>>
arsip

Administrator

Administrator has written 542 posts for Catatan Dahlan Iskan

Kesabaran Sembahyang 2.000 Kilometer

Dari Amerika Dahlan Iskan sempat ”pulang” seminggu ke Kedah dan Qinghai. Lalu balik ke Amerika. Inilah kisah tiga serinya. Antara Kwetiau Ipoh dan Mi Tarik Lanzhou (1) Jumat, 13 May 2016 Saya akhirnya ke Gansu dan Qinghai. Dari 34 provinsi di Tiongkok, tinggal dua itulah yang belum saya jelajahi. Eh, masih satu lagi: Tibet. Tapi, … Baca lebih lanjut

Bukan Lagi Sekadar Trump Lawan Hillary

Senin, 09 Mei 2016 Dia tidak diperhitungkan saat mendaftarkan diri jadi calon presiden. Dianggap bukan calon yang serius. Ketika mulai tampak serius, dia dicibir. Bahkan, dijadikan bahan lawakan. Ejekan terus mengalir. Sepanjang proses menuju konvensi Partai Republik. Saat dia mulai memikat, ejekan ditingkatkan jadi serangan. Keburukan demi keburukan ditembakkan ke dia. Dianggap bodoh. Konyol. Brutal. … Baca lebih lanjut

Sistem Profesor untuk Sekolah Baru

Senin, 02 Mei 2016 Inilah jenis sekolah yang tumbuh pesat di Amerika Serikat: charter school. Bukan negeri. Bukan pula swasta. Pendiri sekolah jenis ini umumnya guru. Yang punya jiwa keguruan 24 karat. Yang prihatin terhadap mutu pendidikan. Maksudnya: pendidikan di sekolah negeri. Terutama di lingkungan tempat tinggalnya. Misalnya Tyler Bastian ini. Awalnya dia guru SMA. … Baca lebih lanjut

Tawaran Reno untuk Tesla dari Gubernur Gila

Senin, 25 April 2016 Ini tidak mungkin terjadi di Indonesia. Seorang gubernur begitu nekatnya. Semata-mata hanya karena ingin daerahnya maju. Dengan cara melompat. Bukan dengan jalan santai. Gubernur ini sedang bersaing dengan gubernur di Phoenix, Negara Bagian Arizona. Dua gubernur itu sedang memperebutkan investor kakap. Yang akan membangun pabrik raksasa. Dengan investasi USD 5 miliar … Baca lebih lanjut

Penari Langit dan Impian Kami untuk Dunia

Rabu, 20 Apr 2016 Oleh Ricky Elson Ini adalah surat cinta dari Ciheras. Balasan untuk tulisan Pak Dahlan Iskan di New Hope Senin (18/4). Abah tercinta, Maafkan, saya ingin sedikit meluruskan. Pertama, Penari Langit bukanlah nama ilmiah. Juga bukan analogi kincir angin atau pembangkit listrik tenaga bayu. Penari Langit adalah cikal bakal nama produk dari … Baca lebih lanjut

Masa yang Sulit Cari Pemimpin

Selasa, 19 April 2016 Hillary Clinton terlalu tua. Dalam pengertian dari sudut pergantian generasi. Diragukan apakah dia memahami perubahan zaman. Ted Cruz terlalu lokal. Dalam pengertian hanya lebih disukai orang daerahnya: Texas. Diragukan bisa memahami persoalan nasional. Bernie Sanders terlalu ekstrem kiri. Diragukan bisa mengakomodasikan pertumbuhan ekonomi. Yang untuk Amerika selalu dimotori swasta. Donald Trump … Baca lebih lanjut

Penari Langit di Lokasi Steak Tujuh Ons

Senin, 18 April 2016 Mengapa Anda ke Amarillo ini? Jauh-jauh datang dari Indonesia? Itulah pertanyaan yang sulit saya jawab. Kota ini memang kecil sekali. Letaknya pun nun di pedalaman Texas.   Maka, saya putuskan untuk menjawabnya dengan seloroh. Sekalian untuk membina keakraban. Biar segera bisa diterima dengan simpati di kota ini. ”Mumpung Donald Trump belum … Baca lebih lanjut

Nuklir Takut Radiasi, Panas Bumi Takut Spa

Senin, 11 April 2016 Hati-hati. Banyak babi melintas di sini. Itulah papan peringatan baru di kawasan timur Provinsi Fukushima. Utamanya di dekat Minamisoma. Kota kecil yang paling menderita akibat tsunami besar lima tahun lalu. Ditambah bencana susulan dua hari kemudian: bocornya radiasi nuklir. Dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di situ. Saya berkunjung ke lokasi … Baca lebih lanjut

Ketika Naga Lagi Menggigit Samurai

Senin, 04 April 2016 The Wall Street Journal menyebutnya seru: Ini baru pertama terjadi. Jepang terpaksa melepas perusahaan teknologinya ke negara lain. Terutama teknologi elektroniknya. Ideologi menjaga   ”rahasia teknologi Jepang” mulai meleleh. Padahal, Jepang dikenal sangat pelit melakukan alih teknologi. Sampai sekarang pun, kita hanya jadi pasar mobil Jepang. Pelitnya Jepang dalam ”alih teknologi” … Baca lebih lanjut

Profesor Jangkung Pembina Ahli Indonesia

Senin, 28 Maret 2016 Pulang dari nonton F1 di Melbourne, saya mampir ke Perth. Ada urusan bisnis dan kangen-kangenan.  Kangen bertemu teman lama: orang-orang ahli tentang Indonesia di sana. Terutama Prof David T. Hill. Saya ingin banyak mendengar: apa katanya tentang Indonesia saat ini. Begitu urusan bisnis di Perth selesai, saya langsung ke Fremantle. Kota … Baca lebih lanjut