>>
Anda sedang membaca ...
Catatan Dahlan Iskan, Manufacturing Hope

Dengan Ini, Jumlah Pejabat Dikurangi

Senin, 09 September 2013

Kementerian BUMN menyederhanakan organisasi. Mulai 1 September lalu, satu kedeputian dihapus. Jabatan setingkat direktorat jenderal itu hilang satu. Artinya, jabatan-jabatan di bawahnya otomatis banyak berkurang.

Tiga direktur (di Kementerian BUMN disebut asisten deputi) ikut hilang.  Lebih banyak lagi hilangnya jabatan-jabatan di bawahnya.

Total ada 40 kotak jabatan yang terhapus. Maka, dengan ini, jumlah pejabat di Kementerian BUMN berkurang 20 persen. Selama ini banyak jabatan yang fungsinya tumpang tindih. Inilah yang dirasionalkan.

Misalnya, ada deputi restrukturisasi dan perencanaan strategis. Tugasnya merumuskan konsep dan melaksanakan restrukturisasi perusahaan-perusahaan negara. Di pihak lain ada BUMN yang tugasnya melaksanakan restrukturisasi perusahaan negara. Yakni PT Perusahaan Pengelola Aset (PT PPA).

PT PPA dibentuk untuk melanjutkan tugas Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang sudah dibubarkan. Aset-aset sitaan BPPN karena kredit macet selama krisis moneter tahun 1998 yang tidak sempat diselesaikan oleh lembaga itu dilimpahkan ke PT PPA. Belakangan kalau ada perusahaan negara yang sulit sekalian diminta PT PPA untuk menyelesaikan.

Namun, jalannya restrukturisasi sebuah perusahaan BUMN sangat lambat. Penyebabnya, antara lain, perusahaan-perusahaan yang harus direstrukturisasi itu berada di bawah kendali berbagai deputi lain. Maka,  tindakan untuk merestrukturisasi sebuah perusahaan harus melalui birokrasi yang panjang.

Dengan perubahan terbaru ini, semua perusahaan yang akan direstrukturisasi dialihkan ke bawah kendali deputi restrukturisasi dan perencanaan strategis. Tidak lagi di bawah deputi teknis. Misalnya, PT Merpati. Dari segi pembinaan,  ia berada di bawah deputi bidang usaha logistik dan infrastruktur. Kini Merpati berada langsung di bawah Deputi Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Wahyu Hidayat.

Karena lebih dari 15 perusahaan harus direstrukturisasi, deputi restrukturisasi yang dulu tidak membawahkan satu pun perusahaan kini membina lebih dari 15 perusahaan. Maka, beban deputi yang lain menjadi ringan. Tentu, ini tidak baik. Untuk itu, satu deputi dihapus. Tugasnya didistribusikan ke deputi yang sudah lebih ringan tadi.

Mungkin, kelak, satu deputi lagi bisa dihapus. Yakni kalau tugas merestrukturisasi perusahaan sudah selesai. Itu berarti tidak perlu ada deputi restrukturisasi. Kalau itu terjadi,  jumlah pejabat di Kementerian BUMN akan berkurang 40 persen!

Kementerian BUMN memang sangat kecil. Anggaran APBN-nya bukan triliunan, tetapi hanya Rp 140 miliar. Terkecil di antara kementerian yang ada.  Urusannya memang tidak banyak: membina 141 perusahaan BUMN. Kalau ditambah dengan anak-anaknya menjadi sekitar 600 perusahaan.

Tahun lalu anggaran itu pun tidak habis.

Dalam sebuah rapat kerja,  Kementerian BUMN sempat  dikritik keras oleh yang biasa mengkritik. Tidak mampu  menyerap anggaran. Akibatnya, uang tetap berada di Kementerian Keuangan.

Tahun ini saya minta anggaran perjalanan dinas diturunkan lagi Rp 10 miliar. Semoga, hehe, kali ini bisa habis.

Keinginan melakukan reformasi birokrasi itu telah menjadi tekad seluruh jajaran Kementerian BUMN sejak hari pertama saya menjabat sebagai menteri. Kebetulan, para pejabat eselon satu Kementerian BUMN dulunya adalah aktivis mahasiswa. Pada hari pertama bertugas sebagai menteri itu,  saya kumpulkan seluruh eselon satu.

“Kita dulu aktivis mahasiswa kan?” tanya saya kepada mereka.
“Betul,” jawab mereka.
“Sekarang kita jadi pejabat tinggi kan?” tanya saya.
“Betul, Pak,” jawab mereka.
“Ingatkah waktu kita jadi aktivis dulu kita menuntut apa?”  tanya saya lagi.

Maka, kami daftar apa saja yang dulu kita perjuangkan: antikorupsi, reformasi birokrasi, dan penegakan hukum.

Maka, hari itu kami sepakat untuk tidak korupsi. Jangan sampai dulu berjuang melawan korupsi ternyata setelah dapat jabatan korupsi juga. Banyak orang berteriak antikorupsi hanya karena belum diuji oleh kesempatan dan jabatan. Mereka itu akhirnya melakukan korupsi juga setelah mendapat jabatan dan kesempatan.

Kami bertekad untuk tidak seperti itu. Kami berdoa semoga dikuatkan iman kami dari ujian jabatan tinggi.

Kami juga sepakat untuk melakukan reformasi birokrasi. Mumpung menjadi pejabat tinggi, kami sepakat harus bisa berbuat sesuatu yang dulu hanya bisa kita teriak-teriakkan di pinggir jalan. Jabatan tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Dalam hal ini, saya pernah membuat kesepakatan dengan Pak Mahfud M.D. Waktu itu beliau masih menjabat ketua Mahkamah Konstitusi dan sama-sama belum memikirkan soal capres.

Beliau mengibaratkan orang yang mendapat jabatan itu sama dengan hakim yang memegang palu. Tidak boleh orang yang lagi memegang palu tidak menggunakan palunya. Karena itu, mumpung memegang palu haruslah palunya digunakan.

Maka, minggu-minggu pertama di Kementerian BUMN, kesibukan utama kami adalah merancang reformasi birokrasi di internal kementerian. Karena saya tidak berasal dari birokrasi, yang mengetuai adalah Wakil Menteri Mahmuddin Yasin. Dia seorang birokrat tulen. Tetapi,  dendamnya sama: ingin cepat-cepat melakukan reformasi birokrasi.

Itulah sejarahnya mengapa lahir Keputusan Menteri BUMN No 236 tahun 2012 yang menghebohkan. Semangat reformasi birokrasi memang sangat tinggi waktu itu. Seperti masih mahasiswa saja. SK itulah yang dianggap oleh DPR melanggar peraturan. Tekanan politik untuk mencabutnya luar biasa.

Saya memang agak mokong hari itu karena saya sadar sepenuhnya reformasi birokrasi itu memerlukan keberanian. Logikanya, kalau aturan sudah baik, tidak perlu lagi ada reformasi birokrasi.

Namun, karena keributan memuncak, saya pun mundur satu langkah. Toh ada cara lain untuk melaksanakan ide itu tanpa harus ribut-ribut di DPR. SK itu saya cabut. Tetapi,  esensinya tetap saya laksanakan. Banyak jalan  menuju restoran.

Penghapusan satu kedeputian kali ini pun bisa saja dinilai agak melanggar peraturan. Tetapi, kami tidak menganggapnya begitu. Semoga tidak ada tekanan lagi kali ini.

Kami hanya ingin antara apa yang dulu diperjuangkan dan kenyataan di lapangan bisa sejalan. Kami tidak mau masuk kelompok yang tidak berbuat sesuatu dengan alasan “keadaan tidak memungkinkan” atau “peraturan tidak memungkinkan” atau “ketakutan akan kehilangan jabatan tidak memungkinkan”. (*)

Oleh Dahlan Iskan
Menteri BUMN

Diskusi

179 thoughts on “Dengan Ini, Jumlah Pejabat Dikurangi

  1. pertamaaaaaaa ……

    Posted by tyo | 9 September 2013, 5:27 am
  2. Mantab, ga bahas pergi ke US sama sekali. Bener-bener ga bisa ditebak pak dahlan ini, semangat senin pagi. Kerja, kerja, kerja…..

    Posted by Fris | 9 September 2013, 5:31 am
  3. pertamax

    Posted by @ndokaja | 9 September 2013, 5:32 am
  4. Antri dari jam 3 pagi..

    Posted by Irwan syahbidin | 9 September 2013, 5:32 am
  5. Pertamina.dex

    Posted by b | 9 September 2013, 5:33 am
  6. Menuju Indonesia yg bermartabat

    Posted by yuni | 9 September 2013, 5:33 am
  7. Efisiensi yg sangat bagus pak, semoga iklim dan mental bagus yg bapak buat akan , menjadi awal dr mental masarakat indonesia.

