>>
Anda sedang membaca ...
Catatan Dahlan Iskan, Manufacturing Hope

Dua Tahun dengan Banyak Kejadian

Senin, 28 Oktober 2013
Manufacturing Hope 100

Minggu lalu bersejarah bagi saya: genap dua tahun menjadi Menteri BUMN. Minggu ini juga bersejarah bagi saya: menerima PT Inalum sebagai BUMN baru hasil penyerahan dari Jepang ke pangkuan Indonesia.

Selama dua tahun menjadi menteri saya merasa baik-baik saja. Tidak gembira, tapi juga tidak susah. Biasa-biasa saja. Dua kali saya masuk rumah sakit. Dua-duanya karena sakit perut. Kesukaan saya makan karedok dan ketoprak kadang memang berlebihan.

Selama dua tahun itu pula saya hampir tidak absen berolahraga: senam joget di Monas. Nyaris setiap hari: pukul 05.00 hingga 06.30. Kalau pagi-pagi hujan, senamnya pindah ke teras Kementerian BUMN yang di dekat Monas itu.

Meski hanya joget, mengurus senam ini ternyata seperti mengurus perusahaan juga: perlu fokus. Awal-awal bergabung ke kelompok senam-dansa ini saya hampir putus asa. Mereka (mayoritas ibu-ibu lebih setengah baya) sudah menguasai gerakan kira-kira 100 lagu. Mereka juga sudah lebih dari 30 tahun berkelompok di situ.

Belajar geraknya sulit. Setiap hari lagunya berbeda: Latin, Mandarin, dangdut, jaipongan, Korea, dan rock. Belum berhasil menirukan gerakan satu lagu, mereka sudah berganti gaya. Huh! Kelihatan banget bodohnya. Apalagi, umur sudah 62 tahun!

Tapi, saya tidak boleh menyerah. Saya ikuti terus gerak mereka. Kini saya sudah bisa kira-kira 40 gerakan dari berbagai lagu itu. Kemampuan terbaru saya gerakan lagu dangdut: di-reject, di-reject saja! Kini saya sedang belajar keras yang lebih baru: goyang Cesar!

Beruntung. Dalam proses belajar ini saya sempat didampingi langsung oleh Cesar yang asli. Yakni, saat sama-sama manggung di Sukabumi pekan lalu.

Saya sungguh merasakan manfaat olahraga ini. Sehat, berkeringat, dan gembira. Juga dekat dengan kantor. Saya hampir selalu mandi pagi di kantor.

Pernah, di awal-awal menjadi menteri dulu, saya mencoba berolahraga jalan kaki. Baru beberapa hari mencoba, datanglah musim hujan. Berarti harus mencari olahraga di dalam gedung. Tapi apa? Maka, saya putuskan untuk berolahraga dengan cara menaiki tangga darurat gedung bertingkat. Misalnya, gedung Kementerian BUMN yang 24 tingkat itu.

Baru beberapa hari naik-turun tangga, bosan juga. Tiap pagi melihat tangga darurat yang sama. Lalu saya naiki tangga darurat gedung Pertamina yang 26 lantai itu. Lalu gedung BTN di Jalan Gajah Mada. Tiap hari saya cari gedung baru: Bank Mandiri di Jalan Gatot Subroto yang 36 lantai. Bank Rakyat Indonesia di Jalan Sudirman. Terus mencari gedung BUMN yang lebih tinggi.

Terakhir gedung Bank BNI itu. Mentok. Tidak ada lagi gedung lebih tinggi milik BUMN.

Kehabisan cara berolahraga yang praktis, saya jalan-jalan muter Monas. Saya lihat kok ada sekelompok orang menari-nari di dekat patung Ikada. Saya ingat suasana di Tiongkok: banyak orang senam di taman-taman kota. Di kelompok inilah saya (dan istri) terdampar. Sampai hari ini. Waktu itu pesertanya sekitar 40 orang. Sekarang sudah 120 orang.

Selama dua tahun menjadi menteri saya juga “terperosok” ke dunia Twitter. Ini gara-gara Najwa Sihab, anchor terkemuka Metro TV itu. Dialah yang merayu saya untuk memasuki dunia Twitter. Dia juga membuatkan account-nya.

Sayangnya, dua bulan terakhir ini saya tidak aktif. Awalnya gara-gara HP saya rusak. Lama-lama merasa enak juga sesekali libur panjang dari Twitter. Bisa mengistirahatkan batin. Agar tidak ketularan penyakit pesimistis, sinis, dan negative thinking yang belakangan mewabah di Twitter. Kini saya lagi menunggu kangen untuk Twitter-an lagi.

Dua tahun menjadi menteri rasanya sudah sangat lama. Bayangkan kalau harus lima tahun.

Minggu ini, tepatnya lima hari lagi, saya menyaksikan hal baru: kembalinya PT Inalum ke pangkuan ibu pertiwi. Baru kali ini terjadi, kontrak kerja sama jangka panjang dengan perusahaan asing tidak diperpanjang. Baru oleh pemerintahan sekarang ini hal itu terjadi. Jepang memang ngotot minta perpanjangan. Tapi, pemerintah tegas: tidak bisa.

Kita menaruh hormat kepada Jepang. Dan, kita harus memuji sikap Jepang ini. Kita juga harus salut pada tim pemerintah yang dibentuk Presiden SBY untuk menegosiasikan proses penyerahan PT Inalum ke bangsa sendiri. Tim itu diketuai Menteri Perindustrian M.S. Hidayat. Menkeu dan Menteri BUMN sebagai anggota.

Yang jelas, Jepang tetap menjadi sahabat terbaik Indonesia. Masih banyak kerja sama lain sedang dan akan berlangsung.

Hari ini pun saya meninjau proyek kerja sama Jepang-Indonesia di Kalbar. Yakni, pembangunan pabrik chemical alumina yang sangat besar di Kabupaten Sanggau. Yakni, antara BUMN PT Antam Tbk (80%) dan Swadenko Jepang (20%).

Kita juga lagi siap-siap membangun pabrik smelter grade alumina yang besar. Juga di Kalbar. Jepang tertarik untuk ikut. Kita lagi pilih-pilih partner terbaik. “Peminatnya banyak,” ujar Dirut Antam Tato Miraza. Misalnya, Mitsui dari Jepang, tiga perusahaan dari Tiongkok, dan satu perusahaan aluminium dari Dubai.

Perusahaan Norwegia juga berminat. Dan, yang paling ngotot dari Rusia. Saya serahkan kepada direksi PT Antam untuk memilih yang terbaik bagi negara.

Kita doakan penyerahan PT Inalum ke Indonesia itu berjalan lancar. Komisi VI DPR sudah sangat mendukung dan memberikan persetujuannya. Tinggal persetujuan Komisi XI DPR yang masih dalam proses.

Penyerahan PT Inalum ke pangkuan Indonesia itu sebaiknya kita syukuri. (*)

Dahlan Iskan
Menteri BUMN

Diskusi

122 thoughts on “Dua Tahun dengan Banyak Kejadian

  1. Pertamax kah diriku? Pertamax ato tidak., . .maju terus DI untuk INDONESIA yg lebih adil dan sejahtera

    Posted by justpiter | 28 Oktober 2013, 1:32 am
    • tinggal tunggu kehancurannya

      Posted by nguunggg | 28 Oktober 2013, 3:16 am
      • Anda pasti gak melihat kehancuran itu, karena anda sudah mati duluan dengan penyakit hati yang akut. , gak suka melihat Indonesia menjadi negara hebat di dunia…

        Posted by nutami | 28 Oktober 2013, 6:18 am
        • YG MIKIR HANCUR SIAP2 HANCUR…
          KALO SAYA MIKIR SIAP TINGGAL LANDAS… AYO MARI DUKUNG DI FOR RI-1.
          KEJAYAAN INDONESIA SUDAH DIDEPAN MATA…

          Posted by PUTU | 28 Oktober 2013, 6:44 am
          • Presiden Dahlan Iskan … terimalah harapan kami🙂

            Posted by Apa Saja | 28 Oktober 2013, 12:12 pm
          • orang optimis itu harus bisa mengukur apa yang bisa dikerjakan berdasar kemampuannya.. kalo tidak bisa berarti omong kosong doang dan tinggal menunggu kehancurannya..

            coba lihat nasib pengambilalihan tambang Newmont di NTT dan batubara Rio Tinto di Kaltim. ujung-ujungnya cuma jadi rebutan antara pemerintah daerah dan swasta. Akhirnya pun mengenaskan karena jatuh di pengusaha nasional Bakrie Grup sementara daerah cuma mendapat laba minim, itupun ditunda2 pemberiannya,

            yang Inalum ini juga nasibnya tidak akan beda jauh. Pemerintah daerah (propinsi dan kabupaten) sudah mulai bergerilya ke DPR memperebutkan Inalum. Sementara Dahlan Iskan, semakin lama di pemerintahan semakin bergaya birokrat yang mengedepankan omongan. kemampuannya utk out of the box pun menurun drastis, terbukti dengan terhambatnya masalah monorel bumn di jabodetabek akibat birokrasi.

            tidak usahlah bicara nasionalisme, kalau yang menunggu di balik itu adalah keserakahan yang berujung kehancuran.

            Posted by nguunggg | 28 Oktober 2013, 11:22 pm
          • @ Putu:
            yang mikir hancur bisa lebih waspada terhadap kehancuran
            yang mikir siap tinggal landas sampai kapanpun statusnya akan “siap” selalu, dan benar2 akan di”TINGGAL”kan di”LANDAS”an
            kehancuran indonesia sudah di depan mata

            selamat tinggal kandas!!

            Posted by nguunggg | 28 Oktober 2013, 11:28 pm
      • “Hidup tanpa harapan adalah hidup yang kosong”

        Posted by Minke | 28 Oktober 2013, 9:50 am
      • he…he…Ini Pasti Orang bayaran atau orang yang tidak mau Indonesia maju..
        dan Pasti orang ini Adalah Penghianat bangsa Indosesia
        Maaf ya…. Penghianat Tidak Boleh mampir di Forum ini

        Posted by tatang suryadin | 28 Oktober 2013, 2:51 pm
        • becul …. becul …. becul …… disini hanya tempat insan2 yang positive thinking, optimistis dan MH mania.

          Posted by pemerhati | 28 Oktober 2013, 8:05 pm
          • Tidak harus “anti” seperti itu bro… mereka ini ibarat para kuman…yang akan membuat kita tetap terjaga, waspada dan selalu menjaga kesehatan…alias menjaga persatuan dan kesatuan kita….

            Para kuman mengingatkan kita untuk tidak terlena, supaya kita tidak GR dan (kata pepatah ” katak dalam tempurung”…itu hlo…)

            kita merasa Dahlanis sudah besar, bersatu dan kuat…padahal diluar sana banyak kuman menyerang…
            jadi kalau ada 1 – 2 kuman MAMPIR ke forum ini, anggap mereka sebagai peringatan azza… buat ngramein gitu…

            Kan kita udah punya antibody…jadi jangan terlalu risau sama kuman…he he he
            Ini masukan saja bro…( maaf kalau ada kata-kata yg gak berkenan ya…)

            salam ACI, bekerja bekerja bekerja. Gbu all.

            Posted by wning | 28 Oktober 2013, 8:32 pm
          • Hehe, ada kuman yang merasa …🙂

            Posted by Apa Saja | 29 Oktober 2013, 7:29 am
          • Betul, kalo semua berpikiran pesimis saat berhadapan dengan tantangan dan hambatan, gak akan jauh memang dari kehancuran.
            Lha kalo kita udah menyerah sebelum bertarung mending gak usah bertanding sekalian. Ini kan Abah justru ingin membangkitkan harapan melalui kerja-kerja yg seharusnya sdh dilakukan dari dulu…eh malah ada yg mau memutuskan harapan dan kembali ke jaman kegelapan…….sadarlah nguunngg, jangan jadi nyamuk yg mengganggu….

            Posted by HWAHYU | 30 Oktober 2013, 11:16 am
          • Teko mengeluarkan apa yg ada di dalam teko….jadi klo yb dikeluarkan sampah, bisa dipastikan di dalamnya isinya juga sampah

            Posted by Noeng | 31 Oktober 2013, 3:46 pm
          • @noeng: pepatah teko yang aneh.. kalo orang buang air besar apakah berarti isi perutnya sama dengan yang dikeluarkan?

            Posted by nguunggg | 31 Oktober 2013, 4:41 pm
    • hebat….Vote Dahlan Iskan for RI-1 2014

      Posted by @ndokaja | 28 Oktober 2013, 6:31 am
      • Ayo kita semakin bergerak ditempat kita masing-masing untuk mendukung Pak Dahlan Iskan Demi Indonesia.

        Tag Line kita :

        Dahlan Iskan : Demi Indonesia
        Dahlan Iskan : Sahabatku Pemimpinku
        Dahlan Iskan : Kerja.. Kerja.. Kerja..

        Semoga ALLAH meridho’i.

        =============================================================================
        Teman-teman yuk kita gabung dan kumpul-kumpul di http://www.facebook.com/groups/dahlaniskangroup/
        Terbuka untuk siapapun kita.

        Salam hormat,
        Bonzo – Jakarta Barat

        Posted by bonzo | 28 Oktober 2013, 1:53 pm
        • perlu kita terbitkan : suvenir, sepanduk, banner, baliho, selebaran, brosur, gantungan kunci, kaus, accessories, running text, dengan tag line :

          Dahlan Iskan : Demi Indonesia
          Dahlan Iskan : Sahabatku Pemimpinku
          Dahlan Iskan : Kerja.. Kerja.. Kerja..

          Posted by pemerhati | 28 Oktober 2013, 8:07 pm
    • Inalum menjadi milik Ibu Pertiwi… semoga menjadi nyata. Key Success Factor Usaha ini adalah air Danau Toba. Tingkatkan menanam pohon di sekitar Danau Toba supaya debit air memutar turbin makin banyak, listrik yang lebih bisa disumbang kesekitarnya. Penting sekali menjaga kelestarian Danau Toba, mungkin alokasi dana Inalum bisa ditambah untuk melestarikan Danau Toba, ketimbang mengotori dengan aqua farm, walau memang ada duitnya. Sekarang air danau toba sudah menimbulkan gatal dibadan sehabis berenang ataupun berendam, tak baik untuk pariwisata air. Semoga menjadi perhatian yang berwenang. Hidup SUMUT… Hidup Indonesia… Sukses DI for RI 1.

      Posted by suranto | 28 Oktober 2013, 9:21 am
    • Setidaknya hari ini terasa sedikit terobati
      setelah sekian lama merasakan sakit hati karena
      banyaknya BUMN yang dijual semasa Bu Megawati….

      Posted by Adi | 28 Oktober 2013, 11:06 am
    • bagi yg ingin berdiskusi lebih gayeng dan mendukung dahlan iskan silakan bergabung:

      Gerakan mencari pemimpin Indonesia yang tidak haus kekuasaan, tidak haus harta karena semua sudah ada. Pekerja keras amanah dan memegang janji. Sehingga bisa fokus mengurus rakyat. Dahlan iskan tidak punya partai, inilah gerakan mendukung Dahlan Iskan untuk Presiden, setidaknya ada calon alternatif yang bisa membawa Indonesia kedepan dan lebih baik.

      https://www.facebook.com/groups/dahlaniskangroup/

      Posted by mbah surip | 3 November 2013, 11:20 pm
  2. Beneran pertamax! Ckckckckck. . . Alhamdulillaah. .

    Posted by justpiter | 28 Oktober 2013, 1:33 am
  3. mmm kurang greget kali ini MHny

    mudah2an minggu depan lebih panjang dan lebih memotivasi

    mungkin pak DH sambil sibuk juga di PD

    Posted by diqali | 28 Oktober 2013, 1:46 am
  4. Pak DI mantap kali beh. ga pernah habis pelajaran yang sangat berharga tuk dibagi ke pembaca yang setia. pelajaran tentang menghargai dpr walau selalu mencari kesalahannya’ tapi pak DI tak pernah balas. teladan yang luar biasa bagi saya. semoga Pak DI bisa jadi RI 1.

    Posted by arwanginting2013 | 28 Oktober 2013, 2:02 am
  5. He…he….pastilah beliau tidak bersikap seperti mereka yang di DPR, itulah pribadi seorang DI yang terkontrol dan terukur baik….Siip maju terus Indonesiaku dan tinggalkan lah orang2 yang konyol hanya memikirkan golongan dan dirinya sendiri……

    Posted by Yus | 28 Oktober 2013, 2:43 am
  6. Pak DIs…kami warga Riau Kompleks sangat bangga dengan Anda…kami doakan semoga Alloh mengaruniai kesehatan yang prima buat Bapak dan energi yang banyak untuk mengurus negeri ini…aamiin

    Posted by khusna khairunnisa | 28 Oktober 2013, 2:49 am
  7. Freeport yang paling susah diambil alih. Ini resikonya: pengambilalihan gagal plus papua lepas dari NKRI. Perang!

    Posted by BUMN Nasionalizer | 28 Oktober 2013, 2:51 am
  8. Semoga pak Dahlan Iskan selalu diberikan kesehatan untuk memajukan Indonesia yang lebih baik lagi.

    Posted by Andi Lala | 28 Oktober 2013, 2:54 am
  9. hadir…..

    Posted by msodikvip | 28 Oktober 2013, 2:55 am
  10. Pak Dahlan Iskan,

    Saya mengusulkan supaya Kepolisian RI, Kejaksaan, dan Kehakiman dijadikan BUMN saja. Kalau perlu bentuk saja holding BUMN Hukum, yang urusan nya mengatur dan memonitor transaksi jual-beli hukum di negeri ini. Bahwa hukum di Indonesia butuh uang, semua orang sudah paham. Jadi diresmikan saja. Jadikan BUMN, supaya menjadi lebih profesional dan korporasi, meskipun tetap bayar. Pasang tarif nya yang jelas: biaya P21 sekian, biaya P19 sekian, biaya SP3 sekian. Supaya orang bisa menabung dari jauh-jauh hari kalau mau berurusan dengan penegak hukum yang mulia itu. Jangan lupa laporan keuangan nya diterbitkan ke publik. Kalau sudah berjalan profesional, buat saja IPO untuk holding BUMN hukum ini. Saya yakin masyarakat akan sangat tertarik membeli saham kepolisian dan teman-teman nya, mengingat profit nya yang besar.

    Pak Dahlan Iskan,

    Bayangkan betapa Indonesia akan menjadi sangat besar dan makmur kalau hukum di negeri ini bisa ditegakkan. Tapi sebaliknya, hukum yang seperti sekarang ini membuat Indonesia menjadi negara yang keropos dan rapuh, tidak akan bisa beranjak jauh-jauh. Sayangnya, saya ragu ada ‘manusia biasa’ yang bisa memperbaiki hukum di Indonesia. Cuma ‘manusia setengah dewa’ yang bisa.

    Posted by Taat Hukum | 28 Oktober 2013, 3:35 am
    • Wkwkwkwk..

      Menarik sekali idenya, daripada membayar, tapi duitnya gak jelas larinya kemana.

      Posted by Tukang Sapu Kya-kya | 28 Oktober 2013, 4:30 am
    • Setuju..!

      Posted by sakinul wadi | 28 Oktober 2013, 5:52 am
    • idenya luar biasa…, perlu dikaji lbh dlm sisi hukumnya nih….hehhe
      Vote Dahlan Iskan for RI-1 2014

      Posted by @ndokaja | 28 Oktober 2013, 6:36 am
    • Maaf Om TAAT HUKUM..

      Sadarkah anda apa akibat tulisan anda?

      Apakah anda mau bertanggung jawab?

      Setelah membaca tulisan Om, bahkan belum selesai membaca tulisan Om.. saya merintih.. terguling guling menahan sakit di perut, karena saya disini tak boleh tertawa keras-keras
      Duhh.. Om, sudahlah Om,.. jangan siksa saya lagi ya Om..

      wkwkwk… (husssy, ssssttt..)

      Posted by tedi kp | 28 Oktober 2013, 8:18 am
      • Pak Tedi KP
        Berusahalah untuk menghargai ide apapun itu. Ide dari Taat hukum itu sudah mewakili pola pikir dari DI yang berusaha berpikir out of Box. Kalau ide itu jelek menurut anda, utarakan ide yang paling baik yang anda punya. Apakah Pak Tedi KP punya ide yang lebih baik ? tolong di share kepada kami.

        Posted by Rahmat Sobirin | 28 Oktober 2013, 9:05 am
      • Tedi KP bangga dg keberhasilan Abah Dahlan Iskan

        Posted by Djoko Sawolo | 28 Oktober 2013, 12:46 pm
    • wkwkwkwk…..
      CERDAS….. ikut stund up comedy ja mas…

      Posted by Adi | 28 Oktober 2013, 10:54 am
    • Sebenarnya yang terkandung dalam tulisan ini adalah : Mas Taat Hukum sangat percaya dan berharap pada sosok Dahlan Iskan, dan tidak percaya pada penegak hukum masa kini. Oleh karena itu muncullah ide menjadikan institusi-institusi yudikatif sebagai BUMN, yang diharapkan akan maju, semaju BUMN di bawah Dahlan Iskan kini. Wacana ini patut diapresiasi. walaupun bukankah lebih mudah kalau menjadikan Dahlan Iskan sebagai pemimpin bangsa, yang juga memiliki wewenang untuk memperbaiki institusi penegakan hukum? Jadi, pilihlah saja Dahlan Iskan di 2014 nanti sebagai presiden ya

      Posted by Apa Saja | 28 Oktober 2013, 12:59 pm
    • Ide CERDAS, sekaligus MENGGELITIK!!!… meskipun “Joko Sembung Copot Konde-nya” – Gak nyambung blass!.

      Bagaimana kalau lembaga DPR RI, MK, KEJAGUNG, MA, KPK, Polri atau apalah di BUMN-kan sekalian?

      Saya yakin, lembaga- lembaga itu, dibawah pak DI akan menjadikan Indonesia menjadi negara yang LUAR BIASA.

      Posted by Non Partisan | 28 Oktober 2013, 3:53 pm
  11. Alhamdulillah melewati dua tahun yang penuh semangat, penuh konsistensi. Terimakasih.

    Posted by Widodo Puji | 28 Oktober 2013, 4:42 am
  12. selamat sdh tak terasa 2 thn jadi menteri BUMN, propgres BUMN yg pesat adalah hasil kerja keras beliau, semoga tugas yg lebih besar di pundak akan segera terwujud di 2014 for RI-1 dg harapan yg jauh lebih besar u kesejahteraan rakyat dan kemajuan RI tercinta. kerja kerja kerja . salam Dahlanis

    Posted by theo | 28 Oktober 2013, 4:47 am
  13. KALI INI AGAK MENGHARUKAN YA…..

    Posted by slamet | 28 Oktober 2013, 4:57 am
  14. Good job Mister, Barokallah

    Posted by MChoir | 28 Oktober 2013, 5:48 am
  15. Mantap pak..!

    Posted by sakinul wadi | 28 Oktober 2013, 5:48 am
  16. Saya berharap setelah jadi RI-1 nanti, Pak Dahlan Iskan menerbitkan “President Note” dan tetap konsisten untuk menulis informasi tentang kondisi Indonesia. Semoga Pak, dari P. Lombok, kami mendoakan.

    Posted by Abu Arum | 28 Oktober 2013, 6:29 am
  17. Vote Dahlan Iskan for RI-1 2014

    Posted by @ndokaja | 28 Oktober 2013, 6:31 am
  18. selamat Pak..teruslah berkarya & jd inspirasi kami.Demi Indonesia..kerja kerja kerja !!

    Posted by koreksi diri | 28 Oktober 2013, 6:31 am
  19. absen sajalah.salam buat mbk yuni. smangat slalu

    Posted by cah nogiren | 28 Oktober 2013, 6:34 am
  20. senam dulu ah………”di reject di reject aja”………..

    Posted by gus | 28 Oktober 2013, 6:45 am
  21. g’trasa udah dua tahun brlalu.. Alhamdulillah jg pemerintah udh mnggunakan akal sehatnya untuk mngambil PT. Inalum pd negara.. Alhamdulillah..

    Posted by ago okia | 28 Oktober 2013, 6:52 am
  22. Orang asing bnyk yg gk suka indonesia maju juga antek mereka di DPR dan lsm-lsm itu…..indonesia butuh orang2 seperti bapak DI indonesia hrs bisa maju trs pantang mundur p.DI kami mendukungmu….slm hormat arek rugkut-srby.

    Posted by @myun | 28 Oktober 2013, 6:56 am
  23. Mana pernah di masa sebelumnya kita bisa memantau dan mengikuti program+proses kerja seorang pejabat pemerintahan seperti Menteri BUMN RI yang sekarang ini. Dulu kita paling dengar-dengar saja ada nama seseorang yang duduk sebagai menteri dengan entah apa kerjanya yang tidak bisa diikuti dan tanpa terasa sudah 5 tahun lewat pejabatnya ganti sementara kita tidak tahu apa yang dikerjakan dan apa hasilnya. Namun sekarang sudah ada pejabat yang menggunakan cara-cara yang sangat berbeda. Sosok yang mau bekerja dan bekerja serta mau menceritakan apa yang dikerjakannya. Soal hasil mungkin bisa dinilai secara relatif, bisa sukses, bisa dianggap gagal atau bisa saja dianggap biasa-biasa saja. Bukan kah agama pun mengajarkan kita untuk berikhtiar, berusaha, dan masalah hasil kita erahkan kepada Tuhan YMK. Dan bukan kah agama mengajarkan kita untuk menceritakan kebaikan dan membocorkan kiat-kiat sukses dalam mengerjakan sesuatu. Serta bukan kah agama yang kita anut semua mengajarkan kita untuk berpikir, berkata-kata dan berbuat untuk kebaikan. Maka rasanya kita patut bersyukur dan berterima kasih serta apresiasi yang tinggi untuk pemimpin dan mereka yang mau bekerja keras dan mau diawasi pekerjaannya.

    Semoga kita semua termasuk orang-orang yang terpelihara akhlaknya dan semoga Pak Dis dan kita semua yang mendambakan Indonesia yang lebih baik selalu positif, selalu sehat dan selalu dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT. Aamiinn YRA.

    Posted by akadarisman | 28 Oktober 2013, 7:11 am
  24. Insyaallah takdir Bapak Dahlan di Kementrian BUMN sampai 2014, selepas itu bapak harus menjadi panglima Indonesia untuk minimal 5 tahun, mengawal dan mensejahterakan seluruh rakyatnya dati Sabang sampai Merauke.

    Inalum dalam proses Pak, tugas berat yang disandangkan ke bahu Bapak sekarang adalah bagaimana caranya menguasai Blok Mahakam 100 %. selepas itu Newmont dan Freeport. seluruh anak bangsa yang cinta negerinya Insyaallah akan mendukung dan berdo’a untuk perjuangan besar ini. Jangan takut dan menyerah Pak. Kalau kami tidak bisa, kami akan mengadu pada pemilik dunia dan seisinya ini.

    dari dusun hingga kota, dari remaja sampai orang tua, dari pemuda sampai kakek nenek, kita yang tetap berpikir positif akan tetap berdiri di depan, samping dan belakang Bapak, mendukung jadi Presiden RI ke-7, seperti kata Bapak, jika sudah takdir tak akan ada seorangpun yang dapat menghalanginya. Amiiiiiiiiiin.

    Bravo dan terus semangat untuk kemajuan Indonesia tercinta.

    Posted by Manohot Ultissima | 28 Oktober 2013, 7:31 am
  25. Seemangaat PPagi …..!!!!!!!!!!!!!

    Posted by msyatno | 28 Oktober 2013, 7:38 am
  26. Alhamdulillah, akhirnya sampai juga edisi ke seratus.

    Posted by Fris | 28 Oktober 2013, 7:39 am
  27. Selamat ya Abaah…Semoga Apa yg sdh di kerjakan selama 2 thn ini,bisa tetap menjd contoh dan inspirasi bagi yg lain.. Semoga Program “Road Map Menuju BUMN Bersih” tetap berjalan….tdk hanya sekedar ABS ( asal bpk senang)…bgt bpk Mentri BUMN ganti, program hilang tdk berbekas… Selamaat hari jadi yg ke 2 thn

    Posted by sekarpamungkas1 | 28 Oktober 2013, 7:41 am
    • Saya juga mengucapkan Hari jadi ke2 buat Pak DIS, semoga keberkahan dan kesehatan selalu dilimpahkan oleh Allah, amiin.
      Selamat datang PT Inalum, semoga bisa lebih menyejahterakan masyarakat Indonesia, amiin.
      Vote Dahlan Iskan for RI 2014!

      Posted by HWAHYU | 28 Oktober 2013, 8:59 am
  28. Semoga akan di ikuti dengan perusahaan yang lain yang akan memasuki habis masa kontraknya. Termasuk Freeport. Pokoknya Freeport harus kembali ke pangkuan Bumi Pertiwi!!

    Posted by Anton | 28 Oktober 2013, 7:51 am
  29. Moga DI jd RI 1
    Dan bubarkan MPR/DPR…percuma punya wakil rakyat kog selalu dilanda “kebodohan tiba2x” or “mendadak bodoh” ya

    Posted by arti | 28 Oktober 2013, 8:12 am
  30. 2 tahun yang membawa asset BUMN tambah 1000 trilyun, itu yang membuat saya bangga

    Posted by shayun | 28 Oktober 2013, 8:27 am
  31. Luar biasa sekali raihan Dahlan Iskan ! dengan tidak sabar saya berharap untuk tingkatan kuasa yang lebih besar untuk meningkatkan martabat bangsa. Wahai rakyat Indonesia pikir dan rasakanlah kejadian ini, semoga dapat membaca keadaan ini. Kapan Blok Mahakam kembali kepanggkuan RI ? dan yang terbesar Free port, mari bung rebut kembali !

    Posted by andimustafa | 28 Oktober 2013, 8:28 am
  32. Bravo Pak DI, Lombok mendo’akan dan terus Mendukungmu

    Posted by Arya Sutha | 28 Oktober 2013, 8:29 am
  33. masih perlu kerja keras om menteri, masih panjang perjuangannya, sidak ke kabupaten om, sapa tahu ada ide baru.

    Posted by victor | 28 Oktober 2013, 8:36 am
  34. Memang tidak salah Presiden SBY memilih Abah Dahlan Iskan. Periode ini baru pertama kali terjadi penyerahan kontrak karya dari asing ke pemerintah Indonesia. Ibarat suatu judul : Kembalinya Martabat Bangsa ke Ibu Pertiwi. Patut kita syukuri. Mendukung Abah Dahlan Iskan menjadi Presiden RI 2014.

    Posted by Djoko Sawolo | 28 Oktober 2013, 9:05 am
  35. Nggak kebayang naik gedung bni lewat tangga..

    Posted by awan | 28 Oktober 2013, 9:11 am
  36. jadi pengen liat Pak Dahlan goyang direject n goyang cesar.., jangan lupa bilang KEEP SMILE dulu ya Pak..

    Posted by indra | 28 Oktober 2013, 9:27 am
  37. saya terus bantu doa semoga emas papua juga ada ditangan putra bangsa…. masuk BUMN. sukses pak dahlan. teriring doa kami untuk kemakmuran dan kesejahteraan rankyat dan bangsa Indonesia..

    Posted by safrina | 28 Oktober 2013, 10:29 am
  38. Semoga barokah

    Posted by harsia | 28 Oktober 2013, 11:20 am
  39. perubahan di mulai dari pemimpin nya…kalau bos nya sudah begini pasti rakyat nya ikut, vote abah DIS for president…..

    Posted by andi suprayogi | 28 Oktober 2013, 11:57 am
  40. like dis, anda selalu dihati, semoga apa yang bapak usahakan akan dinikmati anak cucu seindonesia, dan paling enting pendidikan real gratis

    Posted by abd afif | 28 Oktober 2013, 12:30 pm
    • Dahlan Iskan akan menggenjot perekonomian Indonesia. Lihat visinya menjadikan Indonesia negara berekonomi ke-9 dunia. Artinya apa? Jika ekonomi kuat, mau pendidikan gratis ataupun berbayar, kita-kita akan mampu membayarnya kan? Dan itu jadi ngga masalah. Kini Dahlan Iskan piawai memainkan tangan kiri negara, BUMN. Menjadi efisien, dan profitable. Jika kemudian ditambah lagi bisa memainkan tangan kanannya, yakni APBN, insya Allah paripurnalah kita sebagai bangsa, yang siap maju, bermartabat, berdikari, berdaulat, berkepribadian, adil dan makmur. Semoga, Amin

      Posted by Apa Saja | 28 Oktober 2013, 1:16 pm
  41. Terimakasih Pak Dahlan. Dua tahun mengikuti gebrakan gebrakan Anda membuat saya semakin bersemangat kerja-kerja-kerja mendorong perubahan di desa. MEski tampaknya kans Bapak semakin kecil jadi presiden saya yakin kita tetap tak akan lelah berkarya untuk Indonesia. Saran: Mulailah gunakan politik pencitraan Pak. Niat dan tidanakaan baik saja tidak cukup untuk menjadi pemimpin di negeri ini. Salam hormat.

    Posted by panduanjadipengusaha | 28 Oktober 2013, 12:45 pm
    • Ada tiga mesin besar nantinya : Relawan, Jawa Pos dan Demokrat cs. Karena sejatinya ada modal Dahlan Iskan, baru relawan yang bergerak saja gaungnya sudah cukup besar dan mendudukkan Dahlan Iskan di posisi cukup baik di survey. Jawa Pos sudah sebagian mengerahkan kemampuannya, sebagian lho ya, karena asas Jawa Pos yang juga ditekankan oleh Pak Bosnya, untuk tidak mengorbankan kepentingan bisnis hanya untuk kepentingan sesaat. Kalau ketambahan mesin Demokrat yang sudah sukses membangun citra SBY di 2004 dan 2009, saya yakin Dahlan Iskan berpeluag sangat besar. Tapi walaupun demikian, sukses atau tidak di pencapresan nanti, Dahlan Iskan tetap presiden di hati aqyuuuuuw. Cucok dwehhh

      Posted by Apa Saja | 28 Oktober 2013, 1:11 pm
      • Satu mesin lagi yang cukup kuat, ialah mesin tangan kiri yang sudah banyak dirasakan kemajuannya.

        Posted by Kusmiatun | 28 Oktober 2013, 6:41 pm
        • Oiyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa luppppppppaaaaaaaaaa … BUMN. Walaupun sebagian seriakt pekerjanya mengkritisi terus, tapi sebagian banyak lainnya adalah dukungan buat Dahlan Iskan … Mangstrab nih, ada 4 kekuatan.

          Posted by Apa Saja | 29 Oktober 2013, 7:33 am
  42. Abah dahlan adalah abah bagi semua anak bangsa yang ingin maju dan ingin bekrja keras untuk kemajuan bangsa dan negara!

    Posted by munduf | 28 Oktober 2013, 1:39 pm
  43. Ass.ww. S U M P A H P E M U D A , bermakna : satu-satunya N E G A R A _ B A R U , yang lahir di a b a d 20 , dan ber- B A H A S A _ b a r u : yo mung I N D O N E S I A ; dan itu adalah sangat – mengagumkan D U N I A , bahkan EROPAH sendiri yang menjadi penjajah – penjelajah , sangat ter-kagum kagum bangeeeeeeet , sehingga tampaknya , INDONESIA yang dipakai sebagei M O D E L , ditiru yok opo carane , wong negoro rempeyek , dari 17000 an pulau yang : terpisah-pisah oleh : ratusan B U D O Y O sing bedo-bedo , terpisah oleh : ratusan W I C O R O / bahasa local , sing bedo-bedo ; lho kok iso dadi siji : b e r s a t u , dadi I N D O N E S IA ; yang merdiko th.1945 , ing wulan p o s o , bebarengan wulan AGUSTUS , dinone podo : tanggal 17 , dino JEMUAH . lha LONDO-LONDO , EROPAH , itu merasa tertinggal , coba-coba menyatukan diri : wong , daratane sudah SATU , wong-wonge wis putih kabiieeeh , wis rumongso maju-maju kabiiieeeeh , eeeih ,… kok ora biso nyawiji …!!! ,… kok ora biso bersatu ……. !!!!!, uuueeekeeer wae .,…maka ….,sejak INDONESIA MANDIRI BERAS , untuk kebutuhan pangannya diakui D U N I A , ……. waah , INDONESIA pantes digawe M O D E L , supoyo – E R O P A H – B E R S A T U ,……. maka muncullah : U N I T E D – E R O P E A N , yang tetep ora ber-satu , amergo A N G L E T E R , wis kadung mendunia – MONDIALE , rumongso MONDIALE ANGLO-SACHSONE , ora gelem menyatu…..;… Olaoopo melu-melu , R U G I -no aku …….?!!!!!. Dadiiiiii , bener yen INDONESIA iku dadi M O D E L ; P I N T E R ; C E R D A S … , mangkane …. wis to ndang – ndang , ” M O B I L- E L E C T R I K – ke , gage -gage gek ndang di – lounching ngono , ojo kesuwen di-elus elus , engko ono RENGAS DENGKLOK maneh yak opo , hayooo…. , wong USTRALIA wis nggawe , wong cebol- J A P O N E wis suwe , wis dang gage mari , dang gage di- adu sambitan . Bismillahirrokhmanirrokhim , jompa-jampi slamet . He he he he he he . ngapunten , nuwun

    Posted by jatori thojar | 28 Oktober 2013, 3:04 pm
  44. Hmmm…gak kebayang deh gimana jadinya kalau Freeport juga bisa kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi…Singapura dan malaysia yang bakalan ngeper duluan….

    Posted by Arif Haliman | 28 Oktober 2013, 3:43 pm
  45. vote dahlan iskan for RI-1

    Posted by mohammad supriyadi | 28 Oktober 2013, 4:17 pm
  46. vote DI for RI-1

    Posted by MUJIBURIDHO | 28 Oktober 2013, 6:49 pm
  47. mantap pak, lanjutkan

    Posted by zhehaetamy | 28 Oktober 2013, 10:58 pm
  48. waktu terasa cepat berlalu, tetap semangat membawa perubahan lebih baik dan tetap sharing ilmunya pak dahlan di media

    Posted by ahmadjihan | 29 Oktober 2013, 7:30 am
  49. Aku terinspirasi oleh Pak Dahlan…. dalam menjaga kebugaran badan. Sekarang sedikit demi sedikit aku mulai lari-lari meski hanya seminggu sekali. Yang penting ketika menjadi presiden nanti Pak Dahlan masih kuat mengikuti padatnya acara acara kenegaraan. Semoga sehat Pak yaa….

    Posted by sutrisno rakito | 29 Oktober 2013, 9:50 am
  50. mantab pak dahlan

    Posted by mei | 29 Oktober 2013, 1:13 pm
  51. memang orang yang amanah dalam bekerja tanpa beban ….ikhlas demi kebaikan dan kemajuan bangsa,kerja ,kerja dan kerja.
    Semoga Presiden 2014 adalah D I….hingga kontrak tambang asing yg sudah habis….tidak diperpanjang dan diambil alih demi harga diri bangsa.

    Posted by Mustahil | 29 Oktober 2013, 1:47 pm
  52. proyek smelter aluminium jika bisa segera direalisasikan pak, lumayan banyak anak bangsa yang sekarang bekerja untuk smelter aluminium di timteng yang siap pulang demi NKRI.

    Posted by krocomumet | 29 Oktober 2013, 10:26 pm
  53. Pak, Website kementerian BUMN yang dalam versi bahasa Inggris tidak bisa di akses. Kemungkinan content nya yang versi bahasa inggris tidak pernah di update/translate

    Posted by halford | 29 Oktober 2013, 10:55 pm
  54. semoga pak dahlan tambah barokah…. amiin.

    Posted by dodik rosmanto | 30 Oktober 2013, 7:45 am
  55. Semoga BPJS tidak menyengsarakan rakyat, rumah sakit dan dokternya

    pak Dahlan, jika Jokowi nggak Nyapres, aku pilih pak Dahlan Iskan

    http://dokterharry.wordpress.com/2013/10/30/gerah-gelisah-rumah-sakit-menjelang-bpjs/

    Posted by admin | 30 Oktober 2013, 10:39 am
  56. Pak DI …

    Mudah-mudahan Bapak dan Keluarga diberikan banyak kemudahan di dalam menjalankan amanah yang diberikan. Amin.

    Mudah-mudahan selain yg sudah dan akan di BUMN kan yg disebutkan, termasuk didalamnya Chevron yg saat ini kalau tidak salah menyumbang 40% lifting minyak NKRI. Amin.

    Ditunggu kedatangannya di Asahan utk “serah terima“ INALUM ya Pak. Amin.

    Salam

    Posted by elang | 30 Oktober 2013, 5:59 pm
  57. http://chirpstory.com/li/160649

    Bodoh aja yang milih Dahlan Iskan sama aja kasih kesempatan antek-antek Partai Demokrat untuk lebih menggila lagi dalam korupsi & merampok habis negara ini.

    Gak ada dalam sejarah liat FB resmi suatu partai (Partai Dem*krat) isinya kata-kata mutiara tulus dari rakyatmu yg melek IT berisi komentar ttg anggota kebon binatang **jing, b*bi, k*rupt*r, dll

    https://m.facebook.com/profile.php?id=120289940566&refid=46&ref=mfl

    Posted by adi tse | 31 Oktober 2013, 9:03 am
  58. Dahlan Iskan terbaik dari seluruh capres yg ada. Vote Dahlan Iskan for RI 2014. Jangan sampe kehilangan momentum. Sekarang atau tidak sama sekali …

    Posted by Dedy Armayadi | 31 Oktober 2013, 4:15 pm
  59. Wah Pak Dahlan bisa konsisten olah raga, salut …
    Aku doaian deh Pak Dahlah bisa jadi Presiden Indonesia …

    Posted by DokterOke | 31 Oktober 2013, 4:28 pm
  60. Komentar positif dan komentar negatif itu biasa, analisis positif dan analisis negatif pun sudah biasa, bahkan Dahlan Iskan disebut orang gila oleh Simbolon juga dianggap angin.
    Nabi Muhammad SAW juga dianggap gila dan diludahi ketika berdakwah.

    Mari para pendukung dahlan iskan untuk presiden RI 2014 merapatkan barisan dan lebih dewasa dalam menghadapi komentar pedas, kritikan tajam, bahkan hinaan yang paling rendah sekalipun.
    Seperti ada yang menyebutkan kejadian kontroversi PT newmont, yang ternyata itu terjadi jauh sebelum Dahlan Iskan menjadi menteri BUMN
    Atau yang mencibir bahwa Dahlan Iskan juga birokratis terkait dengan proyek monorel BUMN, yang ternyata masih proses antara pemeritah daerah dengan BUMN, dan itu tidak semudah membalik telapak tangan.

    Karna itu, hal yang paling penting sekarang adalah kerja, kerja, kerja…..
    Allahu Akbar

    Posted by desianugrah | 2 November 2013, 8:10 am
  61. Pak dis bandara lombok jauh dr kesan international’, banyak pedagang asongan. Masih bersih stasiun.

    Posted by prast | 2 November 2013, 8:11 am
  62. Mendukung pogram dan proyek Dahlan Iskan
    Semoga bisa menghindari prediksi ancaman krisis listrik di Jateng – DIY

    Posted by desianugrah | 2 November 2013, 8:12 am
  63. coba perhatikan pengecoran jalan-jalan di Kota Bekasi, pengerjaan pengecoran yang satu dengan yang lain dalam satu jalan tidak rata/tidak mulus, bahkan justru bisa membahayakan kalau pengendara khususnya motor roda dua tidak hati-hati

    Posted by antena tv wajanbolic | 2 November 2013, 6:30 pm
  64. Setelah 30 th di kuasai Neg.Jepang,
    Penyerahan PT.Inalum kepangkuan Indonesia, sebaiknya Kita : “Syukuri”…
    Terima kasih Kakak SBY, Kakak telah meng-nggoreskan : “Tinta-Emas” dimuka Bumi ini,mell Team Kakak,
    Demi Indonesia..
    A.l.h.a.m.d.u.l.i.l.l.a.h.
    Semangat-Optimis selalu,bersama : Dahlan Iskan.
    Salaaam Relawan Dahlan Iskan….

    Posted by N. SORRI.. | 3 November 2013, 11:55 pm
  65. yg kita seharusnya juga tunggu adalah kembalinya tambang emas freeport ke pangkuan indonesia

    Posted by adrian kusuma | 4 November 2013, 6:58 pm
  66. Alhamdulillah, di Indonesia masih memiliki orang-orang cerdas seperti Pak Dahlan… Jenius idenya

    Posted by forex jogja | 2 Desember 2013, 11:55 am
  67. FREEPORT nya ditunggu pak, NEWMONT berikutnya.. dan kalau sudah bisa kembali ke pangkuan RI, rakyat Indonesia harus lebih cerdas mengelolanya

    Posted by batiknovita.com | 19 Januari 2014, 12:28 am
  68. Selain itu perlu juga diketahui bahwa laju pertumbuhan penyakit ini mungkin lebih cepat selama kehamilan atau jika sistem kekebalan tubuh seseorang melemah

    Posted by HENDIYANI | 11 Februari 2015, 5:03 am

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: