>>
Anda sedang membaca ...
Catatan Dahlan Iskan, Manufacturing Hope

Dari Buli, Ria Berdikari Ingin Angkat Harga Diri

Senin, 28 Januari 2013
Manufacturing Hope 62

Tiba di lokasi ini saya diberi pilihan: naik jip atau sepeda motor trail. Hati ingin memilih trail, tapi otak mengatakan jangan. Udara lagi sangat panasnya. Matahari sangat teriknya.

Saya pun menunjuk mobil setengah tua yang rodanya cocok untuk off-road itu. “Tapi, harus saya yang nyetir,” ujar wanita muda berjilbab putih dan bercelana jins itu. “Di sini tidak ada tebing yang bisa ditabrak,” tambahnya.

Saya tahu wanita itu lagi menyindir saya yang suka mengemudikan mobil sendiri dan baru saja menabrakkan mobil listrik Tucuxi ke tebing terjal di Magetan.

Hari itu, Senin minggu lalu, saya memang ingin mengelilingi ranch besar milik BUMN yang sudah lama telantar. Yakni, lahan peternakan sapi seluas 6.000 ha milik PT Berdikari United Livestock (Buli), anak perusahaan PT Berdikari (Persero). Lokasinya di Desa Bila, tidak jauh dari Danau Tempe di Kabupaten Sidenreng Rappang (lazim disingkat Sidrap), Sulawesi Selatan.

Sudah lama ranch tersebut begitu-begitu saja. Nasibnya tidak jauh berbeda dengan ranch yang ada di Sumba, yang luasnya juga sekitar 6.000 ha. PT Berdikari sudah lama tidak bisa berdiri di atas kakinya sendiri. Bukan saja tidak bisa membantu program pemerintah di bidang peternakan, bahkan justru terlalu bergantung kepada pemerintah. Wajah PT Berdikari adalah wajah yang muram. Karena itu, awal tahun lalu direksinya diganti.

Sebagaimana juga di Sumba, sebenarnya ingin sekali saya bermalam di Bila. Tapi, ternyata tidak perlu. PT Buli sudah mulai bergerak dengan konsep yang jelas. Tanda-tanda kehidupan mulai tampak di daerah yang terletak sekitar lima jam naik mobil dari Makassar itu.

Wanita berjilbab putih itu dengan tangkas segera naik mobil dan mengendalikan kemudi. Dialah Ir Ria Kusumaningrum, yang tahun lalu diangkat jadi direktur PT Buli. Ria adalah lulusan Fakultas Peternakan IPB tahun 2004.

Ria sangat tangkas mengemudi. Saya duduk di sebelahnya. Di kursi belakang duduk Dirut PT Berdikari Librato El Arif, yang hanya bisa tersenyum melihat percakapan tadi. Arif-lah yang mengangkat wanita muda tersebut menjadi direktur PT Buli yang waktu itu dalam keadaan sulit-sulitnya. Arif cukup jeli memilih orang. Dia tidak salah memilih Ria sebagai direktur untuk peternakan besar yang lagi sakit parah itu.

Sambil mengemudikan mobil di jalan off-road yang berjungkit-jungkit itu, Ria terus menceritakan apa yang sedang dan masih terus dia lakukan. “Di lahan ini akan kami buat ranch, bisa untuk 50.000 sapi,” ujar Ria dengan semangatnya. Ucapan itu kelihatannya mustahil terwujud. Terdengar seperti omong besar. Setahun lalu, ketika saya mulai mengkaji persoalan peternakan ini, tidak pernah ada pemikiran seperti itu.

Waktu itu yang sering diteorikan adalah: Lahan 6.000 ha maksimum hanya akan bisa dihuni 6.000 ekor sapi. Angka 50.000 yang disebut Ria jauh dari teori itu.

Konsep awal ranch Buli itu memang sama dengan yang ada di Sumba. Sapi dibiarkan hidup liar di padang gembalaan. Murah dan mudah. Tinggal memelihara beberapa kuda dan anjing untuk menggembalakannya.

Tapi, kenyataannya sangat berbeda. Baik di Sumba maupun di Sidrap, cara seperti itu tidak bisa berkembang. Ada beberapa persoalan teknis. Misalnya soal bagaimana menjaga kualitas sapi. Untuk sapi yang dibiarkan liar, kualitas keunggulannya merosot. Sebab, terjadi perkawinan inses. Sering terjadi anak laki-laki yang sudah besar mengawini ibunya atau saudara kandungnya. Sulit mengawasinya.

Yang seperti itu tidak terjadi di luar negeri. Di sana sapi jantan yang tidak unggul langsung dikebiri. Itulah yang tidak mungkin dilakukan di Indonesia. Masih ada pendapat yang mengatakan bahwa pengebirian seperti itu melanggar ajaran agama tertentu.

Ria yang setelah lulus menekuni penelitian ternak tropik itu tidak mau meneruskan sistem peternakan liar seperti konsep tersebut. Itu sesuai dengan arahan direksi PT Berdikari dan hasil diskusi dengan para ahli dari Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin Makassar yang aktif membantu Ria di Buli.

Cara baru itu pun ditunjukkan kepada saya. Setelah mengunjungi instalasi pengolahan kompos dan makanan ternak, saya dibawa ke pinggir sebuah danau kecil yang ada di tengah-tengah ranch. Di situlah ada sebuah kandang yang terbuka. Yakni, hamparan rumput yang dipagari dengan kayu setinggi 1,5 meter yang dirangkai dengan kawat berduri. Luas kandang itu hanya sekitar 3.000 meter persegi. Tidak ada atapnya. Di dalam kandang itu (di Jawa lebih tepat disebut kombong) terdapat 150 sapi yang hidup mengelompok.

Uji coba sistem kombong itu sudah berlangsung empat bulan. Sapi tidak dibiarkan liar lagi meski juga tidak dimasukkan ke kandang. Uji coba tersebut sudah bisa disimpulkan: berhasil baik. Karena itu, sistem kombong akan dikembangkan. Ria sudah membangun 15 kombong. Tidak harus di dekat danau karena sarana untuk minum sapi bisa dibangun di tengah kombong.

Ke depan, Ria berencana membangun 500 kombong di lahan 6.000 ha itu. Fungsi tiap kombong akan dibedakan. Ada kombong untuk anak-anak sapi dengan umur tertentu. Satu kombong bisa dihuni 200 anak sapi. Lalu, ada kombong untuk sapi yang lebih besar yang sudah siap dihamili. Kombong seperti itu diisi 150 ekor sapi. Ditambah pejantan unggulan. Lalu, ada kombong untuk sapi besar yang hanya berisi 100 ekor.

Sapi-sapi yang sudah bunting dimasukkan ke kandang tertutup. Di situ disiapkan sarana untuk melahirkan yang sehat. Juga disiapkan nutrisi yang lebih baik.

Ke depan, pagar kombong itu tidak lagi dibuat dari kayu kering. Pagar tersebut akan berupa pagar hidup. Ria sudah membuat pembibitan pohon jabung. Saya pun dibawa ke area pembibitan. Ada 400.000 bibit pohon jabung yang disiapkan. Saya percaya saja pada angka itu. Daripada diminta menghitung sendiri.

Bibit-bibit pohon jabung itulah yang akan ditanam rapat membentuk pagar hidup kombong. Pohon tersebut akan berdwifungsi: untuk pelindung sapi dan untuk dijual kayunya setelah berumur lima tahun. Juga ada fungsi menghemat: daripada beli kayu untuk pagar. Pohon jabung adalah pohon yang lekas bongsor yang kini lagi sangat happening di Jawa Barat.

Maka, setahun lagi sudah akan kelihatan bentuknya. Lahan 6.000 ha itu akan dibentuk menjadi kombong-kombong sapi. Tiap 10 ha satu kombong. Di setiap lahan 10 ha itu ditanami rumput gajah (2 ha) dan sorgum (3 ha). Di tengah-tengah tanaman rumput dan sorgum itulah kombong untuk kandang sapi. Fungsi rumput tidak lain untuk makanan sapi. Sedang fungsi sorgum untuk makanan manusianya dengan batang dan daun untuk sapinya.

Dengan demikian, akan ada blok-blok 10 ha di Buli yang tidak saja memudahkan pengawasannya, tapi juga bisa menampung lebih banyak sapi di dalamnya. Dengan metode itulah ranch di Bila bisa menampung 50.000 sapi.

Masyarakat sekitar peternakan akan dilibatkan. Kelompok-kelompok peternakan di sekitarnya akan diberi kesempatan memiliki kombong seperti itu. Sapinya milik masyarakat dengan modal dari PKBL BUMN. Wakil bupati Sidrap yang ikut hadir hari itu akan mengajak warganya untuk ikut cara Buli tersebut. Inilah ranch model Buli, model Berdikari, model Ria. Berbeda dengan Australia atau Jawa.

Setahun lagi saya berjanji bertemu Ria di Bila. Dan akan bermalam di situ. Sambil menikmati makanan Sidrap yang enak-enak. Dan mengelilingi kombong-kombong pohon hidup yang sudah jadi.

Inilah roh baru PT Berdikari. Saya memang meminta Berdikari fokus menangani peternakan sapi. Tidak usah usaha macam-macam seperti di masa lalu, yang semuanya berantakan. Usaha asuransinya harus dilepas. Demikian juga usaha mebelnya. Fokus: sapi, sapi, dan sapi.

Negara lagi memerlukan peran BUMN seperti Berdikari. Indonesia terlalu besar mengimpor sapi. Tidak boleh Berdikari justru jadi benalu negeri. Terbukti, ketika fokus, direksinya bisa menemukan jalan yang begitu hebat dan asli. Yang akan bisa ikut mengatasi kekurangan daging sapi di dalam negeri.

Terlalu besar kita impor sapi. Menghabiskan devisa dan harga diri. (*)

Dahlan Iskan
Menteri BUMN

About these ads

Diskusi

379 pemikiran pada “Dari Buli, Ria Berdikari Ingin Angkat Harga Diri

  1. Pertamaxnya……………

    Posted by qohar69 | 28 Januari 2013, 5:41 am
    • Mantaaapp. . .

      Posted by Rudi | 28 Januari 2013, 5:49 am
      • sapi sapi…
        bonceng tiga dulu..
        virus pencitraan yang mantap…

        Posted by sdwi | 28 Januari 2013, 5:56 am
        • Lanjut yg disumba juga dikombongin pak.

          Posted by JOWI | 28 Januari 2013, 6:45 am
          • ckck.. setelah dicuekin orang-orang di negeri sendiri dan di TImor Leste, virus pencitraan lalu disebar ke … SAPI?? Hewan yang malang… mungkin cuma tebing yang ga mempan pencitraan dahlan iskan, sampai-sampai harus ditubruk,,

            Posted by citracitir | 28 Januari 2013, 7:26 am
          • Lho bro Citracitir kok bisa kasih komen ? bukannya kamu lagi di BNN sama rombongan Raffi Ahmad ? Ntar kalo dites Urine, tuker aja ama kencing sapi bro, biar hasilnya negatif

            Posted by CEKRICEK | 28 Januari 2013, 9:24 am
          • Terlalu besar kita impor sapi. Menghabiskan devisa dan harga diri.
            Tersenyum saya ….

            Posted by apasaja | 28 Januari 2013, 10:23 am
          • cekricek palsu ! ketahuan dari gaya bahasanya ! waguuuu…

            Posted by silent reader | 28 Januari 2013, 10:33 am
          • @cekricek dan silentreader: tidak perlu bertengkar. cuma kita orang waras tersisa yang diharapkan bisa membendung gelombang pasang pencitraan.

            akhirnya pencitraan dahlan kelihatan ujungnya –> DAHLAN KEBELET JADI PRESIDEN

            —————————————————————————————————–
            Ketika ditanya siapa yang pantas memimpin bangsa Indonesia di 2014 mendatang. Ini jawaban Dahlan.

            “Mahfud MD dan Dahlan Iskan, ” imbuhnya.

            http://www.merdeka.com/politik/dahlan-iskan-siap-jadi-presiden.html
            ——————————————————————————————————

            Posted by citracitir | 29 Januari 2013, 7:50 am
          • Wah Terima kasih infonya bung Citra Citir…

            Saya Pastikan, Seluruh Keluarga Besar saya akan mendukung beliau 100%…
            Coblos Dahlan Iskan & Mahfud MD…

            Sehingga NKRI dipaksa maju….

            (jangan kata DIS & Mahfud MD yg kredibel… Bang Rhoma saja mau jadi Presiden… hahahaha).

            Yg Pantas jadi Presiden/Wakil Presiden sbb (tidak urut)
            - Dahlan Iskan
            - Mahfud MD
            - JK
            - PRABOWO

            Maaf, Untuk Mbok Mega, ARB, Surya Paloh… Nama anda sudah cemar dimata kami…
            Negara ini bisa kau jual ke kapitalis lagi…

            Posted by PUTU | 29 Januari 2013, 10:19 am
          • Setuju dengan Bli PUTU.

            Yg Pantas jadi Presiden/Wakil Presiden sbb (secara ber-urut)
            – Dahlan Iskan
            – Mahfud MD

            Yang lain? Makasih dech..!

            Posted by mang encep | 29 Januari 2013, 10:44 am
          • kalo ada yang mau masih pengen nyeblos calon ri1 mega, arb,surya paloh, prabowo, wahh memang rusak tu orang…

            Posted by akik | 3 Februari 2013, 8:36 am
        • aslm alaikum Pak Dahlanis,
          mudah2han adik Ria kusumaningrum tidak riah dan ngomong besar tapi sdh diperhitungkan segala aspek dalam pengembangan peternakan sapi potong .kelihatanya yg selalu ditonjolkan adalah sistem kombongnisasi ,padahal selama ini diPT. Buli sistem itu yg diterapkan yg dikombinasi dengan ekstensif , semi intensif dan intensif breeding sistem serta sistem feedlot fattening ,bedanya hanya luasan petakan/paddock penggembalaan yg dipersempit tampa memperhitungkan daya tampung, tekanan penggembalaan dan struktur tanah yang ada serta cuaca. karena kalau tdk tepat perhitungannya maka lama kelamaan kombong2 berubah jadi kubangan.(sdh ada contoh terapan 1 petak kombong isinya baru 100 ek sapi yg hasilnya baru 2 bulan sdh terjadi kubangan dan mengakibatkan puluhan ekor mati dan potong paksa. hal ini semakin memperlihatkan tidak realistis bahkan semakin memperjelas bhwa program memelihara sapi 50.000 ek induk di lahan 6000 ha sangat beresiko.dan perlu pengkajian yg mendalam karena beternak sapi tidak sama dng beternak ayam potong.yg perlu diketahui pah Dahlanis bahwa luasan HGU BULI sebanyak 6.623 ha terdiri atas, hutan harus dipertahankan, puluhan km sungai dan kali, gunung batu dan lahan berkemiringan curam sehingga praktis lahan tsb yg dpt digunakan secara maksimal hanya kl 60 % saja. kalau ini ria tidk menguasai lahan yg ada maka sy khawatir bisa2 kita dan pak dahlanis dikecewakan .
          kalau adik ria mengatakan bahwa selama ini buli tdk terurus, itu ukuranya apa ? jangan2 untuk menutupi ralisasi kinerja yg bobrok PT.Buli satu tahun terakhir ini sehingga melontarkan statman yg menyenangkan bos dan sekaligus pencintraan. itu boleh2 saja membuat terobosan dan pencintraan tapi tolong tdk menyebarkan fitnah.
          justru selama ini PT.Buli sdh dikenal satu satunya usaha ranch peternakan sapi yg masih eksis dan terus melakukan pengembangan usaha.bedanya dengan ranch yg ada di sumba murni system ranch secara ekstensif (natural grazing sistem) tdk dilakukan penyapihan, rering dan penggemukan sedangkan di buli sdh lebih dari itu bahkan sdh melakukan perdagangan/distribus sapi antar pulau.
          sekali lagi maaf pak dahlanis, demi bapak dan propesi peternakan serta rasa tanggungjawab saya pd program PSDSK (selama ini sy selalu ditunjuk PT.BUli mewakili Berdikari dalam pembahasan di tingkat Kementerian) sehingga sy merasa terpanggil membantu Pak Dahlanis guna mensukseskan program/trobosan yg akan dilakukan oleh PT.BUli sebgai perusahaan pelaksana
          Sebelum terlanjur mungkin sebaiknya perlu penyempurnaan program kembali.
          trims.pakdahlanis terus maju.kami mendukungmu.
          wassalam.

          Posted by jundawi | 9 Maret 2013, 3:52 pm
          • salut dengan pak jundawi..masih terus eksis dan penuh perhatian dengan peternakan, khususnya sapi-sapi di Bila…sy pernah penelitian dan mendapatkan bimbingan dr pak jundawi…bersyukur sekali pernah menjadi saksi kehebatan Bila Ranch…salut juga buat pak menteri..semoga mereka berdua sukses selalu..Amin

            Posted by Marlia Rianti | 23 Maret 2013, 11:20 am
    • Suka banget sama frase ini: Saya percaya saja pada angka itu. Daripada diminta menghitung sendiri.
      Terus: lagi happening di Jawa Barat.
      Hahaha… Pak Dahlan paling bisa ya. Ruar biasa… Di tempat saya di Flores juga banyak padang yang disia-siakan pak Dis.

      Posted by sonny | 28 Januari 2013, 4:34 pm
      • he…he…he….

        Posted by diana | 29 Januari 2013, 10:29 pm
      • Beta setuju dan salut ama Kakak Mang Encep ;

        Yang pantas jadi Presiden/Wakil Presiden RI Th.14 , sbb (secara berurutan);
        ~·Dahlan Iskan.
        ~·Mahfud MD.

        Beliau2 sangat : Berani, Cerdas, Kreative, Semangat, Jujur, Istiqomah, Amanah dan tidak memiliki : Muka-Tipu.
        Dan yang lebih penting lagi : beliau sangat Memikirkan : Kerja untuk rakyat,
        Kerja untuk rakyat
        dan
        Kerja untuk rakyat….

        INSYA ALLAH….

        Ha…ha….ha…., Kakak Sonny sebelumnya : salam hormat dan salam kenal dari beta…
        Ternyata Kakak Sonny baku tetangga sama beta…
        Mari Kita Kibarkan Bendera Dahlan Iskan di daerah Kakak Sonny (P.FLORES)/ FLOBAMORA…..,
        dengan cara SMS dulu ke SBY (PARTAI DEMOKRAT) se-banyak2-nya….(bisa tanya ke kakak mang encep !!! ).

        Dahlan Iskan masih jadi Boss Pers : apa yang telah Kita rasakan keberadaan”blu” di NTT ….?
        Dahlan Iskan masih jadi Dirut PLN : apa yang telah Kita rasakan keberadaan “blu” di NTT….?
        Dahlan Iskan sekarang jadi Meneg.BUMN : apa yang telah Kita rasakan keberadaan “blu” di NTT….?
        (Maaf yaa…, beta bicara hasil nyata Dahlan Iskan di NTT saja )..

        YAITU : MEN-”CERDAS”-KAN ANAK BANGSA MELALUI : MEDIA…
        MEMBERI “CAHAYA” -KEBENARAN ANAK BANGSA MELALUI : PLN…
        MEMBERI ” GIZI + KESEHATAN” ANAK BANGSA MELALUI : USAHA BERSAMA…

        KAYAKNYA; DALAM OTAK BETA CUMAN ADA CALON DAHLAN ISKAN DAN MAHFUD,
        YANG LAIN : MAAF YAA….., SU KADALUARSA..(ALIAS BASI).

        Gitu dulu Kakak Sonny, Kakak Mang Encep dan Kakak Putu..

        Tambah semangat selalu dan SALAM DAHLANIS..

        Posted by N. SORRI.. | 31 Januari 2013, 7:23 am
    • Saya pengen sekali dengar menteri pertanian sama peternakan menyampaikan terima kasih sama BUMN sekarang

      Posted by agusteub | 29 Januari 2013, 10:52 am
  2. Bangun-bangun…. Semangat pagi Indonesia…

    Posted by yuni | 28 Januari 2013, 5:42 am
  3. absen

    Posted by yud | 28 Januari 2013, 5:42 am
  4. Alhamdulillah…baru ditanyakan dah mengudara..

    Posted by N. SORRI.. | 28 Januari 2013, 5:43 am
    • Teman-teman yang terhormat,

      Mari kita sampaikan aspirasi kita, usul kita secara pribadi kepada Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, agar beliau mempertimbangkan/menjadikan Pak Dahlan Iskan menjadi calon Presiden dari Partai Demokrat. SMS center SBY adalah 9949 ingat ya 9949 dan jangan takut untuk sms, ingatlah beliau dahulu membuka keran itu untuk menerima aspirasi dari rakyatnya. Saya sudah beberapa kali kirim sms ke SBY via 9949.

      Kirimkan sebanyak-banyaknya rakyat indonesia yang menghendaki kemajuan negara kita. Integritas dan Antusias. Presiden adalah takdir Allah. Semoga dengan kita kirim sms aspirasi ke Bapak SBY, menjadi jalan takdir untuk Pak Dahlan Iskan menjadi Presiden RI 2014~2019. Semoga itu menjadi salah satu kontribusi besar Bpk. SBY Demi Indonesia. Demi Indonesia Bismillah…

      Salam hormat,
      bonzo – jakarta barat

      REFERENCE :

      http://finance.detik.com/read/2012/11/27/141356/2102691/4/sby-banyak-dapat-sms-soal-demo-buruh-dan-dahlan-iskan

      SBY Banyak Dapat SMS Soal Demo Buruh dan Dahlan Iskan

      Wahyu Daniel – detikfinance
      Selasa, 27/11/2012 14:18 WIB

      Jakarta – Selama periode 16 Oktober-31 Oktober 2012 Presiden SBY banyak mendapatkan aduan dan tanggapan lewat SMS soal demo buruh dan soal tindakan Menteri BUMN Dahlan membersihkan BUMN dari kongkalikong anggaran dengan DPR.

      Staf Khusus Presiden selaku Pengelola SMS dan PB BOX 9949 JKT 10000 Sardan Marbun mengatakan, unjuk rasa buruh diharapkan dilakukan dengan tujuan untuk meluruskan hal-hal yang dinilai tidak benar, sehingga unjuk rasa dilakukan dengan baik. Sardan meminta agar aksi demonstrasi tidak memaksa dan mengganggu produksi sebuah perusahaan.

      “Pemaksaan serta dampak buruk terhadap produksi perusahaan merupakan hal yang perlu dihindari. Di lain pihak, kesejahteraan buruh perlu disesuaikan dengan kondisi yang memadai dengan UMR sekitar Rp 2 juta,” kata Sardan dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Selasa (27/11/2012).

      Selama kurun waktu 16-31 Oktober 2012, pihaknya telah menerima 1.930 pengaduan masyarakat.

      Selain soal buruh, pernyataan Menteri BUMN Dahlan Iskan terkait adanya oknum anggota DPR yang melakukan praktik kongkalikong dan meminta jatah kepada sejumlah BUMN memunculkan aduan dari masyarakat kepada SBY.

      Secara keseluruhan terdapat 118 SMS (91,47%) yang mendukung Dahlan Iskan dan 11 SMS (8,53%) menentang. Contoh SMS yang mendukung: “Bpk. Presiden harap Menneg BUMN tetap dapat dipertahankan, jangan BUMN dijadikan sapi perah oleh oknum anggota dewan”.

      Sementara SMS yang menentang: “Tindakan Dahlan Iskan tidak mencerminkan sikap pejabat, justru melemahkan lembaga negara, sepantasnya pejabat macam itu diganti yang lebih bermoral.”

      Dikatakan Sardan , dengan diterimanya 1.930 pengaduan masyarakat, maka sejak Juni 2005 saat mulai Kabinet Indonesia Bersatu II hingga 14 November 2012, SBY telah menerima 3.406.275 SMS dan 113.344 pucuk surat melalui PO BOX 9949 JKT 10000.

      (dnl/ang)

      Posted by bonzo | 28 Januari 2013, 9:29 am
      • udah mas Bonzo…
        Jawabannya doain aja… ahahaha…

        Posted by PUTU | 28 Januari 2013, 10:11 am
      • Siaappp… wuuiiihhh apa gara gara Mas Bonzo ini yah sehingga Pak Dahlan tidak malu malu kucing lagi…

        “Mau tidak mau harus siap. Terserah masyarakat. Apa yang harus dipilih saya kira Pak SBY sudah membuat langkah supaya rakyat tidak salah pilih. Dan itu dirisetkan kepada sejumlah intelektual, siapa yang sebaiknya diperhatikan oleh masyarakat,” kata Dahlan di sela-sela peresmian wadah “Rumah Kita” yang digagas Komunitas Ayo Selamatkan Indonesia (KASI) di Jakarta, Senin (28/1) malam.

        http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=156075

        Posted by erust | 29 Januari 2013, 3:03 pm
        • Amiiiinnnnn…… mas ERUST semoga usaha kita jadi jalan takdir buat Pak Dahlan Iskan.
          JANGAN TAKUT sms Pak Susilo Bambang Yodhoyono AKA SBY, beliau pemimpin yang baik, ayo sampaikan aspirasi kita demi INDONESIA..

          Salam hormat,
          bonzo – jakarta barat

          Posted by bonzo | 29 Januari 2013, 7:09 pm
  5. kiprah direktur2 wanita d BUMN semakin hebaaaat…

    Posted by afada | 28 Januari 2013, 5:45 am
    • ternyata klo diberi kesempatan,kita banyak punya orang…

      Posted by muh mundir | 28 Januari 2013, 6:36 am
      • Ha….ha….ha….a…..,salam hormat dan salam kenal Kakak Muh.Mundir
        Senang beta membacanya, dari pernyataan Kakak Muh.Mundir diatas…
        ada kesan : Kakak Mundir mendapat “pencerahan”..
        Alhamdulillah..
        Insya Allah, klu Kita : berani,jujur,istiqomah,cepat membaca peluang,
        dan ta’ kalah penting Kita tidak ber-jiwa : birokrasis,
        semua akan dengan mudah dicapai dan di petik hasilnya..
        Dmk and makasih. Wassalam.

        Posted by N. SORRI.. | 28 Januari 2013, 4:02 pm
  6. Absen ikut pertamax. Dr td ditunggu terus lama sekali munculnya

    Posted by ndokaja | 28 Januari 2013, 5:49 am
  7. untung yg diternakkan cuma sapi.
    ada juga yg berotak sapi tapi kandangnya berkubah ijo tapi tak layak dikembangkan.

    Posted by adhi | 28 Januari 2013, 5:51 am
  8. Semoga bisa berperan dalam swasembada daging sapi. Daging per kg bisa murah.
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

    Posted by widodobudis@yahoo.com | 28 Januari 2013, 5:51 am
  9. tentu berita ini jauh lebih baik daripada mengunjungi anggota dHewan yg Terhormat

    Posted by wayan budhi | 28 Januari 2013, 5:52 am
  10. senang mengikuti tulisan beliau,bnyk pelajaran manajemen & wirausaha yg bs kt dpt kan..maju trs Pak ! Kerja kerja kerja..Demi Indonesia !!

    Posted by koreksi diri | 28 Januari 2013, 6:00 am
  11. Fokus & antusias berinovasi, semangat pagi Indonesia. Kerja, kerja, kerja…

    Posted by fris | 28 Januari 2013, 6:00 am
  12. Pertamax…kerja..kerja..kerja..kerja nyata untk negri.semangat pagi indonesia

    Posted by Khairul | 28 Januari 2013, 6:01 am
  13. Semoga semua BUMN dapat berubah dari benalu menjadi andalan pendukung kesejahteraan rakyat…

    Posted by fris | 28 Januari 2013, 6:03 am
  14. wadoooh….. dpt kursi nomer berapa ini….

    mantaaaaab …. maju terus berdikari…

    Posted by masnawie | 28 Januari 2013, 6:07 am
  15. Bismillahirohmanirrohim………
    Bersama-sama membangun peternakan Indonesia

    Posted by ria | 28 Januari 2013, 6:09 am
    • Iya mbak Ria…kita “Ambil” lagi Harga Diri Indonesia yang sudah diberikan ke pihak asing oleh politikus korup dan pemimpin yang hanya memikirka dirinya sendiri..
      Semangat buat mbak Ir Ria Kusumaningrum..Anda pasti bisa membuktikan pada Rakyat Indonesia..
      Semoga Berhasil menerapkan konsep barunya..:)

      Posted by Fahmi | 28 Januari 2013, 9:17 am
    • Lho ini ibu direktur yg dimaksud pak Dahlan itukah? Semga tidak ada lagi import
      Sapi, seminggu yg lalu saya menyaksikan di tv (film produksi 2009) proses pemberangkatan 16.000 sapi imp0rt dari Darwin menuju priok. Kapasitas Kapalnya hanya berisi sapi, beberapa kebo, 6 orang koboy yg khusus mengurus sapi dan kebo serta crew kapal,proses dr Darwin dgn dijakrta sebenarnya beda tipis klo dr darwin diangkut dengan menggunkan truk ta gandeng,sedangkan di jkt diangkut truk tanpa gangandengan

      Posted by erust | 29 Januari 2013, 5:01 am
    • Eh ada mba RIA… sukses ya ranchnya…
      kalo sudah dibakukan boleh dong dibuat bukunya…
      pasti berguna bgt buat masyarakat yg ingin beternak sapi skala kecil…
      Tetap semangat… pasti byk yg mencibir dan mencemooh… jadikan itu pemacu untuk pembuktian yg lebih baik.

      salam,
      Putu

      Posted by PUTU | 29 Januari 2013, 7:13 pm
    • Semoga sukses mbak Ria …Saya doakan dengan suksesnya mbak membangun peternakan sapi ini maka akan mensejahterakan peternak dan masyarakat Indonesia…Amiin…

      Posted by Ardian | 30 Januari 2013, 8:33 am
  16. mudah-mudahan proyek ini dapat memacu tiap daerah untuk pengembangan sektor pertanian dan peternakan dengan adanya patron yang jelas, harapannya tingkat kesejahteraan petani dan peternak bisa meningkat. Mudah2-an ini menjadi penangkal tingginya arus urbanisasi. sehingga penyebaran penduduk merata tidak mengumpul di daerah perkotaan

    Posted by habib | 28 Januari 2013, 6:10 am
  17. Selalu mendukung orang2 yang betul2 bekerja
    nggak cuma omong dan mencibir…

    ayo
    kerja, kerja, kerja…

    nggak usah tegang amatlah
    ini bukan pencitraan murahan
    tapi
    laporan ke masyarakat kerja apa yang sedang dilakukan
    ntar juga kelihatan hasilnya

    kalo hasil baik, kita hargai hormati
    kalo hasil nggak baik, kasih kesempatan perbaiki

    hidup kan memang begitu
    masalah ada, perbaiki
    kurang baik perbaikannya,
    perbaiki lagi..sampai baik sebaik-baiknya

    orang Jepang menyebutnya
    KAIZEN !

    Posted by Fahmi Zuarli | 28 Januari 2013, 6:12 am
  18. Berdikari fokus bisnis sapi, pemberdayaan masyarakat PKBL, ditunggu hasilnya biar kita nggak usah impor sapi. Jadi “mandiri” di bidang persapian…Top, maju terus BUMN Indonesia jadi kebanggaan bangsa.

    Posted by muklisin | 28 Januari 2013, 6:13 am
  19. Berdikari – berdiri diatas kaki sendiri, akhirnya bisa utk diri sendiri, bangsa dan negara. Lanjutkan Ria dan Abah.

    Posted by ndokaja | 28 Januari 2013, 6:16 am
  20. hadir….

    Posted by muh mundir | 28 Januari 2013, 6:25 am
  21. mantab…ternyata kata kuncix adalah FOKUS,FOKUS DAN FOKUS…jgn Musyrik…hehe..mantab pak Isekan

    Posted by Iqbal Lombok | 28 Januari 2013, 6:32 am
  22. plok plok plok…buat ir ria!!!

    Posted by muh mundir | 28 Januari 2013, 6:34 am
  23. Alhamdulillah ya Allah, berikan kesehatan dan lindungi Pak Dis, agar ide-idenya terus menular ke seluruh pelosok negeri. Indonesia, jayalah negeriku.

    Posted by Yanto Lurah Sastro | 28 Januari 2013, 6:40 am
  24. Alhamdulillah.. Tidak hanya sapi yang akan berkembang jauh lebih banyak di masa depan, tapi makin banyak orang-orang hebat termasuk didalamnya para wanita hebat, yang satu persatu “diapresiasi” oleh Pak Dis sebegai Indonesian Agent of Hope. Ikut bangga dengan mbak Ria, Spt sebagai Direktur PT Buli yang mengurusi sapi yang rasanya bisnis yang berkonotasi “maskulin” hehehehe.. Makin banyak orang hebat jika didukung sangat banya orang yang berpikir positif dan optimis maka akan makin maju bangsa dan negara ini, serta insya allah akan makin jauh dari perilaku negatif seperti korupsi, narkoba dan kejahatan yang merongrong kemajuan bangsa. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keselamatan, perlindungan dan bimbingan untuk Pak Dis dan banyak orang hebat dan orang-orang berpikiran+berperilaku positif di negeri ini. Salam DahlanIs dan Semangat Pagiiiii !!!

    Posted by akadarisman | 28 Januari 2013, 6:42 am
    • Selamat pagi mas akadarisman, salam kenal dari saya juga buat rekan2 yang lain. Saya sangat respect dan menyukai setiap kali menyimak komentar dari anda2 ditiap MH yang terbit. Setuju sekali dengan anda bahwa makin banyak orang bertalenta hebat dan didukung oleh banyak orang yang optimis dan berfikiran positif serta di manage oleh orang sekaliber Pak Dis yang jujur, amanah dan selalu mampu membangkitkan semangat dan harapan maka akan makin maju bangsa dan negara ini. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keselamatan, perlindungan serta barokahnya buat Pak Dis dan orang2 hebat yang berfikiran dan berperilaku positif di negeri tercinta ini, amiiiiin. Salam Dahlanis dan Semangat Pagiii !!!!

      Posted by Sumartono Sieta | 28 Januari 2013, 7:34 am
  25. “Di sini tidak ada tebing yang bisa ditabrak,” tambahnya. –> Ngakak
    Saya percaya saja pada angka itu. Daripada diminta menghitung sendiri. –> Guling-guling

    Dan aku pun terlalu malas memastikan angka 50.000 ekor dari luas kombong, kapasitas kombong, luas areal :D
    Yang penting semangatnya dah dapet. Ada yang mau ngitung?

    Posted by Adit(pun) Bisa | 28 Januari 2013, 6:43 am
    • wkwkwkwk…
      setuju..setuju..
      waktu baca di jpnn tadi saya juga ngakak…

      top banget peternakan Indonesia, idenya asli…lebih hebat dari peternakan “tradisional” di australi…
      salut buat mbak Ria…
      kayak apa sih tampangnya…
      kayaknya melankolis, kalau dilihat dari leluconnya yang cerdas nyindir pak DIs….(^_^)

      Posted by Wong Asor | 28 Januari 2013, 7:07 am
    • 6000 Ha/ 10 Ha harusnya 600 kombong, tp mungkin karena kondisi geogrfisnya yang memungkinkan hanya dibuat 500 kombong. 500 kombong X 100 sapi = 50.000 sapi. Berarti satu kombong rata-rata hanya diisi 100 sapi. Padahal dari hitungan awal pada artikel disebutkan 200/kombong utk anakan, 150/kombong utk indukan dan 100/kombong utk sapi dewasa. Dari asumsi itu saya yakin akan lebih dari 50.000 sapi yang tertampung di Buli-Bila, Sidrap. Mungkin yang dimaksud pak Dahlan pohon Jabon bukan pohon jabung. Ayah saya sudah coba tanam pohon ini, sekarang umur 3 tahun, batangnya sudah sepaha orang dewasa. Salam semuanya

      Posted by Najib | 28 Januari 2013, 8:04 am
      • Ini menyangkut janji. Adalah hal yang wajar jika memberikan data dengan kemungkinan terjelek. Kelebihan hitungan lahan dan kelebihan hitungan sapi adalah sebagai sparenya Ir. Ria.(ngomong-ngomong 2004 masih ada titel Ir ya?)

        Posted by Area | 28 Januari 2013, 8:57 am
      • Aku memelihara lele. Lele kecil ditempatkan pada kolam kecil dengan isi yang lebih padat. Lele tersebut kemudian dipindah pada kolam lebih luas setelah sebulan. Sebulan kemudian dipindah pada kolam yang lebih besar lagi hingga besar. Supaya maksimal harus dilakukan grading. Kira-kira seperti itulah cara memelihara sapinya. Saya yakin akan dipelihara sejumlah sapi perah. Untuk nyusoni anak sapi. Sebab, induk sapi pedaging segera disapih supaya cepet hamil.

        Posted by Widi | 28 Januari 2013, 4:27 pm
      • perlu diketahui pak Najib; semua hitungan dan target angka angka serta sistem yg dilaporkan ke pak DIS inpossible dan RIA itu belum kuasai betul kondisi lahan HGU Buli yg sebenarnya yg paling mengerihkan pernyataanya akan menampung 50 ribu dimana setiap petakan /kombong terbuka (5 ha) akan di isi 150 – 200 ek sapi.hal ini akan terjadi over grazing/overlood , lahan jadi gundul, lama lama jadi becek (hujan) berdebu (kemarau), kemudian jadi kubangan berlumpur.
        dengan sistem Ria ini sy tidak pernah melihat hasil yg akan dicapai seperti :,produktifitasnya….. ?, Calf crop…? mortalitasnya…..? resiko resiko lainnya. bahkan setelah say melihat langsung persiapan dan pengadaan sarana dan prasaran pendukung sistem itu sepertinya tidak ada perencanaan dan pengetahuan teknis pengelolaa usaha peternakan sapi secara umum terlebih lebih Usaha pengembangbiakan (breeding) sapi .
        Maaf sekali lagi Pak Dis jangan satu thn kemudian baru mau ke Buli saya sarankan ” lebih cepat lebih baik bersama kita Bisa””

        Posted by jundawi | 20 Maret 2013, 9:09 pm
  26. mudah2an terlaksana

    Posted by jalmi alit | 28 Januari 2013, 6:44 am
  27. semangat pagi !
    kerja! kerja! kerja!

    Posted by mas ayu happy ending | 28 Januari 2013, 6:53 am
  28. semangat pagi!!!
    daging sapi saat ini telah menjadi idola untuk pemenuhan kbthn protein hewani,bkn saja Indonesia,tp dunia.betapa dunia kecanduan akan daging sapi. hal tersebut terlihat bbrp wkt lalu dimana sebuah negara produsen sapi terbaik dunia bisa mengancam untuk mengembargo kita. ya, bukan cuma senjata, saking ketergantungan kita thd sapi mereka, sampai2 negara yg katanya plg subur dan paling bnyk lahan menganggur se astengg ini tak berdaya menahan gempuran itu,harga sapi mendadak tinggi.
    saat ini, stlh sumbawa, benih kemandirian itu terlihat lg di sidrap.bukan main, srikandi Indonesia lulusan fakultas peternakan ipb ini mampu membuat terobosan2 yang di luar kebiasaan.semoga bisa ditularkan ke pusat2 peternakan sapi di tempat lain di Sumatra, Kalimantan, Papua, dll.
    kerja kerja kerja!!!

    Posted by m0ojojojo | 28 Januari 2013, 6:55 am
  29. Reblogged this on belajar sampai gila! and commented:
    ‘Terlalu besar kita impor sapi. Menghabiskan devisa dan harga diri’
    Hebat! Berdikari benar-benar berdikari!

    Posted by fauziahamalia | 28 Januari 2013, 6:58 am
  30. Ir Ria Kusumaningrum lulusan 2004??…

    Direkturnya muda sekali berarti!!..

    Mantaafff!!..

    Posted by AkangYamato | 28 Januari 2013, 6:59 am
  31. Akhirnya ada juga lulusan IPB yang berkarier di jalur yang benar….

    Posted by anakbangsa | 28 Januari 2013, 7:06 am
  32. yang penting……
    1.ora nyolong
    2.ora nipu
    3.ora korupsi
    4.kerjo sing temen
    5.ndongo
    InsyaAlloh pasti kita mendapat hasil yg kita inginkan

    Posted by kawulo alit PJKA (pulang jum'at kembali ahad) | 28 Januari 2013, 7:09 am
  33. Alhamdulillaah….harapan makan daging sapi negeri sendiri akan sgr terealisasi…. lbh mantep menikmati krn nanti pasti jg disertifikasi MUI.trmksh Abah…jg mbak Ria (*klo mbak Ria sdh berkeluarga,trmksh jg pd keluarganya yg tlah mngijinkan mb Ria berkiprah mengabdi kpd negeri) ^__^

    Posted by heri purwaningsih | 28 Januari 2013, 7:14 am
  34. di Negeri yang Subur ini
    Terlalu besar kita impor sapi. Menghabiskan devisa dan harga diri

    Posted by seno | 28 Januari 2013, 7:14 am
  35. peternakan sapi untuk lulusan IPB, sip sae

    Posted by edhi | 28 Januari 2013, 7:15 am
  36. Senin pagi ditemani pisang goreng dan teh manis sudah sangat nikmat,tapi tidak lengkap kalau tidak aambil membaca MH 62.terima kasih pak sudah diajak jalan-jalan ke sidrap lewat tulisan bapak.KERJA..KERJA..KERJA!!!

    Posted by azzam | 28 Januari 2013, 7:22 am
  37. Top Markotop..lanjutkan !!!

    Posted by lukman | 28 Januari 2013, 7:33 am
  38. Salut….

    Posted by iwan | 28 Januari 2013, 7:35 am
  39. Bismilah, saya pertanian 2012 iku,
    @Indonesia.

    Posted by magungh | 28 Januari 2013, 7:41 am
  40. Reblogged this on Magungh’s Blog.

    Posted by magungh | 28 Januari 2013, 7:43 am
  41. mw ngomong apa ya… Pe bingung..
    WOWwwww…

    Posted by emen | 28 Januari 2013, 7:43 am
  42. semangat sapiiii!!

    Posted by Sunu Widodo | 28 Januari 2013, 7:51 am
  43. Dari ujung timur Indonesia ikut menyimak.
    Tetap Semangat!

    Posted by subedjo | 28 Januari 2013, 7:53 am
  44. Beternak sapi mantap, politik “dagang Sapi” lupakan !

    Posted by andimustafa | 28 Januari 2013, 8:01 am
  45. sungguh tukang insinyur yang mau melebur. jadi direktur dengan pikiran dan usaha yang sudah terukur. Bukan ngawur…! membuat Pak Dahlan bersyukur “Ada wanita muda cekatan di PT Buli menjadi direktur.” Terlalu besar kita impor sapi. hanya menghambur-hamburkan uang rakyat yang tak tambah makmur. Menghabiskan devisa dan harga diri yang sering diakali ame…? Alhamdulillah ada mbak Ira si Tukang Insinyur yang memberi harapan dan pelipur.

    Posted by www.hikmahuniversity.com | 28 Januari 2013, 8:06 am
  46. top markotop…

    Posted by pakne thole | 28 Januari 2013, 8:06 am
  47. Saya yakin jika fokus bangsa kita akan mampu swasembada disegala bidang, karena tanah subur, cuaca cocok, SDM pandai apa lagi. Tinggal nurani dan kerja, kerja dan kerja ala pak Dahlan. Teruskan pencitraannyanya pak untuk memotivasi yang lainnya. Semoga Allah senantiasa menginspirasi bangsa ini, sehingga lekas maju dan makmur. Aminnnnnnnnnnnnnnnnn.

    Posted by koko | 28 Januari 2013, 8:08 am
  48. salam semangat pagi….

    Posted by inhaler | 28 Januari 2013, 8:12 am
  49. “disini tidak ada tebing yang bisa ditabrak……”
    awalan yang manis dari Ir Ria, memang pak Dis perlu juga disentil…..untuk kesehatan pak Dis sendiri dan demi hope Indonesia-ku……(hakul yakin….pak Dis gak akan tersinggung disentil demi kebaikan)

    “Terlalu besar kita impor sapi. Menghabiskan devisa dan harga diri….”
    akhiran yang keren dari pak Dis untuk Indonesia-ku……………go Ir Ria, go pak Dis dan maju Indonesia-ku….

    Posted by done | 28 Januari 2013, 8:19 am
    • Seperti kata Pak Dahlan Iskan, cara menghibur diri adalah menertawakan diri sendiri….. :)
      Pak Dahlan Iskan lagi menertawakan diri sendiri dengan membagi-bagi kan nya dengan kita

      Yang penting ada yang mengingatkan dan bersama-sama mau memperbaiki

      I love DISway

      Posted by NOENG | 28 Januari 2013, 12:29 pm
  50. Ruarr biasa…dr sini baru kita paham, bagaimana seorang pemimpin menggerakkan gagasan brilian Ir Ria jadi tindakan nyata.

    Posted by Dedy Armayadi | 28 Januari 2013, 8:26 am
  51. semangat pagi………

    Posted by supri | 28 Januari 2013, 8:27 am
  52. padi, sapi, gula sudah berkali kali masuk MH ini menunjukan bahwa pak dahlan sangat serius menggenjot sektor pertanian,

    tinggal pertambangan yang porsinya kurang publikasi, entah mengapa entah kenapa,

    Posted by saeful | 28 Januari 2013, 8:30 am
    • Terlalu banyak yang “bermain” dibidang pertambangan dan urusannya bukan “management” akan tetapi Pihak Asing yang notabene sudah memiliki Surat Izin Pertambangan yang “Tanpa ada Expire Date” dan Pengusaha yang menjual Tanah Air ke Asing..

      Posted by Fahmi | 28 Januari 2013, 9:27 am
  53. tularkan semangat bekerja ke semua anak negeri…. abaikan mereka yang mencibir tindakan bapak
    karena pada dasarnya mereka adalah orang2 yang tidak mempunyai kemampuan untuk memajukan negeri ini..
    tapi hanya bisa menyebarkan virus-virus iri hati dan dengki di negeri ini… selamat bekerja… bekerja dan bekerja buat pak DIS dan seluruh anak negeri semoga selalu dalam lindungan Ilahi…..

    Posted by s qosim | 28 Januari 2013, 8:36 am
  54. Dari tulisan Pak DI ini sebenarnya sumber daya manusia kita banyak yg intelegent..tapi mereka susah berkembang karena tertekan dengan system, kalau dikasih lahan untuk expolarsi pasti banyak bibit yg unggul akan keluar…masa negara kita yang kaya raya selalu di bawah negara yang sumber daya alam nya terbatas? Tapi tentulah kita juga harus mendukung..membuat masyarakat pinter..dari orang-orang terdekat kita..sekitar kita..sehingga mereka menerima dan memunculkan ide-ide kreatif…untuk kemakmuran bersama…

    Posted by bundashabrina | 28 Januari 2013, 8:41 am
  55. Pagi semuanya. Selalu suka tulisan DI (sudah baca tulisan beliau sejak SD hihi ). Memang hobi baca sih sejak kecil dan emang domisili di surabaya dan pastinya langganan JP. Sudah ngikutin tulisan beliau dari 10 tahun yang lalu dan gak heran, sama sekali gak heran dengan apa aja yang beliau lakukan saat ini, karena emang itu karakternya. Karena itu kalo ada yang bilang pencitraan lah sengaja menonjolkan diri lah tolong pikirannya dibuka dulu dan cari2 lah referensi daripada nulis yang gak bermanfaat. Dan sebenernya kebiasaan kayak pake sepatu kets lah, blusukan, males pidato lah, males kerja di meja lah, dll yang seabrek itu uda tau banget aku haha uda gak kaget lah ( ih malah orang2 yang bilang aneh2 ) . Sebenernya dengan banyaknya berita miring yang gak jelas sama hinaan2 bermacam2 ngerasa kasian sama abah. Udah kerja capek2 yang ngomong jelek banyak amat. Belum tentu yang ngomong jelek kerja seberat abah. Buat abah tetep semangat toh tinggal setahun lagi kalo uda lepas masa kerja balik sini Surabaya di Jakarta ruwet.

    Posted by heidi | 28 Januari 2013, 8:44 am
    • Iya mbak. Saya sampai berharap supaya p Dahlan jadi gubernur Jatim aja. Jadi nanti orang se-Indonesia akan bisa melihat hasil kerja p Dahlan. Sedangkan bagi p Dahlan sendiri bisa tetap mengabdi kepada tanah air tanpa direcoki, direpoti, diserang kanan kiri. Karena saya yakin (mayoritas) masyarakat Surabaya/Jatim sdh kenal beliau (dan cara kerjanya). Saya juga ga 100 persen setuju dgn cara kerja p Dahlan. Tp kita kan hrs bisa lihat dari ‘bigger picture’. Jadi sy tetap dukung p Dahlan. Bagi keluarga p Dahlan juga bagus krn bisa dekat dengan beliau. Utk yg punya pendapat : ‘mending di jkt aja, bisa lbh menjangkau seluruh Indonesia’, argumen saya : jika beliau (dan keluarga yg mungkin sedih dan mangkel dgn komen dan hujatan thd p dahlan) lbh nyaman di Sby/Jatim, why not? Toh Jatim bagian dari Indonesia juga. Bahkan jika p Dahlan berhasil, mungkin akan sangat buanyaak daerah yg studi banding/kerja sama/bikin proyek/mencontoh kemajuan di Jatim. Ujung2nya, virus itu akan menyebar ke seluruh pelosok negeri dengan bantuan orang lokal daerah yg belajar di Jatim sendiri. Menurut saya, akan lebih mudah bagi orang lokal utk menyebarkan virus Dahlan ke daerah masing2.

      Posted by Johan | 28 Januari 2013, 7:13 pm
  56. Alhamdulillah………….semoga dalam waktu dekat harga daging sapi segera turun

    Posted by ennoeng | 28 Januari 2013, 8:46 am
  57. Selamat Pagi
    Berdiri di atas kaki sendiri
    Melangkah dengan kepala tegak tanda percaya diri
    Harga diri yang pernah hilang saatnya rebut kembali
    Bersama DI Presiden RI

    Posted by mang encep | 28 Januari 2013, 8:51 am
    • Setuju mang encep!! Kalau DI nyapres, 3 suara dari saya (+anak+ istri) bonus suara dari adek2 saya,tetangga saya,tetangganya tetangga saya, teman2 saya,temannya teman saya …dst

      Posted by Kausar ali | 28 Januari 2013, 9:56 am
      • Dari 10 parpol peserta pemilu 2014, sebelum pelaksanaan pemilu legislatif, ada ga ya yang mengusung DI jadi Capres 2014 ?

        Posted by mang encep | 28 Januari 2013, 1:29 pm
        • Itu masalahnya..sepertinya partai hanya mementingkan kadernya supaya mudah disetir….Tapi kalau ada partai yang berani nyalonkan DI saya yakin para dismania,dislover,semua warga MH pasti akan mendukung partai tersebut….Hayo siapa berani?

          Posted by Kausar ali | 28 Januari 2013, 2:54 pm
        • msh dirahasiakan bro… bentar lagi kok diumumin… partai sekarang lagi konsolidasi…
          dgn statement DIS, saya yakin dibelakang beliau itu ada kekuatan besar…
          yah benar… kekuatan SBY dan DEMOKRAT…

          Jika SBY Ingin partainya tetap besar, harus mencari Figur yang mumpuni… harus mencari raja untuk diusung…
          Antara pak DIS dan Pak Mahfud MD sinerginya tentu luar biasa… masalah presiden or wakil tidak masalah…
          wong jadi mentri aja pak DIS udah bisa spt ini, apalagi wapres or presiden…. bisa2 indonesia goncang…
          tentunya dengan pembangunan yg meningkat pesat.

          pertengahan tahun inilah kemungkinan box-pandora mulai terbuka

          Posted by PUTU | 29 Januari 2013, 7:18 pm
  58. Sapi aja bisa angkat hrga diri bangsa,apalagi nuklir….
    like DIS.
    mangtaaaabs!!!!

    Posted by anto | 28 Januari 2013, 9:07 am
  59. Salut dengan sistem penempatan pimpinan semasa Pak DI, menempatkan seseorang sesuai keahliannya, kualifet dan mau bekerja, kerja dan kerja. Insya Allah tidak beberapa lama lagi, perusahaan dan anak perusahaan dibawah naungan BUMN akan bersinar bak bintang dilangit…aminnnn

    Posted by Andi | 28 Januari 2013, 9:09 am
  60. ikut sumbang jempoooool terbaik. semoga Hope Indonesia berurat berakar dalam dada setiap manusia Indonesia. dan Sebagai lokomotif, mari dukung terus kiprah Abah DIs buat indonesia maju dan bermartabat. Sapi oooo sapi di Senayan mestikah engkau semua ku masukan kedalam kombong ???? wkwkwkwkwkw.

    Posted by Manihot Ultissima | 28 Januari 2013, 9:38 am
  61. Baca dulu baru komen

    Posted by Asep bonano | 28 Januari 2013, 9:40 am
  62. mbaca berulang – ulang, semakin menambah semangat . subhanallah…

    Posted by Desi Anugrah | 28 Januari 2013, 9:43 am
  63. Assalamu’alaikum semuanya…

    Ikut nimbrung nih,
    Semangat BERDIKARI alias Berdiri Di atas Kaki Sendiri adalah kunci menuju kemandirian sebagai Pribadi, maupun Berasyarakat dan Bernegara. Jangan pedulikan omongan orang yang hanya bisa kritik tapi gak pernah berbuat sesuatu alias Oong Doang. Dan repotnya lagi ada orang yang mengaku Kritis, yang penting harus Kritik apapun persoalannya gak peduli. Biar dilihat Kritis gitu. Banyak orang jenis ini di Negeri Tercinta ini.
    Dan pastinya beda dengan Pak DIS, kerja, kerja, kerja! Tak peduli dengan kritik orang2 yang gak jelas kompetensinya. Beliau tetap maju, maju dan MAJU…Biarkan sejarah yang mencatat, Pak DIS hanya ingin bangsa ini menjadi bangsa yang Mandiri di segala bidang.

    Tidak harus menjadi seorang Presiden untuk bisa berkontribusi membangun Negeri ini.

    Wassalam…

    Posted by Sukamto | 28 Januari 2013, 9:44 am
  64. Saya senang, karena apa yang sudah saya share minggu lalu , SEKARANG dijadikan MH sama DI. Artinya DI memang menyimpan data untuk masuk list dulu, baru di share….

    Kegiatan yang menunjang KETAHANAN PANGAN RAKYAT akan selalu mendapat “tempat” di hati / pikiran saya.
    BUMN yang bergerak untuk rakyat dan melibatkan rakyat ( tapi tetap menguntungkan negara) akan mendapat TRIPLE FUNCTIONS ; 1. menguatkan daya tahan pangan rakyat
    2. Memberdayakan rakyat ( menciptakan lap. kerja, + pendapatan)
    3. Memberi pemasukan untuk negara + bonus mengurangi ketergantungan impor daging

    dan imbasnya memang mengurangi pembayaran devisa. Kalau daging tidak import , saya berharap harga daging lebih terjangkau agar gizi rakyat makin baik.

    LOKASI INDONESIA yang di negara TROPIS, matahari berlimpah, akan sangat disayangkan kalau tidak dikembangkan menjadi negara AGRARIS. Tengoklah Vietnam dan Thailand yang sudah berhasil lebih dulu. Semoga BUMN bisa memberikan “JATI DIRI” yang jelas untuk INDONESIA…

    Semoga th 2014 saat pergantian kabinet ( kita gak tahu DI masih jadi menteri BUMN atau ” naik kelas” )
    JATI DIRI BANGSA INDONESIA sudah bisa terlihat dan kita bisa dengan BANGGA mengatakan:

    INDONESIA ADALAH NEGARA AGRARIS , DITUNJANG OLEH INDUSTRI YANG MANTAB DENGAN KATAHANAN NEGARA YANG KUAT. I LOVE INDONESIA !!!

    Salam ACI. GBU All.

    Yang ingin kontak personal bisa hub. kontakwning@yahoo.co.id

    Posted by w.ning | 28 Januari 2013, 9:54 am
    • Like DIS… ya mba W. Ning
      Gila banget nih si Abah…
      Dalam 1 Minggu wira-wiri keliling Indonesia mulu…

      -Rabu tgl. 23 ke Sulawesi Selatan Lihat Sapi
      http://kickdahlan.wordpress.com/2013/01/28/kilasan-mh62-pt-berdikari-akan-bangun-500-kandang-sapi-raksasa/

      -Sabtu tgl 26 ke Bekasi Lihat Monorel
      http://finance.detik.com/read/2013/01/26/112019/2152761/4/dahlan-iskan-coba-monorel-made-in-bekasi?f991104topweek

      -Minggu tgl 27 ke Jawa Timur… Lihat Kelinci
      http://finance.detik.com/read/2013/01/27/120733/2153217/4/dahlan-iskan-tinjau-lokasi-pengembangan-kelinci-moderen-di-pasuruan?

      Dll… mkn ada Ajudan DIS yg bisa ngelist… hahaha…

      Kayak Gatotkaca : OTOT KAWAT, BALUNG BESI…

      Posted by PUTU | 28 Januari 2013, 10:22 am
    • Stujuuuu mbak W.ning. Pernah ngga ya di Indonesia sebelumnya, ada pemimpin sekaliber DI?

      Posted by Dedy Armayadi | 28 Januari 2013, 10:51 am
      • Ada… namanya Prof DR. ING BJ HABIBIE…
        Beliau Memajukan Indonesia Lewat Teknologi sampai ketingkat tertinggi di Indonesia pada waktu itu…
        Yaitu Membuat Pabrik Perakitan Pesawat Terbang… IPTN.

        Sampai Detik ini, belum ada Putra Indonesia yg bisa menyamainya dalam hal Teknologi Terapan…
        Kalau pak DIS lebih kearah Managemen skill…
        Sebenarnya byk Pengusaha2 tanggung spt Abah, contoh : JK, Tantri Abenk, Chairul tanjung, Hary Tanoe.
        Cuma saat ini yg total dalam membenahi bangsa adalah Abah DIS.

        Kinerjanya di usia senja (62th) Abah begitu gigih… Energinya bahkan melebihi anak2 yg masih muda…
        Keliling Dunia dan Indonesia seperti makanan sehari2…
        Benua mana yg belum dipijak oleh Abah?? sampai ke Irak, Iran, Rusia pun pernah… apalagi yg deket2 macam Cina, Asean… udah spt rumah sendiri…

        penguasaan bahasa pun lumayan byk… (Bahasa inggris, mandarin, Arab) membuat beliau mudah berinteraksi dgn berbagai pemimpin dunia…

        Nama Chinanya Yu-Shi-Gan… adalah pemberian sahabat beliau disana…
        Gan –> Go??? dalam NOTONO-GO-RO??
        Kita lihat di 2014…

        Jika terjadi, maka ramalan JOYOBOYO Bahwa Indonesia akan menuju puncaknya akan terjadilah…

        Posted by PUTU | 28 Januari 2013, 2:13 pm
        • ramalannya seperti apa Gan Putu?

          …………apa tth Gan Iskan?

          salam Dahlanis

          Posted by novi | 29 Januari 2013, 5:19 am
        • The Habibie Theorem
          Do you have travel with plane ? I think all of you have traveling with plane, who know finder of Crack propagation at plane of hypersonic which used for world standard of plane construction. The finder of crack propagation theory is Prof. Dr. Ing.- Dr. Sc. H.C. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie or known as Habibie with Habibie Theorem, Habibie Factor and Habibie Method. Habibie have complete design and construct N 250 (Gatot Kaca) Plane with Fly-by-Wire technology for 50 – 50 passanger.

          Habibie Projects
          He also contributed for some design and contruction plane :

          Fokker F 28

          Transall C – 130 ( military transport )

          Hansa Jet 320 ( executive jet )

          Air Bus A – 300

          Transport plane DO – 31(plane with landing and take off by vertical technology)

          CN – 235 collaboration with CASA Spain

          Panser 6X6 made by Pindad

          In China, 1992, Habibie win Theodhore van Karman Award from International Council for Aeronautical Sciences. He also members of The National Academy of Engineering (USA), The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences, Royal Aeronautical Society (England), Academic Nationale de I’airet de I’Espace (France) and honorary member of Gesellschaft Fuer Luft Und Raumfahrt (west germany).

          Posted by NOENG | 30 Januari 2013, 9:54 am
    • Dari Beberapa MH byk yg mengarah ke Pertanian dan Peternakan…
      Saya sebagai Insinyur mesin ikut tergerak juga…
      Mulai Dari Beli2 buku tentang Sapi, babi, Itik, Lele…
      atau mkn kuliah lagi… qiqiqi…
      tapi keknya ga usah kuliah deh, cukup ikut MH aja rasanya seperti kuliah lagi…
      Tinggal penerapannya saja yg lebih diperdalam…

      Posted by PUTU | 28 Januari 2013, 12:07 pm
    • Ass.Kakak Wning ;

      Klu boleh beta tambahkan :Asal Kita mau meng-Optimalkan apa2 yang Kita miliki dgn : “tulus” (mang encep),
      insya Allah Kita akan mendapatkan hasil yang lebih positip, demi rakyat,demi rakyat,demi rakyat dan Bangsa.

      Kalau Kakak Ria sudah ber-Karya : Sapi…., sapi…., sapi….., tentu perkembangan lebih lanjut,
      akan ada yang meng-Optimalkan buangan (kotoran ) dari Sapinya Kakak Ria, untuk Pupuk..

      Jadi ; dari Karya Kakak Ria : bukan Sapi saja yang Kita dapat untuk meningkatkan “Gizi” Masy,
      tapi kotoran Sapi bisa juga untuk : “Pupuk”-Persawahan atau membuka peluang : Persawahan
      di daerah Kab.Sidrap Sulawesi Selatan..,untuk meningkatkan: Ketahanan Pangan secara Nasional..
      (bisa juga untuk Biogas/kompor setempat ..dll…dll…).

      Insya Allah.

      Salaam Dahlanis…
      Kakak Ria,selamat ber-Ibadah dan ber-Juang, Allah tetap “sayang”pada-Mu dan Kelg.

      AMIIN….AMIIN….ALLAHUMA AMIIN..

      Posted by N. SORRI.. | 28 Januari 2013, 7:30 pm
  65. Emang Otak DIS udah Ngelotok kale…
    Untuk PT Berdikari ini juga sbb :
    1. Lsg Check Lokasi, Kalau perlu menginap dan lsg diskusi dgn penduduk setempat. jadi ga denger laporan ASPAL…
    DIRUT2nya mana berani OMDO diharapan DIS… cari mati namanya…
    2. Selalu mengedepankan generasi MUDA, siapa ya berani mengangkat Gadis 30th jadi Direktur…
    dalam waktu 5th, Gadis itu akan bertransformasi lebih baik lagi.
    3. Teknologi yg dipakai merakyat dan multifungsi… tidak asal2an tiru… tapi memodifikasi dgn kondisi geografis dan kultur-budaya setempat.
    #Teknologi Kombong+Jabon/Jabung+Sorgum+Rakyat Setempat.
    Ntar kalo panen bisa tripel profit…
    4. FOCUS Dgn Tujuan….
    BUMN yg ngurus SAPI ya ngapain Jualan ASURANSI… mkn saja ada profit di Asuransi… tapi SAPInya jadi terlantar dan malah bikin rugi, IMPOR SAPI dll…

    Style DIS ini bagus untuk di COPY dan DIMODIFIKASI tentunya (ATM- Amati, Tiru, Modifikasi)… Tidak mkn melampaui DIS kalo hanya mengekor…

    Salam
    Putu

    Posted by PUTU | 28 Januari 2013, 10:06 am
    • ini si kutu, ngomoooong melulu…mana gak ada ‘isi’ nya ! bau lagi ! kakakakaaaaaaaa….

      Posted by jono | 28 Januari 2013, 10:41 am
      • Halaaaah…Bung Jono, yang ada isinya itu bijimana? Justru kayak komentar ente itu yang ngga ada isinya ….

        Posted by Dedy Armayadi | 28 Januari 2013, 10:56 am
      • namanya juga JONO, JOngos NOrak

        Posted by CEKRICEK | 28 Januari 2013, 11:05 am
      • Jgn pake nama orang lah… kasihan yg punya nama JONO…
        Pake Nama lo sendiri… nama lengkap pemberian orang tua…

        Nama saya I PUTU BUDIASA
        Saya reader dari 2008… sepak terjang abah DIS saya coba pelajari buat menimba ilmunya…
        Hal2 yg baik tentunya saya ikuti… untuk hal2 yg tidak baik tentunya tidak akan saya tiru… (terutama yg OMDO).

        Posted by PUTU | 28 Januari 2013, 11:30 am
        • Di blog ini saya reader dari tahun 2011..
          intensively keep in touch with this amazing blog..

          Dan banyak silent reader yang udah pada karatan di blog ini.

          Wuihhhh liat tuh di first page http://dahlaniskan.wordpress.com/ ..
          Per tanggal 28 January 2013, jam 2:38 PM
          STATISTIK CATATAN 4,374,675 dilihat sejak 3 April 2008

          Padahal dulu per tanggal 29 Maret 2012 jam 07.53 WIB, telah terjadi 2,162,190 hit.
          Jadi dari 29 Maret 2012 s/d 28 January 2013 (kurang dari setahun) telah terjadi hit sebesar 2,212,485 WOWWWW ngeriii… hehehe.. hebat khan.

          udah 4 juta page view coy… jadi silent reader disini jauh-jauh lebih banyak jumlahnya dibandingkan yang ikut komen-komen.

          Dan jika kita googling kata2 DAHLAN ISKAN, maka mbah google akan menampilkan blog ini di urutan pertama pencarian…keren banget khan…

          Salam hormat,
          Bonzo – Jakarta Barat

          ============================================================
          Dulu gue pernah posting di blog ini

          UNTUK INFORMASI WARGA BLOG INI
          Untuk melihat realitas pengunjung,warga,komunitas blog ini

          Alamat : http://dahlaniskan.wordpress.com.
          Pemilik : Pramudya Putra Utama.

          Statistik : Sejak 3 April 2008 telah terjadi 2,162,190 hit per tanggal 29 Maret 2012 jam 07.53 WIB. (dapat dilihat di halaman 1 website).

          Kesimpulan : Dalam 4 tahun (2008~2012) blog ini telah dilihat sebanyak 2 juta kali, dengan kata lain 500,000 hit/tahun.

          Harapan : Blog ini akan sangat ramai sekali tahun depan dan terjadi 1,000 komen per minggu, per tulisan.

          Pesan : Dipersilahkan kepada pengunjung, warga, komunitas blog ini untuk memberikan komentar. Siapapun kita tidak usah sungkan menyampaikan ide, pemikiran, komentar, atau ungkapan dukungan, ini adalah ruang publik terbuka untuk siapapun. Yuk belajar menyampaikan pendapat.

          Terimakasih,.
          Salam hormat untuk Dahlan Mania seluruh Indonesia.

          Posted by bonzo | 28 Januari 2013, 2:46 pm
          • Alhamdulillah.
            Luar Biasa.
            Seandainya dalam sistem pilpres dimungkinkan adanya capres dari jalur independen seperti pada pilkada, tak pelak lagi, Dahlan Iskan tidak akan terlalu sulit untuk mengumpulkan syarat minimal dukungan pencapresan.
            Tapi sudahlah, parlemen sudah kadung tidak menyetujui adanya perubahan UU Pilpres untuk Tahun 2014.
            Seperti yang dikatakan Abah DI sendiri, menjadi presiden itu 80% campur tangan Tuhan. Berarti yang 20% nya usaha manusia melalui peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun demikian, jika dengan konsep Kun Fayakun, maka manusia dengan sendirinya akan digiring oleh apa yang dikehendaki Tuhan.
            Salam hormat untuk semua pembaca tanpa kecuali.

            Posted by mang encep | 28 Januari 2013, 3:02 pm
          • ahli seo keluar, dan mengkagumi blog yang dahsyat ini, without advertise, without invite , but still live this amazing braderr

            Posted by saeful | 28 Januari 2013, 4:39 pm
          • dulu ada yg namanya Ibu Tini Moeis (Boss consultant) dah lama…. gak pernah muncul lagi kangen dengan argumennya yg superrrr

            Posted by erust | 29 Januari 2013, 5:48 pm
    • Baca di Kick Dahlan :
      http://kickdahlan.wordpress.com/2013/01/28/kupasan-mh62-pohon-jabon-anthocephalus-cadamba/

      Ternyata Jabon lebih bagus dari SENGON…. wah2… baru tau nih ane…
      Bisa beralih lagi nih kebon sengon gw… hadeh… untung ga ketinggalan kereta jauh…
      ====================================

      Kupasan MH62 – Pohon Jabon Anthocephalus cadamba

      Pohon Jabon adalah peluang usaha dan investasi menguntungkan, merupakan tanaman bahan baku industri yang sangat berkualitas bahkan jika dibandingkan dengan tanaman/pohon albaziah atau sengon. yang saat ini masih merupakan bahan baku dasar yang umum digunakan pada industri-industri kayu olahan, seperti: plywood, blockboard, particle board, hingga peti kemas.
      Dibandingkan dengan jenis-jenis kayu yang lain, kayu jabon merupakan jenis kayu yang pertumbuhannya sangat cepat, berbatang silinders dan lurus, kayunya berwarna putih kekuningan tanpa terlihat serat, yang sangat baik dipergunakan untuk pembuatan kayu lapis maupun kayu gergajian.

      Pohon Jabon usia 5-7 tahun

      Jabon Antocephalus Cadamba Merupakan salah satu jenis kayu yang pertumbuhannya sangat cepat dan dapat tumbuh subur di hutan tropis dengan ekologi tumbuh pada :Ketinggihan 10-2000m dpl, Curah hujan 1250-3000m/th, Perkiraan suhu 100 C 400 C, Kondisi tanah dengan PH 4,5 7,5.

      Jabon Anthocephalus cadamba Merupakan satu diantara jenis kayu yang pertumbuhannya sangat cepat dan dapat tumbuh subur di hutan tropis dengan ketinggian 0 1000 m dpl.

      Saat ini Jabon menjadi andalan industri perkayuan, termasuk kayu lapis, karena Jabon memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan tanaman kayu lainnya termasuk sengon/albazia. Dari hasil uji coba yang telah dilakukan, keunggulan tanaman jabon dapat diuraikan dari beberapa sisi, diantaranya adalah:
      1. Diameter batang dapat tumbuh berkisar 10 cm/th
      2. Masa produksi jabon yang singkat hanya 4 5 tahun
      3. Berbatang silinder dengan tingkat kelurusan yang sangat bagus
      4. Tidak memerlukan pemangkasan karena pada masa pertumbuhan cabang akan rontok sendiri self pluring.

      Bentuk Kayu Jabon
      Kayu jabon Anthocephalus cadamba lebih bagus daripada kayu lainnya, tekstur lebih halus, bentuknya silinder lurus, berwarna putih kekuningan dan tidak berserat, batang mudah dikupas, lebih mudah dikeringkan atapun direkatkan dan tidak cacat, Arah serat terpadu, permukaan kayu mengkilap, kayu jabon juga sudah terbukti keawetannya atau daya tahannya.

      Batang Jabon
      Ciri dan karakteristik batang jabon adalah : Permukaan kayu licin serta arah tegak lurus, berwarna putih kekuningan mirip meranti kuning, batang mudah dikupas, dikeringkan, direkatkan, bebas dari cacat mata kayu dan susutnya rendah.

      Keunggulan Jabon Antocephalus Cadamba
      Jabon memiliki beberapa keunggulan di bandingkan dengan tanaman kayu rimba lainnya. Selain daya tumbuhnya yang sangat cepat, tingkat kelurusannya juga tinggi, berbatang silinder dan cabang yang ada pada masa pertumbuhan akan rontok dengan sendirinya ketika pohon meninggi. Sifat ini menguntungkan karena tidak memerlukan pemangkasan. Kayunya berwarna putih agak kekuningan tanpa terlihat serat sangat baik dipergunakan untuk pembuatan kayu lapis playwood, mebeler, bahan bangunan non kontruksi, maupun kayu gergajian, tanaman Jabon menpunyai usai optimal berkisar 12 tahun tetapi pada usia 6 8 tahun sudah dapat di tebang 30 up.

      Penanaman dan Perawatan Jabon
      Jabon merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan berkembang tidak memerlukan perlakuan khusus dalam budidayanya, dan tergolong tanaman yang tahan terhadap hama penyakit.

      Pertumbuhan Jabon
      pertumbuhan Jabon sangat cepat dibandingkan dengan kayu keras lainnya termasuk bila dibandingkan dengan sengon albazia, Jabon tergolong tumbuhan pionir sebagaimana sengon. Ia dapat tumbuh di tanah liat, tanah lempung podsolik cokelat, atau tanah berbatu. Sejauh ini jabon bebas serangan hama dan penyakit, termasuk karat tumor yang kini banyak menyerang sengon.

      Nilai Ekonomi Jabon
      Budidaya tanaman jabon akan memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan apabila dikerjakan secara serius dan benar, dari hasil perhitungan yang telah dilakukan pada tanaman jabon setelah dipanen pada usia 5-6 tahun dengan asumsi harga terendah dan batang terkecil, pada setiap batang jabon diperoleh Tinggi batang yang bisa terjual rata-rata 12 m Diameter batang rata-rata 40 hingga 50cm maka tiap batang pohon jabonmenghasilkan kayu yang bisa dijual sebanyak 1,5 kubik, sedangkan harga perkubik saat ini Rp 1.000.000,- Jadi harga 1 batang pohon jabon usia 8-10 tahun minimal seharga Rp 1.500.000.

      Pemasaran Log Jabon
      Karena jenisnya yang berwarna putih agak kekuningan tanpa terlihat seratnya, sangat dibutuhkan pada industri kayu lapis playeood.meubelair dan bahan bangunan non kontruksi, sehingga dalam pemasaran kayu jabon sama sekali tidak mengalami kesulitan, bahkan kami telah melakukan kerjasama dengan industri kayu lapis yang siap untuk membeli setiap saat dalam jumlah yang tidak terbatas.

      Harga kayu jabon perkubik pada tahun 2009 :
      1.middle 30-39 Rp 1.000.000
      2.middle 40-49 Rp 1.100.000
      3.middle 50 up Rp 1.200.000

      Harga ini diprediksi akan mengalami kenaikan seiring dengan tingkat kebutuhan / permintaan yang tinggi, sedangkan penyediaan kayunya semakin terbatas.

      Industri Yang Menyerap Kayu Jabon
      banyak sekali penyerap kayu jabon diantaranya kayu lapis, industri mebel, pulp, mainan anak-anak, peti buah, alas sepatu, korek api, tripleks, mebel, bahan bangunan non konstruksi, dan banyak lagi yang lainnya. kayu jabon juga mudah dibuat vinir dengan sudut kupas 920 ketebalan 1,5 mm.

      Peluang Investasi Jabon
      Menanam jabon bagaikan menanam emas, sebab kebutuhan kayu akan terus meninggi, karena saat ini pemerintah melarang penggunaan kayu bulat hasil tebangan hutan alam, akibatnya banyak industri tutup akibat kekurangan pasokan kayu, jadi pada masa mendatang, harga kayu jabon akan semakin meningkat terus.

      Posted by PUTU | 28 Januari 2013, 12:12 pm
  66. Nah ini nih yang paling cocok untuk anggota DPR. Sapi yg mungkin bisa untuk diperah …..

    Posted by wonokairun | 28 Januari 2013, 10:28 am
    • Anggota DPR saya yakin juga ga bisa merah sapi sendiri…
      itupun pasti nyuruh2 orang… takut kotor…

      Parlemen skr perlu dipertanyakan, apa benar2 wakil rakyat kah???
      RAKYAT MANA YG DIWAKILIN???
      Rakyat tsb nasibnya gmn sekarang…

      Posted by PUTU | 28 Januari 2013, 12:20 pm
  67. Semakin optimis BUMN bisa berperan nyata mengurangi impor daging di tahun mendatang.. swasembada daging sapi bukan impian lagi .. sudah diketemukan caranya, tinggal menunggu waktu panen saja..

    Posted by cak-mat | 28 Januari 2013, 10:29 am
  68. Dua kali DI tidak datang ke DPR karena ngurus Sapi hehe…mungkin DI nyindir secara halus anggota DPR. Sapi lebih baik dari mereka. Ngurus Sapi lebih bermanfaat buat Negara krn bisa ngurangi devisa dan menunjukan jati diri sebagai negara Agraris! Mantap tenan dah

    Posted by Dedy Armayadi | 28 Januari 2013, 10:54 am
  69. topmarktop dach. sapi sapi sapi
    nanti malam MH d JTV tentang mobil listrik “hikmah dibalik musibah”. monggo dipun pirsani JTV jam20.00
    ojo lali JTV rek!

    Posted by fia | 28 Januari 2013, 11:17 am
  70. salute
    idenya sangat orisinil
    mudah mudahan berhasil

    Posted by Nabalseventh Electric | 28 Januari 2013, 12:26 pm
  71. terus semangat pak dahlan….indonesia membutuhkanmu…..jayalah indonesia raya

    Posted by Ismail R | 28 Januari 2013, 1:57 pm
  72. jos gandos. . .

    Posted by alfata | 28 Januari 2013, 2:36 pm
  73. semoga sukses Pak DI,agar seluruh rakyat bisa terpenuhi protein hewaninya/daging, dengan harga yg murah dan truskan pak pengorbitan tenaga2 muda yg berfikiran mandiri dan maju kedepan Indonesia Bisa.salam sukses.

    Posted by toga | 28 Januari 2013, 3:02 pm
  74. Semoga sukses Pak Dis, Indonesia sudah waktunya bangkit!

    Posted by rheimont | 28 Januari 2013, 3:56 pm
  75. seru sekali membaca komentar-komentar di sini. tak kalah seru dengan tulisannya Pak Dis
    seperti biasa ramai dengan yang kontra dan salut. saya tergolong yang turut berbangga. kualitas mental
    dan hidup saya sedikit banyak di pengaruhi tulisan dalam Blog ini. ini kali pertama saya tengok komentar-komentar.

    saya pikir semua pasti suka. ternyata saya salah, di awal org yang mencibir sudah beraksi tapi herannya mencibir kenapa
    harus membaca ya?. membaca untuk mencibir. sesuatu yang aneh saya pikir.
    saya satu yang termasuk diantara orang-orang lemah dan lelah. lelah dengan hal yang negatif apalagi yang datangnya dari bangsa sendiri. untuk maju bukanlah cibiran yang dibutuhkan, tapi semangat.

    saya pernah dengar salah satu pernyataan pesimisme nyata “itu loh mobil listrik yang mogok itu loh”. terbukti dia tidak mencari tahu bahwa sekarang mobil listrik mogok itu sudah sukses. dia hanya berhenti saat mogok, tidak mengikuti prosesnya. yang tidak suka adalah yang kepentingannya tergeser dan yang merasa tidak bisa mengikuti alur kerjanya saja.
    sisanya penonton yang bisanya cuma banyak kritik tanpa kerja kerja kerja. Tetap semangat dan jangan kehilangan harapan.

    Posted by mienah | 28 Januari 2013, 4:13 pm
  76. Setahun lagi saya berjanji bertemu Ria di Bila. Dan akan bermalam di situ. Sambil menikmati makanan Sidrap yang enak-enak. Dan mengelilingi kombong-kombong pohon hidup yang sudah jadi…semoga setahun lagi waktu kunjungan udah berubah status jadi RI 1 ya….

    Posted by merry | 28 Januari 2013, 4:27 pm
  77. hmmm…
    Fokus: sapi, sapi, dan sapi..
    onooo ae abah iki..

    Posted by smile | 28 Januari 2013, 4:43 pm
  78. maaf…
    secara pribadi, ane kurang setuju kalau abah DIS jadi RI1 atau RI2..
    lebih nyaman kalau jadi menteri BUMN (ceo bumn)..

    sesuai dg sifat kerja kerasnya yg jago dilapangan…

    Kalau RI1 atau RI2 pasti terperangkap dg Standar Protokoler…
    dan saya ragu pak DIS bisa nyaman dg aturan Protokol+tetek bengeknya yg super ketat..

    Cuman masalahnya???
    RI1 mendatang mau BUMN jaya apa nggak???
    ^_^

    Posted by smile | 28 Januari 2013, 5:02 pm
  79. maaf…
    secara pribadi, ane kurang setuju kalau abah DIS jadi RI1 atau RI2..
    lebih nyaman kalau jadi menteri BUMN (ceo bumn)..

    sesuai dg sifat kerja kerasnya yg jago dilapangan…
    Fokus. Itulah karakter beliau…

    Kalau RI1 atau RI2 pasti terperangkap dg Standar Protokoler…
    dan saya ragu pak DIS bisa nyaman dg aturan Protokol+tetek bengeknya yg super ketat..

    Cuman masalahnya???
    RI1 mendatang mau BUMN jaya apa nggak???

    ^_^

    Posted by smile | 28 Januari 2013, 5:03 pm
    • Di posisi apapun saya yakin Abah mampu menempatkan diri. Terbukti, memimpin apapun jadi. Jawapos bagus. PLN sudah meletakkan landasan yang benar tentang elektrifikasi dan byar pet. Kalau jadi Presiden, mungkin beliau juga masih akan bikin gebrakan yang bahkan kita mungkin tidak sempat menduganya. Yang penting sih gimana caranya kita masih akan kebagian notesnya beliau, Realizing Hope kali ya.
      Andai 2x masa jabatan 2014 ~ 2024 beliau menjabat, seperti apakan negara ini ya? Yang disentuh sedikit-sedikit aja udah pada bangkit gitu ..
      Tapi kembali lagi ke takdir deh, jadi apapun beliau yang penting masih punya pengaruh besar buat negara, semoga itu akan tetap dapat kita lihat.

      Posted by apasaja | 28 Januari 2013, 7:34 pm
      • Justru dengan menjadi presiden Abah DI akan mempunyai kewenangan yang besar untuk memajukan sifatnya. Seorang pemimpin sangat menentukan kemajuan sebuah bangsa,…saya yakin itu..

        Posted by bozaz | 29 Januari 2013, 12:07 pm
  80. Subhannallah..

    Heran, kaget, kayak nggak percaya,apa2 yang telah diperbuat oleh Kakak Ria, bersama Kakak Arief,
    di Kab.Sidrap Sulawesi Selatan..
    Karena, blu harus bisa ngemong (jawa),masyarakat yang ada di Kab.Sidrap..
    sementara dari namanya saja Kakak Ria bukan asli Sulawesi Selatan../Makasar..

    Inilah ;Seni dan Indahnya Negara Indonesia, yang kaya akan Budaya..
    Insya Allah, ini salah satu jalan “pemersatu” diantara Kita, yang telah di lakukan Kakak Ria..
    Demi Rakyat,demi rakyat,demi rakyat,demi Negara dan Bangsa.

    Dengan bantuan PKBL.BUMN ; Bupati dan Wakilnya tentu sangat senang sekali,terutama Masyarakat- Sidrap..

    Alhamdulillah..

    Kakak Ria mau merubah “Paradigma”-nya, yang dulu2 Sapi cuman di lepas begitu saja di Padang – rumput,
    sekarang di buatkan Kombong/rumah2an, agar lebih “Intensive” dlm pengamatan atau pemeliharaan-nya.

    Bp.Librato El Arief sebagai DIRUT. PT.Berdikari (Persero) beta katakan sangat :”Cerdas”..
    Beliau memposisikan Kakak Ir.Ria Kusumaningsih sebagai DIRUT Buli, betul2 karena Kualitas-nya,
    bukan karena “Kedekatan”-nya,apa lagi Kecantikan-nya…(He..he..he…e, kbtln blu cantik).

    Lanjutkan “Ibadah” dan “Perjuangan”-Mu Kakak Ria, tentu Masy.Sidrap khan sll memdampingi-Mu..
    Selama Kakak ber-fikir untuk Masyarakat banyak (Istiqomah), tentu Allah akan ber-sama-Mu…
    AMIIN..AMIIN.,ALLAHUMA AMIIN..

    Begitu “bangga” Ibu dan Keluarga dari Kakak-Ria..

    Abah DI, lanjutkan Ibadah-Mu…..Salaaam Dahlanis…

    Mksih and Wassalam tu semua…

    Posted by N. SORRI.. | 28 Januari 2013, 5:24 pm
  81. Saluuut tu Kakak Putut ;

    Yang sangat “jeli” + “cerdas” dan “cepat” tu memberi info2 barunya..
    Beta tertarik dengan istilah: ATM-nya (Amati, Tiru, Modifikasi),
    hasilnya : tentu untuk yg lebih baik,bermartabat dan terhormat…

    Beta tunggu info yang lebih ngangat lagi..Txqu.

    Salam Dahlanis..

    Posted by N. SORRI.. | 28 Januari 2013, 7:46 pm
    • Hahaha… kayaknya semangat bgt nih bro N. SORRI…
      bentar lagi abah DIS bakal menyambangi NTT untuk project yg sama tuh…
      Jika Project di SUMSEL ini sukses dalam 6bln sudah terlihat hasil, tentunya harus cepat di copy ke seluruh nusantara… SUMBA, NTB, NTT adalah lahan yg bagus untuk Ranch SAPI…

      Saya punya sapi indukan dan bibit 2 ekor, cuma skr dititipin… blm bisa piara sendiri…
      Melihat progress MH – Berdikari ini, darah Engineer saya bergejolak juga..
      Mdh2an suatu saat bisa berkutat juga dgn ternak2… hehehe…

      Posted by PUTU | 28 Januari 2013, 10:23 pm
  82. Mas putu bilang
    Sampai Detik ini, belum ada Putra Indonesia yg bisa menyamai pak Habibi dalam hal Teknologi Terapan…

    Maap kalau aku yang bodoh mengoreksi pendapat mas putu.

    beberapa hari yang lalu ada berita “Dahlan Iskan Minum Air Banjir di Pluit”

    Dahlan Iskan juga menjelaskan kalau mesin pengolahan air banjir menjadi air minum merupakan hasil karya anak bangsa.
    Dahlan pun percaya kalau mesin tersebut sudah terjamin keamanannya.

    “Ini teknologi ciptaan alumni ITB yang sudah bergelar doktor, Dr I Gede Wenten,”
    ungkap Dahlan Iskan setelah minum air banjir tersebut

    diringkas dari
    http://jakarta.tribunnews.com/2013/01/21/dahlan-iskan-minum-air-banjir-di-pluit

    karna penasaran dengan Nama Dr I Gede Wenten.
    Aku coba cari keterangan sama mas google
    dan ketemu artikel menarik

    Beliau adalah satu2nya pemegang hak paten bidang bioteknologi membrane,
    membran yang mampu menyerap dan menfiltrasi segala macam limbah dari yang paling ringan
    sampai yang paling beracun sehingga bisa diminum

    hingga kini produksi air minum kita (PDAM) masih menggunakan cara-cara konvensional
    yang menyebabkan kualitas air masih di bawah standar air minum sehingga tidak dapat langsung diminum.
    ”PDAM sudah seharusnya menggunakan membran”, ungkap beliau. ”
    tapi apakah PDAM mau mengadopsi teknologi ini atau tidak itu bukan urusan kita, tekankan ini dengan keras”, lanjutnya. ”

    Kita bersedia membantu tetapi saya tidak mau masuk dalam sistem mereka, birokrasi,
    yang akan menempatkan kita sesuai sistem mereka”, tutur beliau dengan tegas.
    Peneliti kita ini memang sosok yang ogah berurusan dengan masalah birokrasi pemerintahan.
    Namun beliau berani memberikan garansi bahwa penggunaan membran di sektor ini sangat kompetitif
    baik dari segi kualitas maupun segi keekonomisan.

    diringkas dari
    http://www.kumpulberita.com/2011/07/dr-i-gede-wenten-penemu-indonesia-yang.html

    Posted by anang banjar | 28 Januari 2013, 8:16 pm
    • Nah coba kalau pa DI jadi RI 1 maka sekat2 birokrasi akan dipangkas sehingga satu persatu BUMD akan meniru kinerja BUMN termasuk semua PDAM akan melihat dg jernih sejernih air hasil teknologi ciptaan doktor i gde wenten.
      Hanya saja para penguasa daerah termasuk DPRDnya kemungkinan besarnya akan melakukan pencegahan dini karena jika firus abah DI menular ke organ BUMD maka habislah sudah lahan mereka untuk mengembalikan biaya kampanye.
      Coba deh mana ada dari ribuan BUMD di seluruh negeri ini ada yg membukukan keuntungan signifikan dibanding dg penyertaan modal dari masing2 APBDnya.
      Kesimpulan sementara saya adalah bahwa bagi penguasa serakah dan politisi busuk maka ancaman “virus” abah DI lebih berbahaya ketimbang ancaman KPK.
      Salam kerja kerja kerja.

      Posted by mang encep | 28 Januari 2013, 9:03 pm
      • Jadi menteri aja…………. HABIS 100% itu kolusi dewan dan dirut
        Saya percaya
        Saya percaya
        Saya percaya

        Apapun bisingnya , prokontranya,……………….Dewan nggak berani lagi nagih upeti ke BUMN.

        Andai DI jadi Wapres aja misalnya,………bakalan bersih seluruh kementrian dari kolusi!!!

        Andai DI jadi Presiden…………….

        Saya percaya
        Saya percaya
        Saya percaya
        Apapun hasil test Wanda Hamidah di BNN, scra etika gak pantas sbg anggota dhewan.
        Masihkah anda minta disebut YTH?
        Eit!….jgn bilang dewan juga manusia.
        Sapi aja bisa tahan nggak clubbing kok!!
        Dasar………….(sensor)!!!!!!!

        Posted by DWI P | 29 Januari 2013, 5:56 am
    • Heheheh… itu menurut versi saya…
      Memang byk penemu2 indonesia yg jago2… yg lumayan sih DIrut BATANTEKNO… penemu radioisotop…

      Memang Habibie adalah salah satu idola saya…
      Hanya beberapa orang didunia ini yg bisa mendesain plus membuat sendiri pesawatnya… dan itulah Habibie…
      patennya ttg cracking sampai2 dijuluki “Mr. Crack”… coba searching mr. crack yg keluar nama siapa…

      Untuk Putra bangsa yg lain semoga tetap semangat untuk menemukan sesuatu yg baru, berguna, dan dibutuhkan masyarakat… baik itu teknologi, medis, sosiologi dll…
      Disini saya lihat peran DIS ingin mengapreasiasi dan merealisasikan penemuan2 baru tsb… baik itu dgn dana BUMN atau dana SENDIRI…

      Posted by PUTU | 28 Januari 2013, 10:31 pm
      • Pa Habibie penemu Cracking dan bu Ainun yg bersahaja.
        Abah DI menemukan para penemu seperti bu Keri, pa I Gde, Ahmadi, Elson, dan yg lainnya.
        Yang menemukan dan ditemukan sama-sama hebat.
        Setiap pertemuan adalah anugerah jika membawa berkah.
        Kalau ketemu musuh sebaiknya berdamai saja atau….. tinggalkan saja.
        Salam kerja kerja kerja.

        Posted by mang encep | 28 Januari 2013, 10:51 pm
  83. Kok saya berharap effendi simbolon ga jadi gub sumut ya….. Kasihan rakyat sumut kalau model gub nya kayak begitu. Ga positif blas gitu……. Hayo yang tinggal di sumut, bantu gembosi dia, selamatkan sumut deh, itu propinsi yang sangat penting loh di sumatra.

    Posted by agungbsantoso | 28 Januari 2013, 8:24 pm
    • orang batak aja benci ama tu simbloon…
      ga ada sumbangsih malah koar2 pengen jadi cagubsu…
      mau diapain juga bakal mental dgn sendirinya…
      buat yg ingin coblos ES saya ucapkan selamat anda selangkah lagi masuk jurang kemunduran…

      Posted by PUTU | 28 Januari 2013, 10:35 pm
  84. Hebat. Tapi Apa bisa semudah itu ya? Bukankah sapi hamil perlu waktu 9 bulan juga?

    Posted by wahyu | 28 Januari 2013, 8:39 pm
    • apanya yg mudah… itu prosesnya panjang, sampai Berdikari jadi Mayat Hidup selama ini…
      statusnya juga msh dalam ujicoba, tapi dari skala mikronya sudah bisa dilihat hasilnya, tinggal diperbesar lagi ranch scoupenya…

      untuk masalah sapi sudah dijelaskan di MH sebelumnya yg sebenarnya adalah masalah BIBIT… sapi itu spt manusia, cuma beranak 1 ekor, dan perlu 9bln juga… msalah untuk pembibitan ini saya krg paham solusinya, karena mau cari dari petani juga pada kekurangan…

      coba aja cloning hewan boleh, tinggal diclone aja yg byk… hahahaha…

      Posted by PUTU | 28 Januari 2013, 10:40 pm
  85. Nah, ini yang ditunggu-tunggu.
    Senang sekaligus sedih. Senangnya akhirnya beliau siap menerima amanat lebih besar.
    Sedihnya, pasti banyak lagi yang membully, yang mengatakan ternyata selama ini ada udang di balik batu.
    But anyway … kita percaya beliau tidak haus jabatan. jadi syukur, ngga jadi gapapa.
    Untuk kita, gimana nih, mau menggolkan dengan cara apa?
    —–
    Dahlan Maju Presiden Asalkan Rakyat Mau

    JAKARTA – Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Menneg BUMN) Dahlan Iskan, tidak mau buru-buru menyatakan kesiapannya menjadi calon Presiden pada 2014 mendatang. Alasannya, karena hal itu sepenuhnya berada di tangan masyarakat Indonesia.

    Namun jika mayoritas rakyat menginginkan, maka Dahlan siap menjalankan amanat dengan sepenuh hati. Yang penting, rakyat tidak salah pilih pemimpin pada 2014 nanti.

    “Mau tidak mau harus siap. Terserah masyarakat. Apa yang harus dipilih saya kira Pak SBY sudah membuat langkah supaya rakyat tidak salah pilih. Dan itu dirisetkan kepada sejumlah intelektual, siapa yang sebaiknya diperhatikan oleh masyarakat,” kata Dahlan di sela-sela peresmian wadah “Rumah Kita” yang digagas Komunitas Ayo Selamatkan Indonesia (KASI) di Jakarta, Senin (28/1) malam.

    Menurut Dahlan, menjadi seorang pemimpin apalagi seorang kepala negara, bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun begitu, siapapun masyarakat Indonesia yang memenuhi syarat, tentu memunyai hak yang sama, termasuk Raja Dangdut Rhoma Irama. “Ya beliau juga berhak,” ujarnya sembari tersenyum.

    Karenanya Dahlan dalam kesempatan itu mengapresiasi pembentukan wadah Rumah Kita. Apalagi Rumah Kita akan menjadi sarana publik untuk menuangkan segala uneg-uneg, kritik maupun saran kepada para calon pemimpin.

    Sedangkan Koordinator KASI, Budi Purnomo Karjodihardjo mengatakan, Rumah Kita juga ditujukan mengkritisi pemimpin yang tidak prorakyat, termasuk yang seringkali melakukan ingkar janji terhadap kemaslahatan masyarakat. “Saya kira wadah ini (Rumah Kita, red) cukup bagus sekali,” katanya.(gir/jpnn)

    Sumber:
    http://www.jpnn.com/read/2013/01/28/156075/Dahlan-Maju-Asalkan-Rakyat-Mau

    Posted by apasaja | 29 Januari 2013, 7:20 am
    • Ayo Selamatkan Indonesia !
      Siapa takut?
      Ada ga atribut tertentu yg khusus dibuat untuk dipakai oleh Dismania?
      Kalau sdh ada mohon infonya bisa dibeli dimana?
      Salam Dahlanis dari Kota Bogor (jauh dari hambalang = hamba2 yg malang)

      Posted by mang encep | 29 Januari 2013, 7:56 am
    • siapapun maju jadi presiden kalau rakyat mau –> pernyataan retoris. semakin stress setelah pencitraannya ditolak mentah2 sama sapi?

      berita di JP di atas sudah mengalami ameliorasi; narsisme dahlan ditutup-tutupi. Coba lihat sumber lain di bawah.

      DAHLAN KEBELET JADI PRESIDEN

      —————————————————————————————————–
      Ketika ditanya siapa yang pantas memimpin bangsa Indonesia di 2014 mendatang. Ini jawaban Dahlan.

      “Mahfud MD dan Dahlan Iskan, ” imbuhnya.

      http://www.merdeka.com/politik/dahlan-iskan-siap-jadi-presiden.html
      ——————————————————————————————————

      Kata2 “Makhfud MD” di atas cuma sekedar tameng untuk mengesankan rendah hati. Nanti lama2 pernyataannya jadi berikut:

      Ketika ditanya siapa yang pantas memimpin bangsa Indonesia di 2014 mendatang. Ini jawaban Dahlan.

      “Saya rasa selain Dahlan Iskan kok ga ada yang mampu ya.. ” imbuhnya.

      Posted by citracitir | 29 Januari 2013, 8:01 am
      • Tapi bisa juga kalo kebalik tuh, jangan-jangan merdeka.com yang ingin mengesankan seolah-olah DI kebelet?
        Hidup ini seringkali didasarkan pada asumsi, praduga dan tendensi. Jadi silakan berasumsi tapi ngga usah menjegal. Semua yang nyalon biarkan saja, ga usah diejek. Rhoma atau Aceng sekalipun, berhak kok mereka. Tunjukkan saja kebaikan dan perolehan masing-masing. Rakyat juga bakal tahu, seperti halnya ARB tunjukin keberhasilannya saat menjadi Menko Kesra di Papua. Adapun ketika ada masalah Lapindo, biarkan hati nurani masing-masing kita yang menimbang. Pak Citracitir dan atau Cekricek, saya berterima kasih banyak pada Anda atas hal yang tidak bisa saya ungkapkan, tetapi sebaiknya jangan menghasut deh. Ngga baik untuk kesehatan hehe

        Posted by apasaja | 29 Januari 2013, 8:29 am
        • Jika hidup ini arena perjuangan untuk memperbaiki keadaan maka Dahlan Iskan sudah menunjukkan dengan nyata berjuang memperbaiki haga diri bangsa dengan mengangkat orang-orang yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing dalam hal ini BUMN yang menjadi kewenangan Dahlan iskan. Hasinya pun sudah terlihat nyata, sebut saja Batantekno, RNI, Berdikari, Pelindo, Angkasa Pura, BUMN Karya, PT.DI, Garuda, dan lainnya (saya ga hafal).
          Dahlan sudah mengangkat orang2 terbaik dan sekarang saatnya bangsa Indonesia yang ingin memperjuangkan ke arah hidup lebih baik, untuk mengangkat Dahlan Iskan jadi Presiden RI,
          Untuk mengukur seberapa jauh Dahlan Iskan bisa diterima oleh rakyat pemilih, maka harus ada Parpol yang berani sejak sekarang mengumumkan pencalonan Dahlan iskan sebagai presiden jika Parpol tersebut menang pada pemilu legislatif yang akan datang.
          Tingkat kepercayaan masyarakat kepada Parpol sudah sangat menurun akibat sikap yang tidak sungguh2 mewakii rakyat dari para anggota Parlemen di pusat maupun daerah.
          Kemenangan Partai Demokrat saat itu karena melihat figur SBY yang dicalonkan jadi Presiden.
          Jika ada Parpol yang berani mengusung Dahlan Iskan sejak sekarang, maka dipastikan “Rumah Kami” atau “Rumah Kita” akan bermunculan di setiap Desa/Kelurahan, dan otomatis akan menjadi Posko Pemenangan Parpol yang mengusung Dahlan Iskan..
          Rumah Aspirasi untuk menampung uneg-uneg rakyat soal para calon pemimpin dan aspirasi rakyat untuk introspeksi pemimpin bangsa.
          Jika Dahlan Iskan menjadi Presiden, tentu anggota kabinetnya pun akan dipercayakan kepada orang2 yang terbaik sesuai dengan kompetensinya. Pastinya orang-orang muda yang belum terkontaminasi oleh permainan politik kekuasaan, melainkan orang2 yang akan berjuang mewujudkan cita-cita bangsa yaitu kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan menggalang perdamaian dunia.
          Nama Kabinetnya : “K4 = Kabinet Kerja Kerja Kerja”

          Posted by mang encep | 29 Januari 2013, 10:32 am
          • Wuih mantap Mang Ecep…. salut….

            Posted by sopyan thamrin | 30 Januari 2013, 5:14 pm
          • SUBHANNALLAH.

            MANTAP DAN SETUJU BANGET KAKAK MANG ENCEP, DENGAN : K4-NYA..

            INSYA ALLAH, KITA DO’A-KAN SAJA :
            PARTAI DEMOKRAT AKAN MENYONGSONG ABAH DI.

            AMIIIN…..

            Posted by N. SORRI.. | 30 Januari 2013, 10:49 pm
        • Berita kegiatan Pak Dis selalu dibengkokkan ke arah negatif ketika diberitakan oleh merdeka.com.

          Posted by Aldizy | 29 Januari 2013, 2:55 pm
      • terserah anda mau bilang apa…..

        Posted by bozaz | 29 Januari 2013, 12:21 pm
  86. Maaf, agak OOT.
    Tentang mobil masa depan, prspeknya bagus mobil Listrik atau Fuel Cell? Mengapa pabrik2 besar lebih memprioritaskan riset utk Fuel Cell ? Bila kita salah pilih akan sulit nantinya dalam pemasarannya.

    Daimler, Ford, Nissan Bersatu Ciptakan Mobil “Fuel Cell”
    Penulis: Agung Kurniawan | Selasa, 29 Januari 2013 | 07:57 WIB
    Dibaca: 126 Komentar: -
    |
    Share:
    Sumber : Autonews | Author : -

    (ki-ka) Raj Nair, Group Vice President of Global Product Development Ford; Thomas Weber,R&D Chief Daimler dan Mitsuhiko Yamashita, Executive Vice President Nissan, Supervising R&D.
    TERKAIT

    Toyota dan Daimler Bergandengan Mengembangkan Sel Bahan Bakar
    General Motors Siap Produksi Sel Bahan Bakar pada 2015
    Toyota Sumbang Teknologi Sel Bahan Bakar ke BMW

    Nabern, KompasOtomotif – Daimler, Ford dan Nissan sepakat menyatukan langkah, mengembangkan mobil berteknologi sel bahan bakar (fuel-cell) dengan harga terjangkau mulai 2017. Kesepakatan ini menandai dimulainya era mobil tanpa emisi secara bersamaan.

    Ketiga merek sepakat menciptakan aliansi termasuk menyiapkan para pemasok, pemegang keputusan dan komitmen pengembangan teknologi hidrogen global. Termasuk menyiapkan infrastruktur, yaitu stasiun pengisian hidrogen untuk mengwujudkan rencana ini.

    “Luar biasa! Kami tidak pernah sedekat ini menciptakan terobosan sel bahan bakar,” komentar Thomas Weber, Research and Development Chief ,Daimler AG yang dikutip Autonews, kemarin (28/1/2013). Ketiga merek menargetkan bisa memproduksi 100.000 unit mobil berbahan bakar hidrogen.

    Agar berada pada posisi yang sama, masing-masing merek mendapatkan porsi yang sama pula untuk investasi pengembangan sistem penyimpanan tanpa merinci rencana tersebut.

    Kesepakatan ini mirip dengan persaingain kelompok. Sebelumnya Toyota dan BMW sepakat mengembangkan teknologi sel bahan bakar bakar bersama.

    Perusahaan Baru
    Pada kesepakatan ini, Daimler dan Ford juga membentuk perusahaan baru, Automotive Fuel Cell Corporation (AFCC) untuk membuat kendaraan bersama. Nissan tidak ikut dengan alasan menghindari kontrak konsumsi bersama antara Ford dengan Daimler.

    Kendati demikian, ketiga perusahaan sepakat bahu-membahu untuk pembagian ongkos dan volume produksi yang lebih besar bila produksi dimulai.

    “Kami akan bergerak lebih cepat jika produksi dijalankan dalam waktu dekat,” lanjut Weber. Kerjasama ini memilih Detroit sebagai basis produksi dengan sokongan Tokyo, Vancouver dan Stuttgart.

    Setiap merek berhak memasarkan merek dengan identitas masing-masing. “Model perdana akan menggunakan sistem gerak roda depan,” beber Weber.

    Kesepakatan ketiga merek ini belum final. Artinya, kongsi ini masih terbuka untuk merek lain. Kesepakatan ini juga membatalkan rencana Daimler mengembangkan teknologi proyek sel bahan bakar sendiri yang semula ditargetkan dimulai tahun depan (2014). Produsen Jerman ini sudah melakukan serangkaian percobaan pada 200 unit mobil berteknologi sel bahan bakar.

    Editor : Zulkifli BJ
    Maaf,

    Posted by lumpiarivai | 29 Januari 2013, 8:38 am
    • Fuel Cell bagus… tapi riset dan modal butuh sangat besar… (mkn bisa triliunan kalii).
      lha, kita keluar duit 1M aja siapa yg mau modalin???

      Yg terjangkau akal dan modal saat ini ya mobil listrik, dan itu sudah bisa direalisasikan di MEI saat KTT APEC di BALI… Semua mobil/motor/bis bakal menggunakan motor-listrik alias non-BBM.

      Kalau ada yg mau riset Fuel cell, monggo2 saja… (dananya itu yg perlu dipikir dari mana)…
      Gabungan 3 BIG OTOMOTIF juga baru bisa realisasi-murah di 2017 bukan? mau menunggu selama itu???

      Posted by PUTU | 29 Januari 2013, 11:56 am
    • fuel cell?

      ini dia beritanya

      Kesaksian DR. Eniya Listiani Dewi
      (Ahli Rekayasa Teknologi Sel Bahan Bakar & Hidrogen, peraih Habiebie Award dan peraih 18 penghargaan internasional)

      “Saya kan kalau sedang eksperimen suka saya tinggal waktu makan siang. Saya pikir kan tidak masalah. Nah, waktu itu ketika saya melihat hasil eksperimen HP sy berbunyi. Sy angkat ternyata suara seorang Pria yang ngaku-ngaku Dahlan Iskan, sy kaget ternyata benar Pak Dahlan Iskan.

      Singkat cerita obrolan menjadi panjang lebar, beliau Pak Dahlan Iskan sangat tertarik terhadap fuel cell yg sdg sy teliti, energi ramah lingkungan, energi terbarukan, batterai listrik, mobil listrik sampai listrik tenaga nuklir. Obrolan menjadi menarik karena seperti mengobrol dengan seorang professor yang mengerti tentang banyak hal. satu jam berlalu tidak terasa dan obrolanpun diakhiri dengan undangan beliau Pak Dahlan Iskan untuk membahas banyak hal di kantor kementrian BUMN.

      Beberapa hari kemudian di Kementrian BUMN, sy semakin mengerti kapasitas dan kualitas seorang menteri yang sederhana ini. Beliau benar-benar mencurahkan seluruh pemikirannya untuk kemajuan Indonesia, beliau sungguh-sungguh ingin mengumpulkan semua potensi anaka bangsa yang berserak di negeri ini, beliau memiliki banyak rencana besar dan berhubungan dengan sy adalah tentang rencananya mendirikan pembangkit listrik tenaga nuklir reaksi fusi ramah lingkungan menggunakan reaktor tokamax berbahan deuterium garam laut dan litium, bukan menggunakan radio aktif lagi. termasuk sebuah tantangan yg diberikan kepada sy membuat fuel cell hydrogen untuk menjadi salah satu energi alternatif ramah lingkungan untuk mobil nasional.

      Ketika obrolan selesai, sy melihat masih ada tamu lain dari kalangan peneliti yang menunggu giliran untuk berbincang dengan Pak Dahlan Iskan.

      # Cerita ini dikutif langsung dari DR. Eniya Listiani Dewi dalam perjalan menuju UPN Jogja, kebetulan kami berdua menjadi pembicara dalam acara seminar tersebut.

      # Cerita ini sekilas menggambarkan Siapakah sebenarnya yang benar-benar bekerja sungguh-sungguh Demi Indonesia.

      siapa ahli fuel cell indonesia?

      ada dimari

      http://eco-fcht.com/

      Posted by saeful | 29 Januari 2013, 1:57 pm
    • Subhanallah, jadi abah DIS pemikirannya sudah selevel Raj Nair, Group Vice President of Global Product Development Ford; Thomas Weber,R&D Chief Daimler dan Mitsuhiko Yamashita, Executive Vice President Nissan, Supervising R&D.
      \Makanya tidak ingin negaranya hanya menjadi tujuan akhir pemasaran (penonton) maka abah Dis ambisi menyelesaikan proyek electric carnya, sampai merogoh kocek yang sangat dalam.

      Posted by Kka Kusnanto | 30 Januari 2013, 8:16 am
      • subhanallah,,,,,,
        Saya jg merinding bacanya cak,,
        Bisa dibayangkan 5 thn ke depan apa yg terjadi pd negriku,, jika abah benar” jd RI 1…
        Luar biasa…
        Padahal cuma lulusan madrasah :)

        Posted by kang zainuddin | 30 Januari 2013, 3:34 pm
  87. HOOOOREEEEEEEEEE…………………………………………..
    Pak DAHLAN SIAP MENJADI CALON PRESIDEN RI

    news okezone.com

    JAKARTA- Untuk pertama kalinya, Menteri BUMN, Dahlan Iskan, menyatakan maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

    Hal itu dikatakan Dahlan, di sela-sela peresmian ‘RUMAH KAMI’, di Jalan Tanjung, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 28 Januari.

    “Iya ini mau tidak mau harus bilang siap (capres), dan baru kali ini saya menyatakan ini,” ujarnya.

    Untuk diketahui, Dahlan sejak lama digadang-gadang akan diusung sebagai capres pada Pilpres 2014.

    Mantan Direktur PLN ini, dianggap memiliki elektabilitas tinggi, sehingga pantas untuk diusung sebagai capres.

    Dahlan juga mengamini hasil berbagai riset yang menyatakan dia dan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, sebagai pasangan capres dan cawapres ideal.

    “Saya kira itu bagus,” tambahnya.

    ______________________________

    MARI DUKUNG DI 4 RI1 2014 !!!!!!

    Posted by rheimont | 29 Januari 2013, 9:15 am
  88. …2013 tahun nano..nano…. asin..manis…asem..pedes……..siap2 dah….

    Posted by ep sard | 29 Januari 2013, 9:42 am
  89. Selalu semangaaat lagi tiap habis baca MH! Rock n roll pak dahlan!

    Posted by dr.Amanda Dianky | 29 Januari 2013, 10:55 am
  90. keep going and success cak dais…!!

    Posted by ekohary | 29 Januari 2013, 2:04 pm
    • Dahlan Iskan: Saya tidak Mau Jadi Presiden 2014
      Kamis, 12 April 2012, 11:26 WIB

      REPUBLIKA.CO.ID, Ketika banyak orang yang mengaitkan aksi Menteri BUMN Dahlan Iskan yang tampak menarik perhatian dengan peluang menjadi orang nomor satu negeri ini, dia mulai resah.

      Lewat akun Twitter @DahlanIskan_, Dahlan mengungkapkan, tidak berniat untuk menjadi Presiden RI pada 2014 mendatang. Dia pun berkicau: ”Terus terang saya cemas, ada yg mengkaitkan kegiatan saya utk pencitraan 2014. Saya tdk ingin jadi presiden.”

      Belakangan, aksi Dahlan memang menarik perhatian masyarakat. Sebut saja, tindakan dia membuka pintu tol demi mengurai kemacetan panjang akibat antrean mobil yang hendak masuk. Tak hanya itu, Dahlan juga kerap terlihat tampil nyeleneh dan berbeda dengan pejabat lain saat menghadiri satu acara. Misalnya, daripada berlama-lama memberikan pidato, dia lebih suka langsung membaur dalam masyarakat.

      Tak pelak, tindakan itu sempat mengundang spekulasi bahwa aksi itu terkait dengan urusan pencitraan yang ujung-ujungnya untuk membidik kursi presiden dua tahun lagi. Dan, dia pun menjawab spekulasi itu lewat ‘kicauan’ di Twitter tersebut.

      Redaktur: Endah Hapsari
      Sumber: Twitter

      Posted by dasar PENIPU ! | 29 Januari 2013, 4:40 pm
      • mas DASAR PENIPU (bagus juga namanya)…
        yg maksa pa DIS jadi presiden ya byk… trus mau gimana lagi dong…
        beliau juga ga mau jadi mentri BUMN (msh seneng di PLN), tapi SBY memaksa… trus gimana dong…

        Bentar lagi pak SBY maksa lagi, “DIS… km gantiin aku ya…” Trus gimana dong…

        3tahun ini adalah pembuktian DIS pada rakyat.
        Hey Rakyat indonesia.. GW DAHLAN ISKAN, pantaskan jadi PRESIDEN RI???
        Ini hasil kerja GW…. BUKAN JANJI2 MANIS SEPERTI MBOKDE ATO ARB…
        Ini hasil pencitraan GW…. PENCITRAAN YG TULUS UNTUK KALIAN…

        SELANJUTNYA TERSERAH ANDA…
        ANDA YG AKAN MEMILIH AKU…

        Posted by PUTU | 29 Januari 2013, 7:31 pm
  91. sebagai pendukung Abah DIS kita semua harus bersabar terhadap semua hujatan, cacian dan hinaan kepada beliau. Seperti kesabaran beliau dalam memnghadapi segala hujatan dan cacian kepada beliau…Yang terpenting apa yang telah beliau lakukan semata-mata demi bangsa Indonesia tercinta..salam dahlanis semua

    Posted by bozaz | 29 Januari 2013, 4:56 pm
  92. yang penting kerja
    kerja oke citra sdah pasti oke
    lanjukan pak

    Posted by cak yoen | 29 Januari 2013, 5:47 pm
  93. Effendi Simbolon tantang Dahlan pakai lie detector
    Reporter : Randy Ferdi FirdausRabu, 5 Desember 2012.

    Wakil Ketua Komisi VII DPR Effendi Simbolon rupanya sangat kesal dengan sikap Menteri BUMN Dahlan Iskan yang dinilai melecehkan DPR. Effendi bahkan menantang Dahlan untuk menggunakan alat deteksi kebohongan (lie detector) untuk menjelaskan inefisiensi PLN seperti temuan audit BPK.

    “Setiap unit kerja yang dipegang Dahlan memang luar biasa pemborosannya. Jangan bersandiwara lah,” cetus Effendi di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12).

    Sikap Dahlan yang datang ke DPR dan hanya menandatangani absensi rapat kemudian pergi karena alasan ada rapat kabinet dengan Presiden SBY kembali disinggung politikus PDIP ini.

    “Maka setiap pejabat negara harus lulus psikotes. Sebab kejiwaannya pun harus terukur. Tidak normal pelecehan yang datang, ini forum rapat. Jangan sombonglah. Nggak lebih baik lah Dahlan dari saya,” cetusnya.

    Soal audit BPK yang menemukan inefisiensi saat Dahlan menjabat sebagai Dirut PLN, Effendi dengan tegas meminta Dahlan untuk jujur. “Dia hanya tinggal jelaskan kalo audit BPK itu nggak benar, saya angkat topi,” tukasnya.

    Lagi-lagi Effendi menyindir gaya Dahlan. “Dia kan pengin gaya (seperti) Jokowi. Udah telat, masak orang-orang seperti itu masih dipakai sama negeri ini. Ini ngacak-ngacak nggak karuan. Yang benar dong,” ujarnya.

    Effendi yang maju sebagai cagub Sumut itu pun menantang Dahlan. “Coba sini (bawa) lie detector. Taruh di samping gua sama Dahlan. Kalau dia lebih jujur, gua cium tuh kakinya, orang kedua setelah ibu gua,” ujar anggota DPR asal dapil DKI Jakarta III ini.

    Seperti diketahui, Laporan Badan Pemerikaan Keuangan (BPK) mengatakan pada tahun 2009-2010 terdapat inefisiensi pada PLN yang nilainya mencapai Rp 37 triliun. Dahlan sebagai mantan dirut PLN sudah pernah memenuhi undangan Komisi VII pada pertengahan November lalu untuk menjelaskan hal ini.

    Rupanya Komisi VII merasa belum puas dengan hasil rapat dan mengatakan Dahlan belum menguasai bahan dari hasil laporan BPK tersebut. Hubungan antara Dahlan dengan Komisi VII mulai tegang lantaran Dahlan tidak datang pada dua pemanggilan pertama untuk membahas inefisiensi tersebut.

    Sementara Dahlan berpikiran bahwa pemanggilan dirinya tidak terlalu diperlukan. Sebab, orang yang sangat tahu mengenai persoalan tersebut kini sudah menjadi Dirut PLN dan telah memenuhi panggilan DPR.

    [bal]

    hayooo ! yang gak berani dan banyak ngeles BENCONG !

    Posted by kalau bersih kenapa risih ! | 29 Januari 2013, 7:06 pm
    • EFFENDI2… SIMBLOONN…
      ANAK BAU KENCUR… NANTANGIN ABAH DIS…

      KALO MAU TERKENAL JGN NGEDOMPLENG DIS LAH…
      BIAYA SENDIRI DI TV… SIAPIN NASI BUNGKUS…

      UDAH SURVEY BELUM, BERAPA PERSEN KIRA2 SUARAMU DI SUMUT…
      DAPET 20% AJA UDAH SUKUR BGT…

      APA YG SUDAH KAU LAKUKAN BUAT RAKYAT SUMUT SELAMA INI???
      GA ADA ANGIN-HUJAN MAU JADI PEMIMPIN DISANA…

      Posted by PUTU | 29 Januari 2013, 7:37 pm
  94. terus SEMANGAT INDONESIA !!!
    ngomong2 salut bwt org2 yg doyan hujat s abah tpi rajiiin banget ngikutin sepak terjangnya s abah,jangan-jangan benci tapi rindu ya?
    salam Dahlanis..

    Posted by nia | 29 Januari 2013, 8:53 pm
    • Selamat pagi Kakak Nia,salam hormat dan salam kenal dari beta..
      Demikian juga teruntuk : Kakak Mang Encep,Kakak Wning,Kakak Putut,Kakak Rheimont dan semua Dahlanis..

      Alhamdulillah,begitu beta baca info Kakak Rheimont (diatas), ttg kesiapan Abah Dahlan Iskan untuk maju sbgai Calon Presiden RI.Th.2014,beta baru saja (langsung) kirim sms ke SBY (081119949) sbb :

      ~·Ass.Yth.SBY ;
      Subhannallah.
      Allahu Akbar.
      Alhamdulillah; Abah Dahlan Iskan sudah menyatakan “siap” maju untuk sbgai Calon-Presiden.RI.1/Th.2014.
      Melalui sms ini, beta dari Kupang.NTT, mengajukan permohonan kehadapan SBY,supaya Partai Demokrat, berkenan mengajukan/mengusulkan: Abah Dahlan Iskan yang kebetulan sekarang sebagai Pembantu
      Presiden SBY, yg nyata-nyata hasilnya : tidsk mengecewakan untuk : Rakyat, rakyat, dan untuk rakyat.
      Dmk.Insya Allah,dengan permohonan beta ini,SBY berkenan dan Allah me-Ridhoi Kita semua.
      AMIIN..(N.SORRI krm).

      Insya Allah,mulai dari Keluarga,saudara,tetangga,warga,dan teman2 ibadah,kelompok2 beta lainnya..dll…dll..dll..,
      semua akan beta ajak untuk “sms” ke SBY juga..

      He…he…he….e.., beta “puas” rasanya setelah mengetahui “kesiapan”Abah Dahlan Iskan untuk : Nyapres RI,
      dari pada ngebaca berita : Si-Effendi-Blooon, yang telah di “benci” betul2, oleh pemangku2 Adat-Batak.
      Apa lagi setelah mengetahui pengakuan para Pemangku Adat-Batak :
      Katanya ; TERNYATA SI EFFENDI BLOKOON SEMENJAK MULAI JADI ANGGOTA DPR.RI ,
      BELUM PERNAH BER-BUAT APA-APA UNTUK MASYATAKAT NEGERI BATAK MEDAN……..!!!!!!!

      Dmk…, Salam Dahlanis tu semua-nya..
      Abah DAHLAN-ISKAN, lanjutkan “IBADAH DAN PERJUANGAN-MU, hanya karena Allah semata.
      Insya Allah, seluruh Masyarakat Indonesia nersama Allah, sayang pada-Mu…AMIIN.

      Wassalam..

      Posted by N. SORRI.. | 30 Januari 2013, 6:34 am
  95. sabar mas putu, sekarang musimnya pasukan sakit hati “meniup obor” biar “lilin lilinnya” mereka kelihatan menyala…hayo rapatkan barisan …

    Posted by beby | 29 Januari 2013, 8:55 pm
  96. I love dishway

    Posted by Dedy Armayadi | 30 Januari 2013, 1:06 am
  97. Anjing menggonggong, Kafilah tetap berlalu.

    Posted by Didik | 30 Januari 2013, 6:23 am
  98. Alhamdulillah Pak Dahlan siap untuk menjadi Capres 2014. Kalo ada partai yang mengusung beliau,….. apapun itu partainya, seluruh keluargaku akan memilih nya.
    Jaga kesehatan Pak Dis , dan selalu bekerja tuk kemajuan negeri ini.

    Posted by Hadi S | 30 Januari 2013, 7:51 am
  99. talk less do more, buktikan y pak dahlan,,,,

    Posted by akhmadhan | 30 Januari 2013, 7:59 am
  100. Home » Utama » Hukum & Kriminal

    Effendi: Dahlan Jangan Menghindar, Bersikaplah Ksatria
    Seine, 21 Januari 2013 – 12:46 ·

    Jakarta, Seruu.com – Wakil Ketua komisi VII DPR sekaligus Ketua Panitia Kerja Hulu Listrik, Effendi Simbolon menyatakan kekecewaannya atas ketidakhadiran Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan yang kembali tidak memenuhi panggilan komisi VII karena berbagai macam alasan.
    Effendi juga meminta Dahlan untuk bersikap ksatria dan tidak menghindar terus menerus atas panggilan Komisi VII DPR ini.

    “Ada proses yang perlu diverifikasi. Jangan menghindar. Bersikaplah ksatria,” kata Effendi di komisi VII DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/1/2013).

    Pemanggilan ini diketahui adalah untuk membahas masalah inefisiensi PT PLN yang mencapai Rp37,6 triliun saat Dahlan menjadi Direktur Utama perusahaan listrik pelat merah itu.

    Effendi menjelaskan bahwa undangan pembahasan masalah inefisiensi PT PLN ini telah dikirimkan sejak Rabu (16/1/2013) lalu. Menurut Effendi, Dahlan belum mengirimkan surat pemberitahuan ketidakhadiran dirinya secara pribadi.

    “Harusnya surat pribadi. Karena pemanggilan ini kan bukan atas nama Menteri BUMN. Surat yang kami kirim tanggal 16 Januari lalu adalah untuk pemanggilan sebagai mantan Dirut PLN,” tegas dia.

    Sebelumnya ketika dihubungi, Kepala Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi mengatakan, Dahlan berhalangan hadir karena sedang menghadiri acara lain di luar kota Jakarta.

    “Berhalangan hadir. Beliau ada acara dengan PT Berdikari di Sidrap, Sulawesi Selatan,” kata Faisal Halimi.

    Lain itu Faisal juga mengklaim bahwa pihaknya telah menyampaikan surat pernyataan tidak dapat menghadiri undangan rapat dengan komisi VII DPR sejak Jumat (18/1/2013) pekan lalu.

    Selain itu, ketidakhadiran Dahlan juga karena panggilan yang dilakukan oleh Komisi VII DPR terhadap dirinya adalah dalam kapasitasnya sebagai mantan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara.

    Effendi Simbolon mengatakan, pihaknya memastikan akan selalu melakukan pemanggilan terhadap Dahlan Iskan yang merupakan mantan Dirut PT PLN itu, guna meminta keterangan terkait inefisiensi PLN yang ditemukan Badan Pemeriksa Keuangan.

    “(Kalau hari ini tidak datang) Dia akan saya panggil terus menerus, sampai tidak ada alasan lagi untuk tidak datang,” tegasnya lagi. [Wishnu]

    KALAU BERSIH KENAPA RISIH ?

    Posted by DASAR PENGECUT ! | 30 Januari 2013, 8:42 am
    • HA……HA……HA……A…., KASIAN DECH LHOO…….NAMA KOQ DASAR-PENGECUT.
      SESUAI NAMANYA,TERNYATA DASAR-PENGECUT : BLOK-OON JUGA..
      KALAU NGGAK BLOK-OON, TENTU TIDAK AKAN MEMASUK-AN KESINI BERITA TGL.21 JANUARI 2013.
      SORRI DASAR-PENGECUT,DACH KADALUARSAAAAAAAAAAA….
      MUDAH2AN,BISA MENYADARKAN OTAK-NYA : DASAR-PENGECUT……..

      Posted by N. SORRI.. | 30 Januari 2013, 9:36 am
      • Sifat pengecut itu punya dasar.
        Kalau bukan bawaan sejak lahir, mungkin punya phobia tertentu.
        Nah, daripada ikut Konyol lebih baik doakan semoga lekas sembuh.
        Kalau mau…, sini mamang tiup ubun2 nya….

        Posted by mang encep | 30 Januari 2013, 7:23 pm
    • ada tulisan menarik dari buku “JURUS MABUK DAHLAN ISKAN” hal. 88
      …..
      Capping diberlakukan pada 2010 lewat keputusan Menteri ESDM dan Komisi VII DPR RI.
      Kebijakan ini berisi pemberian subsidi kepada industri tertentu.
      Setelah PLN berhasil mengurangi kekurangan listrik, Dahlan menilai terjadi pemborosan dengan nilai yang cukup fantastik yaitu RP 2.1 triliun dalam setahun.
      ….

      CATAT!!!
      CAPPING DIBERLAKUKAN PADA 2010 LEWAT KEPUTUSAN MENTERI ESDM DAN KOMISI VII DPR RI

      Kok anggota DPR gak meributkan itu???
      Apa anggota DPR juga gak berpikir, beberapa pembangkit yang harusnya ‘makan’ gas dan karena PLN tidak mendapat pasokan gas akhirnya pembangkit tersebut ‘makan’ solar.
      Saya kira DPR juga punya andil dalam memutuskan bahwa gas ‘dijual’ ke luar negeri karena lebih menguntungkan.
      Kalau memang DPR memihak rakyat kenapa gak koar-koar dari dulu???

      belum lagi yang dibilang mobil-mobil dengan plat tertentu dan mobil pemerintah tidak menggunakan BBM subsidi.
      Benarkah????
      Kok saya merasa ditipu ya? Karena mobil-mobil tersebut untuk membeli BBM tak bersubsidi tetap menggunakan uang rakyat dan kelihatannya ‘para petinggi’ tersebut sepertinya menggunakan jabatannya untuk “memilih” mobil dinas dengan cc besar dan mewah.
      Lihat tipe mobil dengan plat ### RFS. belum lagi mobil pengawalnya!!
      Jadi siapa yang yang ‘membuang’ uang rakyat? kalau mampu, pakai duit sendiri dong….

      Posted by NOENG | 30 Januari 2013, 6:27 pm
      • rubah udah ketauan belang dan taringnya… msh ngaku2 domba yg imut…
        saya udah ga percaya 100% dgn yg namanya wakil rakyat miskin itu….
        di TV juga udah diplesetkan segala…
        Wakil rakyat mana itu, rakyatnya saja ga mengakui punya wakil…
        Hanya mementingkan diri sendiri dan partai…
        memperkaya diri sendiri…

        Koar2 ES sudah bisa dibaca adalah untuk menaikan rating kampanyenya…
        orang bego aja ngerti bahwa PLN merugi itu justru karena kebijakan DPR itu sendiri…
        Kenapa juga DPR menyetujui dijualnya GAS TANGGUH dgn harga super murah…
        Kenapa??? karena pasti sudah dapet iming2 duit lebih…
        lihat saja seorang ES punya harta sampai 57M darimana itu???
        kalo chairul tanjung atau JK udah ketahuan punya byk perusahaan.. nah ini ga jelas…

        Astagaa… Tenyata Effendi Simbloon Kelinci Percobaan…
        memilih pemimpin kok ga berdasar fit & proper test…. jadi apa negri ini kelak…
        oh sumut… mudahan kau tidak tergoda rayuan iblis…
        =============================================
        http://www.jpnn.com/read/2012/11/15/147019/Calonkan-Effendi-Simbolon,-PDIP-Ngaku-Coba-coba-

        Calonkan Effendi Simbolon, PDIP Ngaku Coba-coba

        MEDAN – Anggota DPR RI Dapil Jakarta, Effendi Simbolon, merasa bangga dicalonkan partainya, PDIP, dalam Pilgub Sumut 2013 mendatang. Setidaknya hal ini terungkap saat dia tiba di Bandara Polonia Medan, kemarin.

        “Saya senang bisa dicalonkan,” katanya Effendi Simbolon di Bandara Polonia Medan.

        Amatan di Bandara Polonia Medan, ratusan anggota PSBI, Satma Taruna Merah Putih, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) menyambut Effendi di Bandara Polonia. Mereka berkumpul di depan Terminal Kedatangan Domestik Bandara Polonia Medan sambil membentangkan spanduk dukungan.

        Di luar kompleks Bandara Polonia, puluhan pengemudi becak bermotor yang dibalut spanduk bergambar EFfendi menunggu. Mereka kemudian mengikuti bus yang mengangkut Effendi Simbolon menuju Hotel JW Marriott.

        Terkait dengan pencalonan di Pilgubsu, kemarin PDIP pun menggelar rapat. Pasalnya, meski telah menentukan cagubsu, partai ini belum menentukan siapa cawagubnya. Rapat di gelar di Hotel Polonia, Jalan Sudirman, Medan.

        “Hasilnya mengusung Pak Effendi Simbolon jadi Cagubsu. Untuk Cawagubsunya masih akan dibicarakan lagi. Rapat ini tidak sampai malam dan tidak deadlock. Ya memang agendanya sampai sore saja,” jawab Sekretaris DPD I PDI P Sumut, M Affan.

        Menariknya, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI P Hasto Kristiyanto memberikan pernyataan mengejutkan usai rapat. Dia mengatakan mengusung Effendi Simbolon adalah coba-coba. “Ya itu keputusan yang sudah diambil oleh PDI P sebagai parpol. Tapi sekali lagi, kami menyatakan ini bukan persoalan menang dan kalah, tapi ini percobaan politik,” katanya.

        Artinya, PDIP siap kalah dalam Pilgubsu mendatang? “Kita tidak ingin kalah, kita ingin mendapatkan kekuatan politik. Dan akhirnya rakyat. Kalau rakyat ingin kita menang, ya menang. Kalau rakyat ingin kita kalah dan terus-terus berjuang,” jawab Hasto.

        Percobaan politik yang dilakukan PDIP dengan menjagokan Effendi bisa dikatakan ketara. Pasalnya, dari informasi yang diperoleh, hasil survei PDI P sebenarnya tidak menempatkan Effendi Simbolon pada posisi teratas. Artinya, masih banyak sosok lainnya yang lebih baik tingkat elektabilitas dan lainnya. Hasto pun tidak bisa memungkiri data itu.

        “Ya memang dari sini, jika dari aspek keterkenalannya saja maka kita akan calonkan artis dan bisa saja seperti itu. Ya kalau terkenal, tapi tidak memiliki pemahaman budaya Sumut ya buat apa jadi pemimpin,” kilahnya.

        Hasto sempat menyebutkan, PDS dan PPRN memiliki keinginan bekerja sama dengan PDIP. Namun, kabarnya PDS sudah beralih ke Demokrat dan PPRN tidak berminat dengan PDIP. Dan Hasto juga tidak bisa menyebutkan, parpol-parpol mana saja selain PDS dan PPRN yang bersedia koalisi dengan PDI P.

        “Ya semuanya ada dinamika, Golkar ada dinamika. Di tempat Pak Gus Irawan ada dinamika. Semuanya ada dinamika. Ada seni berpolitik. Dinamika juga diawali pada partai-partai yang mendukung, persis di Pilkada Jawa Barat (Jabar) dan DKI Jakarta. Jadi ini hal wajar, jadi ini membuat partai bisa melihat sosok yang paling tepat untuk Cagubsu. Ada dua-duanya. Kami juga melakukan pendekatan intensif, ada juga partai yang melakukan terlebih dahulu siapa yang melakukan pendekatan,” ungkapnya.

        Hasto enggan berandai-andai, bila PDS dan PPRN tidak bersedia berkoalisi, apa yang akan dilakukan PDIP. “Politik itu selalu ada solusi. Bagaimana Golkar mencari solusi, bagaimana Demokrat dan bagaimana PDI P. Semuanya ada keseimbangan,” utaranya.

        Pengamat politik dari UMSU Medan, Rafdinal yang dimintai tanggapannya soal ‘kesulitan’ PDIP mencari koalasi mengatakan semua itu karena keberadaan Effendi Simbolon.

        “Ya selama ini figur yang identik dengan PDIP kan RE Nainggolan. Jadi kalau sekarang PDI P mengusung kader sendiri, Effendi Simbolon sebenarnya ini langkah berani PDIP. Masalahnya, figur Effendi Simbolon tidak begitu tinggi keterpilihan dibanding RE Nainggolan. Jadi figur yang mau dijadikan Cawagubsu juga susah,” paparnya.

        Di rapat itu, Effendi Simbolon tidak terlihat hadir meskipun sudah berada di Medan. Sekjen PDI P Tjahyo Kumolo, sempat terlihat meninggalkan rapat dan kabarnya tidak kembali lagi mengikuti rapat. (ari)

        Posted by PUTU | 31 Januari 2013, 1:43 am
  101. Masih ragu dengan kinerja Kementerian BUMN ?
    Ini liputannya :
    http://bisnis.liputan6.com/read/476948/ini-bumn-penyumbang-dividen-terbesar-tahun-2012

    Posted by mang encep | 30 Januari 2013, 8:48 am
  102. Kriteria untuk menjadi calon presiden 2014 :

    1. Penuh dengan Cinta ( Cinta kepada Tuhan , Cinta kepada rakyat, Cinta kepada Kebenaran, Keadilan & Kejujuran). Berjiwa (bukan berbaju) Kiai, Pendeta , Biksu yang bisa menerima dan diterima oleh umat yang berbeda-beda agama dan kepercayaan.

    2. Berjiwa Pengusaha yang Merakyat.
    Pengusaha ( ketangguhan & strategi2 nya telah teruji. Mempunyai kemampuan merubah kultur konsumtif menjadi produktif ).
    Merakyat ( sudah tidak memikirkan untung rugi buat dirinya sendiri. Sudah terbukti keberanian nya berkorban untuk kepentingan rakyat banyak)

    3. Nasionalisme & Integritasnya untuk membangun bangsa harus sudah terbukti dengan berbagai karyanya yang tersebar di seluruh pelosok tanah air.Sehingga bisa diterima oleh bermacam macam suku-bangsa.

    4. Rela belajar dari para pendahulunya dan tidak menghujat mereka. Berani seperti Pak Karno, disegani seperti Pak Harto, Cerdas dan Pandai seperti Pak habibie, Dicintai rakyatnya seperti Gus Dur, Dibela mati-matian oleh pendukungnya seperti Bu Mega dan santun seperti pak SBY.

    5. Bisa membuktikan ketangguhan nya selama menjadi bawahan yang berintegritas, Karena semua pemimpin yang tangguh pernah menjadi bawahan yang tangguh.

    Posted by KOMANDOXVII | 30 Januari 2013, 2:40 pm
  103. untuk bapak dasar pengecut

    seingat saya waktu masih SMP dulu ada pelajaran namanya trias politika

    Pemerintahan itu katanya dibagi tiga pilar
    1.Prisiden, gubernur, bupati dan walikota adalah pelaksana pemerintahan

    2.DPR dan DPRD membuat undang undang
    dan mengawasi kebijakan pemerintah apakah bermampaat atau tidak
    Kalau bermampaat DPR harus mendukung
    Kalau tidak DPR harus menghentikan kebijaksanaan tersebut

    3.Aparat penegak hukum.
    keberadaannya untuk memastikan seseorang melanggar hukum, merugikan keuangan negara atau tidak

    Nah apa yang bapak dasar pengecut sampaikan itu adalah pekerjaan aparat penegak hukum,
    bukan pekerjaan DPR
    Kalau DPR melakukan hal semacam ini, Itu namanya melakukan pekerjaan sia sia
    Padahal pekerjaan DPR itu sangat banyak, tapi kenapa justru mengerjakan hal yang bukan bidangnya

    Posted by anang banjar | 30 Januari 2013, 4:25 pm
  104. ia nih mas konyol pelit amat sih
    bagi bagi dong ilmunya
    supaya ilmuku yang cuma level SMP bisa lebih meningkat lagi

    Posted by anang banjar | 30 Januari 2013, 10:41 pm
  105. mantabbb

    Posted by tebexluwux | 31 Januari 2013, 1:02 am
  106. JIKA AKU MENJADI (ANGGOTA DPR)….

    (1) Sudah Jengah mkn kita dengan kelakuan para anggota Dhewan..
    sudah byk yg tertangkap karena kasus korupsi dana APBN/APBD…
    sudah ada yg tertangkap karena memalak BUMN…
    sudah ada yg tertangkap kamera sedang nonton bokep…
    sudah ada yg tertangkap kamera sedang tertidur saat rapat negara & dibayar…
    sudah ada yg tertangkap kamera sedang ngesex…
    (ketik di google aja byk dah, coba test ketik “dpr ngesex”)

    (2) Apa yg sebenarnya dibela atau diwakili oleh institusi yg bernama DPR???
    kinerja saja hanya 20~30% setahun…
    byk RUU yg tidak selesai tepat waktu…
    yg selesai pun byk digugat ke MK karena byk celahnya… dan mentah…
    kerjanya malah mempersulit birokrasi kementrian lainnya…
    trus ya dibela siapa (tanya ama om jin)???

    (3) Apa motif seseorang menjadi DPR???
    Harusnya ada 2 :
    1. Memperjuangkan Aspirasi Rakyat di daerah pemilihannya… (pastinya yg bener)…
    2. Motif ekonomi, untuk mencari nafkah… (hmmmm)…

    #Jadi anggota DPR ga murah bro… bisa sampai 22M bahkan… (rata=6M, Min=2M, Max=22M)
    pertanyaannya apakah balik modal???
    kalo secara hitung2an kalkulator bakul sbb :
    Gaji bulanan anggota DPR = 57.6 jt
    Lama menjabat = 60 bulan
    Perkiraan penghasilan = 3,456 M
    Kesimpulan : Kalau biaya kampanye sampai 6M maka dijamin 5th kerja bakti aja… hahahaha…
    (itu kalau tanpa cari sampingan yaaaa…. dana2 silumannya ane ga tau….)

    Disclaimer :
    Ini hanya sekedar pengetahuan politik saja….
    Tidak bertujuan untuk menjatuhkan seseorang atau institusi tertentu…

    note :
    saya kasi linknya biar ga dikira hoax :
    http://birokrasi.kompasiana.com/2011/04/29/mau-tahu-gaji-anggota-dprstaf-ahlinya-dilarang-marah-359763.html

    ========================================
    http://saryopermadi.blogspot.com/2012/12/motivasi-jadi-dpr-ternyata-uang-saja.html

    Motivasi jadi DPR ternyata uang saja
    Sudah menjadi tabiat dan cacat bawaan demokrasi.

    Anda berharap suara Anda akan didengar dan kemudian disalurkan oleh wakil rakyat Anda yang duduk di DPR Senayan Jakarta? Tahan dulu harapan Anda. Khawatir Anda akan kecewa.
    Disertasi Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengungkapkan, soal motivasi seseorang menjadi anggota DPR. “Yang bikin saya kaget, ternyata motivasi orang yang pertama menjadi anggota Dewan, mayoritas adalah kepen¬tingan ekonomi.”
    Ia menyebut, DPR ini dianggap lembaga untuk mencari nafkah. Baru setelah itu, lanjutnya, adalah kepentingan politik, ideologi, sistem demokrasi, kepentingan publik tertentu, sikap politik dan terakhir adalah pembelaan kelompok minoritas. “DPR tidak lagi menjadi tempat untuk orang-orang beridealisme tinggi. Katakanlah untuk mem¬buat UU membangun sistem peraturan dan lain sebagainya,” tambahnya.

    Terkait konsep menjadi anggota DPR, ia mengatakan, “Konsep diri men¬jadi anggota parlemen mayoritas pragmatis. Sehingga ada korelasi yang menyambung. Setelah itu, konsep materia¬listis, idealis, konfiden dan konsep dominan.
    Lebih lanjut ia me¬ngungkap hasil penelitiannya terkait dengan besarnya biaya kampanye calon anggota DPR periode 2009-2014. “Rata-rata biaya yang dikeluarkan oleh seorang caleg berkisar diangka Rp 6 milyar dengan biaya teren¬dah Rp 2 milyar dan tertinggi menca¬pai Rp 22 milyar,” ungkapnya.

    Menanggapi hasil penelitian tersebut, Ketua Lajnah Siyasiyah DPP HTI Yahya Abdurrahman mengatakan, semua itu merupakan akibat logis dari penerapan sistem kapitalisme dengan politik demokrasinya.
    “Kapitalisme mengajarkan asas manfaat sebagai pondasinya dan keuntungan materi sebagai tolok ukurnya. Kapitalisme mengajarkan bahwa segala upaya dan pengorbanan manusia itu harus bisa mendatangkan keuntungan materi,” jelasnya
    Dalam kamus kapitalisme tidak dikenal yang namanya pengorbanan. Yang ada adalah investasi. Berapa yang dikeluarkan dan berapa yang didapat sebagai imbalannya atau berapa yang harus diperoleh untuk mengembalikan modal atau biaya yang dikeluarkan disertai sekian persen keuntungan.

    “Kapitalisme mendorong setiap orang menghitung apa saja yang dilakukannya dalam konteks untung rugi materi, dalam hal ini menilai semua sebagai investasi,” jelasnya.
    Sedangkan dalam pentas politik, doktrin-doktrin itu diwadahi dalam sistem politik demokrasi. Sistem ini bertumpu pada sistem perwakilan di mana “wakil-wakil rakyat” dipilih secara periodik oleh masyarakat, di samping penguasa yang juga dipilih langsung oleh masyarakat secara periodik yang sama.

    Sistem politik demokrasi itu sarat modal. Mengingat untuk pencalonan dan proses pemilihan saja diperlukan biaya yang tidak sedikit. Yahya menjelaskan kalau biaya tersebut kebanyakan dari sponsor yaitu para pemodal.
    “Karena itu dengan doktrin kapitalisme di atas, ketika seorang wakil berhasil terpilih, hal pertama yang menjadi fokus dia adalah bagaimana mengembalikan modal yang dikeluarkan dan berikutnya mengumpulkan modal untuk proses periode berikutnya,” tandasnya.

    Di samping itu bagaimana mengembalikan biaya kepada sponsor tentu ditambah keuntungan. Keuntungan yang rasional minimal adalah sesuai dengan tingkat bunga yang diberikan oleh perbankan seandainya modal tadi misalnya didepositokan. Karena itu terjadilah lingkaran setan uang dan kekuasaan. Uang digunakan untuk meraih kekuasaan dan kekuasaan yang diperoleh digunakan untuk mengumpulkan uang dan berikutnya uang yang dikumpulkan itu untuk meraih kekuasaan dan begitu seterusnya. Itulah tabiat demokrasi yang sebenarnya.

    Yahya menegaskan. “Fenomena itu hanya akan bisa dihilangkan kalau sistem politiknya diubah secara total menjadi sistem politik yang berpijak pada politik ri’ayah dan tidak sarat biaya. Sistem politik yang seperti itu hanya sistem politik Islam. Karenanya untuk menghilangkan fenomena itu hanya bisa dengan penerapan sistem poltitik Islam menggantikan sistem politik demokrasi yang ada saat ini.” Urainya.[] fatih mujahid

    ===================================
    Pemilihan Umum Legislatif 2009 – Part 2

    Part 2 – Dana Pemilu

    PERNAHKAH anda menghitung berapa besarnya jumlah uang yang beredar di seputar penyelenggaraan pemilu 2009 ini? Mari kita melakukan matematika sederhana untuk mengira-ngira.

    Untuk DPR Pusat saja, terdapat 11.868 orang terdaftar sebagai calon legislatif. Untuk DPR Propinsi DKI Jakarta, terdapat 2.425 caleg. Sedangkan untuk DPRD Kota/Kabupaten tidak ada di Propinsi DKI Jakarta. Untuk DPR Propinsi Jawa Tengah, terdapat 1.350 orang caleg, dan untuk DPRD kota/kabupatennya mencapai 8.750 orang dan 20 orang caleg DPD, sehingga total mencapai 10.328 orang caleg. Itu baru sebagian contoh. Republik ini terdiri dari 33 propinsi, sehingga bisa anda kira-kira sendiri berapa jumlah caleg keseluruhan dari seluruh Indonesia, untuk semua tingkat DPR-DPRD.

    Menurut data yang saya peroleh dari berbagai sumber, rata-rata seorang caleg untuk DPR Pusat menghabiskan dana kampanye antara Rp 250 – 500 juta/orang, caleg untuk DPR Propinsi antara Rp 300 juta/orang, sedangkan caleg untuk DPRD kota/kabupaten menghabiskan antara Rp 50 – 150 juta/orang. Angka-angka tersebut hanyalah angka rata-rata. Angka aktualnya tentu jauh lebih fantastik. Sebut saja nama Budiman Sujatmiko, mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang kini menjadi caleg nonor urut 1 dari PDI-P untuk DPR Pusat dapil Jawa Tengah VIII (Banyumas dan Cilacap). Menurut pengakuannya di okezone.com, biaya kampanye yang dikeluarkan pada pemilu 2009 mencapai Rp 800 juta, atau naik 100% dari dana kampanye yang dikeluarkan pada pemilu 2004 lalu.

    Kita kembali ke perhitungan matematika sederhana. Jika satu propinsi seperti Jawa Tengah memiliki caleg berjumlah 10.328, dan Indonesia terdiri atas 33 propinsi dan dengan asumsi propinsi-propinsi lain di luar pulau Jawa tidak sepadat propinsi-propinsi di pulau Jawa, maka marilah kita berasumsi jumlah keseluruhan caleg dari seluruh propinsi, bagi untuk DPR Pusat, maupun untuk DPRD Propinsi dan DPRD Kota/Kabupaten dan untuk DPD mencapai angka 150 ribu orang.

    uang

    Jika setiap caleg mengeluarkan dana kampanye minimal Rp 100 juta setiap orangnya, maka dana yang dikeluarkan jumlahnya mencapai Rp. 15.000.000.000.000,- (lima belas trilyun)!!! Wow…..amat fantastik bukan? Ditengah krisis global seperti sekarang ini, disaat semua caleg mengangkat isu kemiskinan, mahalnya sembako, minimnya akses pendidikan dan kesehatan, mereka sendiri malah menghambur-hamburkan uang dengan jumlah yang sangat besar untuk “menjual diri” mereka.

    Sekali lagi, angka diatas sangatlah jauh dari jumlah uang yang sesungguhnya beredar di seputar kampanye dan pemilu 2009 ini. Karena tidak sedikit caleg yang mengeluarkan dana kampanye mencapai Rp 1 milyar. Dan jumlah tersebut belum termasuk dana kampanye yang dikeluarkan dari kas partai politik untuk membiayai rapat umum, iklan di media massa, dan lain sebagainya. Belum juga termasuk biaya logistik pemilu itu sendiri (cetak kertas suara, bilik suara, honor petugas TPS, gaji KPU dll).

    Dengan mengeluarkan uang sebanyak itu sebagai modal, bisa dibayangkan apa yang akan dilakukan oleh para caleg itu setelah terpilih dan duduk sebagai anggota dewan yang terhormat. Tentunya berusaha untuk BEP ( break event point ) sesegera mungkin, dan kemudian mencari keuntungan yang sebanyak-banyaknya untuk persiapan dana kampanye periode berikutnya, atau setidaknya untuk dana pensiun di masa yang akan datang.

    Harga yang terlalu besar yang harus dibayar oleh bangsa ini. Sudah siapkah anda dengan pilihan anda?

    Sumber : http://www.okezone.com , http://www.surya.co.id , http://mycityblogging.com , http://www.republika.co.id )

    Salam Hangat,
    Putu

    Posted by PUTU | 31 Januari 2013, 2:28 am
  107. KPK VS PKS
    BARCA VS MADRID
    YG UNGGUL TETAP DAHLAN ISKAN

    Posted by mang encep | 31 Januari 2013, 3:28 am
  108. …………..lagi seru serunya daging sapi,
    yg kedaluwarsa jgn ditanggepin

    Posted by novi | 31 Januari 2013, 5:47 am
  109. Berdasarkan hasil pantauan dari Pasar Sapi yang ada didekat rumah harga sapi masih cukup tinggi, hal ini disebabkan karena adanya penutupan kran import, sehingga ketersedian sapi dipasar sedikit sedangkan permintaan masih cukup tinggi.

    1 tahun yang akan datang maka akan banyak sapi yang dihasilkan dari teknik yang dikembangkan Ir. Ria, saran saya bagaimana agar pemerintah dapat memberikan kepastian harga (standard) akan masyarkat terutama petani tidak mengalami kerugian.

    Posted by Kka Kusnanto | 31 Januari 2013, 8:03 am
    • Sapi… oh…. sapi….
      Dulu BUMN jadi sapi perahan…
      Kali ini sapi mengantarkan petinggi parpol ke gedung KPK…
      Sapinya Bu Ria akan mengibarkan nama Dahlan iskan
      Jadi hati-hati dengan sapi..
      Karena Sapi akan memberi efek kepada manusia…
      Sesuai perlakuan manusia kepada sapi….

      Posted by mang encep | 31 Januari 2013, 10:41 am
  110. Kuliah di dunia sebenarnya…
    Mulai hari senin…
    Materi utama dan komentar-komentarnya
    Membuat semakin faham
    Tentang kekayaan negeri tercinta Indonesia
    Potensi generasi mudanya yang diberi kesempatan
    Terbayang kebesaran negeri di masa mendatang
    Negeri yang adil dan makmur.

    Posted by Muhari Kumis | 31 Januari 2013, 8:23 am
    • Ini ada cerita mahasiswa indo yg belajar di Ausie………

      Suatu pagi, kami menjemput seorang klien di bandara. Orang itu sudah tua, kira-kira berumur 60 tahun. Bapak ini adalah pengusaha asal Singapura, dengan logat bicara gaya melayu dan inggris, beliau menceritakan pengalaman-pengalaman hidupnya kepada kami yang masih muda.

      Beliau berkata, “U’re country is so rich!”

      Ah biasa banget denger kata-kata itu, ujarku dalam hati. Tapi tunggu dulu. “Indonesia doesn’t need the world,but the world needs Indonesia,” Lanjutnya. “Everything can be found here in Indonesia,U don’t need the world.” “Mudah saja, Indonesia paru-paru dunia. Tebang saja semua hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia! Singapura is nothing, we can’t be rich without Indonesia. Lima ratus ribu orang Indonesia berlibur ke Singapura setiap bulan. Bisa terbayang uang yang masuk ke kami, apartemen-apartemen terbaru kami yang beli orang-orang Indonesia, tidak peduli harga selangit, laku keras. Lihatlah Rumah Sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat. Terus, kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, benar-benar panik.

      Sangat terasa, We Are Nothing. Kalian tau kan kalo Agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia? Kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras. Lihatlah negara kalian, air bersih di mana-mana, lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari Malaysia. Saya ke Kalimantan pun dalam rangka bisnis, karena pasirnya mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang jual cuma Rp 3rb/kg ke pabrik china, si pabrik jual kembali seharga Rp 30rb/kg. Saya liat ini sebagai PELUANG. Kalian sadar tidak kalau negara-negara lain selalu takut meng-embargo Indonesia!

      Ya,karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya KALIANLAH YG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah pangan dari petani-petani sendiri,belilah tekstil garmen dari pabrik-pabrik sendiri. Tidak perlu import kalau bisa produk sendiri. Jika kalian bisa mandiri, bisa MENGEMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!!

      Seperti kata temen buleku “negrimu sangat kaya sampai mataharipun ada2 (hampir satu tahun bersinar terus),lihat dinegriku matahari cuma 3 bln dalam setahun bersinar terang, sisanya redup bahkan hampir tak pernah muncul” kenapa matahari di negrimu gak dimanfaatkan secara optimal ?!

      Posted by erust | 31 Januari 2013, 3:31 pm
  111. Reblogged this on teguhris’s blog.

    Posted by teguhris | 31 Januari 2013, 8:58 am
  112. Sistem ketatanegaraan RI memerlukan peran partai politik untuk mengisi posisi-posisi lembaga-lembaga negara tertentu seperti presiden dan wakil presiden, anggota parlemen, dll. Tapi dengan kondisi sekarang, masihkah rakyat percaya kepada partai politik? Parpol lama maupun parpol baru sama saja yang menang sok kuasa, yang kalah jadi pecundang…
    Ayo introspeksi diri masing-masing …
    Lihat sekeliling…
    Dengarkan nurani…

    Posted by mang encep | 31 Januari 2013, 11:24 am
  113. Dahlan Pakaikan Sepatu DI19 ke Tuna Wisma di Monas

    RELATED NEWS
    Mobil Terjebak di Hotel, Dahlan Cegat Taksi
    Dahlan Maju Asalkan Rakyat Mau
    Dahlan Dihadiahi Keris Pusaka Pesantren Pasuruan
    Rp100 Miliar Untuk Riset Mobil Listrik
    Hatta Dukung Dahlan Untuk IPO BUMN
    Dahlan Minta Ahmadi Kembangkan Tucuxi Pakai Gearbox
    JAKARTA – Ada yang tak biasa saat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengelar senam pagi “Dahlan Style” di silang Monas, Jakarta Selasa pagi (29/1). Mantan orang nomor satu di PLN itu tiba-tiba menghampiri seorang tuna wisma yang ikut senam dan bertelanjang kaki. Dahlan lantas memberi sepatu kesayangannya DI19. bahkan dia juga memakaikan sepatu tersebut pada Yunus, sang tuna wisma.

    Kejadian tersebut bermula saat seorang tuna wisma bernama Muhammad Yunus mengikuti senam tersebut. Pria asal Papua ini tak menyangka bila keikutsertaannya dalam senam telah diperhatikan Dahlan.

    “Sebelum senam dimulai Yunus sempat minta izin boleh ikut senam atau tidak,” ujar Kepala Bagian Humas Kementrian BUMN Faisal Halimi pada JPNN, Kamis (31/1).

    Nah, tiba-tiba Dahlan menghampirinya. Pria yang memang identik dengan sepatu kets itu lantas menanggalkan sepatu andalannya bertuliskan D19 dan memberikan pada Yunus. Yunus saat itu memang tak mengenakan alas kaki alias nyeker. “Pak Dahlan mencopot sepatunya dan memberikan sepatu dan kaos kaki yang beliau pakai kepada Yunus,” urai Faisal.

    Saat diberikan sepatu tersebut, Yunus awalnya menolak. Namun Dahlan bersikeras membujuk Yunus. Bahkan, Dahlan pun memakaikan sepatunya ke kaki Yunus, yang ternyata ukurannya pas.

    Sontak Yunus yang ternyata tak tahu dan tak kenal bahwa yang memberikan sepatu adalah Menteri BUMN Dahlan Iskan, langsung berkata : “Bapak itu (Dahlan- red) baik sekali, masuk surga dia,” begitu ucap Yunus seperti ditirukan Faisal.

    Setelah kejadian itu, Dahlan langsung menginstruksikan pada stafnya untuk segera mengurus Yunus. Karena Dahlan saat itu harus bergegas pergi lantaran ada rapat. “Pak Dahlan tidak lama langsung pergi, karena ada rapat yang menantinya, pagi itu,” kata Faizal.

    Kemudian Staf Pak Dahlan, langsung menjalankan instruksi Dahlan yaitu mengurus semua keperluan Yunus. Terutama untuk membersihkan badannya yang terlihat tidak pernah mandi serta memberikan pakaian yang layak.

    Saat itu juga Yunus langsung diajak oleh salah satu Staf Dahlan untuk membersihkan diri di Kementrian BUMN, yang lokasinya tak jauh dari Taman Monas.

    Menerima ajakan Staf Dahlan, Yunus mengaku takut untuk masuk ke dalam gedung tinggi tersebut. Namun akhirnya setelah diberikan pengertian, Yunus mengerti dan sangat menikmati semua proses pada hari itu.

    Pria berusia sekitar 30-40 tahun itu pun tak menyangka dia akan mendapat rejeki yang berlimpah hari itu, karena mendapat perhatian dari Dahlan Iskan. Yunus yang tampak masih polos pun merasa Dahlan merupakan sosok orangtua yang penyayang. “Dia (Dahlan- red) Bapak saya. Saya siap ikut dan nurut bapak itu (Dahlan) dan akan saya jaga sepatu ini. Seandainya banyak Bapak seperti dia (Dahlan),” harap Yunus seperti yang dia tuturkan pada Faisal.

    Untuk diketahui, Muhammad Yunus sampai di Jakarta sekitar delapan bulan lalu. Dari pengakuan Yunus dia sampai di Jakarta karena dibawa oleh seseorang dari Jayapura dengan kapal laut. Dengan iming-iming janji akan diberi pekerjaan di Jakarta.

    Namun sesampai di pelabuhan, orang tersebut malah menghilang. Alhasil Yunus yang berkulit hitam ini luntang-lantung. Karena tak tahu harus kemana, sampailah dia di Monas, Jakarta dan menggelandang di sana. Setiap haripun, Yunus tidur di seputaran taman Monas. Tapi atas instruksi Dahlan, Yunus nantinya akan diperkerjakan menjadi Office Boy, agar mempunyai pekerjaan. (chi/jpnn)

    3 25

    Posted by ugeng | 31 Januari 2013, 11:34 am
    • segeralah kasih kabar keluarga di jayapura bahwa bapak minimal sudah bisa mempunyai sedikit harapan untuk bekerja di jakarta, sangat inspiratip

      terima kasih pak dahlan, saya yakin semua keluarga pak muhammad yunus di jayapura mendoakan anda, mudah mudahan suatu saat nanti ketika bapak ke jayapura bisa bertemu dengan keluarga pak muhammad yunus, mereka akan sangat bangga sekali

      Posted by saeful | 31 Januari 2013, 11:58 am
    • Amin…amin…semoga doa Yunus dikabulkan

      Posted by NOENG | 31 Januari 2013, 12:14 pm
    • Ayo siapa yang mau bilang ini pencitraan lagi?

      Sesungguhnya kepada setiap orang di sepanjang waktu hidupnya selalu ada kesempatan untuk berbuat baik. Tapi tidak setiap orang menggunakan moment indah itu sebagaimana mestinya.
      Pa Dahlan,saat melihat antrian panjang di jalan tol dia membukakan pintu tol yang masih tertutup itu dan mengatur lalu lintas sampai lancar kembali. (Kesepakatan rapat Direksi Jasa Marga sebelumnya bahwa antrian di pintu toll jangan lebih dari 5 (lima) kendaraan). Serta merta orang yang berfikiran positif siapapun dia, menteri atau bukan, pasti akan mengatakan “luar biasa” walau perbuatannya “biasa”. Sedangkan bagi yang berfikiran sebaliknya, dia akan mengatakan “ini pencitraan”.

      Begitu pula apa yang dilakukan pa Dahlan terhadap seorang tuna wisma yang kebetulan ikut lari pagi. Spontanitas pa Dahlan bereaksi, tidak pikir panjang untuk menyerahkan sesuatu yang bahkan sedang “dipakai”. Bukan soal harga, tapi nilai… dan nilai ini cenderung memiliki derajat tak terhingga karena susah diukur dengan sesuatu yang lain. Pertanyaannya adalah : “Apakah spontanitas itu akan muncul begitu saja kalau tidak terlatih bertahun-tahun sebelumnya sehingga menjadi kebiasaan?”. Masih ingat bagaimana pa Dahlan memungut sejumput pelastik di area landasan pesawat saat dia berjalan dari pesawat menuju gedung bandara?

      “Menyingkirkan ranting dan duri dari jalanan (bila kita melihatnya) adalah sebagian dari Iman”, Lalu apa yang kita lakukan saat berkendara tiba-tiba dihadapan kita ada kendaraan yang mogok dan membuat antrian panjang dibelakang? Yang sudah terlatih menolong akan spontan turun dan membantu mendorong agar kendaraan yang mogok itu menepi. Tapi pada umumnya sebagian besar, mengomel, memaki, dan membunyikan klakson berkali-kali.
      Nah bagaimana dengan kita?
      Salam kerja kerja kerja

      Posted by mang encep | 31 Januari 2013, 12:33 pm
      • Memang Pencitraan…
        Tapi gw suka pencitraan yg memberi unsur tauladan…
        yg jelas tidak OMDO… ada hasil yg nyata…

        Posted by PUTU | 31 Januari 2013, 9:09 pm
      • Secara tersirat kita mungkin bisa merasakan….Pak M. Yunus dari Jayapura…dari dulu Abah gemes banget dengan papua dan sekitarnya…pingin “menghajar” itu papua..bikin pelabuhan terbesar, pembangkit terbesar, gemes juga dengan freeport yang telat bayar pajak, dll… agar maju dengan saudara-saudara lainnya di jawa…karena Indonesia tidak hanya Jkt saja….maaf kalau salah

        Posted by Fathur | 1 Februari 2013, 11:32 am
    • …….kuhela nafas panjang………
      ..nangis aja
      nga pap kan

      Posted by novi | 2 Februari 2013, 2:44 pm
  114. EFFENDI SIMBOLON: Dahlan Iskan Harus Dibawa Ke Psikiater
    (citizen journalsm)

    Effendi Simbolon menyayangkan tindakan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan yang meninggalkan rapat kerja Komisi VII DPR guna membahas inefisiensi PLN selama 2009 hingga 2010. Ketua raker tersebut menilai tindakan Dahlan tak etis.
    “Ya hadiri dululah, seharusnya rapat dulu. Lalu disampaikan ke rapat. Apapun alasannya monggo disampaikan ke rapat,” katanya seusai berpapasan dengan Dahlan sesaat sebelum Menteri BUMN itu meninggalkan DPR.
    Ia menilai Dahlan harus dibawa ke psikiater. Rencana tersebut sudah dijadwalkan dari jauh hari, sehingga tak seharusnya Presiden SBY membiarkan pejabatnya ingkar. “Apa begini cara pemerintahan Pak SBY? Ini masalah serius, ada kerugian negara. Dia wajib verifikasi,” tegas Effendi.
    Sebelumnya dalam audit BPK, lembaga itu menemukan inefisiensi di tubuh PLN sebesar Rp 37,6 triliun. Dahlan sendiri menjadi Dirut PLN Desember 2009.

    ooooo…ada yang kurang ‘satu ons’ rupanya? pantes byaya-an melulu…

    Posted by dismania (effendi s mania) hahahaaaaa... | 31 Januari 2013, 11:53 am
    • Alhamdulillah..

      Kakak Dismania,klu berita diatas memang benar adanya.
      Menurut beta; Ber-arti,Abah Dahlan Iskan sangat “cerdas” dan “pintar”..
      Beliau sangat tahu, mana yang lebih penting (perlu dpt prioritas), dari pada menjelaskan
      apa-apa yang selama ini sudah terang-benerang ttg : Ineffisiensi dalam tubuh PLN…

      Ha….ha….a, Abah datang ke DPR untuk absen doank…..,setelah itu meninggalkan Gedung DPR..
      Saat meninggalkan Gedung DPR, ketemu Si Blok-On…., baru datang…
      Kaciaaaan dech lhooooo…..Si Blook- On.
      Capeeeeck dech…..
      Beneeer kata2 dari Abah Gus-dur masalalu …; Anggota DPR sama dengan Anak-anak TK..

      Mksih and Wassalam..

      Salaaam Dahlinis….Wass.WW.

      Posted by N. SORRI.. | 31 Januari 2013, 1:07 pm
    • Sewaktu Dahlan Iskan diberi Ulos oleh tetua adat Tapanuli Utara, Effendi Simbolon bilang Dahlan Iskan “orang gila”…. Tetapi esok harinya Effendi Simbolon ini berkoar-2 mengundang “orang gila” ini untuk ikut RDP di Komisi VII DPR?! .. Sebagai “orang gila”, secara hukum jelas tidak bisa disalahkan kalau Dahlan Iskan mangkir dari undangan itu dan dengan santainya terbang ke Desa Bila- Sidrap menemui mbak Ria bersama sapi-2 nya.. hehehehe

      Posted by cak-mat | 31 Januari 2013, 4:18 pm
      • orang batak lebih pinter daripada si bloon…
        ES ngiri sama sukunya sendiri malah ga diberi penghargaan…
        DI ULOSIN maknanya sangat mendalam… suatu bentuk penghargaan tinggi bagi masyarakat batak…

        Posted by PUTU | 31 Januari 2013, 5:43 pm
      • [....... ] secara hukum orang gila sonde bisa dibawa ke meja hijau…[.......].

        Ha….ha….ha….a, Kakak Cak-mat sangat cermat sekali..
        Ok, salam hormat dan salam kenal dari beta..

        Setelah mengata-ngatain Abah Dahlan Iskan sebagai orang “gila”..
        Besoknya Si Blook-Oon pingin sekali ketemu Abah Dahlan,
        ber-arti Si Blook -Oon lebih gila dan sangat goblok dari pada Abah Dahlan Iskan donk….

        Su lamaaa sekaliiiii…,kalau Abah Dahlan Iskan sonde ada apa2-nya sama Si Blook-Oon.

        Kaciaaaan dech Si Blok-Oon…

        Semangat selalu dan Salam Dahlanis…

        Posted by N. SORRI.. | 31 Januari 2013, 6:21 pm
  115. Pejabat yg memperjuangkan kemandirian pengadaan daging sapi benar2 “bodoh”. Bayangkan, importir yg mendatangkan berani membayar suap 40M utk izinnya saja. Bisa dibayangkan keuntungan yg akan diperolehnya.

    Posted by lumpiarivai | 31 Januari 2013, 1:05 pm
    • hallo …….gimana Mentan dari PKS? gimana ijin importir daging sapi? sampi urusan ama KPK….

      Posted by mustahil | 31 Januari 2013, 2:36 pm
    • SUBHANNALLAH.

      INILAH SALAH SATU JALAN-SESAT, YANG AKAN DI-KIKIS HABIS SAMA ABAH DAHLAN ISKAN,
      MELALUI TANGAN2 HALUS KAKAK RIA DI SIDRAP SUSEL.

      DENGAN HARAPAN : AGAR BANGSA NEGARA KITA SONDE PERLU LAGI MENDATANGKAN DAGING-SAPI
      DARI NEGARA LAIN, DEMI KESEJAHTERAAN : RAKYAT – RAKYAT – RAKYAT…

      Lanjutkan ” IBADAH”- MU KAKAK RIA…

      SALAAAAAM DAHLANIS.

      Posted by N. SORRI.. | 31 Januari 2013, 4:10 pm
  116. Ketua Partai PKS kena KPK…
    DASAR SAMPIIII…

    Akhirnya SEBAGIAN BOROK TERBUKA JUGA…
    Kenapa Seneng Impor??? karena dapet bagian yah…
    Mentan SUSWONO Cuci tangan… DIRJEN2NYA SUAP2AN DIA GA NGERTI???
    Pantesan Pertanian dan Peternakan Mandeg…
    Msh bersyukur ada Abah DIS yg ikut membantu, kalo ndak jadi apa ketahanan pangan kita…
    >Kedelai Impor
    >Sapi impor (malah 80%sapi australia indonesia yg impor… ckckckc)
    >Garam Impor
    >Buah Impor
    >Sampah impor juga…

    http://www.jpnn.com/read/2013/01/31/156418/Status-Luthfi-Menjadi-Pertaruhan-PKS-
    =============================
    Status Luthfi Menjadi Pertaruhan PKS

    PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) mengalami mimpi buruk pada Rabu malam (30/1). Presiden partai itu, Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pengurusan impor daging sapi.

    Tsunami yang melanda PKS ini kemudian mengingatkan kita pada satu sosok yang sudah cukup lama menghilang dari peredaran. Siapa lagi kalau bukan salah satu pendiri PKS, Yusuf Supendi.

    Pria dengan rambut beruban ini, dulunya adalah orang yang berkoar-koar tentang masalah internal PKS. Ia mengaku dizalimi PKS. Termasuk oleh sang Presiden Partai. Bahkan ia tak menampik ketika sebuah laporan investigasi media massa menyebut ada bisnis daging impor yang diduga ilegal dilakukan oleh elit PKS.

    Kini, ketika kasus itu akhirnya benar-benar terungkap oleh KPK, Yusuf pun kembali buka suara. Dalam obrolannya via telepon dengan pada Rabu malam, Yusuf terdengar santai menjawab semua pertanyaan. Bahkan ia lebih banyak tertawa saat dilontarkan beberapa pertanyaan yangg menjurus pada hubunngannnya dengan PKS.

    Bagi Yusuf, bisa jadi merasa ini karma untuk PKS. Namun, ia tak ingin membuat kesimpulan demikian. Apa dan bagaimana tanggapan Yusuf soal kasus suap yang menjerat Luthfi? Berikut wawancara khusus wartawan JPNN, Nathalia Laurens dengan Yusuf Supendi.

    Waktu pertama kali dengar penetapan tersangka Presiden PKS, bagaimana reaksi anda?

    Kebetulaan dari siang sudah banyak wartawan yaang menghubungi saya tanya soal ini. Jadi saya enggak kaget, biasa-biasa saja. Kan kasus ini sudah pernah diungkap sebuah majalah sudah jelas di situ. Jadi saya enggak kaget lagi.

    Lalu bagaimana tanggapan anda terkait penetapan tersangka Luthfi itu?

    Kita sebaiknya berprasangka baik kepada KPK dulu bahwa apa yang dilakukan KPK itu adalah menjerat personalitas. Tapi sebagai salah satu pendiri PKS, saya menyesal atas kecerobohan Ketua Fraksi PKS Hidayat Nurwahid yang mengatakan tahun 2013 ini adalah tahun sandera politik. Kalau sudah dinyatakan salah ya salah, akui saja, tidak perlu salahkan tahun kalau sudah begini. KPK kan tidak mungkin mempersangkakan orang tanpa bukti.

    Manusiawi orang dijadikan tersangka. Karena orang kan suka uang, kekuasaan, dan gengsi. Kalau informasi yang bergulir sekarang Luthfi sebagai tersangka, ya kita percayalah profesionalitas KPK. Mereka takkan sembarangan

    Dulu anda pernah bermasalah dengan PKS, terutama juga dengan Luthfi Hasan Ishaaq, bahkan sampai menggugatnya di pengadilan. Bagaimana perasaan anda mendengar PKS dalam hal ini Luthfi tersandung kasus korupsi?

    Ini pertanyaannya hampir sama dengan beberapa sms yang saya terima. Ada yang menanyakan, apakah ini semacam karma atau kualat karena PKS dulu mendzalimi saya? Ini banyak sekali pertanyaan yang tanya begitu, tapi untuk pertanyaan yang satu ini saya tidak mau menjawab. Saya tidak mau komentar. Biar masyarakat yang menilai.

    Saat kasus ini mencuat dan menjerat nama Luthfi, apakah ada kader PKS yang menghubungi anda?

    Saya justru dapat banyak sms dan telepon dari wartawan. Ada juga dapat satu sms dari kader PKS tanyakan perihal ini, tapi saya belum menjawabnya. Hanya satu orang saja yang sms. Kalau yang lain, apalagi petingginya tidaklah.

    Waktu Anda di PKS, apa anda sudah tahu kasus ini memang terjadi dan dilakukan sejumlah oknum?

    Saya justru mengetahui dari laporan investigasi majalah Tempo yang berjudul Daging berjanggut. Di situ jelas disebutkan di Kementerian Pertanian. Presiden PKS nya juga jadi ketua di Majelis Syurakan, umpamanya itu ditugaskan, bisa jadi.

    Dari kasus ini, apa anda meyakini ada politisi PKS lain yang ikut berperan selain Presidennya?

    Saya tidak tahu. Tapi kan KPK sudah menangkap beberapa orang kan. Saya tidak tahu persis, tapi kalau benar, ini kan di Kementerian Pertanian. Kalau sudah proses begini, terus ada dakwaannya, apa menteri tidak kebawa-bawa? Bisa saja. Kan ada banyak pasal kan. Mungkin bisa saja diseret karena penyalahgunaan wewenang, karena menteri kan bertanggungjawab. Bisa merambat ke partai juga kan. Masalah pasal dan delik hukum ya saya kira orang KPK lebih tahu lah.

    Jika Luthfi Hasan Ishaaq ditahan, apakah anda bersedia menjenguk?

    Kalau Angelina Sondakh dulu ditahan saya jenguk. Kalau ini nanti lihat aja.

    Luthfi Hasan Ishaaq adalah ujung tombak PKS, pesan anda untuk kader PKS ini apa menghadapi kasus ini?

    Ini kan pertaruhan moral yah. Ini kan tidak sesuai dengan nilai-nilai moralitas. Dari yang tadinya diam-diam, tiba-tiba ditangkap KPK, kan luar biasa. Lalu ada yang tanya sama saya, ini PKS sama dengan hancur lebur?. Saya jawab dengan bertanya balik lagi ‘hancur lebur atau punah?. Ya ini pertaruhan bisa jadi punah kan. Publik pasti akan kecewa.(*)

    Posted by PUTU | 31 Januari 2013, 4:24 pm
    • Kampanyenya sempat menyitir ayat2 Alqur’an tentang kewajiban berpolitik. Ehh.. presiden penyelenggara politiknya ketangkap KPK. Walau korupsi dalam kapasitas pribadi, apakah dalam pemilihan Ketua tidak di lihat akhlaknya lebih dalam? Sebelum berita ini saya simpatisannya. Tapi sekarang kok masgul. Partai apalagi yang saya pilih nanti?? Pak Dahlan! Dirikanlah Partai. Saya siap mendukungmu!!!

      Posted by Area | 31 Januari 2013, 7:34 pm
      • Seperti kata pak DIS…
        Pejabat itu diuji justru saat berhasil…
        karena godaan mulai bermunculan…
        duit2 siluman mulai berseliweran…
        kalau ga kuat iman dan mental ya pasti kepancing juga…

        makanya kalau mau jadi pejabat sebaiknya niatnya bukan karena materi lagi…
        bisa karena nasionalisme, atau ingin menorehkan namanya dalam sejarah indonesia/dunia.

        Posted by PUTU | 31 Januari 2013, 9:13 pm
      • Oh ya, saran saya jgn pilih Partai…
        tapi lebih memilih Figur yg diusung partai tsb…
        karena partai2 (10besar) menurut saya sama saja.. UUD…
        selama partai itu menggelontorkan uang dalam jumlah besar, selama itu akan menuntut uang untuk kembali bahkan berlipat2…

        Figur2 yg msh kredibel sampai saat ini :
        1. Dahlan Iskan
        2. Mahfud MD
        3. JK
        4. Prabowo

        Selain itu msh dipertanyakan…

        Posted by PUTU | 31 Januari 2013, 9:18 pm
  117. Pemilik Account @triomacan2000 siap2 masuk kandang… biar ga bikin onar…
    Buat account2 anak2 macan lainnya siap2 menyusul ya… sering2 posting aja biar gampang dilacak… hahaha…

    http://www.jpnn.com/read/2013/01/31/156441/Kepala-BNP2TKI-Laporkan-Triomacan2000-ke-Polisi-
    ==================
    Kepala BNP2TKI Laporkan Triomacan2000 ke Polisi

    JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh Jumhur Hidayat hari ini berencana akan membuat laporan ke Mabes Polri terkait pencemaran nama baik yang dilakukan pengguna akun twitter @triomacan2000. Rencana itu mendapat dukungan sejumlah politisi Senayan yang disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI.

    “Saya terus terang terganggu sekali dengan akun twitter @triomacan_2000 yang menyebutkan saya menerima uang dari kepala BNP2TKI. Malah ketua Komisi IX juga disebut-sebut menerima uang,” kata Pumpida, anggota Komisi IX DPR RI dalam RDP, Kamis (31/1).

    Dia mengkritisi Jumhur yang cuek saja dengan fitnah dalam jejaring sosial tersebut. Padahal fitnah yang disebarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab itu telah merugikan banyak pihak.

    “Kami mendesak pak Jumhur membuat laporannya ke polisi. Ini akan sangat berpengaruh bagi kami, karena tahun ini merupakan tahun pencitraan,” tegasnya.

    Menanggapi itu, Jumhur mengaku sudah berkomunikasi dengan Menkominfo Tifatul Sembiring tentang bagaimana melacak keberadaan akun twitter @triomacan2000. Hanya saja dari hasil sharring tersebut, akan sulit mengusut siapa pengirim berita fitnah tersebut.

    “Jujur saja, saya kaget disebut-sebut telah memberikan sejumlah uang kepada pimpinan dan anggota Komisi IX, bahkan saya disebut menyetorkan uang ke Cikeas,” ujarnya.

    Tak hanya menyetorkan uang, lanjutnya, akun twitter trio macan juga menyebut kalau mantan aktivis ini memiliki show room, cafe, serta properti di mana-mana. “Jadi saya dibilang kaya sekali, padahal saya ini hanya gembel sebelum jadi kepala badan. Kalau istri saya memang orang berada, sebelum menikah dengan saya, dia memang pengusaha dan kaya. Dia sudah punya usaha dan ruko,” bebernya.

    Jumhur menyebut, harta yang dimilikinya merupakan perolehan istrinya. Dia mengaku punya cafe di Casablanca tapi milik istrinya. Belakangan, istrinya juga membuka restoran dengan modal Rp 1 miliar hasil menggadaikan rukonya ke BTN.

    “Di hadapan anggota DPR yang terhormat, sekali lagi saya katakan, kicauan trio macan itu tidak benar. Dan atas desakan anggota DPR, hari ini saya akan membuat laporan ke Mabes Polri. Paling lambat besok jam 12 siang, tembusan laporannya akan saya kirimkan ke anggota DPR juga terutama pak Pumpida,” tegasnya.(esy/jpnn)

    Posted by PUTU | 31 Januari 2013, 5:47 pm
  118. Kok ada benang merah artikelnya abah DI dengan situasi terkini he he he
    Moga moga kebetulan aza

    Posted by ishezone | 31 Januari 2013, 10:45 pm
  119. Maap kalau pendapat yang kutulis ini salah

    Hari ini PKS harus menerima kenyataan pahit
    Salah seorang petinggi mereka tersangkut masalah korupsi
    Tidak bisa disalahkan kalau ada yang menghujat atau mencaci PKS

    Tapi alangkah baiknya Jangan membentrokan PKS dengan pak dahlan
    Sambil mencaci PKS lalu memuji pak dahlan
    Sikap semacam ini bisa menimbulkan kebencian orang-orang PKS terhadap Pak dahlan
    Padahal orang semacam Pak dahlan ini memerlukan dukungan banyak orang agar pekerjaan beliau lebih mudah
    Bagaimana orang akan mendukung beliau, kalau dihati mereka sudah terlanjur benci

    Jadi menurut pendapatku
    Silahkan menghujat PKS tapi tak usahlah dibanding bandingkan dengan Pak Dahlan

    Posted by Anang banjar | 1 Februari 2013, 12:18 am
    • ALHAMDULILLAH.

      MASIH ADA JUGA SAUDARA BETA YANG MENGINGATKAN BETA+TMN2 DISINI…
      YANG BERBUAT : PRESIDEN PARTAI KESEJAHTERAAN SEJAHTERA (P K S ),
      KOQ KITA HUBUNG2 KAN AMA ABAH DI..
      (tapi inget yaaa….:yang beta tulis khan : satu berusaha bgn RI bisa Import terus,
      sdg yang lain bgn RI tidak ada Import dari Negara lai. He…he…he.., mdh2an benar adanya )…

      OK, KITA DO’A KAN SAJA YAAA………………,SEMOGA MEREKA2 SEGERA TOBAT,
      DEMIKIAN JUGA UNTUK KADER PKS DAN SEMUA PARTAI POLIIK ,
      SEMOGA ” SADAR” ; “NIAT” KAN BER-POLITIK ITU, UNTUK : “IBADAH” KEHADAPAN ALLAH,
      INSYA ALLAH, AKAN AMAN-AMAN SAJA… AMIIN..

      Dmk,dan tetap semangat….
      Salam DAHLANIS……..

      Posted by N. SORRI.. | 1 Februari 2013, 7:40 am
    • Betul Pak Anang Banjar (mana nih Galuh-nya? Hehehe..) Ini mirip ketika dukung-dukungan terhadap Jokowi-Ahok, Pak Mahfud tapi kemudian mendiskreditkan Pak Dis atau tokoh “hope” lainnya dan sebaliknya. Saya kira selama figur itu tidak terbukti secara sah melanggar hukum dan sepak terjangnya dirasakan untuk kemaslahatan umat, maka hendaknya kita dukung semua. Permaslahan bangsa ini sangat banyak dan kompleks, butuh (jangan salah arti ya pak Anang :D) banyak orang hebat, bersih dan jujur untuk bersatu dan bahu membahu membenahi negara ini. Hal ini yang dilakukan pak Dis dalam MH dengan satu per satu mempromosikan orang-orang hebat yang satu langkah menuju suatu HOPE bersama. Salam DahlanIs..

      Posted by akadarisman | 1 Februari 2013, 8:21 am
  120. Kasian sekali
    SID
    hari-hari yang sial

    Posted by sunyotoutomo | 1 Februari 2013, 9:44 am
  121. aduuuuh , baru juga persiapan dan baru juga setahun di galakan sudah ada yang jadi korban
    bagaimana kalau sudah jalan semua?

    Peternakan sapi di Australia merugi
    =======================================================================
    JAKARTA. Akibat pembatasan impor sapi ke Indonesia, membuat perusahaan peternakan Australia merugi. The Australian Agricultural Company (AACo) mengumumkan kerugian sebesar A$ 8,4 juta di tahun 2012 karena berkurangnya ekspor sapi ke Indonesia.

    Perusahaan peternakan Australia tersebut mempersalahkan adanya aturan pembatasan impor daging sapi ke Indonesia. “Larangan impor sapi mengganggu perdagangan,” kata David Farley, Managing director AAco seperti yang diberitakan Theage.com.au.

    Farley menambahkan, dampak aturan itu membuat perusahaan kehilangan pendapatan dan bisa mempengaruhi kinerja dan keberlangsungan perusahaan. “Kita harus bisa mengubahnya dengan cara ) membangun hubungan dengan Indonesia,” kata Farley.

    Ia berharap, agar pemerintah Australia melakukan pendekatan dengan Indonesia. Dengan adanya pendekatan itu diharapkan ada pembukaan pasar sapi di Indonesia.

    Posted by saeful | 1 Februari 2013, 10:43 am
  122. Mang encep
    jangan berkecil hati dong, aku cuma ingin saling mengingatkan
    Kalau tulisanku terasa agak kasar aku minta maap sebesar besarnya
    Maklum ilmuku cuman level SMP

    untuk BANG N.SORR dan AKADARISMAN
    Terima kasih tulisanku ditanggapi

    Posted by anang banjar | 1 Februari 2013, 11:05 am
    • No Problemo Mas Anang Banjaro, hehe
      Sesama Dahlanis wajib saling mengingatkan
      Dan yg diingatkan harus segera menyadari
      Sebelum disadarkan KPK
      Hidup akan terasa indah jika selalu diwarnai saling berbagi ilmu dan nasihat
      Salam

      Posted by mang encep | 1 Februari 2013, 11:27 am
  123. RABU, 30 JANUARI 2013 | 12:34 WIB
    Dahlan Iskan Tak Percaya ASDP Korupsi
    Besar Kecil Normal
    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meyakini Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersih dari dugaan korupsi. Saat ini, ASDP tengah diperiksa Kejaksaan Agung dalam kasus kongkalikong pengadaan tiga kapal ferry bekas asal Inggris.

    “Dulu itu istilahnya memang banyak petruk, atau pengatur truk yang dikenal suka pungutan liar di ASPD,” katanya, Selasa 29 Januari 2013. Tapi direksi baru, kata Dahlan, sudah mengusir semua pegawai yang suka pungli. Akibatnya, ada barisan sakit hati yang kini memfitnah direksi dengan tuduhan korupsi.

    “ASDP sekarang memang melakukan pembersihan dan reformasi. Karena itu banyak yang sakit hati karena ditertibkan,” katanya. Karena itu Dahlan Iskan pun bertekad akan membantu ASDP. “Saya akan back up,” katanya.

    Direktur Utama PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Danang S Baskoro dan jajarannya kini diperiksa Kejaksaan Agung. Akibat kasus ini, biaya operasional ASDP meningkat. “Sekarang vendor-vendor kalau kerjasama dengan ASDP jadi takut. Karena itu mereka minta profit lebih tinggi karena ada resiko diperiksa kejaksaan,” katanya.

    Danang Baskoro mengimbau Kejaksaan Agung untuk memeriksa pelapor kasus korupsi di ASDP. “Seharusnya supaya fair periksa dahulu pihak pelapor, baru kemudian terlapor. Kalau begini, maka tentu bisnis korporasi kami terganggu,” ujarnya kesal.

    Kejaksaan menuding pengadaan kapal ASDP dengan skema leasing atau sewa beli tidak diatur dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Karena itu, jaksa mencium indikasi korupsi. Logika itulah yang diprotes ASDP. “Pengadaan ini sudah setujui oleh RUPS, dan tidak termasuk pengadaan barang dan jasa pemerintah,” kata Danang.

    Posted by menurut anda benarkah keyakinan dahlan iskan tersebut ? | 1 Februari 2013, 7:35 pm
    • 1. Kejaksaan sebelum melakukan pemeriksaan tentang adanya indikasi korupsi di BUMN/BUMD sebaiknya kuasai terlebih dahulu Perpres 54 Tahun 2010 dengan Perubahannya.
      2. Untuk kondisi tertentu, seperti pertimbangan efektifitas, efisiensi, dan hal2 khusus lainnya, Pengadaan Barang dan Jasa di lingkungan BUMN/BUMD yg secara tegas tidak diatur dalam perpres dan peraturan LKPP, maka BUMN/BUMD dapat menerbitkan aturan sendiri dengan tetap memperhatikan prinsip2 Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
      3. Jika terdapat keraguan apakah Pengadaan Barang dan Jasa di suatu BUMN/BUMD termasuk dalam ranah perpres atau tidak, sebaiknya konsultasi dan koordinasi terlebih dahulu kepada instansi yg oleh undang undang diberi kewenangan yaitu Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Di LKPP terdapat divisi khusus untuk melayani keperluan tersebut.
      4. Perhatikan surat edaran Kejaksaan Agung tahun 2011 antara lain mengingatkan kepada jajaran kejaksaan di seluruh Indonesia agar berhati hati menindaklanjuti laporan atau pengaduan berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah ketika masih dalam proses tahapan pengadaan/pelelangan, karena selain belum atau bukan menjadi ranah kejaksaan, belum terjadi kerugian keuangan negara, juga akan terganggunya proses pengadaan secara tepat waktu sehingga malah akan menimbulkan kerugian yg lebih besar bila pengadaan terganggu atau tidak tepat waktu.
      5. Setiap tahapan proses pengadaan diatur secara rinci mengenai kewenangan pengguna anggaran, pejabat pembuat komitmen, panitia pengadaan, penyedia atau vendor, bahkan diatur mekanisme penyelesaiannya bilamana terjadi sengketa di masing2 tahapannya.
      6. Untuk pengadaan di BUMN tidak tertutup kemungkinan kementerian terkait menerbitkan aturan khusus atau bahkan aturan khusus dimaksud diatur tersendiri dengan keputusan direksi.

      Demikian tanggapan ini disampaikan untuk menjadi maklum.
      Kurang lebihnya kembali kepada pembaca. Kalau kurang silakan ditambah, kalau lebih silakan ambil kembaliannya. Hehe…, salam kerja kerja kerja

      Posted by mang encep | 2 Februari 2013, 1:39 am
    • BARISAN SAKIT HATI YG KECEWA MENCOBA MELAWAN….
      COY… DARIPADA NAMBAH2IN DOSA MENDING TOBAT…
      MAEN API HATI2 KEBAKARAN…
      ABAH DIS PASANG BADAN HATI2 LHO…
      DIA PUNYA BYK INTEL… TINGGAL LIAT SIAPA YG “KO” NTAR…

      “Dulu itu istilahnya memang banyak petruk, atau pengatur truk yang dikenal suka pungutan liar di ASPD,” katanya, Selasa 29 Januari 2013. Tapi direksi baru, kata Dahlan, sudah mengusir semua pegawai yang suka pungli. Akibatnya, ada barisan sakit hati yang kini memfitnah direksi dengan tuduhan korupsi.

      “ASDP sekarang memang melakukan pembersihan dan reformasi. Karena itu banyak yang sakit hati karena ditertibkan,” katanya. Karena itu Dahlan Iskan pun bertekad akan membantu ASDP. “Saya akan back up,” katanya.

      Posted by PUTU | 2 Februari 2013, 11:25 am
  124. pt. berdikari harus bisa menjawab kebutuhan akan bakalan sapi dengan lebih fokus memelihara indukan sapi. dengan potensi pemeliharaan sampai 50 rb sapi indukan, diharapkan tiap tahun bisa menghasilkan 50 rb bakalan sapi, sehingga peternak kita tidak akan kesulitan dalam memperoleh bakalan sapi yang akan digemukkannya. kalau melihat sumber pakan di lahan pt. berdikari yang cuma hijauan, tdk sesuai untuk penggemukan sapi. pakan hijauan (daun dan rumput) banyak mengandung serat yang membuat sapi lambat gemuk. komposisi pakan seharusnya lebih banyak sentrat (ampas dan biji2an) yg mengandung protein dan karbohidrat tinggi, sehingga sapi cepat gemuk. lain halnya pakan hijauan itu masih sesuai untuk memelihara indukan, karena indukan memang tidak boleh gemuk agar mudah hamil dan melahirkan. sebaiknya memang lahan pt. berdikari itu untuk memelihara indukan, sedangkan bakalan sapinya bisa dikirim ke jawa atau sumatra yg banyak terdapat sumber pakan sentratnya.

    Posted by G. Harlyanto | 1 Februari 2013, 10:41 pm
    • mantaf pak G Harlyanto komennya.
      menurut saya tidak hanya lahan pt.berdikari yg dijadikan lahan pemeliharaan induk sapi tapi semua lahan HGU BUMN yg belum optimal penggunaanya harus dimanfaatkan utk pengembangan peternakan sapi secara besaran . nah yg penting pemerintah maua talangi karena usaha pengembangbiakan (breeding) sapi tidak menguntungkan dan sangat perlu investasi yg besar dgn waktu produksi yg lama.
      Konsep dan proposal pengembangan usaha sapi oleh pt.buli -berdikari persero thn 2011 sdh kami buatkan dan perlu dipertimbangkan , dan menurut kami sangat banyak lahan milik milik negara dan hgu Bumn yg masih tidak dimanfaatkan, lebih baik diperuntukkan untk persapian.
      mudah-mudahan jajaran kementerian BUMN dan Pertanian bersinergi dan bersatu dalam misi serta melakakuan langkah kongkrit dengan melibatkan orang-orang profesional, praktisi, serta pengusaha terkhusus para Rancher rancher yg sdh berpengalaman, di persapian .Jangan dengan orang orang yg sok Tahu, pandai bicara menggampangkan ,terlalu teoritis dalam pengelolaan usaha peternakan sapi. .
      Tks. maju terus pak DIS kami mendukungmu and hati hati serundukan Gembala Sapi lebih berbahaya dari pada serundukan sapinya sendiri.

      Posted by jundawi | 20 Maret 2013, 8:33 pm
  125. mang encep rupanya mengerti masalah hukum
    Aku sendiri kalau masalah hukum betul betul nggak gerti sama sekali
    membaca berita tersebut aku hanya bisa menilai sikap pak dahlan sebagai atasan terhadap bawahanya

    Aku baca beritanya di merdeka online

    Dahlan terlihat sangat marah ketika membahas cerita direksi ASDP yang diperiksa yang hanya berdasarkan surat kaleng.
    Menurut dia, hal ini sangat mengganggu kerja perseroan.

    Kalau nanti ferry nya kurang kapal marah
    sekarang beli kapal malah diperiksa.
    “Mereka merasa serba salah.
    Saya akan back up,” ucap Dahlan dengan nada tinggi di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (29/1).

    Dahlan mengaku dengan adanya kasus pemanggilan seperti ini sangat mengganggu kinerja perseroan.
    Padahal ASDP saat ini mempunyai target yang tinggi untuk pembenahan pengangkutan air ini.

    ASDP sekarang memang melakukan pembersihan dan reformasi.
    Banyak yang sakit hati karena ditertibkan,” tegasnya.

    diringkas dari
    http://m.merdeka.com/uang/dahlan-kesal-direksi-asdp-diperiksa-hanya-karena-surat-kaleng.html

    Dahlan juga menyemangati direksi ASDP agar menjalankan proses hukum yang ada.
    Dahlan mengaku melarang keras direksi ASDP melakukan penyogokan.

    “Saya akan dukung dan saya melarang menyogok, memberikan upeti saya larang total.
    Tidak boleh kompromi,” tegasnya.

    diringkas dari
    http://m.merdeka.com/uang/mimpi-dahlan-jadikan-merak-seperti-mal-terganjal-kejaksaan.html

    —————————————–

    Kalau kesimpulanku tidak salah
    Pak dahlan itu tipe atasan yang tidak akan membiarkan bawahannya dijolimi
    sehingga bawahannya merasa mereka tidak mengadapi masalah sendirian

    Mungkin kejaksaan benar (sebab aku tidak mengerti masalah hukum)

    Dirut ASDP “SAMBIL MENYELAM MINUM AIR”

    Mungkin pula Pak dahlan yang benar

    Ini adalah pemerasan terhadap BUMN dengan cara lain

    setelah cara DPR gagal dilakukan

    Biarlah proses hukum yang akan menentukan siapa yang benar

    Sebagai rakyat kecil aku cuma bisa berdoa
    Moga moga pejabat yang terkena Tuduhan atas apa yang tidak mereka lakukan
    Diberi-NYA Jalan keluar untuk membersihkan diri dari fitnah tersebut

    Posted by anang banjar | 2 Februari 2013, 2:43 am
  126. Untuk yang pesimis teruskan saja…masih banyak orang-orang baik yang mendukung pak Dis

    Posted by Kuncoro | 2 Februari 2013, 8:58 am
  127. setelah adanya kasus yang menimpa anggota DPR sekarang ini harusnya para anggota DPR yang tempo hari “terindikasi ” pemerasan dengan hanya di tegur oleh BK berterimakasih kepada PAK DI yang telah menyelamatkan dari “JEBAKAN KPK”…..

    Posted by Gallus Soloensis | 2 Februari 2013, 11:40 am
    • @ all readers
      Peristiwa akhir-akhir ini mengingatkan kita pada:

      @ MH 55: “…. Jangan-jangan Ismed hanya pandai berteriak-teriak di jalan. Jangan-jangan dia hanya pandai mengkritik. Jangan-jangan dia hanya antikorupsi ketika melakukan demo, tapi ikut korupsi ketika memegang kekuasaan….
      … seseorang itu antikorupsi atau tidak bergantung apakah dia sudah mendapat kesempatan atau belum”.

      @ MH 62 ini: “…Terlalu besar kita impor sapi. MENGHABISKAN devisa dan HARGA DIRI

      @ Duh Sapi!
      Kibasan ekormu
      Sepakan kakimu
      Tandukan tandukmu
      Membuat tak sadarkan diri!

      2) Beberapa waktu yang lalu, banyak orang mencibir, sinis, dan bahkan mencaci Bung DI. Mengapa tuh DI ngurusi ini, itu, bukankan sudah ada kementerian Pertanian, Perdagangan, Perindustrian dan Kementerian Perekonomian? Sekarang sudah terang benderang jawabnya!

      Salam untuk DahlanIs.www

      Posted by aditam@putra | 2 Februari 2013, 2:00 pm
  128. Tgl 2 feb saya naik KA argo jati yg seharusnya berangkat pukul 14.00 jadi telat 10 menit krn ada kunjungan dirut dan direksi KA di stasiun KA kejaksan. Wah gara gara ada kunjungan dirut jadi kacau pelayanan ke penumpang. Belum lagi harga tiket yg sangat mahal tdk sesuai dengan fasilitas horden ada yg rusak tdk bisa di tutup. Seharusnya Dirut tourni naik keretanya bareng penunpang biar tahu perilaku anakbuahnya dan kondisi kereta Argo yg terasa kereta biasa aja. Saya rasa SPI KAI bagus tapi mgkn terbatas. Salam buat pak DI. Dari joko triciptono SPI Perum Perhutani
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

    Posted by tonocibubur@yahoo.com | 2 Februari 2013, 2:08 pm
  129. Eng ing eeeng..kita bahas modus korupsi BUMN via anak perusahaannya saja ya. Bahas Yahudi, israel & mossad bahaya, akun bs disuspend

    Sdh lama BUMN2 kita jadi sarang korupsi. Ratusan triliun setiap tahun. Terbesar : Pertamina, Petral, Telkom, Bulog, BUMN bank & asuransi. Kami sdh pernah bahas korupsi US$ 5 milyar per tahun di Pertamina & Petral. Jg bahas korupsi di bank2 BUMN dll. Skrg kita bahas MODUS korupsi BUMN via anak perusahaan & yayasannya. Kerugian negara belasan triliunan/thn tp tdk bisa tersentuh hukum

    Sesuai UU BUMN, asset BUMN adalah asset negara yg dipisahkan. Sehingga kerugian BUMN dianggap sbg kerugian negara. Sehingga korupsi di BUMN secara hukum dianggap juga sbg korupsi uang negara. Para koruptor pun cari celah hukum. Modus para koruptor (pejabat2 BUMN) merampok uang negara adalah via anak perusahaan dan/atau via yayasan2 yg mrka dirikan. Ada banyak MODUS korupsi di anak BUMN & Yayasan2 BUMN ini. Semuanya tdk dpt disentuh UU anti Korupsi yg ada

    Modus 1 : BUMN melakukan penyertaan modal secara langsung ke prshan2 tertentu. Psrhn baru atau prshan yg sdh beroperasi lama. Penyertaan modal langsung oleh BUMN ke perusahan lain ini sengaja dibatasi agar tdk melebihi 50% agar tdk masuk kategori BUMN. Hampir semua BUMN memiliki anak perusahaan. Mayoritas saham BUMN di anak prshan ini hny minoritas : 5-40% saja. Aman dari UU antikorupsi

    Modus 2 : BUMN menempatkan modal secara tdk langsung via Yayasan2 BUMN. Ada yayasan kesejahteran karyawan, pensiun dst. Yayasan2 inilah yg secara hukum tercatat sbg pemilik (pemegang saham) di berbagai psrhan2 “anak BUMN” ini : PT atau Koperasi. Hampir semua BUMN punya Yayasan Kesejahteraan Karyawan atau Yayasan Pensiun Karyawan. Dan hampir semuanya : MERUGI !!. Yayasan2 ini selain menerima bantuan permodalan dari BUMN jg menerima setoran uang pensiunan karyawan BUMN

    Selama ini pejabat2 BUMN sering mengambil uang dari yayasan pensiun atau yayasan kesejahteraan karyawan/pegawai. Alasannya macam2. Kita pernah ketahui persis bgmn YKKBI keluarkan uang 100 M utk suap agta DPR demi muluskan agenda BI pd pembahasan RUU BI di DPR. Untung kasus tsb tebongkar dan akibatnya Aulia Pohan besan SBY ditangkap KPK dan dipenjarakan

    Kami juga pernah bongkar korupsi uang Yayasan Pensiunan PTPN II medan sebesar 1.1 triliun yg skrg sdh disidik oleh Kejaksaan agung. Tapi, dari ratusan Yayasan BUMN itu, hny 1-2 yg terungkap dan dapat dikategorikan sbg pidana korupsi dan pelakunya diseret ke penjara

    Lbih 95% yayasan2 yg jadi ATM dan sapi perah pejabat2 BUMN masih aman2 saja. Tak tersentuh hukum. Bebas pesta pora belasan T tiap thn. Selain sbg sarang korupsi, uang puluhan triliun di yayasan2 BUMN jg dijadikan ATM oleh partai2 politik. Banyak perusahan2 yg dimiliki Yayasan2 BUMn ini hny jadi sapi perah. Modusnya macam2

    Modus 1 : anak2 prshn BUMN ini mendpaatkan privilege (keistimewaan/perlakuan khusus) dari BUMN2 induknya. Dikasih bisnis & margin besar. Keuntungan anak2 BUMN ini kemudiian dibagi2 kpd pejabat2 BUMN dlm berbagai bentuk. Yg paling umum adalah bonus, gaji dll. Umumnya semua direksi BUMN juga rangkap jabatan jd komisaris di anak2 BUMN tsb. Remenurasi & fasilitas komisaris2 ini jor2an

    Modus 2 : anak2 BUMN ini “membesarkan/mar up” biaya2 operasioal & pemasarannya. Pdhl itu utk suap kpd direksi2/pejabat2 BUMN induknya

    Modus 3 : anak2 BUMN ini jika dapat proyek/bisnis/order dari BUMN induknya, mensubkan kerjaanya ke psrhan2 milik direksi BUMN induknya

    Modus 4 : anak2 BUMN ini juga bisa mensubkan proyeknya ke prshan lain yg tdk ada afiliasinya tapi berdasarkan arahan direksi BUMN induk. Nanti direksi /pejabat2 BUMN induk yg terima setoran suap besar dari prshan swasta yg ditunjuk sbg pemenang/subkon/pelaksana proyek itu. Contoh mudah. Lihat semua bank BUMN kita. Semuanya punya yayasan dan yayasan punya prsh asuransi/broker asuransi

    Bank2 BUMN kita punya portofolio premi asuransi sgt besar : 1-3 triliun per tahun yg dikutip dari uang nasabah/debiturnya. Yg menjadi broker asuransi dan penanggung asuransi nasabah/debitur bank BUMN tsb adalah anak2 prshn BUMN via yayasan tadi. Setiap bulan atau setiap tahun, broker2 & prshn asuransi anak BUMN bank tsb setor suap ke direksi/pejabat2 bank BUMN puluhan/ratusan M !. Perushaan asuransi swasta yg Jadi rekanan bank BUMN tsb (mandiri, BRI, BNI, BTN, BPD dst) setor suap juga ke direksi/pejabat2 bank BUMN. Praktek korupsi modus ini sdh biasa dan sdh lama terjadi. Kerugian negara selama 5 thn terakhir diperkirakan lebih 2 trilun !!

    Modus korupsi lainnya atau modus 5 seperti dilakukan Bulog di Bank Bukopin. Bulog adalah pemilik bukopin via yayasan2 & koperasinya. Karena saham depkeu di Bukopin hny minoritas dan mayoritas adalah saham Yayasan dan koperasi Bulog, Bukopin scra hukum = swasta. Akibatnya direksi Bank & pejabat2 Bukopin bebas pesta pora korupsi ratusan milyar merampok di banknya tsb

    Banyak lagi modus2 korupsi di BUMN yg nanti kita ungkap pada kultwit selanjutnya seperti via CRS, kerjasama operasional dgn swasta dst. Skrg kita sudahi dulu sampai disini. Selamat buat Rakyat Indonesia yg mayoritas masih miskin dan sengsara. Menonton korupsi2 negeri ini.

    Salam kami: JKI (Jurnal Korupsi di Indonesia)

    dari : ngobas.com

    Posted by menurut anda ? | 2 Februari 2013, 5:42 pm
    • Menurut Anda ? Bukankah modus koruprif seperti itu yg sedang dilibas oleh Dahlan Iskan ?
      Oleh karena itu Dahlan Iskan diserang oleh dan dari delapan penjuru angin?

      Posted by mang encep | 2 Februari 2013, 7:23 pm
    • Benar sekali analysis anda… tapi sudah basi skr… itu dulu sebelum DIS MENJABAT…
      Jaman Mbok de terutama kentara bgt smpai2 BUMN dijual semua keluar negri…
      dan Selama 60th BUMN menjadi sapi perah orang2 seperti ANDA…

      Sekarang jamannya beda coy…
      1. BUMN yg sekarat, Mayat hidup menyusahkan pelan2 dikubur…
      2. BUMN yg sejenis di MERGER, Anak Perusahaan di kurangi…
      3. BUMN mulai berdikari, tidak cengeng… tidak ada KONG X KONG
      4. BUMN mulai beli Asset2 dan Expansi
      5. BUMN Diganti Direksinya dgn orng2 muda yg energic dan bebas korupsi…

      Barisan Sakit Hati seperti anda2 ini yg justru membuat penyakit di BUMN…
      Orang2 yg Mencela tapi tidak mau memperbaiki seperti Kanker yg harus dibuang jauh2…

      Oh ya, kalau tujuan anda mempengaruhi pengunjung blog ini, anda salah besar…
      Jika DIS Maju PILPRES saya pastikan Keluarga Besar saya akan Memilih beliau…
      Jika DIS Menang, orang2 seperti anda bakal jadi penonton saja…

      Posted by PUTU | 3 Februari 2013, 1:33 am
    • HA..HA..HA….A, SALAM HORMAT & SALAM KENAL UNTUK: MENURUT-ANDA DARI BETA DI UJUNG TIMUR.

      KAYAKNYA kAKAK MENURUT-ANDA, BANYAK TAHU TENTANG KOROPSI MASSA LALU….
      ATAU ANDA JADI TIDAK NYAMAN DENGAN APA-APA YANG TELAH JADI BUKTI-KARYA ABAH DAHLAN ISKAN…?
      SEHINGGA MENURUT ANDA PERLU : KOAR-KOAR DISINI UNTUK MEMPENGARUHI “IBADAH” ABAH DAHLAN ..

      MAAP KAKAK MENURUT-ANDA, BETA SONDE PERLU LAGI BANYAK “BICARA”! SILAHKAN KAKAK PELAJARI DULU MH-MH YANG TELAH ADA MULAI NOMER : “01″ SAMPI SEKARANG NOMER : “62″…DIATAS…

      INSYA ALLAH KAKAK MENURUT-ANDA SEGERA ” SADAR” -OTAKNYA ;
      TERNYATA ABAH DAHLAN ISKAN BUKAN SEPERTI YANG KAKAK MENURUT-ANDA KATA-KAN…

      SELAMAT-BELAJAAAAAR………KAKAK MENURUT-ANDA.
      BETA, SU SENANG KAKAK BERGABUNG DISINI…TXQU..

      TETAP JAYA BERSAMA ABAH DAHLAN ISKAN..

      SALAAAM DAHLANIS….

      Posted by N. SORRI.. | 3 Februari 2013, 7:49 am
    • @ menurut anda…saya hanya senyum saja membaca ulasan anda..klo anda mau sekedar nembak pak DI kayaknya ndak tepat dan kurang pas, seperti pak ES yg begitu semangat menjatuhkan beliau juga terkait inefisiensi di PLN…sekedar untuk menjatuhkan dan memberikan citra negatif adalah cara2 orang-orang orba yg tidak suka atas perubahan BUMN saat ini yg lebih terbuka, serius dan jujur terlepas ada borok-borok masa lalu yg dilakukan oknum2 pejabat,anggota dewan, anggota partai yg selama ini terkenyanngi dengan begitu mudah mengambil uang negara lewat BUMN yg anda uraikan diatas, kayaknya anda tau banyak tapi kelihatannya juga berkepentingan disana karena sudah tidak dapat ang pau lagi ya…kenapa anda ulas hanya 5 tahun terakhir tidak 10, 15, atau 20 tahun yg lalu takut ya bilang kalau 2 tahun terakhir kantong anda sudah tidak terisi dari peraturan yg diterapkan oleh pak DI tentang kebijakan tidak ada lagi pemberian apapun dr pihak Direksi yg ada di BUMN…walaupun sebagian dari Direksi yg masih ada masih ada titipan dr partai, pejabat, anggota dewan tentu mrk sekrang lbih berhati-hati, jika berbuat sipa-siap sj dipidana dan kehilangan jabatan…jadi klaua saya boleh bilang anda itu broker korupsi komentar kayak trio macan yg ditwiteer. yg sekrang sdh tidak kedengaran omongannya.atau anda termasuk team disana juga…kasihan

      Posted by ep sard | 3 Februari 2013, 4:35 pm
    • Gaya bahasanya kayak trio macan…. Ini kloningan nya kali……

      Posted by soohyun | 3 Februari 2013, 7:58 pm
  130. kalau ada korupsi kenapa tidak langsung saja di laporkan ke kpk..ya

    Posted by beby | 2 Februari 2013, 8:03 pm
  131. Jadi bangga sebagai Mahasiswa Fakultas Peternakan IPB. Semoga bisa melanjutkan dan mengubah bangsa ini menjadi lebih baik terutama di bidang peternakan. amin :)

    Posted by M. Royan | 2 Februari 2013, 9:26 pm
  132. dahlan lagi pencitraan sambil ngrayu cewek artis berhasil ditangkap metrotv. sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga hahaha.. bravo metro, sorot terus borok-borok pencitraan dahlan iskan!

    http://www.metrotvnews.com/videoprogram/detail/2013/02/02/16068/820/Lola-Amaria-dan-Dahlan-Iskan/Dua_Tamu/16068_1

    Posted by citracibir | 3 Februari 2013, 7:15 am
  133. Assalamu’alaikum Kakak Mang Encep,Kakak Putu dan Kakak Wning yang di Rachmati Allah…;

    Beta dari Ujung Timur NTT,yang sonde tahu Jakarta (Istana Negara RI ) ;
    Bisa minta tolong di emailkan alamat Presiden Republik Indonesia….?

    Beta mau usul : bagaimana kalau Manufakturing Hope yang ada diatas,bisa dimasukkan sebagai :
    “mata-perkuliahan” – Wajib bagi calon Pemimpin,terutama bagi Orang2 yang merasa me-Wakili-Kita,
    untuk mencerdaskan Anak Bangsa yang ber-” Otak” : Sonde-Jerniiih…
    Paling tidak, mau dan bisa ber-pikir, untuk melihat segala sesuatu berdasarkan : “Kenyataan”….

    Yaaaaach,nilai SKS-nya : 4 (empat) sonde masalah..

    Ha……ha…..ha…..a, hemmmm,hemmmm,hemmmmm…..

    Tetap semangat dan salam dahlanis…..

    Wassalam WW.

    Posted by N. SORRI.. | 3 Februari 2013, 8:36 am
  134. Beberapa nama akun yg komen di MH62 ini sungguh aneh. Apakah orangnya seaneh namanya?
    Ada yg panjang banget pake tanda tanya lagi.
    Ada juga yg menamakan dirinya dengan kata sifat tak terpuji.
    Mudah2an orangnya tidak seperti namanya.
    Tapi….. suka2 dech….
    Selamat menantikan matakuliah lanjutan beberapa jam lagi.
    Indahnya hidup punya harapan.
    Semangat menerima pencerahan.

    Posted by mang encep | 3 Februari 2013, 6:21 pm
  135. “kerja…kerja…kerja…”
    sekarang slogan ini serasa kurang tepat….
    “kerja…politik…politik…” jauh lebih pas untuk dahlan yg sekarang…

    Posted by Kiptis | 3 Februari 2013, 7:56 pm
  136. Dahlan Iskan Ikut Masak di Dapur Umum: Pencitraan atau Tulus?

    Entah apa relevansinya dengan pekerjaannya sebagai Menteri BUMN, tiba-tiba saja Dahlan Iskan ikut2an blusukan di tengah banjir Jakarta. Dahlan bahkan ikut menyiapkan masakan bagi pengungsi di dapur umum bersama sejumlah ibu2. Tidak diketahui hasil atau tindak lanjut dari blusukan ala Dahlan Iskan ini karena setelah itu ybs meninggalkan lokasi dengan Mobil Mercedes Benz (SUMBER)

    Terlepas dari apakah blusukannya Dahlan itu tulus ikhlas atau pencitraan, alih-alih membantu para korban, tindakan Dahlan ini malah memberikan kesibukan tambahan bagi aparat di lapangan utk mengamankan Dahlan. Lokasi banjir adalah lokasi bahaya, dan banjir kali ini sejauh ini sudah menelan 14 korban jiwa. Tambahan 1 nyawa seorang pejabat tinggi negara tentu sangat tidak kita harapkan.

    Dan jangan samakan blusukannya Dahlan kali ini dengan blusukannya Jokowi. Kalau Jokowi melakukan blusukan terkait dengan tanggungjawabnya sebagai Gubernur.

    Posted by menurut saya jokowi lebih tulus ? | 3 Februari 2013, 8:47 pm
    • Menurut saya Anda hebat bung, bisa menilai ketulusan seseorang dari penglihatan sepintas.
      Cuma sayang, saya ga bisa menilai apakah Anda memposting komen ini tulus apa tidak.
      Tulus = sungguh dan bersih hati, jujur, tidak serong, tidak pura-pura, tulus ikhlas, bukan iri dengki, sirik jail kaniaya.
      Orang yg tulus bukan tipe orang yang senang lihat orang susah, dan susah lihat orang senang.

      Posted by mang encep | 3 Februari 2013, 9:13 pm
    • ‘menurut saya jokowi lebih tulus”…. masak sih, ? anda bukan orang solo ya? yang secara langsung dipimpin beliau. coba cek sejarah jokowi “blusukan”, beliau blusukan setelah “tim sukses” nya menyarankan dengan metode tersebut untuk meraih kemenangan DKI 1, apa anda lihat di solo beliau melakukan itu, jawabnya ” TIDAK” , dibandingkan dengan abah dis sangat jauh , beliau sudah blusukan sejak jadi wartawan, jadi jangan pertentangkan mana yang tulus dan mana yang tidak tulus, silahkan membesarkan jokowi, tetapi tanpa harus mengecilkan orang lain, biar waktu yang bisa menjawab ketulusan mereka berdua,

      Posted by Silla Keras | 3 Februari 2013, 10:32 pm
    • @menurut saya jokowi lebih tulus ! ANDA BENAR !!! coba saja lihat ketawa dan senyumnya dahlan iskan ? terlalu dipaksakan… masak sih setiap menit nyengir terusss. apalagi kalau sedang diwawancara…

      Posted by doni | 4 Februari 2013, 4:19 am
      • Tidak usah repot-repot, ribut dan berisik membanding-bandingkan orang. Karena itu ciri orang kurang kerjaan. Yang jelas mereka adalah orang-orang hebat yang sangat layak dikagumi dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Jelas lebih baik daripada orang-orang yang hanya bisa komen (termasuk saya), apalagi yang cuma ribut membanding-bandingkan, cuma berkomentar negatif apalagi yang pakai nama palsu. Yuk berkomen konstruktif. Salam DahlanIs.. :)

        Posted by akadarisman | 4 Februari 2013, 6:24 am
    • Selamat pagi dan salaaam kenal tu Kakak Menurut saya jokowi lebih tulus plus tanda tanya..;

      Koq Kakak ngomongnya sonde “cerdas” sich….? (tidak konsisten)..
      [....]
      Dan jangan samakan blusukannya Dahlan kali ini dengan blusukannya Jokowi.
      Kalau Jokowi melakukan blusukan terkait dengan tanggung jawagnya sebagai Gubernur…[...].

      Abah Dahlan Iskan sebagai Meneg BUMN melakukan blusukan di area banjir Jakkarta, karena memang “beliau” ingin merasakan kesedihan Masyarakat yang kena musibah dan beliau ingin memberi “semangat” Masyarakat yang betul-betul mengalami kesusahan…

      Tentang hasilnya….? Kakak sendiri yang mengatakan itu semua tanggung jawab Jokowi sbg Gubernur…

      Jangan salah Kakak, Pompa2 yang dimiliki Gubernur ada berapa…? (untuk penyedotan di bbrp lokasi)..
      Yang bisa ber-operasi berapa…?
      Dan kemudian di bantu,Pompa milik BUMN (perinyah abah Dahlan Iskan) ada berapa…?
      Itulah “kepedulian” Abah Dahlan Iskan kepada semua Masyaraka yang sedang mengalami musibah..

      Maaf Kakak, sebenarnya bukan “Level” -nya mendamping khan Abah Dahlan Iskan dengan Jokowi….
      Masih : jauuuuuuuh……….!!!!!!!!

      Tapi sonde masalah, anda mau bergabung disini beta su senang…,
      mudah2an anda akan semakin “cerdas”…

      Tetap semangat, salam Dahlanis….

      Posted by N. SORRI.. | 4 Februari 2013, 5:21 am
    • Saya menyukai 2 tokoh ini (Dahlan Iskan/DI dan Jokowi) karena 2 manusia ini adalah orang baik dan jujur yang di butuhkan negara ini…Saya menyukai dan sejalan dengan para Dahlanis/Dahlanisti karena menyukai dan mendukung DI bukan hanya karena memakai perasaan saja tetapi dengan akal dan pikiran sehingga banyak ide, pembahasan dan solusi yang bagus dan positif yang membangkitkan harapan & semangat untuk tetap optimis dan berpikiran positif. Kalau DI berbuat yang sekiranya kurang patut atau kurang baik, merekapun akan mengkritik DI dan legowo juga untuk di kritik. Yang paling saya suka dari Dahlanis/Dahlanisti, hampir tidak ada bahasa kasar, kebun binatang dan menjelek2an orang baik lainnya (kecuali anggota dhewan ya..:)) dari mereka itu.

      Coba bandingkan dengan pendukung Jokowi…mendukung memsapi buta, tidak ada yang boleh mengkritik beliau, memuji-muji ngga karuan bagai dewa aja, suka ngomong negatif & kotor, Dan yang bikin saya kecewa adalah pendukung Jokowi ini banyak yang suka membanding2kan dengan tokoh2 baik lainnya..

      Padahal 100 hari tindakan Jokowi itu baru pada tahapan blusukan dan bagi2 bantuan, belum pada tahapan Kinerja dan Managemen program.

      Saya pribadi paling tidak akan mengukur tingkat keberhasilan Jokowi dari 3 parameter (paling tidak dalam 2 tahun) :

      1. Berhasil mengurangi kemacetan dan banjir secara signifikan.
      2. Berhasil mengubah prilaku masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan
      3. Berhasil menemukan mutiara2 pelayan masyarakat di Pemda DKI (bukan hanya jelek di pecat dan bagus didiamkan saja).

      Waktu yang akan menjawab ini semua…

      Thanks

      Posted by Ardian | 4 Februari 2013, 10:04 am
      • JOKOWI LEBIH NATURAL ! gak cengengesan ! lebih jujur dan AHOK lebih tegas !
        pengalaman saya dengan dahlan iskan, beliau berani dan kelihatan bagus pada awalnya, akan tetapi selalu kesulitan dan lembek pada penyelesaian akhir… sayang…

        Posted by azis | 4 Februari 2013, 11:40 am
        • mungkin contoh kongkretnya seperti apa? biar bisa di pelajari

          Posted by saeful | 4 Februari 2013, 11:57 am
          • dari seluruh rencana bumn selama masa dahlan iskan, mana yang benar benar tuntas ? begitu juga dengan ide idenya yang selalu muncul di blog ini ? terakhir… ya masalah mobil listerik yang amburadul, malah kesalib sama produksi pihaknlain, oh ya soal kereta api juga anget anget tai ayam…
            salam kenal bos !

            Posted by azis | 4 Februari 2013, 1:01 pm
        • maksud loe apa ……. kayak pernah jadi jongosnya ya…liat tuh… buka lebar lebar mata loe. JP dulu kayak apa.. sekarang gimana … bandingkan… jangan merem aja…

          Posted by suhardi | 4 Februari 2013, 12:53 pm
  137. Selasa, 19 Juni 2012 16:09 WIB
    Jokowi Masuk Daftar 25 Walikota Terbaik di Dunia

    JOKOWI UNJUK PRESTASI MENDUNIA ! bukan cuma cengengesan unjuk gigi… wakakakakakakakawwwww

    Posted by jowimania | 5 Februari 2013, 12:22 am
  138. Cuma bisa ngelus dada, ngeliat Pak DI dan Pak Jokowi diadudomba sama fans nya sendiri.

    Kita masih perlu banyak belajar lagi ternyata..

    Posted by akangyamato | 5 Februari 2013, 8:29 am
    • Betul Kang, yang macam itu sih bukan fans tapi provokator yang kalau dalam demo yang suka bikin rusuh, ada DahlanIs yang menyebutnya pasukan nasi bungkus :). Kita cuma bisa mengelus dada dengan orang-orang yang hidup dengan pola pikir begitu. Kita doakan supaya dapat hidayah dan menjadi fans Jokowi yang sebenarnya. Salam DahlanIs..

      Posted by akadarisman | 5 Februari 2013, 8:39 am
  139. Reblogged this on kielsijabat.

    Posted by kielsijabat | 5 Februari 2013, 5:09 pm
  140. andai sj disetiap direksi BUMN ad RIA dan RIA lainya,… Indonesia akn cpt jaya..saat ini di BUMN banyak Dirut yg mlempen hanya cari citra & penghargaan, bukan menggalang prestasi, sibuk mengoyak-oyak organisasi internal, kpn bsa maju.

    Posted by kawularendahan | 7 Februari 2013, 7:31 am
    • maaf kaulahrendahan, anda boleh memuji kepada si ria-ria ,tapi jangan sampai pinsang dan terkejut kalau melihat secara langsung apa fakta dan realita dilapangan dimana Ria itu memanag akan menyaksikan pernyataan “hanya cari citra&penghargaan serta sibuk mengoyak-oyak organisasi internal PT.Buli” tapi kalau hanya mendengar, membaca dan menbayangkan semua pasti menyatakan “andai saja disetiap BUMN ada Ria lainya indonesia akn cpt jaya”………terkecoklah kau…….

      Posted by jundawi | 8 April 2013, 9:51 pm
  141. Saatnya orang jujur da sederhana sepertipak dahlan menjadi pemimpin Indonesia..BRAVO pak Dahlan

    Posted by Heryshop | 11 April 2013, 2:14 am
    • Salam hormat dan salam kenal tu Heryshop dari beta.
      Kayaknya untuk zaman seperti ini cuman jujur dan sederhana belum optimal,
      krn sepengetahuan beta DAHLAN ISKAN itu Orangnya :
      Berpikir Kreative, bertindak Cepat, Berani, Istiqomah, ber-Kemauan 24 Karat, dan Amanah,
      demi Kesejahteraan Masyarakat atau bahasa sederhananya : “DEMI INDONESIA”..

      Makanya,klu beta perhatikan skr Generasi-Muda pada ingin mendapatkan ilmu dari DAHLAN ISKAN
      salah satunya melalui suka membaca dan belajar isi2 MH yang telah terbit..

      Demikian,Optimis selalu, salam Dahlanis….

      Posted by N. SORRI.. | 11 April 2013, 8:09 am
  142. mana suaranya temanteman apa sdh tidak ria-ria lagi?, mungkin karena sdh lihat atau dengar atau laporan dari kenyataan dilapangan sMPi skrg ini apa yg bisa kita lihat di Buli adalah nol besarrrrrrrrr. tdk percaya boleh pad DIS lebih cepat ke Buli lebih baik jangan tunggu setahun kemudian.

    Posted by jundawi | 22 April 2013, 9:14 pm
  143. My spouse and I stumbled over here different web address and thought
    I might as well check things out. I like what I see so
    i am just following you. Look forward to exploring your web page repeatedly.

    Posted by Palm Tree Trimming in Mesa | 3 Mei 2013, 11:37 am
  144. Setuju pak? Bravoooo?????? Lanjutkan?!

    Posted by kabulsuprapto | 8 Juni 2013, 8:03 pm
  145. assalamu’alaikum pak dahlan…
    memperhatikan kekhawatiran yang di-posting oleh jundawi, tentang kombong yang berubah jadi kubangan dan berpotensi untuk berkembangnya penyakit pada sapi-nya. bagaimana kabar Bu Ria di Buli kini??
    bagaimana perkembangan program beliau??
    saya penasaran dengan kelanjutan cerita-nya…
    terima kasih

    Posted by dhata mahendra | 10 Juni 2013, 2:40 pm
  146. jangan lupa libatkan sarjana2 peternakan lokal yang tahu persih kearifan masyakrat sidrap utk pengembangan buli ke depan,

    Posted by Imansyah Rukka (@imanrukka) | 8 Oktober 2013, 2:53 pm

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.156 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: