>>
arsip

Catatan Dahlan Iskan

This category contains 380 posts

Pemeriksaan BUMN dan BHMN di Mata MK

10 Juni 2015 Mungkin kisah ini bisa sedikit membantu keluar dari kesulitan ekonomi sekarang. Setidaknya belanja modal BUMN yang lebih dari Rp 300 triliun bisa terwujud. Tidak ada yang merasa ketakutan. Ini tidak hanya tentang BUMN. Tapi juga BHMN dan mungkin juga perusda yang bentuknya sudah perseroan terbatas (PT). Yang secara hukum harus tunduk pada … Baca lebih lanjut

Seratus Smart City untuk Mengejar Ketertinggalan

3 Agustus 2015 Inilah kejutan terbaru dari pimpinan baru India hasil pemilu tahun lalu: membangun sekaligus seratus smart city. Kota baru yang didesain langsung meloncat menggunakan serba teknologi informasi. ”Ini memang janji dalam kampanye pemilu tahun lalu,” ujar Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi seperti dikutip luas media di India. Yang menarik adalah cara mewujudkan … Baca lebih lanjut

Peta Baru yang Pengaruhi Hubungan Dua

27 Juni 2015 Peta Timur Tengah kelihatannya akan berubah total. Bisa lebih damai? Atau akan lebih kisruh? Masih harus kita lihat perkembangannya. Yang jelas, Amerika Serikat (AS) tampaknya sudah sampai pada kesimpulan bahwa pendekatan lama tidak bisa dipakai lagi. Cara yang dipakai selama 30 tahun terakhir ini dinilai tidak menunjukkan gejala ke arah damai. Di … Baca lebih lanjut

35.000 Triliun Hilang dalam Tiga Hari

20 Juli 2015 Bukan main besarnya gejolak pasar modal di Tiongkok ini. Untuk bisa memahaminya, perlu dilihat berapa banyak uang yang diperlukan untuk menghindarkan Yunani dari kebangkrutan ekonomi. Uang yang hilang di pasar modal Tiongkok itu sepuluh kali lebih banyak dari utang yang diperlukan Yunani dari Zona Eropa yang hebohnya luar biasa itu. Sudah berbulan-bulan … Baca lebih lanjut

Mari Becermin dari Yunani (4)

14 Juli 2015 Setelah rapat maraton selama 17 jam yang melelahkan, akhirnya disepakati: Yunani diberi utangan tahap ketiga 50 miliar euro. Ini setelah Yunani bersedia ”dipaksa” menyerahkan asetnya senilai itu sebagai jaminan. Hanya, aset tersebut diizinkan tetap di Yunani. Tidak perlu ditempatkan di Luksemburg seperti yang diinginkan Jerman. ”Kini tidak perlu lagi plan B. Yunani … Baca lebih lanjut

Saat 90 Juta Orang Marah Bersama

13 Juli 2015 Lupakan sejenak Yunani yang ternyata masih ruwet. Mari bicara krisis yang lain. Yang letaknya lebih dekat dan skalanya lebih besar: krisis saham di Tiongkok. Meski sudah begitu hebat janji-janji Yunani, ternyata belum tentu utang tahap tiganya disetujui Uni Eropa. Persoalannya ada pada kepercayaan: apakah Yunani bisa menjalankan janji-janjinya itu. Apalagi, rakyat Jerman kian … Baca lebih lanjut

Mari Becermin dari Yunani (3)

11 Juli 2015 Akal sehat akhirnya tidak kalah oleh emosi. Tinggal dua jam dari batas waktu yang ditentukan, pemerintah Yunani akhirnya memasukkan usulan konkret agar utang tahap tiga dari Uni Eropa bisa didapat. Yunani akhirnya menyerah pada ultimatum Uni Eropa. Itu sebenarnya seperti antiklimaks. Gegap gempita saat menyambut kemenangan ”No” dalam referendum hari Minggu lalu … Baca lebih lanjut

Dari Rencana Z sampai Kaki Infeksi

6 Juli 2015 Saat naskah ini saya tulis Minggu sore kemarin, pemungutan suara yang menentukan nasib rakyat Yunani sedang berlangsung. Rakyat diminta memilih ”TIDAK” atau ”YA”. Perdana Menteri baru Yunani yang muda dan beraliran kiri, Alexis Tsipras, terus berkampanye agar rakyat memilih ”TIDAK”. Artinya, rakyat diminta menolak usulan bantuan dari Eropa sebesar 89 miliar euro. … Baca lebih lanjut

Mestinya Too Big to Fail

22 Juni 2015 Saya hanya bisa mendengarkan dengan sungguh-sungguh ketika banyak pengusaha mengeluhkan lesunya ekonomi saat ini. ”Sangat lesu,” kata mereka. ”Jauh dari yang dulu kami bayangkan,” tambah mereka. Ada yang omzetnya turun sampai 40 persen. Banyak yang sudah melakukan PHK. Tidak menyangka, begitu saya kembali dari sekolah di Amerika Serikat selama tiga bulan, saya … Baca lebih lanjut

Anak Muda

Gardu 6 19 Juni 2015 “Gus, saya minta maaf kok nasib Anda jadi begini,” ujar saya begitu mendapat SMS bahwa dirinya baru saja ditetapkan sebagai tersangka mobil listrik BUMN oleh kejaksaan agung. Agus Suherman adalah anak muda. Umur 30 tahun Agus sudah meraih gelar doktor. Ia alumni Universitas Diponegoro Semarang. Jabatannya sebagai staff di bagian … Baca lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 6.434 pengikut lainnya.