    Posted by sorwilis | 9 September 2013, 5:33 am
  8. Langkah awal menuju Indonesia baru

    Posted by mchoir | 9 September 2013, 5:33 am
  9. Jangan-jangan nanti dikatakan inefesiensi lagi…

    Posted by Abu Arum | 9 September 2013, 5:39 am
  10. kasihan yang antri jabatan pak

    Posted by ed | 9 September 2013, 5:41 am
    • Vote Dahlan Iskan for RI-1 2014

      Posted by @ndokaja | 9 September 2013, 5:45 am
    • Haha, sesuai Daftar Urut Kepangkatan ya? Pantesan orang seneng bener klo ada pemekaran struktur organisasi tapi menakutkan klo ada perampingan kayak gini. Bagi para pejabat ‘non job’ merupakan aib, padahal karya tidak ditentukan dari jabatan. Tanpa jabatanpun masih bisa berbakti kepada negara, hidup Korps Pegawai Republik Indonesia….. Pak dahlan banyak mengajarkan bahwa jabatan bukan untuk dikejar, tapi untuk membuktikan klo kita bisa berbuat lebih di jabatan yang diberikan

      Posted by Fris | 9 September 2013, 5:45 am
  11. juga nyindir bosnya SKK Migas…hehe

    Posted by h_radithia | 9 September 2013, 5:43 am
  12. semangat pagi Demi Indonesia, kerja..kerja..kerja…!

    Posted by arjet 88 | 9 September 2013, 5:43 am
  13. Aneh, biasanya pejabat yg akan maju Presiden / kepala daerah malah memasukkan keluaega / koleganya sebanyak mungkin utk mengisi pos jabatan penting

    Posted by setyo | 9 September 2013, 5:44 am
  14. Ada yang bisa ngasih link ke SK no. 236 yg dimaksud pak dahlan?

    Posted by adi | 9 September 2013, 5:59 am
    • kewenangan meneg bumn yg dilimpahkan ke direksi bumn yg sempat heboh di protes anggota D(h)ewan yang terhormat gan. masih ingatkah?
      Vote Dahlan Iskan for RI-1 2014

      Posted by @ndokaja | 9 September 2013, 6:04 am
  15. belum puas mbaca dah abis hiks hiks………

    Posted by zamroni | 9 September 2013, 5:59 am
  16. Okelah perampingan secara struktural itu bagus yaitu dengan memangkas 20% struktur jabatan yang ada tapi apakah para pejabat atau karyawan yang bernaung didalam struktur tersebut dipensiun dini atau hanya dipindah posisi? Kalau hanya pindah posisi pada struktural lainnya ini tidak berarti apa2 karena semangat penghematan anggaran tidak jalan.

    Posted by Sony Amanda | 9 September 2013, 6:04 am
  17. Hari kemarin 08/09/2013 ada Pemilukada di daerah kami kabupaten Garut, calonnya 10 pasang yang berminat ingin menjadi PEJABAT. saya cari pasangan yang mirip pak Dahlan, tetapi tidak ada jadi saya pilih no. 11 saja.Insya Allah tahun 2014 saya pilih pak Dahlan sebagai Presiden…!!! Bio Solar..

    Posted by Syamsu | 9 September 2013, 6:04 am
  18. Baiknya BUMM yang merugi di merger atau di tutup saja pak. Trus kalo ada sisa uangnya buat BUMN baru khusus tanam kedelai supaya ga impor, lalu BUMN yang sama jadi pedagang langsung di pasar supaya harganya stabil, tapi ga boleh dijual di supermarket. Kalo ada supermarket yang nyuri kenain denda, supaya gak korupsi ga perlu ke pengadilan tapi buatin rekening khusus yang bisa dipantau masyarakat jadi dendanya di transfer kesana.

    Posted by Gde Semadi Putra | 9 September 2013, 6:04 am
  19. Mantap!! Di Kementrian BUMN ada perampingan jabatan di Kementrian lain bagaimana ya kira2?

    Posted by muklisin | 9 September 2013, 6:09 am
  20. Banyak jalan menuju restoran…..
    Restoran MH, banyak menu Semangat nih…
    Semangat pagi Indonesia!!

    Posted by msodikvip | 9 September 2013, 6:18 am
  21. Mantap Pak Dahlan, banyak jalan menuju restoran hehe

    Posted by Dedy Armayadi | 9 September 2013, 6:20 am
  22. mokong ahahahahahahah like dis

    Posted by anon | 9 September 2013, 6:27 am
  23. Pak Dahlan emang paling bisa

    Posted by anomsaksana | 9 September 2013, 6:29 am
  24. Banyak jalan menuju restoran …..ungkapan yg bisa di aplikasikan ke berbagai hal. Dan ini menunjukan semangat yg pantang menyerah da tak pernah berhenti utk mencapai sesuatu.
    Selamat berjuang ..!!

    Posted by Dewi | 9 September 2013, 6:39 am
  25. lumbung pemasukan negara sdh di bersihkan dan diefisienkan, alhamdulillah. terus berjuang presiden indonesia 2014 bpk dahlan iskan

    Posted by darrentt | 9 September 2013, 6:55 am
  26. jangankan jadi pejabat pak, jadi pengusaha kecil2an aja banyak yang ngajak, mengharuskan korupsi atau nggak dapat pekerjaan. mudah2an pak dahlan bisa jadi presiden

    Posted by sapto | 9 September 2013, 7:03 am
  27. pagi demi indonesia. . .mari kita wujudkan indonesia bersih dgn menjadi relawan DI tanpa bayar

    Posted by abdillah | 9 September 2013, 7:12 am
  28. Barang siapa takut hanya kepada Allah, maka tak ada satu makhlukpun yang membuatnya takut. Barang siapa takut pada Makhluq, maka akan selalu dihantui ketakutan – ketakutan dalam kehidupannya.
    Smoga Allah menguatkan kita semua agar hanya takut kepada Allah semata…….
    Aamiin

    Posted by kang chip's | 9 September 2013, 7:17 am
  29. Pada suatu kesempatan Dahlan Iskan pernah ditanya, permasalahan apa yang paling prioritas dikerjakan untuk bangsa indonesia : Pertama Infrastruktur Kedua adalah Birokrsi, Birokrasi, Birokrasi, Birokrasi dan seterusnya masih Birokrasi. Birokrasi yang baik itu yang seperti apa, birokrasi yang menerapkan prinsip miskin struktur tapi kaya akan fungsi, bukan sebaliknya. dari CEO’s NOTE, menjadi Minister’s NOTE dan sebentar lagi akan menjadi President’s Note,

    Posted by Satria Madang Dolan | 9 September 2013, 7:25 am
  30. mendukung gerakan abah 100%,langkah untuk mengurangi korupsi di Indonesia dimulai dr rumah sendiri.terus berjuang abah,semangat!!

    Posted by Abby.r | 9 September 2013, 7:40 am
  31. semangat Indonesia!!!!!

    Posted by MAS AYU | 9 September 2013, 7:51 am
  32. reformasi birokrasi harus sampai pada akarnya. perampingan harus kita perjuangkian. ada kalanya satu perkerjaan yang mestinya cukup dikerjakan satu orang dalam 3 hari, tapi dikerjakan rombongan orang dalam waktu yang lama. semangat reformasi birokrasi.

    Posted by solkn | 9 September 2013, 7:51 am
  33. SEMAKIN MANNTAP UNTUK JADI RELAWAN PAK DAHLAN ………….. JD PRESIDEN 2014

    Posted by Warung Imafa | 9 September 2013, 7:59 am
  34. Rodo’ mokong yo pak…..
    Semoga rakyat Indonesia mulai ‘pintar’ mencerna isu2 gak jelas yg digembar gemborkan anggota yg mengaku wakil rakyat itu…..klo perlu mereka dirampungkan jg….🙂

    Posted by NOENG | 9 September 2013, 8:08 am
  35. bila perlu mantan aktifis mahasiswa yang sekarang jadi stafnya itu ditulis namanya pak, supaya jadi bahan intropeksi bagi yang bersangkutan agar tetap ingat saat jadi aktifis……, ada juga lho mantan aktifis yang sekarang tenggelam…….

    Posted by haeny | 9 September 2013, 8:10 am
  36. Tak ada keraguan sedikitpun banyak jalan menuju restoran

    Posted by Teguh | 9 September 2013, 8:29 am
  37. Btw oleh2 ‘laporan’ Pak Dahlan Iskan hasil kunjungan ke AS belum dituliskan ke MH ya….
    Menunggu penyampaian menarik ‘laporan’ kunjungan ke AS

    Posted by NOENG | 9 September 2013, 8:32 am
  38. 2014, Dahlan Iskan adalah Presiden kita, Senin setelah pelantikan kita semua akan segera bisa menikmati MH dari Presiden RI ke 7…… Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin Ya Rabb, semoga do’a kami Engkau kabulkan.

    Posted by Manihot Ultissima | 9 September 2013, 8:48 am
  39. Mendukung Abah Dahlan Iskan menjadi Presiden RI 2014

    Posted by Djoko Sawolo | 9 September 2013, 8:49 am
  40. pak Dahlan Iskan saya pingin pak Dahlan jadi presiden, sayangnya jalurnya kok lewat partai Demokrat ya…..bisakah jalur independen.

    Posted by agus s | 9 September 2013, 9:14 am
  41. Betul Pak, sudah saatnya kementrian kita disederhanakan. Supaya kerja pemerintah lebih efisien dan berjalan cepat.
    Mau jadi Presiden ato lanjut jadi Menteri, sy tetap dukung pak Dahlan, amiieenn !

    Posted by reza | 9 September 2013, 9:22 am
  42. Tolong tulisannya di cetak dasn dibagikan kepada seluruh Mahasiswa semua Univ di Indonesia mas. Supaya “roh dan mindset” nya tersosialisasi. Soalnya belum semua mahasiswa “internet minded” kelihatannya. Bravo DI, Hope God Bless You!

    Posted by Rudy M. Saragi | 9 September 2013, 9:25 am
  43. Like DIs ya..

    “Kementerian BUMN memang sangat kecil.
    Anggaran APBN-nya bukan triliunan,
    tetapi hanya Rp 140 miliar. Terkecil di
    antara kementerian yang ada. Urusannya
    memang tidak banyak: membina 141
    perusahaan BUMN. Kalau ditambah
    dengan anak-anaknya menjadi sekitar 600
    perusahaan.”

    Posted by Mamik | 9 September 2013, 9:25 am
  44. Sekali lagi kita menikmati sebuah pertunjukan akrobat kemampuan skill managerial dan leadership tingkat tinggi dari seorang Dahlan Iskan.. melakukan perampingan struktur organisasi tanpa gejolak .. hanya bisa berdecak kagum.. Di sisi lain, siap-2 saja kebijakan ini ditentang DPR.. Dahlan Iskan sudah siap.. apakah ReDI juga sudah siap ???

    Posted by cak-mat | 9 September 2013, 9:48 am
  45. Bismillah Bah…….

    Posted by ending surending | 9 September 2013, 10:14 am
  46. Sindiran yang sangat halus sekali. Mengurusi 600 perusahaan aja anggarannya bisa kecil sekali. Lha kementrian yang anggarannya segede gajah bengkak gak ada kontribusinya buat rakyat terus kemana larinya?

    Posted by isurachwanto | 9 September 2013, 10:33 am
    • 140 M masih terlalu besar Pak. Karena masih pake dana APBN.
      Seharusnya Kementrian BUMN tidak ada dan berganti menjadi Indonesia Holding Company.
      Murni Corporate.

      Posted by uyung | 14 September 2013, 9:21 am
      • hmmm….begitukah? lha terus yg mengarahkan dan memonitor dr pemerintah siapa? klo corporate 100% tentunya peran bumn seperti pembangunan tol trans sumatra gak bakalan ada. lha dlm itung2an bisnis gak masuk sama sekali. pemerintah paling dpt setoran dividen sm program csr yg inline sama program pemerintah tok. bumn sebagai motor of growth gak bakalan ada. sifat corporate murni kan cm keuntungan.

        Posted by isurachwanto | 14 September 2013, 7:27 pm
  47. mantaaaaaaaaaaaaaaaaaab……

    setuju dengan coment @cak-mat…

    Posted by masnawie | 9 September 2013, 11:12 am
  48. President’s Note setiap senin pagi sebagai progress report kepada rakyat? Masyaallah… Keren…. Amin YRA. Vote Dahlan Iskan for RI-1

    Posted by aditam@putra | 9 September 2013, 11:36 am
  49. “Dengan ini, jumlah pegawai dikurangi” Atas nama bangsa Indonesia. Dahlan Iskan. Hehehe seperti proklamasi aj

    Posted by aditam@putra | 9 September 2013, 11:45 am
  50. Doa. Gerak. Langkah dan suara kami bersamamu pak. reDI trawas. Mjk.

    Posted by tony bastian | 9 September 2013, 11:47 am
  51. saya ingin bertanya ,, apakah benar PT.PLN wilayah sumut tidak mau memberikan upah para karyawan OS nya,,, ini terbukti sudah beberapa bulan mereka tidak menerima upah tau gaji yg berhak diterima mereka,. gaji yg di terima mereka jauh dibawah
    UMR

    Posted by radit | 9 September 2013, 12:14 pm
  52. hajar dulu pak bos.. biar nanti yang “tukang kritik” dikritik sendiri sama masyarakat.

    Posted by dityo | 9 September 2013, 12:19 pm
  53. Bagi mereka yg kadang masih menyesalkan kenapa abah masuk demokrat dan tidak melalui jalur independen..cobalah kita berpikir jernih ..1. Realistis lah..ga mungkin ada capres jalur independen yg bisa jadi presiden beneran (untuk saat ini masih belum..selama iklim demokrasi dan cara berpikir anggota DPR dan rakyat kita masih spt sekarang..ntah beberapa tahun lagi). 2. kalau ga Demokrat memangya mau masuk partai mana ..semua partai yg lolos utk pemilihan 2014 sdh punya jagonya masing2..meskipun yg masih malu2 mendeklarasikkan calonnya ..sebenernya mereka juga sdh punya jago..tinggal tunggu waktu aja..
    soal bahwa partai itu dianggap partai bobrok..mari kita bertanya lagi..adakah selama ini partai yg baik..yg bener2 bersih..sama sperti apa yg abah bilang diatas..Jangan sampai dulu berjuang melawan korupsi ternyata setelah dapat jabatan korupsi juga. Banyak orang berteriak antikorupsi hanya karena belum diuji oleh kesempatan dan jabatan. Mereka itu akhirnya melakukan korupsi juga setelah mendapat jabatan dan kesempatan…keep smile

    Posted by merry | 9 September 2013, 1:38 pm
    • review…….
      PLN BUMN mereka yg beruntung punya Abah
      perkiraan……..
      Demokratlah yg akan beruntung klo Abah menang konvensi
      Kupercaya abah tak bakalan ketularan

      review…..
      Saat ini hanya golkar yg mmliki proses pencapresan (agak) modern
      Partai lainnya masih seperti Filipina, keluarga dan pendirinya emoh pilih figur lain,
      mirip kerajaan.

      Pak SBY,…..Kita tunggu hasil konvensi PD Anda.

      Posted by DWI P | 9 September 2013, 4:00 pm
  54. Ayo dukung abang dis jd RI 1. Dengan memakai kaos atau baju. Dengan gambara abang dis…semangat kerja…kerja…kerja.

    Posted by farki | 9 September 2013, 1:51 pm
  55. Semoga …Cita cita Dan keinginan Abah yg luar biasa, bisa sejalan dan berSinergi dengan cita2 dan keinginan Partai yg di pilih Abah…..

    Posted by sekarpamungkas1 | 9 September 2013, 1:56 pm
  56. Debirokratisasi di Kementerian BUMN rupanya tidak sekedar wacana,selamat Pak semoga sukses

    Posted by fkpi | 9 September 2013, 2:16 pm
  57. maju terus Pak Pantang mundur…Merdeka….

    Posted by titi yahya | 9 September 2013, 2:51 pm
  58. Kab Probolinggo APBDnya 1.35 Trilyun,defisit 110 Milyar, buat gaji Pegawai 900 Milyar. Hanya 450 Milyar buat pembangunan belum korupsi pejabatnya 35% buat fee. Kegagalan fatal otonomi daerah ditambah istri bupati incumbent terpilih jadi bupati, Makin rusak negara ini. KITA PERLU PEMIMPIN SEPERTI DAHLAN ISKAN YANG MEMBERI CONTOH EFESIENSI PENGGUNAAN ANGGARAN UNTUK SEBESAR-BESAR KEMAKMURAN RAKYAT. DUKUNG DAHLAN ISKAN FOR PRESIDENT 2014, UNTUK HILANGKAN RAJA2 KECIL DAN KORUPTOR INDONESIA.

    Posted by Arifianto Inada | 9 September 2013, 6:03 pm
  59. setuju dengan langkah efiiensi kedeputian. seharudnya pekerjaan2 yg bersifat rutin janganditangani manusia, sudah seharusnya dilimpahkan ke mesin atau software. (manusianya mending kreja yg lain). idealnya PNS pun harus dikurangi, karena banyak pekerjaannya yg bs didelegasikan ke mesin….
    maaf utk temen2 pns, bukankah kalo temen2 kerja kalo sifatnya monoton juga bosen? malah bikin bete dan males. mendingan diseerahkan ke software aja….
    hal ini jg bs ngurangi celah kongklikong, korupsi dan kolusi. bisa meningkatkan kreatifits anak2 muda utk merancang software sbg alat bantu dll.

    Posted by budi ind | 9 September 2013, 6:22 pm
  60. Bangsa Indonesia membutuhkan orang seperti Dahlan Iskan,, bagi saya memilih beliau menjadi Presiden adalah wajib hukumnya, karena beliaulah pilihan yang paling masuk akal..

    Posted by Andree | 9 September 2013, 6:22 pm
  61. mantap pak…

    Posted by nurkolis | 9 September 2013, 6:54 pm
  62. Biasanya sebuah lembaga meminta pembiayaan yg berlebih utk “dimanfaatkan”. Kementerian ini malah minta dikurangi jatah pembiayaannya dgn alasan supaya habis oleh sbb tahun lalu tdk habis digunakan. Hebat… Benar benar hebat… Top Markotop… Jos gandos… Mana ada lembaga lain yg minta dikurangi jatah pembiayaan selain d Kementerian BUMN saat ini. Tak lain dan tak bukan krn Nahkodanya Abah Dahlan Iskan. Saya pilih Abah Dahlan di 2014. Merdeka…!!!

    Posted by H@ris | 9 September 2013, 8:34 pm
  63. MUSUH UTAMA INDONESIA ADALAH BIROKRASI….
    Orang yg bisa menyederhanakan dan menyempurnakan BIROKRASI DI INDONESIA seperti Dahlan Iskan sangat Layak di beri ganjaran RI-1.

    Posted by PUTU | 9 September 2013, 9:09 pm
  64. Siap efisiensi sangatlah penting

    Posted by ali wahyudi | 10 September 2013, 5:35 am
  65. Waduh..keterlaluan ni orang..memang pantas d ganjar atas perbuatanya selama ini
    RI-1 Untuk 2014….jayalah DI..DEMI INDONESIA…..

    Posted by edy | 10 September 2013, 9:17 am
  66. kedelai tolong dibahas pak, tahu tempe sudah ngak ada dipasaran sejak kemarin kasihan ibu ibu rumah tangga

    Posted by rodi | 10 September 2013, 11:16 am
  67. “Banyak orang berteriak antikorupsi hanya karena belum diuji oleh kesempatan dan jabatan. Mereka itu akhirnya melakukan korupsi juga setelah mendapat jabatan dan kesempatan”…he2..itulah yg terjadi di Negara INDONESIA RAYA TERCINTA ini Bung!!!!!

    Posted by msyatno | 10 September 2013, 11:19 am
  68. Pokoknya Pak Dahlan Iskan kita dukung jadi RI 1 tahun 2014- 2019

    Posted by CAK YADI | 10 September 2013, 12:01 pm
  69. Memang bukan pekerjaan yang mudah semoga niat yang baik akan memberi hasil yang baik dan semoga pak DI kuat tabah dan sehat selalu amin

    Posted by tedjaimas SS | 10 September 2013, 12:01 pm
  70. Reblogged this on Faisal Jamil and commented:
    Kita dulu aktifis mahasiswa kan?

    Ingatkah waktu jadi aktifis kita menuntut apa?

    Posted by faisaljamil | 10 September 2013, 12:06 pm
  71. manusia mati meninggalkan nama Pak DI,semoga sehat dan trus berbuat kebaikan pada rakyat dan negara ini agar jadi negra yg berdaulat penuh tidak menggantungkan harapan dgn negara lain, Indonesia bisa,khususnya produk pertanian,perikanan,perkebunan sudah sewajarnya para petani,nelayan,buruh dihargai/disubsidi oleh pemerintah agar mau bertani/menanam/produktif.bravo DI

    Posted by toga | 10 September 2013, 3:51 pm
  72. Dengan menghargai para petani,nelayan,buruh, generasi muda jadi bercita-cita jadi petani,nelayan dan tdk lagi semua berlomba jadi birokrat/pejabat.bravo DI

    Posted by toga | 10 September 2013, 3:55 pm
  73. Jika Bung Dahlan Iskan jadi Presiden tentunya Kabinet 2014-2019 nanti tidak akan sebesar gajah bengkak seperti skrng ini. Akan lebih efisien dan efektif sehingga tidak banyak menguras keuangan negara. Tentu juga akan diikuti oleh birokrasi2 seluruh Indonesia. Amin YRA

    Posted by aditam@putra | 10 September 2013, 9:21 pm
  74. Kutunggu presiden note,……..amin

    Posted by gunawan | 10 September 2013, 9:43 pm
  75. Pak dahlan, cukup jadi menteri aja, jadi presiden pasti capek pak, rakyat 300jt dari sabang sampe merauke jumlah hari setaun pun ga bakal sempet belusukan ke tiap desa, menurut saya pak dahlan jauhin politik deh, orang baik seperti bapak jarang banget di indonesia pak. Menurut saya yang bapak bisa lakukan untuk kemajuan bangsa adalah membantu pendidikan di seluruh pelosok negeri, membantu dalam arti (jadi dosen terbang kah, atau jadi pengajar SMU di daerah, penjelasan tentang kewirausahaan, dll) tanpa memegang jabatan tertentu bapak jalani ini dengan ikhlas saya yakin ini lebih berguna ketimbang sekedar jadi presiden..

    Posted by Gde Semadi Putra | 10 September 2013, 11:04 pm
  76. SAYA SEMPAT HERAN :
    >•DAHLAN ISKAN BEGITU DILANTIK JADI MENTERI,
    LANGSUNG MENYERAHKAN SKTR 28 ITEM WEWENANG DI KEMENTERIAN BUMN KE MASING2 DIREKSI..
    >•SEKARANG TAHU2 “MEMBABAT” STRUKTURE YANG ADA DALAM KEMENTERIAN-NYA…
    >•SEMUA DI LAKUKAN DEMI INDONESIA…
    >•BAGAIMANA DENGAN RESTRUKTURISASI AP.1. …???
    BETA BILANG :
    BAGAI GADIS MANIS SEXI YANG MENGGUNAKAN ROK-MINI DAN SPAN,TAPI BERDADA MONTOK / SUBUR…
    Artinya : >•Cabang yg di tuntut Produksi dan Pelayanan Prima,tapi kekuasaan-nya dibabat habis,
    bagai Gadis-Manis menggunakan Rok-Mini dan Span…
    Alias,tdk diberi peluang unt kreative dan enovative krn sdh menggunakan Rok- Mini & Span.
    >•Smtr di Pusat terlihat Gemuk dan Subur, karena ke-Montokan-nya..,terkesan,bagi2 Korsi/Jabatan.
    Sampai2 tdk pernah kerja, krn semua Pekerjaan diserahkan ke Konsultan…(khan Proyek).
    Contoh : ~•mau bicara SDM atau DIKLAT menyerahkan ke Konsultan….
    ~•mau bicara Pekerjaan ,mulai dari Desain,Perencanaan,Pelaksanaan,Pengawasan dll,
    menyerahkan ke Konsultan..
    Alias, semua punya Jabatan, tapi nggak pernah kerja,karena semua telah di kerjakan Konsultan..

    BETA HANYA BISA BERHARAP,SMG DEPUTI PERSONALIANYA SEGERA .M.A.L.U. SAMA DAHLAN ISKAN..

    Posted by N. SORRI.. | 10 September 2013, 11:21 pm
  77. Masto

    Posted by Sunyoto | 11 September 2013, 1:35 am
  78. Iim270363

    Masto

    Posted by Sunyoto | 11 September 2013, 1:36 am
  79. http://politik.kompasiana.com/2013/09/10/bukan-hanya-dahlan-saya-juga-bodoh-591287.html

    Johan Yan

    Bukan Hanya Dahlan, Saya Juga Bodoh

    OPINI| 10 September 2013 | 10:38 Dibaca: 2138 Komentar: 29 9

    JOHAN YAN JUGA BODOH

    Kemarin sepulang saya dari tempat refleksi keluarga di Nano daerah Pluit jakarta, saya dikejutkan oleh sebuah pemberitaan di media massa bahwa ada anggota DPR RI yang terhormat Djamal Aziz mengeluarkan caci maki kepada pejabat negara di sidang yg terhormat, sebuah tindakan nyata matinya HATI NURANI wakil rakyat saat ini.
    Anggota Fraksi HANURA Djamal Aziz memaki Dahlan Iskan dengan perkataan yang tidak pantas “kalau mau dipilih konvensi capres sama rakyat, tunjukkan pak (Dahlan), kalau Bapak seperti ini terus, saya orang paling pertama bilang bapak itu BODOOOH” kata Djamal, saat sesi tanya jawab dalam raker yang berlangsung di ruangan komisi IX DPR, gedung kompleks parlemen, senayan, senin (9/9/13)
    Saya membaca berita itu ketika saya berkendara, dan saya benar benar shock seorang Dahlan mendapatkan makian dan fitnah didepan umum seperti itu, mataku terus membaca berharap menemukan reaksi abah ketika menerima makian tersebut, tiba tiba mataku merah berkaca dan hatiku dipenuhi haru,..
    Sebuah kalimat sederhana menggambarkan apa yg abah lakukan sekaligus menutup pemberitaan itu “mendapat makian dari anggota DPR, Dahlan hanya DIAM SAJA, sesekali dirinya MANGGUT MANGGUT dan MENUNDUK,….”
    Sedih, marah, dan bangga berkecamuk dalam hatiku, ingin rasanya aku mengumpat atau membalas hinaan ini dengan hinaan yang lebih keras lagi, dengan mata yg merah hal pertama yang saya lakukan adalah saya membuka status Facebook johan.yan@yahoo.com, saya ingin sekali menuangkan semua kemarahan saya, atas aksi tidak pantas dari seorang wakil rakyat tersebut,…
    Tiba tiba saya ingat kembali pesan abah untuk semua Dahlanis “kamu harus Santun dan Cerdas tidak boleh menyudutkan siapapun” tak kuasa aku melawan amanah ini aku terdiam dan menulis sebuah kalimat di status facebook saya :
    “JOHAN YAN JUGA BODOH”
    aku ingin memikul sebagian malu dan sakit yang mungkin ada dalam hati abah, dan selang beberapa detik kemudian, aku semakin takjub, ternyata puluhan para dahlanis mereka semua dengan heroik memasang status di facebook mereka hal yang sama dengan nama mereka ” (nama) JUGA BODOH” inilah yang luar biasa sebuah ikatan persaudaraan yang kuat antara dahlanis dan Abah, mereka tidak membalas makian dengan makian tetapi mereka bersatu memikul semua firnah dan makian yang dirasa abah. Apa yang abah rasakan itu yang mereka rasakan.
    Beberapa saat saya berusaha mengendalikan diri saya, hingga akhirnya seorang Dahlanis, sahabat saya Erwan menulis sebuah cerita muslim yang seharusnya saudara Djamal Aziz sebagai seorang muslim, mengetahui cerita ini:
    _____________________________________
    Ribuan Malaikat Mendoakan Org Yg Di caci
    Suatu hari, Sang Baginda Rasulullah SAW bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq sahabatnya. Ketika bercengkrama dengan Rasulullah, tiba tiba datanglah seorang Arab Badui (suku arab yang tidak berpendidikan, keras dan suka momaden) menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar dengan Makian, kata kata kotor keluar dari mulut orang itu. “Bodoh kau!”
    Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah. Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum. Sambil meneruskan perbincangan.
    Kemudian, orang Arab Badui tersebut memaki maki Abu Bakar. Kali ini, makian & hinaannya lebih kasar lagi “Bodoh, bodoh kau!”.
    Namun, dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar tetap membiarkan orang tersebut. Rasulullah kembali memberikan senyum, maka marahlah orang Arab Badui tersebut. untuk ketiga kalinya, ia mencerca Abu Bakar dengan makian yang lebih menyakitkan. “Bodoh, bodoh, Bodoh, kau”
    Kali ini, selaku manusia biasa yang memiliki hawa nafsu, Abu Bakar tidak dapat menahan amarahnya. Maka dibalasnya makian org Arab Badui tersebut dengam makian pula.
    Terjadilah adu mulut. Seketika itu pula, yang mulia baginda Rasulullah beranjak dari tempat duduknya. Ia tinggalkannya sahabatnya Abu Bakar tanpa mengucap salam.
    Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu Bakar tersadar & bingung. Maka segera ditinggalkannya orang Arab Badui itu yang terus mengumpat “bodoh, bodoh, bodoh”, Dikejarnya Rasulullah yg sdh sampai halaman rumah.
    Kemudian Abu Bakar berkata, “Wahai Baginda Rasulullah, janganlah Anda biarkan aku dalam kebingungan yg sangat. Jika aku berbuat kesalahan, mohon kiranya baginda menjelaskan kesalahanku”
    Rasulullah pun menjawab, “Sewaktu ada seorang Arab Badui datang dengan membawa kemarahan serta fitnahan ‘bodoh, bodoh, bodoh’ lalu mencelamu, kulihat kamu tenang, diam dan engkau tidak membalas, aku bangga melihat engkau kuat dan aku tersenyum karena ribuan malaikat di sekelilingmu mendoakan & memohonkan ampun bagimu, kepada Allah SWT.”
    Lanjut Rasulullah, “Begitu pula yg kedua kalinya, ketika ia mencelamu & engkau ttp membiarkannya, maka aku melihat para Malaikat semakin bertambah jumlahnya. Dan akupun tersenyum”
    “Namun sahabatku, ketika kali keketiga ia mencelamu ‘bodoh, bodoh, bodoh’ dan engkau menanggapinya, dan membalasnya, seketika aku melihat seluruh malaikat pergi meninggalkanmu”
    “Hadirlah iblis di sisimu. aku tidak ingin berdekatan denganmu, aku tidak ingin berdekatan dengannya, dan aku pun tidak memberi salam kepadanya”
    Maka menangislah Abu Bakar ketika diberitahu ttg rahasia keimanan ini.
    _____________________________________
    Menjadi perenungan saya kembali, mengapa seorang Dahlan DIAM dan MENUNDUK ketika di ruangan komisi IX DPR kemarin (9/9/13). Cerita rohani muslim ini menjadi jawabannya.
    Mungkin saat itu abah melihat ada ribuan malaikat memenuhi ruangan rapat yang sedang mendoakan para wakil rakyat kita agar belajar mengeluarkan kata kata sopan dalam sidang yang terhormat.
    Atau mungkin saat itu Abah melihat begitu banyak iblis dari neraka jahanam yang ikut rapat di komisi IX sehingga sikap diam dan tunduk abah sesuai ajaran Nabi, agar banyak malaikat yang hadir untuk mengimbangi jumlah iblis yang tidak memiliki HATI NURANI, ya minimal waktu diambil Voting nanti keputusan rapat bisa bermanfaat bagi bangsa ini, karena lebih banyak malaikatnya. Walahualam
    Atau mungkin juga abah sudah tahu bahwa upaya fitnah dan makian akan terus di arahkan kepadanya bukan hanya di ruang rapat tetapi juga di media televisi dan cetak sebab ada ketakutan abah akan dipilih rakyat menjadi Presiden?
    Orang Jawa bilang “Ngono yo ngono neng ojo ngono” anda boleh takut, tetapi tolong jaga mulutmu, mulutmu harimau mu, ini rapat bung! Jaga mulut anda.
    Bagi saya, seorang menteri yang dimaki dan difitnah didepan umum disaksikan seluruh rakyat indonesia, dan bisa DIAM dan MENGANGGUKKAN KEPALA, dia adalah pemimpin besar, karena Rasulullah mengajarkan “peperangan terbesar adalah melawan diri sendiri” seorang Dahlan telah MENANG melawan diri sendiri, saya bangga punya panutan seorang Dahlan, saya bangga menjadi seorang Dahlanis dan saya bangga menulis di facebook saya : JOHAN YAN JUGA BODOH, bagaimana dengan anda?
    Percayalah apa yang dianggab BODOH oleh dunia akan dipakai Allah untuk menyatakan kemuliaan-Nya DEMI INDONESIA.

    Posted by CAK YADI | 11 September 2013, 3:58 pm
  80. Mudah2an Djamil Aziz fraksi dr Hanura yang tidak punya hati nurani itu mendapat petunjuk dr Allah SWT. Amin YRA

    Posted by aditam@putra_juga bodoh | 11 September 2013, 8:00 pm
  81. kok makin sepi ya…..nggak kayak dulu lagi….udah melempemmm

    Posted by BUMN | 12 September 2013, 12:42 pm
  82. semangat pagii..waduh Pak jd tmbh lg dong barisan sakit hatinya hehe..maju trs Pak,rakyat butuh teladan dr anda.Demi Indonesia..kerja kerja kerja !!

    Posted by koreksi diri | 13 September 2013, 8:17 am
  83. http://sosok.kompasiana.com/2013/09/11/dahlan-iskan-lulus-dengan-predikat-cum-laude-591593.html

    Zamzani Sutriyanto

    Dahlan Iskan Lulus dengan Predikat Cum Laude
    OPINI| 11 September 2013 | 11:57 Dibaca: 1885 Komentar: 78 16

    Manusia tidak ada yang sempurna. Tempatnya salah dan lupa. Demikian halnya dengan seorang Dahlan. Sebagai manusia biasa, ia memiliki kelemahan dan kekurangan. Karena itu, saya tidak berani memberi nilai sempurna, summa cum laude.
    Saya tidak sedang mengulas diterimanya anugerah gelar kehormatan doktor honoris causa, DR (HC). IAIN Walisongo Semarang menilai, Dahlan punya andil besar di bidang komunikasi penyiaran Islam dan kewirausahaan. Orasi ilmiahnya untuk promosi gelar DR (HC) pun dinilai excellent. Berjudul,”Dakwah bilhal: Korporatisasi Usaha Individu Umat Menuju Indonesia Modern”.
    Saya juga tidak sedang membahas pengakuan kualitas keilmuan dan pengetahuan Dahlan Iskan oleh Universiti Malaysia Perlis (UNIMAP), Malaysia. UNIMAP akan mengangkat Dahlan menjadi profesor tamu. Khususnya untuk bidang gabungan keilmuan antara teknologi dan kewirausahaan. Rencananya, penyerahan gelar profesor dari UNIMAP itu akan dilangsungkan di Jakarta, Kamis (12/9).
    Juga tidak sedang menuliskan deretan panjang prestasi Dahlan Iskan, sejak menjabat Dirut PLN dan kini sebagai Menteri BUMN.
    Lantas apa yang akan saya ulas dan tuliskan?
    Saya akan fokus pada lulusnya Dahlan Iskan dalam menjalani kehidupan sehari-hari di kampus kehidupan. Kehidupan nyata di dunia yang fana ini. Bagaimana ia berinteraksi dengan masyarakat luas. Sikap dan karakter aslinya. Juga bagaimana ia bekerja dengan hati dan akal sehat.
    Meski ia telah menjalani operasi ganti hati, namun saya meyakini, hati nuraninya yang selama ini berbicara dan bekerja. Hati nurani dan ketulusan, yang terus digembleng sejak 62 tahun yang lalu. Hasil didikan kedua orang tuanya, Bapak Iskan dan Ibu Lisnah. Tantangan kemisikinan pada masa kecilnya. Gemblengan saat ia mondok di Ponpes Takeran. Juga pastinya, proses menuju kesuksesannya kini.
    Bisa jadi, kemudian timbul pertanyaan yang sedikit nakal. Jamak diketahui, hati Pak Dahlan diganti dengan hati seseorang yang masih sangat muda. Pak Dahlan menjadi punya semangat dan gairah muda. “Apakah gairah muda Pak Dahlan juga selaras dengan gairah yang Dokter geluti, yaitu seksologi?” Walah, kalau soal itu, biar Pak dahlan sendiri yang menjawab, hehe.
    Banyak sekali kisah kehidupan Dahlan Iskan yang bisa menginspirasi banyak orang. Namun, saya hanya akan menuliskan dua kisah yang saya rasa, bisa menjadi cerminan sikap dan karakter seorang Dahlan Iskan.

    1. Dihianati dan berusaha dihancurkan, Dahlan memaafkan.
    Kisah ini ditulis secara apik oleh seorang wartawan senior, Nanik S Deyang (NSD) di akun FB miliknya. Suatu sore dia bercakap-cakap dengan dahlan Iskan. Tiba-tiba Dahlan Iskan ditelpon oleh sang istri. Dahlan Iskan lantas bercerita. Istrinya baru saja melaporkan bahwa dia baru pulang menjenguk seseorang yang sedang sakit.
    Menurut NSD, seseorang itu adalah mantan anak buah Dahlan Iskan. Mantan petinggi Jawa Pos. Yang dulu pernah menghianati dan menghujat Dahlan Iskan habis-habisan. Malah Dahlan Iskan nyaris hancur dibuatnya.
    Sebagaimana manusia biasa tentu Dahlan Iskan merasa sakit hati dan kecewa.
    Namun beberapa waktu yang lalu, saat menghadiri acara reuni wartawan Tempo, Dahlan Iskan mendapat kabar dari Linda Jalil, seorang wartawan senior Tempo. Bahwa orang yang menghianati dulu itu sekarang sedang sakit keras dan tidak berdaya. Harus rutin melakukan cuci darah dan membutuhkan biaya besar. Dahlan Iskan pun termenung mendengar cerita ini.
    Lantas Dahlan Iskan menyuruh istrinya menjenguk mantan anak buahnya ini. Sang istri menolak. Dia rupanya masih belum bisa melupakan sepenuhnya perlakuan menyakitkan orang tersebut. Dahlan Iskan mengatakan kalau istrinya lebih marah dari dia sendiri. Tapi berkat desakan Dahlan, akhirnya istrinya mengalah. Pergi menjenguk sekaligus membawakan biaya pengobatan.
    Sebagai orang yang mengetahui latar belakang dahsyatnya masalah Dahlan Iskan dengan mantan anak buahnya tersebut, tentu NSD heran. Tidak habis pikir kenapa Dahlan Iskan bisa memaafkan begitu saja orang yang telah menghianatinya.Yang telah “menghabisinya” hingga nyaris hancur. Bukan saja memaafkan tapi membawakan biaya pengobatan.
    NSD kemudian bertanya bagaimana Dahlan Iskan bisa melakukan itu?
    Dahlan iskan menarik nafas panjang dan menerawang. Dan berkata: “Dari dia saya belajar kehidupan untuk tidak menyakiti orang lain,” katanya. Maksudnya? Tanya NSD. “Ya, karena saya pernah disakiti, dan disakiti itu sakit banget, maka saya bertekad untuk tidak menyakiti orang dan bicara jelek tentang orang lain. Cukup berhenti di saya saja yang merasakan sakit,” kata Dahlan tenang.
    NSD terdiam. Melihat NSD terdiam, Dahlan Iskan melanjutkan: “Deyang setiap hari pasti ada orang yang tidak suka atau membenci kita dengan berbagai alasan. Kalau kita tidak memaafkan, betapa banyak musuh kita,” imbuh Dahlan.
    NSD termenung dan berujar dalam hati: Ya Rabb, rasanya memang saya harus lebih banyak lagi belajar kehidupan dari Dahlan. Dan orang-orang seperti Dahlan yang tidak pernah mau menumpuk persoalan dalam hati, dan selalu berpikir positif.”

    2. Disebut bodoh, Dahlan hanya diam saja.
    Adalah Djamal Azis anggota Dewan terhormat dari Fraksi Hanura yang mengeluarkan kata-kata tidak pantas kepada Dahlan Iskan. Pada Raker Komisi IX DPR dengan Menakertrans Muhaimin Iskandar dan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Senin (9/9), Djamal Azis lebih banyak mencecar Dahlan Iskan. Mungkin saking semangatnya, emosinya jadi tak terkendali, keluarlah kata-kata tak elok. “Kalau mau dipilih konvensi capres oleh rakyat, tunjukkan Pak (Dahlan). Kalau seperti ini terus, saya orang yang paling pertama bilang Bapak itu bodoh,” kata Djamal.
    Merespons makian dan fitnah tadi, Dahlan Iskan hanya diam saja. Sesekali manggut-manggut dan menunduk. Ekspresi wajahnya tidak berubah. Tenang dan sama sekali tidak menyiratkan kemarahan. Dahlan Iskan benar-benar menunjukkan kematangan sebagai seorang pemimpin. Mampu mengelola dengan baik gejolak hatinya. Dia tetap fokus pada esensi materi sidang.
    Sekali lagi, sebagai seorang manusia biasa, tentu Dahlan Iskan sedih dan kecewa. Sedih dan kecewa melihat seorang anggota Dewan terhormat, tidak bisa menahan emosinya dan mengontrol ucapannya.
    Namun begitu, Dahlan Iskan tidak merasa sakit hati dan dendam. Memang dia bukan tipe pendendam. Ketika ditemui para Relawan Demi Indonesia, Dahlan Iskan berkata: “Saya tidak apa-apa. Anda semua harus tetap tenang, santun, cerdas, dan jangan sampai membalas dengan menjelekkan orang lain,” kata Dahlan.

    Menyaksikan sikap Dahlan Iskan ini, saya jadi ingat salah satu kisah Rasulullah SAW. Nabi Muhammad SAW saat itu sedang celingak-celinguk mencari-cari keberadaan seorang nenek. Tidak biasanya, nenek itu tidak duduk di depan rumahnya ketika Rasulullah lewat. Tiap kali rasulullah lewat di depan rumahnya, nenek itu selalu meludahinya. Tapi Rasulullah hanya diam saja dan selalu menyunggingkan senyuman.
    Rumahnya tertutup rapat. Rasululllah berjalan menghampiri pintu. Diketok pintu itu, tapi tidak ada yang menyahut. Rupanya pintu itu tidak dikunci. Rasulullah khawatir terjadi apa-apa terhadap nenek itu. Didorongnya pelan pintu rumah.
    Ternyata nenek itu tidur terkapar beralas seadanya di lantai rumah. Nenek itu sedang menderita sakit keras. Rasulullah segera menghampirinya. Rasulullah duduk membungkuk disamping nenek itu. Rasulullah kemudian menyalami dan mendo’akan untuk kesembuhannya.
    Tiba-tiba, nenek itu bangkit dari tidurnya dan memeluk erat Rasulullah. Ia menangis sesenggukan di pelukan Rasulullah. Dia berbisik di telinga rasulullah: “Tolong bimbing saya membaca dua kalimat syahadat,” pintanya. Nenek itu menjadi mualaf!

    Posted by CAK YADI | 13 September 2013, 9:49 am
  84. http://politik.kompasiana.com/2013/09/01/10-alasan-mengapa-dahlan-iskan-didamba-588759.html

    Kasan Mulyono

    10 Alasan Mengapa Dahlan Iskan Didamba
    OPINI| 01 September 2013 | 12:40 Dibaca: 274 Komentar: 0 1

    Pertama, DI terlahir sebagai wong cilik orang kecil yang tumbuh dan hidup dalam kemelaratan dan kesusahan. Sejak kecil DI ditinggal ibunya sehingga diasuh ayahnya sebagai single parent yang miskin. Ini mirip kisah Nabi Muhammad SAW yang yatim piatu sejak kecil atau Barrack Obama yang dibesarkan ibunya saja. Ini membuat gaya hidupnya yang sederhana. Tidak neko-neko. Apa adanya. Baik dalam berpakaian, bekerja, memimpin maupun bergaul dengan sesama. “Hidup ini harus simpel, hidup ini harus apa adanya, polos-polos saja.” Ini mewakili pandangan dan gaya hidup sebagian besar masyarakat Indonesia yang memang berasal dari dan masih dalam keadaan kekurangan, kesederhanaan dan keserbabiasaan. Jadi klop. Connect. Klik. Dengan masyarakat Indonesia.

    Kedua, pendidikan pesantren. Selain dibekali dengan ilmu agama, akhlak, keimanan, budi pekerti, dan pendidikan umum, pesantren juga mengajarkan ilmu kehidupan, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan dan kesetiakawanan kepada DI.

    Ketiga, memulai karier sebagai jurnalis. Penulis yang jempolan. Profesi jurnalis memang khas. Jurnalisme adalah pilar keempat demokrasi sehingga para jurnalis memiliki jiwa kritis dan berpihak kepada pihak yang tertindas dan tidak memiliki suara. Jiwa jurnalis ini melekat pada diri DI sehingga tidak jarang DI tidak menyukai kemapanan dan suka kritis dan egaliter serta merakyat.

    Keempat, pekerja keras. Keberhasilan DI menjadi wartawan Tempo lalu dipercaya mengelola Jawa Pos serta mengembangkannya menjadi salah satu grup media terbesar di tanah air adalah buah dari etos kerja kerasnya. Saat memimpin Jawa Pos, DI bekerja dari siang sampai subuh dan tidak pulang sebelum koran diantar ke pembaca. Di PLN pun DI bekerja keras. ”Kerja. Kerja. Kerja.” Itulah kata-kata motivasi yang dianut oleh DI. Seperti ungkapan “Action speaks louder than words.” Bukan NATO. Walk the talk. Namun karena terlalu sibuk bekerja, DI jarang bertemu dengan keluarganya. Sehingga suatu hari DI bercanda, “Ternyata, saya punya anak.” Yang kemudian ditimpali Isna, anaknya, “Ternyata, kita punya bapak, ya.”

    Kelima, pribadi yang tangguh. Kemiskinan dan kesulitan hidup mengajarkan ketangguhan dalam menghadapi permasalahan dan cobaan hidup. Saat harus menjalani operasi ganti hati pada 2007, DI menghadapinya dengan ringan walaupun itu adalah operasi risiko tinggi antara hidup dan mati. Berkat ketangguhannya itu operasi ganti hati bisa berjalan sukses dan DI bisa bertahan hidup sampai saat ini. Tentang bekas jahitan operasi dengan ringan DI bilang, “Kini ada simbol Mercy di perut saya.” Ketangguhan ini dia tunjukkan dalam bekerja dan menghadapi pelbagai masalah besar baik saat memimpin Jawa Pos, PLN maupun Kementerian BUMN. Tentang ketangguhan, DI berkata, “Untuk bisa konsisten itu sebetulnya tergantung kita sendiri, banyak alasan untuk menyerah dan banyak alasan untuk angkat tangan.”

    Keenam, jujur. Fair. Selama memimpin PLN dan Kementerian BUMN, DI memberikan perhatian yang besar terhadap pemberantas korupsi yang saat ini menjadi musuh nomor wahid bangsa Indonesia. Pejabat dilarang menerima oleh-oleh saat berkunjung ke daerah. Tender terbuka. Tidak boleh menyuap untuk mendapatkan proyek. Bahkan melaporkan indikasi praktik korupsi di dalam organisasinya sendiri. DI juga menerapkan fairness atau keadilan dalam memberikan penilaian kepada para anak buahnya.

    Ketujuh, entreprenuer yang ulet. Keuletan DI terbukti saat memimpin Jawa Pos dari sebuah surat kabar di Surabaya yang hampir mati menjadi grup media yang menggurita. “Saya pilih jadi entreprenuer untuk jadikan banyak orang seperti Dahlan Iskan. Itu tandanya murid lebih baik dari guru,” kata Ciputra, Preskom Grup Ciputra (Puspitorini, 2012).

    Kedelapan, CEO yang brilian dan komunikatif. Sifat ini dengan baik digambarkan oleh Prof Renald Kasali, Ph.D, guru besar manajemen UI, “Dahlan Iskan adalah pemimpin transformatif yaitu pemimpin yang memprioritaskan masyarakat, pandai berkomunikasi dengan orang yang dipimpin, dan sering turun ke lapangan, punya energi cukup besar, dan mampu memecahkan masalah ruwet dengan solusi sederhana.” Hal senada disampaikan Jusuf Kalla, Mantan Wapres, “Pengusaha berbeda dengan birokrasi, namun bisa digabung. Dahlan mengubah birokrasi dengan memperpendek proses.”

    Kesembilan, menteri yang mumpuni. Dulu BUMN sering dikaitkan dengan lumbung uang bagi partai politik. Perusahaan BUMN banyak yang rugi. DI kemudian banyak melakukan perubahan sehingga kini banyak perusahaan BUMN yang mati bisa hidup lagi, yang rugi bisa untung, meskipun tidak mudah. Banyak permasalahan bangsa yang menuntut kontribusi Kementerian BUMN untuk mengatasinya: kelangkaan semen, kelangkaan pupuk, angkutan kereta api, kelangkaan daging, mudik lebaran, jalan toll, listerik, BBM, sampai masalah garam dapur. Petapa pusing DI menghadapi semua permasalahan itu. Namun, sejauh ini DI telah berhasil menahkhodai Kementerian BUMN dengan baik dan sukses. Seperti kata Prof Renald Kasali, PhD dalam pengantar pada buku Manufacturing Hope: “Sebagai menteri negara BUMN, Dahlan Iskan memang menghadapi masalah yang tidak mudah…namun dia menunjukkan bahwa perubahan itu mampu dilakukan, harapan itu mampu diraih.” Pada 2012, pendapatan BUMN secara keseluruhan adalah Rp1.050 triliun dan pajak yang dibayar Rp135 triliun dan dividen yang dibayar Rp30 triliun (Ali dan Lino, 2013).

    Kesepuluh, suami yang hangat, ayah yang bertanggung jawab.

    Posted by CAK YADI | 13 September 2013, 9:55 am
  85. Terus lakukan perbaikan. Kerja, Kerja, Kerja…
    Indonesia membutuhkan ini sekarang…

    Posted by Tiketbatam | 13 September 2013, 2:27 pm
  86. pak dahlan tolong hapus outsuorching…kalo ingin membenahi bumn yang amburadul itu

    Posted by robertkasworo | 13 September 2013, 5:34 pm
  87. Jadi petani, menteri, ataupun presiden tetap kerja kerja dan kerja.

    Posted by aditam@putra_juga bodoh | 13 September 2013, 6:09 pm
  88. Bravo Pak Dis
    Kerja Kerja

    Jabatan adalah Amanah
    Bukan sesuatu yg harus di kejar

    Untuk Indonesia

    Posted by uyung | 14 September 2013, 9:08 am
  89. semangat KOREA
    memenuhi janji kemerdekaan.

    Posted by datun | 14 September 2013, 9:53 am
  90. Sebagai penyeimbang sebaiknya baca ini juga : http://chirpstory.com/li/157785

    Posted by abram | 15 September 2013, 8:46 am
  91. dah lama banget, ‘bertapa’ nahan diri nggak mau ‘nongol’ ternyata komunitas inh masih ada. Bravo !!

    Posted by daya setiawan | 15 September 2013, 9:10 am
  92. Saya juga ada Garut-Garutna … Pokona habis Aceng terbitlah no 11? Tapi presidennya Dahlan Iskan dong

    Posted by Apa Saja | 15 September 2013, 9:20 am
  93. Makasih om abram. Tambah mantap sm dahlan iskan

    Posted by tyan | 15 September 2013, 11:56 am
  94. Pak DI, are U ready for RI 1?

    Posted by bagus | 15 September 2013, 10:22 pm
  95. Pejabat dikit tapi berkualitas, mantap

    Posted by Kliktoday | 18 September 2013, 11:46 am
  96. woi para dahlanis sesat penjilat bokong dahlan iskan lainnya, saya tegaskan SAYA ORANG BAIK2 yang hidup di negeri ini dengan baik2 tepatnya di provinsi riau kota pekanbaru. saya tidak peduli jika si dahlan naik dari Dirut PLN ke menteri BUMN. saya tidak peduli kalo si dahlan naek jadi presiden, saya hanya peduli saya dan keluarga saya tidak menderita. tapi saya mau katakan bahwa saya dan keluarga saya dan seluruh rakyat riau saat ini telah menderita karna ulah pemadaman listrik lebih dari 6 jam setiap hari oleh PLN (Perusahaan Lilin Negara) milik BUMN yg diketuai oleh si dahlan iskan, seandainya si jokowi yg jadi menteri BUMN, saya juga akan anjing-anjingin itu si jokowi !!!! oey para dahlanis sesat penjilat bokong dahlan iskan lainnya, karna kalian tidak seperti kami yg menderita tiap malam hidup dengan diterangin lilin dan lampu minyak, sebaiknya diam saja…!!! urusan saya hanya sama si Dirut PLN dan menteri BUMN negara kalian ini !!! kasih tau sama tuan kalian, agar cepat atasi krisis listrik di provinsi kami ini !!!! jangan hanya makan gaji buta saja dan sibuk maen sinetron bilang !!!! anak2 kami nangis2 karna gelap, menderita kepanasan dan digigiti nyamuk tiap malam, kami pun susah tidur, pembayaran listrik kami bukannya berkurang malah membengkak, sektor perekonomian kami banyak yg tergantung dengan listrik akhirnya kolaps, barang2 elektronik kami pada rusak, harga lilin makin mahal di provinsi riau ini. 1 biji harganya 1500 rupiah, si pengusaha ngeruk untung dengan adanya krisis listrik PLN ini. anak sekolah belajar dengan diterangin lilin di seantero riau ini…kami provinsi kaya SDA alam seperti minyak !!!! kemana hasilnya hah??? apa hasilnya kami dibuat gelap gulita ini hah para anjing2 dahlanis sesat kaya kalian yg sudah enak menjilati bokong si dahlan hah??! lalu apa saja kerja si dahlan menteri BUMN yg dipilih si SBY itu hah?? apa mau tau dia soal penderitaan kami hah? jadi bilangin sama tuanmu itu SEGERA ATASI KRISIS LISTRIK DI PROVINSI RIAU ATAU MUNDUR SAJA DARI KURSI BUMN DAN BERIKAN PADA YANG MAMPU NGATASI KRISIS LISTRIK PLN !!! ATAU SAYA DAN RAKYAT RIAU LAINNYA SIAP UNTUK MEMAKI2 si DAHLAN yg cuek itu !!! mau tau info lebih jelasnya silahkan search saja di internet tentang kondisi listrik kami, atau baca saja koran Riau Pos (group jawa pos milik si dahlan pantek itu) Hari sabtu tertanggal 28 September 2013 dan koran MX Pekanbaru hari Senin tertanggal 30 September 2013 biar terbuka mata kalian para dahlanis penjilat bokong dahlan iskan !!! GANYANG Dirut PLN !!! GANYANG menteri BUMN !!! PLN = Pemberi Luka Nasional

    Posted by marwan | 30 September 2013, 2:04 pm
    • klo anda mau marah lebih tepat jika marah ke mantan gubernur sumut yg sekarang lagi dipenjara itu. 2 tahun lalu dia itu gak beri ijin bangun PLTA asahan. klo anda mau cepat masalah listrik teratasi sekarang ya gak bisa. Udah sangat terlambat, utk bangun pembangkit baru butuh waktu tahunan. Anda hrsnya bersyukur, abah DI memaksa dirut PLN utk sewa genset besar2an utk mengatasi jangka pendek. Anda hrs paham dirut PLN wajar tidak seberani dan senekat DI, beliau takut dipolitisir seperti kasus simbolon, inefisiensi uang negara. bisa masuk bui. Simbolon itu jg wakil rakyat dari daerah sumut. Sebenarnya biang keroknya itu ya maling2 dari daerah anda sendiri. Maling yg sok pahlawan. Kami ikut prihatin dgn nasib warga sumut. Anda hrs bnyk menggali informasi bagaimana konsistennya abah DI memacu pertumbuhan diluar jawa. di jawa itu tdk perlu dipikirin ibaratnya udah jalan sendiri. Butuh orang yg nekat dan berani utk menggerakkan pertumbuhan diluar jawa. mengalihkan sumber dana dan investasi kesana. Gak usah jauh2…darimana jawa pos tumbuh. Itu sdh menunjukkan konsistensi pro pemerataan di luar jawa. saya haqul yakin dengan semangat abah DI akan hal ini. Dan ini diwarisi anaknya yg mengembangkan D BL. Semua diawali dari luat jakarta. Emang Indonesia cuma jakarta? miris memang melihat pengelolaan pemerintah yg spt ini…makanya vote DI for presiden 2014….Dari sabang sampai merauke akan bergerak bersama membangun negri. Musuhnya paling cm satu anggota dHEWAN. tapi dgn orang senekat DI itu bukan halangan, karena beliau yang riil mewakili rakyat.

      Posted by isurachwanto | 5 Oktober 2013, 3:56 pm
  97. Maju terus Pak DIS; Demi Indonesia Sejahtera….pasti akan terbuka jalan! Amin

    Posted by Juredi | 5 Oktober 2013, 11:17 am
  98. satu lagi sikap berani yg perlu di acungi ‘jempol’ merombak bahkan memangkas birokrasi yg kayak benang kusut. saya katakan berani karena untuk melakukan ini pasti banyak sekali tantangan baik dari pejabat yg mau di rombak ‘karena sudah nyaman’. dan terutama dari ‘wakil rakyat’ yg sikapnya tidak mewakili rakyat. tetapi birokrasi yg ruwet ini memang harus di sederhanakan biar tidak saling tumpang tindih wewenang yg akhirnya saling menyalahkan… mudah-2an negeri ini segera menjadi negeri yg maju, makmur dan sejahtera

    Posted by Miftahul Arifin | 21 Januari 2014, 1:35 pm
  99. Berlawanan pada perjangkitan yang baru dari genital herpes episodeepisode herpes yang berulang cenderung ringan dan manfaat dari obatobat antivirus hanya diperoleh jika terapi dimulai segera sebelum perjangkitan atau dalam jam pertama dari perjangkitan. Jadi obat antivirus harus disediakan dimuka untuk pasien. Pasien diinstruksikan untuk memulai perawatan secepat sensasi kesemutan yang akrab sebelum perjangkitan terjadi atau pada penimbulan dari pembentukan blister.

    Posted by ROSITA AGUSTINI | 10 Februari 2015, 12:58 am

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: