>>
Anda sedang membaca ...
Catatan Dahlan Iskan, Manufacturing Hope

Tommy setelah Cuci Darah Melulu

Senin, 17 Maret 2014
Tommy setelah Cuci Darah Melulu

Ini juga kabar gembira. Ketika adik kita Hafidz menjalani transplantasi hati di Rumah Sakit (RS) Pertamedika Sentul, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Tommy Soetomo juga menjalani transplantasi ginjal di RSUP Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Dua-duanya sukses.

Kalau Hafidz sudah dipindahkan ke ruang perawatan biasa, Tommy sudah saya izinkan masuk kantor. Senin lalu. Dengan beberapa pembatasan. Misalnya, selama sebulan ke depan, masih tidak saya izinkan naik pesawat.

Biarlah Tommy menjauh dulu dari sumber-sumber infeksi. Termasuk ketika berada di kantor pun, harus dijauhkan dari sumber infeksi. Transplantasinya sudah sukses, jangan sampai pascatransplantasinya gagal.

Tommy adalah seorang CEO/Dirut BUMN yang tergolong hebat. Fotonya saya pampang di dinding ruang kerja saya, bersama foto beberapa CEO BUMN yang hebat lainnya.

Saya memang agak keras menjaga Tommy. Beberapa hari sebelum transplantasi, saya mengirim e-mail yang harus dibaca seluruh anaknya dan keluarga dekatnya. Belakangan saya malu karena salah seorang anak Tommy ternyata dokter. Bayangkan, begini bunyi e-mail saya.

Pak Tommy yang baik, sudah tujuh tahun saya menjalani transplan yang lebih sulit dari Anda. Tapi, Anda lihat sendiri, saya sangat sehat dan bisa menjabat Dirut PLN dan kemudian menjadi menteri BUMN. Saya minta istri Anda dan anak-anak Anda membaca e-mail saya ini dengan maksud agar mereka bisa menjaga Anda dari bencana yang akan Anda hadapi.

Harus ada satu dari pihak keluarga dekat Anda yang bersikap keras dalam menjaga Anda nanti. Agar setelah transplan nanti Anda bisa tetap sehat. Anda dan “polisi” Anda tadi harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut.

1. Operasi transplan Anda nanti boleh dibilang akan 100 persen berhasil. Dokter sudah sangat ahli. Obat-obatan sudah sangat canggih. Ilmu pengetahuan sudah sangat maju.

2. Beberapa hari menjelang operasi, lakukanlah senam-senam kecil setiap hari. Agar kondisi badan dan otot-otot Anda dalam keadaan sehat. Jagalah, jangan makan yang aneh-aneh agar tidak sampai mengganggu pencernaan. Makanlah makanan yang aman-aman saja. Jangan juga terkena hujan atau terik atau debu agar tidak kena flu. Jauhi siapa pun yang lagi flu, biarpun keluarga. Kalau ada keluarga Anda yang terkena flu, suruh menjauh/pergi.

3. Kegagalan transplan itu lebih banyak karena pascatransplan itu sendiri. Transplannya sukses, tapi umumnya gagal di pascatransplan.

4. Penyebab utama kegagalan itu adalah satu: virus! Virus! Virus! Ada satu virus yang sangat misterius, yang hanya menyerang orang yang baru melakukan transplan. Namanya cytomegalo.

5. Karena itu, “polisi” Anda tadi harus galak! Galak! Galak! Jangan SEMBRONO. Polisi Anda tadi harus memeriksa apakah ruang ICU-nya benar-benar steril dan bersih. Kadang bagian pembersihnya kurang care! Periksa! Jangan takut pada suster atau dokter. Kalau perlu, bersihkan lagi sendiri.

6. Jangan ada yang menengok ke ICU! Relakan Tommy sendirian di ICU. Biarpun anak dan istri, jangan menengok. Kalau terpaksa nengok, harus benar-benar steril! Jangan sampai ada penyesalan.

7. Disiplin minum obat, terutama immunosuppression. Harus tepat jamnya. Dua jam sebelum minum obat jangan makan. Satu jam setelah minum obat juga jangan makan apa pun. Tidak boleh lupa! Sampai hari ini saya masih disiplin seperti itu. Selama tujuh tahun.

Agar tidak lupa, saya selalu menaruh obat tersebut di rumah, di kantor, di mobil, di Surabaya, di Jakarta, di Medan, dan seterusnya. Di mana pun ada tersimpan obat saya. Jangan menganggap enteng. Itu obat untuk sinkronisasi organ baru! Jangan sampai hang!

8. Musuh besar Anda berikutnya adalah ini: hanya dua minggu setelah transplan nanti tiba-tiba Anda akan merasa segar, sehat, dan kuat. Anda langsung merasa bisa melakukan apa saja. Dalam kondisi seperti itu, suasana psikologi Anda akan dalam bahaya: Anda merasa sangat sehat dan ingin pulang! Tanpa disadari, Anda akan berada dalam psikologi: “Nih, saya sudah sehat, saya bukan orang sakit, saya sudah bisa kerja!”

Sikap itu sangat bahaya. Tolong Anda tetap di rumah sakit selama satu bulan penuh! Lawanlah perasaan ingin pulang itu. Agar kerasan di RS, bawalah komputer, laptop, HP, dan lain-lain. Bawalah pekerjaan ke RS. Kalau perlu pasang wifi di kamar RS. Jangan pulang!

Saya dulu tiga bulan berkantor di RS.

9. Setelah pulang nanti tetaplah disiplin. Seperti saya. Insya Allah Anda akan sehat sampai puluhan tahun lagi!

10. Salam.

Dahlan Iskan

Setelah kirim e-mail itu, saya telepon salah seorang anaknya.
“Sudah baca e-mail saya?” tanya saya.
“Sudah. Semua keluarga,” jawab sang anak.
“Sudah mengerti isinya?”
“Sudah, Pak.”
“Anda bekerja di mana?” tanya saya.
“Saya dokter, Pak.”

Nah, lo! Kok ngajari dokter!

Saya pun kontan minta maaf. Kok menggarami lautan.

Tapi, saya tidak menyesal menulis e-mail itu. Saya ingin Tommy selamat. BUMN tidak boleh kehilangan orang sehebat dia. Tommy seorang pekerja keras. Bahkan sejak dia tahu mengalami gagal ginjal tiga tahun lalu. Meski sudah harus cuci darah seminggu tiga kali, Tommy tetap bekerja keras.

Beban kerjanya sangat berat. Termasuk saat diuber-uber penyelesaian Bandara Baru Ngurah Rai Bali menjelang KTT APEC yang lalu. Dia juga berhasil membangun sistem navigasi udara di bandara Makassar. Bahkan, sistem itu dibeli untuk dikembangkan di Malaysia. Dia juga ngebut membangun Bandara Sepinggan, Balikpapan. Akhir bulan ini bandara megah dan modern itu sudah siap dioperasikan penuh.

Bahkan, dia sudah menyiapkan rencana matang untuk bandara Semarang. Desain dan dananya sudah disiapkan. Inginnya tahun lalu sudah mulai dikerjakan. Namun, masalah tanahnya ternyata belum klir. Bahkan, biaya tanahnya harus naik empat kali lipat sehingga semua perhitungan awalnya tidak cocok lagi.

Kini Tommy sudah sehat kembali. Tim dokter RSCM benar-benar hebat. Transplantasi Tommy itu dilakukan sebuah tim dokter yang diketuai Prof Endang Susalit SpPD dengan anggota dr Hilman, dr Nur Rasyid SpU, dan dr Ari Rojani. Teknik operasinya pun sudah menggunakan laparoskopi.

Saya juga berterima kasih kepada jajaran manajemen Angkasa Pura I. Mereka taat untuk tidak menengok Dirut mereka selama di RSCM. Bulan lalu benar-benar membanggakan di bidang kedokteran. (*)

Dahlan Iskan
Menteri BUMN

Diskusi

70 thoughts on “Tommy setelah Cuci Darah Melulu

  1. Pemuatan MH hari ini sangat terlambat. Taspi sudah baca di JPNN

    Posted by lumpiarivai | 17 Maret 2014, 8:38 am
  2. Alhamdulillah dunia kedokteran indinesia sudah maju…Pak Dahlan semoga sharing nya bermanfaat dan bermanfaat…

    Posted by Gusti Dindi | 17 Maret 2014, 8:49 am
  3. Perhatian sekali pak Dahlan, tetep kumpulin orang-orang hebat di BUMN pa. Biar BUMN mencorong. Tetap jaga kesehatan dan jaga semangat pak Dahlan.

    Posted by Andi Eko | 17 Maret 2014, 8:50 am
    • COBA CARI LAGI ORANG AHLI SEPERTI HABIBIE AHLI PESAWAT ATAU AHLI OTOMOTIF BIAR MAJUKAN INDUSTRI MOBIL……LISTRIK BISA TERWUJUD ATAU KERETA….BERTENAGA GAS ATAU NUKLIR……BISA DILAKUKAN ITU BARU HEBAT…MAJULAH TERUS BUMNKU…..AYO BERLOMBA….MAJUKAN BANGSA

      Posted by M. Makhfudz | 18 Maret 2014, 5:58 pm
  4. walaupun di sibukkan dengan acara kampanye dan konvensi, pak Dahlan tetap tidak lupa memberi Motovasi ke Rakyat Indonesia. Tidakkah ini salah satu bentuk perjuangan beliau untuk bangsa ini ?

    Posted by wahyu | 17 Maret 2014, 8:57 am
  5. Tuhan, mohon berikan kesehatan kepada Pak Tomi dan Pak Dahlan. Kami sangat membutuhkan mereka..

    Posted by ernald | 17 Maret 2014, 8:58 am
  6. Dahlan Iskan untuk Indonesia… InsyaAllah

    Posted by yuni | 17 Maret 2014, 9:07 am
  7. pak dahlan iskan kompit dengan kemajuan bioteknologi, lambat laun dahlan iskan memperkenalkan teknologi untuk kesejahteraan manusia dan kebaikan untuk berbagi,

    setelah donor darah sudah diterima ka masyarakat, kelak donor ginjal, donor hati, donor mata akan menjadi kebiasaan nda hal yang lumrah dan diterima baik di masyarakat.

    berapa pulh ribu yang harus bolak balik untuk cuci darah setiap minggunya, berap cost yang harus dikeluarkan untuk cuci darah.
    hingga akhirnya cost itu terbantu ketika ada donor ginjal

    sekali lagi ini adalah hope antar manusia dengan manusia dengan bantuan teknologi

    begitulah dahlan iskan memberikan sebua pelajaran dan hope bagi para pasien pennyakit ginjal

    Posted by swbkawalishayun | 17 Maret 2014, 9:17 am
  8. Peluang Bisnis VSI Ustadz Yusuf Mansur yang Paling Dahsyat di Tahun 2014
    INGATLAH, Jadi pengusaha bukan hanya takdir segelintir orang, bukan pula garis nasib. Melainkan dapat dipelajari. Tangkap peluang emas berbisnis VSI bersama Ustadz Yusuf Mansur serta pelajari bisnisnya. Asal mau berusaha. Di situlah ada jalan. Itu janji Allah SWT. Jadikan kini gadget Anda menjadi sumber penghasilan dengan teknologi vpay dari vsi. Yuk, langsung gabung di http://www.bisnisvsi.biz

    Posted by mei | 17 Maret 2014, 9:17 am
    • waspada dengan VSI ini meski bersama ustad yusuf ,ini hanya money game,dulu sudah ada sama duta network,dan lainnya,

      Posted by DIDIK SUSANTO | 17 Maret 2014, 1:08 pm
    • Dari Hudzaifah bin Al Yamaan رضي الله عنه berkata, “ Orang-orang bertanya pada Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya tentang kejahatan, karena takut hal itu menimpaku.“

      Maka aku katakan, “Wahai Rosuulullooh, sesungguhnya dulu kita berada dalam kejahiliyahan (kebodohan) dan kejahatan, lalu Allooh datangkan pada kami kebaikan (–Islam –pent) ini, maka apakah setelah kebaikan ini akan datang kejahatan?”

      Beliau صلى الله عليه وسلم menjawab, “Ya.”
      Aku bertanya lagi, “Apakah setelah kejahatan itu akan muncul lagi kebaikan?”
      Beliau صلى الله عليه وسلم menjawab, “Ya. Tetapi di dalamnya terdapat noda.”

      Aku bertanya lagi, “Noda apakah itu?”
      Beliau صلى الله عليه وسلم menjawab, “Yaitu suatu kaum yang berpedoman bukan dengan pedomanku. Kamu tahu dari mereka dan kamu ingkari.”

      Aku bertanya lagi, “Lalu apakah setelah kebaikan itu akan muncul lagi kejahatan?”
      Beliau صلى الله عليه وسلم menjawab, “Ya. Yaitu para da’i (penyeru) kepada pintu-pintu jahannam. Maka barangsiapa yang memenuhi panggilan mereka, niscaya mereka akan mencampakkannya pada jahannam itu.”

      Aku bertanya lagi, “Wahai Rosuulullooh, gambarkanlah kepada kami tentang mereka.”
      Lalu beliau صلى الله عليه وسلم menjawab, “Mereka adalah dari kalangan kita. Berkata dengan bahasa kita.”

      Aku bertanya, “Apa yang kau perintahkan padaku, jika hal itu menimpaku?”
      Beliau صلى الله عليه وسلم menjawab, “Berpegang teguhlah dengan jama’ah muslimin, dan Imaam mereka (– kelompok yang berpegang teguh dengan Al Haq – pent).”

      Aku bertanya, “Jika mereka tidak punya jama’ah dan tidak punya Imaam?”
      Beliau صلى الله عليه وسلم menjawab, “Maka tinggalkan semua golongan itu, walaupun kamu harus menggigit akar pohon sampai kamu mati, sedangkan kamu berada dalam keadaan demikian.”

      (Hadits Shohiih Riwayat Imaam Al Bukhoory no: 3606)

      Posted by Rony | 22 Maret 2014, 2:15 pm
  9. Buku Pajakku Malang Pajakku Sayang karya Atjep Amri Wahyudi memberi pemahaman kepada masyarakat akan arti penting pajak. Tidak saja sebagai dana operasional yang menggerakkan mesin pembangunan namun juga sebagai alat untuk menjunjung martabat bangsa.
    Buku ini bermanfaat bagi banyak kalangan. Sebut saja mulai dari kalangan remaja dan mahasiswa sebagai calon pembayar pajak, praktisi pajak (pegawai dan konsultan pajak), kalangan pemerintah, partai politik (bisa sebagai bahan kampanye), insan pers, bahkan juga peneliti yang sekiranya akan membuat karya tulis.

    Buku ini berupa kumpulan artikel yang pernah dimuat pula dalam Rubrik OBROLAN PAJAK di Harian Radar Cirebon.
    Harga Buku ini Rp45.000 dan kirimkan pesanan Anda ke alamat email atjepamriwahyudi@yahoo.com

    http://www.slideshare.net/SoalCPNS2013Terlengkap/pajakku-malang-pajakku-sayang

    Posted by mei | 17 Maret 2014, 9:19 am
  10. kenapa ya minggu kemaren ga ada catatan? dikirim dengan sisa pulsa kemarin

    Posted by DEDE SOLEHUDIN | 17 Maret 2014, 9:54 am
  11. bagaimana strategi untuk agar DI terpilih sebagai presiden ?

    Posted by andimustafa | 17 Maret 2014, 9:55 am
    • 1. Pilih Demokrat
      2. Kenalkan DI, terutama apa yang sudah dilakukan, ke tiap orang di manapun, di dunia nyata maupun di dunia maya. Ingat, sesuai dengan Demokrat : beri bukti bukan janji. Bukti keberhasilan Dahlan Iskan kebetulan, untungnya, dan Alhamdulillah banyak, tersebar di seluruh nusantara

      Posted by Apa Saja | 17 Maret 2014, 10:43 am
      • Kalau pada konvensi, demokrat pilih yang lain…… ??????

        Posted by fath | 17 Maret 2014, 11:53 am
        • Coba pemenang Konvensi diumumkan sebelum 9 April 2014….

          Posted by Rika | 18 Maret 2014, 2:39 pm
          • Sudah tidak bisa mundur lagi. Dahlan Iskan memegang komitmen. Beliau masuk Demokrat, apapun hasilnya, tidak akan marah, tidak akan menggugat. Saya pribadi akan tetap pilih Demokrat, 2014 ini.

            Posted by Apa Saja | 20 Maret 2014, 7:05 am
          • Betul kalo pak dis tdk diumumkan sebelum pileg, bye-bye demokrat, maaf saya pendukung pak dis bukan demokrat, kalo pengumuman capres demokrat sebelum pileg dan pak dis yg dicapreskan aku rela pilih demokrat

            Posted by yanto | 21 Maret 2014, 9:22 pm
    • Tulis semua cerita suksesnya, berikut website2 tentang kiprah dahlan iskan, cukup 1 lembar, kemudian sebarkan sebanyak mungkin. Syukur jika di tiap kecamatan/ desa/ kelurahan terbentuk relawan, bisa bantu menyebarkan selebaran tersebut.

      Posted by pemerhati | 17 Maret 2014, 6:48 pm
      • Untuk memantau sangat ada baiknya daftar di dicommunicationcenter.com .. Kota Medan relawan terbanyak, disusul Brebes. Nah loo, Brebes aja banyakan, dan bahkan ke Magelang kemarin 4 bis berangkat.

        Posted by Apa Saja | 20 Maret 2014, 7:07 am
  12. Pengembangan dunia medis untuk kanker hati, selangkah demi selangkah akan sejajar dengan dunia kedokteran Cina, jepang, AS, dan negara2 maju lainnya

    Posted by desianugrah | 17 Maret 2014, 10:10 am
  13. Yang coment kok sedikit ya? Halo..?? Apa pada sibuk kampanye nih Dahlanis..?? Semoga tidak “GANTI HATI”

    Posted by Neni Isnin P | 17 Maret 2014, 10:21 am
  14. teman teman yuk bikin forum strategi pemenangan abah di konvensi demokrat maupun maju dan memenangkan presiden 2014. kalo di konvensi sh sepertinya sudah pasti menang. cma di pemilihan presidenya nh berat kayaknya. lawannya tetangga sebelah nh popularitasnya tertinggi

    Posted by cah wonogiri | 17 Maret 2014, 10:42 am
  15. Sesungguhnya bangsa Indonesia yang menderita sakit gagal ginjal itu banyak meskipun tidak data statistik yang mereferensi dan mereka rata-rata bukan dari kalangan yang ekonomi kuat, karena biaya transplan pasti mahal yang tidak terjangkau oleh kalangan ekonomi lemah.

    Berita bahwa RS di Indonesia sudah bisa melakukan transplan memang menggembirakan, tetapi selanjutnya bagaimana dapat diakses oleh rakyat yang berekonomi lemah. Program BPJS Kesehatan baru mulai 1 Januari 2014, itupun belum semua rakyat mengerti bagaimana mengakses. Sosialisasi mengenai berlakunya BPJA Kesehatan belum terjadi hingga rakyat di desa-desa, mereka belum tahu dan pelayanan pendaftaranpun hingga saat ini masih bermasalah bahkan ada CALO yang menawarkan jasa mendaftarkan dengan meminta uang jasa sebagai imbalannya.

    Ya kalau yang menderita gagal ginjal para DIRUT BUMN tentu tidak sulit selain mendapat Jaminan Kesehatan dari kantor dari uang pribadipun tidak sulit. Kalau orang kecil ya cuma menunggu kematian dengan segala penderitaan rasa sakit saja.

    Disinilah peran negara menjadi penting untuk memberi Jaminan Kesehatan kepada rakyat tanpa kecuali dia miskin atau kaya. Yang miskin ditanggung negara sudah saatnya Indonesia menjamin rakyatnya karena sesungguhnya Indonesia kaya raya. Tentu kekayaan Indonesia akan berdaya guna untuk rakyat jika penyelenggara negara TIDAK KORUPSI, TAAT MEMBAYAR PAJAK jangan ngemplang pajak karena pajak sebagai pendapatan negara yang dikelola salah satunya untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat.

    Satu lagi para penyelenggara negara harusnya orang-orang yang VISIONER bukan orang yang cuma bisa berfikir pragmatis saja itu tidak cukup. Untuk menyelamat negara dan bangsa butuh orang seperti itu. Orang yang VISIONER akan dapat menyelamatkan bangsa ini dari kehancuran masa depan. Contoh saja sekarang pulau kecil NATUNA diakui oleh Cina bahwa itu wilayahnya. Saya jadi miris ingat SEPADAN dan LIGITAN yang kemudian menjadi milik Malaysia. Sumber alam yang terkandung di P. NATUNA ini dapat memakmurkan Indonesia termasuk bisa memberikan Jaminan Kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Smoga Bung Dahlan sukses, dan di berkahi ALLAH untuk menjadi orang no. 1 di RI yang kita cintai ini yang mengedepankan kepentingan bangsa tanpa harus menjual aset BUMN seperti INDOSAT dijual kepada Singapura, itu sejarah yang memilukan. BUMN Komunikasi dijual ke asing ini peristiwa yang ironis sekali jangan terulang juga P. NATUNA tolong titip selamat ia jangan sampai jatuh kengan Cina seperti nasib Sepadan dan Ligitan ke tangan Malysia ya Bung.

    Salam,

    Ari Sunarijati

    Posted by Ari Sunarijati | 17 Maret 2014, 10:45 am
  16. Dahlan mungkin cawapres Golkar atau Prabowo. Kalau jokowi gak bisa milih cawapres, kemungkinan Jokowi kalah sangat besar. Pengalaman DI sangat sayang jika disia-siakan. Semoga Cawapres, minimal

    Posted by iyus | 17 Maret 2014, 10:57 am
  17. Ribet ya, ga kebayang gimana kalo mo solat..

    Posted by Indra Wijaya | 17 Maret 2014, 11:03 am
  18. Menjadi orang yang bisa bermanfaat buat orang lain, tidak perlu menjadi penguasa dulu atau orang yang bergelimang harta tapi dimulai dari hal yang kecil,mulai dari diri sendiri dan mulai dari sekarang..Ucapan Terimakasih saya kepada Pak DI atas MH yang telah dimuat, menjadi catatan yang penuh makna.

    Posted by Alfi | 17 Maret 2014, 11:07 am
  19. Biar lambat asal Tetap Semangat!

    Posted by msodikvip | 17 Maret 2014, 11:15 am
  20. Saya sempat bertemu dengan pak Tommy. Waktu itu saya adalah pemimpin tim pertama penanggulangan bencana gempa sumbar tahun 2007 yg diberangkatkan oleh Dompet Dhuafa dengan pesawat hercules milik TNI AU. Begitu turun dari pesawat yg di kemudikan oleh Kapten Sony Aji Pramono yang kebetulan juga teman sebangku saya waktu SMA, saya bertemu dgn pak Tomy. Beliau bukan tipe pemimpin di balik meja. Di hanggar kami berbincang dengan sangat hangat. Terlihat sangat antusias menyambut kami, namun guratan letihnya tak bisa disembunyikan. Meski saat itu beliau belum jadi orang nomor satu di Angkasa Pura, saya sudah bisa merasakan aura kepemimpinan beliau yg sangat bersahaja. Semoga cepat pulih mas Tom.. Bangsa ini membutuhkan banyak pemimpin seperti Anda.

    Posted by Ph. Putra | 17 Maret 2014, 12:29 pm
    • Brarti yang disampaikan Pak DI dengan “muji-muji” bawahannya bukan sekedar “abang-abang lambe”. Memang nyatanya seperti itu… Pujian yang tulus, sebagai bentuk apresiasi dari seorang bawahan.

      Posted by HIBATILLAH'S | 17 Maret 2014, 3:39 pm
  21. wah sekarang kemajuan dibidang kesehatan sangat pesat,semoga semakin banyak masyarakat yang bisa dibantu dengan keahlian transpaln hati ini.

    Posted by DIDIK SUSANTO | 17 Maret 2014, 1:14 pm
  22. Ini bukan menggarami lautan pak… belum tentu juga sang anak yang kebetulan dokter mengerti sebelum bapak jelaskan…

    Posted by Alasen Sembiring | 17 Maret 2014, 3:08 pm
    • betul pak…
      kalau istilah jawa “pinter durung tentu iso nglakoni”
      dokter mungkin pintar dari sisi ilmunya, tp pak Dahlan sudah mengalami sendiri transplantasi.

      Posted by yudha | 17 Maret 2014, 8:42 pm
  23. Utk mendukung DI ke RI 1 ada gak souvenir brp kaos apa topi sy mau membelinya.

    Posted by heribekasi | 17 Maret 2014, 4:07 pm
  24. mbayar utang ini…. seminggu 2 hope……mantaP…….

    Posted by Seno Sableng | 17 Maret 2014, 7:02 pm
  25. Uwooo… Ternyata Pak Dahlan care ya sama pegawainya🙂 gak terpengaruh pencalonan capres/cawapres :p hehee ya! semoga Bang Tommy cepat sembuh

    Posted by Rifai Prairie | 17 Maret 2014, 8:15 pm
  26. mantab………
    diantara para pembaca siapa yg bisa melakukan suatu hal yg kelihatan sepele tepat waktu selama 6 tahun setiap hari?
    itu bagian dari sifat ISTIQOMAH.
    saya sendiri merasa sangat jauh dari dari sifat itu. ampuuuuuuun

    Posted by yudha | 17 Maret 2014, 8:18 pm
  27. Kalau pak Dahlan Iskan tidak jadi calon Presiden RI th 2014- 2019, pilihan Gelap

    Posted by CAK ADI | 18 Maret 2014, 7:58 am
    • Tetap pilih yang terbaik di antara sisa yang (menurut saya) belum ada yang seterbaik Dahlan Iskan. Yang jelas, Demokrat yes, Dahlan Iskan yes. Kalau setelah Demokrat yes, tidak ada Dahlan Iskan, belum tentu harus memilih capres Demokrat kan?

      Posted by Apa Saja | 20 Maret 2014, 7:09 am
  28. Enak ya jadi anak buah pak DI, dirumah sakit masih kerja..kerja..kerja.
    Dijamin gaji jalan terus dan kursi jabatan aman.
    Relakah demokrat memberikan RI 1 ke DI? layak ditunggu sesaat lagi..
    Salam sehat

    Posted by pade | 18 Maret 2014, 9:32 am
  29. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo curhat ke Presiden karena Dahlan Iskan tidak mau mengembangkan (menolak) Bandara di Semarang.. MH ini menjawab ternyata masalah di daerahnya sendiri biasa masalah pembebasan tanah..(naik 4 kali lipat…????? Hebaaaaat)
    Terus apa maksudnya Ganjar Pranowo curhat ke Presiden Sby?? bukankah pembebasan tanah urusan pemerintah daerah ?

    Posted by papanyavara | 18 Maret 2014, 12:32 pm
    • Wallahu alam, yang jelas serangan dari gerbong banteng bertubi, dari Ribka, Oneng, Simbolon, dan ini lagi dari Ganjar. Ya mudah-mudahan karena Ganjar dapet salah informasi saja dan kurang tahu permasalahan aktualnya.

      Posted by Apa Saja | 20 Maret 2014, 7:13 am
  30. Ganjar P……curhat……( urusin dulu pembebasan tanah.mengapa bisa naik 4 X lipat?….gimana pemda? )

    Posted by Mustahil | 18 Maret 2014, 7:30 pm
  31. ayo,,ayo,,ayoo,,kita dukung pak dis for presiden ,,,ikhlaskan waktu dan harta kita untuk beliau agar indonesia lebih makmur dan bebas korupsi,,,

    Posted by nurali | 19 Maret 2014, 7:24 am
  32. Kalau pak Dahlan Iskan Presiden RI tahun 2014-2019

    1. Blok Minyak di Mahakan kembali ke Pangkuan Indonesia
    2. Pengawasan Kebawah sangat Kuat
    3. Anti Korupsi
    4. Bisa Mencari Solusi kalau ada permasalahan
    5. Monorel BUMN yang mengerjakan (tidak dikerjakan asing)
    6. Mendukung/memperkuat keberadaan KPK
    7. Amanah
    8. Jujur

    Ayo Dukung Pak Dahlan Iskan Presiden RI tahun 2014-2019, biar Indonesia tambah maju dan lapangan pekerjaan tambah banyak

    Posted by CAK ADI | 19 Maret 2014, 1:12 pm
    • Polling beritasatu kurang akurat. Bisa polling berulang-ulang. Lihat saja Ahmad Heryawan tertinggi. Tapi kalau mau pada polling ya sudah berangkat ke sana … Kalau mau ikutan sableng ya polling berulang-ulang juga. Hehe

      Posted by Apa Saja | 20 Maret 2014, 7:16 am
  33. Salam sukses untuk para pemimpin yang jujur dan adil. Contoh yang baik untuk para pemimpin yang akan datang

    Posted by Cara Cepat Bayar Hutang Milyaran | 20 Maret 2014, 1:31 pm
  34. Pak DI, apakah memang Petinggi PLN sudah tidak sanggup menjalankan perusahaan nya lagi,.. berita berikut sangat menyakitkan kami sebagai rakyat yang telah membayar pajak kepada negara ini,.

    http://finance.detik.com/read/2014/03/21/104435/2532559/1034/dikritik-soal-krisis-listrik-sumut-petinggi-pln-cabut-saja-izin-usaha-kami?f9911023

    Posted by ayaj1 | 21 Maret 2014, 11:09 am
  35. Tipikal pemimpin sejati yang tahu betul kondisi lapangan, personalnya, sistemnya dan care terhadap anak buah …… memposisikan DIRUT BUMN / CEO bagaikan sahabat yang perlu disupport dan menemani sampai tujuan dengan ide-ide pemikirannya ….. Walaupun di tengah super kesibukan beliau termasuk untuk diri pribadinya …senantiasa patuh dan disiplin …. sikap inilah yang membuat kita bisa maju …. KERJA ! KERJA ! KERJA ! tetap harus seimbang dengan keluarga dan lingkungan yang penting DISIPLIN …..

    Posted by Heru Iswanto | 22 Maret 2014, 6:53 pm
  36. Doa Untuk NEGERI TERCINTA by @Yusuf_Mansur.

    Kita doain yuk, pengelola negara dan daerah, dari pimpinan trtinggi sampe staff2 di bawahnya spy dilurusin, dilempengin, diperbaiki. Baik niatan, jalan, dan kekuatannya. Juga buat para pengelola aset negara dan daerah. Jangan sampe negara yg kaya raya, daerah yg kaya raya, tapi masyarakatnya masyaAllah…
    Kekayaan alam, & segenap potensi negara, yg dikuasai segelintir orang, partai, & asing, kita doain juga, agar bisa dinikmati oleh masyarakat bener2.
    Pengelola BUMN2, BUMD2, juga hrs jd sasaran doa. Doa yg positif. Hanya yg positif. Spy Allah juga besarkan seluruh hati rakyat, bhw Allah sangat2 bs memperbaiki keadaan.
    Lagian, pd saat udah ga ada yg bs dipercaya, siapa lagi sih yg bs dipercaya kecuali Allah? Doa deh. Buruan doa. Jangan lupa bersyukur juga. Di negeri ini, shalat gampang, mudah. Pengajian gampang, mudah. Msh relatif aman, damai. Tapi doa u/ keadaan yg lbh baik, boleh banget2.
    Ada kekuatan yg tdk dimiliki oleh negara lain nih Indonesia… Tau ga? Yakni, kekuatan doa. Ya, kekuatan doa. Jika setiap individu rakyatnya mau berdoa? Wuah, ratusan juta orang berdoa.
    Terus apalagi? Harapan. Kekuatan berharap. Positif. Kekuatan berpikir dan bertindak positif. Dari ratusan juta orang. Tentu energinya bakal hebat sekali.

    Jangan mau percaya Indonesia ga bakal maju.

    Jangan mau percaya Indonesia ga akan bersih, ga akan jaya.

    Jangan ga percaya, bhw anak2 kita bakal mewarisi Indonesia yg msh kaya raya, dan bukan sbg budak.

    Munculin harapan itu. Munculin impian itu.
    Jangan sampe harapan dan impian aja ga punya. InsyaAllah ketika qt udah ga tau siapa yg bakal bela qt, negara qt, kekayaan bangsa qt, & anak2 qt, msh ada Allah.
    Serius. Msh ada Allah.Kita lbh inget kesusahan, ketimbang Allah.

    Lbh inget yg menyakiti ketimbang Yang Menyembuhkan.

    Kita lbh inget kpd yg merampok dan merugikan kita, daerah kita, negara kita. Ga inget kpd Allah yang bs melenyapkan mereka.

    Kita lbh inget dan hebat mikirin segala kesedihan kita, kekurangan kita, kelemahan kita, ketimbang mikirin Allah.

    Allah sanggup menghadirkan pembela2 buat negeri ini dan seluruh rakyatnya.

    Allah sanggup membuat seluruh rakyat hingga ke pedaleman ga merintih soal makan…

    DIA Maha Kaya dan Mengatur.
    Allah bisa loh, lsg berhadapan dg mereka yg maenin hukum. Ketika ga ada manusia yg berani, dan bisa, ada Allah. Serius. Bila sdh kelewatan, lalu kita berdoa, maka Allah yg akan lsg berhadapan dg mereka2 para pecundang, maling.
    Perampok2 negeri berpesta pora, menikmati dan bahkan menjual kita dan negara kita. Lapor balik ke Allah. DIA koq Yg Punya. Masa Allah bakal tinggal diem? Kalo Allah diem, berarti kitanya emang ga pantes dibantu.
    Masjid pada kosong. Kalo Allah diem, berarti kitanya emang lagi dibiarin Allah ancur.
    Yaa Allah… Jangan ampe. Masih tersisa begitu banyak harapan. Apalagi Allah Maha Pemurah akan kasih sayang dan ampunan-Nya.
    Asli Ngeri. Ngeri kalo satu2nya pembela, yakni Allah, malah berpaling. Udah mah manusia pada makan kita…
    Yaa Rabb… Indonesia masih negara super besar. Masih banget2. Yuk dah, jangan lupain Allah. Allah udah pilihin kita jd orang Indonesia. Itu artinya emang u qt, & Allah percaya ama qt. Deketin aja Allah sebaik2nya, biar dibantu, dibimbing, & tdk dilupakan-Nya.Sblm kjauhan, gi dah, dhuha yg blm dhuha. Niatin jd orang bnr, jauh2 dari bohong, maksiat, dosa. Niatin cr rizki yg halal
     Yg penting, skrng dhuha. Sempetin. Allah rindu qt tuh… Allah tungguin. Jgn lupa. Doa jgn buat sendiri aja. Doain negeri ini, sejauh dan sebanyak yg bs saudara doakan.
    Setiap muncul rintihan, keluhan, kebingungan, baik thd urusan diri, maupun bangsa, hanya doa yg keluar.
    Baca berita nih, umpama, laut kita bnyk dicuri.. Baik oleh asing maupun orang qt sendiri, munculnya: Doa.
     Doa doang? Ya tentu tidak. Tapi kalo doa aja udah susah, pegimana actionnya. Bergerak doa untuk negeri. Spy anak2 kita kelak masih menikmati Indonesia, dan bangga dengan merah putih dan garudanya. 
    Merinding saya… Mengingat lagu yg saya cintai karena Allah. Indonesia… Tanah airku… Tanah tumpah darahku… Met dhuha, met berdoa.

    Posted by yuni | 23 Maret 2014, 5:54 am
  37. alhamdulillah RS di Indonesia sudah bisa melakukan transplantasi ginjal, tapi biayanya yang untuk rakyat kecil tidak terjangkau

    Posted by Andi | 23 Maret 2014, 6:16 am
  38. Terima kasih atas sharenya Pak.
    Saya juga cuci darah 3 kali seminggu, dan Alhamdulillah saya tetap mengajar dari Senin sampai Jumat. Saya guru Matematika di SMAN di JKT.
    Saya juga ingin melakukan transplantasi, tapi donor susah dicari dan biaya terlalu mahal.
    Semoga saya bisa spt bpk Tommy… Insya Allah.
    Saya ingin terus mengajar, dan terutama mendampingi anak saya yg msh kecil, Jasmine.

    Posted by Rosy Nilawati | 27 Maret 2014, 8:49 am
  39. Boleh liat foto2 CEO BUMN hebat yg terpampang di ruang kerja pak DIS?…..

    Posted by Mimosa Priadi | 29 Agustus 2014, 4:28 pm

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: