>>
Anda sedang membaca ...
Catatan Dahlan Iskan, Manufacturing Hope

Di Balik Jonan yang Meringkuk dan Danang yang Meringis

Senin, 04 Agustus 2014
Manufacturing Hope 138

Liburan lebaran kemarin saya manfaatkan untuk meninjau lapangan minyak baru di Banyu Urip, Bojonegoro, Jawa Timur, melihat uji coba PLTU model baru di Cikarang, dan melakukan reparasi gigi belakang saya dengan dukungan stemcell. Tentu sambil terus mengecek pelayanan mudik oleh enam BUMN kita: KAI, ASDP, Garuda, Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, dan Pertamina.

“Saya bangga dengan KAI yang tahun ini menjadi pilihan utama pemudik,” tulis saya dalam BBM ke Ignasius Jonan, Dirut PT KAI.

“Saya terharu dengan Anda dan jajaran Anda yang selama lebaran terus berada di lapangan penyeberangan Merak-Bakahuni,” tulis saya dalam SMS kepada Danang Baskoro Dirut PT ASDP.

Saya juga terus menerima foto-foto pelaksanaan pengaturan mudik dari lapangan. Termasuk foto Jonan yang lagi meringkuk tidur di kursi KA kelas ekonomi, kelelahan stelah berhari-hari Posko Angkutan Lebaran. Juga foto Danang saat meringis ikut ngatur sepeda motor yang berebut antre masuk feri. Anak buah dua dirut itu cukup usil untuk memotret pimpinan mereka yang dalam posisi “tidak seperti dirut”.

Di samping berbagai kemajuan besar di berbagai bidang, lebaran tahun ini KAI juga mengoperasikan tiga rangkaian kereta baru bikinan PT INKA (Persero) Madiun. Setelah ini saya minta Dirut INKA Agus Purnomo untuk sering-sering naik kereta itu agar mengetahui di mana kekurangan-kekurangan kereta bikinan dalam negeri.

Secara fisik saya cukup bangga dengan penampilan dan kehalusan finishing-nya, tapi dia tetap perlu tahu hal-hal yang tidak kelihatan dengan cara sering-sering merasakan sendiri berlama-lama sebagai penumpang kereta jarak jauh itu. Saya akan terus menanyakan ini padanya: sudah naik berapa kali dan di jurusan mana saja.

Jonan sudah “menolong” INKA dengan membeli tiga rangkaian itu. Pembayarannya pun sudah beres. Ini saja sudah membuat PT INKA bisa keluar dari kesulitan terbesarnya. Bayangkan, tiga rangkaian itu sudah dibuat. Sudah jadi. Tiba-tiba pemesannya, Kemenhub, tidak dapat anggaran. Betapa sulitnya keuangan PT INKA karenanya.

Karena itu “pertolongan” ini harus dibalas dengan mutu dan pelayanan yang baik pada KAI. Ini agar ke depan semakin banyak kereta bikinan Madiun dibeli oleh KAI. Saya akan ikut dalam perjalanan jauh itu nanti.

Lebaran kali ini KAI juga jadi bintang di sektor angkutan barang. Di saat semua truk dilarang beroperasi selama liburan lebaran, PT KAI tetap bisa mengangkut barang jarak jauh. Ke depan, dengan selesainya rel ganda Surabaya-Jakarta angkutan barang via KAI kian vital.

KAI juga sudah memesan ratusan lori angkutan barang ini ke PT INKA Madiun. Beribu terima kasih pada KAI. Saya memang mengangkat orang KAI untuk menjadi direksi di PT INKA. Dengan demikian INKA tahu jalan pikiran KAI dan KAI juga tahu kebutuhan INKA. Setidaknya dengan cara itu dua perusahaan ini berhenti perang dingin.

KAI sudah terbukti sukses membangun jaringan kereta barang di Sumatera. Waktu saya naik KA dari Palembang ke Baturaja dua bulan lalu, saya saksikan betapa hebatnya angkutan barang KAI di sana. Saya lihat dengan kagum KA barang yang baru berumur enam bulan itu melintas dengan gagahnya. Melaju dengan mulusnya. Mengular panjangnya.

Saat saya berdiri di stasiun, terlihat rangkaian KA barang yang lagi melintas itu seperti tidak ada akhirnya. Ternyata panjang rangkaian kereta itu mencapai 1,2 km! Kalau kereta penumpang hanya membawa sembilan gerbong, KA barang ini membawa 70 gerbong!

Di sepanjang jalur itu saya juga meresmikan 11 stasiun KA yang baru. Benar-benar baru. Tidak ada stasiun di situ sebelumnya. Stasiun-stasiun ini letaknya di tengah hutan. Tidak ada jalan menuju stasiun baru itu. Ini stasiun untuk persilangan kereta barang. Bukan stasiun untuk penumpang.

Di lain pihak ASDP di Merak juga benar-benar merasakan manfaat pembelian empat kapal feri “vacuum cleaner” dari Inggris dan Korsel itu. Dengan empat kapal besar ini (inilah kapal feri terbesar di Indonesia) ribuan kendaraan disedot dengan rakusnya. Waktu direksi ASDP membeli kapal-kapal itu bukan main ributnya. Direksi jadi bulan-bulanan.

Tapi saya berikan dukungan penuh untuk “terus maju”. Termasuk minta artis Syahrini dan kelompok musik kebanggaan kita Slank meresmikan kapal ini dalam sebuah show di dalam kapal mewah itu dalam pelayaran uji coba di Selat Sunda.

Seperti juga KAI yang terus membangun stasiun-stasiun baru, ASDP pun harus segera membangun terminal pelabuhan feri yang tidak kalah megah dari bandara baru.

Bagaimana dengan kunjungan ke Banyu Urip dan pengalaman membongkar gigi dengan bantuan stem cell? Kelihatannya, cerita MH kali ini sudah terlalu panjang. Terpaksa minggu depan. Minta maaf lahir batin.(***)

Dahlan Iskan
Menteri BUMN

Diskusi

64 thoughts on “Di Balik Jonan yang Meringkuk dan Danang yang Meringis

  1. Semangat senin pagi…. Lanjut kerja kerja kerja yuk…..

    Posted by Fris | 4 Agustus 2014, 6:24 am
  2. minal aidhin wal faizin abah..semangat senin pagi kembali.slmt pg semua..

    Posted by abby.r | 4 Agustus 2014, 6:32 am
  3. Selamat pagi, dan mohon maaf lahir bathin ya, buat mas cak pram habis mudik mana oleh2 buat Jepara? Soalnya saya ga bisa mudik neh.

    Posted by Nur Muhis | 4 Agustus 2014, 6:51 am
  4. Taqobalallah minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin semuanya.
    Ada cerita2 mudik yg menarik dari abah, matursuwun….

    Posted by HWAHYU | 4 Agustus 2014, 7:00 am
  5. Semangat …. Pemerintah harus terus meningkatkan kualitas dan kuantitas angkutan masal (kereta, bis, kapal laut dll)…..sekali angkut ratusan-hingga ribuan penumpang bisa kebawa …. lihat tu kemacetan waktu mudik kemarin …. berapa kerugian yang terjadi ….bangsa ini harus sadar … dan tidak mengulang kesalahan yang sama berulang kali ……………

    Posted by Bromo | 4 Agustus 2014, 7:08 am
    • MENHUB Pemerintahan Jokowi-JK harus Memehami Managemen MUDIK yang baik, sehingga Macet tak terulang tiap tahun …………walau tahun ini lebih baik dibanfing sebelunbya.

      Posted by Mustahil | 4 Agustus 2014, 2:01 pm
  6. teruslah berkarya putra-putra terbaik bangsa … di bawah komando “Sang Jenderal-Karya” insya allah akan berkah Dunia Akhirat.

    Posted by zauhar | 4 Agustus 2014, 7:09 am
  7. Minta maaf lahir dan batin juga ya Abah🙂

    Posted by Heiruddin | 4 Agustus 2014, 7:40 am
  8. wah saya baru tahu bagaimana kerja keras di balik PT KAI, respect😀 jaya selalu perkeretaapian indonesia

    Posted by chandra | 4 Agustus 2014, 7:51 am
  9. insyaallah semakin lebih baek……………………..nuwun yo abah

    Posted by poetoet | 4 Agustus 2014, 8:01 am
  10. Baru pada mentri bumn abah dahlan “para direksi” bumn turun gunung membantu dan bertanggung jawab pada keberhasilan jajarannya….. Met lebaran ketupat…maaf lahirbathin…..

    Posted by cak giman | 4 Agustus 2014, 8:20 am
  11. Bung Jonan, anda sangat layak disebut Bapak Reformasi KAI…!!!
    Saya sangat bangga dengan (kinerja) anda, Bung !!!

    Posted by Jefyco G. | 4 Agustus 2014, 8:26 am
  12. tiket kereta api lebih dicari daripada tiket pesawat, ini sudah amazing !!!

    Posted by shayun | 4 Agustus 2014, 8:35 am
    • semurah apapun harga tiket pesawat, beta tetap takut pada ketinggian. Lebih baik naik KA ekonomi, murah meriah, plus sudah ber AC. Apalagi bisa sesekali beli jajanan tradisional yang dijajakan oleh penjaja makanan, saat di stasiun2 persinggahan. Cuma antre tiketnya, yaa…. ampuunn. ….. kehabisaannnn…..

      Naik kereta api tuutt… tuutt … tuutt…
      Siapa hendak turut.
      (dari Jakarta) ke Bandung …. Surabaya …….
      Bolehlan naik dengan (tidak) percuma …
      Ayooo kawan lekaslah
      Kereta ku tak berhenti lama.

      Posted by pemerhati | 5 Agustus 2014, 1:03 pm
  13. Selamat semua nya…. sukses selaluuu

    Posted by IaL | 4 Agustus 2014, 8:38 am
  14. Setelah hampir 8 tahun tidak mudik naik kereta api, setelah mendengar keberhasilan PT KAI dari Abah Dahlan akhirnya pada lebaran kali ini kami sekeluarga mencoba naik kereta api, namun pengalaman kami ternyata tidak seperti yang kami bayangkan, dengan biaya yang jauh lebih mahal dari bus eksekutif maupun Travel, kami naik Kereta api Majapahit jurusan Tulung agung Semarang pada tanggal 25 juli yang seharusnya berangkat pada pukul 14.51 tapi molor 5 jam dan pukul 19.45 baru berangkat dan sampai semarang pukul 04.00 dinihari, ini patut menjadi perhatian

    Posted by abdul farid | 4 Agustus 2014, 8:54 am
  15. MH emang selalu bisa memberikan harapan2 baru…🙂
    Sekarang, KA emang jauh lebih baik dari dulu.
    Lebaran kemarin pun saya juga menggunakan KA…

    Posted by Winda S-v | 4 Agustus 2014, 9:09 am
  16. Good news yang menggairahkan awal minggu yang seru. Semoga Pak DIS tetap sehat. Semoga kabinet Jokowi-JK juga sehat dan cerdas, mempertahankan Pak DIS jadi Menteri BUMN. Kalau diganti, apakah kita akan dapat suntikan darah segar seperti ini….?

    Posted by ernald | 4 Agustus 2014, 9:10 am
  17. Urutan cost logistik yg termurah-termahal adalah kapal laut, kereta, truck, pesawat. Ya memang kereta kargo wajib hukumnya, selain mengurangi subsidi dan pemborosan bbm akibat macet juga jalanan gak cepet rusak. Semoga jokowi memilih Anda lagi jadi menteri BUMN.

    Posted by Rasta Samin | 4 Agustus 2014, 9:15 am
  18. kurang panjang pak…… mau baca lagi……

    Posted by Romy Risky Prabowo (@seto21) | 4 Agustus 2014, 9:23 am
  19. cerita MH lebaran kali ini tak kalah seru dengan MH lebaran tahun lalu, tahun lalu wartawan bingung cari berita sensasi, tahun ini Dirut KAI bikin sensasi.. mringkuk di KA ekonomi… hehehehe…. Saluuuut untuk Abah Dahlan Iskan, Saluut juga untuk Pak Ign Jonan dan Pak Danang Baskoro, anada berdua layak dapat bintang.

    Posted by Manihot Ultissima | 4 Agustus 2014, 9:39 am
  20. subhanalloh…. jadi makin kangen pengen ketemu abah, sehat selalul ya abah, …. agar bisa “mensuport” “santri-santri” nya.. berkarya, berjaya untuk indonesia…..

    Posted by balaghohmuhammad ramdhan | 4 Agustus 2014, 9:44 am
  21. maaf lahir dan batin ya pak… sudah ditunggu2 setiap senin membaca tulisan bapak ;p selalu membuat maju dan menambah semangat bagi kita semua… semoga hope seperti ini akan terus berlanjut tanpa henti… terima kasih sekali ya pak di…

    Posted by lina | 4 Agustus 2014, 9:58 am
  22. Semoga semangat yang bapak miliki tersugesti selamanya untuk kami yang masih muda🙂.

    Posted by nandito silaen | 4 Agustus 2014, 10:45 am
  23. Terima Kasih ya Pak sudah menyempatkan diri ke Banyu Urip – Bojonegoro. Ini pengalaman luar biasa di hari +2 Idul Fitri bapak sempatkan diri berkunjung dan saya bisa memberikan orientasi pendek ke Bapak. Sukses selalu Pak Dahlan…

    Posted by Agus T | 4 Agustus 2014, 10:54 am
  24. Reblogged this on Magungh's Blog.

    Posted by magungh | 4 Agustus 2014, 1:47 pm
  25. Bintang dirut BUMN Bulan ini adalah pak Jonan..Good Job, bln depan PTPN XI..amin

    Posted by Love | 4 Agustus 2014, 1:48 pm
  26. Saya Mendukung Pak Dahlan Iskan Tetap menjadi Mentri BUMN di pemerintahan Bapak Jokowi Nanti….

    Posted by Imam | 4 Agustus 2014, 2:38 pm
  27. admin mohon dikirimlah no hp biar kita bisa kirim-kirim sms
    tq wassalam

    Posted by rudiyanto | 4 Agustus 2014, 3:27 pm
  28. no hp abah maksudnya

    Posted by rudiyanto | 4 Agustus 2014, 3:27 pm
  29. no hp abah dahlan iskan maksudnya…

    Posted by rudiyanto | 4 Agustus 2014, 3:30 pm
  30. respect.

    Posted by tonybastian | 4 Agustus 2014, 3:45 pm
  31. Buat seluruh pembaca dan Dahlanis yang setia, saya mengucapkan terima kasih atas perhatian, dukungan dan doa yang pernah diberikan pada saya…SELAMAT IDUL FITRI MOHON MAAF LAHIR BATIN.

    Semoga Abah tetap jadi menteri, agar MH tetap ada. Amin.

    Posted by wning | 4 Agustus 2014, 3:50 pm
  32. Abah Dahlan : Menteri BUMN
    Ignatius Jonan : Menteri Perhubungann

    Posted by Dewa Sukma | 4 Agustus 2014, 8:11 pm
  33. kalo smua pemangku wewenang dan amanah negeri ini sperti pak jonan pak danang pak dahlan. tentulah indonesia jaya makmur berkeadilan sosial bagi seluruh rakyatnya. bravo KAI bravo ASDP

    Posted by fia | 4 Agustus 2014, 10:33 pm
  34. Bangga punya menteri yang bisa nulis. Keren… Lanjutkan Pak Dahlan!

    Posted by NyatNyut.com | 4 Agustus 2014, 11:30 pm
  35. Minal aidzin wal faidzin utk semua dahlanis sejati…..

    Posted by gusdurian | 5 Agustus 2014, 8:09 am
  36. selamat untuk dirut kai dan asdp.beliu menjadi contoh pemimpin yang bertanggung jawab atas keberhasilan pelaksanaan tugas yang dipercayakan kepadanya.tipe kepemimpinan seperti itu masih langka di Indonesia.

    Posted by suroso | 5 Agustus 2014, 8:40 am
  37. saya juga terus menyimak tulisan tulisannya, pak.. sehat selalu buat Pak Dahlan!
    maaf lahir maupun batin..

    Posted by Toni | 5 Agustus 2014, 8:46 am
  38. Mantap DI,salah satu calon Mentri Jkw-Jk dan mentri paling sukses kinerjanya,semoga sehat selalu,usul Pak DI dengan frekuwensi perlintasan KA saat ini terus ditingkatkan sebagai angkutan massal dan murah sangat baik,tetapi kendala juga timbul di persimpangan rel dan jalan,dimana kemacetan dan kecelakaan bertambah,oleh sebab itu sesuai usulan Bapenas membangun jalan /Rel KA layang ganda di jakarta sebaiknya di perluar utk jjalur rel KA pulau jawa dan kota2 besar agar ketepatan waktu,menghindari kecelakaan,kemacetan dan lokasi kumuh disekitar sisi rel KA.bravo DI

    Posted by toga | 5 Agustus 2014, 8:52 am
  39. Semoga banyak pejabat di republik ini yang mau langsung turun ke bawah dan melihat apa yg sesuangguhnya terjadi. Terima kasih pak DI atas tulisannya yg mencerahkan.

    Posted by kusumah wijaya | 5 Agustus 2014, 9:20 am
  40. Pak Dahlan andalan… Transportasi publik memang harus menjadi pilihan utama mengingat jumlah penduduk Indonesia. Tapi yang harus menjadi perhatian adalah keamanan, kenyamanan dan ketepatan waktu. Banyak orang yang enggan menggunakan transportasi publik adalah selain cost yang tinggi juga kenyamanan dan ketepatan waktu yang tidak bisa menjadi acuan. Untuk hari ini saja, menggunakan kendaraan pribadi, misal sepeda motor jauh lebih murah, nyaman dan lebih tepat waktu. Jika hal ini tidak menjadi perhatian dan terus berlanjut mau jadi apa Indonesia??
    Hal utama jika kita berbicara transportasi publik adalah pelayanan, pelayanan yang bagaimana?? pelayanan yang prima. Baik sisi kenyaman, kemanan dan ketepatan waktu. Insyaallah orang Indonesia akan beralih ke transportasi publik.
    Sukses selalu untuk Pak Dahlan dan jajaran di Kementerian BUMN.

    Posted by Bakti Darmawan | 5 Agustus 2014, 10:33 am
  41. Saya tanya pak untuk perum damri gimana keterlibatannya di mudik kali ini

    Posted by tavip | 5 Agustus 2014, 11:51 am
  42. Salut buat KAI, sekarang keluarga kami lebih memilih mode transportasi ini, lebih cepat, aman, dan nyaman. Lanjutkan pak…

    Posted by Silma | 5 Agustus 2014, 3:09 pm
  43. Minal Aidin Wal Faizin Pak Dahlan.. semoga Anda sekeluarga sehat selalu

    http://www.alatuji.com

    Posted by Fiq | 5 Agustus 2014, 4:10 pm
  44. mantap selalu pak dahlan dan anak buahnya

    Posted by tiban jaya rotan | 6 Agustus 2014, 6:01 pm
  45. mh minggu lalu tidak ada ya?

    Posted by kursi rotan | 6 Agustus 2014, 6:03 pm
  46. kok masih banyak ya yang menganggap pak jonan pencitraan?

    Posted by rekonsiliasi bank | 6 Agustus 2014, 7:01 pm
  47. Maaf pak Dahlan, tiang listrik dan telpon kok luput dari perhatian bapak. Mengapa tiang PLN dan telpon untuk sambungan ke rumah pelanggan tidak disatukan saja tiangnya. Selain mubazir juga menggangu keindahan kota. Kok tiang nya ada yang berdampingan dan berseberangan. Tolong di perhatikan pak.

    Posted by Dian Santosa | 6 Agustus 2014, 8:58 pm
  48. mantapp.. pak DI.. ketinggalan baca.. menikmati kemacetan mudik.. yang makin parah,, kementerian perhubungan dan kementerian PU sdh tahu sejak bulan Pebruari ada keretakan di jembatan Comal.. tapi cuma diam saja.. mereka “bergerak” ketika pada injury time arus mudik.. itupun setelah dikomando pak Ganjar.. sang gubernur muda..baiknya pak DI pegang kementerian PU.. biar hajar proyek yang tak pernah selesai jalan pantura jawa.. proyek abadi mainan nya orang PU.. sikattttt pak….

    Posted by sijon | 7 Agustus 2014, 10:32 am
  49. saran buat mr jonan agar semua peti kemas bermuatan diangkut pake kereta api ! kasian jalur pantura ataupun jalan antar propinsi di jawa dihimpit truk peti kemas berpuluh puluh TON ! sek sek sek mblesekk !

    Posted by bravokai | 8 Agustus 2014, 10:12 am
  50. jenderal lapangan yang bertanggung jawab selama mudik, baru kali ini say amerasakan mudik lewat pelabuhan meskipun antri tapi bisa tertata rapi.
    salutt

    Posted by rudi lintang | 8 Agustus 2014, 12:32 pm
  51. Jonan meringkuk, Danang meringis, Abah … ? Menulis. Maju terus Bah, jadi apapun nanti, kami tetap mendukung.

    Posted by apa saja | 9 Agustus 2014, 8:01 pm
  52. salam dari jauh bagi abah dahlan yang terus berinovasi, trus keliling indonesia, terus berjuang untuk kemajauan, saya banyak bercerita kepada siswa saya tentang semangatnya seorang DI memajukan indonesia

    Posted by andi | 14 Agustus 2014, 6:53 pm
  53. Sahut buat Jonan Dirut KAI, kita memamng haus dengan pemimpin pekerja keras n perhatian !

    Posted by Hairani | 15 Agustus 2014, 9:18 am
  54. Saya selalu baca tulisan bapak sehingga tau ceo 2 BUMN yang hebat seperti pak dahlan, saya dukung bapak tetap jadi menteri BUMN

    Posted by yuni | 21 Agustus 2014, 8:18 am
  55. Boleh minta foto2 CEO dg pose2 nya yang meringkuk & meringis, pak?……

    Posted by Mimosa Priadi | 29 Agustus 2014, 2:56 pm
  56. pak jonan… membuat saya percaya untuk percaya bahwa sesuatu itu mungkin, bahka ketika itu keliatan gak mungkin.. dengan kerja kerja kerja..😉
    salute

    Posted by melati | 3 September 2014, 11:27 pm

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: