media yg dikuasai oleh para Politikus. Ide DI patut didukung agar sukses dan terhindar dari pihak2 yg mungkin merasa dirugikan dg idenya DI. Sebuah niat baik … psati ada saja gangguan yg menghadang … smg DI sdh punya ide penangkalnya. Amiiin

      Posted by SANDUNG LAMUR | 24 Maret 2012, 11:23 am
    • utamakan mobil listrik untuk angkutan umum, karena
      1. pasti akan laku dalam jumlah besar
      2. kalau ongkos murah, banyak orang akan naik angkutan umum
      3. subsidi bbm bisa dihapus sama sekali karena rakyat sudah punya alternatif
      maju terus putra petir

      salam,
      putra matahari

      Posted by chandy sartono | 24 Maret 2012, 7:53 pm
    • Betul, bahwa tulisan Pak DI ini adalah untuk memotivasi kita agar berupaya meninggalkan secara bertahap ketergantungan hidup kita dengan BBM. Saya setuju 100% harus dimulai dari kebijakan pemerintah yang mendukung pembuatan motor tenaga listrik atau baterey atau tenaga surya…. Meski diakui berat, karena penggunaan BBM sudah demikian massif, tapi kalau tidak dimulai dari sekarang lalu kapan lagi? Setidak generasi kita sekarang sudah memulai menggunting mata rantai ketergantungan dengan BBM, biarlah generasi anak-cucu kita nanti menikmati hasilnya…

      Posted by Bungamri | 26 Maret 2012, 2:33 pm
    • Bagaiamana seandainya teknologi seperti http://automobiles.honda.com/fcx-clarity/ dan http://www.teslamotors.com/ diaplikasikan pada kendaraan dengan daya angkut besar (bus atau semacamnya). Tentang industri tenaga surya, saya pernah membaca bahan dasar pembuat solar cell banyak ditemukan di suatu daerah di Sumatra Utara. Kalau saya gak keliru, bahkan Sharp salah satu industri terkemuka di Jepang mengimpor bahan baku dari situ (mohon koreksinya kalau saya keliru)

      Posted by Tidak Mau Tergantung BBM | 30 Maret 2012, 2:10 am
    • Mari kt cari bahan bakar yg lbh efisien dan murah dari Listrik, yaitu dari kotoran manusia.
      Yakin pasti byk dukungan dari rakyat,karena setiap keluarga ternyata bisa memproduksi bahan bakar mesin utk memudahkan hidupnya dan gk perlu dicas ky listrik….

      http://teknologi.vivanews.com/news/read/252153-motor-jepang-berbahan-bakar-kotoran-manusia
      http://teknologi.vivanews.com/news/read/252153-motor-jepang-berbahan-bakar-kotoran-manusia

      “perut mules,menunggu lahirnya bahan bakar” hehehe….pisss…;p

      Posted by che | 1 April 2012, 1:08 pm
    • alhamdulilahhiraabilalamin…. walupun masih dalam berbentuk ‘ide’, namun sudah selayaknya kita sebagai manusia yang positif mendukung ‘ide’ tersebut. Dan bentuk dukungan yang terbaik seperti halnya disebutkan dalam al qur’an yaitu;
      1. Berperan aktif atau berpartisipasi secara langsung dalam rangka mewujudkan ‘ide-ide’ tersebut.
      2. Menjadi bagian ‘rangka’ dalam perwujudan ‘ide-ide’ tersebut dengan mengaparesiasinya serta terus selalu berdoa kepada ALLAH SWT untuk kebaikan bangsa ini..

      Dan saya pikir, akan hadir dan banyak manfaat yang bisa kita rasakan ketika cita-cita luhur kita dalam mewujudkan ‘ide-ide’ tersebut secara nyata terrealisasi…

      Sebaik-baik manusia yang bermanfaat bagi sekitarnya (sesama, bangsa, negara dan alam semesta)
      Wallahu’alam bishawab

      Posted by mulyonosenwan | 6 April 2012, 7:27 pm
    • Untuk mobil listrik, saya kira bagus untuk diteruskan tetapi mungkin beberapa pertimbangan Pak DI. Saya kebetulan saat ini sedang menimba ilmu di salah satu negara di Eropa (alhamdulillah negara asing ini berbaik hati menyekolahkan saya) dan disini banyak sekali masyarakat yang menggunakan mobil listrik SMART atau Hybrid.

      1. Desain mobil listrik kalau menggunakan Timor/SMK apa tidak terlalu besar? Apakah tidak sebaiknya body dikecilkan seperti karimun (bahkan SMART lebih kecil lagi)
      2. Bagaimana dengan listrik? Butuh watt yang besar untuk itu, apakah ada jaminan dari pemerintah untuk menjamin soal itu? Jujur selain BBM, listrik juga masih menjadi issue. Saya pernah mendengar ide bapak soal tantangan bagi mahasiswa teknik elektro untuk menyeragamkan pola atau apalah istilahnya yang tujuannya membuat listrik stabil. Mudah2 an ada solusi untuk itu.
      3. Beberapa pembangkit milik PLN masih menggunakan bahan bakar fossil. Pak, di Belanda mereka banyak menggunakan kincir angin sebagai sumber energi. Di Indonesia sinar matahari melimpah…saya dengar teknologi solar cell masih dipegang jepang dan sangat mahal akibat paten…apakah tidak bisa peneliti kita yang pintar2 itu yang sedang berada diluar dikontrak karya untuk menciptakan teknologi yang sama? Mencari bahan kwarsa pengganti, bukankah negara kita kaya akan sumber daya alam?

      Pak, banyak sekali intelektual kita yang akhirnya lebih memiilih bekerja diluar akibat tidak adanya jaminan dari pemerintah untuk mengkaryakan atau memfasilitasi keinginan mereka. Meski out of topic, saya tetap berharap kedepan pemerintah bisa memanggil mereka pulang kembali ke tanah air. Mereka itulah sesungguhnya Putra Petir…mungkin kelak pemerintah bisa berlaku adil terutama dari sisi penghargaan kepada mereka yang berpotensi timbang pegawai pemerintah yang malas dan penjilat…maaf saya agak kasar, saya hanya bercerita apa adanya. Semoga berkenan…

      Kami optimis, Indonesia akan lebih baik kedepannya, Indonesia hanya butuh agent of change…..bapak banyak memberikan inspirasi, dan membuat saya malu pada diri sendiri akan nasionalisme Bapak.

      Posted by apraseno | 9 Mei 2012, 4:39 pm
  2. Bismillahii tawakkaltu ‘alallaahii, laa hawlaa wa laa quwwata illaa billah
    Semoga Allah SWT ridlo dengan semua ide dan upaya ini.
    Dan menjadi jalan bagi kebangkitan bangsa Indonesia tercinta ini.

    Posted by Muhammad Sigit P | 18 Maret 2012, 7:57 pm
  3. Tulisan yang begini yang dipelukan untuk saat ini. Kalau perlu digalang dana di rekening khusus untuk jadi “hadiah” buat para penemu yang punya solusi konkrit. Hidup putera Petir!

    Posted by alam | 18 Maret 2012, 7:59 pm
    • Setuju Pak Alam…saya akan menyumbang… itu mungkin kontribusi yg bisa di berikan…

      Posted by effendi wijaya | 18 Maret 2012, 8:18 pm
    • Setuju Pak Alam. Biaya produksi mobil listrik tidak murah. Bila rakyat ikut menyumbang setidaknya Rp 10.000 seorang, permasalahan dana produksi bisa dihapus.

      Posted by Enzo | 18 Maret 2012, 8:52 pm
    • setuju banget pak alam….kita tidak mampu menyumbang fikiran.mgkin kita bs menyumbang materi…..”JAYALAH INDONESIAKU…..”

      Posted by bahtiar umar | 18 Maret 2012, 9:31 pm
    • Bismillah, mudah-mudahan Pak Erick atau yg bisa berhubungan langsung dgn beliau bs menyerap ide ini

      Saran saya mgk seharusnya dibuatkan rekening ‘putra petir’ oleh pihak ketiga ( bukan Pak Dahlan langsung ) khawatir klo Pak Dahlan yg menangani nanti dikira macam-macam. Audit dilakukan setiap minggu. Hasil dari pengumpulan dana ini adalah murni u pemenang tp bukan utk konsumsi pribadi, melainkan lebih kepada modal awal ( produksi, marketing dan sales ) putra petir. Semoga bisa menjadi kenyataan dgn persetujuan Pak DI tentunya.

      Posted by Enzo | 18 Maret 2012, 10:19 pm
      • Pak Dahlannya sedang sibuk sekali…
        Tapi saya makin yakin kalau dia juga rajin membaca blog ini, buktinya MH 18 ini sepertinya banyak menjawab pertanyaan-pertanyaan dan keraguan para komentator pesimis (seperti saya) terhadap Surat Si Putra Petir kemarin.

        Waktu kemarin saya komentar mempertanyakan kenapa sayembara mobil listrik ini tidak diangkat Pak Dahlan ke media massa, malamnya Pak Dahlan langsung menceritakan sayembara ini ke banyak wartawan yang mengerumuninya selesai rapat di DPR (pertanyaan saya itu hanya saya tuliskan di blog ini, tidak saya sampaikan ke Pak Dahlan langsung).

        Kalau masalah modal awal produksi Mobil Listrik Nasional, saya pribadi tidak melihat itu sebagai masalah. Kementrian BUMN punya kemampuan finansial untuk itu. Kalau DPR tidak setuju, tenang saja, Pak Dahlan itu orang kaya yang punya banyak teman yang juga kaya, orang-orang kaya itu kalau bicara masalah uang biasanya nyambung kok.

        Hehehehe…

        Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 12:53 am
      • Dengan dibukanya rekening Putra Petir, bukan hanya berfungsi sebagai penyangga dana kalahiran Putra Petir, namun juga sebagai ajang pembuktian atau sumbang sih dari Rakyat Indonesia yang cinta dengan kemajuan Bangsanya.

        Posted by aburachman | 19 Maret 2012, 4:16 am
      • saya dah nyumbang apa ya ??
        ide blum … karya belummm … komentar ya gitu2 aja
        kalo gitu hayo ACTION, kumpulin duit untuk putra petir

        saya yakin pak DIs kaya & bisa lah untuk keluarkan dana untuk putra petir. itu khan pak DIs
        lha kita ? kaya blum ? apa kita nunggu kaya seperti pak DIs baru mo nyumbang ?
        kalo gitu hayooo ACTION, kumpulin duit

        pak Erick mau jadi koordinatornya ?
        trims

        Posted by yud | 19 Maret 2012, 9:01 am
      • Ok..pak dahlan siapkan no rekening bank…. biarkan kita rakyat indonesia yang membiayai produksi mobil listrik ini ayo segera lahirkan putera petir kita kalau perlu operasi caesar…….

        Posted by Seno | 19 Maret 2012, 10:57 am
      • Sayembara untuk mencara dokter,perawat dan bidan yang baik buat bakal bayi putra petir.
        Jangan operasi cesar, harus lahir normal aja. Biar bisa melahirkan lebih banyak putra petir lagi kedepannya.
        Saya siap ikut donasi sebagai bentuk dukungan atas ide cermelang Bapak Dahlan Iskan.

        Posted by hary | 20 Maret 2012, 2:16 pm
    • Ide mas Alam bagus sekali. (Pembuatan rekening donasi).

      Persalinan Putra Petir pasti butuh biaya banyak. Ide cerdas untuk membuat rekening donasi atas nama “Gundala si Putra Petir”. Penggalangan dana dilakukan secara nasional dan internasional dan mungkin jutaan rakyat Indonesia akan ikhlas memberikan donasinya agar Putra Petir lahir dengan selamat.
      Mana nomor rekeningnya? Insya ALLAH ane ikhlas memberikan donasi.

      salam kompak rakyat Indonesia.

      Posted by bonzo | 19 Maret 2012, 8:58 am
      • Donasi saya siap, tapi pertanggung jawaban yang pegang donasinya siapa pak? akan jadi masalah sendiri nantinya dikemudian hari. Berapa jumlah donasinya, dipakai buat apa saja donasinya, bukti kwitansi… bla bla. Akan sangat susah untuk pertangung jawabannya.

        Posted by Nuno | 19 Maret 2012, 10:37 am
    • Langsung saja di bentuk organisasinya pak. Kemudian promosikan. Mudah2n dengan dana 10 rb x 1 jt rakyat. Bisa jadi modal riset. Cinta Tanah Air Sebagian Dari Iman… Lahir lah PETIR…

      Posted by yn | 19 Maret 2012, 10:57 am
      • SETUJUUU!!! REKENING PUTRA PETIR!! Ide ini mengingatkan saya tentang rakyat aceh yang mengumpulkan semuar perhiasan emas dan hartanya untuk membeli pesawat garuda yang pertama. itu yang membuat garuda indonesia merasa begitu berhutang kepada rakyat Aceh.Bukan tidak mungkin rekening untuk menyongsong lahirnya putra petir itu akan mengulang kisah heroik rakyat Aceh membantu melahirkan Garuda Indonesia^^

        Posted by jinseibenkyou | 21 Maret 2012, 11:24 am
    • Pak Alam, that was a brilliant Idea!!! terima kasih sudah mensharingnya.
      bayangkan saja kalo 200 juta penduduk indo nesia menyumbangkan 1000 rupiah saja… saya yakin putra petir dapat lahir !! ayo .. saya juga siap menyumbang…

      Posted by Melie | 21 Maret 2012, 11:55 am
    • Busyet!!! Aku baru menghitung di kalkulator.

      Asumsi: – 100juta penduduk saja yang menyumbang dana
      – minimal sumbangan Rp.10000 (pasti ada yang nyumbang lebih)

      Hasilnya: 100juta penduduk x Rp. 10000 = Rp. 1 Trilyun!!!!
      Kemungkinan hasilnya lebih dari “sekedar” Rp. 1 Trilyun

      Mobil listrik nasional bisa diberi nama yang memberikan kebanggaan bagi orang Indonesia, seperti “Merah Putih”, “Garuda”, atau “Bhineka Tunggal Ika”. et cetera.

      Kredit kepemilikannya tanpa DP, dengan bunga dan pajak serendah-rendahnya yang bisa diangsur seumur hidup. Para pelajar bisa beli motor listrik dengan mudah. Para pensiunan, TNI/POLRI, dan masyarakat yang lebih luas bisa mudah memiliki mobil keluarga yang murah untuk mudik lebaran, dengan desain seperti mobil Esemka. Masyarakat di seluruh pulau-pulau Indonesia akan lebih maju lagi karena mereka tidak lagi dibebani uang bensin, mulai dari ACEH hingga PAPUA–buat masyarakat itu benar-benar bangga jadi Indonesia. Masyarakat bisa menghemat pengeluaran uang gaji mereka sehingga bisa memiliki peluang untuk membiayai sekolah anak-anak mereka, bisa menambah modal usaha mereka, bisa menyumbang masjid atau gereja atau tempat ibadah mereka masing-masing lebih banyak lagi; bisa menggerakkan ekonomi lebih BESAR LAGI!!!!!!

      Selain mengandalkan listrik rumah untuk charging, permukaan body mobil harus sepenuhnya menggunakan photovoltaic/PV yang merubah sinar matahari jadi asupan listrik, ya setidaknya saat diparkir di areal parkir yang panas bisa sekalian ngisi akinya. Selain itu, motor elektrik yang jadi mesinnya juga digunakan untuk memutar motor tubin pembangkit listrik. Listrik yang keluar dari motor turbin ini memang mungkin tidak besar, tapi bisa diperbesar dengan converter, nah keluaran dari converter inilah yang digunakan untuk ngisi aki atau baterai.

      Aki > Motor Listrik > Turbin Pembangkit > Converter > Aki

      Selama mobil dijalankan, selama itu pula aki akan terus terisi. Atau ada pula alternatif turbin pembangkit yang meniru pola magnetiknya Nikola Tesla. Menggunakan perputaran abadi medan kontra magnet. Untuk ini sudah banyak video yang diupload ke YouTube, silakan cari sendiri. Mesin turbin listrik abadi ini akan terus berputar abadi hanya mengandalkan daya tolak-menolak magnet. Bisa dibuat dan dipasang permanen di mobil, dengan sambungan kabel yang tersambung permanen ke baterai. Saat baterai penuh bisa dibuat auto-cut off sambungannya. Dengan ini bahkan tidak perlu lagi ngecharge ke listrik PLN!!!!!! Jarak tempuhnya tidak terbatas!!!!!! Bahkan seharusnya PLN juga mulai memikirkan untuk membuat turbin FREE ENERGY ini yang akan terus berputar selama Bumi ini berputar; TANPA BBM, TANPA INTERVENSI INPUT ENERGI DARI LUAR!!!!

      Masalah yang dihadapi mobil listrik: KEPENTINGAN NEGARA MAJU!!!!! PRODUSEN MOBIL KELAS DUNIA DAN PERUSAHAAN MINYAK KELAS DUNIA GAK AKAN DIAM ONGKANG-ONGKANG KAKI SAMBIL MENIKMATI BARBEQUE DAN TEH PAHIT DI SORE HARI!!!! MEREKA AKAN MENGIRIM MARINIR KE SETIAP JENGKAL PANTAI NEGERI INI UNTUK BERUSAHA MENDONGKEL PEMERINTAHAN YANG PRO ENERGI MEDAN MAGNET YANG BENAR-BENAR FREE DAN BISA BERLANGSUNG ABADI (SELAMA MESIN DAN MAGNETNYA GAK AUS ATAU RUSAK)!!!!! MEREKA AKAN KIRIM MARINIR, LHO!!!! INILAH MASALAH UTAMANYA!!! BUKAN BISA ATAU TIDAK BISA BIKIN MOBIL LISTRIK!!! BIKIN MOBIL LISTRIK PASTI GAMPANG!!! MASALAHNYA: KITA SEPAKAT UNTUK BERANI PERANG DENGAN MARINIR NEGARA ADIKUASA ATAU TIDAK, ITU DULU YANG HARUS DISEPAKATI!!!!

      Gimana? Tapi, Pak Dahlan pasti bisa mengambil keputusan yang baik, banyak ahli yang akan memecahkan masalah yang terakhir ini. Dan KITA MEMANG HARUS BERANI!!!!!

      Posted by Suporter Dahlan Iskan | 22 Maret 2012, 6:12 am
    • Saya sangat setuju dengan ide pak alam………sangat perlu untuk dibuat organisasinya untuk penggalangan dana juga transparansi tentang penggunaan donasinya pun bisa dilakukan via online……..Mari Bangkit Indonesiaku!! Mari memberikan kontribusi kita terhadap negara!!

      Posted by Andi Fahmy Pangerang | 22 Maret 2012, 11:49 am
  4. Alhamdulilah bisa koment di MH 18 pertamax…..

    Posted by vajar | 18 Maret 2012, 8:00 pm
  5. Reblogged this on Let's just KISS and commented:
    Posting yang sangat membuat OPTIMIS!! Setelah berhasil dengan mobil listrik (aamiin), tinggal ciptakan alternatif energi pengganti BBM untuk pembangkit tenaga listrik.
    Bismillah, BISA!!

    – Penggemar DI –

    Posted by widhadyah | 18 Maret 2012, 8:01 pm
  6. sungguh ide yg sangat brilian
    Apalagi pas baca Kata2 “memusuhi bbm” lucu terngiang dikepala…
    Ckckck…akhirnya aku hanya bisa mendoakan semoga apa yg dicita2kan dan didambakan oleh pak Dahlan Iskan terwujud sesuai rencana,Amin..amin..amin..

    Posted by Richy | 18 Maret 2012, 8:01 pm
  7. yg lain mah sibuk pilkada,sibuk korupsi,sibuk sidang,,,yg ini mah kerja kerja kerja…mantap..

    Posted by abdi | 18 Maret 2012, 8:08 pm
  8. negara ini butuh orang seperti Pak DI , maju terus pak, BBM memang harus di lawan ” bukan kenaikan nya yang harus di lawan ” karena siapa pun presiden nya…kalau memang harus naik ya harus di naikan..
    Kita tunggu mobil listrik nya…

    Posted by effendi wijaya | 18 Maret 2012, 8:16 pm
  9. INDONESIA….ENGKAU MASIH PUNYA HARAPAN !!!

    Posted by Hery Witanto | 18 Maret 2012, 8:24 pm
  10. bodi pake punya esemka aja pak.. lebih cocok.. jgn pake kijang.. mobilnya jokowi aja ganti mesinnya pake tenaga listrik.. pasti beliau mau dan sangat mendukung kelahiran putra petir ini..

    Posted by aria | 18 Maret 2012, 8:26 pm
  11. semua potensi yg ada dan dipunyai indonesia baik di dalam ato di luar negeri harap siap2 membantu dr. Dahlan Iskan , SPkl (kendaraan listrik) untuk proses kelahiran si jabang bayi Putra Petir (Si Gundala) yg kelak akan jd primadona di kala cadangan BBM dunia menipis dan harga tdk bs di kendalikan lagi. Hidup u rencana P. DI , maju terus pantang mundur.

    Posted by andhika pratama | 18 Maret 2012, 8:27 pm
  12. Masih ingat pak dengan mas tommy…… wakakakakaka

    Posted by mangun | 18 Maret 2012, 8:29 pm
  13. Pak DI kalo kurang tempat untuk pembangkit tenaga surya… Industri Sandang Patal Grati yang di Pasuruan bisa dimanfaatkan sudah lama mangkrak kasihan mubatzir. Disana mataharinya jreng terus. Kita tunggu jabang bayi Putra Petir.

    Posted by Catur Wibowo | 18 Maret 2012, 8:31 pm
  14. menuju indonesia yg lebih baik,mari kita kita dukung ide brilian bung DI…..!!!!

    Posted by kang wie | 18 Maret 2012, 8:34 pm
  15. Ini dia yang namanya satunya kata dan perbuatan…gambate Pak Dis

    Posted by jokotingkir | 18 Maret 2012, 8:34 pm
  16. Sudah tak sabar menunggu kelahiran GUNDALA

    Posted by Mangadi | 18 Maret 2012, 8:36 pm
    • sekalian aja mobilnya dikasih nama Gundala. karena memang Gundala memiliki nama dalam perkomikan Indonesia
      kita pakai produk, nama dan ahli dari Indonesia sendiri

      Hidup Indonesia (Kerja… Kerja…kerja….)

      Posted by achmad kurniawan | 19 Maret 2012, 11:05 am
  17. Doa dari seorang ibu yg lg hamil tua,ya Allah segera lah lahirkan putraku dengan selamat,agar tak terlalu lama menanggung beban yang berat,dan jika nanti anaku lahir kunamai juga putra petir…..semoga kau menjadi anak yang sukses yang bisa berbakti pada bangsa dan negara dan bisa membawa harum bangsa ini.

    Posted by ida | 18 Maret 2012, 8:38 pm
  18. Semoga rencana-rencana pak Dahlan di PLN yang belum sempat terlaksana bisa direalisasikan di bawah kepemimpinan penggantii beliau terutama melanjutkan program “pembunuhan berencana” terhadap pembangkit listrik boros BBM.

    Posted by mustamin | 18 Maret 2012, 8:41 pm
  19. sukses pak mentri …….program brilian ini merupakan pencerahan.Menandakan bangsa ini bangsa kreatif

    Posted by ida | 18 Maret 2012, 8:43 pm
  20. Mari kita tangkap semangat dari tulisan beliau. Sudah saatnya indonesia bangkit, menyingkirkan oknum oknum yang bernental pencuri. Mulai dengan menulis dan publikasi. Supaya rasa gelisah dan galau melihat indonesia berkurang dan melihat harapan. Trims

    Posted by Bapak tho | 18 Maret 2012, 8:44 pm
  21. Kalau kita rajin membaca manufacturing hope yang ditulis pak Dis ini kita bisa melihat kalau beliau selalu punya rencana cadangan untuk segala permasalahan yang timbul. Satu masalah diatasi dengan beberapa solusi sekaligus. Semoga mobil/motor listrik ini benar-benar bisa menjadi solusi bagi harga bbm yang naik terus

    Selamat bekerja dan berkarya

    Posted by Eko B | 18 Maret 2012, 8:44 pm
    • saya sudah follow tulisan pak dis sejak awal, pak dis tidak selalu punya solusi, tapi pak dis mampu menciptakan solusi dengan koordinasi oleh orang- orang yang pak dis percaya., orang yang selalu menggunakan akal dalam bekerja, selalu ada solusi yang masuk akal untuk masalah2nya.

      Posted by Romy | 19 Maret 2012, 4:14 pm
    • Terimakasih koreksinya pak romy

      Posted by Eko B | 19 Maret 2012, 10:04 pm
  22. Pak Dahlan tak sekedar nenyanpaikan ide mobil/motor listrik….ga taunya “pembunuhan yang direncanakan” sejak lama agar tak tergantung pada BBM …Beliau sedikit bicara banyak kerja !

    Posted by Anar | 18 Maret 2012, 8:48 pm
  23. Semakin lama – semakin jreng aja ne
    Mari kita sambut kebangkitan INDONESIA
    tidak ada kata lain selain
    Pak DIS untuk RI – 1

    Mari bawa perubahan
    Mari bersama-sama bawa Indonesia menjadi kampiun
    Mengalahkan Malaysia
    Mengalahkan Korea
    Mengalahkan Jepang
    Mengalahkan Amerika
    Mengalahkan Singapore

    HIDUP INDONESIA

    Posted by Prasetyo Wijaya | 18 Maret 2012, 8:49 pm
  24. jaya INDONESIA!!!

    Posted by affan | 18 Maret 2012, 8:55 pm
  25. Ada ide ada doa, ada yang tugasnya memikirkan dan merencanakan ada juga yang mendoakan agar semua orang yang peduli dan punya keahlian bahu membahu membangun indonesia jaya. selamat pak dis. Bismillah RI1

    Posted by abdullah | 18 Maret 2012, 9:21 pm
  26. dari tulisan MH saya bisa melihat contoh leadership ala pak DIS…banyak pemimpin punya visi, tetapi tdk semua pemimpin dibekali ‘nyali’ utk bertindak cepat dan terukur…mdh2an langkah p.DIS dpt menjadi ‘best practice’ disemua lini kehidupan..ayo kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas…!

    Posted by abuyaisnain | 18 Maret 2012, 9:22 pm
  27. Pak Dahlan, ikut sertakan juga semagat dan kekuatan petir anak2 muda Indonesia untuk menambahkan asupan energi untuk mengembangkan ide bapak. mungkun sudah banyak komunitas2 mahasiswa yang konsen pada pengembangan energi terbarukan, contohnya ini KAMASE (Komunitas Mahasiswa Sentra Energi) : http://www.kamase.org/

    Posted by Ramadan Siagian | 18 Maret 2012, 9:23 pm
  28. JAYALAH INDONESIA..!! MOESOEHI BBM ATAOE MATI !! MERDEKA 3X

    Posted by ebooz | 18 Maret 2012, 9:25 pm
  29. Yth
    Pak Dahlan Iskan & Rekan-rekan semua

    Saya teringat dgn industri Chip (Microprosesor) untuk PC (Personal Computer), yang tentu saja kemudian akan terkait dengan nama-nama besar perusahaan pada industri tersebut yg terkenal didunia ini yaitu Intel, AMD, NVidia, TI Omap dll

    Perusahaan tersebut membuat Chip Microprosesor, dan kemudian membuat system reference (Arsitektur Standar System) yang bisa diakses dan digunakan oleh vendor/perusahaan pembuat komponen perangkat keras dan perakit komputer untuk membuat perangkat keras atau menggunakan Chip Microprosesor itu dalam system komputer yang dibangunnya.

    Seandainya Industri Putra Petir ini bisa seperti itu, alangkah indahnya karena akan ada banyak pihak yang memiliki kemampuan bisa ikut serta dalam membuat kendaraan berbasis listrik ini, yaitu dengan menggunakan komponen inti yang standar, sehingga diharapkan akan ada efisiensi dalam membangun industri ini . Dan tentu, diharapkan juga akan terjadi kompetisi yg baik, seperti yang terjadi pada pd industri komputer.

    Misal LIPI atau perusahaan lain bisa memproduksi komponen inti/utama ini, yang kemudian perusahaan lain, dan jugai UKM, atau bahkan individu bisa membuat/merakit komponen lain dari kendaraan ini, sesuai dengan kebutuhannya. Semua itu dilakukan dengan sebuah standar baku yang sudah jelas, dan harus ditaati oleh semua pihak. misal standar industri sepeda, sepeda motor, mobil dll. Sehingga akan mempercepat adaptasi dari kendaraan listrik ini.

    Tentu ada hal-hal yang perlu dikaji lebih dalam, dan lengkap mengenai hal ini, menambahkan hal-hal lain sehingga lebih lengkap atau bahkan ada ide yg lebih cemerlang lagi mengenai ini.

    Smoga bermanfaat

    Posted by mazadi | 18 Maret 2012, 9:28 pm
  30. Menarik sekali ide pak Menteri, saya termasuk praktisi dalam bisnis elektronik, menurut saya apabila negara berketetapan menguasai teknologi sel matahari, itu langkah strategis, karena merupakan komponen mendasar dan mahal, Lebih bagus lagi kalau sekalian menguasai teknologi batere dengan charging yang lebih cepat, tentu akan mendorong rencana listrikisasi kendaraan lebih sukses
    Saya kira negara hanya sedikit menyediakan dana untuk riset yang nyata, yang hasilnya diukur dengan implementasi dari hasil riset untuk rakyat, bukan berakhir dengan laporan riset yang sudah tak terhitung berselimut debu di rak perpustakaan.
    Negara ini butuh orang baik, keras, dan memaksa untuk rakyat…demokrasi ada tempatnya, tapi teknologi memang harus direbut, bukan diminta, apalagi diberikan cuma cuma.
    Mental yang berbunyi: kalau bisa beli mengapa harus membuat…merupakan awal ketergantungan kita pada pihak lain…dan menjadi titik lemah suatu bangsa.

    Posted by Santosa | 18 Maret 2012, 9:30 pm
  31. wuihhh sipp, kayaknya juduk mobil listriknya nanti “Putra petir” Motor Listriknya “Gundala” teruss karoserinya bukan lagi “Pododjoyo” tapi “Manufacturing hope”hahahaaaa…..

    mudah mudahan klo dah lahir saya bisa beli satu kaca belakang tempelin stiker Manufacturing hope.

    purwodadi kuthane, sing dadi nyatane…buktikan……buktikan….itu yg dinanti nanti…

    Posted by erust | 18 Maret 2012, 9:30 pm
    • lha PO nya KI AGENG SELO. Empu yg berhasil menangkap petir dalam genggamannya kemudian menyimpannya didalam botol.(legenda jawa).

      Posted by SUKAMTO | 19 Maret 2012, 12:52 am
      • Sambil lalu belajar sejarah babat tanah jawa….:)
        Putra petir bisa bermakna ganda, bisa listrik sendiri yg akan menjungkalkan bbm, namun bisa juga munculnya putra ki ageng selo sang penakluk petir yg akan meneruskan perjuangan dia menegakkan keadilan di muka bumi….:)

        saya berfikir mendalam kenapa kedigdayaan kerajaan2 nusantara tak terekam dg baik?
        sy berfikir bahwa belanda pernah 350 thn bercokol dan mengadu domba kerajaan2 di nusantara. sy curiga ada upaya sistematis dari belanda waktu itu untuk memusnahkan buku-buku atau atau cerita-cerita atau bukti-bukti sejarah ttg kedigdayaan nusantara. sebagaimana soeharto juga memusnahkan ajaran-ajaran dan semua antek-antek bung karno. belanda khawatir akan ada kebangkitan semangat yg bisa membahayakan posisi belanda waktu itu.
        ini sekedar hipotesa saja, yg bisa juga benar. karena rumusnya memang seperti itu.

        kita sering menonton film kedigdayaan kekaisaran romawi. hal itu wajar karena pemegang kendali dunia saat ini adalah bermula dari renaisance. siapa yang berkuasa cendrung membesar2kan mazab-nya sendiri dan mengencilkan bahkan meniadakan mazab lain yg dianggap sbg pesaing.

        seandainya indonesia (asia) yang berkuasa di dunia saat ini, mungkin banyak film-film hollywood ttg sriwijaya, majapahit dan kekaisaran china, dan mengecilkan atau meniadakan kekaisaran romawi. bersikap objektif memang sesuatu yg tak mudah, kecuali bagi putra petir yang memang benar-benar akan segera memimpin dunia…….🙂

        ———————————————————————————————————————————————————-

        Berikut saya kutip sedikit ttg cerita sang penakluk petir ki ageng selo:

        Teknologi Tinggi Ki Ageng Selo

        Masih tentang Ki Ageng Selo, sebenarnya beliau ini siapa ? Beliau ini adalah salah satu legenda Tanah Jawa, sesosok figur ulama di daerah Selo, Grobogan, Jawa Tengah

        Silsilah
        Menurut silsilah, Ki Ageng Selo adalah cicit atau buyut dari Brawijaya terakhir. Beliau moyang (cikal bakal-red) dari pendiri kerajaan Mataram yaitu Sutawijaya. Termasuk Sri Sultan Hamengku Buwono X (Yogyakarta) maupun Paku Buwono XIII (Surakarta).

        Menurut cerita Babad Tanah Jawi (Meinama, 1905; Al-thoff, 1941), Prabu Brawijaya terakhir beristri putri Wandan kuning dan berputra Bondan Kejawan/Ki Ageng Lembu Peteng yang diangkat sebagai murid Ki Ageng Tarub. Ia dikimpoikan(?) dengan putri Ki Ageng Tarub yang bernama Dewi Nawangsih, dari ibu Bidadari Dewi Nawang Wulan. Dari perkimpoian(?) Lembu Peteng dengan Nawangsih, lahir lah Ki Getas Pendowo (makamnya di Kuripan, Purwodadi). Ki Ageng Getas Pandowo berputra tujuh dan yang paling sulung Ki Ageng Selo.

        Ki Ageng gemar bertapa di hutan, gua, dan gunung sambil bertani menggarap sawah. Dia tidak mementingkan harta dunia. Hasil sawahnya dibagi-bagikan kepada tetangganya yang membutuhkan agar hidup berkecukupan. Salah satu muridnya tercintanya adalah Mas Karebet/Joko Tingkir yang kemudian jadi Sultan Pajang Hadiwijaya, menggantikan dinasti Demak.

        Putra Ki Ageng Selo semua tujuh orang, salah satunya Kyai Ageng Enis yang berputra Kyai Ageng Pamanahan. Ki Pemanahan beristri putri sulung Kyai Ageng Saba, dan melahirkan Mas Ngabehi Loring Pasar atau Sutawijaya. Melalui perhelatan politik Jawa kala itu akhirnya Sutawijaya mampu mendirikan kerajaan Mataram menggantikan Pajang.

        Sang Penangkap Petir
        Kisah ini terjadi pada jaman ketika Sultan Demak Trenggana masih hidup. Syahdan pada suatu sore sekitar waktu ashar, Ki Ageng Sela sedang mencangkul sawah. Hari itu sangat mendung, pertanda hari akan hujan. Tidak lama memang benar – benar hujan lebat turun. Petir datang menyambar-nyambar. Petani lain terbirit-birit lari pulang ke rumah karena ketakutan. Tetapi Ki Ageng Sela tetap enak – enak menyangkul, baru sebentar dia mencangkul, datanglah petir itu menyambar Ki Ageng Selo.

        Gelegar….. petir menyambar cangkul di genggaman Ki Ageng. Namun, ia tetap berdiri tegar, tubuhnya utuh, tidak gosong, tidak koyak. Petir berhasil ditangkap dan diikat, dimasukkan ke dalam batu sebesar genggaman tangan orang dewasa. Lalu, batu itu diserahkan ke Kanjeng Sunan di Kerajaan Istana Demak. Kanjeng Sunan Demak –sang Wali Allah– makin kagum terhadap kesaktian Ki Ageng Selo. Beliau pun memberi arahan, petir hasil tangkapan Ki Ageng Selo tidak boleh diberi air.

        Kerajaan Demak heboh. Ribuan orang –perpangkat besar dan orang kecil– datang berduyun-duyun ke istana untuk melihat petir hasil tangkapan Ki Ageng Selo. Suatu hari, datanglah seorang wanita, ia adalah intruder (penyusup) yang menyelinap di balik kerumunan orang-orang yang ingin melihat petirnya Ki Ageng.

        Wanita penyusup itu membawa bathok (tempat air dari tempurung kelapa) lalu menyiram batu petir itu dengan air. Gelegar… gedung istana tempat menyimpan batu itupun hancur luluh lantak, oleh ledakan petir. Kanjeng Sunan Demak berkata, wanita intuder pembawa bathok tersebut adalah “petir wanita” pasangan dari petir “lelaki” yang berhasil ditangkap Ki Ageng Selo. Dua sejoli itupun berkumpul kembali menyatu, lalu hilang lenyap.

        lebih lengkap:
        http://abdulsyakur.blog.undip.ac.id/2009/06/24/teknologi-tinggi-ki-ageng-selo/

        Posted by syafiihkamil | 19 Maret 2012, 5:44 am
      • wkwkwkwkwk….setuju pak kamto…..iso iso wae

        Posted by erust | 20 Maret 2012, 3:41 pm
      • kl blh tau panjenengan Bj.goro mana Pak? kebetulan saya jg org Bj.goro,lwt email aja Pak zuhri_safd@yahoo.co.id Slm kenal Pak….

        Posted by Ahmad Zuhri | 27 Maret 2012, 8:20 pm
  32. Let’s go putra petir…bisa dimulai dengan motor listrik,siapa takut pake motor listrik!!!

    Posted by andi suprayogi abadi | 18 Maret 2012, 9:33 pm
  33. MH kalie … membuat semakin terang benderang …. bahwa Pak DIS punya “Helicopter View” yang luar biasa ….
    INTEGRATED …. disatu sisi menunjukkan bahwa apa yang Beliau cetuskan tidak datang tiba-tiba, tapi udah direncanakan dan dilakukan sebelumnya ….. ORANG BARU BERTERIAK … PAK DIS SUDAH BERBUAT ….. Gileeee…..

    MH kalie ini juga mengandung “maksud” menjawab kritikan2 sinis beberapa hari yang lalu Anggota DPR yang sok tau ttg pemborosan triliunan rupiah di PLN ………

    MH kalie juga berkaitan dgn “gertakan” terhadap Dirut Jasa Marga agar menggunakan Lampu Toll Solar Cell …. ternyata Beliau sebagai pemimpin tidak hanya main gertak … eh he he he …ternyata itu bagian dari rencana untuk Membuat “Pabrik Matahari” ………………… RUARRRRRR BIASA ….. !!!

    Semoga Beliau selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Amin

    Posted by Agandri | 18 Maret 2012, 9:35 pm
  34. Putra petir identik dengan kendaraan transportasi(MoLis Nas=mobil listrik nasional).Subtasi mendesak sebetulnya merakit putri Zaraswati 009 yaitu bidadari dari Pertanian ia traktor perontok padi biar panen kilat, dibutuhkan juga mesin oven gabah(pengering) gabah tak terpengaruh cuaca.Energinya Dari gas atau listrik!
    IMPIAN DEWI SRI BAGI PANGAN!.

    Posted by Kuthoro prayitno | 18 Maret 2012, 9:35 pm
  35. Buat Para Cendikiawan dan Para Ahli Diluar Negeri yg Msh Cinta Indonesia Tolong siap2 pulang dan bantu pak DI buat bangun bangsa ini. Tak usah pedulikan para Anggota Dewan yg sibuk berkelahi dan bacot di tv.

    Terima Kasih.

    Posted by PUTU | 18 Maret 2012, 9:46 pm
    • mdah2an mereka dapat infonya.. shingga ahli2 kita yg berserakan diluar datang dgn ide2nya utk membantu manufacturing hope bangsa kita yg dah diacak2 dan dinodai dagelan para politisi2/pengacara haus kekuasaan dan publisitas

      Posted by Matthew | 19 Maret 2012, 1:04 am
  36. Memang dimana ada kemauan disitu ada jalan, Tinggal orangnya saja berani tidak melangkah kesitu. Saya sangat bersyukur bisa membaca MH lebih awal….. Sehingga besok sudah ada full spirit untuk menyambut hari Senin.
    Kita tunggu Pak kelahiran Putra Petir. … agar tahun 2014 Bapak sudah tidak merasakan lagi bisingnya demo penolakan kenaikan BBM……. Doa saya semoga Bpk diberi kekuatan iman dan selalu dalam Lindungan Allah SWT…. Amin.

    Posted by Hadi S | 18 Maret 2012, 9:47 pm
  37. Kunjungan Kerja Menteri BUMN Dahlan Iskan di Sragen Semalam, Dahlan Menginap di Rumah Petani

    Maret 18, 2012mahmudarifienTinggalkan komentarGo to comments

    SRAGEN – Wajah Marto Paimin, 70, terlihat berseri-seri. Lelaki tua warga Dusun Karangrejo, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Jateng, itu terus-menerus menebar senyum. Berkali-kali dia mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang mampir ke rumahnya yang sederhana.

    “Maturnuwun sanget nggih, Pak. Kulo remen sanget Pak Menteri purun mampir sekalian nyare wonten omah kulo (Terima kasih sekali, Pak. Saya sangat senang Pak Menteri mau mampir dan menginap di rumah saya, Red),” ujar dia sembari menjabat tangan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan kemarin pagi.

    “Nggih, Pak, kulo sing sejatosipun kedah maturnuwun, panjenengan sak kaluwargo purun nampi kulo. Kulo nyuwun pangapunten nek sampun ngrepoti Pak Paimin kalian Ibu. Jan masakane wau enak sanget. (Ya, Pak, saya yang seharusnya berterima kasih, Anda dan keluarga mau menerima saya. Saya minta maaf sudah merepotkan Pak Paimin dan Ibu. Masakannya benar-benar enak),” ujar Dahlan saat berpamitan dengan Marto Paimin.

    Kemarin memang menjadi hari yang tak akan terlupakan bagi Marto Paimin dan keluarga. Selama semalam, rumah milik petani sederhana berputra tiga itu menjadi tempat bermalam bagi Dahlan. Dia mengunjungi desa tersebut dalam rangka meninjau progam Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K) yang dikelola sejumlah BUMN.

    Ada sesuatu yang lain dalam kunjungan Dahlan kali ini. Dia enggan menginap di hotel di Kota Sragen atau Solo. Dia lebih memilih tidur di rumah salah seorang petani. Rumah yang dipilih Dahlan pun sangat sederhana. Dia memilih rumah Marto Paimin yang hanya berdinding kayu dan berlantai tanah.

    Dahlan tiba di rumah tersebut sekitar pukul 22.30. Seperti biasa, dia hanya mengenakan baju putih dan celana panjang hitam serta tak ketinggalan sepatu kets kesayangannya. Begitu tiba di Dusun Karangrejo, Dahlan menuju rumah milik Marto Paimin. Awalnya, pihak pemkab dan kecamatan menyiapkan rumah milik salah seorang putra Paimin. Rumah itu cukup bagus. Namun, Dahlan lebih memilih tidur di rumah Paimin.

    Sebelum beristirahat, Dahlan yang saat itu disambut Bupati Sragen Agus Fatchurrahman menggelar dialog sejenak dengan warga. Dia duduk di atas hamparan tikar yang disediakan warga di teras rumah milik salah seorang anak Paimin. Tak berapa lama, sejumlah warga sekitar rumah Paimin ikut membaur dalam dialog tersebut.

    Banyak hal yang ditanyakan warga dalam dialog ringan dan penuh canda itu. Mulai soal listrik, beras, hingga isu kenaikan harga BBM. Semua pertanyaan warga itu dijawab Dahlan dengan baik. Tak terasa jarum jam sudah menunjukkan pukul 00.30. Dahlan lantas pamit kepada warga untuk beristirahat. “Monggo kita akhiri dulu obrolannya. Kita harus beristirahat. Soalnya, status saya masih seorang pasien,” ujar Dahlan kepada warga.

    Tak lama kemudian, Dahlan masuk ke dalam rumah Marto Paimin. Sang empunya rumah sudah menyiapkan sebuah kamar dan kasur busa beralas tikar di ruang tamu. Namun, Dahlan tak tidur di dalam kamar. Dia memilih tidur di ruang tamu dengan hanya beralas tikar. Kasur busa yang semula disiapkan si empunya rumah tak digunakan. Kasur tersebut malah dipinggirkan dan disandarkan pada dinding rumah.

    Ruang tamu itu sangat sederhana. Hanya ada satu set kursi tamu dari kayu yang sudah lusuh. Di pojok ruang terdapat tumpukan karung berisi padi yang siap giling. Posisi tidur Dahlan tepat di samping tumpukan karung tersebut. Pagi-pagi sekali sekitar pukul 04.30 Dahlan sudah bangun. Dia bergegas keluar rumah, menuju sebuah masjid yang tak jauh dari rumah itu. Di masjid tersebut Dahlan salat Subuh berjamaah dengan para warga.

    Selesai salat, Dahlan kembali masuk rumah. Dengan mengenakan kaus polo putih dan celana panjang batik, dia ngobrol dengan Marto Paimin si empunya rumah. Dahlan menanyakan tumpukan karung padi di dalam rumah. Oleh Paimin, dijawab tumpukan karung padi itu adalah hasil panennya. Paimin masih memiliki dua patok tanah yang digarap sendiri. Bukan hanya itu, dia juga masih menggarap tanah milik orang lain.

    “Pak Paimin ini benar-benar petani utun (tulen). Dia menyimpan gabah hasil panennya. Gabah itu tak segera dijual. Sebab, saat musim panen seperti saat ini, harga gabah pasti turun. Sehingga dia memutuskan untuk menyimpan dulu gabahnya. Setelah nanti harga gabah naik, dia baru menjualnya,” terang Dahlan setelah mendapat penjelasan Paimin.

    Dahlan pun penasaran dari mana Paimin bisa mendapatkan beras untuk keperluan makan keluarganya sehari-hari. Sebab, gabah panenannya itu disimpan untuk dijual. Ternyata, Paimin punya cara lain. Dia kemudian mengajak Dahlan masuk ke sebuah kamar di dalam rumahnya. Di dalam kamar tersebut ada tumpukan karung berisi gabah. Gabah itulah yang digunakan Paimin untuk keperluan makan sehari-hari. “Saya hitung, ada enam karung gabah. Pak Paimin ini bener-bener petani yang komplet,” terang Dahlan.

    Setelah ngobrol, Dahlan berkeliling ke sekitar rumah Paimin. Dia menyempatkan diri mengunjungi kandang sapi di belakang rumah Paimin. Di dalam kandang ada tiga ekor sapi anakan yang dipelihara Paimin. Sapi itu akan dijual setelah cukup dewasa. Dari kandang sapi, Dahlan menuju tumpukan jerami yang dijadikan stok pangan sapi. Ternyata, selain dijadikan cadangan pangan sapi, tumpukan jerami tersebut juga dimanfaatkan Paimin untuk memelihara ayam.

    Dahlan diminta merogoh salah satu lubang di tumpukan jerami itu. Ternyata, di dalamnya ada enam butir ayam kampung. “Eh, ternyata ini juga sebagai kandang ayam, to?” tanya Dahlan keheranan.

    Sesudah berkeliling, Dahlan kembali masuk ke dalam rumah. Di atas tikar yang semula dijadikan alas tidur sudah tersaji menu sarapan. Yakni, lauk oseng-oseng daun pepaya, tahu dan tempe goreng, serta telur rebus yang baru saja diambil Dahlan dari kandang ayam langsung. “Masakannya luar biasa enak,” ujar Dahlan, yang menyantap menu sarapan dengan menggunakan tangan.

    Dahlan menyatakan, sejak awal dirinya menginginkan kunjungannya kali ini lain dari biasanya. Dia tak mau menginap di hotel. “Saya memilih tidur di rumah petani untuk mengetahui secara detail kehidupan mereka sekarang ini. Bagi saya, tidur seperti itu tak masalah. Sebab, saya juga dulu anak petani. Justru saya merasa mendapatkan pelajaran berharga yang tak bisa didapatkan di sekolah mana pun. Dari sini saya bisa mengetahui secara detail masalah-masalah yang dialami para petani selama ini,” terang dia.

    Sesudah sarapan, Dahlan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri persawahan. Tak kurang dari 3 kilometer Dahlan mengajak rombongan berjalan kaki menyusuri lahan pertanian itu. Setelah sampai di salah satu petak sawah, dia ikut menanam padi.

    Kunjungan dilanjutkan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Walisongo, Karangmalang, Sragen. Di sana Dahlan disambut KH Ma?ruf Islamudin selaku pimpinan ponpes. Keduanya lantas menggelar siaran di studio milik ponpes. (in/nan/jpnn/c11/nw)

    Posted by Agandri | 18 Maret 2012, 9:50 pm
    • mas agandri, cerita ini bisa didapatkan disitus apa ya? mau aku link ke group fb atau milist yang lain biar teman2 pada tahu sosok DI yang sebenarnya. Suwun

      Posted by mas aziz | 19 Maret 2012, 2:58 am
    • izin copy paste ya bos

      Posted by bahtiar umar | 19 Maret 2012, 11:13 am
    • ini salah satu versi acara “walk a day in my shoes : dahlan iskan/marto paimin
      Menyimak tulisan tentang Kunjungan Kerja Menteri BUM Dahlan Iskan di sragen yang menginap di Rumah petani yang bernama Pak Marto Paimin, mengingatkan kita pada strategi kampanye yang dilakukan oleh beberapa Kandidat Presiden Amerika pada tahun 2008 yang lalu, yang dikenal dengan acara “walk a Day in My Shoes”. Banyak kandidat senator bahkan Presiden Obama turut meramaikan acara ini.

      Mampir disini untuk baca selengkapnya.

      Posted by bukandahlaniskan | 20 Maret 2012, 3:33 pm
      • Bagi sebagian orang, ritual tertinggi dlm beribadah adalah bekerja sekeras tenaga. Sekeras-kerasnya! Dan sy baca di buku Ganti Hati, beliau berkomitmen seperti itu.
        Ingat saat p DI marah kpd p Sofyan Wanandi?
        Saya sngt setuju dg komen2 disini yg berkomitmen utk menjauhkan diri dr “politik”, dan mengajak utk brkrja dan belajar lbh keras.
        Kalo misalnya kita mrs tdk mampu utk “bekerja keras” sebagaimana p DI, setidaknya virus MH ini ayo kita tularkan pd anak cucu kita masing2. Sehingga pada saat mereka dewasa, apa yg diprjuangkan p DI bakal terwujud.

        Posted by sumari, Jypr | 24 Maret 2012, 6:36 am
    • jika pemimpin di negeri ini seperti beliau Insya Allah negara Indonesia yang kita banggakan ini akan jauh lebih baik, karena mereka bisa merasakan bagaimana sesungguhnya kehidupan sebagai masyarakat kaum bawah,
      Pak Dahlan, semoga meraka yg selama ini sudah mulai melupakan rakyat kecil dapat bercermin kepada Bapak…

      Posted by WM | 20 Maret 2012, 7:45 pm
  38. Dear All,,

    Saya persembahkan Kaos MH dengan Harga yang Baru,,ada yang harganya 50 ribu saja..
    silahkan check lapak.

    http://muhammad-nur-fahmi.blogspot.com/2012/03/informasi-penting.html

    ayo,,lakukan pre-order sekarang

    Posted by FAHMI | 18 Maret 2012, 9:57 pm
  39. membaca sambil pakai sarung…..tak terasa…sarungku udah di atas lutut (terbawa suasana semangat)..he..he..

    untuk sarannya..ntar aja..yg penting nulis dulu…

    Posted by sarungku | 18 Maret 2012, 10:00 pm
  40. Saya melihat Indonesia yang gagah perkasa dan bermartabat beberapa tahun lagi kalau seperti ini dengan manajerial gaya DI. Dukungan dan doa untuk pak DI

    Posted by maskuntop | 18 Maret 2012, 10:07 pm
  41. putra petir ini bisa sukses bila meniru suksesnya konversi minyak tanah ke gas. tiga faktor utama sukses konversi mitan ke gas, IMHO, adalah : kebijakan nasional, ketersediaan gas + kompornya, dan harga minyah tanah sepenuhnya dalam mekanisme pasar alias non subsidi.

    untuk putra petir, kebijakan nasional, bisa dibuat dengan cepat. harga BBM, bila dikembalikan ke harga ekonomis, hampir 2x harga sekarang. bagian paling kritiikal memang ketersediaan mobil listriknya. cara tercepat adalah mengajak kerjasama dengan Cina. kekuatan ekonomi terbesar dunia. ajak mereka invest di mobil listrik ini. buat mereka tergiur dengan pengambilan pangsa pasar mobil-motor BBM. beri tax holiday. buat pilot project satu pulau wajib mobil listrik. atau minimal mobil listrik bebas pajak STNK dan gratis perpanjangan SIM. paling heboh, kita mulai dari Bali.

    ini impian besar. perlu upaya ekstra besar mewujudkannya. dan doa yang ekstra sering untuk kesuksesannya.

    Posted by rizalean | 18 Maret 2012, 10:21 pm
    • Salah satu mobil listrik paling waras dunia sekarang ini buatan cina.
      Bentuknya seperti innova. 7 tempat duduk.
      Daya jelajahnya paling jauh dibanding mobil listrik lain, waktu chargingnya pun tidak selama mobil listrik lain.
      Kalau tidak salah namanya berarti Build Your Dream.
      Mungkin ini mobil yang dilihat Pak Dahlan di Cina.
      Silahkan coba cari di gugel.

      Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 12:09 pm
  42. Situasinya sudah hamil tua, harus segera dilahirkan, banyak sekali para ahli yang bisa merancang, apakah lahir pakai operasi caesar, lahir normal atau menggunakan vaccum, juga banyak perawat yang siap merawat kelahiran mobil listrik, kita tidak kekurangan tenaga, yang kurang adalah kemauan, sekarang sudah difasilitasi oleh yang berwenang ( pak DIS ), mari kita dorong kemauan itu supaya terlahir bayi mobil listrik yang sehat, montok dan seksi.terus berjuang.

    Posted by Eko legstyanto | 18 Maret 2012, 10:30 pm
  43. Saya sudah bisa membayangkan, diantara mobil-mobil yang berseliweran di jalanan nanti, di belakang mobil akan ada tulisan PUTRA PETIR (tidak melulu AVANZA, JAZZ ato INNOVA). Kepada tim pembuat logo nanti, saya nitip ya, kalo bisa logo petrinya nanti kombinasi antara MERAH dan PUTIH.

    Mantap!

    Posted by BUSANA MUSLIM BALI | 18 Maret 2012, 10:56 pm
  44. Setuju Om Dis, ditunggu langkah BUMN membangun industri berikut agar harganya menjadi murah; Battery lithium for e.v, Brushless DC motor, motor controller, sekalian P.V dan super bright LED-nya. Juga licensinya diberikan utk perusahaan lain agar bisa diproduksi massal jadi minimal untuk motor bisa dibuat retrofit kit murah menggantikan mesin konvensional. R&D juga jgn lupa seperti untuk mobil gimana buat AC yg effisien dari tegangan DC etc. Tapi awas kalau PV+battery sudah murah bisa2 kita tidak langganan ke PLN lagi hehe…

    Posted by E.V maniac | 18 Maret 2012, 11:34 pm
  45. Andai tulisan Pak DIS yg lebih banyak dikonsumsi masyarakat, ketimbang stasiun berita oposisi.
    Andai tulisan Pak DIS yg dipilih untuk jadi editorial pagi, minimal senin pagi.
    Apatis bukan pilihan. Sampai kapanpun prinsipnya tetap “yg tua” meminjam dari “yg muda”.
    Semoga kami generasi muda bisa memperbaiki ini.

    Posted by qyulacleph | 18 Maret 2012, 11:38 pm
    • Bagaimana jika kita sebarkan setiap edisi tulisan pak Dis dlm bentuk pamflet, murahan gak mengapa…yang penting masyarakat yang gak punya akses sekalipun koran (karena gak kepikiran wad beli, lebih baik wad beli nasi n menafkahi anak-istri, hehehe ^_^)…

      Klo lapisan bawah masyarakat berubah jadi masyarakat yang optimis, punya motivasi untuk berubah dan maju, bisa kita baynagkan bagaimana Indonesia ini ke depan….!!! \^_^ \ \^_^/ / ^_^/ HIDUPLAH INDONESIA!!!

      Posted by Hery Witanto | 20 Maret 2012, 5:57 am
  46. INDONESIA PASTI BISA!!! AYO MAJU TERUS N KERJA…KERJA…KERJA!!!

    Posted by muh ridhoi | 18 Maret 2012, 11:40 pm
  47. Aku nggak ngerti betapa tinggi mobilitasnya pak Dis ini. Aku pantau dlm tiga hari ini pak Dis slalu pindah2 dr kota/desa ke kota lain jum’at di sragen ,sabtu bandung , minggu udah ada di surabaya itupun dia lakukan pada hari “weekend” yang kebanyakan pd wktu tersbut orang2 menikmati liburannya bersama klrga,trs kapan istirahatnya ya!!, emang pak Dis mottonya kerja , kerja , kerja emang benar-benar d lakukannya bukan omong-omong aja seperti para pejabat lainnya tuh yg ada d senayan.!! Moga2 Allah melindunginya selalu…Amien

    Posted by Ahmad | 18 Maret 2012, 11:48 pm
  48. Kita punya banyak industri manufacturing, sebagian besar komponen kendaraan bermotor sudah made in cikarang. Masalah brand kita bisa contoh join market avanza & xenia.
    Sdm cukup, modal ada, regulasi yang akan menghambat.

    Posted by Rahmatullah | 18 Maret 2012, 11:59 pm
  49. Semakin banyak energi positif yang disalurkan Pak DI. Jika mobil listrik ini benar-benar terwujud, dengan kualitas dan harga bersaing, maka mobil nasional ini bisa menjadi pemimpin pasar di negeri sendiri. Jelas menjanjikan penghematan signifikan yang tidak dimiliki mobil beredar saat ini.

    Posted by ansar | 19 Maret 2012, 12:11 am
  50. bukan tidak setuju dengan mobil/motor listrik. syja tidak setuju dengan banyak umbar kebanyakan retorika.lebih baik segera laksanakan sebagai kebijakan pemerintah spt pak jk.
    ada lagi kalau mau mengembangkan adalah TEKNOLOGI FUSI DINGIN dengan nama TEKNOLOGI PLASMA seperti yg dikembangkan rekan2 di http://www.facebook.com/pages/KOMUNITAS-AKTIFIS-SERTA-RELAWAN-GERAKAN-REVOLUSI-ENERGI/325300754198 mereka berhasil melakukan riset yg tidak sekedar mengurangi ketergantungan dg sumber energi dr fosil, tapi bisa dikatakan menggantinya dg bahan yg bisa diperbarui.

    Posted by apa kabar dunia | 19 Maret 2012, 12:49 am
    • baru bangun tidur ya mas he..he..he…

      Posted by syafiihkamil | 19 Maret 2012, 12:57 am
    • keknya msih bukan retorika, berdasarkan tulisan MH kemarin, rembugannya aza baru akhir april pas hari kartini sebari msing mematangkan konsepnya..
      btw hrusnya rekannya2 ikut ngusulin ke pak DI, sapa tau risetnya lebih menjanjikan mengatasi bbm ini, n visible utk direalisasikan oleh bumn2 kita..

      Posted by Matthew | 19 Maret 2012, 12:57 am
    • gak apa, boss… kita berjuang dari semua lini… kebetulan proyek Putra Petir ini kan impian pak DI sejak di PLN dulu, tahapannya sdh berjalan sangat jelas… mungkin Anda saja yg baru bergabung di blog ini dan baru menyimak tulisan beliau… kalo para ilmuwan nuklir kan memang impiannya membuat teknologi fusi dingin menjadi possible, agar kelak reaktor fisi nuklir yg notabene sangat berbahaya krn menghasilkan limbah radioaktif yg umurnya ribuan tahun, bisa total digantikan oleh reaktor fusi, itu hrs dilanjutkan… yg demo turun ke jalan juga hrs didukung, toh kalo sukses menggagalkan BBM naik kita juga yg dpt manfaat… kalo bukan mereka (mahasiswa dan buruh), siapa lagi mau panas-panasan demo berhadapan dgn kawat berduri, gas air mata, dan pentungan Dalmas… lanjutkan!!!

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 19 Maret 2012, 6:47 am
  51. Kok ada kalimat “gantung di monas” ya? he..he..he…
    cara cerdik untuk menyentil kanan kiri depan belakang…

    Posted by syafiihkamil | 19 Maret 2012, 12:55 am
  52. Akan saya ingat….!
    Gas dan Listrik utk memusuhi BBM…
    maju terus pak Dis….
    jaga ibu…eh,jaga kesehatan….?

    Posted by Klu-2012 | 19 Maret 2012, 12:55 am
  53. Semoga Putra petir jadi anak yg sholeh….

    Posted by Klu-2012 | 19 Maret 2012, 1:18 am
  54. Dulu JK the real presiden sekarang Pak Dis.. menteri BUMN, merangkap menteri energi, perhubungan, pertanian, dll komplet😀

    harusnya kalau dah ada tekad ngurangi BBM, menteri lain ikut bantu.. mobil2 baru yg buas makan bbm hrusnya dilarang masuk, ya klo gak dipajakin tinggi.. tiap ngurus stnk ditgih pajak BBM sbg kompensasi subsidi yg mereka makan..

    Posted by Puji | 19 Maret 2012, 1:20 am
    • Merangkap menristek juga, memperindag, perindustrian, menteri PU dll.
      sebetulnya presidennya SBY atau Dahlan Iskan ya? he..he..he…

      Posted by syafiihkamil | 19 Maret 2012, 2:13 am
      • Presiden tetap SBY, Tapi Fuhrer ( Sang Pimpinan Tertinggi Yang Diikuti Perintahnya ) Bagi Saya Adalah Dahlan Iskan

        Posted by Darko Rahman | 19 Maret 2012, 8:04 am
      • Posisinya kayak JK dulu aja.
        SBY ngurusi bagian above the line
        JK/DI ngurusi below the line

        Sebutannya sih cukup DI , The Real Minister

        Posted by usil | 19 Maret 2012, 1:23 pm
      • Hahahaha…
        Saya suka analogi ATL & BTL nya mas Usil
        …jadi inget masa-masa jadi kuli iklan dulu

        Di kala anak-anak ATL sibuk bersorak gegap gempita di atas panggung karena dapet penghargaan, anak-anak BTL sedang sibuk blusukan masuk ke pasar basah…

        Di kala anak-anak ATL berangkat ngepost ke bangkok dengan fasilitas dan pelayanan penuh dari PH, anak-anak BTL berangkat ke rengas dengklok buat bikin roadshow…

        …wakakakaka

        Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 8:11 pm
    • ah, gak usah ngomongin SBY, dah… rencana kenaikan BBM dikritik, eh dia tadi malam di Cikeas malah termehek-mehek bilang ada yg mau merebut kekuasaan… sebel, kan… lha, dia su’udzon dgn rakyatnya, gimana kita mau hormat kpd pemimpin…🙂

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 19 Maret 2012, 6:50 am
  55. Kalau saja MH 18 ini terbit minggu lalu menyertai Surat si Putra Petir pasti lebih jelas dan terarah segala macam diskusi, perdebatan, usulan terhadap ide Pak Dahlan minggu kemarin.

    Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 1:35 am
  56. Putra Petir harus segera dilahirkan. Bila masih ada hambatan, lakukan bedah cesar. Hambatan utama yg harus dilabrak adlah Pola Pikir yg tidak mau BBM diganti dg listrik.

    Posted by sofyan amny siregar | 19 Maret 2012, 2:40 am
  57. Indonesia punya segala macam potensi yang dibutuhkan untuk melahirkan putra petir. Tinggal masalah political will dan good will pemerintah. Tidak mungkin sosok DI sendirian memperjuangkan lahirnya putra petir. harus banyak pihak yang terlibat terhadap kelahiran putra petir. Mungkin bisa dimulai dari kemeneg BUMN karena langsung dibawah otoritas DI, hasilnya nanti bisa ditularkan ke yang lain. BUMN punya semua fasilitas dan sarana yang dibutuhkan. Ide besar dari Bosnya juga sudah ada, tinggal di jalankan. Persoalan modal, bisa minta ,ke Agus Martowardoyo, karena saya lihat dia juga termasuk orang yang punya visi ke depan.

    resistensi pertama pasti datang dari mereka para pebisnis BBM Mobil motor, lalu masyarakat yang masih ragu dan tidak yakin. apalagi pada awal-awal seperti kasus konversi minyak tanah ke gas yang banyak muncul ledakan tabung gas. perlu ada semacam periode ujicoba mobil motor listri oleh para pejabatnya, kalau memang sudah benar safety, baru bisa diproduksi secara massal. biasanya masyarakat menolak kalau muncul kasus-kasus insiden kecelakaan kecil dari mobil motor listrik dan ini yang sering dimanfaatkan oleh petualang bisnis BBM untuk menolak gagasan mobil motor listrik nasional

    Sekali lagi bravo buat gagasan DI tentang kelahiran putra petir ini, semoga segera terwujud dan kita rakyat indonesia bisa keluar dari kebisingan kenaikan BBM

    salam

    Mas Aziz

    Posted by mas aziz | 19 Maret 2012, 3:09 am
    • Bikin mobil listrik itu gampang kok.
      Yang susah itu jualannya.

      Silahkan tanya ke semua petinggi industri mobil di Indonesia kecuali Toyota, pasti sependapat dengan saya.

      Susah sekali mengubah perilaku market mobil Indonesia.

      Supaya lebih mudah terserap pasar, supaya produksi bisa lebih massal JANGAN CUMA menjual mobil dalam bentuk jadi.
      Sediakan juga opsi penjualan Replacement Kit (jual kit untuk mengganti mesin mobil lama kita dengan mesin penggerak listrik).

      Jadi Pak Dahlan tidak perlu melepas semua kebaikkan dan teknologi S-500 milik beliau untuk bisa membunuh BBM.
      Takut dituntut/digugat Mercy??!
      Apa hak Mercy??! Itu mobil Pak Dahlan. Tidak ada hak hukum apapun yang dimiliki Mercy atas mobil hak milik Pak Dahlan.
      Jangankan diganti mesin listrik, diganti dengan mesin BMW yang jelas-jelas musuh Mercy pun terserah pemilik mobilnya.

      Dengan adanya opsi penjualan Replacement Kit, dana yang dikeluarkan konsumen tidak terlalu besar. Kan cuma beli kit nya saja. Lagi pula kalau ternyata dikemudian hari ternyata teknologi mobil listrik ini jelek dan mengecewakan, ya sudah, gampang. Copot saja kit mesin listriknya, pasang kembali mesin lama mobilnya.

      Atau apabila dapat rejeki, mau ganti mobil yang lebih keren lagi, si mesin listrik bisa dipindah ke mobil baru kita yang lebih keren itu.

      Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 5:06 am
      • “Dengan adanya opsi penjualan Replacement Kit, dana yang dikeluarkan konsumen tidak terlalu besar. Kan cuma beli kit nya saja. Lagi pula kalau ternyata dikemudian hari ternyata teknologi mobil listrik ini jelek dan mengecewakan, ya sudah, gampang. Copot saja kit mesin listriknya, pasang kembali mesin lama mobilnya.”

        Mantap Pak Erick, benar2 membumi nih usulannya.

        Posted by uyung | 19 Maret 2012, 5:37 am
      • Wow keren nih usulnya.. replacemnt atau konverrter kit buat listrik dan gas itu yg lbih utama dibandingkan fisik mobil nasional itu sendiri klo utk mengatasi sakaw bbm ini.. mudah2an bisa segera diproduksi massal dan di ekspor ke seluruh dunia..

        Posted by giri.sugara | 19 Maret 2012, 5:59 am
      • Memang sih ga keren, ga gaya idenya….

        Tapi yang penting lebih mudah untuk jualannya.

        Secara bisnis, menurut saya pun lebih menguntungkan. Pangsa pasar bisa lebih besar. Yang terpenting produksi baterai, mesin penggerak, dan power unit nya bisa lebih massal. Bisa lebih murah akhirnya.

        Market mobil Indonesia agak aneh, entah kenapa sangat sulit mengubah perilaku pasar. Lihat saja data penjualan mobil, pasti begitu2 saja komposisinya.

        Mau mengandalkan Nasionalisme?
        Wah terlambat, kita sudah pernah merasa tertipu dengan mobil rakyat tahun 90an awal, lalu mobnas sipit tahun 90an akhir.
        Coba saja lihat nanti setelah mobil esemka mulai produksi, paling hanya setahun pertama ada tarikkan dari pasar.
        Itulah sebabnya para produsen mobil tidak pernah melihat esemka sebagai ancaman.
        Proton saja bisa memiliki optimisme soal angka penjualannya di Indonesia. Kenapa? Karena Proton tau, orang Indonesia sudah lama tidak diajarkan mengenai Nasionalisme .

        Mau mengandalkan Harga Murah?
        Wah silahkan bapak lihat angka penjualan mobil2 cina di Indonesia. Tidak memuaskan, padahal murah-murah lho harganya. Dan sepertinya Mobil Listrik tidak akan pernah bisa murah harganya.

        Kalau bisa beli replacement kit, selain harga beli konsumen bisa jadi lebih murah, industri-industri kecil menengah akan banyak menikmati terobosan mobil listrik ini.
        Mulai dari bengkel2 cat, ketok, tukang jok, pedagang mobil bekas, dll. Karena nanti sangat mungkin masyarakat membeli mobil tua yang murah, lalu didandani seperti baru lagi, setelah tampak bagus lalu dipasangi mesin listrik.

        Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 10:17 am
      • Pak Erick, ide tersebut sangat efektif dan praktis seta efisien….namun dengan cara kanibal seperti itu apa tidak melanggar aturan hukum yang berlaku…misal dengan BPKB dan STNK secara spesifik ga sama.memang itu mobil kita karena udah dibeli…namun apakah kita punya hak untuk mengubah merek dan memodifikasi tanpa ijin dari yang mempunyai hak paten.(dilindungi UU).

        Posted by Anar | 19 Maret 2012, 2:03 pm
      • Kalau STNK dan BPKB harus disesuaikan.
        Tapi justru itu bagusnya.
        Karena begitu kita mengganti mesin lama kita dengan mesin listrik, maka bengkel rekanan BUMN akan langsung mengurus penyesuain data STNK dan BPKB kendaraan kita.
        Seperti kalau kita mengganti cat mobil kita dengan warna baru yang berbeda dengan warna di STNK dan BPKB, bengkel tempat kita mengganti cat akan sekalian melakukan pengurusan perubahan STNK dan BPKB.

        Akan lebih dahsyat lagi apabila ditambah stimulus pajak yang menarik, jadi begitu mobil kita sudah resmi dinyatakan dan tercatat sebagai mobil bermesin listrik, maka mobil kita mendapat fasilitas bebas pajak atau setidaknya mendapat pemotongan pajak.

        Tidak hanya stimulus dari sisi pajak, apabila kita memiliki mobil yang sudah resmi bermesin listrik, kita juga bisa mendaftarkan rumah kita ke PLN untuk mendapat diskon atau rate khusus di malam hari. Makin asyik kaan…

        Untuk masalah intelectual property, paten dll tidak ada masalah. Karena kita memiliki hak hukum penuh atas kepemilikkan mobil kita.

        Perubahan spesifikasi mobil sudah sangat lazim dilakukan para modifikator dan pencinta mobil.

        Secara berkala produsen mobil Yaris dan Jazz mengadakan kontes modifikasi. di kontes itu para peserta sudah habis-habisan melakukan perubahan terhadap spesifikasi mobilnya.

        Dulu (duluuuu sekali) pernah ada Mercy C-Class contest yang diadakan oleh produsen Mercy, tempatnya di Plaza Senayan. Pemenang yang dipilh oleh produsen Mercy sebagai C Class terbaik adalah sebuah C Class yang mesinnya aslinya sudah diganti dan pada saat contest menggunakan mesin performance custom buatan rumah modifikasi italy.

        Saat ini banyaaak sekali produsen-produsen dunia yang menawarkan parts atau full block engine untuk para penggemar otomotif.

        Gilanya untuk mobil-mobil sempurna seperti Ferrari dan Lamborghini saja masih ada produsen yang menawarkan performance parts untuk menggantikan parts asli bawaan pabrik.

        Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 4:16 pm
      • Justru untuk tahap pengenalan mobil listrik ini malah jangan fokus untuk dijual untuk umum saja.
        Tahap pertama, gabungkan saja dengan proyek esemka, buat mobil esemka bermesin listrik. Mobil listrik ini jadikan mobil dinas wajib untuk seluruh aparat negara. Tinggal sesuaikan saja desain mobilnya sesuai dengan keinginan si aparat.
        Tahap kedua, kasih bantuan penggantian mobil listrik ke kendaraan angkot seluruh Indonesia. Udah pasti hemat BBM disaat ngetem, bebas ngebul, dan membuat si supir angkot tidak ngebut di jalan.
        Dua tahap itu dilaksanakan udah cukup signifikan kok pengurangan konsumsi BBM nya disamping sebagai proyek pencontohan.
        Kasihan kan rakyat, udah BBM naik, mau ganti ke mobil listrik harus keluar uang lagi untuk beli replacement kit nya😀

        Posted by usil | 20 Maret 2012, 1:41 pm
  58. Bagaimana kalo diadakan lomba utk buat motor listrik, pesertanya dari BLK dan SMK se Indonesia

    Posted by agung nur fauzi | 19 Maret 2012, 5:08 am
  59. Solusi penghematan biaya Listrik bisa dengan biaya 2 jt untuk membangun PLTS sederhana. per rumah, setiap rumah mampu menerangi rumah 3 x 5 watt lampu led. Kalau bisa di lakukan akan terjadi penghematan 30 watt ( asumsi nyala lampu tiap malam perumah 10 watt x 3 ) di kalikan rumah di Indonesia misalnya kita anggap 10 jt : 30 MW.
    Dan kita akan mengurangi konsumsi BBM

    Posted by Pusat pembangkit Listrik Tenaga Surya | 19 Maret 2012, 5:39 am
  60. Kalau motor listrik nasional sudah jadi, insya Allah saya pakai. Kalau industri listrik tenaga surya sudah produksi, insya Allah saya pakai juga buat di kebun. Sudah lama pengin mengganti lampu minyak di rumah kebun dengan listrik tenaga matahari, tapi masih belum mampu belinya.

    Posted by erni | 19 Maret 2012, 6:07 am
  61. Reblogged this on Kusumakomputer Blog and commented:
    Inspirasi, Motivasi

    Posted by kusumakomp | 19 Maret 2012, 6:08 am
  62. Sambil menghemat konsumsi BBM, sambil menunggu putra petir lahir, lakukan penghijauan…… yuk kita semua tanam pohon (mahoni,trembesi,beringin, etc) dirumah jangan hanya tanam bunga.
    Minimal 1 pohon 1 rumah, 2 pohon juga boleh tergantung luas pekarangan yang tersedia bisa dibayangkan betapa hijaunya Indonesia 5,10,15 tahun kedepan. Indonesia menjadi kota didalam hutan (bukan lagi hutan dalam kota).
    Saya sudah memulainya sudah ada sekitar 50 bibit mahoni dirumah,mudah2an kalau sudah cukup umur bisa dibagi-bagi ke tetangga.Doakan ya,……………..

    Posted by Ari Abu Zulfa | 19 Maret 2012, 6:21 am
  63. kenapa urutan blog ini kok turun , biasanya teratas tempatnya

    Posted by Ahmad | 19 Maret 2012, 6:41 am
  64. jadi teman-teman… perjuangan hrs dilakukan di semua lini… bagi-bagi tugas, jangan keroyokan di 1 sektor aja… benar, tata kelola BBM hrs segera direformasi total dari hulu ke hilir krn disitulah negara ini kehilangan kedaulatannya atas kekayaan alam di tanahnya sendiri… benar, teknologi pembangkitan listrik hrs segera berevolusi dari berbasis migas menuju teknologi fusi dingin, lanjutkan risetnya… benar, industri bahan bakar nabati juga hrs dibangun utk mendampingi BBM fosil dgn mengaktifkan lahan-lahan kritis… benar, konsumsi BBM hrs dgn sistematis dihentikan lewat konversi dari mesin/motor bakar ke mesin/motor listrik… benar, upaya perbaikan lingkungan juga mendesak utk terus dilakukan lewat penghijauan dan penanaman kembali lahan-lahan kritis akibat penambangan… ayo berjuang!!!

    Posted by Novrian Eka Sandhi | 19 Maret 2012, 6:56 am
  65. Ayo silahkan pesan kaosnya untuk menebar virus MH diseluruh pelosok indonesia..

    bisa dibeli dengan harga 50 ribu saja..
    silahkan check lapak..

    http://muhammad-nur-fahmi.blogspot.com/2012/03/desain-10.html

    untuk mendukung gerakan tinggalkan BBM silahkan check lapak ini..
    http://muhammad-nur-fahmi.blogspot.com/2012/03/up-date-design-8-dan-9.html
    http://muhammad-nur-fahmi.blogspot.com/2012/03/up-date-design-5-6-dan-7.html

    ayo lakukan pre order sekarang,,sebelum kehabisan,,
    hanya 50 ribu saja untuk kaos bahan B..

    saya tunggu pesanannya yah,,:)

    Posted by FAHMI | 19 Maret 2012, 7:04 am
  66. Untuk distribusinya Putra Petir saya bermimpi untuk menjadi Agennya. Saya tinggal di perumahan Gatotsubroto II /8 Denpasar ,ada lahan kosong sekitar 200 mtr , saya merasa cukup untuk meladeni kebutuhan lingkungan saya akan kebutuhan Putra Petir . Mengapa ? Mengapa ? harus mencari dealer besar ? Rakyat perumahan bisa jadi dealer lingkungan Putra Petir.

    Posted by Jaya Kusuma Hoo | 19 Maret 2012, 7:08 am
  67. Selamat pagi pak DIS.
    Insya allah saya akn ikut menggunakan mobil listrik, meskipun dengan mobil lama.
    Selamat berjuang….. Saya pun ikut berjuang untuk kebaikan negeri ini , sesuai dengan kemampuan saya

    Posted by wawan | 19 Maret 2012, 7:21 am
  68. Yts bpk DIS ..
    Jaga kesehatan .. pleasee

    Posted by paparaju | 19 Maret 2012, 7:27 am
  69. I like DIS

    Posted by fakih | 19 Maret 2012, 7:27 am
  70. saya setuju semua komen di atas,sangat inspiratif semua

    Posted by abit | 19 Maret 2012, 7:32 am
  71. setelah harga solar cell bisa semakin murah, usul saya untuk penerangan rumah pake solar cell untuk beban rumah tangga gunakan listrik PLN dan pemasangannya dijadikan satu paket pemasangan listrik dan yg sudah pasang listrik ditawarkan penerangannya gunakan solar cell sy kira akan hemat listrik dalam jumlah besar untuk seluruh indonesia

    Posted by pur | 19 Maret 2012, 8:07 am
  72. Tulisan ini terasa sekali semangatnya…saya membacanya juga begitu semangatnya, ditunggu sekali kelahiran sang putra petir, untuk kemajuan negeri ini.

    Posted by Irhas | 19 Maret 2012, 8:14 am
  73. bapak DIS, mungkin saya cuma bisa beralih ke sepeda listrik …dengan harga yang relatif murah….

    Posted by sulis | 19 Maret 2012, 8:18 am
  74. Saya sangat setuju sekali dengan ide pak DI. Indonesia mesti berubah menggunakan energi listrik, tidak melulu menggunakan BBM seperti sekarang. Ide cemerlang Pak Gubernur Kaltim juga cemerlang, untuk membangun reaktor nuklir sebagai pembangkit tenaga listrik, namun efek sampingnya lebih mengerikan ketimbang manfaatnya. Begitu banyak daerah hutan perawan yang dibuka (daerah kaltim) hanya untuk eksplorasi tambang batu bara. Dimana manfaatnya hanya beberapa tahun, tapi sudah merenggut nyawa yang cukup banyak selain kerusakan alam. Apakah terpikir…… untuk menggunakan alam yang hancur (karena tambang batu bara), digunakan sebagai lahan percontohan penggunaan energi solar cell, dimana energi ini memerlukan lahan yang luas dan terbuka. Sepengamatan saya daerah kaltim panasnya bisa mencapai 42 derajat celsius. Atau menggunakan kincir angin sebagai energi alternatif, sehubungan kaltim adalah daerah pinggir pantai. Demikian masukan dari saya, semoga bermanfaat. Terima kasih.

    Posted by H. Sulaiman | 19 Maret 2012, 8:22 am
  75. Ide yang bagus sekali Pak DIS. Moga cepat diwujudkan supaya Indonesia punya kemandirian energi.
    Soal tulisan di atas mungkin saya ada sedikit masukan. Mengenai kalimat “Kendaraan listrik tidak menimbulkan emisi sama sekali”.
    Kalo ditelusur lebih lanjut maka justru mobil listrik akan menghasilkan emisi yang lebih banyak. Kenapa? Karena sebagian besar listrik yang dihasilkan di Indonesia berasal dari pembangkit listrik yang beremisi tinggi (batubara).
    Itu juga masih harus diperhitungkan efisiensi pembangkitan listrik. Beda ceritanya kalo pembangkit yang digunakan adalah pembangkit yang tidak menghasilkan emisi seperti PLTN maupun PLTP.
    Jadi memang secara sepintas mobil listrik tidak menghasilkan emisi, tapi emisi dari mobil listrik akan terkumpul di pembangkit2 listrik yang ada.
    Semoga bermanfaat. Terima Kasih.

    Posted by arma nur | 19 Maret 2012, 8:35 am
  76. Setelah selama 2 hari ini terus diracuni oleh berita berita tidak bermutu tentang PSSI VS KPSI yang hanya merusak pikiran kita saja, akhirnya senin pagi yang indah ini, obat yang ditunggu-tunggu itupun datang juga. hope positif yang dibaca pagi ini benar-benar menyegarkan kembali pikiran yang telah teracuni tadi. Luar biasa tulisan pak Dahlan Iskan kali ini, begitu inspiratif, begitu solutif.

    Namun sayang sekali apabila tulisan-tulisan Pak Dahlan Iskan yang sarat akan hope dan solusi yang positif ini hanya dikonsumsi oleh kita-kita saja, yang memang sudah paham betapa banyak hope yang diberikan dari tulisan-tulisan Pak Dahlan Iskan. Betapa banyak energi positif yang kita dapat dari membaca tulisan-tulisan ini. Padahal diluaran sana banyak orang-orang buta IT yang mungkin saja lebih butuh hope ini daripada kita. terutama bagi mereka yang sudah terlalu lama diracuni dengan berita-berita negatif bahwa tidak ada harapan di negeri ini, bahwa negeri ini adalah negeri auto pilot.

    Berharap peran media untuk menyebarkan hope ini jelas tidak mungkin. terlalu banyak kepentingan yang harus dikompromikan oleh media-media kita. menyebarkan virus MH ini sama artinya dengan membesarkan orang yang pada 2014 nanti bisa jadi ancaman serius bagi bos yang memberi mereka makan. Berharap media-media pemerintah menyebarkannya melalu RRI atau TVRI pun juga tidak mungkin. masyarakat kita terlalu apatis apabila pemerintah memberitakan hal yang baik-baik. bukankah semua hal yang baik dari pemerintah selalu ditanggapi dengan pernyataan “ah paling pencitraan”.

    Jika media memang tidak bisa diandalkan (mungkin kecuali jawa pos group,…hehehe secara gitu), sepertinya kita harus menyebarkan virus ini dengan tangan kita sendiri. yuk kita sebarkan virus MH ini dengan usaha kita sendiri ke lingkup yang lebih luas. Selain menyebarkan virus mh ini di dunia maya, alangkah baiknya apabila kita juga tularkan pula virus ini dkehidupan nyata. andaikata tiap-tiap dari kita mencetak tulisan MH ini satu saja, dan meletakkannya di meja kerja kita, menempelkannya di mading-mading sekolah atau tempat kerja kita. bila semakin banyak orang yang bisa membaca hope-hope ini, bukankah akan semakin banyak pula orang yang tertular virus positif ini. setidaknya semangat positif yang kita rasakan ketika membaca tulisan-tulisan Pak Dahlan Iskan akan dirasakan pula oleh rekan-rekan sejawat kita.

    Tidak usah banyak banyak kita mencetaknya, satupun sudah cukup. Toh niat kita bukan untuk kampanye, namun hanya berupaya untuk menularkan hal positif ini. Jangan terlalu banyak dipikir bagaimana seharusnya. Kalau terlalu dipikir sulit, takutnya malah nanti tidak jalan-jalan. ayo tularkan virus mh ini, setidaknya kepada keluarga kita, rekan kerja kita, ataupun kepada orang-orang terdekat kita. Semoga gelombang yang kecil ini, semakin lama akan semakin membesar dan akan menjadi ombak perubahan yang bisa membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik.

    Posted by nvdya | 19 Maret 2012, 8:36 am
  77. pa DI mengajak kita semua untuk melakukan REVOLUSI ENERGI……luar biasa….,semoga dalam waktu dengat bisa juga meREVOLUSI PEMERINTAHAN…semoga Karunia Alloh SWT selalu menyertai kita bersama..

    Posted by janatridwan | 19 Maret 2012, 8:48 am
  78. saya hanya bisa berdoa dan berharap semoga ini tidak hanya berhenti di dalam wacana saja, namun mampu terealisasi secepatnya…amin. sukses Putra – petir, sukses pak Dis…

    Posted by Elang Widya Prakoso,SE.,Ak. | 19 Maret 2012, 9:20 am
  79. Rutinitas senin pagi…membaca laporan dan ide-ide briliant dari sang Master’nya..benar-benar Top banget.ide penghematan Energi yg luar biasa,bukan hanya di perdebatkan semata.tpi Pak Diz malah sudah memulai duluan,mulai berhemat dengan sumber-sumber Enegi BBM yg selama ini jadi momok rakyat.berhemat menurut pak Diz bukan hanya di mulut saja,,tpi kenyataan’ny malah sudah di jalan’kan.ide-ide tentang penghematan energi jg sudah mulai di canang’kan.dan sebentar lgi mungkin hanya menunggu hitungan hari saja seluruh lapisan elemen anak bangsa yg ingin meyumbangkan ide serta pemikiran2 kreatif tentang kelahiran Gundala…..kalo di negara kita putra petir itu Gundala toh,,beda versi di negara Amrik sono putra petir pasti The Flash,kalo kita pernah melihat film serial jaman kita kecil dulu.dengan lambang kilat seperti logo tegangan pada PLN…..hemmm….mungkin kelak udara di negara kita ini akan lebih sejuk dan segar apabila kendaraan kendaraan umum da pribadi sudah menggunakan Energi listrik ato energi Matahari di jalan2 raya.sudah energi’nya murah,hemat,tidak berpolusi lgi…..?bahkan saya sangat yakin,pada awal’ny nanti banyak politisi2 ato jg Parpol2 yg sering menghisap darah dan keringat rakyat akan saling menentang,mencaci dan memaki bahkan meperolok2 ide yg mungkin mereka anggap konyol dan terlalu mustahil untuk dijalankan.hanya untuk mengurangi semangat2 orang2 seperti pak Dis yg mau berpikir maju untuk kepentingan bangsa dan rakyat,,karena mungkin nanti’nya tdak bnyak subsidi2 yg bisa di main’kan dan di selewengkan oleh mereka apabila mobil LIstrik Nasional mulai di terima masyarakat,bahkan sudah mulai bisa memberikan keuntungan bagi masyarakat….kita jaga bersama-sama agar ide-ide briliant pak diz jng sampe di jegal oleh ide-ide kotor dan picik para politisi KOrup….semoga Allah selalu memberikan Limpahan Rahmat,dan Keselamatan kpada Pak Diz……Salam Diz’Mania pagi para pecinta tulisan Pak diz……..rapatkan barisan untuk menjaga ide2 beliau sampe putra petir hadir di jalanan Indonesia……

    Posted by wahyu | 19 Maret 2012, 9:23 am
  80. Pak DIS tdk bedanya dg Bung Tomo saat memberikan pidato kepada rek2 Sorabaia th 45, sekarang akan lahir seorang pelopor Putra Petir sang Satriyo Piningit

    Posted by ismu widodo | 19 Maret 2012, 9:27 am
  81. hati hati……………….! kita semua pendukung pak DI harus berani mengawal dan membela secara nyata.
    implementasi dari ide -ide pak DI jangan sampai di spionase oleh manusia yang selalu mengambil untung sendiri maupun kelompok.

    Posted by kary | 19 Maret 2012, 9:31 am
  82. Sangat inspiratif dan menggugah semangat. Saya belum terpikir sumbangsih apa yang bisa saya berikan, tapi yang langsung terlintas setelah baca blog pak DI adalah bagaimana Virus GUNDALA Putra Petir ini bisa meracuni ke seluruh anak negeri ini. Sehingga nantinya sangat kuat untuk memerangi BBM, memerangi pemegang industri mobil pro BBM, Ide ini tidak boleh cuma HOPE. tapi REAL HOPE. DUkungan dana, publikasi dan politik harus SANGAT KUAT.

    Posted by christo | 19 Maret 2012, 9:42 am
  83. setuju pak dis, pak dis bisa terbebas dari isu dan opini yang sedang berkembang indonesia dan berjalan menurut keyakinan dan kemampuan untuk menggali dan mematangkan sebuah ide, seperti dalam mimpi yang jauh dari kenyataan, dimana kita membayangkan beberapa tahun kedepan indonesia sudah maju dan terstruktur, sementara didepan mata wakil dan pemimpin kita di dpr saling melacurkan diri dalam politik yang kebablasan dan menyuguhkan debat kusir, sementara sebagian rakyat bersiap siap menggelar demo besar besaran dan kalau bisa negara ini secepatnya mengganti pemimpin walau entah dengan siapa pemimpinnya,
    terima kasih pak dis berfikir out of the box di negara yang sedang “galau”

    Posted by saeful | 19 Maret 2012, 9:49 am
  84. Jadi malu nih, apa yang sudah saya berikan kepada bangsa ini??? Masih sedikit banget jika dibandingkan dengan apa yang dilakukan pak DIS. Bagi saudara-saudara semua, mari kita berikan yang terbaik untuk bangsa, dengan segala kemampuan dan bidang yang kita kuasai…. SEMANGAT!!!! DEMI KEMAJUAN BANGSA INDONESIA!!!!!

    Posted by anakbangsa | 19 Maret 2012, 9:54 am
  85. Ide konkrit: kayaknya harus ada yang mulai menginisiasi untuk melanjutkan gagasan pak DI agar benar benar bisa terwujud. Yang mau buka rekening khusus untuk putra petir, silahkan dilakukan. ada transparansi dan akuntabilitas, kalau perlu sesekali kita kopdar. mulai dulu dari komunitas kecil ini lalu tularkan virus MH ke seluruh lapisan masyarakat yang ada; di pegunungan, pantai, hutan, desa pelosok, kota, dikampus, masjid, pesantren, vihara, gereja, kuil, pasar, lapangan olah raga, dan sebagainya. yang mau buat kaos, lanjutkan untuk mensosialisasikan gagasan virus MH, bahkan klo perlu tambahkan stiker, poster, pamflet, dan lainnya. gagasan ini tidak boleh berhenti, harus jalan terus kalau masih ingin melihat indonesia kedepan lebih baik lagi

    perang belum selesai, dan baru dimulai, diperlukan jalan panjang dan berliku, penuh darah dan berkeringat bahkan. akan banyak halang rintangan didepan. tapi itu tidak boleh membuat putus ada. rasa optimisme terhadap masa depan negeri ini, harus menjadi energi positif yang akan terus memompa semangat kita. mas pram mungkin bisa memulai untuk mengkoordinirnya.

    salam sukses selalu

    mas aziz

    Posted by mas aziz | 19 Maret 2012, 10:14 am
  86. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Dahlan Iskan secara mendadak menyambangi Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah, Jumat siang (16/03/2012)…
    :-bd

    Posted by Goda-Gado | 19 Maret 2012, 10:27 am
  87. Ayo Pak Dis, Lanjutkan!
    Bersama qta bs!
    Kemampuan ekonomi saya skrng mungkin blm ckup buat beli mobil listriknya Pak. Jd saya tunggu motor listriknya dl aja Pak klo udah diproduksi. Ntar motor bensin saya mo dikandangin aja klo udah pake motor listrik…

    Posted by Didi | 19 Maret 2012, 10:34 am
    • Nah daripada dikandangin motor lamanya, lebih enak kalau cukup beli replacement kit untuk mengganti hanya mesin motor lama dengan mesin listrik baru kan?

      Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 10:43 am
  88. Yang sekarang terpenting untuk dilakukan untuk membantu ide Pak Dahlan tentang mobil listrik nasional adalah mulai mengubah persepsi kita dan orang-orang sekitar kita tentang mobil listrik. Mulai kerahkan massa dan networking kita, persiapkan mereka untuk membeli mobil listrik nasional ketika diluncurkan nanti.

    Kedua, siapkan infrastruktur listrik kita sendiri, siapkan colokkan listrik di rumah yang besar kemampuan daya listriknya. Listrik yang diminum mobil listrik cukup besar, mungkin bisa 15.000 watt, jangan sampai colokan listrik kita terbakar karena tidak kuat.

    Ketiga, dan yang terpenting, mulai nabung untuk membeli mobil listrik buatan Pak Dahlan ini. Jangan cuma teriak-teriak mendukung saja. Musti beli juga dong. Atau setidaknya siapkan networking kita, sarankan mereka untuk membeli, siapa tau ada program komisi/fee penjualan.

    Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 10:38 am
  89. Sedikit kilas balik. Ketika dengar kabar bahwa Esemka gagal uji emisi, saya lantas mafhum, bahwa esemka memang dipaksa untuk “makrifat” oleh “standar idustri” dan “pasar”. Karena standar industri sudah dibuat oleh mainstream dan pemimpin pasar, dan itu bisa dianggap wajar. Siapa yang merasa berkontribusi banyak pada suatu industri maka merasa layak membuat aturan dan mengendalikan pasar.
    Head-to-head esemka dengan mainstream industri mobil bisa jadi akan menghabiskan energi, sumber daya dan membuat esemka berdarah darah di industri yang sudah “red ocean” . Apakah tidak lebih baik mulai ke arah “blue ocean “, merubah mobil esemka bbm dengan listrik atau gas adalah langkah yang sangat cerdik menurut saya. Karena saat ini belum ada pemimpin di industri mobil/motor listrik atau gas. Bisa jadi esemka akan menorehkan sejarah sebagai perintis dan pelopor mobil nasional berbahan listrik atau gas dan tidak menutup kemungkinan menjadi pemimpin pasar dikemudian hari. Esemka Listrik akan melenggang lolos dari sekedar uji emisi, bukan karena yang low emisi akan tetapi benar-benar “zero emisi”.

    Sudah Saatnya Putera Petir Bicara!
    Untuk pemain baru membangun industri dari A-Z menjadi kendala, al sumber daya manusia, pemodalan dll. Mungkin kendala-kendala tersebut bisa diatasi dengan mengadaptasi strategi open sources dalam dunia IT. targetnya bisa menjadikan mobil/motor listrik nasional menjadi cepat matang dan mampu bersaing di pasar.

    Dengan fakta, betapa tersebarnya sumber daya (dalam jenis keahlian, domisili, dll) yang bisa ikut andil dalam kelahiran putera petir al pengembangan mobnas/motor listrik. Bagaimana semua sumber daya berharga ini bisa saling bersinergi dan berkolaborasi, sebelum kemudian benar-benar bisa terjun dan terlibat langsung.

    Sinergi yang harmonis antara lembaga riset seperti Lipi, LEN, INTI, dll dan industri karoseri kita yang sudah sangat matang (seperti seperti http://www.tugasanda.com, http://www.rahayusantosa.com dll) dan sentuhan tangan kreatif dari ahli seni rupa-desain produk dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk bisa memberi “baju” kepada mesin-mesin mobil/motor listrik yang dihasilkan lembaga riset tersebut. (seperti marlip, patrev, sepedalistrik, dll). Tinggal kemudian dilibatkan para pakar marketing seperti Hermawan Kertajaya untuk bisa berbagi tugas me’marketing’kannya. Saya kira tidak ada yang tidak mungkin untuk kolaborasi seperti ini.

    Sebagai contoh, cerita tentang kesuksesan ponsel lokal (mungkin anda sudah tahu) yang bisa bersaing dengan pemimpin pasar di bidang ponsel di Indonesia menjadi sekelumit success story bagaimana pemain baru bisa diperhitungkan dalam kancah dunia bisnis ponsel. Itu al dikarenakan ada sinergi dengan lembaga-lembaga riset disamping kemampuan marketingnya. Tahap awal tidak perlu membangun lembaga r&d, yang diperlukan hanyalah sinergi dan kolaborasi dengan lembaga riset tersebut. Sampai satu saat A-Z nya sebuah industri mobil/motor listrik lengkap dimiliki.

    Kiranya sudah saatnya mengumpulkan dan menyiapkan database: yang berisi keahlian, domisili, dll dari para ahli dalam berbagai disiplin ilmu yang antusias dengan proyek ini, seperti yang dilakukan dalam pengumpulan database untuk calon direktur bumn selama ini. Orang-orang yang telah siap dengan keahlian dan antusiasnya untuk mendukung upaya besar ini. Alat untuk komunikasi seperti internet, jejaring sosial dll, menjadi alat yang sudah lebih dari cukup untuk bisa mengumpulkan semua sumber daya tersebut. Sehingga dengan masing-masing keahlian akan bisa saling berkolaborasi dan bersinergi memberikan kemampuan terbaiknya untuk Ibu Pertiwi ini.

    Pada akhirnya bagi saya sebagai pengguna akhir produk, satu hal yang menarik dari ide mobil/motor listrik adalah adanya pilihan/alternatif disamping penggunaan bahan bakar minyak, yakni listrik atau gas.Untuk pengguna mobil/motor bbm jangan khawatir dengan gebrakan mobil/motor listrik ini, toh ada solusi yang bijak untuk anda. Pastinya akan ada solusi konversi bbm ke gas/listrik. Waktu yang akan menjawab pilihan yang kita buat tersebut. Maju Indonesiaku dan Tetap Semangat!!

    Posted by islamet | 19 Maret 2012, 11:04 am
  90. Pak…saya salut dengan bapak…
    Namun satu hal yg saya perlu sampaikan khusus utk kendaraan besar. Apakah TIDAK BERISIKO BESAR menggunakan bahan bakar GAS utk kendaraan. Secara GAS lebih bersifat EXPLOSIVE. Bagaimana jika sampai terjadi tabrakan, tentu potensi eksplosif-nya lebih besar buka. Kalau diganti LISTRIK saya setuju sekali. Mohon juga dipertimbangka resikonya ya Pak…. terutama utk keselamatan konsumen. Idealisme Bapak saya sangat salut tapi tolong juga memikirkan SAFETY utk kendaraan.

    Mohon Maaf jika kata-kata saya kurang berkenan.
    Terimakasih.

    Posted by Praditya | 19 Maret 2012, 11:11 am
  91. Kopdar… Gathering…
    Ide Mas Aziz boleh juga tuh
    (Mas Fahmi pasti senang, “alhamdulillaah bisa buka lapak kaos” hehehe)

    Kita-kita domisilinya dimana saja ya? Biar bisa mudah menentukan kota/tempat kumpulnya
    Absen yuk…

    M. Erick Antariksa, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

    Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 11:21 am
  92. hayo siapkan no rekening untuk biaya kelahiran Sang putra petir, biarkan rakyat yang membiayai kelahiran si jabang bayi, dan bersama-sama rakyat membiayai pertumbuhan dan perkembangannya…..

    Siapkan pemuda-pemudi kita untuk membantu kelahirannya..karena bukan perkara mudah melahirkan si jabang bayi……

    Posted by Seno | 19 Maret 2012, 11:28 am
  93. Mantap pak Diz..suskes Indoensiaku bial perlu operasi cesar biar cepet

    Posted by Maz Moel | 19 Maret 2012, 11:58 am
  94. DAHLAN ISKAN UNTUK INDONEISA

    Salam hormat untuk sahabat-sahabat di seluruh Indonesia,

    Ane ingin mengingatkan satu hal, mungkin mayoritas kita tidaklah kompeten dalam SUMBANG SARAN dan SUMBANG ACTION terhadap ide-ide brilliant Pak Dahlan Isakan untuk Indonesia.

    Tetapi yang pasti KITA SEMUA HARUS MENGAWAL BELIAU, JANGAN BIARKAN BELIAU BERJALAN SENDIRIAN, beliau butuh pengawalan, dukungan, dan do’a ratusan juta rakyat Indonesia dari sabang sampai merauke, dari miangas sampai pulau rote.

    Gimana caranya?? entahlah…

    Mungkin ide pembentukan komunitas-komunitas pendukung Dahlan Iskan di seluruh Indonesia bisa menjadi satu gerakan sosial pengawal beliau, gerakan sosial yang massive dan no politic, tidak hanya di dunia maya, tidak hanya di blog ini dan di facebook itu.
    Misal pembentukan komunitas dengan nama-nama : Dahlan Mania Jogjakarta, Dis Mania Surabaya, Dahlanisti Makasar, Iskan Fans Club Manado, DIZ Fans Club Banda Aceh, Iskan Community Bandar Lampung, ABDI (Anak Buah Dahlan Iskan) Jakarta Raya, Dahlan Addict Bandung, DahlanHolic Balikpapan, Fans Berat Iskan (FBI) Palangkaraya, Iskan1951 Kupang NTT, DahlanIskan Community Jayapura, DahlanDIZ community Kota Sorong Papua, Iskan Mania Denpasar, dll…

    Semoga dukungan kita, dukungan sosial seluruh rakyat Indonesia kepada Pak Dahlan Iskan, menjadi penyemangat dan tambahan energi untuk beliau to take action for a beter future of my lovely country of INDONESIA.

    Semoga ALLAH Azza wa Jalla Tuhan Indonesia memberikan karunia kepada beliau Pak Dahlan Iskan Kesehatan, Keselamatan, Panjang umur, dan Istiqomah di jalan yang lurus.

    Salam kompak sahabat-sahabat Indonesia.

    BONZO – Jakarta

    Posted by bonzo | 19 Maret 2012, 12:00 pm
  95. Matap Pak Dis, Sukses Indonesiaku, bial perlu cesar aja biar cepat !

    Posted by Maz Moel | 19 Maret 2012, 12:02 pm
  96. Televisi National Geographic dalam program siarnya: Inovasia pernah menayangkan seorang Profesor dari Thailand yang berhasil menciptakan mobil tenaga listrik dan listrik rumah bertenaga surya, sehingga rumahnya bebas polusi.
    Di Jogyakarta juga ada Joko Sutrisno, seorang pemerhati sekaligus praktisi energi. Hingga kini dia tetap konsisten dengan temuannya: Bahan Bakar Air, yang terus disempurnakan. Ternyata bukan hanya BB Air yang dikembangkan, tetapi ada juga pompa air tenaga angin dan listrik tenaga matahari. Salah satu rumahnya di daerah Parang Tritis, sekarang sudah menggunakan “listrik murni” bukan dari PLN. Saya pernah mampir ke rumahnya, beliau sangat antusias dan tidak pelit menceritakan temuan-temuannya.
    Saat ini BBA yang diciptakan memang belum menggantikan 100% keberadaan BBM. Menurut Joko, sebenarnya bisa saja BBA menggantikan BBM, tetapi ada satu hal yang dia khawatirkan adalah keselamatan jiwanya! Beliau khawatir adanya tangan-tangan kotor dari mereka yang terancam bisnisnya, karena temuannya termasuk sebuah revolusi dalam bidang energi. Mungkinkah seorang Joko Sutrisno ini bisa bergabung dalam The DreamTeam “Putra Petir”?

    Posted by mito | 19 Maret 2012, 12:05 pm
    • saya memahami perasaan pak joko tsb pak mito, belom lagi pemikiran pak DI ini bersinergi dg institusi lain misalkan kepolisian… saya ambil contoh, bila kita mengendarai mobil listrik dijalan raya, bukan tidak mungkin kita akan bermasalah dengan aparat>>> >
      ada link ttg ancaman riset revolusi energi:
      http://www.byronwine.com/

      Posted by apa kabar dunia | 19 Maret 2012, 11:28 pm
    • sebenarnya air sebagai bahan bakar itu sebuah revolusi. tapi ada satu hal yang perlu dipertimbangkan. ketika air itu telah menjadi konsumsi bahan bakar, maka harga air akan sangat mahal. Air akan menjadi “emas”. Sedangkan air merupakan sumber kehidupan yg dibutuhkan oleh makhluk hidup. Akibatnya, akan terjadi perebutan air. Ini efeknya akan sangat dasyat. Bayangkan, minyak yang tidak jadi konsumsi makhluk hidup saja sudah menjadi rebutan yang mengakibatkan tumpahnya darah dan korban berjatuhan. Apalagi nanti ketika air telah menjadi bahan bakar, dan menjadi rebutan… saya ga bisa membayangkan akibat yg sangat dasyat itu…..

      Posted by teguh, depok | 20 Maret 2012, 4:14 pm
      • bener juga, boss… aku gak pernah kepikir sampai kesitu… tapi, tetap ada kelebihannya… air punya siklus hidup yg bisa direkayasa (renewable)… beda dgn BBM yg pasti habis… mungkin dgn bahan bakar air, justru negara super power tdk bisa lagi mendominasi dunia, krn air mudah diproduksi dan direkayasa oleh banyak pihak…

        Posted by Novrian Eka Sandhi | 22 Maret 2012, 9:08 am
  97. Saya Mengagumi Pak DIS, namun untuk komunitas yang ingin dibentuk, agar tidak memberatkan figur Pak DIS, jangan menggunakan nama beliau, saya usulkan “MH- Manufacturing Hope for Better Indonesia”, atau dicari padanan bahasa Indonesia nya. Jadi, bukan mengangkat figur pak Dahlan nya, namun ide ide nya yang kita sebarkan, dengan demikian mengurangi pak Dahlan sebagai “Sasaran tembak” dari yang kurang suka dengan posisi beliau sekarang, wallhu ‘alam

    Posted by Yogi Yogayaza | 19 Maret 2012, 12:07 pm
    • setuju mas yogi. saya gak tega kalau pak dahlan jadi sasaean tembak. beliau idolasaya dari dulu slm anda kenal beliau. krn saya pelanggan jawa pos dari th 1991

      Posted by bu rt | 19 Maret 2012, 2:17 pm
    • lewat sini sajalah mas yogi. saya bisanya buka blog ini thok. ini aja dipaksa belajar sama anak saya yg kasihan ngeliat ibunya sering uring2an kalau ketinggalan tulisannya pak dahlan. maklum masih gaptek hehehe

      Posted by bu rt | 20 Maret 2012, 6:48 pm
  98. Reblogged this on hiraniblog.

    Posted by harisirani | 19 Maret 2012, 12:23 pm
  99. yg terpenting adalah : ayooo nabung dan menyiapkan diri dan hati buat ganti mobil kesayangan kita🙂

    Posted by betsy | 19 Maret 2012, 12:31 pm
  100. Berbagai macam perasaan yang saya rasakan: bangga, haru, kagum, inspirising serta ada juga kuatir, takut campur aduk. Saya tidak memeiliki background eksak apalagi iptek, jadi saya lebih kepada ingin numpang bermimpi dan memotivasi kawan-kawan lain yang memiliki kemampuan dan kemauan yang sejalan dengan visi yang disampaikan pak Dis ini.
    Saya termasuk warga yang tak keberatan meninggalkan kendaraan ber-bbm boros untuk mobilitas selama mass transportation yang tersedia layak. Saya pun pernah merasakan naik angkutan umum di negara lain yang memiliki sarana transportasi umum yang baik dan aturan kepemilikan mobil pribadi sangat ketat, rasanya hal semacam itu secepatnya harus diterapkan di negeri ini, karena manfaatnya akan banyak sekali tidak sekedar soal BBM tapi juga soal perilaku bangsa.
    Saya termasuk yang gemes dan sedih dengan perilaku angkutan umum yang ada (khususnya wilayah DKI Jakarta dsk) yang sangat jauh dari layak dan bahkan membahayakan penumpang dan pemakai jalan lain. Saya ikut bermimpi jika transportasi kita akan semakin tertib, angkutan umum menjadi sangat layak, hemat energi dan bersahabat dengan lingkungan. Saya setuju jika target awal pemakaian teknologi kendaraan listrik (atau energi lain yang hemat dan bersih) adalah angkutan umum yang menjadi simbol dari pengelolaan transportasi oleh pemerintah. Salam hormat untuk Pak Dis serta para Dahlanisme, Dismania atau Dahlaner yang berenergi positif dan memiliki mimpi yang dahsyat namun realistis menjadikan negara ini menjadi lebih baik. Regards.

    Posted by Aris Kadarisman | 19 Maret 2012, 12:32 pm
    • Mudah-mudahan Pa Dahlan bisa menyediakan jalan keluar masalah transportasi umum.

      PPD dan DAMRI direorganisasi, ditertibkan, dan diatur lebih profesional.

      Mulai dari moda angkutan kota perumahan bertenaga listrik, bus-bus berBBG, dan kereta api listrik.

      Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 1:02 pm
  101. saya membayangkan komunitas ini akan tersebar diseluruh indonesia, menjadi people power popular secara massive. kalau DI tidak punya parpol, maka komunitas ini bisa menjadi embiro parpol. Ingat SBY, dulu gak punya partai trus kemudian bikin partai, maju nyalon presiden dan menang. Tapi sosok DI orangnya apolitis, mungkin agak susah juga kalau bikin partai trus dia diminta jadi ketua partai, karena sosok DI – orang jawa bilang- gak ada potongan jadi ketua partai. Kalau bahasanya soetan batoegana, sosok DI ini ngeri ngeri sedap, tapi kalau kita pandai memainkannya, jadilah tuh barang hehehehe

    Tapi kalau DI dicalonkan oleh partai, maka komunitas ini yang tersebar diseantero nusantara bisa menjadi mesin politik dan kampanye yang efektif untuk kemenangan DI, sehingga mimpi DI tentang Indonesia kedepan bisa lebih cepat terwujud. orang kalau punya kuasa, bisa melakukan apa yang diinginkan. maka berikanlah kekuasaan itu kepada orang yang benar dan baik.

    waktu kita tinggal sebentar (2014), perlu persiapan matang dan kerja keras semuanya. lakukan apa yang bisa kita lakukan sekecil apapun kontribusi kita. tidak ada yang sia sia. lebih baik bermandi keringat dalam persiapan ketimbang harus bermandi darah dalam pertempuran

    salam

    MAs aziz

    Posted by mas aziz | 19 Maret 2012, 12:35 pm
    • Semula saya sangat anti partai politik…
      Bahkan saya sering terlarut dengan pencarian bentuk pemerintahan baru selain demokrasi…
      Tapi banyak orang bijak yang nasehati saya, “demokrasi nya ga salah… Yang salah adalah para pelakunya, bukan sistemnya”

      Tapi kalau ada partai baru yang benar-benar terkonsep dari rakyat untuk rakyat, kenapa tidak…

      Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 8:23 pm
  102. Gas dan Listrik utk memusuhi BBM… hehehe ide yang bagus….

    untuk mobil memang cocoknya pake energi listrik aja … sedangkan untuk motor kelihatanyya lebih cocok dengan gas. kemaren lihat di tv, sudah ada kok saudara-saudara kita yang menggunakan gas sebagai bahan bakar untuk motor.
    Biaya untuk “ngoprek” karburator plus selang juga murah sekitar 50 ribuan (kalau tidak salah inget lho yaa..), dan itu pake elpiji 3 kg dengan ditambah modifikasi sedikit pada bagian belakang motor sebagai tempat gantungan elpiji.
    Nah itu katanya dengan elpiji 3 kg motor bisa menempuh jalan +/- 350 km.
    sekarang tinggal bagaimana aja pemerintah mendukung hal ini, misal dengan melakukan pengadaan tabung elpiji 3 kg yang bentuknya diperbaiki dan disesuaikan agar tampak lebih manis lagi di taruh di sepeda motor. Pengadaan dilakukan secara nasional. Distribusi dilakukan dengan baik seperti tabung gas elpiji 3kg saat ini, sehingga masyarakat bisa memperoleh dengan mudah membelinya atau mengganti tabung elpiji 3 kg yang sudah habis. Tinggal di pasang di sepeda motor….

    Bisa dibayangin khan jika BBM dinaikkan lagi… masyarakat kecil sudah tidak mempedulikan lagi. Sudah tidak butuh. Sudah beralih ke bahan bakar gas.

    Posted by thunkthunk goal | 19 Maret 2012, 12:36 pm
  103. semoga segera mbrojol! amin!

    Posted by intenratna | 19 Maret 2012, 1:03 pm
  104. untuk sementara saya sudah membuat group di Facebook “MANUFACTURING HOPE FOR BETTER INDONESIA”, jika berkenan silakan masuk di group tersebut, kita diskusikan bersama sama. jika sudah ada group serupa di facebook, mohon diinformasikan, group yang baru ini akan saya delete, agar tidak bertumpuk/tumpang tindih. silakan yang berkenan menuju TKP : https://www.facebook.com/groups/349713391738038/

    Posted by Yogi Yogayaza | 19 Maret 2012, 1:05 pm
  105. saya sangat setuju pak, dan kita bangsa indonesia siap menjadi tenaga ahli no impor, asal ada kemauan , manjadda wa jadda. semoga tidak menguap berita ini, amin

    Posted by afrizal ramadhan (@AfrizalRamadhan) | 19 Maret 2012, 1:30 pm
  106. wauuuuu,…
    smangat pak,. mg2 cepat terealisasikan,..

    kmi anak2 indonesia mengharapkan kelahiran si putra petir

    Posted by Dewa si Anak Angin | 19 Maret 2012, 1:34 pm
  107. Betul, Pak Dahlan.
    Saya dukung ide sampeyan.
    Saya usul merk mobilnya namanya Gundala!
    Karena dia putra petir.
    Hehehe.

    Posted by Mochamad Yusuf | 19 Maret 2012, 1:42 pm
  108. adakah yg punya file tulisan2 pak DIs berupa word ?
    barangkali saya bisa diberi

    daripada saya harus ngumpulkan dari awal hehehe
    trims

    Posted by yud | 19 Maret 2012, 2:07 pm
    • DOWNLOAD aja semua tulisan di blog ini pake HTTrack, nnti hasilnya bisa dibikin e-book format chm…
      terus sebarkan ke teman-teman n sanak-saudara!

      \^_^ \ \^_^/ / ^_^/
      HIDUPLAH INDONESIA !!!

      Posted by Hery Witanto | 20 Maret 2012, 6:31 am
  109. saya satu jam yang lalu, baru aja dari dealer motor cina, ternyata disana sudah menjual sepeda motor listrik, dan dari pengamatan saya motor itu sudah sekian lama di dealer tersebut, gak laku-laku, memang susah untuk merubah pasar sepeda motor tanpa ada political will yang kuat dari pemerintah…..sebelum putra petir lahir…cobalah anda meraskan putra petir made in china itu….sebagai bahan perbandingan n referensi….maturnuwun

    Posted by heru esemka | 19 Maret 2012, 2:17 pm
    • secara penampilan/desain dan kualitas kurang memadai…& juga harga kurang murah, jadi kurang diminati sepertinya bung Heru…imho saja lho

      Posted by bwm.mursito | 19 Maret 2012, 2:22 pm
      • bayangkan jika mobil nasional Indonesia dengan merk “GUNDALA” bentuknya seperti toyota prius….bagus! dan harganya murah…kalo bisa <Rp100jt….saya pasti sudah masuk no antrian pesan…

        :::sementara kita ngimpi dulu aja mas::::

        Posted by bwm.mursito | 19 Maret 2012, 2:28 pm
  110. …..ditunggu pabrik2 BUMN yg dapat memproduksi genteng dengan teknologi solar cell, atau mungkin apapun bentuknya untuk kebutuhan atap rumah yg berteknologi solar cell dan juga converter atau alat/instalasi untuk di rumah diproduksi masal semua, semua harga dibuat murah, sementara disubsidi pemerintah dahulu…..

    …..ditunggu juga pabrik2 BUMN yg dapat memproduksi battery lithium berbagai bentuk dan ukuran dengan teknologi yang baru yg selalu update (perlu goodwill/political will pemerintah lagi agar ilmuwan2 Indonesia dikasih modal yang memadai, …sayang banyak orang pinter kita malah kerja di luar negeri, karena selama ini hasil jerih payahnya tidak diakui dan dihargai di negeri sendiri –> kebijakan hak cipta/patent perlu diperbaiki pulak)

    ….ditunggu pulak mobil/motor listrik nasional yang desainnya update (keren/ga jadul), dan tentunya dengan harga yang murah, yang menarik…..ada insentif pemerintah untuk harga jual, ada intervensi pemerintah untuk pajak pada semua yg berhubungan dengan proyek ini –> bebas pajak!!

    Posted by bwm.mursito | 19 Maret 2012, 2:17 pm
  111. Semoga Pak Dahlan beserta putra putri terbaik bangsa ini selalu dalam lindungan Alloh SWT untuk mengangkat harkat dan martabat negeri yang kita cintai ini amin.

    Posted by abdul | 19 Maret 2012, 2:30 pm
  112. Kalo kita mulai dari nol (untuk solar cell) rasanya akan lama, bgmn jika di bentuk kerjasama dgn jepang dalam pembuatan solar cell yg dimungkinkan alih teknologi dan bgmn caranya menekan harga seminim mungkin, saya yakin jepang pasti mau apalagi pasar indonesia sdemikian besar.

    Posted by Juke | 19 Maret 2012, 3:21 pm
  113. Pak Dis ( The next largest man in Indonesia )
    Untuk semua dahlanisme mari kita upayakan agar si jabang bayi ini premature,agar dia bisa cepat lahir,
    Pak Dis,Kami semua bersama mu,mari kita tunjukkan bahwa akal ini memang benar-benar digunakan untuk
    untuk perubahan yang lebih baik..

    Posted by Fadliz | 19 Maret 2012, 3:31 pm
  114. Inspire banget….

    Tulisan ini memang memberikan harapan ditengah kemelut keresahan masyarakat karena kenaikan BBM.
    Saya setuju dengan rencana yang dijalankan pak DIS, karena memberikan dampak jangka panjang.

    Namun ketika membuka blog http://molis.wordpress.com/ yang memberikan informasi mengenai sepeda motor listrik, ko jadi harus berpikir ulang ya. Dari mulai jarak tempuh, ketahanan baterai, kecepatan, body dan lain sebagainya.

    Namun harus selalu ada pemikiran Out Of The BOX dibalik semua masalah ini. Semoga para ahli negri ini dapat memberikan solusi terkait keterbatasan molis (motor listrik) saat ini.
    SEMANGAT…..

    Posted by Admin | 19 Maret 2012, 3:49 pm
    • jika kita hanya melihat dari sisi kekurangannya, mungkin kita tidak akan pernah bergerak, namun jika melihat kekurangan itu sebagai tantangan yang menarik untuk bisa dijadikan kelebihan, saya rasa aura nya akan lebih baik. wallau ‘alam. tetap semangat!!!

      Posted by Yogi Yogayaza | 19 Maret 2012, 4:03 pm
  115. Ayo silahkan pesan kaosnya untuk menebar virus MH diseluruh pelosok indonesia..

    bisa dibeli dengan harga 50 ribu saja..
    silahkan check lapak…..

    http://muhammad-nur-fahmi.blogspot.com/2012/03/desain-10.html

    untuk mendukung gerakan tinggalkan BBM silahkan check lapak ini..
    http://muhammad-nur-fahmi.blogspot.com/2012/03/up-date-design-8-dan-9.html
    http://muhammad-nur-fahmi.blogspot.com/2012/03/up-date-design-5-6-dan-7.html

    ayo lakukan pre order sekarang,,sebelum kehabisan,,
    hanya 50 ribu saja untuk kaos bahan B..

    saya tunggu pesanannya yah,,:)

    Posted by Fahmi | 19 Maret 2012, 3:52 pm
  116. Dear Pak Dahlan,

    Saat ini saya berdomisili di Balikpapan, sudah hampir seminggu kota Balikpapan selalu diwarnai pemandangan macet orang mengantri BBM karena dibatasinya kuota BBM dari Pertamina. Selama ini kami tidak pernah demo kepada pemerintah, tetapi kenapa kami selalu direpotkan oleh kebijakan pemerintah? Antri bensin aja susah, otomatis hal ini sangat berdampak pada kinerja kami. Orang mengantri BBM di pom bensin sejak jam 4 subuh hinggal sore hari….
    Jalan-jalan di Balikpapan macet karena antrian BBM yang mengular hingga berkilo-kilo meter panjangnya. Kalau memang BBM harus naik, umumkan saja 3 jam sebelum hari H seperti jaman presiden Soeharto dulu. Sehingga, tidak mengganggu aktifitas dan perekonomian di Balikpapan. Kami warga Balikpapan tidak keberatan harga BBM dinaikkan segera, dari pada harus mengantri sepanjang hari demi BBM yang kuotanya dibatasi 50%.
    Ironisnya, Balikpapan yang dijuluki sebagai kota Minyak tetapi mengalami kelangkaan minyak dan dibatasi kuotanya. Sedangkan kota-kota besar lainnya tidak dibatasi pemakaiannya. Sungguh ironis dan betapa tidak adilnya Pertamina, yang ujung-ujungnya juga dikorupsi Pertamina sendiri (seperti kongkalikong penjualan solar antara pihak pertamina dan SPBU).

    Semoga kritik ini bisa sampai ke Pertamina.

    Terima kasih.

    Posted by Jenny | 19 Maret 2012, 4:01 pm
    • Ironi euy…di balikpapan BBM langka sekali. Orang harus mengantri berjam2 dan panjangnya sampai berkilo2..Mending masih ada alternatif beli di eceran. Ini BBM eceran juga tidak ada yang jual. Habis semua. Ada apa ini??

      Posted by AJI | 19 Maret 2012, 4:30 pm
    • Mba Jenny,
      Kemungkinan besar ada yang diam-diam “menimbun” BBM sehingga daerahnya kekurangan stok BBM bagi masyarakat.
      Tapi Pertamina pusat tidak mau menambah jatah suplai BBM untuk daerah Balikpapan.
      Karena apabila ditambah, pasti akan bocor lagi ke para penimbun.

      Pertamina pusat berjanji, apabila penimbun sudah ditangkap, maka jatah suplai BBM akan ditambah.

      Nah, mungkin mba Jenny dan warga lainnya bisa memulai investigasi kecil-kecil, mencari bukti-bukti yang akurat siapa dan dimana para penimbun BBM itu berada. Mudah kok carinya. Tinggal amati mobil2 pembawa BBM, amati SPBU.

      Begitu dapat bukti-bukti pendukung, bisa serahkan pada kepolisian untuk ditindak lanjuti. Atau bisa juga hubungi kantor penerbit Koran Grup Jawa Pos di sana. Pasti mereka siap membongkar. Jangan dishare di blog ini, jangan-jangan para penimbunnya ikut baca blog ini, nanti kabur.

      Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 11:33 pm
  117. saya menunggu jabang bayi itu lahir,mari membeli putra petir itu,semoga harganya terjangkau,mari membeli mari membeli mari membeli mari membeli supaya putra petir tetap lestari dan tidak hanya mimpi

    Posted by widodo | 19 Maret 2012, 4:54 pm
  118. Ayo silahkan pesan kaosnya untuk menebar virus MH diseluruh pelosok indonesia..

    bisa dibeli dengan harga 50 ribu saja..
    silahkan check lapak…..

    http://muhammad-nur-fahmi.blogspot.com/2012/03/desain-10.html

    untuk mendukung gerakan tinggalkan BBM silahkan check lapak ini..
    http://muhammad-nur-fahmi.blogspot.com/2012/03/up-date-design-8-dan-9.html
    http://muhammad-nur-fahmi.blogspot.com/2012/03/up-date-design-5-6-dan-7.html

    ayo lakukan pre order sekarang,,sebelum kehabisan,,
    hanya 50 ribu saja untuk kaos bahan B..

    saya tunggu pesanannya yah,,:)

    Posted by Fahmi | 19 Maret 2012, 4:55 pm
  119. SAYA SANGAT SETUJU KALO PAK DIS TERPILIH JADI RI SATU.

    SEMOGA BERUMUR PANJANG PAK DIS.

    Posted by gempurbandar* | 19 Maret 2012, 4:56 pm
  120. Salah satu persoalan besar negeri ini yang sering menguras energi kita terbuang percuma tanpa berkesudahan mulai ada titik terang secercah harapan akan segera menjadi jalan keluar atas berbagai persoalan seperti kenaikan harga-harga setiap BBM naik. Pergerakan harga BBM dunia memang fluktuatif disaat harganya melambung, tidak ada pilihan selama ini, kecuali juga menaikkan harga BBM di dalam negeri dan seperti juga kata pak Dahlan bahwa hal itu sedang dan akan terus terjadi tanpa jaminan siapapun presidennya. Memproduksi mobil-motor listrik adalah pilihan sebagai solusi terbaik….. Jalan terus putra petir tanah air dan kami tunggu hasil karyamu tanpa harus merasa ragu, kalaupun mungkin tidak langsung bisa sempurna, tetapi dengan kesungguhan untuk menghasilkan yang terbaik dengan melakukan uji coba disetiap tahapannya…….. Pasti Bisa! dan mudah-mudahan langsung sempurna memuaskan masyarakat konsumen dan meringankan beban masyarakat…….. dan jangan lupa juga agar masyarakat konsumen bisa menikmatinya dengan mudah di setiap wilayah misal pada saat dalam perjalanan harus mengisi batery kembali juga sudah tersedia tempatnya tentu juga dengan pilihan baik perangkat ( stater kitnya dan tempat mengisi batery kembali ) harganya yang terjangkau. Dengan demikian nilai produk barang dan jasa akan menjadi lebih ekonomis, sehingga membawa negara ini semakin mempunyai daya saing yang kuat dimata internasional baik secara ekonomi maupun sdm-nya. Memang belum banyak diantara para pejabat negara yang ada punya pemikiran yang mendasar dan menyeluruh untuk mengurai persoalan bangsa, negara dan kemudian mencari solusi yang cemerlang dan jitu untuk menyelesaikannya tanpa harus berpolemik dg buang-buang waktu dan energi tetapi langsung berbuat dan bergerak nyata dan jelas arahnya membawa kebaikan bagi orang banyak untuk jangka panjang. Selamat dan angkat topi untuk pak Dahlan semoga selalu diberikan kesehatan dan dalam lindungan-Nya.

    Posted by Ketut Suena | 19 Maret 2012, 5:51 pm
  121. Kalau ada yang beranggapan “jangan jangan Pak Dahlan karena gengsi, karena Solo membuat mobil Esemka” Gimana tuh?

    Posted by lare gunung | 19 Maret 2012, 6:19 pm
    • ya ngak papa, setiap perbuatan akan di;liat dari sisi yang berbeda , tergantung pemahaman masing masing pihak, tergantung juga pemahaman masing masing. kalau kemudian begantung dan tertahan karena pertanyaan “gimana tuh?” ya ngak akan bergerak kayaknya

      Posted by Yogi Yogayaza | 19 Maret 2012, 6:31 pm
    • SAMPEYAN BACA ARTIKEL DIATAS ENGGAK? BACA DULU BARU KOMENTAR JADI NYAMBUNG….GITU!!

      Posted by Anar | 19 Maret 2012, 11:31 pm
    • Kalau pak Dis ini mencari solusi alternatif utk masa depan. Kalau esemka itu utk gengsi. Belajar di SMK itu hny 3 th itupun ada ribut2 Ujian Negara. Apa benar anak2 bisa/sempat bikin esemka secara mandiri. Merakit atau bikin to ? Kalau merakit itu wajar, Apa ada fakta yg disembunyikan mendikbud ? Adakah industri sponsor yg cari untung dibelakangnya, mbonceng esemka dg jargon nasionalisme ?.Mungkinkan esemka itu proyek hohong bohongan tuk menghabiskab anggaran pendidikan yg besar itu ? Tugas penting pendidikan adl membangun karakter baru ketrampilan. Apakah perkelahian pelajar,kebohongan n rekayasa nilai UN yg terorganisir, kebrutalan bonek cermin dari keberhasilan kita mendidik karakter anak2 kita ? .Kita tunggu. Waktu lah yg akan mengungkap. Pak Dis atau Pak Nuh (mendikbud) yg lebih jujur.

      Posted by SUKAMTO | 20 Maret 2012, 10:10 pm
  122. mudah2an cepet muncul putra petir ini, sebaiknya yg pertama brjol duluan motor petirnya, baru mobil petirnya..soal nya pemakai motor pangsa pasarnya banyak bgt

    dari sisi harga disetting semurah mungkin, supya bisa bersaing sama pabrikan jepun, dan jgan lupa model, karena biasanya model menarik lebih dilihat orang ketimbang teknologinya ..

    dan yg terkhir 3S nya jgn lupa, musti disiapkan dulu, jadi orang mau beli ngak mikirin 3S nya lagi

    mudah2an cepet brojol motor petir harga kyk motor bebek jepun, model menarik, spart part cepat ngak inden, pasti diterima masyarakat …secara BBM bkalana terus naik

    Piss

    Posted by penggemar ninja | 19 Maret 2012, 7:12 pm
  123. Aku tadinya benci dan marah kalau harga BBM-nya dinaikkan tapi begitu aku baca hopenya Pak DIS aku jadi ngerti kalau sebenarnya kenaikkanya nggak perlu bikin kita ngomel biarin aja mau naik setinggi monas yang penting yang kita lawan BBM-nya bukan kenaikannya mari kita tunggu kelahiran putra gundala di tanah tumpah darah kita yang akan membawa indonesia menjadi jaya

    Posted by ikin | 19 Maret 2012, 7:31 pm
  124. Saya pindah lapak ke wordpress…
    silahkan check lapak baru saya..

    http://mohbusinessman.wordpress.com/

    selamat mengunjungi….

    Posted by FAHMI | 19 Maret 2012, 7:38 pm
  125. PLTN juga pak perlu d bangun di negara kita ini
    di daerah indonesia bagian timur sangat kecil kemungkinan ada bencana alam gempa bumi

    Posted by ampundony | 19 Maret 2012, 9:08 pm
  126. Semoga pak Dahlan selalu diberikan kesehatan dan panjang umur.🙂

    Posted by Richard | 19 Maret 2012, 9:09 pm
  127. Banyak pemimpin kita terjebak dalam retorika, kebodohon disamarkan dengan banyak bicara di media. Tapi pak DI memberi pencerahan kepada kita semua. Mind of idola nya Indonesia. Belum lagi pak DI jadi presiden, sebagai rakyat kita sudah berasa sejajar dengan bangsa – bangsa besar di dunia. Kita memang butuh idola, dan untuk saat ini pak DI lah orangnya. Kita dukung beliau sebagai calon pemimpin kita berikutnya.

    Posted by fauzul azim | 19 Maret 2012, 9:37 pm
  128. He He He sekarang jadi program idolanya mas Syafihkamil
    http://m.kompas.com/news/read/2012/03/19/21120129/SBY.Kumpulkan.Rektor.UI..ITB..UGM..dan.ITS

    Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 9:44 pm
  129. Saya bimbang…cita cita boleh tinggi tapi untuk mewujudkannya tidaklah mudah bayak jalan terjal dan berliku bahkan curam yg harus dilalui, saya bingung dari sisi tehnisnya… apa karena saya letoy ya..krn kurang mengikuti perkembangan iptek saat ini?…

    Mungkin ada yg bisa membantu saya…untuk meyakinkan hati ini…tolong beri saya data paling mutakhir komponen pokok dari kendaraan listrik yaitu baterei dan motor , berapa volt dan ampere batereinya? Berapa daya/pk jg boleh dan rpm motornya? Terserah yg utk mobil atau motor, dimensi/ukuran tdk penting krn tdk mungkin sama utk keduanya…dari situ bisa diketahui berapa kekuatannya (torsi) dan kecepatannya (akselerasi) dengan beban yg berbeda2 tentunya, dan dari situ bisa diketahui pula berapa lama ketahannya dipakai dan berapa lama menchargenya, sepengetahuan saya kecuali kita menemukan bahan/komposisi baru untuk kedua komponen itu baru saya yakin dengan seyakin yakinnya pasti bisa beda dgn umumnya, tp klo tetap itu2 saja bahannya agak bimbang hati ini walaupun transmisi dan gear box bahkan inverter bisa juga membantu…contoh aja sama2 petasan dan sama2 ukurannya tp bahannya beda, yg satu isinya serbuk mesiu spt umumnya, yg satu bahannya TNT atau C4 atau yg lainnya, tentu hasil out putnya beda kan…karena energi tidak hilang tp bertransformasi alias berubah menjadi energi lain sesuai energi dan massa awalnya dan massa sangat tergantung bahannya.

    Mudah2an saya salah berasumsi….kalau tujuannya mobil/motor listrik ini untuk menyaingi mobil/motor yg ada saat ini msh jauh banget kayaknya….krn yg saya tangkap begitu harapan dari koment2 disini dan sebelumnya. Tetapi kalau ini sebagai gebrakan langkah awal saja untuk seribu langkah selanjutnya okelah saya setuju tetapi akan mengecewakan harapan penggunanya saat ini (utk itu lebih baik dikuati R&Dnya dulu saat ini), karena BBM dan LISTRIK beda jauh, tdk seperti minyak tanah dgn gas LPG,solar, bensin, avtur dll. Mereka ini satu keluarga. mudah2an saya bener2 salah dan letoy pengetahuan saya saat ini…bingung.. bener2 bingung saya. (tetepi TETAP SEMANGAT utk out of the box).

    Posted by pakde | 19 Maret 2012, 9:51 pm
  130. duh gak hanya artikelnya yang panjang ternyata komentanrnya jua panjang, emang anak petir apaan tah

    Posted by Hanggar PS | 19 Maret 2012, 9:55 pm
  131. ….Sekedar masukan untuk pemberi komentar. Mohon dapat diberikan masukan-masukan dan ide-ide yang brilian, tidak hanya yg sekedar mendoakan atau bahkan menulis essay. Besar harapan saya agar blog ini menjadi lebih dari sekedar komentator, namun menjadi penyambung lidah rakyat….

    dia atas ada ide cemerlang tuh, “yang jualan kaos”….

    Posted by Dewasastra | 19 Maret 2012, 10:10 pm
    • Ga pa-pa mas Dewa… Doa dan Pujian juga merupakan bentuk masukkan…
      Masukan dari rakyat kan kalau bukan umpatan ya doa dan pujian.

      Tapi saya agak sedikit bingung, essay itu maksudnya apa ya? Sudah dua warga yang menghimbau agar tidak menulis essay… Maklum, saya fans berat pilihan ganda, jadi agak kurang ngeh essay itu maksudnya apa?
      (ini saya beneran ga ngerti lhoo…)

      Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 10:35 pm
      • Mungkin yg saya maksud yg copy tulisan dari tempat lain lalu di paste di blog ini terkesan tumpah jadinya.

        Tp klo memang essay itu berisikan detail mengenai sebuah solusi dan harapan saya dibaca pejabat ( entah selevel apa ), bisa dibantu untuk diimplementasikan. Hanya di blog inilah bisa mengadu pada pimpinan.

        Kenapa ? karena saya yakin, yg ngefans dgn Pak DI akan masuk ke blog ini, yg benci dgn Pak DI juga akan mencari kelemahan Pak DI di blog ini, yg ingin mencari style politik baru bisa juga masuk blog ini. Suatu kebanggan bila ternyata ide-ide di dalam blog ini bisa dilaksanakan oleh pejabat yg membacanya, walaupun dgn maksud & tujuan yg berbeda. Tapi kalau komentarnya sudah penuh sesak, justru akan mengurangi minat yg baca. Ini persepsi saya. salam damai utk semuanya.

        Kerja…Kerja…Kerja….

        Posted by Enzo | 19 Maret 2012, 10:43 pm
      • Oooo… Copas-an yaa mas Enzo.
        Memang agak mengganggu kalau sampai ada dua copasan berita yang ternyata persiiiiis sama.

        Tapi kalau buat saya yang membuka blog ini dengan handheld gadget uzur sehingga hanya bisa membuka satu halaman dalam satu waktu saja, copasan itu bisa sangat membantu.

        Kalau diberi link, lama sekali bolak baliknya. Buka linknya lama… Balik ke blog ini lama juga,

        Jadi mungkin sebelum copas berita/artikel bisa dilihat dulu komentar2 sebelumnya, apa sudah ada yang copas hal yang sama…

        Posted by M. Erick Antariksa | 19 Maret 2012, 11:43 pm
    • monggo mas dewa kaosnya,,
      silahkan check lapak saya
      http://mohbusinessman.wordpress.com/

      saya ga terlalu faham dengan yang komentar2 diatas,,hanya mengambil pelajaran saja dari semuanya,,saya masih terlalu dini untuk menjajakan pendapat di forum yang sangat luar biasa ini,,hanya bisa menjajakan kaos saja untuk mendukung pergerakan Menuju Indonesia lebih baik, supaya virus manufacturing hope bisa tersebar ke seantero Indonesia Raya bahkan Jagad Raya…

      Posted by FAHMI | 20 Maret 2012, 7:04 am
  132. masyaallah…luar biasa p dis… ngapain habisin energi ribut2…p dis mngajarkan kreatif dlm melihat masalah, tdk terbawa emosi, tp melihat dgn cara lain,.. mencari solusi.. barakallahu p dsi…

    Posted by toni | 19 Maret 2012, 10:26 pm
  133. pak DI
    tolong pastikan PT. LEN itu betul betul menjalankan tugas mulianya membangun industri Photovoltaic .
    tolong pastikan PT. LEN itu bukan tukang sablon PV made in China dengan nama LEN
    tolong pastikan PT. LEN itu nantinya akan menjual PV itu dibawah US$ 2 / Watt
    tolong pak….
    biar kami bisa menikmati listrik yang murah dan terbarukan
    tolong pak….
    karena pak DI itu our HOPE

    Posted by trisnoadhy | 19 Maret 2012, 11:24 pm
  134. RAMALAN JAYABAYA kiranya akan segera terwujud. Yaitu munculnya “SATRIA PINILIH” ditengah carutmarutnya negeri ini (karena ulah penguasa2 Zalim yang haus harta dan tahta,yang menghalalkan segala cara untuk untuk tetap berkuasa sekehendak hatinya), demi menyelamatkan tanah air tercinta dengan gagasan brilian yang dibarengi dengan kerja nyata yang besar,revolusioner dan tanpa pamrih. Dan “SATRIA PINILIH” itu,,,adalah “GUNDALA”!!!!(Lohh?) Wallahu a’lam. SALAM SEJAHTERA Pak DI…ALLAH BLESS U…

    Posted by nur yasin | 19 Maret 2012, 11:31 pm
  135. Tiap Minggu ada saja ide-ide yang briliant dari pak DI, tapi setelah membaca catatan minggu ini,ide ini sudah ada waktu Pak DI saat berobat di China, dan ide ini makin besar ketika menjadi Dirut PLN, sungguh hebat cita-cita Pak DI untuk negri ini, semoga ide ini makin cepat terlaksana. Karena rakyat sudah bosan dengan dengan demo,huru hara ketika harga BBM naik, Semoga Allah melindungi dan menjaga kesehatan Pak DI selalu, Amiin.

    Posted by Royani Royan | 20 Maret 2012, 12:08 am
  136. kalo mobil listriknya seperti di link berikut

    http://carakahana.blogspot.com/2011_03_24_archive.html

    sapa bilang gak keren,,???? lihat spesikasinya

    baterai Jenis LiFePO4, Kapasitas Baterai (Ah, kW) : 180-200 Ah
    Max Motor Power (kW) : 200 , Motor Max Torque (Nm) : 550 Top Speed (km/h) : 140 , Range (km) : 330
    Konsumsi Energi (kWh/100 km) : 18 ,Cara Cepat Mengisi Waktu : 30 min. 80% ..

    KITA pasti lebih bisa membuatany lebih daripada itu,

    satu lagi produsennya sedang mempersiapkan untuk expansi ke indonesia.. britanya di cini : http://www.pikiran-rakyat.com/node/145349

    kita tunggu kelahiran putra petir… sukses for all……

    Posted by zainal | 20 Maret 2012, 12:12 am
    • China selalu berada didepan,,kita no 2 dibelakangnya gak pa pa deh..daripada no seratus

      Posted by riful | 20 Maret 2012, 10:20 am
    • http://www.pikiran-rakyat.com/node/145349

      Dari link diatas ,Ternyata kita keduluan oleh China, bahkan sudah siap pake dengan skala besar.

      Gak pa pa lah ,gak usah kecil hati , paling tidak kita bisa mengembangkannya , ini tantangan buat pakar indonesia

      Posted by riful | 20 Maret 2012, 10:31 am
    • setelah saya baca blognya ternyata kuncinya di tehnologi batereinya kan…mereka lbh unggul, klo tdk salah ketemunya tegangannya +/-90volt ya…out putnya?..kayaknya inipun dari inverter outputnya bukan tegangan dari batereinya ya..cuma rpm motornya yg blm bisa saya kira, krn sebelum ke roda pasti ke mesin transmisinya dulu, dengan max speed 140km/jam pasti motornya menggunakan conventer utk mengatur cepat lambatnya motor spt gas gitulah sebelum ketransmisi dan gear box (jd kompek sekali ya dalamnya), tp klo harganya 240 jutaan(tp di blog satunya kok 300.000 yuan ya..jd skitar 450 jutaan lah) itu utk kalangan menengah ke atas kayaknya, lbh baik diaplikasikan untuk angkot saja biar kalangan biasa2 saja juga bisa merasakan. moga moga minimal seperti ini prototype si putra petir nanti…………amin.

      Posted by pakde | 20 Maret 2012, 11:01 am
  137. Sebetulnya saya berdebar debar menunggu prototype si Putra petir ini jangan sampai p.Dis sebagai penggagas dan penggerak menjadi sasaran cacian/cemoohan, terutama oleh org2 yg tdk suka dgn langkah kemajuan yg telah ditunjukkan dan dilakukan p.Dis saat ini. Untuk itu kita harus membantunya semampu kita spy lubang/celah2 menuju kesitu tidak terjadi dgn ikut mengoreksinya bila ada yg kurang sreg/pas dgn keyakinan kita untuk mengantisipasinya.

    Setau saya untuk baterei /accu/aki nya umumnya sama saat ini baik yg kering maupun basah, bila 1sel itu baterei namanya bila banyak sel di gabung (seri maupun pararel) accu/aki namanya, rata2 1sel ukuran tegangannya 1,5 – 2 volt (saat ini setau saya), untuk arusnya (ampere) beragam mulai 0,1 sampai puluhan bahkan ratusan dan ribuan ampere pun bisa tp biasanya makin besar amperenya makin besar bentuk fisiknya (volt jg sama sih), makanya apakah sama seperti itu batereinya atau lain, klo sama, ini yg membuat saya berdebar debar krn hasilnya pasti sama dgn yg sudah2 karena penambahan transmisi,gear box dan inverter hanya membantu kinerja motor dan aki saja spy td terlalu berat kerjanya. Lain lagi bila 1sel bisa puluhan volt tegangannya atau arusnya (ampere) besar tp kecil fisiknya ini yg out of the box dan bisa menggetarkan dunia apalagi org2 usil yg saya sebut diatas bisa nyungsep kecomberan mereka saking terkejutnya, tidak dibantu alat2 itu(gear box dll.) saja sudah oke apalagi di bantu alat2 itu tambah ngacir sudah si putra petir ini bahkan bisa mengalahkan motor/mobil yg ada saat ini (yg pake BBM maksudnya), sekali charge bisa ratusan kilo meter beneran yg kayak gini. Ini hanya akinya bila ditambah lagi kwalitas kawat dlm motornya yg daya hantarnya sangat bagus (apalagi super konduktor) wah..wah..wah gak tau saya gimana jadinya nanti si putra petir ini..pasti huebat..bat..bat..deh, empat jempol naik semua biar jatuh orgnya.(untuk hambatan men charge yg makan waktu lama menurur saya itu lbh mudah mengatasinya nanti, krn saya sdh punya konsep/gambarannya tanpa merusak selnya dan sebetulnya sdh banyak yg mampu saat ini)

    Ini yg saya maksud dari koment saya sebelumnya…makanya saya sebut setau saya di awal penjelasan koment saat ini, klo ternyata salah penjelasannya..maa….f banget ya…artinya saya betul2 letoy dlm mengikuti iptek saat ini.

    JAYALAH BANGSAKU….JAYALAH NEGERIKU…

    Posted by pakde | 20 Maret 2012, 6:37 am
    • Jadi inget film Iron Man 2 tentang pencarian Tony Stark untuk elemen baru pengganti paladium. Arc reactor kayak gtu bisa ga ya dibuat di dunia nyata….????

      Sukses berawal dari mimpi

      SEMANGAT…..

      Posted by Mimin | 20 Maret 2012, 8:12 am
  138. Salut banget dgn pemikiran kawan2 diatas….bangsa ini memang lagi tidur dan perlu seseorang seperti P DIS sebagai pemicu untuk membangunkan putra putri bangsa yang selama ini ga muncul di permukaan, maju terus P DIS untuk bangunkan bangsa besar ini yg lagi tertidur………

    Posted by dicky s | 20 Maret 2012, 7:04 am
  139. Reblogged this on lfreemade.

    Posted by lfreemade | 20 Maret 2012, 8:21 am
  140. Ayo Pak semangat
    buat teman2 yang mau kopdar saya ikut ya
    ayo dong kopdar

    uus bogor

    Posted by uusbiotech | 20 Maret 2012, 8:36 am
  141. Pak kapan mau jadi RI-1. Saya sudah bosan melihat orang orang yang hanya “ABS” tidak ada tindakan nyata dan cuma basa basi dan pencitraan.

    Saya adalah salah satu orang yang sangat setuju dengan MOBIL LISTRIK dan GAS. biar g bisa dikorupsi lagi deh tuh SUBSIDI BBM.

    DItunggu kelahiran putra petirnya pakk

    Semangattttt!!!!

    Posted by Arief Abdul Hamid | 20 Maret 2012, 8:40 am
  142. DAHLAN ISKAN NGAMUK DI PINTU TOL SEMANGGI

    Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan ngamuk di pintu tol dekat Jembatan Semanggi menuju arah Slipi. Pasalnya, antrian di tol tersebut sangat panjang tetapi loket yang dibuka hanya dua dari empat pintu.

    Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Kementerian BUMN Faisal Halimi, Dahlan yang hendak berangkat rapat kordinasi setiap Selasa ke Kantor PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) itu langsung turun dari mobil setelah melihat adanya antrian sepanjang kurang lebih 30 mobil di depan pintu tol.

    “Ini bertentangan dengan instruksinya yang minta antrian paling panjang lima mobil,” kata Faisal kepada detikFinance, Selasa (20/3/2012).

    Menurutnya, Dahlan langsung turun dari mobil dan memerika ternyata periksa dua loket masih kosong, hanya satu loket manual dan satu otomatis yang dibuka.

    Dahlan pun masuk ke dua loket yang tutup itu dan membuang kursi yang ada di dalam. Lalu ia masuk loket satunya untuk juga membuang kursinya.

    “Tidak ada gunanya kursi ini,” kata Faisal menirukan ucapan Dahlan.

    Sesaat kemudian, Dahlan lihat antrian tambah panjang. Secara cepat dia putuskan membuka penghalang pintu dan minta agar mobil yang antri segera masuk lewat loket kosong itu secara gratis.

    Ia mengatakan, lebih dari 100 mobil disuruh lewat begitu saja tanpa bayar. Salah satu pemilik mobil yang sedang lewat itu ternyata kenal Dahlan yang saat itu sedang mengatur antrian mobil di pintu tol. Ia adalah Emirsyah Satar, Direktur Utama Garuda.

    “Ada apa pak kok ngatur lalu lintas? Ini gratis ya pak,” kata Faisal menirukan Emirsyah.

    Setelah pintu tol sepi baru Dahlan meninggalkan lokasi pintu tol menuju kantor Garuda.

    (Sumber : http://finance.detik.com/read/2012/03/20/073809/1871563/4/dahlan-iskan-ngamuk-di-pintu-tol-semanggi)

    Posted by agung.budi | 20 Maret 2012, 8:48 am
  143. Sabar menunggu keturunan Ki Ageng Petir turun gunung.

    Posted by Kholid Anwar | 20 Maret 2012, 9:01 am
  144. Mantaaaap pak…,semoga cepat tercapai cita-cita kita semua untuk maenyambut “putera petir “, lanjutkan…,lebih cepat lebih baik…!!!!!

    Posted by par | 20 Maret 2012, 9:03 am
  145. Buat mahasiswa para pendemo kenaikan BBM,kalian para intelektual yang bodoh..hanya bisa jadi budak para koruptor…ane pengen bagi alamat blog pak DI satu satu kepada ente semua biar bisa mikir semua…tidak perlu buang energi berpanas panas dijalan…tpi buat ide bagaimana mengalahkan hantu BBM kata pak DI…

    Posted by banyubening | 20 Maret 2012, 9:20 am
    • setuju banget…..lebih bagus..bawa poster gambar-gambar hasil penelitian mereka tentang motor dan mobil listrik, tenaga surya, batere yg tahan lama ke jalan-jalan untuk demo he..he….lbh jreenggg..pasti deh semua menteri, DPR, maluuu….krn rakyatnya lbih pinter dari yang mereka kira….

      Posted by nutami | 24 Maret 2012, 6:36 am
  146. I like DIS
    Sudah Saatnya Guludugers (Putra Petir dalam Bahasa Sunda) Lahir… Mudah mudahan menjadi Anak yang Soleh dan diberkahi Allah.. Aamiin…

    Posted by Denny Moekhlisudin | 20 Maret 2012, 9:38 am
  147. Pagi2 baca berita pak DI marah2 di jalan tol, contoh teladan untuk pemimpin supaya turun langsung ke lapangan, ya demikianlah petugas2 kalo ada bos baru rajin, tapi kalo nggak ada WTF. Alasan dirut banyak yang telat, lha terus bagaimana manajemen perusahaan yg sudah go publik … memalukan ..
    Andai banyak pemimpin seperti pak DI pasti Indonesia akan semaju RRC sekarang

    Posted by Juke | 20 Maret 2012, 10:06 am
  148. luar biasa…..lanjutkan…

    Posted by mwahyuni | 20 Maret 2012, 10:13 am
  149. Assalamu’alaykum Pak Dahlan,

    Usul aja, walau usul ini mungkin nggak terlalu bagus :
    1. Semua Penerangan Lampu Jalan diganti dengan Tenaga Surya
    2. Semua Reklame harus mati atau mengurangi daya setelah jam 12 malam
    3. Untuk mengurangi pemakaian mobil, transportasi massal dikembangkan. Perlu dikaji titik-titik kebutuhan transportasi.
    4. Tranportasi umum wajib pakai gas/listrik. Contoh, ganti Busway dengan Trem Listrik. Jalurnya sudah ada.
    5. Buat kajian mengenai kendaraan hybrid, cari teknologi yang murah dan memungkinkan semua kendaraan BBM dapat menggunakannya.

    Ketika ketergantungan kita terhadap BBM berkurang, maka sebaliknya ketergantungan kita pada listrik akan meningkat. Kita manfaatkan nikmat yang telah diberikan Allah pada bangsa ini. Sinar matahari yang bersinar hampir sepanjang tahun , gas/panas bumi dimana-mana, air yang melimpah, lautan yang luas. Semoga putra-petir dapat lahir berkat tangan-tangan terampil putra-putri bangsa Indonesia yang mencintai bangsa ini dengan sepenuh hati. Amin

    Wassalamu’alaykum,

    Fahmi

    Posted by Admin | 20 Maret 2012, 10:26 am
  150. Satu lagi ide brilian dari Pak DIS
    timingnya juga tepat
    salut…

    Maju terus pak DIS…

    Posted by NabalseventhElectric | 20 Maret 2012, 10:31 am
  151. Kata-kata bangga apa yang bisa saya kasih untuk pak DI, anda sangat mengagumkan. semoga Allah melindungi anda dan keberkahan selalu menyertai anda. amin

    Posted by Taufiq - Guru | 20 Maret 2012, 10:31 am
  152. wah, setuju banget, kalau sekarang kita mulai dari keluarga kita akan lebih baik.
    contohnya anak2 jangan dibelikan sepeda motor biasa , belikan sepeda listrik, selain hemat energi, murah, juga
    aman karena kecepatan nya tidak tinggi sehingga keselematan lebih terjamin.
    eh……….ada lagi jadi tidak bertengker sama police kan tidak perlu pakai SIM so anak2 sampai SMA bisa pakai sepeda listrik dengan tenang……………..

    Posted by fenty | 20 Maret 2012, 10:38 am
  153. memang sudah waktunya, malah sudah mbukak 1 (mungkiinn) tp insya Allah saat mbukak 8 putra petir akan siap lahir dan betulbetul jd indentitas negeri ini..

    Posted by iwan | 20 Maret 2012, 10:41 am
  154. Tetep semangat dengan perubahan Pak, suatu saat pasti akan dirasakan dampaknya……

    Just share, sepertinya ada korelasi antara kebijakan2 Pak DI dengan artikel dibawah ini ya…

    Artikel dari Majalah MARKETING edisi Maret 2012
    Oleh:Andre Vincent Wenas,MM,MBA.
    Logistik, Realitas Geografis & Kepemimpinan

    “Don’t they know, if you take tough decisions, yes people will hate you today but they’ll thank you for generations…”– Margaret Tatcher, dalam film The Iron Lady, diperankan oleh Meryl Streep, Sony Pirctures, 2012.

    Kualitas kepemimpinan pada akhirnya memang ditentukan oleh kemampuan (sudah termasuk di dalamnya: keberanian, kecerdasan dan kebijaksanaan) mengambil keputusan yang dampaknya baru dirasakan beberapa generasi ke depan. Dan tantangannya, keputusan-keputusan yang mesti diambil sekarang kerap tidak popular di mata publik. Itulah hakikat kepemimpinan berpandangan visioner (penglihatan tembus jaman), dan mampu mengambil keputusan yang bahkan tidak popular pada jamannya.

    Salah satu kendala bisnis terbesar di Indonesia adalah soal logistik. Dalam bentuk negara kepulauan yang tersebar dalam jumlah ribuan, memang soal logistik jadi tantangan yang luar biasa bikin pening kepala para pemasar dan juga pemerintah. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia baru-baru ini melansir pernyataan bahwa biaya logistik di Indonesia mencapai 24 % dari total PDB atau senilai Rp.1.820 triliun per tahun. Ini merupakan biaya logistik tertinggi di dunia! Jumlah sebesar itu terbagi dalam tiga komponen: biaya transportasi Rp.1.092 triliun, biaya penyimpanan/gudang Rp.546 triliun, dan biaya
    administrasi Rp.182 triliun.

    Sebagai perbandingan, terhadap PDB, biaya logistik di Malaysia hanya 15%, Amerika Serikat dan Jepang hanya 10%. Biaya penanganan kontainer (container handling charge) juga paling tinggi di antara negara-negara Asia Tenggara. Bahkan, ongkosnya pun mesti dibayar dalam bentuk dollar AS.

    Disinyalir oleh Ina Primiana, anggota Lembaga Pengkajian Peneliti dan Pengembangan Ekonomi (LP3E) Kadin Indonesia, untuk kontainer 20 kaki di pelabuhan Tanjung Priok tarifnya $95,- (sekitar Rp.858 ribu), sementara di Malaysia hanya $88,- (sekitar Rp.795 ribu). Di Thailand $63,- (sekitar Rp.587 ribu). Di Malaysia dan Thailand ongkosnya bisa dibayarkan dengan mata uang setempat, tapi anehnya di Indonesia mesti pakai dollar AS.
    Yang menarik tapi konyol juga, biaya pengapalan kontainer domestik misalnya dari Padang, Sumatera Barat, ke Jakarta mencapai $600,- (sekitar Rp.5,4 juta), sedangkan dari Singapura ke Jakarta hanya $185,- (sekitar Rp.1,6juta).

    Realitas geografi sosial ekonomi seperti inilah yang dialami para pemasar dan juga pengambil keputusan di pemerintahan. Memang kebijakan nasional mesti diambil di tingkat pusat, tapi lantaran kenyataan geografis sosial ekonomi negeri kepulauan seperti Nusantara ini, maka dibutuhkan kemampuan segmentasi wilayah beserta kepentingannya masing-masing secara lebih membumi. Pembacaan segementasi realitas sosial dan relasinya dalam pengambilan keputusan menjadi sangat penting. Kenyataan ketersebaran lokasi yang dipisah oleh laut telah membentuk ciri yang khas bagi Indonesia sebagai suatu negara maritim yang juga sekaligus agraris.

    Salah satu contoh kasus saja, adalah kebijakan pemerintah di bidang pemasaran/tataniaga gula nasional. Saat ini konsumsi gula per tahun di Indonesia adalah sebesar 5,2 juta ton, dan produksi gula domestik yang berasal dari panenan tebu petani lokal adalah sebesar 2,1 juta ton, sehingga terjadi defisit pasokan sebesar 3,1 juta ton! Dan defisit supply ini terutama dialami oleh daerah di kawasan timur Indonesia (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, dll) yang memang boleh dibilang tidak punya petani tebu dan pabrik gula. Sehingga tentu – dalam jangka pendek sampai menengah – pilihan solusinya adalah impor. Dan impor ini pun bisa dipilih dalam bentuk gula jadi atau gula mentah (yang masih perlu dirafinasi, atau dimurnikan lewat proses di pabrikasi lokal). Tentu, jika ingin mengoptimalisasi nilai tambah lokal, pemerintah seyogianya memilih untuk mengimpor dalam bentuk gula mentah, yang proses rafinasi (refined)nya bisa memberi nilai
    tambah dalam bentuk local-man-hour yang dibayarkan bagi tenaga kerja kita, serta pajak yang dibayarkan oleh para pabrikan rafinasi. Namun anehnya, lewat kebijakan tataniaga gula (biasa disebut dengan SK Menperindag No.527 tahun 2004) distribusi penjualan gula digebyah-uyah ke seluruh Indonesia bahwa gula rafinasi (yang nota bene berkualitas lebih tinggi) tidak oleh didistribusikan ke konsumen langsung (termasuk di wilayah timur Indonesia yang jelas-jelas mengalami defisit pasokan). Sehingga akibat pasokan yang kurang, maka harga menjadi meroket. Jika harga rata-rata gula di Pulau Jawa sekitar Rp.9ribu – Rp.10ribu, maka di kawasan timur Indonesia bisa sampai Rp.12ribu-Rp.15ribu per kilogram.

    Fenomena sosial ekonomi seperti ini tentulah tidak mencerminkan keadilan sosial. Dimana kita tahu bahwa PDB per kapita penduduk di Jawa tentu lebih tinggi dibanding saudara-saudaranya di kawasan timur, namun toh mereka di timur mesti berkorban lagi untuk membeli barang-barang kebutuhan pangannya dengan harga yang lebih tinggi. Ini hanya salah satu contoh kasus saja, masih ada banyak sektor kebijakan yang perlu dikaji ulang dengan mempertimbangkan kenyataan geografis-sosial-ekonomi negara kepulauan ini.

    Memang ada kemungkinan bahwa keputusan yang bakal diambil tidaklah popular di mata sementara pihak untuk saat ini. Misalnya untuk kasus gula tadi, maka beberapa pemangku kepentingan (seperti para pedagang gula, sementara oknum yang mengatasnamakan para petani tebu, dan beberapa pihak di pabrik gula BUMN) akan berpandangan minor terhadap kebijakan yang bisa menerobos persoalan yang sudah kronis dan makin akut ini. Namun justru disinilah perlu tampilnya pemimpin model The Iron Lady Margaret Tatcher yang bisa dengan afirmatif mengatakan bahwa keputusan yang saya ambil barulah bisa disyukuri oleh generasi-generasi mendatang. Semoga.

    Posted by aa | 20 Maret 2012, 10:49 am
  155. Pagi ini beliau “NYETRUM” jasa marga … biar kapok itu Jasa Marga

    ————–
    Selasa, 20/03/2012 07:38 WIB
    Dahlan Iskan Ngamuk di Pintu Tol Semanggi
    Angga Aliya – detikFinance

    Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan ngamuk di pintu tol dekat Jembatan Semanggi menuju arah Slipi. Penyebabnya, antrean di tol tersebut sangat panjang tetapi loket yang dibuka hanya dua dari empat pintu yang ada.

    Melihat antrean yang panjang itu, menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Kementerian BUMN Faisal Halimi, Dahlan yang hendak berangkat rapat koordinasi setiap Selasa ke Kantor PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) itu langsung turun dari mobil. Saat itu antrean sepanjang kurang lebih 30 mobil di depan pintu tol.

    “Ini bertentangan dengan instruksinya agar antrean paling panjang lima mobil,” kata Faisal kepada detikFinance, Selasa (20/3/2012).

    Menurutnya, Dahlan langsung turun dari mobil dan memeriksa. Di situlah Dahlan melihat, dua loket masih kosong, dan hanya satu loket manual dan satu otomatis yang dibuka.

    Dahlan pun masuk ke dua loket yang tutup itu dan membuang kursi yang ada di dalam. Lalu ia masuk loket satunya untuk juga membuang kursinya.

    “Tidak ada gunanya kursi ini,” kata Faisal menirukan ucapan Dahlan.

    Sesaat kemudian, Dahlan melihat antrean tambah panjang. Secara cepat dia putuskan membuka penghalang pintu dan minta agar mobil yang antre segera masuk lewat loket kosong itu secara gratis.

    Ia mengatakan, lebih dari 100 mobil disuruh lewat begitu saja tanpa bayar. Salah satu pemilik mobil yang sedang lewat itu ternyata mengenal Dahlan dengan baik. Dia adalah Emirsyah Satar, Direktur Utama Garuda.

    Kontan saja Emir menyapa Dahlan. “Ada apa pak kok ngatur lalu lintas? Ini gratis ya pak,” kata Faisal menirukan Emirsyah.

    Setelah pintu tol sepi barulah Dahlan meninggalkan lokasi pintu tol menuju kantor Garuda.

    Posted by Qenthank | 20 Maret 2012, 10:57 am
  156. Membaca MH dan komen-komen di blog ini ibarat siraman yang menyegarkan kembali harapan yang layu oleh berita dan realita…
    Kalo ada yang usul agar Putra Petir ini di-cesar agar prematur, saya sangat tidak setuju… Jangan sampai bayi yang baru lahir itu harus tidur di inkubator… pake tambahan oksigen juga… Jangan sampai ada orang ndorong motor karena kehabisan listrik, atau motor n mobilnya nganggur di rumah karena tadi malam ga di-charge… Listrik mati..
    IKutan mimpi tentang genteng solar cel… WOww…

    Rahmat- pelosok LAMPUNG

    Posted by rahmat | 20 Maret 2012, 10:58 am
  157. Beribu Maaf Untuk Copasan Ya, Ketika Dahlan Iskan Sudah Masuk Twitter, Mari Kita Promosikan Beliau Jadi Fuhrer Melalui Strategi Marketing ‘Word Of Mouth’ Dari Mulut Ke Mulut :

    “Dahlan Iskan” Jadi Trending Topic di Twitter

    JAKARTA, KOMPAS.com – Aksi Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan menggratiskan sekitar 100 mobil di pintu Tol Semanggi, pada Selasa (20/3/2012) pagi menjadi pembicaraan hangat di Twitter.

    Bahkan, dari pantauan Kompas.com pada jam 10.50, aksi mantan Dirut PLN ini masuk “Trending Topic” di Twitter dengan kata kunci “Dahlan Iskan”.

    Trending itu tercipta berkat kicauan-kicauan pengguna Twitter Indonesia yang mengomentari atau melakukan re-tweet berita dari situs-situs berita online yang memberitakann aksi tersebut.

    Salah satu pengguna Twitter, dengan nama akun @banyubiru_ menuliskan komentar sebagai berikut, “Ngamuk yg bener itu ala Dahlan Iskan, jgn ngamuk krn citra diserang krn keburukan sendiri.”

    Aksi yang akhirnya menjadikan nama menteri ini terpampang di Trending Topic bermula saat Dahlan Iskan melihat antrean mobil yang sangat panjang di depan pintu tol Semanggi pada pukul 06.10.

    Gusar melihat antrean yang sangat panjang tersebut, Dahlan pun langsung turun dari mobilnya. Dia lantas memeriksa dua loket tol yang kosong.

    Saat itu, hanya satu loket manual dan satu loket otomatis yang buka. Dua loket lainnya tutup.

    Mantan bos Jawa Pos ini pun langsung masuk ke loket itu dan membuang kursi yang ada di situ. “Tidak ada gunanya kursi ini,” katanya.

    Menurut penuturan Kepala Humas Kementerian BUMN Rusdi, Dahlan kemudian memutuskan membuka pintu penghalang. Mobil yang antre saat itu pun akhirnya diminta segera masuk dan gratis agar antrean berkurang. Sekitar 100 mobil masuk tol secara gratis.

    Posted by Darko Rahman | 20 Maret 2012, 11:26 am
    • katanya arek suroboyo: Sangarrrr Cakkkkkk
      wis di ewangi panas² dagang kartu E-toll, malah nglamakkkkkk pintu toll gak dibuka yak opo seh!
      dirut Jasa marga mesti kick out juga, jangan cuma ngomong bertanggung jawab!

      Posted by erust | 20 Maret 2012, 5:00 pm
  158. Saya sangat setuju dengan ide pak Alam agar membuka rekening untuk kelahiran Sang Putra Petir. Tanggung jawab masa depan bangsa memang bukan hanya ditangan para pemimpin, tapi kita juga sebagai rakyat wajib hukumnya membantu dan membela negara. Dan ide seperti ini sebenarnya sudah pernah dilakukan oleh rakyat Aceh lebih 60 tahun yang lalu saat negara kita masih seumur jagung dan butuh dana, infrastuktur dan bantuan rakyat untuk membangun dan mempertahankan kemerdekaan. Saat itu kita membutuhkan pesawat komersil untuk mencari dana bagi perjuangan bangsa Indonesia yang belum sepenuhnya lepas dari cengkraman penjajah. Dan rakyat Aceh bangkit menyumbang apa yang bisa disumbang, uang, perhiasan emas dan perak serta hasil bumi untuk digunakan membeli 2 buah pesawat Dakota yang diberi nama Seulawah RI-1dan Seulawah RI-2. Untuk mengkoordinir sumbangan dari rakyat tersebut didirikan satu perusahaan yang diberi nama CV. Aceh Sepakat. Pesawat Seulawah RI-2 kelak digunakan untuk menjalani penerbangan mengangkut penumpang/komersil dan bermarkas di Burma, dan satu lagi digunakan untuk menerbangkan pemimpin2 kita yang aktif meminta dukungan Internasional untuk kemerdekaan negara kita. Kedua pesawat hasil sumbangan rakyat Aceh tersebut menjadi cikal bakal pesawat Garuda Indonesia.
    Ternyata sudah sejak dulu rakyat kita mau dan mampu memberikan sumbangsih kepada negara, jadi kalau sekarang kita ikut menyumbang bagi kelahiran Putra Petir memang sudah seharusnya, dan bukan yang pertama kali yang pernah dilakukan oleh rakyat Indonesia.

    Posted by adamara | 20 Maret 2012, 11:28 am
  159. subhanallah atas nikmat yang engkau berikan pada pak dahlan, masalah bisa diselesaikan lewat mimpi yang sebenarnya adalah kenyataan masa depan.
    saya berdoa semoga banyak dari anak bangsa ini menjadi pencetus2 ide brilian.
    semoga allah memberikan kebarakahan hidup buat pak dahlan dan orang-orang bersemangat untuk menuju perubahan yang baik

    Posted by lutfil hakim, st | 20 Maret 2012, 11:36 am
  160. waduh..buat bung sukamto dan Syafiih Kamil…orang lain yang kasih komentar disini semua bernada optimis,membangun atau respek dg MH nya Pak Dis. Lha…sampeyan malah cerita tentang mitos babad Jawa ? Apa hubungannya ya..? Putra petirnya Pak Dis jelas adalah mobil motor listrik..ini mitos yang anda ceritakan kayak bacaan komik anak2..sama halna dengan si Gundala Putra Petir atau si Flash tokoh kmik asing.Walah….piye iki toh..? bingung aku…

    Posted by adamara | 20 Maret 2012, 11:53 am
    • Kemajuan itu awalnya dari mimpi. Legenda itu mimpi. Mimpi bisa menjadi petunjuk kemana kita melangkah. Tugas kita itu mewujudkan mimpi itu.Ki Ageng selo “memegang” petir, jgn diartikan dg tangan. Itu sangat dangkal pemikiranya. “Memegang petir” itu maknanya menguasai ilmu listrik. Memegang petir juga bukan disawah tapi di ITB, ITS, UGM, UNIBRAW. Batu atau botol untuk menyimpan petir itu ya maknanya kondensor, transistor trafo,aki, gardu listrik.Kalau di mobil sekarang ada ECU. Hubungan ini apa kurang jelas. Ngeh ndak ya.

      Posted by SUKAMTO | 20 Maret 2012, 10:25 pm
      • Mas ADAMARA coba buka blognya pak Abdul Syakur yg punya cerita lengkap legenda Ki Ageng selo. Beliau ini seorang doktor ilmu listrik-elektronika yg menjadi dosen di Undip Semarang. Sy jg baru tahu dari blognya bhw yg ditangkap ki Ageng selo itu adalah petir laki2. Ketika dibawa ke ‘istana’ kemudian ada nenek tua yg menyiramkan air. Meledaklah..! Kedua2nya kemudian menghilang. Ternyata nenek tua itu petir perempuan. Apa maknanya saat ini ? Petir laki2 itu adalah listrik positip(+) yg yg dialirkan lwt kabel listrik dan listrik perempuan itu negatip(-) atau massa/arder/ground. Air itu adalah salah satu penghantar listrik(konduktor). Maka kalau sekarang orang memperbaiki listrik hrs pakai sepatu/sandal. Kalau nyeker dan basah bisa kesetrom. Ledakan itu adl gambaran energi listrik yg berhasil dijinakkan, yg sekarang bs berupa konsleting yg bnyk menyebabkan kebakaran di Jkt atau yg memberi manfaat nyata dg mengendalikan energi konsleting itu yaitu cahaya lampu, panasnya setrika, putaran motor listrik spt yg sdang kita ributkan sekarang di blog ini utk mobil gundala atau musik yg kita dengar sambil ‘ngenet’ ini. Ternyata jauh sebelum kita bisa menikmati listrik spt skrng ini nenek moyang kita telah bermimpi tentang listrik. Bisa saja skr kita pnya mimpi adanya PLTP {Pembangkit Listrik Tenaga Petir). Khayal kan. Mission impossible kan ? Mimpi itu bisa menjadi kekuatan dahsyat bila kita terus belajar dan akhirnya bisa mewujudkannya. Film star trek itu mimpinya orang amerika utk menjelajah ruang angkasa. Juga Allien itu mimpi tentang makluk luar angkasa. Belum ketemu kan ? Mungkin suatu saat anak cucu kita bisa berteman dg Allien . Khayal lagi kan , Ah tdk mungkin..dk mungkin. Demikian mas ADAMARA. Mari blog ini kita gunakan secara positip utk saling tolong menolong dan bahu membahu utk memperoleh kebaikan, bukan yg negatip saling mencaci dan bertengkar. Dunia akan temtram jika yg kaya tidak pelit hartanya, yg pinter tdk pelit ilmunya, rakyat manut sama pemimpinnya, yg baik tdk pamer kebaikanya,.yg miskin tdk pelit tenaganya, yg berkuasa tdk serakah. Pokoknya jgn sok lah. ya sok kaya, sok benar, sok kuasa dll..

        Posted by SUKAMTO | 21 Maret 2012, 8:53 am
  161. Ayoo nomor rekening putera petir berapa???, ngebet nih mau partisipasi walaupun cuman 10 ribu, yang kapabilitasnya tinggi cepat bikinin rekening putra petir

    Posted by saeful | 20 Maret 2012, 12:01 pm
  162. saya setuju pa! Putera petir harus segera lahir… Indonesia butuh, sangat-sangat butuh…. Kalau saya ingin bapaklah jadi Putera petir kami

    Posted by cecep | 20 Maret 2012, 12:34 pm
  163. Tidak lupa juga Pak lumpur lapindo dimanfaatkan secara total…luapan gasnya yang membumbung setiap hari….energi yang hanya tertiup angin, harus dimanfaatkan.

    Posted by Rosita | 20 Maret 2012, 1:15 pm
  164. Tambahan informasi mengenai mobil listrik Nasional, SBY pun mendukung seperti berita ini, Radar Bogor,
    Selasa, 20 Maret 2012 , 10:26:00: http://radar-bogor.co.id/index.php?rbi=berita.detail&id=91683 . JAKARTA–Usulan dilun curkannya mobil bertenaga listrik mendapat respons serius Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ke marin, SBY memanggil rektor dari empat perguruan tinggi dan sejumlah menteri khusus untuk membahas secara khusus rencana tersebut di Kantor Presiden.

    Empat rektor tersebut adalah Rektor Universitas (UI) Gumilar Rusliwa Somantri, Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Ahmaloka, Rektor Institut Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Triyogi Yuwono dan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Sudjarwadi.

    Menteri yang terlibat dalam diskusi itu adalah Menteri BUMN Dahlan Iskan, Mendikbud M Nuh, Menteri Perindustrian MS Hidayat, dan Menristek Gusti Muhammad Hatta. Sementara SBY antara lain didampingi Mensesneg Sudi Silalahi dan Seskab Dipo Alam.

    “Dalam waktu dekat, dua bulan mendatang, apa yang didiskusikan bisa kita tuangkan dalam renstra (rencana strategis). Road map dan timeline-nya seperti apa,” tutur SBY dalam keterangan usai pertemuan. Tahun 2014 diharapkan kendaraan tersebut sudah bisa diluncurkan.

    SBY mengungkapkan, ada tiga alasan yang mendasari pertemuan untuk membahas upaya memproduksi sarana transportasi yang efisien dan ramah lingkungan. Terutama mobil dan motor.

    Pertama, pemikiran untuk melakukan riset, pengembangan dan inovasi hingga sampai pada tahap Indonesia mampu memproduksi mobil yang ramah lingkungan. Saat itu, dua tahun lalu, SBY sempat bertemu dengan pimpinan lembaga penelitian dan pengembangan.

    Alasan kedua, SBY mengaku menerima berita dari Menteri BUMN Dahlan Iskan yang sudah berkomunikasi dengan sejumlah kalangan tentang perlunya memproduksi mobil elektrik yang tidak memerlukan BBM.

    “Pemikiran itu mendapatkan sambutan positif dan dukungan yang kuat dari rakyat kita,” kata SBY.

    Sementara yang ketiga adalah berkaitan dengan kebutuhan terhadap bahan bakar minyak yang makin besar di masa depan. Padahal, jika hanya menggantungkan pada minyak sangat rentan krisis terutama saat terjadi gejolak harga minyak mentah dunia.

    “Kecanduan sebuah bangsa kepada BBM, itu juga tidak bagus, karena bisa merusak lingkungan, menyebabkan pemanasan global, perubahan iklim dan implikasi yang lain,” urainya.

    SBY mengaku senang dengan hasil diskusinya tersebut. Para rektor memberikan laporan terkait proses menghadirkan motor dan mobil listrik yang terus berjalan. Bahkan sudah ada timeline kapan akan diperkenalkan kepada rakyat.

    Di sisi lain, lanjutnya, kementerian- kementerian juga memiliki semangat yang sama untuk mewujudkan rencana itu. “Saya berpendapat yang diperlukan sekarang adalah kolaborasi secara nasional,” katanya.

    Pemerintah sebagai policy maker bisa bekerjasama dengan dunia pendidikan sebagai lembaga litbang, BUMN sebagai penjuru produksi dan swasta. SBY menyebut ada urgensi untuk melakukan percepatan atas rencana tersebut.

    SBY mengatakan, jalan untuk mewujudkan kendaraan bertenaga listrik itu tidak mudah dan memiliki banyak tantangan. Namun jika terwujud, bisa memberikan manfaat.

    “Tidak perlu selalu dikejutkan, dicemaskan dengan gejolak harga minyak kalau kita bisa memproduksi sarana transpor yang jauh lebih efisien, apalagi energi listrik adalah solusi yang strategis dan fundamental,” urainya. (fal)

    Posted by islamet | 20 Maret 2012, 2:03 pm
  165. Reblogged this on Cerita Harian and commented:
    Betapa brilian Bapak satu ini. Saluutt…

    Posted by herda | 20 Maret 2012, 2:06 pm
  166. Salam MH,
    sangat tertarik dengan ide dan inovasi yg sudah dilakukan Pak DI🙂
    kalau boleh curhat,
    cukup banyak OI (orang Indonesia) yg pintar/ahli (yg berada di LN) tidak ingin kembali ke Indonesia, karena apa ? karena selama ini mereka merasa “kurang” mendapat penghargaan dari negaranya😦
    berapa banyak hasil karya anak bangsa yg tidak “laku” dipasaran😦, karena apa ?
    karena “sebagian besar” rakyat Indonesia lebih memilih produk buatan luar negeri daripada produk dalam negeri😦
    “sebagian besar” rakyat Indonesia lebih memilih gengsi daripada membangun negeri ini😦
    mari kita berkaca pada diri kita sendiri,
    sudikah kita menggunakan handphone produk dalam negeri ?
    maukah kita memakai komputer/laptop produk dalam negeri ?
    relakah kita menggunakan baju/celana/sepatu produk dalam negeri ?
    jadi ?
    bukan cuma sekedar “ucapan selamat” yg dibutuhkan negeri ini, tapi perbuatan ! dan itu harus kita mulai dari diri kita sendiri🙂 mulailah menggunakan produk dalam negeri🙂 supaya kita bisa terbebas dari penjajahan ekonomi😦

    Pak DI,
    tetap lanjutkan untuk memunculkan ide2, gerakan atau gebrakan yg revolusioner,
    karena negeri ini membutuhkan orang yg berani untuk “Out of The Box”🙂
    saya pribadi siap membantu untuk sharing/berbagi ide2 cemerlang bapak kepada teman2 saya🙂

    Trims…

    Posted by zesa | 20 Maret 2012, 2:59 pm
  167. http://bit.ly/GzIb3e ini membuktikan bahwa DIS slalu talk less do more🙂

    Posted by Wahyu Hidayat (@Way_Hd) | 20 Maret 2012, 3:08 pm
  168. gebrakan2 pak DI harusnya membuat banyak pejabat2 si Indonesia malu…
    tapi kenyataannya masih banyak pejabat2 yg justru menganggap itu semua hanyalah utk mencari popularitas dan over acting.
    Malah masih ada seorang teman saya, yg py posisi cukup bagus di sebuah Departemen, menganggap apa yg dilakukan hanyalah pepesan kosong.

    Mudah2an Pak DI bs mengubah cara pandang mereka2 yg masih belum mau mengubah negara ini menjadi lebih baik dan profesional.

    Posted by agus adi (@ayoktweet) | 20 Maret 2012, 3:17 pm
  169. Sebenarnya saya kurang setuju kalo pak Dis dicalonkan jadi presiden, menurut saya lebih baik Pak Dis diberi jabatan sebagain menteri BUMN seumur hidup untuk memperbaiki badan-badan usaha negara yang sudah rusak, dan fokus dalam pembenahan infrastruktur-infrastruktur Indonesia tanpa intervensi politik.. *sok tau mode on.. btw, terus jaya Pak Dis, manufacturing hope bapak benar-benar membuat seluruh Indonesia yakin bahwa kita bisa maju!

    Posted by Rachma | 20 Maret 2012, 3:39 pm
  170. Harapan besar untuk rakyatku, untuk pemakaian kendaraan listrik sebaiknya dilakukan terlebih dahulu kepada para pejabat sekalian menggantikan fasilitas mobil mewah yang diberikan rakyat (kan lumayan tuh irit). kemudian diteruskan oleh kalangan BUMN kemudian para parpol (anggota) kan akan lebih cepat tersebar. setelah itu bagi masyarakat yang sudah memiliki mobil dapat mengganti mesinnya dengan mesin listrik tersebut yanng harganya tidak membuat kantong kering…….sehingga semua rakyat dapat menikmati. nah itu baru produk dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat……….mantap pak DI

    Posted by Anita | 20 Maret 2012, 3:45 pm
  171. Memang kayaknya sekarang membaca tulisan dari Pak Dahlan sudah “Nyandu”,karena banyak ide2 dan pencerahan yang diberikan Beliau, Mudah2an dengan banyaknya dukungan, segala sesuatunya bisa berjalan lancar.
    Sangat ditunggu acara gatheringnya sebagai langkah awal untuk gerakan moral menuju Indonesia yang lebih baik.
    Rahadian-Tangerang

    Posted by rahadian | 20 Maret 2012, 4:12 pm
  172. bennythegreat.wordpress.com
    the past that build the present and design the future

    Dahlan Iskan, Ngamuk Di Pintu Tol, dan Pencitraan Ala ATPM
    20 03 2012

    dahlan iskan ngamuk…!!

    Wah..hari ini heboh di milis karena Boss Dahlan Iskan ngamuk di pintu tol. Berikut adalah kutipan beritanya yang ane dapat dari Blackberry Messenger:

    MENEG BUMN NGAMUK DI PINTU TOL
    Jam 06.10 pagi tadi (20 Maret 2012) Meneg BUMN Dahlan Iskan ngamuk di pintu tol dekat Semanggi menuju Slipi. Saat itu Dahlan berangkat mau rapat Selasaan jam 7 pagi di kantor Garuda. Waktu mau masuk tol antren panjang sekali lebih dari 30 mobil.
    Ini bertentangan dengan instruksinya yang minta antrean paling panjang lima mobil. Dahlan langsung turun dari mobil di pintu tol. Dia periksa dua loket masih kosong, hanya satu loket manual dan satu otomatis yang buka. Dua loket lainnya tutup. Dahlan masuk loket itu dan membuang kursi yang ada di situ. Lalu masuk loket satunya lagi membuang kursinya juga. “Tidak ada gunanya kursi ini,” katanya. Sesaat kemudian dia lihat antrean tambah panjang.
    Secara cepat dia putuskan membuka penghalang pintu dan minta agar mobil yang antre segera masuk lewat loket kosong itu secara gratis. Lebih dari 100 mobil disuruh lewat begitu saja tanpa bayar. Salah satu yang sedang lewat itu ternyata kenal Dahlan yang lagi mengatur mobil di pintu tol. Ia adalah Emirsyah Sattar dirut Garuda. “Ada apa pak kok ngatur lalulintas?” Katanya. “Ini gratis ya, Pak?” katanya lagi.
    Setelah pintu tol sepi baru Dahlan meninggalkan lokasi pintu tol menuju kantor Garuda.
    Terima kasih atas penyebaran berita ini.

    best regards,
    Rudi Rusli
    Mobile : 0818-795710
    Fax : 021-34831748
    Chief of Publication
    Kementerian Negara BUMN

    Well, membaca berita tersebut ane langsung kaitkan ini dengan trend pencitraan yang lagi hot. Ya, zaman sekarang entah itu manusia atau badan usaha gemar memakai topeng pencitraan. Sedikit melenceng dari berita Dahlan Iskan ini ane melongok email-email press release dari ATPM-ATPM sepeda motor. Oh..ada yang iseng bangun pembangkit, oh ada yang bikin rumpon, oh ada yang bla..bla..bla..intinya kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) katanya..

    Namun apa sih yang hendak dituju dari titipan pemberitaan tersebut. Tak lain agar bisnis mereka semakin maju dan dagangan bebeknya semakin laku toh…??

    Lihat saja manuvernya..jas..jis..jus..blogger papan atas dikirimi berita dengan harapan agar dapat dimuat di blog masing-masing dengan gaya masing-masing. Sementara itu, ironisnya banyak kawan yang bekerja di ATPM dan vendor-vendornya malah tidak tahu apa-apa mengenai berita ini.

    Fenomena apakah ini…?? Ya..inilah fenomena pencitraan dimana pebisnis mencari congor dan corong siapa yang dapat dengan mudah dielus untuk dijadikan budak penyampai informasi. Dan, sang blogger pun rupanya bersenang hati karena “merasa dianggap”.

    Dengan demikian, brand image sang produsen akan tetap terjaga dan jualannya semakin monceeer berkat congor dan corong para blogger.

    Padahal seharusnya, blogger adalah raja atas artikel-artikel hasil pemikirannya sendiri, bukan titipan orang lain…!!

    Kembali ke berita Dahlan Iskan, ia menjadi korban antrian dan menganggap petugas tol tidak bekerja cukup baik..lantas Dahlan mengamuk. Anggaplah berita ini benar, karena ane tidak di TKP..Apakah pantas seorang Menteri mengamuk bak raja yang kelaparan…??

    Ingat boss Dahlan, macet terjadi karena ente juga naik mobil. Apa kabarnya ente yang suka naik Kereta Rel Listrik (KRL) dan juga ngojek…?? So… YOU ARE NOT STUCK IN TRAFFIC SIR…!! YOU ARE THE TRAFFIC…!!

    Membludaknya kendaraan pribadi tak terlepas dari masih buruknya angkutan umum massal yang ada di Jakarta sekitarnya. Para pemilik uang lebih memilih mobil pribadi untuk mobilitas sehari-hari. Tak kurang dari dua juta unit mobil yang beredar di Jakarta dan sekitarnya. Para pemilik uang lebih merasa nyaman di balik setir mobil mereka ketimbang naik angkutan umum. Waduh.

    Di sisi lain,gaya hidup mendorong masyarakat mengonsumsi kendaraan pribadi. Kelas sosial meningkat ketika memiliki mobil pribadi. Pemilik mobil dipandang sebagai masyarakat menengah atas. (Edo Rusyanto)

    Jika tindakan marah bin ngamuk itu memang perlu, mengapa ente tidak ikut memarahi rombongan Presiden kita yang doyan termehek-mehek, wakil dan juga pejabat negara lainnya yang gemar memacetkan jalan dan menyewa polantas bermotor untuk pengawalan…?? Apakah rakyat yang disuruh minggir dan tersita waktunya itu tidak lebih penting dari para pejabat bin eksekutif itu…??

    Dengan menyuruh anak buah ente boss Rudi Rusli untuk menyebarkan berita kemana-mana, apa tujuan ente…?? Hendak meraih simpati dan citra di mata masyarakat…??

    Ente ngamuk-ngamuk karena kinerja kawan-kawan dan kolega ente yang tidak becus mewujudkan transportasi massal yang layak, murah, aman dan terjangkau. Sebagai akibatnya, kami sebagai masyarakat dikondisikan untuk mencari solusi sendiri dengan cara membeli kendaraan pribadi yang didominasi oleh produsen Jepang. Fenomena penjajahan v2.0 kah ini?

    Bagaimana Jakarta tidak didera kemacetan lalu lintas jalan jika jumlah kendaraan terus membubung tiap tahunnya. Kini, setidaknya ada dua juta mobil pribadi dan sekitar delapan juta motor. Sedangkan angkutan umum jumlahnya hanya puluhan ribu. Ketika semua berpikir yang sama, jalan tol pun menjadi lautan kendaraan. Nih lihat dulu datanya:

    data pertumbuhan kendaraan DKI Jakarta (sumber: Edo Rusyanto)

    Sebagai Menteri Negara BUMN, kapan masyarakat akan lepas dari jerat kemacetan yang sukses membuat ente ngamuk ini…??

    Beberapa kata dari ane untuk ente boss Dahlan:

    Jika pencitraan yang ente lakukan tidak tulus dan tidak sesuai dengan pribadi asli ente, maka bagi ane, ente cocok diberi cap MUNAFIK.

    bennythegreat.wordpress.com

    Posted by b3 | 20 Maret 2012, 4:52 pm
    • llooo aja kali munafikkk……malah kita senang, makin banyak menteri kayak Pak DIS….kalau semua pencitraannya kayak beliau…kita semua dukung jadi presiden…..jadi ya munafik itu ya partai, dan barang kali ente itu, anteknya partai,…wakakakakakaka…Hidup Pak DIS, kami dukung pak RI 1

      Posted by ronggolawe | 20 Maret 2012, 5:28 pm
    • hahahaha..pencitraan lagi gosipnya……kayak infotainment ente!org partai pada nongol diblog ini skg!!!!!!!

      Posted by bonek | 20 Maret 2012, 7:23 pm
    • Awas hati hati !!! mulai ada penyusup nih.. klo mo koment harus cari referensi dulu yang banyak sapa tuh Dahaln Iskan. Klo menurutku mudah saja menilai sebuah tindakan itu pencitraan ato bukan. Klo orang jarang ke pasar tradisonal trus pas mo ada pilkada ato pilkabe tiba tiba nongol di pasar terus sok prorakyat dan bawa gerombolan wartawan itu baru namanya pencitraan. Dahlan Iskan mah dari dulu dah seperti itu.

      Baca nih: http://www.kaltimpost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=121557

      Posted by Radiya | 20 Maret 2012, 8:03 pm
    • bingung.. sbenernya mo pemimpin model apa sih.. jelek dimaki eh giliran ada yg bagus dicurigai..

      ane inget tulisan di blog ini ada dari masa dia beberapa taun sblum jdi menteri.. pas pln aza ada koq cerita2 naik motor, naik perahu kecil, nginep dll search aza.. tpi dulu koq gak ada yg komen pencitraan, cari muka dll..
      heran org yg mikir seolah2 DI punya skenario dan bakal tau dirinya nyampe jdi menteri sehingga perlu merakyat bertaun2.. percaya deh, klo bkan habitnya pasti cape bertindak gitu.. bahkan klo baca sebenernya dia pingin berhenti dan berusaha menghindar, tpi diminta trus

      Tpi ya.. niat org gak ada yang tau.. tpi kesederhanaan/merakyat itu hrus disukai dan diangkat rakyat negeri ini… shingga mudah2an jdi nilai dan bisa nular ke pejabat lain..

      Posted by agung.budi | 20 Maret 2012, 11:19 pm
    • “Ngamuk dan marah” itu kan bhsnya mas wartawan melihat pak DIS kerja cepat, tanggap atas masalah yg ada tanpa bnyk bicara. Talkless do more,.begitu . Kalau anda yg jadi menteri, terus ada masalah spt itu, hayo apa tindakan anda ? Jawab…!

      Posted by SUKAMTO | 21 Maret 2012, 2:49 am
    • He…he…ini comment orang pesimis dan oportunis…yang di marahin pak dahlan itu anak buahnya …dibawah tanggung jawab dia sebagai menteri BUMN…….Trus yang cari pencitraan..siapa…wong tindakan dia nggak di ketahui wartawan..kok…Media aja tau nya dari sini…dan saya yakin foto pak dahlan iskan turun dari mobil kemarin itu harganya moooahal sekali……

      Kang Rudi Rusli cuma mencatat apa adanya……Penyebaran berita……..?????? nggak ada yang nyebarin bloq ini memang blok untuk mencatat tulisan dan kegiatan Dahlan Iskan……..banyak bloq serupa yang di buat oleh menteri, pejabat, tokoh masyarakat, bahkan presiden termasuk juga presiden O’bama.., masalah nya mana tulisan yang memberikan motivasi, semangat., kejujuran, kecerdasan, keberanian yang saat ini dibutuhkan oleh bangsa ini…

      Jadi …Presiden….???? ini kan kemauan rakyat di bloq ini…memangnya pernah di tanggapi oleh pak Dahlan atau Rudi Rusli….??? nggak kok… ini merupakan mimpi rakyat di bloq ini karena sudah muak dan jijik melihat pemimpin -pemimpin yang cuma jadi lintah…menggunakan dan menghisap uang rakyat dan digunakan untuk menyengsarakan rakyat….

      waduh…..masih banyak lagi…..intinya….saya..juga punya mimpi untuk Indonesia yang lebih baik…Go pak DI

      Posted by Seno | 21 Maret 2012, 8:46 am
    • Pak Benny, kalau Anda sudah pernah mau mati 1x dan diberikan kesempatan oleh Tuhan tidak jadi mati, mungkin Anda akan menjadi DI ke2 kalau ada peluang menjadi public figure, dan saya juga yakin pada saat seperti itu Anda pasti melupakan kesenangan, kekuasaan, materi dan hal-hal lain yang bersifat duniawi lagi dan berusaha bagaimana membuat kebajikan dan kebaikan untuk orang banyak. Pak DI sendiri saja tidak berminat menjadi RI-1 karena dengan status kesehatan yang dia pikul tahun ini adalah tahun ke-5 untuk kondisi kritis hati yang dia cangkok di China (Agustus 2007). Kalau saya jadi pak DI pun yang tahu bahwa kapan saja saya siap menghadap Tuhan, saya pasti akan selalu berusaha yang terbaik untuk sisa detik terakhir saya, tidak akan sempat berpikir untuk hal-hal pencitraan segala lagi. Semoga info singkat ini bisa mengubah paradigma Anda terhadap justifikasi pak DI. Thank you.

      Posted by Steven Richard | 21 Maret 2012, 9:16 am
    • Saya ambil sisi positifnya saja, bahwa publikasi kejadian ini bukan untuk pencitraan, tetapi teguran keras untuk Jasamarga. Jika sms-sms dari Pak Dis ke direksi Jasamarga tidak digubris mengenai perbaikan antrian tol tidak digubris, media akan menjadi senjata yang lebih ampuh. Terlepas beliau memakai mobil pribadi, tapi saya melihat beliau masih jauh lebih baik dibandingkan pejabat lain karena tanpa pengawalan dan beliau merasakan sendiri kondisi lalu lintas yang sebenarnya.

      Posted by Fendeavor | 20 Maret 2012, 6:40 pm
  173. pak dahlan, jangan hanya disitu az yg ente tiap hari lewati az kalau ngamuk.. itu perusahaan BUMN lain dan anak perusahaan BUMN dalam pangkat dirut2nya pd memperkaya diri sendiri2 dan selalu kog seluruh keluarga dirut2 itu dibayarin perusahaan semua, itu dirut2 dan boz2nya klo tdk diturutin anak buahnya yg dihajar.. dg mutasi atau dilempar di tmpt serem2.. ini BUMN perusahaan KELUARGA ya,,???
    ente kog tdk ada gelagat merubah itu pak dahlan… ente hanya lips sing ya…. alias action dramatisir az.. apa kata dunia…!!!

    Posted by albar | 20 Maret 2012, 5:18 pm
    • Lipservice mas Albar, bukan lipsync…
      Silahkan dishare siapa dirut2 yang kebangeten itu, apa saja bentuk kenakalan dirut-dirut itu. Biar Pak Dahlannya bisa tau

      Posted by M. Erick Antariksa | 20 Maret 2012, 5:30 pm
      • lihat di RNI, Rajawali dan Phapros. itu berapa habis duit unt royal az.. hiburan ya hiburan tp klo unt banyak org ya pake duit ente sendiri az ya.. itu dirut2 nya udah ada semua kan.. sampai kacab cabang bisa boros itu meniru atasannya. yg pegawai kecil2 bener2 kerja malah di susah2hin terus.. suruh talang2ngin duit perusahaan terus, klo salah dikit pemasukan kurang mereka yg kena.. ini perusahaan model MLM ya.. ??

        Posted by albar | 19 Mei 2012, 3:00 pm
  174. Setelah lihat berita ngamuknya si biang petir di pintu tol, ada satu hal yang saya anggap agak aneh. Itu lho, pada saat beraksi, Pak Dahlan kan sempat ketemu dengan anak buahnya, dirut salah satu BUMN.
    Tapi kok si dirut bukannya berhenti, markir kendaraannya, lalu ikut mbantu Pak Dahlan. Si Dirut dengan tenangnya meninggalkan boss besarnya sendirian mengatur jalanan. Kenapa ya?

    Posted by M. Erick Antariksa | 20 Maret 2012, 5:21 pm
    • si Emir..Pak erick…gak punya puser emang tuh orang coba klo boss besarnya gak terhalang pintu tol, dah sapai duluan

      Posted by erust | 20 Maret 2012, 6:46 pm
    • ini pertanyaan geblek……. yang ketemu ..kan anak buahnya yang ngurusin Angkasa lah masalahnya kan ada di darat …nggak nyambung…kan..??

      Posted by Seno | 21 Maret 2012, 8:57 am
      • Mas Aris, salah satu warga blog ini adalah insan BUMN anak buah Pak Dahlan yang ngurusin berbagai hal, salah satunya kondom. Mas Aris sama sekali ga ngurusin jalanan. Tapi kalau sampai liat si biang petir ini berdiri di pinggir jalan, saya yakin mas Aris yang penganut dahlanisme, agen perubahan sejati, pasti akan menghampiri dan menyapa pak Dahlan, untuk langsung mempelajari situasi kemudian membantu Pak Dahlan.

        Anak buahnya itu bukan ngurusin angkasa, dia seseorang yang ngurusin salah satu BUMN. Sedangkan bapak-bapak tua kurus yang berdiri di pinggir jalan panas-panasan itu adalah seorang MENTERI BUMN !!
        Menurut saya ini adalah salah satu bentuk kekurang ajaran anak buah pada atasannya.
        Menurut saya Pak Dahlan sendiri pasti berpendapat begitu, buktinya dia hanya diam dan menyuruh jalan terus. Padahal mungkin dalam hatinya berkata “halaaah, nanya-nanya, bukan bantuin”.

        Nah, siapa yang geblek sekarang??!

        Posted by M. Erick Antariksa | 21 Maret 2012, 2:34 pm
  175. sekedar usul sedikit..
    untuk kelahiran putera petir..
    biar sedikit ada win-win solution dg “mereka” (para pemegang merk otomotif )di negeri ini…
    saya rasa ada bagusnya kalo putera petir ini nanti dibikin bekerja sama dengaqn “mereka” (karna mereka punya facility utility yg mumpuni & berpengalaman utk R&D otomotif)..
    “mereka” tidak kehilangan “profit” dan negeri ini jg bakal punya putera petir yg lebih berkualitas…
    (bila perlu di-tender-kan diantara “mereka” itu kira2 siapa yg layak digandeng untuk mendampingi kelahiran putera petir ini…)

    terus perihal untuk energy listrik alternatif..
    saya melihat secara “gila”, bahwa energy terbesar di bumi ini ada dilautan, dan indonesia itu masuk di jalur antara 3 samudra, jadi energy dari lautnya pasti buesar….
    saya lihat belom ada di dunia ini yg coba memanfaatkan energy dari arus laut…
    (selama bumi ini masih hidup, pasti energy arus laut-nya gak akan pernah padam)..
    cuman konsep teknikalnya-nya saya belom punya gambaran secara matang…
    masih samar2 aja terlintas di pikiran saya…

    salam,
    Amaludin (anca)
    amaludinc@gmail.com

    Posted by amaludinc | 20 Maret 2012, 5:21 pm
  176. Walk a day in my shoes : Dahlan Iskan /Marto Paimin

    Menyimak tulisan tentang Kunjungan Kerja Menteri BUM Dahlan Iskan di sragen yang menginap di Rumah petani yang bernama Pak Marto Paimin, mengingatkan kita pada strategi kampanye yang dilakukan oleh beberapa Kandidat Presiden Amerika pada tahun 2008 yang lalu, yang dikenal dengan acara “walk a Day in My Shoes”. Banyak kandidat senator bahkan Presiden Obama turut meramaikan acara ini.

    Walk a day in my shoes: Barack Obama/Pauline Beck

    Walk a day in my shoes: Joe Biden/Marshall Clemmons

    Walk a day in my shoes: Hillary Clinton/Michelle Estrada

    Walk a day in my shoes: John Edwards/Elaine Ellis

    Dalam rekaman video yang dapat di unduh dari youtube tersebut, obama berada di rumah Pauline beck yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Tayangan itu dimulai dengan kedatangan Barrack Obama ke kediaman Pauline. Kemudian obama ikut serta duduk dimeja makan bersama seluruh keluarga Pauline untuk menikmati sarapan pagi. Kemudian dilanjutkan dengan mendatangi rumah dimana Pauline bertugas. Obama mengerjakan seluruh pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh Pauline dalam keseharian. Menyediakan sarapan, menyapu lantai, mencuci baju, mengepel, mencuci piring dan pekerjaan rumah lainnya.

    Tentu saja langkah langkah yang dilakukan oleh dahlan iskan dalam kunjungan kerumah warga itu tidak ada masalah, kalau memang secara gamblang Dahlan Iskan menyetujui suara suara yang menginginkan dia menjadi presiden.

    Tetapi dalam beberapakali wawancara dengan wartawan, Dahlan ISkan menepis anggapan bahwa dia memiliki ambisi untuk menjadi presiden pada pemilu 2014, bahkan bergabung dengan partai pun dahlan menolak. Disini timbul pertanyaan untuk apa Dahlan Iskan melakukan pencitraan terstruktur seperti yang dilakukan oleh para calon senator dan Kandidat Presiden Amerika.

    Kemenangan Obama katanya di motori oleh kampanye melalui facebook yang memang kebetulan pada saat itu sedang trend dengan growth pemakai yang cukup banyak. Walaupun belum menggunakan Facebook untuk menjaring pendukungnya, Nampak sekali melalui tulisan-tulisan yang dimuat di beberapa majalah, Koran dan situs berita online, termasuk dalam blog yang katanya bukan personal blog dahlan iskan, memperlihatkan kampanye ala blogger. Dengan tulisan tulisan yang menyentuh, ditambah dengan gaya gaya nyeleneh yang dimainkan, nampaklah bahwa ada sesuatu yang besar dibalik semua ini.

    Kalau menteri tentu tidak berharap menjadi anggota DPR atau senator, karena banyak anggota DPR yang menginginkan jadi Menteri. Jadi kalau kondisi dari menteri menjadi anggota DPR, tentu sebuah Down Grade. Kalaupun posisi lain yang mungkin ingin diraih adalah menjadi Kepala Daerah. Tetapi hal itu tidak memperlihatkan tanda tanda kearah itu, Pemilukada yang paling bergengsi yaitu di DKI Jakarta sudah final pencalonannya,dan tidak ada nama Dahlan disitu. Jadi bisa disimpulkan memang tujuan akhirnya adalah pilpres 2014.

    Perbedaan antara ucapan dan perbuatan inilah yang menjadi persoalan. Bisa saja dianggap sebagai sebuah budaya timur yang mengedepankan rasa sungkan, tetap dizaman demokrasi ini tentu tidak ada salahnya kalau Pak Dahlan Mengproklamirkan pencalonannya sebagai Calon Presiden 2014 dan tidak menggunakan posisi sebagai Menteri yang menggunakan fasilitas Negara untuk mengkampanyekan diri.

    Penggunaan fasilitas Negara disini tentu dalam artian luas, bukan hanya sekedar mobil dinas atau biaya perjalanan, melainkan fasilitas yang melekat dalam diri seorang menteri, misalnya dengan mudah memanggil para Direksi BUMN untuk turut mewarnai aksi kampanye ini, misalnya dengan assessment calon dirut BUN yang dilakukan pada hari minggu. Lalu lalang di istana Negara dengan hanya menggunakan sepatu kets yang susah untuk dilakukan oleh seorang yang levelnya dibawah beliau, bahkan sesekali juga “nyeker” di Istana sambil nenteng sepatu Kets. Atau aksi “ngamuk” didepan Pintu tol dekat Jembatan Semanggi menuju arah Slipi. Hal seperti ini tentu tidak dapat dilakukan jika tidak memangku jabatan sebagai Menteri BUMN. Jika dilihat sekilas memang apa yang dilakukan dipintu tol tersebut yang akhirnya membebaskan banyak mobil masuk tol tanpa bayar, bisa dilihat dari satu sisi sebagai pembelajaran atau shock terapy bagi Jasa Marga. Tetapi walaupun yang ditegur adalah manajemen Jasa Marga, tentu karyawan yang terlambat masuk yang mengakibatkan loket tol belum buka semua, akan memperoleh sanksi dari Manajemen. Konsekwensi ini tentu dapat diterima oleh sang karyawan, tetapi perlu juga dikaji, apakah gaji yang diterima karyawan tersebut sudah mencukupi agar yang bersangkutan bekerja tepat waktu dan berkualitas.

    Selain itu perlu transparansi, apakah memang betul ada karyawan yang terlambat, atau hanya alasan kamuflase dari persoalan lain yang ada didalam manajemen, dan kejadian tersebut hanyalah puncak gunung es yang terlihat.

    Bangsa ini memang sudah kehilangan figur pemimpin, karena banyaknya kebohongan kebohongan yang bersliweran setiap hari, baik dari Pemimpin tingkat nasinal dan daerah. Rakyat sudah muak dengan ketidak jujuran, yang nampaknya sudah mendominasi dalam kehidupan kita berbangsa.

    Teringat hal yang pernah disampaikan oleh pakar ekonomi syariah Bapak Muhammad Safii Antonio dalam satu kesempatan, bahwa tiap tahun ada sekitar 400 ribu orang Indonesia melakukan Ibadah Haji, dan 600 ribu yang melakukan ibadah haji, jika pelaksanaan Ibadah yang di lakukan oleh 1 juta orang ini dalam setiap tahunnya, tentu akan membawa berkah bagi kehidupan bangsa ini.

    Tetapi kita harus akui, bahwa dalam kehidupan modern saat ini, Ibadah Nampaknya hanya menjadi ritual biasa yang tidak membekas kedalam jiwa, tidak tercermin dalam perbuatan dan akhlak. Hal ini terjadi dalam diri kita dan nampaknya juga sebagian besar dari pemimpin negeri ini.

    Oleh Karena itulah tulisan dalam blog ini, bukan bermaksud mencari cari kesalahan yang dilakukan oleh Pak Dahlan Iskan, melainkan menjadi cermin agar lebih mantap melaksanakan tugas, tetap “on the track” dan tidak terjerumus kedalam kesalahan-kesalahan yang selalu mengintai.

    Salam Manufacturing HOPE

    Dahlan Iskan For Presiden 2014

    http://bukandahlaniskan.wordpress.com/2012/03/20/walk-a-day-in-my-shoes-dahlan-iskan-marto-paimin/

    Posted by bukandahlaniskan | 20 Maret 2012, 5:31 pm
    • Pak Bukandahlaniskan(???), meski pada akhir tulisan, anda menulis bukan bermaksud mencari-cari kesalahan, melaikan sebagai cermin supaya Pak Dahlan on track. Tetapi, saya setelah membaca blog anda, saya tidak merasakan spirit yang Bapak maksud. Saya melihat adanya spirit menyampaikan sisi negatif Pak Dahlan tanpa didukung oleh bukti yang konkrit. Mungkin untuk membalance kritik-kritik yang disampaikan, selain didukung oleh bukti, tolong bisa kasih solusi atau ide untuk pemecahan masalahnya.

      Bagi saya, terlepas dari terdapat sisi positif dan negatif dari Pak Dahlan, dengan membaca tulisan-tulisan beliau, telah membuat diri saya menjadi lebih baik. Saya melihat ada harapan, optimisme, solusi dan semangat yang positif lainnya. Ini seperti setitik cahaya dibandingkan dengan berita-berita negatif yang berseliweran setiap hari.

      Posted by Fendeavor | 20 Maret 2012, 6:30 pm
    • setuju atas blog “tandingan” bukan dahlan iskan, biar lebih berimbang balancing, bukang untuk menjelek-jelekkan dan tetap dalam konteks manufacturing hope DI for presiden 2014 hehehe

      salam kompetisi

      mas aziz

      Posted by mas aziz | 20 Maret 2012, 6:54 pm
    • Setahu saya Jawa Pos itu berdiri sebagai PT sendiri, anak-anak perusahaannya itu juga berdiri sebagai PT, misalnya PT Radar Cimanuk. Sebagai PT sendiri Radar Cimanuk harus sehat secara keuangan sehingga bisa menggaji karyawannya sebesar Jawa Pos menggaji karyawannya.

      Dak mungkin dan dak fair dong Jawa Pos harus menanggung beban gaji Radar Cimanuk, karena emang sudah beda PT. Itu artinya pendapatan beda, gaji juga beda. Masak pendapatan perusahaannya kecil minta gaji besar, bangkrut dong. Emang pegawai negeri yang dibayar dari pajak. Ngerti dak sih admin bukandahlaniskan.wordpress.com ini.

      Kalau di Jawa Pos sih saya pikir sudah cukup besar ya. Wong tetangga saya kerja di sana aja, gajiannya 18 kali. 12 gaji bulanan, 6 kali bonus. Besar dak tuh.

      Pada titik ini saja, saya pikir pengelola bloq ini sudah melakukan fitnah terencana.

      Posted by kerjakerjakerja | 20 Maret 2012, 11:10 pm
      • Di tulisan “walk a day in my shoes” yang panjang itu, saya setelah baca berulang kali tetap tidak bisa menangkap intinya. Di awal disebutkan, mengenai kemungkinan Pak Dis yang melakukan cara pencitraan seperti calon-calon di negara paman sam sana. Alasan Pak Dis dituduh melakukan pencitraan berencana karena beliau tidak mau menepis memiliki ambisi untuk menjadi presiden (di sini sudah mulai aneh, menepis ambisi saja dianggap pencitraan terencana, apalagi jika ngaku terus terang mau jadi presiden).
        Penulis berusaha meyakinkan bahwa Pak Dis memang target jadi RI1 karena tentu tidak ada orang yang mau posisinya downgrade. Dicontohkan jika Pak Dis sudah jadi menteri, tentu tidak mau jadi anggota DPR dan juga tidak ada Pak Dis di daftar calon final Gubernur Jakarta (saya tidak mengerti dasar hipotesanya apa, sehingga bisa muncul kesimpulan seperti ini).
        Cerita berlanjut ke Pak Dis menggunakan fasilitas negara untuk kampanye terselubung, opini-opini pribadi atas aksi Pak Dis di pintu tol hari ini. Ada kutipan dari pakar ekonom soal jumlah peserta ibadah haji sebanyak 1 juta per tahun yang dapat membawa berkah bagi bangsa ini. Penutupnya adalah ibadah yang tidak dilakukan oleh banyak orang di negeri ini yang tidak tercermin dalam perbuatan dan akhlak.
        Dari rangkuman di atas untuk salah satu tulisan di bukandahlaniskan.wordpress.com, saya memiliki pandangan bahwa blog tersebut tidak memiliki fungsi kontrol seperti yang dikatakan. Isinya lebih banyak merupakan opini-opini pribadi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

        Posted by Fendeavor | 20 Maret 2012, 11:52 pm
      • “karena tentu tidak ada orang yang mau posisinya downgrade”

        pernyataan yang gak bener juga…karena Pak Dis dah pernah berhenti sebagai pemimpin umum Jawa Pos ketika umurnya ’’baru’’ 38 tahun, dan dirut di hampir 100 perusahaan Jawa Pos Group, gak cukup demikian, beliau juga melepas jabatan chairman di ratusan anak perusahaan media tsb…

        baca : Alhamdulillah Saya Pernah Sakit Keras

        https://dahlaniskan.wordpress.com/2011/08/24/alhamdulillah-saya-pernah-sakit-keras/

        Posted by Hery Witanto | 21 Maret 2012, 9:58 pm
    • Bagi saya, terlepas dari terdapat sisi positif dan negatif dari Pak Dahlan, dengan membaca tulisan-tulisan beliau, telah membuat diri saya menjadi lebih baik. Saya melihat ada harapan, optimisme, solusi dan semangat yang positif lainnya. Ini seperti setitik cahaya dibandingkan dengan berita-berita negatif yang berseliweran setiap hari. kadang orang yg terbiasa melihat orang negatif.. dan berprasangka.., pasti istrinya cerewet n sama tetangganya juga intervet.. termasuk “Pak BUKANDAHLANISKAN”

      Posted by Ce ho ping | 21 Maret 2012, 7:24 am
    • Orang yang sinis….jelek salah,dibilang gak profesional, gak kompeten, dll, sedang kalau bagus salah juga, dibilang pencitraan……

      Posted by Maspay | 21 Maret 2012, 8:26 am
    • jangan pesimis gitu dong pak BUKANDAHLANISKAN.pak DIs itu kan memang sk menulis.bahkan sebelum jd dirut pln pun beliau sdh menulis.jd sy kira tidak tepat klw di katakan pak DIS mempunyai maksud terselubung….tetap semangat pak….

      Posted by bahtiar umar | 21 Maret 2012, 2:47 pm
  177. Ada yg hobi mikrohydro? Saya mau join kalau boleh, sapa tahu kita bisa listrikkan seluruh desa dgn air

    Posted by angga | 20 Maret 2012, 6:36 pm
  178. dengan adanya MH-MH p. DIS ini , semoga kita …
    Amanah , Komitmen , Semangat & Dedikasi untuk Terus BerKarya (AKSDTBK)
    demi kemajuan bangsa Indonesia kita tercinta.
    semoga Allah meRahmati dan meRidhoi Karya ini (Lahirnya Putra Petir)

    Posted by masagung | 20 Maret 2012, 6:49 pm
  179. Pertama kali motor listrik (molis) dijual di Indonesia 4 thn yg lalu, kami sgt tertarik bahkan kami membeli sebuah. Kelemahannya adl : baterai yg mahal, kampas rem, ban motor yg tdk sama dgn motor biasa. Skrg motor listrik kami tergeletak krn mencari kampas rem dan ban motor tdk ada. Sebenarnya kami puas dgn molis tsb, tp krn spare partnya tdk ada, jd tdk bisa dipakai lg.

    Posted by Chusnul Hidayati | 20 Maret 2012, 7:12 pm
  180. Seluruh ide yang ada di blog ini mungkin tidak akan berguna, kalau sang kapten tidak ada.

    Beliau saat ini sedang menjelang masa kritis ganti hati . Mohon doanya, kalau ada zikiran dan pengajian , monggo.

    http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=121310

    Semoga badai cepat berlalu Pak Dahlan.

    Posted by Enzo | 20 Maret 2012, 7:35 pm
  181. Semoga pak dahlan cepat sembuh , amin . kami rakyat Indonesia membutuhkan bapak sebagai motor penggerak industri ramah lingkungan termasuk mobil listrik tersebut .

    Posted by Andi Rokhman | 20 Maret 2012, 8:28 pm
  182. Reblogged this on Butterfly and commented:
    Pak Dahlan Iskan, you’re the best. Salutlah buat bapak. Semoga perjuanganmu tak sia-sia..

    Posted by Butterfly | 20 Maret 2012, 8:39 pm
  183. semoga lekas sembuh Ameinnnnnnn

    hanya bisa kirim doa saja
    semoga semuanya lancarrrrrrrrrrrr supaya bisa liat putra petir Lahir………..

    KEEP SUCCESSSSSSSSSSSSSSSSSS ALLLLLLLLLLLLLLLLLLLL

    Posted by ayi hasan basri | 20 Maret 2012, 9:18 pm
  184. Setiap kali baca tulisan pak Dis, rasanya nggak ada yang susah di dunia ini, setiap ada masalah selalu ada jalan keluarnya. Selama kita masih mau berikhtiar pasti selalu ada jalan. Hidup pak Dis, aku selalu mendukung setiap kebijakan pak Dis

    Posted by Karyadi atla (asli Tulungagung ) | 20 Maret 2012, 9:54 pm
  185. Reblogged this on indraisme1987 and commented:
    First time to reblog from Pak Dahlan Iskan

    Posted by indraisme | 20 Maret 2012, 10:05 pm
  186. Saya pernah melihat pak sujiwo tejo ngomong disalah satu stasiun tv, bahwa:orang yg bisa membawa negeri ini adil makmur adalah SATRIO PININGIT. Menurut beliau, satrio paningit adalah orang yg tdk jelas asal usulnya. Lalu saya berfikir, jangan2 pak DIS lah satrio paningit itu. Kenapa?pak Dis memang punya garis keturunan yg jelas, tetapi setelah beliau divonis livernya rusak dan harus ganti liver(kalau tdk diganti, beliau akan meninggal), Kira2 tahukah anda siapa yang menyambung nyawa pak Dis dg memberikan livernya. Pak Dis sendiri pun mengatakan tidak mengetahui pendonor livernya. Disinilah letak ketidak jelasan asal usul pak Dis. Maksud saya menulis ini:apapun gebrakan yg dilakukan pak Dis itu merupakan tanda tanda yg kuat bahwa beliaulah orang yg kita nanti nantikan selama ini. SEMOGA!!!

    Posted by Shofiyul anwar | 20 Maret 2012, 10:55 pm
    • LEMBU PHETENG
      (mohon dikoreksi ejaannya bila salah)

      Intisari Lembu Pheteng adalah :
      Orang yang tidak merasa punya kebanggan atau beban masa lalu.
      Sehingga tidak perlu malu atau ragu menerobos masa depan.

      Ga jelas dari mana datangnya, tiba tiba muncul didepan dan patuhi pengikut-pengikutnya.

      Posted by M. Erick Antariksa | 22 Maret 2012, 3:49 am
  187. pak dahlan yth,
    jangan terfokus sama mobil listrik saja, harus dibenahi juga jalan2nya, karena menurut saya kemacetan juga menyumbang pemborosan bbm

    semoga pak dahlan sehat selalu

    Posted by asang | 20 Maret 2012, 11:37 pm
  188. Ayo pak, buat gerakan saja, apa yang kami bisa kerjakan nih? Kan katanya masih mahal itu karena belum di buat masal, untuk bisa di buat masalah tentunya butuh pasar (yang besar), butuh pembeli kan? Nah kenapa nggak buat semacam indent gitu untuk produk ini, tentunya produknya harus jelas dulu, kami siap beli, bukan karena kelebihan tapi karena butuh untuk penghematan🙂

    Posted by t4nu | 21 Maret 2012, 12:10 am
  189. Kalau berani, kalau berani nih COBA BERESIN PERTAMINA! BERESIN BP MIGAS! BERESIN BATUBARA! BERESIN KERETA API! BERESIN GARUDA, MERPATI, dan PELITA! BERESIN PPD sekalian deh JASA MARGA jangan buang energi dengan marah marah, tidak baik buat kesehatan. Lebih baik bertindak TEGAS saja! jika sudah diperingati tetap tidak ada perbaikan, langsung COPOT!

    Posted by kacangkakeancangkem | 21 Maret 2012, 12:11 am
    • mas kacang, wah…itu kan bumn semua ya ? terutama kereta api tiap hari ada yang bejubel diatas kereta koq didiemin aja alias adem ! kalau jalan tol yang masuk kan orang berduit semua ?

      Posted by kerasakti | 21 Maret 2012, 8:16 am
    • kemana aje loe!
      klo gk pernah baca berita kayak ginie nich…(ato pura-pura bego kali yach -,-)

      AGH….”maka berPALINGlah dari orang-orang jahil (bego/sok tw)”!!!
      BALIK KANAN ! JANGAN HIRAUKAN ! LANJUTKAN KERJAAN !

      yuk SEMANGAT-SEMANGAT-SEMANGAT
      yuk KERJA-KERJA-KERJA

      Posted by Hery Witanto | 21 Maret 2012, 10:05 pm
  190. Kita siap iuran untuk mendukung pak Dahlan jadi presiden. Kita butuh banyak contoh seperti pak DI. Salam WUSSSSS

    Posted by maskuntop | 21 Maret 2012, 12:14 am
  191. tjiah…2014 Putra petir di harap sudah bisa berjalan bahkan akan melaju di jalanan

    http://www.jpnn.com/read/2012/03/20/121227/Road-Map-Mobil-Listrik-Siap-Dua-Bulan-Lagi-

    ayo putra petir berlarilah sekencang kencangnya……wuzzzz….wuzzzzz….wuuuzzzzzzz

    Posted by erust | 21 Maret 2012, 12:57 am
  192. “Kalau melayani orang yang mau membayar saja tidak baik, bagaimana melayani masyarakat kecil yang tidak punya uang?” kata Dahlan Iskan.

    Posted by mei-mei | 21 Maret 2012, 1:58 am
  193. Reblogged this on and commented:
    Sangat menginspirasi dan menyemangati, bahwa kelahiran kendaraan berbasis listrik harus lahir dan menunjang kehidupan bangsa dan negara ini dari penindasan dan penjajahan model baru..

    Posted by shinju2 | 21 Maret 2012, 5:53 am
  194. Penyambutan :

    SELAMAT DATANG KEPADA TEMAN-TEMAN DARI PARTAI POLITIK di komunitas blog ini, selamat memantau dan memberi komentar. Kirim salam ke boss-boss kalian semua, sampaikan bahwa disini ada satu gerakan sosial pendukung perubahan untuk INDONESIA yang lebih baik.

    ..https://dahlaniskan.wordpress.com oleh pramudyaputrautama (owner).

    Salam kompak satu INDONESIA.
    Dari Dahlanisme, Dahlanisti, Dahlaner.

    Bonzo – Pedalaman Jakarta

    Posted by bonzo | 21 Maret 2012, 7:26 am
    • Selamat datang kepada para malaikat, jin, manusia, iblis, syaitan dajjal, gendurowo, sundel bolong, parpol, ormas dan semua makhluk Tuhan. silakan bergabung dalam mini semesta ini, dengan Tujuan SATU: MEMBANGUN INDONESIA MULIA.

      kepada manusia, jin, iblis, syaitan, gendurowo, sundel bolong, malaikat dll silakan lakukan tugas dan kewenangan kalian masing-masing. sehingga semakin jelas siapa yg BENAR, TERSESAT DAN INGKAR.
      membangunn indonesia mulia butuh pemetaan yg jelas tak boleh abu-abu. harus jelas siapa pemeran antagonis dan siapa protagonis. kalau kalian bertipu daya (munafik, bermuka dua, bekaki dua), maka sesungguhnya tipu daya Tuhan lebih dahsyat.

      salam
      sk

      Posted by syafiihkamil | 21 Maret 2012, 2:52 pm
  195. Busyet tambah rame aja ini blog apalagi kemarin Pak Dis habis ngamuk di gerbang tol. semua koran rame-rame beritain kemacetan dijalan tol hayo Pak Dis sikat semua orang-orang BUMN yang kerjanya nggak bener kalau perlu pecat aja

    Posted by ikin | 21 Maret 2012, 9:11 am
  196. http://www.jpnn.com/read/2012/03/21/121369/Mending,-Cuma-Lempar-Kursi-

    wooo ternyata pak DIs kalo marah karena situasi yg kebangeten & marahnya anehh hehehe

    kata Ary Ginanjar Agustian (presdir ESQ 165), pak DIs ini sebagai authentic leadership
    “Ciri seseorang memiliki Authentic Leadership adalah spontanitas dan berkecepatan tinggi. Konsep decision making dalam leadership model ini sangat cepat, karena dia bukan saja dituntun oleh pikirannya, tetapi juga oleh intuisinya. Dan, intuisi atau mata hati mampu melihat 70 kali lebih cepat dibandingkan dengan mata kepala. Seorang authentic leader percaya dengan hatinya,”

    Posted by yud | 21 Maret 2012, 9:13 am
    • Betul mas Yud, tipe begitu biasanya eksentrik, idenya original dan out of box, orang biasa susah untuk memahami pemetaan konsep pemikiran dari ybs kalau tidak memiliki ritme yang sama. Kita berpikir 3 opsi, ybs dah berpikir 7 opsi. Tapi memang seperti pemimpin inilah yang bisa membawa perubahan, cuman secara struktur di bawahnya yang akan mengalami kondisi kejut yang lumayan kalau tidak bisa beradaptasi dengan cepat dan reaktif.

      Posted by Steven Richard | 21 Maret 2012, 9:35 am
    • Kalau saya pribadi, lebih yakin sama kata-kata Sudjiwo Tedjo di ILC tvOne tadi malam… Dia bilang “siapa yang santun, itulah yang korupsi”.

      Posted by M. Erick Antariksa | 21 Maret 2012, 12:03 pm
      • itu namanya serigala yg sedang memakai bulu domba mas erick he..he..he..(alias tipu daya, alias bohong, alias dajjal, alias uasu he..he..he..).

        pencitraan itu mempunyai 2 makna yaitu “tipu daya” dan “membuat citra” yg sesungguhnya.
        saya kira wajar dan bahkan setiap manusia berusaha membangun “citra” untuk lingkungan dan terutama untuk Tuhan-nya. yg bermasalah ketika pencitraan dibangun untuk menipu orang banyak.

        Nabi Muhammad SAW mempunyai citra yang mulia sampai akhir zaman. begitu juga abu jahal dkk juga mempunyai citra, namun citra buruk.

        silakan bebas membangun citra sesuai keinginan masing-masing. sesungguhnya tak ada paksaan dalam membangun citra baik atau citra buruk.

        salam
        sk

        Posted by syafiihkamil | 21 Maret 2012, 2:22 pm
      • dan citra kemuliaan sang Nabi juga tidak semua manusia bisa melihatnya. dan bahkan banyak yg tersesat dalam menilai kemuliaan tsb,disamping juga banyak yg ingkar kepada kemuliaan tsb.

        setiap manusia mempunyai persepsi dan pilihan masing-masing sesuai tingkat kedalaman ilmunya.

        Posted by syafiihkamil | 21 Maret 2012, 2:28 pm
      • Muanteeep mas SK…

        Orang yang sudah punya reputasi tidak perlu melakukan pencitraan.

        Yang saya lihat dari pak Dahlan bukanlah sebuah pencitraan, TAPI MEMBANGUN REPUTASI.

        Beda jauh…

        Posted by M. Erick Antariksa | 21 Maret 2012, 2:42 pm
      • setuju dgn mas Erick.. membangun reputasi.. karena basisnya kerja dan prestasi yg real..
        bukan pencitraan karena curcol atau mewek yg abstrak n berkesan manipulatif..
        hihi jdi inget yg mempopulerkannya, maaf ya pak Sxx

        Posted by Roni Prasetya | 21 Maret 2012, 11:32 pm
      • Benar, ada yang mempunyai reputasi baik, namun ada juga reputasi buruk, ada citra yg baik ada juga citra yang sangat buruk. sy sebetulnya juga gak setuju dg kata “pencitraan”, mendingan lebih jantan bilang “tipudaya”.

        Posted by syafiihkamil | 22 Maret 2012, 1:59 am
  197. bukan dahlan Iskan pikiran anda terlalu diracuni para politikus, asumsi anda selalu mengkaitkan sesuatu dengan misi politik. Apakah anda orang politik …? yang jelas masyarakat bawah tidak suka politik dan orang politik, menjijikkan..!

    Posted by adamara | 21 Maret 2012, 9:39 am
  198. albar anda sinis banget, apa anda merasa korban dari bos anda sehingga dilempar ke tempat tugas lain…? yang namanya kerja harus siap ditugaskan dimana saja bos, jangan cengeng lalu melemparkan kesalahan kepada orang lain. Ente turunan Arab kan..? masa orang arab cengeng ….?

    Posted by adamara | 21 Maret 2012, 9:46 am
  199. SENGATAN TEGANGAN TINGGI DARI PAK DIZ DI GERBANG TOL BUAT JASA MARGA………WOOWWW..WOWWW..WOWWW……TUOPP MARKOTOP PAK.PEMIMPIN YG MAU TURUN LANGSUNG KE SUMBER PERMASALAHAN KEMACETAN DI GERBANG TOL.BUKAN HANYA DIEM DAN MENERIMA LAPORAN YG CUMAN MENYENANGKAN PERASAAN SI BOS AJA..TPI JUSTRU MAU TERJUN LANGSUNG KE SUMBER PERMASALAHAN’NYA….TOP..TOP BANGET PAK DAHLAN..BIAR JDI CAMBUK BUAT MEREKA YG SUKA MALAS DALAM BEKERJA DI PELAYANAN PUBLIK…..KATA2 BIJAK DARI PAK DIZ KMARIN JG BUAT PEJABAT PUBLIK YG LAINN,,,,MENGURUSI RAKYAT MAU MEMBAYAR SAJA KOK SULIT DAN DI BIKIN SUSAH…?APALAGI KALO MENGURUSI RAKYAT YG TIDAK MEMBAYAR KARENA TIDAK MAMPU…….HARUS’NYA KATA-KATA BIJAK DARI PAK DIZ BISA MENJADI SEMANGAT DAN MOTIVASI BAGI PEJABAT2 YG MENGURUSI PELAYANAN PUBLIK…….SALAM DIZ’MANIA BUAT PENGAGUM DAHLAN ISKAN SE INDONESIA DAN BERJUANG UNTK PERUBAHAN…..DOA KAMI DARI WONG CILIK UNTUK KESEHATAN PAK DIZ…SEMOGA ALLAH SELALU MELIMPAHKAN RAHMAT DAN KEKUATAN UNTUK PAK DIZ…..SALAM DIZ’MANIA………………………..

    Posted by WONGCILIK | 21 Maret 2012, 9:50 am
  200. setuju banget dengan mas Seno…abaikan aja manusia yang sinis,pesimis dan gak punya harapan hidup itu…bikin mengkel hati aja menanggai orang2 semacam itu. bisa nya cuma mengkritisi tapi pengecut gak berani berbuat sesuatu YANG MEMBANGUN, BAHKAN UNTUK SEKEDAR IDE POSITIF PUN GOLONGAN INI GAK PUNYA. Ke laut aja gih…

    Posted by adamara | 21 Maret 2012, 9:52 am
  201. Saya mendukung usulan pak Dahlan tentang diproduksinya mobil listrik, inilah solusi yg jitu untuk mengurangi ketergantungan pada BBM, industri mobil nasional harus memanfaatkan momen ini, dengan memproduksi mobil city car yang artistik, modelnya tidak asal2an terkesan murah dan wagu, tapi model yg sesuai selera pasar sehingga bisa di ekspor nantinya, jadikan indonesia basis mobil dan motor listrik dunia…..saatnya menguasai dunia indonesiaku

    Posted by dwi desiawan | 21 Maret 2012, 11:08 am
  202. Pak Dis sekarang lagi ke Cina ya? Buat check up?
    Kalo saya melihat ngamuknya P Dis itu karena pihak jasa marga tidak kunjung memperbaiki pelayanan di gerbang tol sehingga kemacetan di gerbang tol masih saja tetap terjadi.
    Disebutkan kalo setiap P Dis setiap ketemu kemacetan di gerbang tol selalu sms ke jasa marga untuk mengingatkan agar segera mengatasinya. Tapi kenyataannya tak kunjung berubah. Jadi ngamuk akhirnya.
    Itu yang sms Menterinya aja ga dianggap, apalagi kalo yang sms atau telepon pengaduan kita sebagai customer.

    Semoga dengan kejadian ini pihak jasa marga bisa menjadi lebih baik dalam melayani pengguna jasanya.

    Selamat bekerja dan berkarya

    Posted by Eko B | 21 Maret 2012, 11:14 am
  203. ada blog orang pengecut,,gak berani komen disini tapi bekoar2 di blog sendiri

    http://bennythegreat.wordpress.com/2012/03/20/dahlan-iskan-ngamuk-di-pintu-tol-dan-pencitraan-ala-atpm/

    Posted by spyshot | 21 Maret 2012, 11:18 am
  204. Kira-kira nanti kalo ada mobil listrik masuk tol itu masuk golongan berapa ya? Trus nanti logonya apa gabungan gambar mobil+ logo pln?
    Perlu dipikirkan juga tuh

    Posted by Eko B | 21 Maret 2012, 11:21 am
  205. Harapan baru,, Semangat baru,, saya salut dengan Bpk DIZ,
    Mudah mudahan Reformasi Demokrasi tidak sia sia,,
    Rakyat harus semakin pintar memilih PEMIMPIN BANGSA.
    Indonesia sudah mampu membuat mobil listrik, yang dibutuhkan hanya dukungan dari pemerintah
    jadi dukunglah jangan setengah setengah…… yakin pasti bisa

    Posted by nur kholis | 21 Maret 2012, 11:27 am
  206. Pak DIS, kalau gerakan “Energi Terbarukan”nya Pertamina digawangi “Putra Petir” saja gimana? bukannya apriori dengan Pertamina, namun rasanya semakin relevan dengan kampanye panjenengan. Baru setelah itu “Putra Petir” bisa dorong Pertamina buat kembangin Bio Fuel yang lebih ramah lingkungan.

    Posted by Fadhilah | 21 Maret 2012, 11:37 am
  207. gara gara kejadian di pintu tol, banyak koment2 yg memuji dan jg ada yg men jelek2kan p.Dis memenuhi byk jejaring sosial, mereka saling serang dgn argumennya masing2, klo ini diteruskan kapan kita bisa maju…karena mereka adu argumen tentang diri & prilaku seseorang, lalu kapan kita adu argumen tentang masalah2 yg riil ada & lg terjadi saat ini?..cobalah rekan2 yg ada di blog ini membuat perubahan…bila ada orang2 yg memancing kita utk adu argumen/pendapat yg menjurus pd pribadi p.Dis jgn ditanggapi lah…nanti buang2 energi, biarlah kita dgn keyakinan kita masing2 klo bagi kita baik ya sdh yakini itu,begitu pula dgn yg jelek/pencitraan,cari simpati dll. ya sdh yakini aja…jgn memaksakan keyakinan kita masing2 pd org lain yg berbeda yaa….sungguh merugi dan terjerumus bagi orang2 yg merasa benar dirinya, tdk lah elok bila seseorg menilai dirinya benar bila blm dibenarkan byk org (org lain), apakah pantas seseorg mengatakan “saya ini cantik/tampan, pintar, berbudi, taat, suka menolong/sedekah,dll.dll.dll.”apalagi ditambahi “paling”…,sudahlah kita berhenti dulu membahas itu,biarlah anjing menggonggong khafilah tetap berlalu, yg menggunjingkan jelek silahkan,baik silahkan dunia tetap berputar,kehidupan tetap jalan, saya mati, anda mati,p.Dis mati, yg menggunjingkanpun pasti akan mati dunia tidak mau tau, yg ada/tersisa nanti adalah bekas jejak2 kita yg tlah kita tinggalkan di dunia ini, bergunakah kita saat hidup, adakah sumbangsih kita yg msh digunakan walau kita smua tlah mati, masih dibicarakankah kita oleh org2 stlah kita nanti (dibicarakan jelek atau baik kah kita nanti? ), mari…kita berubah demi kita, keluarga, saudara, bangsa, negara dan tentu yg utama bagi agama kita masing2. mari sama2 membuat perubahan yg lebih baik.

    saya sudah menyumbangkan (walau hanya konsep) 2 karya di blog ini (di MH17 entah berguna atau tdk saya tdk tau bagi yg membacanya) kini giliran anda semua melakukannya, bila blm ada sumbangkanlah masukan2 permasalahan yg anda lihat dan rasakan belum tertangani saat ini sehingga kita yg mungkin bisa membantu dgn kemampuan ilmu masing2 bisa memberi solusinya………..amin, bila ada yg patut ditiru dari p.Dis (tentu yg baik) tirulah dan praktekkan, bila ada yg jelek ya tentu tinggalkanlah.

    tetap SEMANGAT utk tempat kita berpijak ini jd lebih baik, thanks.

    Posted by pakde | 21 Maret 2012, 11:43 am
    • Penilaian saya tentang pak diz adalah sebagai berikut :

      Pak Diz… sudah menyadari..bahwa dengan kondisinya yang sekarang…tidak banyak waktu yang bisa dia berikan kepada Republik ini…
      Pak Diz.. juga menyadari sebanyak apapun harta yang dia miliki tidak akan pernah bisa di tukar dengan waktu..
      Kita juga sama-sama tau dengan kondisi nya saat ini pak Diz nggak butuh materi, yang saya lihat beliau cuma melaksanakan apa-apa yang menjadi kewajiban dia sebagai manusia yang di beri tugas berdasarkan jabatannya.
      Menjadi luar biasa pada saat pak Diz melakukan ini secara benar dan wajar…, masalah pak Diz ngamuk di pintu Tol menurut saya benar dan wajar, kenapa kita tidak bisa melakukan pada kondisi itu, karena itu bukan tugas kita…nah kalau pak diz yang melakukan..ya wajar saja wong itu memang tugas dia…memberikan pelayanan yang baik kepada pengguna jalan, ” kok pejabat yang lain nggak pernah melakukan…?? ” … Lah pejabat yang lain nggak akan pernah tau kalau ada kemacetan ” wong kalau mereka mau lewat, jalan sudah di sterilkan oleh petugas polisi “.

      Intinya ..apa yang dilakukan pak Diz saat ini …nggak ada urusannya sama pencitraan, apalagi untuk kampanye RI I yang saya monitor dari pergerakan pak diz ..adalah kerja.cerdas, kerja tegas, kerja dengan tujuan yang jelas.

      Mari bantu apa yang pak diz lakukan apapun bentukya…, sumbang saran, ide…apa saja deh..pokoknya yang berenergi positif…

      He…he…kok…saya jadi promo pak Diz…….wkkkk

      Posted by Seno | 21 Maret 2012, 12:33 pm
    • kalo memang mau narsis, ingat lho pak DIs itu kan wartawan senior tulen, mantan CEO Jawa Pos Grup yg masih dihormati banget jaringannya, Azrul Ananda anaknya sekarang menggantikannya menjadi CEO Jawa Pos Grup, alias terlalu gampang buat beliau utk narsis demi pencitraan… tapi faktanya, kejadian senin lalu itu cuma diabadikan oleh 1 kamera ponsel, dari jauh, gak jelas, dan pak DIs menghadap ke samping (ke arah Avanza silver), tak ada wartawan disana, tak ada kamerawan pula… bandingkan dgn Boss besar kita yg itu tuh, curhat aja pakai ngumpulkan kader-kadernya sembari disorot kamera dari semua televisi nasional…😀

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 22 Maret 2012, 8:30 am
  208. Pak Dahlan atau siapapun yang mendukung lahirnya PUTERA PETIR, di Kota Bandung ada yang namanya Kang Dicky Zaenal Arifin, tinggal di Jl. Rajamantri I No. 3 Bandung, Telp. (022) 7302816.

    Beliau sudah memiliki PROTOTIPE BAHAN BAKAR DARI AIR dan sudah diujicobakan untuk GENSET, KOMPOR GAS, dan MESIN LAS. Tolong di FOLLOW UP. Penemuan Kang Dicky ini juga pernah ditayangkan dalam RAHASIA SUNNAH tahun 2011 yang lalu. Prinsip kerja alat penemuannya adalah memisahkan HIDROGEN (atom H) dari AIR (H20). Sehingga Gas Hidrogen (H) nya digunakan sebagai bahan bakar…bersih, tanpa polusi sama sekali….dan sisa adalah…OKSIGEN (O2).

    Alangkah bersihnya udara ini apabila seluruh genset, boiler, pabrik-pabrik maupun kendaraan bermotor menggunakan ENERGI AIR sebagai bahan bakar.
    Semoga bermanfaat.

    Posted by putera biasa | 21 Maret 2012, 12:35 pm
    • mas putra biasa…sampeyan sembrono!! klo org jawa bilang, anda yg ngomong org lain yg kena getahnya!!! kita yg tau sejarahnya energi ini keep silent smua, kerjakan dan aplikasikan tanpa kata2 tau2 dah ada, sampeyan tanya mas joko blue energi kanapa dia skrg diam bahkan yg diluar negeripun demikian…kamipun melakukan itu, krn saat ini terlalu bahaya bila dipublikasikan sdh banyak korbannya sebelum teraplikasi,kasian mereka. krn bila itu terjadi byk pihak yg sangat2 dirugikan saat ini, kita gak hanya ngomong uang tp ini menyangkut suatu kekuasaan. maaf saya bicara terlalu keras.

      Posted by pakde | 21 Maret 2012, 1:01 pm
      • pakde ini bukan technologie baru….proses pemisahan dari air H2O menjadi H2 + O2 ini sudah lama digunakan bahkan pesawat ulang alik pake bahan bakar ini
        yang jadi masalah adalah sistem kontrolnya….di laboratorium perminyakan alat ini banyak digunakan untuk menghasilkan pembakaran murni gas H2 juga sudah biasa.
        bahkan saya juga sudah pernah mbredeli alat seperti ini…. nah mengaplikasikan sistem ini kedalam sistem pembakaran kendaraan bermotor itu baru masalah kalo buat mesin las, kompor gas ini sih biasa…. wong di indonesia ini banyak tabung berisi hydrogen yang di jual bebas.
        kecuali ..kalau kita mau mengaplikasikan kendaraan berbahan bakar gas (LPG/LNG) menjadi berbahan bakar Hydrogen baru topik ini di bicarakan.

        he…he…jadi sok tau…

        Posted by Seno | 21 Maret 2012, 2:55 pm
      • iya mas seno,maaf atas koment saya.

        Posted by pakde | 21 Maret 2012, 3:07 pm
      • Djoko Blue Energy tidak membuka rahasia mesinnya mungkin karena takut ketahuan publik bahwasanya apa yang disebut sebagai “mesin baru” itu sebenarnya sudah lama ada. Kalau kita rajin buka-buka internet, mulai dari video YouTube yang dibuat oleh anak-anak ABG di Amerika sono hingga publish literatur ilmiah yang diupload free, kita bisa temui banyak sekali teknik pembuatan bahan bakar dari air hingga hidrogen generator. Dan yang menggelikan, di YouTube pun banyak sekali video tutorial yang mengajarkan kita membuat tabung-tabung electricity yang bisa memecah air jadi sesuatu yang mudah terbakar. Investor sebenarnya kalau mau pasti sudah bikin sejak dari tahun 1990-an. Namun orang yang disebut investor ini adalah orang yang kaya dari minyak, tentu saja mereka dengan beragam alasan menahan diri untuk investasi ke bahan bakar air. Bahkan nama “Blue Energy” ini sudah banyak dijadikan judul di internet, baik yang menggunakan air biasa maupun air laut. Untuk air biasa harus dicampur dengan salt/garam. Silahkan cari reportase dari FOX TV atau sumber lainnya mengenai “water powered engine”. Anak SMK seharusnya rajin-rajin browsing internet agar mereka bisa mengganti mesin Esemka itu dengan “water powered engine” tanpa embel-embel “kami menemukan mesin baru”, jujur saja bilang: “sumber kami dari browsing internet”. Orang yang mengaku penemu wajib melakukan kesalahan, TAPI TIDAK BOLEH BOHONG!!!

        Kalau masyarakat awam Indonesia mudah terpesona oleh klaim orang per orang yang mengaku menemukan sesuatu maka itu bukanlah hal yang aneh karena persentase melek informasi sangat buruk. Saat BPPT membuat pesawat tanpa awak, saat itu pula kita langsung bangga dan menganggap itu buatan Indonesia padahal sparepartnya masih import dan BPPT hanya sebatas MERAKIT seperti yang dilakukan oleh anak Esemka.

        Makanya, kalau mobil listrik ini jadi, lebih baik pilihannya memakai sparepart dari negara lain dengan sebutan “mobil listrik rakitan” atau murni 100% dengan sebutan “mobil listrik Indonesia” yang mulai dari ban hingga motor listriknya buatan dalam negeri. Dahlan Iskan harus bikin pabrik motor listriknya dahulu dan pabrik baterai, mengenai body mah gampang… serahkan saja urusan body ke anak SMK–sambil tidur pun mereka bisa bikin bodynya. Aku yakin, anak Esemka pun bisa merakit Tank Leopard di Indonesia.

        Posted by Suporter Dahlan Iskan | 22 Maret 2012, 8:39 am
    • Copy… Paste… Send !

      Posted by M. Erick Antariksa | 21 Maret 2012, 1:02 pm
    • mungkin yg dimaksud adalah H-H-O generator… lewat reaksi elektrolisis H2O dipecah menjadi H-H-O berupa gas, lalu disalurkan ke ruang bakar utk meningkatkan efisiensi pembakaran… H-H-O disebut juga Brown gas, sdh ditemukan sejak tahun 60-an… di luar negeri banyak dijual kit siap pakai, bikin sendiri pun bisa… tai H-H-O gas tdk dpt menggantikan total penggunaan BBM, tetap hrs pakai BBM… menurut pengakuan teman yg pakai H-H-O generator di Isuzu Panther miliknya, dia bisa dpt 1 liter solar utk 20-an km bahkan lebih…

      tapi, perlu diketahui juga, boss… memisahkan hidrogen dari air itu bukan hal mudah, butuh energi besar… makanya banyak kimiawan yg mengkritik, memang seolah energinya meningkat, tapi utk mendorong reaksi itu juga butuh energi yg besar… jangan-jangan energinya malah tekor… lagipula, utk menyimpan hidrogen dlm bentuk itu gas, adalah perkara sulit mengingat tekanannya hrs sangat tinggi dan hidrogen sangat mudah terbakar, ingat peristiwa sejarah meledaknya balon udara Zeppelin di Jerman… penerbangan antariksa yg menggunakan hidrogen sbg bahan bakar, bentuknya adalah hidrogen cair dgn tabung yg sangat besar, kuat, dan bertekanan sangat tinggi… sedangkan mobil Fuel Cell menggunakan hidrogen yg diekstrak dari methanol, lalu hidrogen bereaksi dgn oksigen lewat bantuan katalis, utk menghasilkan listrik yg disimpan di aki lalu menggerakkan motor, produk buangannya adalah air…

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 22 Maret 2012, 8:23 am
      • makasih atas masukan2nya rekan2, semua generator H-H-O saat ini masih menggunakan elektroda yg dimasukkan dlm air, kendalanya bila kandungan garam atau logam dlm air itu tinggi (agak tinggi) akan bermasalah, setelah beberapa kali saya uji coba menyebabkan resistensi air turun (jd lbh menghantar kan listrik) akibatnya elektroda jd jenuh/saturasi ini yg menyebabkan mengkonsumsi daya listrik jd besar, menggunakan energi plasma listrik lbh bisa mengatasi itu tp byk gas hidrogen yg ikut terbakar dlm tabung/tempat reaksi dan ini membahayakan, adalagi menggunakan sistim polarisasi gas buang, ini lbh efisien krn bisa tdk menggunakan listrik sama sekali dan bisa diaplikasikan kesemua kendaraan bermotor yg ada hanya dgn menambah sedikit alat saja, tp kendalanya tidak bisa 100% air krn hrs dicampur airnya dgn BBM 20-10% (konsumsi BBMnya hanya 20-10% saja jd kalu biasanya isi bensin 5 liter cukup diisi 0,5-1liter saja lalu sisanya air), gas buangnyapun lbh bersih dr yg murni pake BBM.

        saya punya konsep utk proses elektrolisis ini tdk harus menggunakan elektroda (ini yg blm pernah saya jumpai saat ini) jd elektrodanya tdk harus bersentuhan dgn media/air, dan saya rasa ini lbh aman, jd yg masuk tabung/tempat reaksi air apapun bisa, mau kotor, bersih, air laut, soft drink atau air apapun akan bisa diurai molekulnya, tp kalo airnya kotor tentu akan meninggalkan sisa (kotoran/garam/karbon dll.) dlm tabung reaksinya, jd cepat kotor tabungnya itu saja kendalanya, utk masalah penyimpan yg aman skrg sdh byk tekniknya utk mengurangi daya bakarnya yg tinggipun bisa, sebetulnya tdk ada yg tidak mungkin di dunia ini selama itu adalah ilmu nyata bukan ilmu ghoib, maksudnya ilmu nyata adalah segala sesuatu yg bisa dirasa oleh panca indra kita, tentunya utk itu harus Out Of The Box. sebetunya klo kita keluar dari Box itu buanyak sekali hal2 baru yg berserakan disana untuk masalah apapun ada asal bukan yg ghoib itu td, contoh sj energi nuklir klo kita Out Of The Box ada kesalahan dirumus energinya yg menyebabkan radiasinya tdk terkendali, contoh energi fisi (nuklir) di alam ini adalah matahari, sedangkan lawannya yaitu energi fusi (blm ditemukan,menurut saya) di alam ini adalah black hole! energi plasma saat ini adalah energi fisi untuk fusi jadi bukan murni fusi, janganlah orang luar dinilai selalu lbh hebat dari kita, mereka jadi hebat krn mereka lbh dahulu menemukannya dari kita, itu krn mereka berani Out Of The Box sehingga menemukan formula/rumus2 baru sedangkan kita masih menggunakan formula2 mereka yg lama, klo mereka sdh uji coba & berhasil diaplikasikan baru diberikan ke kita sdgkan mereka Out Of The Box lg, akhirnya selalu ketinggalanlah kita, masak kita gitu terus! (maaf klo saya salah dlm menjabarkan semua ini, maklum letoy di iptek).

        tetap SEMANGAT untuk Out Of The Box, thanks.

        Posted by pakde | 22 Maret 2012, 11:09 am
        • lanjutkan risetnya, semangat!

          hmm, sejauh yg aku pelajari dulu ya, boss… reaksi fusi nuklir (penggabungan inti-inti atom ringan menjadi inti yg lebih berat disertai pelepasan energi) alamiah terjadi di matahari dan semua bintang… Hidrogen + Hidrogen jadi Deuterium (Hidrogen berat dgn 1 netron)… Deuterium + Hideogen jadi Helium 3 (Helium berat dgn 3 netron, Helium berasal dari kata ‘helios’, bahasa Yunani utk matahari)…

          black hole adalah bintang yg telah kolaps total di akhir masa hidupnya… secara teoritis black hole bermassa sangat besar yg mengakibatkan gravitasinya juga sangat besar, cahaya pun akan terperangkap disana… jadi di dlm black hole mestinya tdk lagi terjadi reaksi apapun yg menghasilkan energi… dari sebutannya saja, black hole, memang memancing imajinasi kita utk berkelana liar kemana-mana… faktanya, black hole baru bisa dipelajari secara teoritis matematis… ya krn itu tadi, bagaimana mana mau diamati kalo cahaya saja bisa terperangkap dan tak akan bisa keluar dari sana

          Posted by Novrian Eka Sandhi | 24 Maret 2012, 6:18 pm
          • menarik mas sandhi justru disinilah yg menjadi pemikiran saya, reaksi nuklir (yg katanya reaksi fusi) tak lebih seperti kita memasak air sampai mendidih bahkan menguap sampai airnya habis, untuk memanaskan air perlu energi (panas kan..), air yg mendidih bisa menghasilkan uap (panas juga kan..) yg banyak gunanya salah satunya adalah untuk menggerakkan mekanik (byk macam aplikasinya), uap td bila dipanaskan terus akhirnya menjadi gas tentunya, ini yg akhirnya menyebabkan menimbulkan asumsi panas adalah energi!(E=mC² pasti selalu menghasilkan panas!) pernahkah kita memikirkan gas dari uap air yg dipanaskan itu bagaimana bisa menjadi air kembali bahkan padat (jd es)? untuk merubah gas itu sampai menjadi padat kembali pasti memerlukan energi juga kan?… apalagi klo bukan dingin bahkan mungkin sangat dingin sekali yg diperlukan, jd apakah dingin itu energi?…pernahkah kita tau rumus energi dingin?…adakah aplikasi energi dingin?…disini E=mC² tdk berlaku! energi tdk pernah lenyap tp hanya bertransformasi!, E=mC² adalah energi pemusnah bukan pembangun, jd selama energi itu adalah panas pasti efeknya jelek bg kita bila tdk terkendali, utk itu harus ada energi pembanding krn tuhan menciptakan alam semesta ini semua berpasangan supaya berimbang (bila panas kita perlu dingin, begitu pula sebaliknya).

            cobalah Out Of The Box jgn terlalu mendewakan ilmu2 dari luar, akhirnya kita didoktrin tdk mungkin ada sesuatu yg lain dari yg ada saat ini!….apakah mereka itu tuhan?…
            semakin manusia hanya menggunakan akalnya saja..semakin jauh tuhan darinya.., pikiran adalah jalan…hati adalah lenteranya..dengan keduanya kita pasti tdk akan tersesat krn jelas terlihat mana jalan yg lurus mana jalan yg berbelok, hanya dengan pikiran (akal) kita pasti akan ngawur jalannya krn gelap, hanya dengan hati dia tdk akan jalan krn tdk ada jalannya, jd harus bersama sama agar baik hasilnya.

            jd maksud saya jangan jauh2 melihatnya…sebetulnya disekitar kita sudah ada contohnya bahkan banyak dan berserakan asal kita Out Of The Box, untuk melakukannya bukalah mata hati jgn pikiran (akal) saja….selamat mencoba dan tetap semangat. maaf bila saya yang salah.

            Posted by pakde | 24 Maret 2012, 8:16 pm
    • Sampean itu lho siapa? identas dak jelas, email dak jelas, profesi dak jelas, foto juga dak jelas. semua data gelap, koq pake menilai orang lain yang sudah nyata-nyata jelas sumbangsihnya untuk negara ini. Hayo tunjukkan jati dirimu. Hayo tunjukkan merahmu. Berani ‘dak?

      Posted by kerjakerjakerja | 21 Maret 2012, 7:28 pm
    • Iya nih orang ini yang bikin blog bukandahlan iskan kok nggak jantan ya. jati dirinya nggak jelas namanya siapa backgroundya apa alamatnya mana fotonya nggak ada bisanya cuma ngritik orang yang lagi berjuang untuk negara dengan tulus. Okelah kalau mungkin tujuan anda itu memang biar Pak Dis introspeksi tapi lihatlah dulu penilaian anda hanya berdasarkan anda sok benar padahal kalau dipandang dari sudut pikiran banyak orang gaya Pak Dis itu adalah gaya yang nggak kaku gaya yang apa adanya gaya yang tidak harus selalu formal, pakai sepatu kets itu nggak apa-apa, baju nggak di masukin juga nggak apa-apa, yang penting intinya Pak Dis itu nggak merasa sok pejabat yang harus pakai jas, dasi, atau apalah yang berbau formal, bagi Dia semua itu nggak terlalu penting. Gaya Dia naik ojek naik angkutan umum itu sudah sejak dari dulu dari jamannya Dia miskin, jadi wartawan, jadi CEO Jawa Pos, Direktur PLN, Menteri BUMN, sama!!! Dia nggak berubah tetep merasa seperti orang biasa dan berbaur sama orang biasa mau ngobrol ama satpam kek, mau ngobrol ama tukang sapu kek ama tukang sampah, Dia tetep merasa seperti bukan orang ruarrr biasa, yang penting!!! kerja kerja kerja!!!

      Posted by ikin | 22 Maret 2012, 9:09 am
  209. Entah mengapa setiap kali membaca tulisan bapak di blog ini saya selalu berkaca-kaca,,, semoga bapak sehat selalu🙂

    Posted by zywih | 21 Maret 2012, 12:46 pm
  210. Makasih ” KENDALINYA” PAKDE….( kadang Emosi sih )

    Posted by Anar | 21 Maret 2012, 12:54 pm
  211. kadang ada koment negatif hanya untuk cari perhatian n mengalihkan isu dan membuat onar. gak usah di komen balik.

    Posted by Syaif | 21 Maret 2012, 1:12 pm
  212. Dukung Dahlan Iskan Jadi Presiden, Segera Kirimkan Dukungan Anda :

    Kirim surat elektronik dan scan KTP ke diforpresident@yahoo.com.

    Info lengkap di : http://salingsilang.com/baca/ajakan-petergontha-dukung-dahlan-iskan-4-president-jadi-tren

    -Semoga Infonya Berguna-

    Posted by Darko Rahman | 21 Maret 2012, 2:07 pm
    • Temen-temen,

      Gelombang dukungan kpd om dahlan semakin rame, namun kita mesti hati-hati. masih belum saatnya untuk mengumpulkan ktp. krn hal ini bisa lebih mengganggu lagi bagi konsentrasi kerja om dahlan.

      Grup ini udah benar. kita fokus untuk saling memberi semangat, inspirasi, saling belajar dan tentu saling mengenal lebih baik, dg satu tujuan menuju INDONESIA MULIA.

      Sepertinya memang kita mesti bersabar 2,5 tahun lagi. dan ini tidak lama. kalau kita mendukung om dahlan berarti kita juga berkomitmen untuk melindungi beliau.

      Saya teringat beberapa peperangan, bahwa disetiap perjuangan selalu ada manusia bermuka dua alias munafik. mereka berkaki dua. mereka berkelamin 2. tapi bermata satu. hari ini bersama kita. besok bersama musuh. matanya yg satu hanya bisa melihat kepentingannya sendiri.

      Temen-temen,
      cara mendukung om dahlan terbaik adalah dg menjadi manusia-manusia berintegritas ditempat kerja masing-masing.

      Masalah pengumpulan ktp, hanyalah teknis. dan itu bisa dihandel oleh mas erick dkk menjelang akhir 2013, paling lambat awal 2014.

      salam
      sk

      Posted by syafiihkamil | 22 Maret 2012, 2:28 pm
      • Adem kalimat-kalimatnya mas Syafiih Kamil.

        Saya setuju sekali, cara termulia mendukung Pak Dahlan adalah denga berusaha sepenuh kemampuan untuk menjadi seperti Pak Dahlan. Setelah itu, ajak orang-orang lain untuk ikut berusaha merubah diri menjadi lebih baik.

        Masalah pengumpulan KTP, agak serem juga ya. Karena sangat mungkin disalah gunakan.

        Daripada ngumpulin KTP, lebih asyiik ngumpulin pemikiran, ngumpulin tekad, ngumpulin semangat…sambil ngumpul-ngumpul.

        …ga sabar nih pengen ngumpul sesama penganut Dahlanisme he he he

        Posted by M. Erick Antariksa | 23 Maret 2012, 6:42 pm
    • klo gagal juga mengusung beliau….tinggal print sendiri surat suara gambar pak DISdan jgn lupa dicontreng datangi TPS masukan biar heboh haha

      Posted by imul saja | 23 Maret 2012, 5:18 pm
  213. Salut deh buat aksi bapak,,,,

    Posted by kuceng21 | 21 Maret 2012, 2:28 pm
  214. Pak DI mau Check up ke China, mau check cangkok hatinya yg dulu, doain aja hatinya sehat dan balik lagi ke indonesia..

    amiinn

    Posted by bacrut | 21 Maret 2012, 2:52 pm
  215. Reblogged this on suningsihbening.

    Posted by suningsihbening | 21 Maret 2012, 2:56 pm
  216. Ngelucuu duluuu aaah…

    SIKSA NERAKA BER-BEDA2.

    Konon Ternyata neraka itu di-bagi2 sesuai dgn asal stiap org, tp siapapun boleh memilih ke neraka mana aja.

    Krn si perampok indo ini nge fans sama celebrities Amerika, akhirnya dia memilih msk kepintu neraka Amerika.

    Pintu dibuka, ternyata tak bnyk org yg antri.

    Perampok : “Kalian diapain di sini?” dia bertanya pd salah 1 yg antri.

    “Pertama kita didudukkan diatas kursi listrik slm 1 jam, lalu didudukkan lg diatas kursi paku slm 1 jam, trakhir disiram dgn bensin n disulut api sambil menunggu setan Amerika dtg yg akan mencabik kita sepanjang sisa hari”

    Krn kedengarannya tak menyenangkan, si perampok td pindah kepintu neraka negara lain. Mulai dr Rusia, Inggris, Japan n negara2 lain.
    Tp, perlakuan disana sama smua spt di neraka Amerika.

    Akhirnya dia memutuskan utk ke neraka org INDONESIA, siapa tau perlakuannya lbh menyenangkan.

    Pintu dibuka, dia kaget. Bnyk skali org yg antri disini, bahkan org2 dr negara lain ikut b’desak2kan.

    “Kalian diapain di sini?” dia bertanya kpd salah 1 org Indonesia yg ikut antri.

    “Begini mas , Pertama kita didudukkan diatas kursi listrik slm 1 jam, lalu didudukkan lagi diatas kursi paku slm 1 jam, trakhir disiram dgn bensin+disulut api sambil menunggu setan Indonesia dtg yg akan mencabik kita sepanjang sisa hari”

    “Lho ! Itu kan sama persis dgn neraka yg lain? !” si perampok ‘ga habis pikir.
    “Tp, knp org yg antri lbh bnyk ketimbang di neraka tetangga sebelah ?”

    “Mas, disini service-nya amat buruk :
    kursi listriknya nggak nyala krn LISTRIK SERING MATI,
    kursi pakunya ga ada – tinggal pakunya aja krn KURSINYA JADI REBUTAN &
    BENSINnya juga ‘ga ada tuh ….
    HARGANYA MELAMBUNG tinggi, panitia ‘ga sanggup” “kata org tadi.
    & yg paling enak, SETANnya CUMAN TANDA TANGAN ABSEN DOANG, langsung pulang.

    Perampok : ah , gua pilih yg lokal saja deh , I love my country …

    Wakakakakakakaka….

    Posted by M. Erick Antariksa | 21 Maret 2012, 3:12 pm
  217. Numpang promosi E-Toll Card Ya. Ayo…Ayo Siapa Yang Pengen ketemu Pak Dahlan atau direksi Mandiri :

    Jakarta – Menteri BUMN Dahlan Iskan siap menepati janjinya untuk membagi-bagikan hadiah dari iPad sampai Blackberry. Syaratnya, jika beruntung masyarakat yang ingin mendapatkan iPad maupun BlackBerry harus membeli terlebih dahulu e-Toll Card Bank Mandiri. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendongkrak penggunaan kartu prabayar untuk akses masuk tol.

    “Jadi (bagi-bagi iPad dan BlackBerry). Setelah Pak Dahlan pulang dari China,” ungkap Direktur Micro & Retail Banking Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin dalam penjelasannya kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (21/3/2012).

    Sebelumnya Dahlan pernah berjanji akan memberikan hadiah langsung berupa BlackBerry atau iPad untuk setiap pembelian e-Toll Card. Ini akan dilakukan saat dia langsung turun ke jalan menjual produk Bank Mandiri tersebut.

    “Siapa yang beli pas di situ akan dapat hadiah khusus juga. Seperti BlackBerry, apakah iPad atau iPad,” kata Dahlan beberapa waktu lalu.

    Dikatakan Dahlan, dirinya bersama seluruh Direksi akan menjadi marketingnya dengan menjual e-Toll card di tol-tol. “Seluruh direksi Bank Mandiri dan menteri BUMN akan ikut jualan di jalan tol. Berdiri di jalan tol jualan,” tegas Dahlan.

    Namun, Dahlan masih merahasiakan hari dan tanggal serta waktu dirinya dan direksi Bank Mandiri melakukan penjualan langsung. “Tiba-tiba nanti seluruh Direksi Mandiri dan BUMN ada didekat gerbang tol mana jualan,” jelasnya.

    Info di : http://finance.detik.com/read/2012/03/21/165240/1873648/4/pulang-dari-china-dahlan-iskan-siap-bagi-bagi-ipad-dan-blackberry?9911012

    Posted by Darko Rahman | 21 Maret 2012, 5:11 pm
    • wah, saking getolnya konsep marketing pak DI tidak teraplikasikan di bawah dan jauh dari target membuat strategi Direct Selling para pejabatnya? Ini baru namanya pekerja keras. Seharusnya jajaran Bank Mandiri itu harusnya malu dengan komitmen awal, cara paling simple yah top down aja ke seluruh cabang dan operasional yang memiliki staff/karyawan atau nasabah yang mobilitasnya tinggi memakai jasa tol untuk e-toll card ini. Bisa berupa instruksi, himbauan, apresiasi atau apa lah kemasan penyampaiannya. Saya rasa itu cukup untuk mendongkrak pemakai e-card tersebut.

      Posted by Steven Richard | 22 Maret 2012, 7:44 am
  218. nah ini saya setuju sekali pak, motor listrik dari dulu sudah ada teknologinya tapi kenapa belum ada di pasaran.. lagi2 karena terhalang kepentingan2.. smoga putra petir dapat segera lahir di Indonesia..🙂

    Posted by scratchz | 21 Maret 2012, 6:04 pm
  219. Peperangan melawan BBM mestinya sudah lama harus dilakukan, akan tetapi nampaknya tidak ada yang layak menjadi panglima di Medan Perang. Pak Dahlan telah menabuh genderang perang melawan BBM melalui penggunaan mobil listrik dan konversi BBM menjadi BBG.
    Mengupayakan mobil listrik memang akan menjadi salah satu solusi di masa yang akan datang, akan tetapi toh juga tidak akan mengurangi kenderaan-kenderaan pengguna BBM seperti sekarang ini, atau bahkan menambah jumlah kenderaan di Jalanan yang tidak didukung dengan infrastruktur yang memadai.

    Seandainya saja Pak Dahlan dengan segala pengaruh yang dimilikinya, memimpin peperangan ini dengan mempercepat konversi BBM ke BBG dengan tersedianya adaptor BBG dengan harga murah dan mudah di dapatkan, didukung dengan ketersediaan infrastruktur pengisian BBG diseluruh penjuru negeri, mungkin ini menjadi cara tercepat untuk membuat musuh kita BBM menjadi bergidik.

    Seandainya saja, dana yang tersedia dengan kenaikan BBM itu tidak dibagi-bagikan habis, tapi digunakan untuk mensubsidi semua angkutan-angkutan umum dengan Adaptor BBG dan membantu Pertamina membangun pengisian-pengisian BBG mungkin akan lebih berguna secara jangka panjang dibandingkan dengan dibagi-bagi berupa BLT kepada Rakyat yang akan dihabiskan dalam satu hari.

    Pak Dahlan, kami yakin mampu untuk menggerakkan LEN, BPPT dan Pertamina, BPH Migas agar mempercepat infrastruktur Pengisian BBG tersebut, dan seluruh mobil2 di negeri ini tidak lagi menggunakan BBM

    Semoga, and God Bless you Pak Dahlan

    Posted by Pahotma Parsaoran | 21 Maret 2012, 8:13 pm
  220. Tidak Begitu Antusias saya dengan Putra Petir,
    Tapi antusias memberikan dukungan kepada orang2 yang ingin MAJU
    Peace Boz

    Posted by stainless steel strap | 21 Maret 2012, 9:28 pm
  221. Yang sudah ada gimana nasibnya pak? Kereta listrik.

    Posted by Wisnu | 21 Maret 2012, 9:35 pm
  222. Pyuhhhhh rekor terus terbalapkan
    Komen2nya smakin buanyak dr hari ke hari

    Posted by Fia | 21 Maret 2012, 10:18 pm
  223. Yang jadi permasalahan adalah masyarakat kita sendiri yg terlihat ogah menggunakan kendaraan listrik… terbukti angka penjualan motor listrik selama ini sangat tidak siginifikan dibandingkan dengan motor bensin. Untuk mengajak masyarakat memerangi BBM agar beralih ke kendaraan listrik mungkin harus dilakukan langkah2x sbb :
    1. Penggunaan mobil listrik harus di mulai dari para pejabat, mungkin jika mobil listrik terwujud sebaiknya kementrian BUMN harus menjadi kementrian pertama yang mewajibkan penggunaan mobil tersebut.
    2. Masyarakat kita cenderung mengikuti “trend”, jadi ajaklah kalangan artis (celebrity) untuk menggunakan sekaligus mengkampanyekan mobil listrik.
    3. Mobil listrik nasional nantinya bukannya hanya harus berkualitas, tetapi modelnya juga jangan malu2xin… model mobil listrik nasional harus mengikuti trend mobil mancanegara.
    4. Pihak2x yg memposisikan dirinya selalu bersebrangan dengan kebijakan pemerintah harus diwaspadai, karena apapun niat baik & kerja keras pemerintah akan selalu ditentang oleh mereka (mereka tidak rela kinerja pemerintahan ini mendapat apresiasi dari masyarakat luas)… jadi pada saat putra petir lahir nanti harus mendapat pengawalan agar tidak direcoki oleh para pihak tersebut yang bisanya cuma kritik, menjatuhkan & tidak pernah memberikan solusi buat kemajuan bangsa & negara.
    5. Yang paling mengerikan harus diwaspadai adalah para pengusaha yang selama ini menikmati keuntungan besar dari industri otomotif drakula penghisap BBM subisidi… saya yakin dengan uang yang mereka miliki sangatlah mudah untuk merecoki lahirnya putra petir nasional karena tidak rela kejayaannya diambil alih oleh putra petir nasional… dalam hal ini pemerintah khususnya pak dahlan iskan dalam melahirkan putra petir harus didukung penuh oleh para tokoh nasional yang menjadi panutan masyarakat banyak agar putra petir akan selalu terhindar dari niat jahat pihak2x yang tidak bertanggung jawab…

    Posted by Sonny Aprias | 21 Maret 2012, 10:58 pm
    • kenapa masyarakat sepertinya ogah membeli motor listrik?
      menurut pengamatan ane sih, boss:
      1. harganya cukup mahal, 3 jutaan. mahal bukan cuma krn nominalnya, tapi manfaat yg didapat. saat beli motor rakyat kita blm mikir sampai ke urusan pelestarian lingkungan dan makin mahalnya BBM
      2. ketersediaan suku cadang yg memble, masa ganti baterai aja inden dulu 2 bulan, mahal pula: 1 set batere 400 ribuan, kalo buat motor uang segitu bisa buat overhaul
      3. fungsionalitas, motor listrik cuma kuat buat berdua, padahal kultur rakyat kita maunya kemana-mana hrs rame-rame bawa anak, istri, keponakan, mertua, aa’, teteh, dsb
      4. nah, pada akhirnya, kualitas barang tetap jadi bahan pertimbangan

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 22 Maret 2012, 8:10 am
  224. Gimana cara menyingkirkan Pak Dahlan umpamanya dia bersedia memimpin RI untuk 2014? Coba kita inventarisasi kelemahan-kelemahan Dahlan Iskan, supaya dia tidak bisa jadi RI-1 di 2014…!!!

    1. Berasal dari rakyat level bawah – Iya
    2. Pekerja keras – Iya
    3. Berani mengambil tindakan tegas – Iya
    4. Pengalaman sebagai pekerja – Iya
    5. Pengalaman sebagai pimpinan – Iya
    6. Pengalaman sebagai pemilik – Iya
    7. Membenahi BUMN amburadul – Iya
    8. Mempunyai ethos kerja tinggi – Iya
    9. Menyelesaikan masalah secara langsung – Iya
    10. Hubungan dengan luar negeri – Iya
    11. Menjadi Menteri – Iya
    12. Diterima dunia usaha – Iya
    13. Diterima serikat buruh – Iya
    14. Diterima bursa saham – Iya
    15. Sahabat Petani – Iya
    ..
    ..
    ..
    1001. Disukai RAKYAT BANYAK – IYA…

    Pusing juga ya nyari cara menjegal si Bapak satu ini umpama jadi kandidat RI-1 di 2014😀

    #copas dari sebelah

    Posted by M. Erick Antariksa | 21 Maret 2012, 11:08 pm
    • Partai poltik, itulah yang akan menjegalnya. Politik itu identik dengan kekuasaan dan hawa nafsu, Budaya politik lebih/cenderung berputar putar/berpolemik, sedangkan DI cenderung to the point. inilah yang sulit bagi DI. Sangat banyak kepentingan yang harus ditanggung oleh presiden, sangat banyak. DI, menurut saya, bukan tipe pura2, sedangkan partai politik gudangnya pura2. Pusing bossss……….jangan sampai Indonesia kehilangan momentum di tahun 2014, tapi gimana caranya ? Gimana..?……………..

      Posted by optimis_indah | 22 Maret 2012, 10:01 am
    • Betul mas Erick umpama bapak satu ini jadi kandidat RI-1 siapapun semuanya akan lewat karena akan kalah segala galanya

      Posted by ikin | 22 Maret 2012, 10:12 am
  225. Indonesia, Lepaskan Ketergantunganmu Kepada BBM
    Oleh: Widjajono Partowidagdo

    Indonesia memproduksi minyak sebesar 329 juta barel, mengekspor minyak mentah sebesar 132 juta barel, mengimpor minyak mentah sebesar 99 juta barel dan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 182 juta barel pada tahun 2011 (Sumber ESDM 2012) dan mengkonsumsi BBM 479 juta barel. Terdapat defisit sebesar 150 juta barel per tahun. Cadangan terbukti minyak kita hanya 3,7 milyar barel atau 0,3 % cadangan terbukti dunia. Sebagai Negara net importer minyak dan yang tidak memiliki cadangan terbukti minyak yang banyak, kita tidak bijaksana apabila mengikuti harga BBM murah di Negara-negara yang cadangan minyaknya melimpah.

    Negara2 Amerika Latin yang anti Neolib seperti Brasil, Argentina dan Chili BBM nya tidak disubsidi, akibatnya BBN (Bahan Bakar Nabati) dan Industri Nasional (mobil, pesawat, senjata dan pertanian) nya berkembang. Bahkan Brasil sekarang menjadi Negara Idola disamping Rusia, India, Cina dan Korea (BRICK). Brasil bahkan sudah menguasai Teknologi Migas Lepas Pantai disamping Cadangan dan produksi minyaknya meningkat pesat, Petrobras adalah Perusahaan Migas terpandang di Dunia. Di India dan Pakistan maupun Cina dan Vietnam (Komunis) tidak ada subsidi BBM tetapi transportasi umum disubsidi sehingga nyaman dan Industri Nasionalnya meningkat pesat. Cina menggunakan gas dan listrik untuk transporasi umum dan sepeda motor menggunakan listrik. BBM murah hanya diterapkan di negara-negara yang cadangan minyaknya melimpah seperti Arab Saudi, Irak, Lybia dan Venezuela. Bahkan harga bensin di Iran ($ 0,67/l) yang cadangan minyaknya 138 milyar barel lebih mahal dari di Indonesia sekarang ( $ 0,59/l) yang cadangan minyaknya hanya 3,7 milyar barel karena mereka mengutamakan gas untuk transportasi, rumah tangga dan listrik. Iran mempunyai cadangan terbukti gas nomor dua di dunia yaitu 982 TCF, sesudah Rusia. Sedangkan cadangan terbukti gas Indonesia adalah 112 TCF.

    Indonesia adalah Negara yang tidak kaya minyak. Kita lebih banyak memiliki energi lain seperti batubara, gas, CBM (Coal Bed Methane), shale gas, panas bumi, air, BBN (Bahan Bakar Nabati) dan sebagainya. Harga BBM (Bahan Bakar Minyak) menyebabkan terkurasnya dana Pemerintah untuk subsidi harga BBM, ketergantungan kita kepada BBM yang berkelanjutan serta kepada impor minyak dan BBM yang makin lama makin besar serta makin sulitnya energi lain berkembang.

    Tahun 2011 Indonesia memproduksi minyak 900 ribu B/D (barel per hari), gas 1,5 juta B/D (ekivalen minyak) dan batubara 3,4 juta B/D. Indonesia mengekspor gas 797 ribu B/D dan batubara 2,4 juta B/D. Cadangan terbukti gas lima kali cadangan terbukti minyak dan cadangan terbukti batubara sepuluh kali. Akibat terobosan teknologi di CBM (gas di lapisan batubara dengan dewatering atau memproduksikan air lebih dulu) dan di shale gas (gas yang tertinggal di batuan induk dengan fracturing atau merekahnya) menyebabkan Amerika Serikat kebanjiran gas. Apabila Indonesia menerapkan teknologi tersebut maka akan mempunyai kesempatan yang sama. Batubara juga bisa diubah menjadi gas dan cairan. Biaya listrik di Sumatera Selatan Rp 800/kWh karena memakai gas dan batubara sedangkan di Sumatera Utara Rp 3.500/kWh karena memakai BBM. Potensi panasbumi Indonesia terbesar di dunia yaitu 29 GW, potensi airnya 76 GW dan potensi biomass 50 GW. Sulawesi selatan mempunyai danau Poso dengan potensi 900 MW yang kalau dikembangkan membutuhkan biaya Rp 800/kWh, tetapi saat ini 90 MW pembangkit listriknya sebagian besar memakai BBM dengan biaya Rp 3.500/kWh. Seharusnya, sedapat mungkin kita tidak menggunakan BBM untuk listrik.

    Dulu waktu harga BBM Rp 6.000/ l sudah banyak yang berpindah ke busway dan transportasi umum. Begitu harga BBM Rp 4.500/l maka kembali naik kendaraan pribadi lagi. Orang tidak menghemat energi tetapi menghemat uang. Orang yang mau naik kendaraan umum layak disebut Pahlawan karena menghemat dana Pemerintah, energi dan polusi. Program konversi minyak tanah ke BBG berhasil karena subsidi minyak tanah dihilangkan. Program jarak pagar dan konversi premium ke BBG belum berhasil karena premium harganya Rp 4.500/l.

    Kalau seseorang menyikapi kenaikan harga BBM dengan arif maka pengeluarannya justru berkurang kalau di hari-hari kerja dia menggunakan transportasi umum dan hanya menggunakan mobil pribadi di akhir pekan atau silaturahmi. Medco memberi converter kit untuk CNG (Compressed Natural Gas) yang harga CNGnya Rp 4.100/l untuk stafnya dan menyediakan bus kantor untuk pegawainya. Kalau kebanyakan perusahaan berperilaku seperti Medco maka Jakarta tidak macet. Daerah luar Jawa penghasil Migas bisa beralih ke BBG lebih cepat.

    Naiknya harga BBM justru akan menyebabkan energi lain yaitu batubara, gas, panasbumi, air dan biofuel banyak dibutuhkan dan diproduksikan yang akan memberikan lapangan kerja, penghasilan dan pertumbuhan ekonomi serta berkembangnya daerah-daerah terutama di luar Jawa. Minggu 11 Maret 2012 Wakil Menteri Pertanian dan penulis mengunjungi Pesantren Sunan Drajat di Lamongan dan melihat pengembangan Kemiri Sunan disana. Kemiri Sunan ini disamping baik untuk penghijauan sehingga mencegah bajir dan tanah longsor juga buahnya bisa dibuat biodiesel yang dapat menjadikan suatu desa disamping asri juga mandiri energi. Pesantren mempunyai jaringan di seluruh Indonesia dan menurut informasi jumlahnya sekitar 20.000 di Indonesia.

    Ketergantungan yang berlebihan terhadap minyak dan luar negeri adalah ketidakmandirian. Tidak menggunakan energi yang kita miliki secara optimal adalah tidak bijaksana. Mengkonsumsi barang yang mahal tetapi tidak mengkonsumsi barang murah yang kita miliki adalah kebodohan. Cara meminimalkan subsidi BBM untuk transportasi dan listrik adalah dengan sesedikit mungkin memakai BBM. Akibatnya, Indonesia mempunyai dana lebih banyak untuk membuat Indonesia lebih cepat menjadi Negara Terpandang di Dunia. Dengan mengurangi ketergantungan kepada BBM maka Insya Allah Indonesia menjadi lebih baik.

    Posted by trisnoadhy | 21 Maret 2012, 11:13 pm
    • amin pak, sekedar nitip ide aja boleh kan pak,
      ide mobil listrik bagus, menaikkan harga BBM dikarenakan berbagai alasan teknis diatas juga berdasarkan penelitian dari para ahlinya juga lebih masuk akal
      paradigma dasar jalan umum artinya jalan yang dapat digunakan oleh masyarakat umum, siapa saja boleh lewat, rakyat bebas memanfaatkannya, akan tetapi negara yang memeliharanya.
      bicara masalah jalan (mau ga mau ya terkait konsumsi BBM jg) yang tidak bertambah tapi ditambal melulu iya pak, kalau dinalar orang awam nih pak, harusnya kendaraan umum lebih diutamakan daripada kendaraan pribadi (atau bisa dibaca mengembangkan industri trasportasi massal harusnya lebih diutamakan daripada industri mobil pribadi namun bukan berarti tidak menghargai prestasi menteri perindustrian dan perdagangan lho pak karena penjual mobil naik pesat) karena transportasi massal jauh lebih efisien “per Liter” dan “per meter” luas jalan daripada kendaraan pribadi, karena kendaraan pribadi “lebih nyaman”, “lebih privasi” dan “lebih luas” memakai jalan milik umum, harusnya pemilik kendaraan pribadi membayar lebih mahal daripada naik kendaraan umum, namun yang terjadi di saat ini justru sebaliknya lho pak, akan tetapi saya bukan anti produksi mobil pribadi lho pak, ada beberapa ide yang bisa difikir atau paling tidak dibaca
      1.saya rasa ini kebijakan fundamental, yakni menetapkan proporsi ideal jumlah pengguna jalan (bisa dipilah kendaraan umum, kendaraan pribadi, sepeda motor, truk) jadi jalan sebagai sarana mencapai tujuan itu terasa lancar bukan malah hidup di jalan alias macet.
      2.Atas riset proporsi ideal tersebut mengkalkulasi kisaran range harga dan pajak yang tepat untuk mengotrol jumlah kendaraan.
      3.Untuk pajak saya punya ide pak, semakin tua kendaraan maka nilai pajak kendaraan semakin membesar, ini akan berdampak orang semakin malas membeli mobil tua dan lebih memilih mengambil mobil yang baru, karena semakin tua maka perawatan membesar, pajak semakin tinggi, harga jual semakin turun kecuali mobil antik tapi kan sesuai sama pajaknya dan profil pemiliknya yang pastinya berlebih harta, artinya dari kebijakan itu industri mobil akan berjalan, dan menimbulkan industri recycling vehicle, pengolahan limbah besi mobil tua.
      program lowcost green car memang bagus, tapi dengan pengendalian yang jumlah kendaraan, kita dapat menghindari kemacetan sembari menggunakan energi yang ada untuk membangun jalan-jalan baru dan jalan tol yang baru untuk kemajuan industri nasional.

      Posted by agusnurkasianto | 22 Maret 2012, 1:08 am
      • bener, boss… kayak di Eropa ada juga pajak jalan, pajak emisi, pajak BBM… di Indonesia orang bisa punya mobil, meski gak punya garasi… akibatnya, di jalan-jalan perumahan yg sering dijadikan tembusan alternatif pengalihan arus, sering macet krn bahu jalan dipakai parkir mobil warga… ttg pajak, disini kan terbaik, kendaraan baru malah pajaknya makin mahal… memang hrs ada upaya simultan: menambah panjang ruas jalan, menghadirkan transportasi publik yg layak dan aman, serta membatasi kepemilikan kendaraan lewat kontrol yg ketat dan pajak yg berlapis-lapis…

        Posted by Novrian Eka Sandhi | 22 Maret 2012, 8:03 am
      • mas… DI tidak berkompeten dalam hal kebijakan seperti yang mas agus usulkan… masih banyak pejabat lain yang harus menanganinya… katakanlah, menteri perhubungan, gubernur, walikota/bupati, ataupun dinas lainnya…

        Saat ini Dahlan hanya berusaha memaksimalkan potensi aset BUMN yang ribuan trilyun untuk kepentingan umum…

        Jangan pernah menganggap ide mobil listrik ini hanya untuk mobil pribadi semata… bukankah kalau mobil listrik ini terwujud, angkutan umumpun bisa memanfaatkan mesin-mesin berbahan bakar listrik tersebut sebagai penggeraknya?

        Kalo ide Anda tersebut dipaksakan ke Dahlan Iskan, buat apa Indonesia punya puluhan menteri, puluhan gubernur dan ratusan walikota/bupati…. ide anda sangat tidak cocok dengan bidang kerja Dahlan Iskan

        Posted by sukimin | 24 Maret 2012, 12:28 pm
  226. Hehehehehe…
    Media sudah mulai membanding-bandingkan.

    “DAHLAN EFFECT” Kapan SBY Menyusul?

    http://m.inilah.com/read/detail/1842970/dahlan-effect-kapan-sby-menyusul

    Posted by M. Erick Antariksa | 22 Maret 2012, 12:33 am
  227. Pak Dahlan, mobil listrik jangan pakai body mobil nasional yang lalu!!! Auranya kurang baik dan butuh diruwat dulu. Lebih baik pakai body mobil Esemka. Ini sekalian jadi jalan keluar masalah tes polusi di BPPT. Lembaga seperti BPPT yang ngakunya sebagai tempat kumpulnya ahli-ahli saja kerjanya juga hanya merakit tidak beda jauh dengan yang dilakukan anak-anak SMK itu. Bikin pesawat tanpa awak saja bahan-bahannya banyak yang IMPOR!!!! BPPT impor komponen pesawat tanpa awak lalu mereka rakit, dan terbangkan, lalu dipamerkan sebagai BUATAN DALAM NEGERI!!! Mobil Esemka mau uji tes emisi aja dipersulit. PANSER ANOA 6×6 sebenarnya lebih parah dari Esemka, karena mesinnya juga pakai mesin Renault Perancis!!! Jadi apa bedanya anak ABG Esemka dengan ahli-ahli yang ngumpul dan nongkrong di lembaga-lembaga seperti BPPT? Apakah karena tidak ada dukungan dana dari pemerintah sehingga lembaga-lembaga seperti BPPT tidak bisa menghasilkan sesuatu yang benar-benar ciptaan mereka sendiri?! BPPT sepertinya harus memikirkan bagaimana menciptakan sesuatu tanpa harus ada dana; itu tantangannya, tapi apakah bisa membuat sesuatu tanpa dana? Kalau bisa, itu artinya memang ahli dan bukan tukang rakit. Untuk Esemka, Kementerian Pendidikn Nasional harus pergi ke Jerman, lakukan negosiasi agar Tank Leopard bisa dirakit oleh Esemka sehingga harga jualnya bisa lebih murah. Ngerakit Leopard pasti mudah, khan tinggal pasang, nyekrup, udah, beres, sangat cocok untuk anak-anak SMK yang usianya memang harus dipenuhi oleh aktivitas seperti itu.

    Posted by Suporter Dahlan Iskan | 22 Maret 2012, 4:09 am
  228. SAYA SUPPORT PAK DE DAHLAN

    Posted by dzuraganmahir | 22 Maret 2012, 8:10 am
  229. Proyek mobil listrik ini, dalam bayangan saya, adalah proyek besar. Proyek yang menuntut keikutsertaan seluruh elemen bangsa. Proyek besar yang tidak mungkin dikerjakan sendiri oleh Pak Dis, sesakti apapun beliau. Proyek yang MINIMAL sekali harus didukung oleh team Pak Dis. Dan karena Pak Dis adalah mentri BUMN, maka team minimal beliau adalah BUMN2. Para pegawai BUMN haruslah sudah berubah secara mental untuk dapat ikut mendukung proyek ini.

    Tetapi sebagaimana kita baca dalam pemberitaan ttg ngamuknya Pak Dis terhadap Jasa Marga karena kemacetan di pintu masuk jalan tol. Yang mana sebenarnya sudah selama 3 bulan, setiap melihat hal yg sama beliau selalu mengirimkan SMS kepada direksi Jasa Marga, tetapi tetap tidak ada PERBAIKAN. Maka kita bisa melihat, bahwa perubahan di BUMN sangatlah LAMBAT. Ini bahkan terjadi pada perusahaan yg baru berganti direksi di jaman Pak Dis. Ternyata ngak ngeffeck tuh.

    Kita membutuhkan sebanyak-banyaknya SMALL WINNING agar dapat mencapai BIG WINNING. Apakah small winning itu? Menurut saya adalah perubahan2 kecil dan menengah yang terjadi terus menerus pada hal2 yg bersifat rutin. Bisa kita lihat pada:
    https://dahlaniskan.wordpress.com/2012/02/19/kalau-rapat-tidak-perlu-lagi-makanan-kecil/
    https://dahlaniskan.wordpress.com/2011/12/12/kursi-feodal-bertabur-puntung-rokok/

    karena apa? Perubahan mental adalah hal yang tersulit dilakukan. Budaya sebagai penguasa bukan pelayan masyarakat sudah begitu kuat tertanam di benak mereka.

    Semoga proyek mobil listrik ini bisa berjalan dengan mulus.

    Mohon maaf kalau termuat 2x, karena yg sebelumnya tertahan.

    Posted by uyung | 22 Maret 2012, 8:22 am
  230. saya yakin mobil tanpa bbm akan menjadi kenyataan, bukan hanya di indonesia tapi dunia.. be optimist and never give up on hope.. monggo mampir di blog motivasi saya..

    Posted by @rezawismail | 22 Maret 2012, 10:05 am
  231. Dengan tidak terkendalinya produksi kendaraan bermotor yang haus BBM , dan lambatnya pembangunan infrastruktur jalan yang memadai, maka kesejahteraan generasi kita mendatang akan terancam hilang karena akan terjadi pencemamaran lingkungan hidup, kemacetatan aktifitas publik ,pemborosan energi maupun dana untuk pembangunan infrastruktur ,sehingga dengan menggunakan energi alternatif (Putra petir) yang tidak merusak lingkungan akan menambah usia bumi kita dan memakmurkan bangsa indonesia.

    Posted by HARI AT | 22 Maret 2012, 10:29 am
  232. Yang kita perlukan bukan saja pemimpin yang baik hatinya, tetapi juga memiliki power untuk memimpin. Kebanyakan sekarang adalah pemimpin yang memiliki power tapi sayang buruk hatinya. Mudah2an sebentar lagi akan muncul pemimpin yang baik hatinya dan memiliki kekuatan untuk memimpin.

    Posted by Rio | 22 Maret 2012, 10:34 am
  233. sementara mungkin teknologi hibrid dan pengereman generatif bisa jadi solusi ampuh Pak

    http://silvervaio.wordpress.com/2012/03/22/lagi-biker-badung-nekad-ga-pake-pelat-nomor/

    Posted by Salim | 22 Maret 2012, 10:57 am
  234. Pak… TOLONGLAH PUTRA-PUTRI BANGSA kita yang berprestasi… MEREKA DILUPAKAN PAK!!!!
    mereka mengharumkan indonesia di dunia internasional tapi mereka di lupakan,
    Bimbing mereka agar mereka bisa berguna bagi bangsa dan membawa bangsa menjadi bangsa yang
    maju dan bermartabat

    Posted by Agustian | 22 Maret 2012, 11:11 am
    • Setuju Pak Agustian, Banyak Sekali Putra Bangsa Kita Yang Cerai Berai Di Negara Lain dan Membangun Negara Lain Termasuk Malaysia. Semoga BUMN sebagai institusi korporasi bisa mengakuisisi mereka dan akan menjadi nilai plus tersendiri.

      Posted by Enzo | 22 Maret 2012, 11:15 am
    • Trima kasih mas Enzo atas informasinya. saya ikutan gembira sekarang bapak kita ini setelah di medical check-up di tempatnya operasi dulu sudah benar-benar liver-Nya menyatu dengan tubuhnya. Semoga Pak Dis selalu sehat dan akan tetap bisa bekerja hingga membawa indonesia manjadi jaya

      Posted by ikin | 22 Maret 2012, 11:39 am
  235. Thanks to Pak DANIS ( Dahlan Iskan )
    Selama ini kami banyak melihat dan membaca berita – berita artis yg kawin cerai yang sebenarnya gak perlu….. atau berita tentang Negarawan Koruptor yang menghabiskan uang rakyat.
    Pak DANIS adalah Negarawan yang menghibur kami dikala kami rakyat biasa sangat kehausan akan pemimpin – pemimpin yang bersih dan berinovasi nyata untuk kami.
    semoga para pemuda negeri ini termotifasi oleh semangat dan harapan Pak DANIS
    Maju Terus Pak DANIS
    Jayalah Negeriku, Jayalah Indonesiaku….

    Posted by anas | 22 Maret 2012, 11:55 am
  236. cukup banyak ahli di bidang-bidang itu di Indonesia, cuma masalahnya, bagaimana melawan mafia di pemerintahan? kabarnya, garam saja kita impor, padahal laut kita berpotensi untuk ekspor, konon ceritanya ada seseorang di balik itu semua.. orang yang punya kuasa dan daya tawarnya tinggi utk menge-golkan impor garam.. mafia yang sama harus kita tumpas terlebih dahulu kalo mau bangsa maju:)

    Posted by miqdam | 22 Maret 2012, 12:13 pm
  237. Menurut saya, berdasarkan berbagai perkembangan keadaan, sekarang kita sudah tidak boleh lagi hanya diam-diam saja berharap Pak Dahlan bisa terpilih sebagai pemimpin bangsa dan negara baik secara formal maupun moral.

    Yuk mulai bersuara dan bertindak !

    Kenalkan sosok, pemikiran, perbuatan, pencapaian, terobosan dan kepribadian Pak Dahlan kepada orang-orang sekitar kita.

    Suarakan dukungan kita di FB, Twitter, BBm, YM dll.

    Bisamillaah… Dahlan Iskan RI-1 !!!

    Ayo bersama kita mulai !!!

    Posted by M. Erick Antariksa | 22 Maret 2012, 1:26 pm
    • Siap mas Erick

      Posted by ikin | 22 Maret 2012, 2:32 pm
    • hari ini Peter F Gontha dalam tweeter nya menyatakan Dukung DI Jadi presiden 2014, kirim emai dan scan KTP ke diforpresiden@yahoo.com. ternyata banyak juga yang meresponnya. mungkin group kita sudah bisa memulainya dengan mengumpulkan dukungan dulu dari blog ini, lalu minta mereka untuk menyebarkan ke yang lainnya. pokok’nya – kata orang jawa- getok tular, dari mulut ke mulut. dan ada teman2 yang merelakan jadi relawan adminnya. sehingga bisa dicek berapa perkembangan dukungan DI dari hari ke hari… serta di publikasikan ke media. Kalau misalnya terjadi sesuatu terhadap DI, misalnya karena SBY gak suka dengan popularitas DI lalu memecatnya, maka itu bisa menjadi amunisi kuat untuk menggalang dukungan bagi DI (ingat, tragedi di dzalimi yang pernah dimainkna oleh SBY dan sangat ampuh menggapai dukungan rakyat)

      ayo ayo ayo ayo kerja kerja kerja mulai sekarang, nunggu apalagi

      salam

      mas aziz

      Posted by mas aziz | 22 Maret 2012, 3:00 pm
      • akhirnya keserakahan akan kekuasaan menyeruak juga lewat guo Blog ini… ah kemana malu kemana fitrah mu ? katanya mau kerja, eh baru sebentar koq sudah mabok kuasa ? mau ngumpulin ktp ? sorry bos lagi ngantri e ktp di kecamatan yang penuh sumpek dengan aroma sogok dan borokrasi bukan birokrasi. saya sudah duluan banting kursi disini bukan di gerbang tol, karena memang ngak mau juga dibohongi bayar hanya untuk macet di tol.
        sudahlah, sadarlah, berdoa tambahkan ilmu dan diberi rezeki kepahaman. amiin.

        Posted by omongdoangyanggede | 22 Maret 2012, 4:51 pm
      • Saya berpikir bahwa semua komentar intinya sama, termasuk mas erick, mas aziz atau mas omdo sekalipun. Semuanya berharap tidak kehilangan momentum di tahun 2014. Mudah2an……………………………….

        Posted by optimis_indah | 24 Maret 2012, 6:47 pm
  238. Dari Tianjin, Tiongkok, Dahlan kembali menyuarakan idenya untuk mengurai kemacetan panjang yang menjadi pemandangan sehari-hari di gerbang tol di Jakarta. “Di pintu-pintu tol tertentu, jam 05.30 sudah harus buka semua, terutama (tol) jurusan bandara (Soekarno-Hatta di Cengkareng),” ujarnya melalui email kemarin (21/3)…..

    Bagaimana tanggapan Jasa Marga? Direktur Operasional PT Jasa Marga Hasanudin mengatakan, amukan menteri BUMN menjadi pelecut semangat untuk melakukan perbaikan total dalam layanan tol. “Karena itu, kami akan berupaya lebih. Kalau Pak Dahlan minta Jasa Marga membuka semua gerbang tol arah bandara mulai 05.30, kami malah punya komitmen untuk membuka semua gerbang tol mulai 05.00, tidak hanya tol ke bandara, tapi semua jalur tol utama di Jabotabek,” ujarnya kemarin.

    http://www.jpnn.com/read/2012/03/22/121500/Siap-Buka-Semua-Gerbang-Tol-Pukul-05.00-

    Posted by Anar | 22 Maret 2012, 2:21 pm
  239. Surat Dahlan Iskan dari Tianjin
    ‘Hati Baru Makin Menyatu dengan Tubuh Saya’
    Alhamdulillah hasil check up saya di RS Transplant Center di Tianjin, sudah keluar tadi malam dan dinyatakan sangat-sangat baik. Tekanan darah 90/120, kolesterol 4,6 (normal 2,4-5,7), sgot 21, sgpt 17 (tidak boleh melebihi 42), gula darah 4,5 (normal 3,9-6,1), semua itu menunjukkan standar kesehatan yang prima. ……………..

    http://www.jpnn.com/read/2012/03/22/121563/Surat-Dahlan-Iskan-dari-Tianjin-

    Doa kami menyertai anda Pak DIS,Semoga slalu dalam lindungan ALLAH SWT…Amin.

    Posted by Anar | 22 Maret 2012, 2:28 pm
  240. Dear All,,

    ayo pesan kaos Manufacturing Hope sekarang,
    sebelum kehabisan!!!

    Pilih designnya dan tentukan jumlahnya..

    http://mohbusinessman.wordpress.com/

    Posted by mohbusinessman | 22 Maret 2012, 3:20 pm
  241. FAKTA!!! PLN PEMAKAN BBM TERBESAR ! lho gimana nih om DIZ ?

    Posted by omongdoangyanggede | 22 Maret 2012, 4:30 pm
  242. Memang harus ada terobosan seperti ini. Saya usulkan juga soal yang lain2. Ahli2 pertanian kita naikkan mutu/kualitas buah2an dan sayur mayur kita. Dalam setahun kita bisa menghemat sampai triliunan rupiah. Saya kira kita mampu!

    Posted by Peter A. Rohi | 22 Maret 2012, 4:30 pm
  243. semoga segera menjadi nyata Pak, kami bosan dengan isu kenaikan BBM yang seperti tak ada ujungnya

    Posted by sunarno2010 | 22 Maret 2012, 4:49 pm
  244. Indonesian Engineers Gathering With Dahlan Iskan

    ENGINEERS. DAHLAN ISKAN. bea-indonesia.org _ Jakarta. For the person that work on the property sector, such as management:
    engineering, building/property, hotel, facilities, factory, project, housing, fitting out, etc.
    which instead of the contractor or the supplier / vendor

    INVITATION FREE OF CHARGE

    BUILDING ENGINEERS ASSOCIATION (BEA)
    In cooperation with
    PT. INE JAYA,
    PT. JOTUN INDONESIA,
    PT. SCHNEIDER ELECTRIC,
    PT. TERANG SEJATI LLUMAR,
    PT. SURYAMAS LUMISINDO DWIDAYA,
    and others Vendors

    Topic:
    BEA Menuju Era Sertifikasi Kompetensi
    (BEA Toward Certification of Competency)

    Engineer’s Gathering will be held on :
    Saturday, 31th March 2012
    Venue :
    Hotel Harris & Convention
    Kelapa Gading, Jakarta

    AGENDA :
    07:30 – 08:30 : Registration
    08:30 – 08:50 : Early doorprize
    08:50 – 09:00 : Opening speech by Chairman BEA, Mr. Djohari Tatang
    09:00 – 09:45 : Presentation of PT. Ine Jaya,
    09:45 – 10:30 : Motivator by Minister of BUMN RI, Mr. Dahlan Iskan
    10:30 – 11:15 : Presentation of PT. Schneider Electric
    11:15 – 11:45 : Presentation of PT. JOTUN Indonesia
    11:45 – 12:00 : Presentation of PT. Terang Sejati Llummar
    12:00 – 13:00 : Lunch and visiting booth
    13:10 – 13:30 : Middle doorpize
    13:30 – 14:30 : Engineer Certification, Mr. Jimmy
    14:30 – 15:15 : Presentation of PT. Suryamas Lumisindo Dwidaya
    15:15 – 15:30 : Coffee Break
    15:30 – 15:45 : The biggest doorprize & Closing Remark

    Big Door prize:
    Electric Scooter and others

    http://www.bea-indonesia.org

    http://www.bea-indonesia.org/index.php?option=com_content&view=article&id=787%3Aindonesian-engineers-gathering-with-dahlan-iskan&catid=41%3Aevent&Itemid=134&lang=en

    Monggo yg mau datang free boss jgn lupa pake kaos MHnya hehe…

    Posted by imul saja | 22 Maret 2012, 5:52 pm
  245. Salut untuk pak DAHLAN. Bagi anda yang mempunyai keluhan penyakit jantung, diabetes, stroke, kolesterol jahat, tekanan darah tinggi, dll. Silahkan klik HIDUP SEHAT DENGAN JAMUR LING ZHI Semoga Bermanfaat

    Posted by Hidayat | 22 Maret 2012, 9:05 pm
  246. Indonesia ini negaranya super panas, daripada capek capek mengeluh dan sibuk membuang-buang uang untuk membeli tabir surya alangkah baiknya kalo panasnya matahari itu digunakan semaksimal mungkin sbg sumber energi dan uang utk beli tabir surya dikumpulin di rekening putra petir. Menyimak komentar pembaca disini sepertinya tiap orang sdh tau harus mulai action mulai darimana dulu.

    Posted by Agus Hadi | 23 Maret 2012, 4:31 am
  247. salam…mo curhat aja….mo nyambung ato kagak..terserah…

    adakah BUMN yang mo ngurus masalah air dan sampah di indonesia ini dengan benar?????

    Posted by okelah | 23 Maret 2012, 5:58 am
  248. Selamat baku dapa dan salam kenal ya Bung Menteri. Mudah-mudahan selalu sikses dalam tugas. Terima kasih dah diberikan kesempatan untuk gabung.

    Posted by Sulutindo | 23 Maret 2012, 6:52 am
  249. Dua Jam Bersama Pak Dahlan Setelah jadi Menteri BUMN
    Oleh Hazairin Sitepu

    “Ok.” Hanya dua huruf ini yang tertulis di monitor handphone saya. Pesan ini datang dari Dahlan Iskan, menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai balasan atas short message system (SMS) saya. Saya kemarin pagi mengirim SMS kepada Pak Dahlan untuk meminta waktu bertemu Beliau, ingin menyampaikan selamat atas dilantiknya menjadi menteri BUMN. Padahal usai dilantik pada 20 Oktober lalu, waktu saya masih di Eropa, sudah menyampaikan ucapan selamat melalui SMS dan Pak Dahlan sudah membalas dengan menyatakan terima kasih dan permohonan maaf. “Maafkan aku Hazairin, SMS-mu baru saya balas karena ada ribuan SMS yang masuk ke handphone saya,” tulisnya. Tapi rasanya kurang afdhal kalau tidak bertemu sambil menjabat tangannya.

    Saya lalu ke kantor menteri BUMN di Jl. Merdeka Barat, bekas kantor PT Garuda Indonesia. Naik ke lantai 19 karena ruang kerja menteri di lantai tersebut. Pak Dahlan ternyata sedang bertemu Pak Yacob Oetama dan pimpinan Harian Kompas di Palmerah dan saya harus menunggu. “Maaf, Bapak menunggu di bawah saja. Di lobi. Biar aman di sini,” katapetugas security di lantai 19 kepada saya. “Gak apa-apa Mas, saya aman kok,” kata saya. Tampang saya mungkin mencurigakan, karena selama saya duduk di ruang tunggu petugas ber-handy talky ini tampak sering mondar-mandir dan tiga kali mengintip dari celah dinding kaca. Sekitar 15 menit di ruang tunggu, Pak Dahlan menelepon dan meminta saya menuju ke Kuningan, karena Beliau akan bersilaturahmi dengan seorang tokoh di sebuah tempat di situ. “Nanti kita ketemu di sana aja,” katanya. Saya lalu menuju ke Kuningan. Hazairin, Anda sudah di mana? Belok kanan saja lalu ambil jalur lambat, tunggu saya di depan Wisma Bakri, katanya saat itu. Pak Dahlan menelepon lagi ketika saya sudah di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Hampir bersamaan dengan saya menutup telepon, melintas di jalur cepat rombongan pejabat dengan pengawalan dua sepeda motor Patwal di depan berikut satu mobil Patwal lagi dan di belakang ada satu lagi mobil Patwal. Saya bilang sama sopir saya: “Itu rombongan menteri BUMN sudah lewat.” Tiba-tiba Pak Dahlan menelepon: “Saya sudah di belakang Anda, stop aja di situ,” katanya. Sopir saya berhenti beberapa meter sebelum depan Wisma Bakri, dan dalam waktu hampir bersamaan mobil Toyota Land Cruiser berhenti sekitar 10 meter di belakang mobil saya. Melalui kaca monitor saya melihat pria berbaju biru lengan panjang turun dan berjalan cepat ke arah mobil saya. “Itu Pak Dahlan,” kata saya lalu turun menyambut menteri BUMN itu. Pak Dahlan kemudian masuk ke mobil saya, duduk di jok depan. “Ayo jalan,” katanya kepada sopir saya yang masih bingung melihat tingkah Pak Menteri. “Biasanya yang duduk di depan itu ajudan,” kata saya dalam hati.

    “Kita ke kantor saja ya, nanti Dirut Pertamina mau ketemu. Terus jam tiga saya ada pertemuan dengan menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) ,” kata Pak Dahlan.

    Saya membayangkan 15 tahunan yang lalu ketika Pak Dahlan ke Makassar untuk suatu rapat di Harian Fajar (grup Jawa Pos). Waktu itu Pak Dahlan meminta saya yang menjemput Beliau ke bandara. “Pakai mobil Anda saja,” kata Pak Dahlan waktu itu. Padahal mobil dinas direksi jauh lebih bagus dibanding mobil dinas saya yang wakil pemimpin redaksi. Begitu pula waktu ke bandara, harus saya juga yang antar menggunakan mobil yang kurang bagus itu. Teringat pula waktu di Bogor 11 tahun lalu, saya mengantar Beliau ke Jakarta dengan mobil Mazda Vantren, padahal pada tahun itu sehari-hari Pak Dahlan naik Mercedes dan Jaguar. Dalam perjalanan Kuningan-Merdeka Barat saya menanyakan kebenaran beberapa pernyataannya yang disiarkan berbagai media, terutama soal meminta direksi BUMN harus berani menolak intervensi partai politik. “Itu benar. Asli. Harus begitu,” katanya.

    “Ayo masuk. Ambil kanan. “Ayo masuk. Ambil kanan. Masak kamu kalah sama mobil itu,” kata Pak Dahlan kepada sopir saya, yang memberikan kesempatan kepada mobil yang datang dari simpang kanan untuk mendahului. “Dia gugup Pak, ada menteri di sampingnya,” timpal saya. “Ah…sama saja,” kata Pak Dahlan lagi.

    Tiba di lantai 19 saya ke ruang kerjanya. “Besar bangat Pak. Ini kalau di kantor saya sudah beberapa ruangan,” kata saya mengomentari ruang kerja yang sangat luas dan tampak mewah itu. “Iya, saya belum duduk di kursi itu. Saya di sini saja,” katanya yang lalu duduk di kursi ruang rapat yang menyatu dengan ruang kerja. Maksudnya, selama menjadi menteri Beliau belum pernah duduk di kursi kerja menteri yang mewah itu.

    Waktu menjadi Dirut PLN dan CEO Jawa Pos Group Pak Dahlan memang tidak menempati ruang kerja Dirut yang juga luas. Mula-mula dia menempati ruang rapat Dirut, kemudian pindah ke satu ruangan yang jauh lebih kecil dari ruang kerja Dirut. Lagi-lagi ruangan itu juga tidak dia gunakan sepenuhnya kecuali meja rapat Dirut sebagai tempat kerjanya sehari-hari. Sambil menunggu datangnya Dirut Pertamina, Pak Dahlan makan siang. Dia mengambil sendiri, menyajikan sendiri dan piring bekas makannya dia bawa sendiri ke ruang sekretariat Dirut. Rupanya ada bekal yang sudah disiapkan Bu Dahlan, istrinya, dari rumah yang disimpannya di belakang kursi kerja Dirut. Selain nasi putih, ada ayam dan ikan yang digulai, kemudian sayur berwarna hijau.

    Setelah makan siang, kira-kira pukul 14:20, Pak Dahlan menandatangani sejumlah surat, lalu mengantar sendiri surat-surat yang sudah dia tandatangani itu ke ruang sekretariat. “Sekarang sudah setengah tiga, Dirut Pertamina belum datang” Batalin aja, nanti diatur lagi. Saya mau ketemu menteri ESDM jam tiga,” kata Pak Dahlan. Kami lalu turun ke lobi untuk persiapan ke Kementerian ESDM. Begitu melihat menterinya di lobi, beberapa staf dan petugas security mendadak sibuk. “Ayo kita jalan kaki saja,” kata Pak Menteri. “Jangan Pak, sebaiknya Bapak naik mobil,” kata saya sambil menelepon sopir. “Ah..cuman dekat kan. Macet lho,” jawab Pak Menteri lagi sambil terus berjalan ke luar halaman kantor.

    Pak Dahlan, saya dan seorang staf beliau lalu berjalan ke Kementerian ESDM yang jaraknya sekitar 300 meter dari kantor Kementerian BUMN. Rupanya protokol kedua kementerian sudah berkoordinasi sebelum kami tiba. Begitu di depan pintu lobi, protokol ESDM sudah menyambut. Pak Dahlan pun diantar ke ruang tunggu tamu menteri karena kemungkinan menteri ESDM lagi ada tamu dan menteri BUMN sangat disiplin, datang tepat waktu. Pak Dahlan terpaksa harus menunggu di ruang tunggu bersama-sama tamu lainnya yang bukan menteri. Petugas security Kementerian ESDM hanya bisa geleng kepala. “Gak ada menteri seperti ini,” kata seorang dari mereka. “Pak Dahlan… Pak Dahlan. Sikapnya tidak berubah. Masih seperti dulu-dulu. Asli,” kata saya.

    Mobil Land Cruiser yang tadi itu ternyata milik pribadi. Dia memang tidak mau menggunakan mobil dinas menteri, apalagi harus dikawal. Pak Dahlan memang memiliki beberapa mobil mewah. Sebelum menjadi Dirut PLN, dia memimpin kurang-lebih 200 perusahaan. Perusahaan-perusahaan BUMN yang dia pimpin sekarang jumlahnya 141 buah.

    Pejabat-pejabat Kementerian BUMN atau para direksi BUMN akan merasakan yang namanya rapat subuh, rapat tengah malam, rapat di bandara, rapat dalam perjalanan, di atas mobil, dll, makan di pinggir jalan, dll.

    Pak Dahlan adalah figur yang sangat berkarakter. Dan karakter seorang Pak Dahlan sudah pasti akan memberi warna terhadap penampilan BUMN di masa akan datang, baiksecara corporasi maupun profesionalitas pengurus BUMN itu sendiri. Inilah pengalaman saya selama dua jam bersama Pak Dahlan setelah menjadi menteri BUMN. (*)

    http://www.pontianakpost.com/index.p…tail&id=99327#

    Posted by trisnoadhy | 23 Maret 2012, 12:41 pm
  250. Mantaap Cak Dahlan

    Posted by Judhie | 23 Maret 2012, 12:51 pm
  251. Reblogged this on Aveganteng Blog and commented:
    ” Kita demo BBM-nya ramai-ramai, bukan mendemo kenaikannya. Kalau setiap kenaikan BBM didemo, kita hanya akan terampil berdemo. Tapi kalau BBM-nya yang kita musuhi, kita akan lebih kreatif mencari jalan keluar bagi bangsa ini ke depan. “

    Posted by aveganteng | 23 Maret 2012, 1:40 pm
  252. saya salah satu penggemar bapak dahlan iskan, dan sangat indah tulisan dari pak dahlan iskan ..
    silahkan kunjungi blog saya : http://fadhlyashary.blogspot.com/

    Posted by zulfadhliashari | 23 Maret 2012, 6:56 pm
  253. dengan adanya kabar mono rel di sidney yg rencananya mau digusur (http://finance.detik.com/read/2012/03/23/151154/1875139/4/wah-monorail-di-sydney-bakal-digusur?f9911023) saya jd berdebar debar (deg degan kata org jawa) mengapa?….

    sejujurnya saya telah mengirimkan 2 konsep saya itu (di MH17) mengenai solusi pencegahan banjir dan mengatasi kemacetan dalam kota ke berbagai negara melalui kedubesnya dan jg byk universitas diluar negeri (baik dgn paket, fax maupun email), tujuan saya agar mereka mengkaji konsep saya itu sebagai perbandingan trhdp sistim yg tlah ada di negara mereka masing2, dengan harapan (mungkin) mereka mau menerapkannya bila dirasa lbh baik dr yg ada. Alhamdulillah mereka rata2 membalas konsep saya itu saya lupa negara2 mana saja krn itu sdh lbh dr 2thn yg lalu dan balasan yg terbaru dr australia itu pun hampir 1thn yg lalu, mengapa saya kirim ke mereka? knapa tdk ke pemerintah saja? karena mereka lebih terbuka menerima masukan2 baru dan serius dlm pengkajianya (riset) sedangkan utk dlm negeri tau sendirilah…byk yg masuk rak2 berkas dgn alasan tdk ada waktu dan biaya utk pengkajiannya.

    lalu alasan lain saya melakukan itu adalah bila diterapkan diluar negeri (bila diterima), orang-orang indonesia itu lebih bisa menerimanya (apalagi yg bicara orang bule) bukankah org2 itu akan selalu bilang” ini ilmu baru, bagus ini, cocok sekali untuk kita, nawong disana aja sukses”…

    yang bikin saya lebih berdebar debar adalah akan dibangunnya banyak mono rel & MRT di kota2 besar di indonesia, kalau, kalau itu terlaksana nanti dan tiba2 negara2 besar/maju yg menjadi contoh itu ternyata malah menggusurnya dengan alasan yg jelas!!! malah, malah menggati dengan konsep saya (mungkin..mungkinkah..) yaitu diganti dgn sistim angkot! yg lincah, handal, bisa menjangkau byk tempat dll. (yg tdk bisa dilakukan oleh angkutan masal sblmnya), gimana ya.. wajah2 orang2 itu…mungkin bengong sambil bilang ” lah…itukan sistim angkutan yg dulu ada di tempat ane…lha kok sekarang ente malah?….lha ini trus gimana ini..?..”.

    moga moga salah dugaan saya……..amin.

    INDONESIA…INDONESIA…aku tetap mencintaimu.

    Posted by pakde | 23 Maret 2012, 7:47 pm
    • Pakde, kebetulan saya pernah tinggal beberapa lama di Sydney dan KL. Di kedua kota tersebut terutama Sydney, monorail lebih ditujukan untuk turis, karena hanya mampir di obyek wisata saja😀 Jelas saja penduduk lokal tidak begitu perlu, apalagi kebutuhan komuter mereka sudah dilayani dengan baik oleh Sydney Trains (MRT) and Buses yg jaringannya luas dan rapi. Jadi saya rasa mau dalam bentuk apa pun, angkutan umum massal yg murah & terjangkau tetap saja perlu asalkan tepat guna.

      Angkot memang lincah & handal, tapi mengorbankan pengguna jalan yg lain🙂

      Posted by budi | 25 Maret 2012, 12:52 pm
      • iya mas budi makasih informasinya saya sdh paham kok sebelumnya, angkot yg saya maksud adalah angkot seperti yg saya jelaskan di MH kemarin, bukan seperti angkot yg ada saat ini, thanks.

        Posted by pakde | 25 Maret 2012, 2:30 pm
  254. Mungkin ini usulan konyol mengatasi kenaikan BBM.
    1. BBM sebaiknya tidak dinaikkan sekarang. Sebab banyak mahasiswa pada demo. Karena itu, pemerintah jangan menaikkan dulu.
    2. Sebagai gantinya adalah, memutuskan dengan segera bahwa nilai subsidi BBM dengan angka yang tetap misalnya Rp 4.000,-.
    3. Dengan cara ini jika ada kenaikan sedikit-sedikit tidak masalah. Sebab belanja minyak mentahnya juga ikut naik.
    4. Kalau sudah terbiasa, maka enam bulan berikutnya subsidnya dikurangi, dari Rp 4.000 menjadi Rp 3500.
    5. Begitu seterusnya, sehingga saat subsidi dihapus total mereka terbiasa dengan naik turun harga menyak.
    Semoga berhasil,

    Posted by Widi | 23 Maret 2012, 9:06 pm
  255. Setuju Pak’e… BBM harus dibunuhhh…. hehehe.. mari kita bunuh rame-rame..

    Tahun ini kenaikan BBM tidak akan bisa dihindari… karena memang tidak ada pilihan lain… ini pilihan pahit tapi.. kadang memang kita harus mampu menelan kepahitan.. untuk kebaikan yg lebih besar..

    Soall Mobil Listrik… (saya lebih suka istilah kendaraan listrik…) setuju sekali..
    saya sendiri tidak tahu persis teknisnya … saya kira kita serahkan pada ahlinya saja untuk masalah pembuatannya… saya urun rembug masalah pemasarannya agar barang baru ini bisa diterima dengan cepat oleh masyarakat .. krn sptnya masayarakat kita cenderung sulit menerima produk baru…(apalagi itu org2 yg sok kaya..atau sok keminggris-inggrisan…sukanya malah meremehkan bangsa sendiri)

    Kriteria produknya agar mudah diterima ;
    Design ; mesti yg bagus ; cool… compact tapi modern dan futuristic
    menurut saya kra-kira yang cocok adalah model city car ; spt hyundai gets/chev spark/karimun estillo/kia picanto dan sejenisnya..karena cenderung ringan sehingga juga akan membantu meringankan beban batery.

    Target market ;
    Untuk awal dan sebagai pembuka pasar… ; saya kira kita bisa mentargetkan pasar ibu-ibu/cewe remaja. seperti mencontoh strategi yg digunakan Honda untuk memasarkan vario/scoppy/beat/motor matic.. ingat motor matic dikenalkan di indonesia oleh Kymco.. tetapi kymco gagal krn mereka menyasar segmen yg ga; jelas… inilah kemudian yg dimanfaatkan/diperbaiki oleh honda. Startegi ini bisa kita tiru. karena ibu/cewe adalah pasar potensial yang sangat besar.. kebutuhan ibu2 muda/cewe abg dirumah.. sangat butuh alat transportasi murah dan mandiri.. seperti mengantar anak sekolah/belanja ke supermarket/hang out dgn teman/kuliah/atau sekedar keliling kota saja.. bisa menjadi peluang untuk membuka pasar… disamping itu.. karena pemakaian mereka yang umumnya dalam jarak dekat akan sangat membantu mobil baru ini untuk mengenali problem2nya sehingga hal ini akan menjadi semacam media pengujian tidak langsung bagi mobil baru ini. Jika hal ini yg dipilih maka konsep mobilnya harus dibuat lebih girly.. saya yakin ketika mobil ini sudah semakin banyak berkeliaran di jalan… bpk/cowonya pun akan ikut mencoba

    Harga ;
    karena segmen awal yg disasar adalah ibu2 muda / cewe abg / keluarga muda, maka idealnya harga OTR-nya tidak boleh lebih dari 50 s/d 70 jt (tergantung fitur dan kelengkapannya),.. syukur syukur kalo bisa lebih rendah lagi. Harga sbs 50-70 jt ini (atau separuh dari harga mobil baru kelas xenia/avanza) dihitung dengan base line kebutuhan produksi standar untuk memproduksi mobil listrik, dan juga didasari kemampuan beli masyarakat dengan mengacu kapasitas max beli keluarga2 muda. harga ini saya kira cukup ideal.. karena setelah memiliki rumah umumnya mrk akan memikirkan kendaraan.. sekarang saja umumnya 1 klg muda ; akan memiliki 2 buah motor (+/- 2 x 15 jt = 30 jt) yg pada acara2 tentetu atau jarak terntetu, motor tsb tidak akan mereka pakai dan berganti dengan taxi atau kend umum (kecuali jika memang tidak ada pilihan lainnya tentunya…. hehehe.. mcm saya ini…. ehehehe).

    Layanan After sales :
    Produk batery adalah yang sangat mutak harus dijamin ketersediaanya ; barang ini harus diproduksi secara masal (dan harus dalam negeri.. bukan impor) dgn penyebaran luas, memanfaatkan bengkel mobil/service/ yang sangat banyak menyebar di seluruh kota di indonesia. atau (menurut saya yang paling ideal) juga bisa memanfaatkan jaringan pom bensin Pertamina
    Alat pendukung utama ; alat untuk charging / kabel / dll ; wajib tersedia ; dan juga wajib di design dengan model yang complatible dengan alat-alat lainnya sehingga pengguna mobil ini dengan mudah memperoleh barang substitusinya.
    Charging station ; seperti diatas setiap Pom Bensin – Pertamina ; menyediakan terminal pengisian/batery sehingga ini semakin menjamin kemudahan pengguna.

    Model Pembiayaan :
    Kredit dan Tunai ;
    Setiap bank yang memberikan kredit untuk pembiayaan mobil ini sebaiknya memperoleh insentive langsung, sehingga bisa merangsang penjualan produk ini. Menurut saya idealnya insentive itu berupa cash back langsung sehingga bank/pemberi kredit bisa secara langsung melakukan gimix atas kredit yg diberikan dan ini akan cenderung sukai dan menggairahkan bank karena akan dinikmati oleh bank sebagai tambahan fee-base income. mekanismenya cash backnya bisa disalurkan dealer atau ATPMnya ; jadi bank memperoleh cash back langsung dari dealer/ATPM, sedangkan dealer memperoleh keringanan/pot pajak PPh yang akan diperhitungkan setiap akhir tahun pajak.
    Jika pembelian dilakukan secara tunai langsung dari dealer maka cash back tsb akan diberikan tetapi diberikan kepada pembeli. karena setiap penjualan produk mobil ini dealer/ATPM memperoleh pot pajak maka cash back ini tetap wajib dikeluarkan oleh dealer/ATPM.
    Dengan model ini maka seluruh stake holder yang terkait dengan mobil ini ; mulai dari produsen/ATPM/Dealer/Bank/Pembeli akan memperoleh banyak keuntungan tambahan (bonus.. niih). Sehingga diharapkan semuanya terpacu untuk semakin banyak memasarkan produk mobil ini..

    Saya kira demikian mudah2an impian kita ini bisa terwujud segera… maju terus Indonesia.. maju terus pak Dahlan..

    Salam
    Sonny

    Posted by Sonny W | 24 Maret 2012, 2:17 am
  256. jangan lupa publikasi lewat TV dlsb. utamanya pesan2 DI dan kaos MH shoots yg banyak. selamat !

    Posted by daya setiawan | 24 Maret 2012, 7:47 am
  257. Menurut saya mobil listrik bukan masa depan, Pak. Charging time terlalu lama dan sel-sel baterainya yang rusak bakal jadi pencemar lingkungan yang entah gimana levelnya nanti.
    Bio Fuel adalah masa depan… renewable, itu pasti.

    Posted by Jake | 24 Maret 2012, 8:20 am
  258. Kalau soal BBM vs Listrik, menurut saya di-prioritaskan di “mass-rapid-transit”, kalau mobil / motor listrik bisa menjadi prioritas selanjutnya. Mass-rapid-transit yg dimaksudkan adalah: kereta listrik (dalam kota & JaBoDeTaBek), bis umum listrik/gas, & angkutan umum lainnya.

    Kalau angkutan masal tersebut diprioritaskan, harapannya harga tarif bukannya naik (karena BBM naik), tapi turun. Kalau tarif turun, jumlahnya memadai, service membaik, keamanan membaik, & jaringannya makin luas (perjalanan dari rumah ke tempat tujuan dan kembali ke rumah), jumlah pengguna akan naik.

    Kalau jumlah pengguna transportasi umum naik, masyarakat akan lebih memilih menggunakan transportasi umum dan tidak cenderung komsumtif untuk membeli mobil / motor baru. Kalau permintaan mobil / motor turun, mau tidak mau harga produksi nya naik (economic of scale). Kalau harganya naik, makin sedikit orang yang berminat untuk memiliki mobil / motor baru. Kalau semakin sedikit jumlah mobil / motor baru, subsidi pemerintah untuk BBM akan menurun. Jalan-Jalan juga tidak semakin macet & perjalanan lebih efisien, cost of doing economy mengecil (waktu tempuh lebih cepat & BBM yg terbuang karena macet bekurang).

    Di Amerika yg sering mengembar-gemborkan “green energy”, termasuk mobil listrik, ratio pengguna mobil listrik vs BBM jg masih rendah. Rata-rata harga mobil listrik juga lebih tinggi dari mobil BBM (permintaan vs produksi). Kalau di Jepang memang pengguna mobil listrik besar, itu juga karena insentif pemerintah yg besar & karena pendapatan per kapita mereka jauh di atas kita.

    Jadi Putra Petir dahulukan transportasi umum listrik (bahan bakar alternatif) dulu ya. Kita dukung & berpartisipasi sama-sama.

    Sukses!

    Posted by FredyS | 24 Maret 2012, 12:20 pm
  259. Setuju buat pak presiden yang satu ini…. ehh salah.. pak menteri yang satu ini..
    Iya pak menurut saya ini perlu di publikasikan secara luas, biar saudara2 se bangsa dan setanah air pada ngerti & antusias dalam mendukung program PUTRA PETIR ini..
    selain itu saya punya usul gmn kalo bapak bikin Acara tahunan “INDONESIA BERKARYA” , modelnya mirip kayak “INOVATION BLACK AWARD”.. jadi ide semua anak bangsa bisa tertampung disitu.
    hadiahnya bikinin SATU GEDUNG KANTOR untuk jadi BUMN baru.. memang sih keliatannya sedikit LeB4y dengan hadiah ” Gedung Baru” tapi saya yakin generasi muda Indonesia bisa mewujudkannya.. Thx Mr. Dahlan Petir.. eh.. Mr. Dahlan Iskan..😀

    Posted by shauma | 24 Maret 2012, 1:29 pm
  260. …lewat sudah 500 komentar

    Posted by M. Erick Antariksa | 24 Maret 2012, 11:16 pm
  261. Saya benar-benar kagum dan salut ama bapak.
    Tapi yang belom terjawab sampai sekarang, kenapa ya menteri yang sering di “review” di jawa pos cuman bapak aja🙂

    Posted by dropship | 25 Maret 2012, 1:40 am
  262. Bapak2 semua, (Dahlan Iskanisme) terutama yg dijakarta silahkan berembug buat suatu yayasan yg resmi, buat rekening untuk kebangkitan putra petir, buat laporan yg transparan…InsyaAllah kami semua mendukung. jika 1 orang kirim 10 ribu, maka 10 jt dahlan iskanisme, sdh mengumpulkan 100M. cukup untuk membantu kelahiran putra petir.

    Posted by aburachman | 25 Maret 2012, 10:01 am
  263. sangat keren sekali

    Posted by gencarkan | 25 Maret 2012, 11:55 am
  264. kita berharap orang-orang di BAPPENAS, lembaga2 lain yang terkait erat dengan ide pak DIS bisa”refleksi”dan juga DPR yang terhormat khususnya colleague Kemt BUMN…ini ada ide yang sangat “brilliant dan fresh”. Mudah2an ide ini – mobil/motor listrik – bisa sangat aplicable bagi sdr/i yang sering mudik dan nempuh ribuan km. Semoga cepat lahir

    Posted by ajul | 25 Maret 2012, 12:01 pm
  265. salam kenal……sudah waktunya kita tidak “memuji” pak DIS terus menerus, saya khawatir terbatasnya kemampuan beliau sebagai manusia biasa akan melemahkan bahkan meruntuhkan “daya cipta, daya dorong, daya dobrak dan daya hidup” beliau, karena memuji sama dengan mengacungkan pisau cukur dileher beliau…. saya menghimbau pada semua aktivis BLOG ini…
    mari, mari dan mari beri semangat pak DIS tapi tanpa harus memuji
    mari, mari dan mari ikuti semangat pak DIS dengan harus kerja, kerja dan kerja
    mari, mari dan mari ikuti gerak pak DIS tanpa harus saling mencaci
    mari, mari dan mari kita bersama-sama membangun negri ini dengan SIKAP TERPUJI…

    Posted by m. duro | 25 Maret 2012, 3:23 pm
  266. DPR Kembali Persoalkan Pengangkatan Direksi BUMN
    Polhukam / Minggu, 25 Maret 2012 14:54 WIB
    Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi VI DPR kembali mempersoalkan pengangkatan sejumlah direksi dan komisaris BUMN. Pengangkatan itu dinilai melanggar prosedur dan peraturan perundang-undangan. Sebab itu, anggota dewan berencana memanggil Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk dimintai keterangan.

    “Yang sudah kami persoalkan adalah pengangkatan Dirut PT Pelni. Sekarang muncul reaksi terkait pengangkatan Dirut PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan Dirut PT Perkebunan Nusantara (PTPN). Kasusnya sama, melanggar prosedur dan UU,” kata Ketua Komisi VI Airlangga Hartarto di Jakarta, Ahad (25/3).

    Menurut Airlangga, Komisi VI menerima banyak masukan terkait pengangkatan direksi yang dinilai bermasalah itu. “Karenanya, kami akan bahas secara khusus untuk mengkonfirmasikan hal itu kepada Menteri BUMN,” kata Airlangga.

    Anggota Komisi VI Edhy Prabowo mensinyalir pemilihan dan pelantikan beberapa direksi dan komisaris BUMN awal Maret lalu lebih kental muatan politisnya daripada mengedepankan unsur profesionalitas. “Menteri BUMN seharusnya juga bekerja dengan mengacu pada prosedur yang telah digariskan UU,” katanya.

    Edhy berpendapat, pemilihan jajaran direksi atau komisaris BUMN seharusnya sudah dipersiapkan sejak satu tahun sebelumnya melalui RUPS atau Rencana Kerja Perusahaan (RKP).

    Dalam rangkaian proses tersebut, lanjutnya, penilaian oleh Tim Penilai Akhir (TPA) adalah mutlak sebagaimana diatur dalam Inpres Nomor 8 dan Nomor 9 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Anggota Direksi/dan atau Komisaris/Dewan Pengawas BUMN.

    Pada ketentuan pasal ketiga Inpres Nomor 8 Tahun 2005 ditegaskan, Menteri BUMN berkewajiban melaporkan dan menyampaikan hasil penyaringan calon direksi dan/atau komisaris/dewan pengawas BUMN serta hasil uji kelayakan dan kepatutan kepada Tim Penilai Akhir (TPA) yang terdiri dari Presiden (ketua), Wapres (wakil ketua), Menkeu, Menteri BUMN, dan Sekretaris Kabinet untuk mendapat penilaian.

    “Prinsipnya adalah taat asas dan aturan,” kata Edhy Prabowo, yang berasal dari Partai Gerindra itu.

    Terkait adanya dugaan pelanggaran terhadap Inpres Nomor 8 Tahun 2005 dalam pengangkatan beberapa direksi di lingkungan BUMN, Edhy Prabowo menganggap itu sebagai domain eksekutif. Sebagai anggota legislatif, ia mengaku lebih fokus pada pelanggaran terhadap undang-undang.

    “Karena prosesnya melanggar UU BUMN, khususnya pasal 16, maka Menteri BUMN bisa memilih mengganti direksi atau komisaris yang telah dilantik. Pilihan kedua, ya, mengubah undang-undangnya,” kata Edhy.(Ant/ICH)

    Posted by ayi hasan basri | 25 Maret 2012, 4:21 pm
  267. Ada Baiknya untuk baca ini dulu ya mas “Bukan Pemimpin VISIONER yang kami butuhkan saat ini, tetapi pemimpin yang tau penderitaan Rakyat”

    http://bukandahlaniskan.wordpress.com/2012/03/25/bukan-pemimpin-visioner-yang-kami-butuhkan-saat-ini-tetapi-pemimpin-yang-tau-penderitaan-rakyat/

    Ide pembuatan kendaraan listrik merupakan sebuah pemikiran visioner, yang dibutuhkan bangsa ini dimasa yang akan datang. Dengan cara percepatan apapun, dengan segala daya apapun, pemasyarakatan penggunaan kendaraan listrik yang membutuhkan waktu, tenaga, modal dan keseriusan yang tinggi tetapi saja akan terwujud dalam hitungan tahunan. Jika dimulai saat ini, proyek kendaraan listrik tersebut akan bermanfaat untuk memerangi BBM dan dirasakan manfaatnya paling cepat 10 tahun dari sekarang. Sedangkan kondisi yang menjepit saat ini, yang salah satunya disebabkan oleh rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp. 1.500,- sudah membuat masyarakat tidak bisa hidup dengan tentram.

    Posted by bukandahlaniskan | 25 Maret 2012, 6:25 pm
    • (saya sudah baca tulisannya)…hahaha.. ini…ya ini… sekali lagi… ya yang seperti inilah… yg bikin indonesia cuma jadi penonton…
      BBM lagi-BBM lagi…. dari dulu sampai sekarang… BBM akan selalu jadi masalah bung..
      presiden mana di Indonesia ini yang tidak pernah naikin BBM… Sukarno.. Suharto… Mega (malah 2 x naik + penyesuaian BBM 3 x)… setiap ada presiden pasti harus ketemu saat pahit ketika harus menaikkan BBM…

      sekarang saatnya cari solusi alternative..
      kita tuuh yaa.. cuman bisa mengeluh… mengeluhh.. mengeluuuuh
      tapi giliran diminta solusinya… eeh cuman bisa melongoo…. melenguuh kayak kebo…
      terus bisanya cuma bilang… saya ga’ tahu… yg saya tahu.. “pokoknya”..BBM tidak boleh naik…

      Untuk membiayai negara sebegini guuueeede.. butuh duwit yg ga’ sedikit…
      Kita mengeluh… infrastruktur ancur… tentara ga’ punya kapal..alutsista remuk.. sipadan ligitan ambalat digarong orang….daerah2 lain ga; terurus… darimana duwitnya… apa negara disuruh jualan koran bekas… kaleng bekas..apa sekalian saja jualan konsesi minyak… BUMN..seperti yg sdh dilakuin Laksmana Sukardi and the gang..

      aneeh…

      Posted by Sonny W | 25 Maret 2012, 10:33 pm
  268. P Dahlan asale saka ndesa Kabupaten Magetan kenal ani-ani yang digunakan ibu-ibu untuk memetik panenan padi mengenal ndaud yang dilakukan bapak-bapak wong ndesa mencabut bibit padi.Kulo wong ndesa kagum dan bangga terhadap pemikiran dan tindakan Pak Dahlan setelah menjadi pejabat publik baik sebagai Direktur PLN dan Menteri BUMN SATRIA PININGIT ASALE SAKA NDESA siap turun ke desa mbangun desa lan bangsa.
    Ayo kanca-kanca wong ndesa kita dukung Pak Dahlan Iskan sebagai calon Presiden tahun 2014. SETUJU !!!!!!!!

    Posted by Martinus K wong ndesoP | 25 Maret 2012, 7:48 pm
  269. Mantap Jaya…

    Posted by Sugeng Handiyanto | 25 Maret 2012, 11:49 pm
  270. udah ada tulisan yang baru di http://www.antaranews.com/berita/303050/agar-wujud-bulog-tidak-kaadamihi. dari sore nungguin tulisan baru, kok gak dimuat-muat, gak sabarrrrr.

    Posted by mamlakatsrengenge | 26 Maret 2012, 12:14 am
  271. Kalo perlu harga solar cell kita bikin sama dengan harga genteng. So, rakyat ga perlu beli listrik PLN, PLN yang harus beli listrik rakyat.

    Posted by amirul mukminin | 26 Maret 2012, 10:39 am
  272. Dahlan: BBM Tidak Naik Sekarang, Agustus Habis, Pilih Mana?

    Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta masyarakat memilih, kalau pemerintah tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi alias premium sekarang, Agustus 2012 akan habis alias kosong di SPBU, masyarakat pilih mana?

    “Pemerintah harus segera naikkan harga BBM sekarang ini, dan negara harus terus maju, tidak boleh mundur, harga BBM harus naik,” kata Dahlan kepada detikFinance, Rabu (28/3/2012).

    Hal ini menurut, mantan Dirut PT PLN (Persero) ini, dikarenakan, jika tidak mulai sekarang dinaikan, Agustus 2012 BBM bersubsidi habis.

    http://finance.detik.com/read/2012/03/28/074626/1878402/1034/dahlan-bbm-tidak-naik-sekarang-agustus-habis-pilih-mana?f990101mainnews

    http://news.detik.com/read/2012/03/28/141641/1878951/10/icw-duga-ada-mark-up-di-balik-rencana-kenaikan-harga-bbm

    Posted by bukandahlaniskan | 28 Maret 2012, 3:08 pm
  273. mw lihat strategi pak menteri BUMN ni,lihat ja deh

    Posted by nepheliseed | 28 Maret 2012, 4:59 pm
  274. Saya selalu menunggu tulisan manufacturing hope nya pak dahlan…

    salam dari jerman…

    Posted by Moersalijn | 28 Maret 2012, 5:34 pm
  275. LOL

    Posted by mbecakmaneh | 28 Maret 2012, 7:04 pm
  276. Saya jd ingat membaca komis Gundala Putra petir – itu ceritanya sangat sederhana versi indonesia tp buat kita waktu kecil sangat memacu spriti walaupun dgn segala kekurangan – bahwa kebaikan akan mengalahkan kejahatan tp perlu kesabaran yg ulet …justru kita orang indonesia seperti “pepatah gajah dipelupuk mata tdk kelihatan tp semut diseberang lautan kelihatan ” aneh buat sy dan melihat tp tdk bs melihat mendengar tp tdk mendengar – namun sy tdk komentar pesimis hanya saja sekarang ini yang sy lihat adalah ributnya dulu yg diutamakan tp kalo proyek itu selesai baru berkata ” OOOOOOhhhhhhhh…..iya..ya……..nah sering mungkin kt dengar kata seperti itu …hidup…indonesia

    Posted by yoni | 29 Maret 2012, 9:30 am
  277. Koq saya lebih setuju jika dilakukan perbaikan mengenai transportasi masal yang bersumber energi non BBM, yang terintegrasi dengan daerah2 perumahan/padat penduduknya. Kalo di lihat pola transportasi di kota besar terutama pada hari kerja kebanyakan adalah rumah – kantor (pp). Jika pola transportasi ini bisa diakomodir melalui trasportasi masal tentunya biaya subsidi BBM atau misal nantinya subsidi listrik untuk men-charge mobil listriknya akan dapat digunakan untuk keperluan lainnya. Selain itu juga, tenaga bapak2 polisi dapat dialihkan ke hal lainnya, tidak sebagai pengurai kemacetan. Begitu juga tanah2 yang digunakan untuk membangun infrastruktur jalan dapat digunakan sebagai lahan hijau/persawahan atau apapun yang bermanfaat. Saya kira membuat mobil/sepeda listrik mungkin akan menyelesaikan masalah saat ini tapi tidak untuk katakanlah 50 tahun kedepan.

    Posted by pe en es | 29 Maret 2012, 11:26 am
  278. SY AKAN MENDUKUNG DI MAN OF VISIONABLE OF THE YEAR AND HE IS TRUE SON OF THE LIGHTINING

    Posted by yoni | 29 Maret 2012, 3:54 pm
  279. m-54, we are engineer to change the whole world

    Posted by Muchlis Sukolilo | 30 Maret 2012, 2:22 am
  280. Pak DI..
    saya warga indonesia yang tingggal di pelosok kaltim..
    kabupaten tana tidung (baru berusia 3 tahun)..
    di t4 kami harga bensin seliter (botolan) sudah lama Rp 8.000..
    diakhir-akhir ini, sudah naik Rp 9-10.000,-
    di t4 kami tidak ada SPBU hanya APMS itu pun alatnya rusak sehingga membeli tidak memakai mesin pengisi tapi memakai literan (mirip yg digunakan literan beras atau minyak)..
    sementara di tempat kami pertamax susah didapatkan di SPBU..

    Listrik di tempat kami juga masih mengandalkan mesin diesel yg boros BBM

    mohon tanggapan pak DI..

    Posted by wahyu | 30 Maret 2012, 12:56 pm
  281. viva dis…viva putra petir!!!

    Posted by ifulcenter | 30 Maret 2012, 1:45 pm
  282. Saya pernahbaca di Annual Report milik LAPAN tahun 2010 sudah ada pengembangan kincir angin yg diuji cobakana di daerah Gunung Kidul (maaf bila salah). Nah..saat ini sudah 2012, begaimana kemajuan proyek tersebut?

    Karena semua potensi alam yg dapat menjadi sumber listrik terbarukan harus benar2 digarap secara maksimal. Mampukah?

    Sangat mampu..sekali lagi sangat mampu. Tinggal bagaimana niat tulus pemerintah untuk memfasilitasi dengan kucuran dana yg lebih besar untuk penelitian2 tersebut. Sekaligus pemerintah berdiri di garis paling depan untuk melawan konspirasi para penguasa BBM dan kendaraan peminum BBM.

    Posted by Tototapalnise | 30 Maret 2012, 3:47 pm
  283. Pak Dahlan Iskan, sebagai penggemar goggle map, saya melihat di koordinat ini: -6.648751, 120.439310‎
    -6° 38′ 55.50″, +120° 26′ 21.52″, selatan pulau selayar (propinsi sulawesi selatan), terdapat selat diantara dua pulau kecil yg berpotensi dipasangi turbin pembangkit listrik arus laut.

    Untuk sumber listrik putra petir, apakah fuel cell (sel bahan bakar) mungkin diaplikasikan? karena ini yg paling ringan dan ramah lingkungan

    Petunjuk Arah
    Cari di sekitar
    Simpan ke…
    selengkapnya

    Posted by stephanus moniaga | 30 Maret 2012, 8:10 pm
  284. Tambahan saja, tadi googling mau cari tau harga konverter kit buat sepeda motor, eh ternyata kesasar ke sebuah blog, ini blognya = http://motor-lpg.blogspot.com/2012/03/mendesain-regulator-untuk-konverter-kit.html. Mohon kiranya di diskusikan juga berita di blog itu.

    Salam Dahlaniser.

    Posted by tukang mencari ilmu | 31 Maret 2012, 10:28 pm
  285. Wow … great. Gw bakalan dukung gerakan ini dgn membeli mobil/motor listrik nasional nantinya
    I like Dis . . .Viva pak Dis🙂

    Posted by Andi | 1 April 2012, 10:04 am
  286. Makin sering baca blog ini, makin cinta ma DI

    ayooo kumpulkan bantuan untuk kelahiran Putra Petir,
    yang punya ilmu sumbangkan ilmu
    yang punya coin sumbangkan coin
    dan semuanya akan mendoakan

    Putra petir anak kita bersama ^_^

    Posted by Najma Ahdy | 3 April 2012, 10:34 am
  287. Pak Dahlan, coba ada penelitian tentang pohon bakau untuk alternatif bahan bakar bagi para nelayan. mungkin saja bisa.🙂

    Posted by arisentani | 3 April 2012, 12:00 pm
  288. suatu pemikiran yg sangat sangat bagus. Menghilangkan kebiasaan terhadap ketergantungan kepada sesuatu yang tidak kekal (apalagi ciptaannya melalui tangan manusia) harus jalankan. Karena bbm diolah oleh manusia dan tidak akan kekal. Yang kekal adalah perubahan, inovasi. Karena hal itu akan bethenti kalau bumi berhenti betputar, gunung gunung berterbangan seperti debu alias kiamat (manusia gak akan sempat atau bahkan bisa berpikir/berinovasi disaat kiamat). so….p mentri…..jalankan misi kemerdekaan ini (dari belenggu ketergantungan terhadap bbm). Kami…akan berusaha membantu walaupun hanya dengan support dalam bentuk do’a dan usulan.

    Posted by sarief rahmatulloh | 3 April 2012, 3:08 pm
  289. Pak Dahlan, mari kita keroyok BBM rame-rame dengan cara mendorong juga produsen mobil/motor listrik luar negeri agar bisa memproduksi mobil/motor listrik di Indonesia, termasuk mobil hybrid. Tinggal keberpihakan pemerintah dengan menyediakan infrastruktur pengisian listrik dan juga rezim pajak yang memihak pada kendaraan listrik/hybrid.

    Posted by Lukman Salim | 4 April 2012, 10:22 am
  290. setuju pak… tetap semangat…..

    Posted by agen xamthone plus malang | 5 April 2012, 9:41 am
  291. JGN LUPA BERTERIMA KASIH SAMA BAPAK PRESIDEN KITA BAMBANG SUSILO YUDHOYONO KARNA KECERDASAN BELIAULAH BISA MEMILIH BAPAK DAHLAN ISKAN.

    Posted by ABU ZAHRO | 9 April 2012, 7:54 am
  292. pak dahlan. AKU pengagummu. anda cerdas sekali.

    Posted by didiksuprayitno | 18 April 2012, 1:47 am
  293. Reblogged this on Adityo Kusumo Ariwibowo and commented:
    Semoga bisa berkontribusi untuk melahirkan putra petir Indonesia!

    Posted by Dabz | 18 April 2012, 9:58 pm
  294. Reblogged this on serulingsakti.

    Posted by ssmamaze | 22 April 2012, 7:24 am
  295. pengandaian kata “putra petir” nya sungguh membuat saya trkesima,fakta yg ada dilapangan sungguh membuat kita miris,dii tanah yg kaya akan mineral ini,kita justru mengalami krisis mineral itu sendiri ya pak.hemm tanya kenapa?

    Posted by yangpentingshare | 23 April 2012, 7:37 pm
  296. sebenarnya Gampang.
    1. Ambil salah satu penelitian tentang mesin listrik (katanya tadi dah banyak yang riset)
    2. Ambil body mobil maleo (dulu pernah dibuat prototypenya, tinggal produksi ajah, masih fresh tuh model), daripada nganggur atau sia-sia.
    3. bikin sebanyak-banyaknya dan bersungguh-sungguh.

    Kita cuman bisa meneliti, tapi lupa untuk memproduksi. cukup pilih 1 aja penelitian kemudian langsung orbitkan, pasti jadi. cuman yang kesulitan adalah mencari yang mau ngorbitin. untuk ini mustinya bisa diambil oleh perusahaan apapun yang ditunjuk pemerintah.

    Indonesia Pasti Bisa!!!!!!!!!!!!!! I Love to be a Gundala as well…..

    Posted by Cukat | 1 Mei 2012, 1:26 pm
  297. karimunjawa menjadi salah satu contoh daerah kepulauan di jepara jateng yang memiliki ketergantungan thd BBM untuk menghidupkan listrik.
    Saya akan gunakan AJI MUMPUNG yang bangsa ini miliki untuk mengatakan :
    HAI DAHLAN JANGAN PERNAH SEDIKITPUN KATAKAN CAPEK, SIAPA SURUH KAU TERIMA AMANAH INI…
    Saya ingin melihat kembali kepiawaian Gus Dur dalam memaikan Jurus Mabuk di Gus Dahlan…
    Tp Khoirunnaas anfauhum linnaas….
    Dan njenengan akan jadi naas yang dimaksudkan.
    amien

    salam hangat
    ingkang santri

    anam

    Posted by anam | 14 Mei 2012, 2:06 pm
  298. MUDAH2AN PAK DI DAN PENGIKUTNYA TETAP SEHAT SEMUA ,DAN DAPAT MENERUSKAN DAN MENGEMBANGKAN IDE2 YG BAGUS DENGAN NIAT YG “UNTUK KEBAIKAN “.MENURUT SAYA PAK DI PUNYA MEDIA YG BISA MENYUARAKAN DAN MENGUMPULKAN KOMUNITASNYA DENGAN EFFEKTIF..NANTI AKAN MAKIN MENGENTAL DAN MEMBESAR,SEHINGGA JADI KEKUATAN YG TIDAK BISA DIBENDUNG OLEH ORANG ORANG YANG “TIDAK PUNYA NIAT BAIK”TENTANG IDE MOBIL LISTRIK,PEMBANGUNAN SUMBER BERAS ,DAGING,TELUR DAN IKAN.SEBAIKNYA TERUS DIGIATKAN DAN DICARIKAN TEROBOSAAN2 YG LEBIH CERDAS.UNTUK MOBIL,MOTOR,MOTOR,TURBIN.HARUS LANGSUNG DIPAKAI DILINGKUNGAN TERTENTU,TERUTAMA KOMUNITAS PENCETUSNYA..LEWAT MEDIA TERUS DISEBARKAN KEUNGGULAN,DAN PROGRES YG TELAH DI CAPAI..SUMBANGAN FIKIRAN DARI BERBAGAI LAPISAN MASYARAKAT,DITAMPUNG DI ALAMAT YG MUDAH DI AKSES.SEPERTI sms.FACE BOOK,EMAIL DLL.YANG NANTI AKAN DI SIMPAN,DISORTIR,DAN DIAMBIL MANA YG BETUL2 PERLU DITERAPKAN,DIKAJI ULANG ATAU DIKEMBANGKAN DARI IDE DASARNYA..MUDAH2AN KOMUNITAS INI MAKIN MEMBESAR,YG AKAN MENJADI KEKUATAN MASYARAKAT..YG AKAN MERMBAWA NEGARA INI KEMBALI KE JALAN YG BENAR DENGAN KESEJAHTERAAN YG BERJALAN SEIMBANG DAN MERATA..YG BESAR MAJU,YG DI BAWAH JUGA MERASAKANNYA

    Posted by indrawarman | 22 Mei 2012, 10:36 am
  299. Reblogged this on Indahnya berbagi,,,,,.

    Posted by taufikruna | 19 Juni 2012, 9:09 pm
  300. maksimum 9 bulan sudah harus lahir ya🙂

    Posted by eve | 12 Juli 2012, 6:42 pm
  301. Pak dahlan, 2014 jadi capres ya pak.
    Please…😀

    Posted by tutorial | 19 Juli 2012, 1:10 am
  302. Maju terus pak dahlan, saya dukung sampai jadi presiden

    Posted by grosir | 23 Juli 2012, 4:26 pm
  303. Pagi semua….. salam kenal…

    Posted by Bidan Ismi | 17 September 2012, 10:05 am
    • salam kenal pak…..salam kenal semua….saya join di situs http://www.bikinmobillistrik.com bagus situsnya.disini didisjusikan bagaimana membabgun mobil listrik sendiri terutama vonversiin dari mobil BBM. Bahkan open siurce karena di sgare juga bgmn membuat motor controller charger dlk…..monggo bergabubg dan berbagi demi kemajuan mobil listrik di indonesia.sakuuuut buat p Dahlan…….

      Posted by Kusaw | 2 Oktober 2012, 9:24 pm
  304. teman2, mohon partisipasinya untuk berkomentar di thread berikut yang membahas mengenai mobil listrik :
    http://forum.detik.com/lagi-dahlan-iskan-siapkan-mobil-listrik-untuk-pengganti-tucuxi-t655991.html

    Posted by Kesengsem sama dia | 1 April 2013, 8:33 pm
  305. You’re so cool! I do not suppose I have read through a single thing like that before.
    So great to find another person with some original thoughts on this topic.
    Seriously.. thank you for starting this up.
    This web site is something that is required on the internet, someone with a
    bit of originality!

    Posted by Dana Tunai BPKB Malang | 2 Oktober 2013, 5:43 am
  306. Wow, incredible blog layout! How long have you been blogging for?
    you made blogging look easy. The overall look of your website is wonderful, as well
    as the content!

    Posted by Dana Tunai BPKB Jakarta | 2 Oktober 2013, 9:10 am
  307. kalau demikian besar konsep bapak tentang penciptaan baru yang berdampak efesiensi dan kemandirian, bagaimanakah supaya kami,usaha kecil menengah (UKM), dapat mengaplikasikannya pak ?

    Posted by bakul banyu | 7 Oktober 2013, 10:48 am
  308. mahasiswa Indonesia siap dilibatkan langsung dalam proyek nasional ini…

    teruslah berproses dan yakin usaha sampa..!!!

    Posted by eka rezky mandala putra | 4 November 2013, 11:44 pm
  309. This paragraph is in fact a nice one it helps new net users, who are wishing in favor of blogging.

    Posted by dominios en venezuela | 16 Januari 2014, 1:06 pm
  310. These are actually great ideas in on the topic of blogging.
    You have touched some pleasant points here. Any way keep up wrinting.

    Posted by Lacey | 4 Februari 2014, 8:38 am
  311. Hi to all, how is all, I think every one is getting more from this website, and your views
    are nice in support of new visitors.

    Posted by door safety month | 17 Agustus 2014, 1:44 am
  312. Helpful information. Fortunate me I found your website by chance, and I am surprised why this accident didn’t happened in advance! I bookmarked it.

    Posted by Syble Jafari | 1 September 2016, 8:46 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Kelahiran Putra Petir Mengatasi Kenaikan BBM 2012 | All In One SEMUA ADA DISINI - 19 Maret 2012

  2. Ping-balik: Kelahiran Putra Petir Mengatasi Kenaikan BBM 2012 | All In One SEMUA ADA DISINI - 19 Maret 2012

  3. Ping-balik: Quickpost: Mobil Listrik vs Mobil Konvensional « a Mere Human… - 21 Maret 2012

  4. Ping-balik: Menyikapi Kenaikan BBM « Artikel Islam Salafiyah Ahlus Sunnah wal Jamaah Free Download Gratis Ebook MP3 Video Turorial Ceramah Kajian Islam | SALAFIYUNPAD.wordpress.com - 30 Maret 2012

  5. Ping-balik: Is it applicable? Mungkinkah bisa diandalkan dalam jangka waktu panjang? « The Unstolen Jewel - 30 Maret 2012

  6. Ping-balik: Sikap Yang Tepat Dalam Menghadapi Kenaikan BBM « Blog Abu Umamah™ - 31 Maret 2012

  7. Ping-balik: BBM Naik? | Kabar Gratis - 1 April 2012

  8. Ping-balik: Menyikapi Naiknya BBM | Abu Faqih Yusuf Al-Bughury - 18 Juni 2013

  9. Ping-balik: Mobil Listrik Merah-Putih | Hendrikus Endrianto - 20 Juli 2013

  10. Ping-balik: Menyikapi Naiknya BBM | Muslim.Or.Id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah - 2 Februari 2014

  11. Ping-balik: Menyikapi Kenaikan BBM | Rumaysho.Com - 18 November 2014

  12. Ping-balik: Dp Bbm Hamil - 7 Desember 2014

  13. Ping-balik: dp bbm yasin | Atexz Dot Com - 24 Januari 2015

  14. Ping-balik: dp bbm oi | Atexz Dot Com - 24 Januari 2015

  15. Ping-balik: dp bbm hamil | Atexz Dot Com - 25 Januari 2015

  16. Ping-balik: dp bbm perawat | Atexz Dot Com - 25 Januari 2015

  17. Ping-balik: Kaos Polo Gerindra - Baju Polo Terbaru - 30 Januari 2015

  18. Ping-balik: Mengatasi Mules Saat Hamil Tua - Pakaian Ibu Hamil - 31 Januari 2015

  19. Ping-balik: Kaos Polos 40s Everyday Is Saturday - Kaos Wanita Murah - 7 Februari 2015

  20. Ping-balik: Tips Untuk Hamil Tua - Pakaian Ibu Hamil - 16 Februari 2015

  21. Ping-balik: Cara Supaya Gak Hamil - Pakaian Ibu Hamil - 16 Februari 2015

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: