>>
arsip

administrator

administrator has written 426 posts for Catatan Dahlan Iskan

Semangat Tebu Preman dan Bibir Terkatup

Senin, 21 Juli 2014 Manufacturing Hope 137 Waktu saya duduk-duduk santai di bawah pohon besar bersama seluruh karyawan inti di halaman Pabrik Gula (PG) Kwala Madu, Langkat, Sumatera Utara, Jumat sore lalu, tiba-tiba angin sangat kencang menerjang kawasan itu. Debu, pasir, dan dedaunan kering ikut menimpa kami. Sebagian debu masuk hidung, mata, dan mulut yang … Baca lebih lanjut

D’Lloyd setelah Lama Mati Suri

Senin, 07 Juli 2014 Manufacturing Hope 135 Satu lagi BUMN yang sudah lama mati bisa hidup lagi: PT Djakarta Lloyd. Minggu lalu sebuah pesta kecil diselenggarakan di Hotel Pullman Jakarta untuk syukuran. Selama ini sulit sekali mencari jalan keluar menghidupkan perusahaan pelayaran yang pernah memiliki kelompok musik legendaris D’Lloyd itu. Pernah saya ingin menghidupkannya dengan … Baca lebih lanjut

Berhalo-halo Bandung untuk Ekspansi ke Aljazair

Senin, 30 Juni 2014 Manufacturing Hope 134 Akhirnya dua perusahaan BUMN berhasil masuk ke Aljazair. Sebuah negeri yang begitu bangga pada Indonesia. Juga pada Bung Karno. Dan tentu kini juga bangga pada sepak bolanya. Negeri asal usul Zinedine Zidane ini untuk pertama kalinya berhasil masuk babak 16 besar Piala Dunia. Dua BUMN itu adalah PT … Baca lebih lanjut

Pengakuan Wisconsin dari Greg untuk Masa Depan Inuki

Senin, 23 Juni 2014 Manufacturing Hope 133 Kita tentu akan terus ingat pelajaran sekolah mengenai “benda” yang hanya terdiri atas tiga jenis: benda padat, benda cair, dan benda gas. Contoh perubahan bentuk benda pun kita masih ingat. Contohnya air: didinginkan menjadi benda padat (es), dipanaskan jadi benda gas (uap), dibiarkan tetap jadi benda cair (air). … Baca lebih lanjut

Tantangan Baru dari Empat Ruas Itu

Senin, 16 Juni 2014 Manufacturing Hope 132 Tiga jam sebelum mendarat di New York Sabtu malam WIB, saya menerima SMS dari Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. Agak panjang. Dilaporkan hasil rapat tentang pembebasan lahan jalan tol Palembang-Indralaya sebagai berikut. Pertama, lahan Palembang-Pemulutan (7 km) telah tuntas pembebasannya. Kedua, lahan Poros (15 km) dan Exit (4 … Baca lebih lanjut

Di Bungamayang Lengan Itu Tergores

Senin, 09 Juni 2014 Manufacturing Hope 131 Setelah meninjau pembangunan kapal-kapal TNI-AL di PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) atau PT DKB Selasa lalu, besoknya saya ke Lampung Utara. Yakni setelah sidang kabinet. Saya ingin segera melihat hasil pembaharuan yang dilakukan manajemen Pabrik Gula (PG) Bungamayang di lingkungan PTPN VII (Persero). Kapal-kapal TNI-AL yang … Baca lebih lanjut

ROTFL yang Terjadi setelah ‘Ngamen’

Senin, 02 Juni 2014 Manufacturing Hope 130 Sudah dua minggu ini kami berdebar-debar. Teruskah? Ditolakkah? Disetujuikah? Tim kami bekerja keras untuk itu. Sepotong e-mail kemudian muncul tiga hari lalu: setuju! Horeeee. Rasanya kami semua ROTFL! Yang kami tunggu adalah ini: apakah perusahaan Amerika Serikat (AS) itu menyetujui kerja sama dengan BUMN untuk satu hal yang … Baca lebih lanjut

Memperjuangkan Impian, Menitipkan Harapan

Sabtu, 31 Mei 2014 Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat telah berakhir. Dan alhamdulillah, saya ditetapkan sebagai pemenangnya. Walaupun tahapan konvensi hanya berhenti di situ. Tak bisa lanjut ke tahap berikutnya. Takdir berkata lain. Perolehan suara Partai Demokrat tak memungkinkan mengusung capres. Koalisi dengan partai lain pun gagal terbentuk. Tidak mengapa. Inilah takdir yang harus kita … Baca lebih lanjut

Jembatan Fenomenal di Tangan Perusahaan Fenomenal

Senin, 26 Mei 2014 Mendarat di Balikpapan dari Bandung, Jumat lalu, saya kaget: semua capres dan cawapres ada di sana untuk menghadiri Sidang Tanwir Muhammadiyah di Samarinda. Saya sendiri punya empat pekerjaan hari itu: meninjau terminal Bandara Sepinggan yang baru jadi, merencanakan pembangunan jembatan di atas laut terpanjang di Indonesia, rapat pembangunan transmisi tanpa utang … Baca lebih lanjut

Mesin Harapan Petani Made in Mlilir

Senin, 19 Mei 2014 Manufacturing Hope 128 Saya sampai harus belajar dari buaya. Itu kata Agus Zamroni, pengusaha kecil dari Desa Mlilir, Ponorogo. Dia seorang sarjana hukum. Bukan sarjana teknik. Juga bukan sarjana pertanian. Tapi, kegigihannya menciptakan mesin pemanen padi tidak ada duanya. Sebagai orang desa, Agus hidup dari pertanian. Khususnya padi. Sebagai petani besar, … Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.472 pengikut lainnya.