>>
Anda sedang membaca ...
Catatan Dahlan Iskan, Manufacturing Hope

Bumper-bumper besar di tengah krisis besar

Minggu, 29 Juli 2012
Manufacturing Hope 37

Sambil mengikuti sidang kabinet yang membicarakan pertumbuhan ekonomi di Kementerian Perindustrian Jumat lalu, saya iseng-iseng mengingat di luar kepala proyek apa saja yang akan dikerjakan BUMN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi itu.

Saya buat daftarnya di kertas. Ternyata banyak sekali.

Tahun ini saja 15 pabrik besar harus mulai dibangun. Ketika Presiden SBY menyebut dampak krisis ekonomi Eropa pada pertumbuhan ekonomi kita, saya pun punya tekad bulat: tidak boleh satu pun dari 15 proyek tersebut yang batal atau ditunda.

Krisis ekonomi yang kian berat memang mengerikan, tapi BUMN harus bisa jadi salah satu bumper bagi ekonomi Indonesia.

Setiap pembatalan atau penundaan proyek tersebut bukan saja membawa dampak pada penurunan aktivitas ekonomi, tapi juga membawa dampak pskologis yang bisa membuat orang bersikap wait and see.

Semua pihak memang harus bertekad menjaga agar target pertumbuhan ekonomi seperti yang diinginkan Presiden SBY di atas 6% bisa tercapai.

Lima belas pabrik baru tersebut termasuk: (1) Oleokimia di Sumatera. Selama ini BUMN hanya berhenti memproduksi CPO dari kelapa sawit. Tidak berani masuk ke hilir.

Akibatnya, nilai tambah dari kelapa sawit tidak dinikmati di dalam negeri. Karena itu tiga bulan lalu saya memutuskan agar PTPN berani membangun industri oleokimia skala di atas satu juta ton setahun. Akhir tahun ini juga sudah harus dimulai. Inilah pabrik oleokimia pertama yang akan dimiliki BUMN.

Perhutani harus membangun (2) pabrik gondorukem yang besar di Pemalang, Jawa Tengah. Hutan pinus yang luas milik Perhutani di Jateng harus mempunyai nilai tambah bagi Indonesia.

Pohon-pohon pinus itu bisa dideres, getahnya menjadi gondorukem. Gondorukem diolah menjadi derivatif yang merupakan bahan cat, parfum, campuran kertas, bahan tinta, bahan campuran untuk ban mobil, dan sebagainya.

Yang lebih penting, dengan berdirinya pabrik itu ada 10.000 lapangan kerja baru. Diperlukan banyak sekali getah pinus yang hanya bisa didapat kalau ada 10.000 tenaga penderes. Sebuah lapangan kerja yang besar untuk pedesaan di sekitar Pemalang.

Inilah, seperti dikemukakan CEO Perhutani Bambang Sukmanantio, pabrik pertama gondorukem milik Perhutani sendiri.

Mendadak jajaran BUMN kini juga berpikir bagaimana agar tanah-tanah Perhutani dan PTPN bisa dimanfaatkan untuk menanam tempe, eh, kedelai secara besar-besaran. Terutama di kebun yang tanamannya masih belum berumur tiga tahun. Di sela-selanya tentu bisa dimanfaatkan untuk bahan baku tahu, tempe, dan tauco.

Semula soal ini sebenarnya baru akan kami bicarakan tahun depan. Yakni setelah tiga prioritas BUMN pangan tahun ini bisa menggelinding di lapangan: membantu menaikkan produksi beras, gula, dan ternak. Tapi dengan datangnya krisis kedelai di dunia yang begitu menggemparkan, pemikiran ini harus dimajukan.

Tentu kami masih akan melihat dulu kemampuan internal BUMN. Terutama apakah kalau melebar ke soal tahu-tempe, program utama beras, gula, dan ternak tidak akan terganggu.

Memang ada puluhan ribu hektar tanah di Perhutani dan PTPN yang bisa dimanfaatkan untuk kedelai atau jagung. Selama ini secara kecil-kecilan sebenarnya juga sudah mulai dicoba. Tapi untuk dijadikan skala raksasa memerlukan infrastruktur dan kapasitas yang baru.

Semen Indonesia (yang membawahi Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa) juga harus membangun (3) pabrik semen yang baru di Padang. Memang perluasan pabrik semen di Tuban dengan kapasitas tiga juta ton per tahun baru saja rampung. Bahkan perluasan pabrik Semen Tonasa belum selesai. Namun perluasan pabrik Semen Padang harus dimulai tahun ini.

Pertumbuhan ekonomi seperti yang digariskan Presiden SBY akan sulit tercapai tanpa meningkatkan kapasitas pabrik semen. Karena itu PT Semen Indonesia (nama baru holding PT Semen Gresik nanti) harus mulai juga membangun (4) pabrik semen baru di Rembang.

PT Semen Indonesia memiliki kemampuan dan kapasitas yang besar. Proyek-proyek baru itu memang bisa membuat nafas ‘termehek-mehek’, tapi manajemen PT Semen Indonesia sudah terbukti sangat andal.

Mampu lari marathon plus halang-rintang. Manajemen di bawah CEO Dwi Soetjipto terbukti telah menjadikannya perusahaan semen terbesar di Asia Tenggara.

PT Semen Indonesia Sudah mengalahkan raja Asia Tenggara, Siam Semen Thailand, dan semua pabrik semen di 10 negara lainnya.

Tentu tersedianya semen yang cukup sangat membantu pertumbuhan ekonomi. Karena itu pembangunan pabrik baru (5) Semen Baturaja di Sumatera Selatan juga harus dimulai tahun ini.

Memang proses go public-nya masih terhambat soal SK 236 yang dipersoalkan DPR itu, namun ekspansi pabrik semen Baturaja tidak boleh ikut terganggu. Bisa cari dana dulu dari sumber lain.

Proyek ini terlalu penting untuk terganggu. Juga sangat menguntungkan. Di samping tentu sangat vital untuk pembangunan di Sumatera.

Di Papua, tiga proyek besar juga harus dimulai tahun ini. Pabrik (6) sagu di Sorong Selatan, sudah selesai disurvei oleh tim Perhutani. Izinnya yang semula seret, juga sudah keluar. Kini perencanaan sedang dibuat dengan melibatkan IPB dan Universitas Papua di Manokwari.

Universitas Papua memiliki ahli terkemuka yang meraih doktor pertama di bidang sagu: Dr Leo Retaubun. Sedang untuk pabriknya didesain oleh ITS Surabaya.

Pembangunan (7) pelabuhan Sorong juga sangat prestisius. Pelabuhan baru ini ibarat matahari yang terbit di timur. Akan langsung bisa dimasuki kapal yang membawa 3.000 kontainer. Langsung lebih dalam dibanding pelabuhan Surabaya dan Makassar. Inilah tekad RJ Lino CEO Indonesia Port Corporation, (IPC, nama baru Pelindo II).

Pelabuhan Surabaya saja hanya bisa dimasuki kapal yang membawa 1.300 kontainer dan pelabuhan sekelas Makassar hanya bisa dimasuki kapal yang membawa 1.100 kontainer.

Sedang Sorong akan meloncat langsung ke skala 3.000 kontainer. Tentu pelabuhan Surabaya dan Makassar juga segera diperdalam sehingga akan bisa seragam: bisa dimasuki kapal yang membawa 3.000 kontainer.

Proyek ketiga di Papua tidak kalah besarnya: (8) pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) skala raksasa di Wamena. Minggu ini saya akan menyertai direksi PLN ke Wamena untuk memulai pembangunan jalan dan beberapa jembatan menuju lokasi PLTA tersebut.

Jalan yang akan dibangun panjangnya 25 km ke arah Yahukimo. Inilah jalan yang akan dipakai untuk mengangkut bahan dan peralatan. Tentu juga sangat bermanfaat untuk penduduk sekitar.

Listrik PLTA ini bisa untuk menerangi seluruh kawasan tengah Papua dan menjadi proyek raksasa pertama di pedalaman Papua. Saya berharap masih kuat jalan kaki sejauh 25 km di pegunungan Wamena itu seperti yang saya lakukan persis setahun yang lalu.

Krakatau Steel juga harus memulai pembangunan (9) pabrik baja baru. Dananya, lokasinya, dan pasarnya sudah tersedia. Inilah pabrik baru dengan teknologi baru yang lebih efisien.

Tidak seperti pabrik lama yang karena teknologinya sangat tua harga jual di pasarnya bisa lebih mahal 100 dolar per tonnya.

Proyek ini juga sekaligus untuk mengimbangi agar Krakatau Steel tidak terlihat seperti fosil di depan pabrik baja baru kerja samanya dengan Posco Korea di sebelahnya, yang akhir tahun depan sudah bisa uji coba produksinya.

Di Jatim juga segera dimulai pembangunan (10) pabrik gula baru Banyuwangi. Ini akan menjadi pabrik gula terbesar milik BUMN. Juga menjadi pabrik gula yang modern di tengah 52 pabrik gula manula.

Memang banyak tuntutan untuk melakukan revitalisasi pabrik-pabrik gula yang tua itu, tapi sebaiknya itu baru dilakukan dua tahun lagi. Yakni setelah pembenahan manajemen di seluruh PG selesai. Manajemen adalah segala-galanya. Biar pun pabriknya baru kalau manajemennya payah, pabrik tersebut bisa tiba-tiba tua.

Menghadapi tuntutan seperti itu saya selalu menegaskan kepada manajemen mereka: buktikan dulu dengan pabrik yang tua bisa berkinerja yang baik. Pabrik gula adalah pabrik yang serba mekanik. Berarti bisa berumur panjang. Sepanjang manajemennya andal.

Terbukti dengan pembenahan manajemen yang dilakukan awal tahun tadi, kini semua pabrik gula mampu meningkatkan produksi dan memperbaiki mutu. Saya seperti tidak sabar menunggu selesainya musim giling tahun ini untuk melihat prestasi baru seluruh manajemen pabrik gula BUMN.

Setelah ini saya pun ingin di setiap kelompok pabrik gula terbangun satu PG yang berstandar internasional. Untuk dijadikan benchmark bagi yang lain. Misalnya PG Krebet Baru di Malang, Tasikmadu di Bantul, Pesantren di Kediri, Rajawali II di Purwadadi, Subang, dan beberapa lagi.

Masih lima proyek baru lagi yang tidak kebagian tempat untuk diuraikan di sini. Belum lagi pembangunan puluhan pabrik kelapa sawit (PKS) yang juga dilakukan tahun ini. Begitu banyaknya, pembangunan PKS itu sehingga sudah menjadi seperti kegiatan rutin saja.

Yang masih mengganjal adalah ini: kapan Pertamina bisa membangun kilang minyak sendiri! Pertamina masih terlalu sibuk dengan urusan-urusan rutinnya!

(*) Menteri Negara BUMN

Diskusi

427 thoughts on “Bumper-bumper besar di tengah krisis besar

    • sy doakan smg saat musim giling selesai, pabrik gula bs membuktikan kemajuannya. Rasanya sy jg tdk sabar menantinya, smg dg keberhasilan pabrik gula, teman-teman sebangsa kita yg nyinyir menyerang dg data panen dan giling thn lalu (salah alamat), bisa segera bergabung masuk barisan optimis dan siap kerja kerja kerja untuk bangsanya bukan kelompok dan golongannya. Insyaallah indonesia maju, Amin ya Allah.

      Posted by akal sehat | 30 Juli 2012, 3:54 am
      • tancep tebu dulu!

        Posted by Jack puspa | 30 Juli 2012, 4:13 am
        • bukannya yg skrg digiling itu jg ditancep ya om jack?😀 Nah kl mau adil menilai kinerja pabrik gula ya saat masa giling ini selesai, langkah² perbaikan manajemen sdh kita simak di MH, kesadaran bahwa produksi gula yg sebenarnya di kebun-kebun tebu itu jg ada di MH, komitmen pegawai pabrik gula dan petani tebu, dan tekad mereka untuk polos-polos saja jg ada di MH. Nah ini saatnya diuji, kalo lulus, maka langkah perbaikan sdh dijalan yg benar dan langkah berikutnya bisa dijalankan. Yg saya tangkap sih gitu dr sekian MH yg sy baca.

          maka sy doakan sukses, biar indonesia maju.

          Posted by akal sehat | 30 Juli 2012, 5:09 am
          • betul mas…..”Yang masih mengganjal adalah ini: kapan Pertamina bisa membangun kilang minyak sendiri! Pertamina masih terlalu sibuk dengan urusan-urusan rutinnya!”
            Saya kira harapan masyarakat indonesia……juga begitu,menunggu Pertamina membangun kilang minyak sendiri!
            Kapan ya…? ya nanti kalo dah ga sibuk……!!! sibuk mulu !!

            Posted by mustail | 30 Juli 2012, 6:36 am
          • Seharusnya pembangunan seperti ini sudah dimulai 30-40 tahun yang lalu, sekarang tinggal mengembangkan lagi ke arah internasional. setidaknya pak Dahlan sudah memulainya.
            Bravo Pak Dahlan, maju terus pantang mundur

            Posted by KOMANDOXVII | 30 Juli 2012, 7:15 am
          • “Yang masih mengganjal adalah ini: kapan Pertamina bisa membangun kilang minyak sendiri! Pertamina masih terlalu sibuk dengan urusan-urusan rutinnya!”

            Semoga dengan kepemimpinan Mr. Dahlan deret hitung untuk Refinery Unit Pertamina bisa dikembalikan dari “1” (RU 1 ditutup; red) dan ditambah jumlahnya (tidak sampai dengan “7” saja), doa kami sekeluarga semuanya dari para OutSourching PERTAMINA agar hal ini dapat terwujud serta penghapusan system OutSourching di BUMN khususnya sehingga kami tidak selamanya menjadi budak dirumah sendiri. aamiin ya Rabbal ‘alaamiin.

            Posted by OutSourching | 31 Juli 2012, 10:25 am
          • Numpang absen Mas Admin
            walau telat, hehehe………….

            Mantaps nich
            Komentnya juga mantaps, hari ke dua sudah 283

            Semangat malam

            Posted by doetsz | 31 Juli 2012, 7:38 pm
        • Ternyata, Dahlan Iskan Pernah Menjadi Anggota MPR
          REP | 25 February 2012 | 18:21 Dibaca: 2373 Komentar: 8 Nihil

          1330187087266990978

          Dahlan Iskan ketika dipanggil Presiden SBY untuk diangkat sebagai Menteri BUMN (detik.com)

          Kalau di bidang sepakbola Eric Samola kurang suka Dahlan Iskan terjun ke sana, sebaliknya dengan dunia politik. Eric Samola yang waktu itu adalah Bendahara Umum Golkar Pusat malah mendorong agar Dahlan Iskan juga terjun ke dunia politik (dengan bekingannya). Padahal Dahlan sebenarnya tidak suka dengan dunia politik. Ikut Pemilu saja tidak pernah. Bukan mau jadi golput, tetapi memang tidak mau ambil pusing soal itu.

          Tetapi mau tidak mau Eric Samola yang waktu itu termasuk salah satu tokoh penting Golkar malah “memaksa” Dahlan untuk masuk ke dalam dunia politik. Dia bahkan punya cita-cita untuk terus mendorong karier “anak kesayangannya” itu di dunia ini, agar kelak bisa punya kedudukan penting seperti dia. Kalau bisa, melebihinya.

          Waktu kemudian membuktikan, di dunia bisnis media prestasi Dahlan Iskan sudah melebihi prestasi yang pernah dicapai oleh almahum Eric Samola yang waktu itu dipercaya oleh Ir. Ciputra untuk memimpinbeberapa perusahaan miliknya. Salah satunya adalah PT Grafiti Pers, yang menerbitkan majalah Tempo, dan kemudian membeli Jawa Pos itu.

          Sedangkan meskipun Dahlan Iskan tidak pernah lagi terjun di dunia politik setelah pernah berhasil “dipaksa” Eric Samola untuk itu, ketika Dahlan Iskan dipercaya oleh Presiden SBY menjadi Dirut PLN, bisa dikatakan prestasi Dahlan sudah melebihi “ayah angkat”-nya itu. Apalagi sekarang dia telah dipercayai oleh SBY untuk duduk di jabatan yang lebih tinggi lagi: Menteri BUMN. Seandainya Eric Samola masih hidup, tentu dia sangat merasa bangga menyaksikan prestasi luar biasa dari seorang Dahlan Iskan yang telah ikut bersamanya di Jawa Pos sejak mulai dari benar-benar nol sampai menjadi seperti sekarang ini.

          Ketika Dahlan Iskan dipanggil oleh Ketua Golkar Jawa Timur waktu itu, Mohammad Said untuk diminta menjadi anggota MPR dari Golkar, Dahlan pun merasa yakin ini pasti kerjanya Eric Samola, yang sebelumnya memang sering mendorongnya untuk terjun di dunia politik.

          Pada waktu itu ketika seorang pejabat tinggi dari Golkar seperti Mohammad Said ini mengatakan “meminta” itu sama saja dengan “memerintah.” Dahlan yang sebetulnya tidak suka dunia politik pun sempat mengelak dengan alasan bahwa dia tidak punya kartu pemilih (sebagai salah satu syarat untuk dipilih menjadi anggota MPR). Lagi pula waktu itu waktunya sudah tidak memungkinkan, karena batas waktu pendaftaran telah lewat, bahkan daftar pemilih telah diumumkan.

          Tapi itu bukan sesuatu alasan atau keadaan yang bisa menghalangi kehendak Mohammad Said supaya Dahlan Iskan mau menjadi anggota MPR dari Golkar. Semua itu bisa diatasi. Semua itu bisa diatur. Tidak ada orang yang berani membantah apalagi melawan seorang pejabat tinggi Golkar seperti Mohammad Said di era Orde Baru itu.

          Tidak lama kemudian secara “ajaib” Dahlan sudah punya kartu pemilih. Muncul formulir pemilih atasnamanya yang menyatakan bahwa dia terdaftar sebagai pemilih di Bangkalan, Madura, yang pindah ke Surabaya. “Rupanya,” kata Dahlan, “Sejak dulu Bangkalan sudah menjadi sumber kecurangan Pemilu”.

          Ketika Dahlan masih saja tetap enggan, karena merasa sangat sungkan dengan kader-kader Golkar lainnya yang mungkin sudah lama punya ambisi menjadi anggota MPR, kok dia tiba-tiba “nyelonong”, Mohammad Said membesarkan hatinya dengan mengatakan, “Ini bukan Dik Dahlan yang minta pada Golkar, tapi Golkar yang minta ke Dik Dahlan.” Perkataan itu diucapkan di depan para kader Golkar, membuat Dahlan merasa lega. Maka, jadilah Dahlan Iskan anggota MPR dari Golongan Karya.

          Dahlan Iskan mengakui bahwa seperti anggota MPR lainnya, selama menjadi anggota MPR dia sebetulnya tidak bekerja sama sekali. Hanya asal datang duduk menghadiri sidang-sidang, karena toh semua keputusan akhir berada justru di luar gedung MPR, di Cendana.

          Benarlah anekdot sindiran terkenal di kala itu, bahwa anggota MPR dan DPR itu hanyalah orang-orang yang punya “5D”. Yakni Datang, Duduk, Diam, Dengar, Duit. Meskipun untuk Dahlan Iskan, saya yakin bukan begitu maunya.

          Pada waktu ada sidang di gedung MPR, Dahlan sering duduk di bagian belakang, bersama anggota MPR lainnya yang juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Fuad Hassan. Mereka hanya ngobrol-ngobrol dan guyon-guyonan. Fuad Hassan sering membuat kartun-kartun yang sangat lucu untuk kemudian diedarkan dari meja ke meja di belakang.

          Pengalaman lainnya selama menjadi anggota MPR adalah pertama kali menerima surat dari MPR, dengan amplop dinas resmi di rumahnya, Dahlan berpikir, wah, ternyata di MPR, akhirnya ada panggilan tugas juga. Berarti ada kerja juga. Ternyata dia keliru. Ketika amplop dibuka, surat tersebut isinya hanya memberitahu tentang ada anggota MPR yang meninggal dunia, lengkap dengan namanya. Dahlan tidak kenal nama itu.

          Beberapa bulan kemudian, datang lagi surat dari MPR. Ketika dibuka, eh, ternyata berita tentang kematian anggota MPR lagi. Sejak saat itu Dahlan tidak pernah lagi membuka surat yang datang dari MPR. Sampai suatu ketika ada surat dari MPR yang tebal tidak seperti biasanya. Dahlan pun berpikir, kalau kali ini pasti ada hal yang lebih serius daripada berita tentang kematian anggota MPR. Setelah dibuka, ternyata sama saja. Berita kematian anggota MPR. Hanya saja kali ini ada beberapa anggota yang meninggal dunia dalam waktu yang hampir bersamaan. Jadi beritanya dijadikan satu, maka itu amplopnya menjadi tebal. Sejak saat itu surat apapun, bagaimana tebalnya sekalipun, yang datang dari MPR, Dahlan tidak pernah membukanya. Sampai akhir masa jabatannya, memang ternyata tidak ada kerja di MPR.

          Untung Dahlan Iskan “tidak keterusan” menjadi anggota MPR, atau menjadi petinggi dalam jabatan politik lainnya. Kalau sampai begitu, bisa jadi, dia akhirnya tertular juga virus-virus yang merusak jati dirinya, seperti yang dialami banyak politikus. Baik yang dahulu sampai dengan yang sekarang. Apalagi yang sekarang. Lebih-lebih lagi, untung sekali tidak sampai menjadi bagian dari petinggi Partai Demokrat! ***

          Sumber tulisan diolah dari:

          – Warisan GO Samola, oleh Dahlan Iskan (Jaring Pena, 2009)

          Tulisan terkait sebelumnya:

          Posted by Aba Musa | 30 Juli 2012, 10:38 pm
          • Pak DIS, boleh dong mampir juga ke Purworejo Jateng. Di sana lapangan kerja sangat sangat terbatas. Boleh juga mungkin di bangun industri minyak diesel dari nyamplung atau biji besi di daerah Pantai Selatan. Kasihan putera daerah pada merantau semua. Terima kasih pak DIS.

            Posted by Biasis Pray | 31 Juli 2012, 8:20 am
          • karena tenaga mudanya pada merantau semua, purworejo dijulukikota pensiunan ya mas biasis pray. purworejonya mana mas?

            Posted by bu rt | 2 Agustus 2012, 5:42 am
          • nang pwrjo arep nggawe pabrik opo? wes lah nggak usah ono pabrik, nggak usah ono mall

            Posted by atmo | 5 Agustus 2012, 3:57 pm
      • amiin Yaa Rabb

        Posted by Sofyan Faizin | 30 Juli 2012, 7:17 am
      • Sy terharu membaca perkembangan BUMN yg dikelola Bung Dis, semoga sukses selalu. Sebenarnya semua aset, management dst jk dikelola orgyg amanat insya @ pasti maju. itulah PENYAKIT SEBENARNYA bangsa ini, sangat KORUP, sy seneng jk bung Dis Masih tetep jadi mentri. Bisa LELUASA bergerak membenahi indo, sy bayangin kalo jd presiden nanti malah spt SBY di krangkeng birokrasi, DI HALANGI sana sini, DIlarang begini begitu. Sy sudah bayangi, kalo jadi Presiden bung Dis bisa seperti Presiden Iran&Presiden di Amerika latin sono yg TIDAK MAU terima gaji. Kalo bung Dis jadi presiden malah gak bisa terjun langsung di masyarakat urusan yg sangat teknis, nanti malah DITIPU oleh birokrasi DENGAN MENUNJUKAN yg baik2 sedang yg buruk2 disembunyikan. YANG PENTING BUNG DIS BISA BERMANFAAT BAGI BANGSA INDO, bagi masyarakat dunia luas,dan itu tidak harus JADI PRESIDEN, kayaknya sekarang saja SEMUA ORANG PADA TAHU DIRI DAN SUNGKAN DENGAN BUNG DIS, kecuali segelintir MANUSIA IRI HATI dan MAYORITAS DPR. JAAANNGGAAAAAAAANNN RRRRAAAGGUUUUUUU BUNG DIS KAMI SEMUA DIBELAKANGMU, MENDUKUNGGGGMU. SEMOGA TUHAN MEMBERIKAN BAROKAH DAN KEAMANAN DUNIA AKHERAT. SALAM sukses bagi Dahlanisty, Dismania dst.

        Posted by Aba Musa | 30 Juli 2012, 8:34 am
      • semua mendoakan agar pak DIS diberi jalan
        utk dapat berbuat lebih lagi bagi bangsa ini….

        Posted by on Air | 30 Juli 2012, 9:12 am
      • Amiin..

        Posted by ricky | 31 Juli 2012, 12:58 pm
    • Allaahuakbar….Allaahuakbar…..Allaahuakbar……aku membayangkan betapa makmurnya negeri ini……………kenapa tidak dari dulu……..munmgkin belum terlambat. Pak Dahlan Iskan bak malaikat yang punya energi tidak punya rasa lelah untuk membuktikan ketulusan hatinya untuk membangun negeri ini yang sakit akibat korupsi orang2 bejat yang hanya untuk perutnya sendiri. Inilah buktinyata yang harus didukung penuh….aneh rasanya bila masih ada yang mencibirnya…….berarti perlu dipertanyakan orang macam apa itu……setankah….dajalkah….atau mungkin semacam gandrong. Maju terus pak Dahlan Iskan…orang yang mencibir adalah orang yang tidak punya kemampuan……atau jangan2 lahanya sudah tidak ada lagi…aduh kasihan deh lo……..lebih baik nangis aja kamu…atau sekalian kelaut aje….he…he…he…memang enak jadi orang sirik……kaciaaaan …kamu…

      Posted by agus s | 30 Juli 2012, 8:04 am
    • luar biasa…ingin rasanya berkontribusi juga….tapi untuk sementara bantu doa saja dulu

      http://mariodevan.wordpress.com

      Posted by mariodevan | 30 Juli 2012, 8:04 am
      • setuju…sementara kita bantu doa dululah…..

        Posted by bewe+em | 30 Juli 2012, 8:38 am
      • semua proyek di atas sangat berkaitan dengan jalan (untuk akses). sayangnya, wewenang pembangunan dan perawatan jalan ada di manajemen yang berbeda (Kementrian PU), sehingga pak DIS tidak punya wewenang penuh. jika pembangunan jalan bisa mengikuti percepatan dan agresivitas proyek BUMN, itu baik. hanya saja, jika pembangunan jalan tidak bisa mengikutinya, itu justru akan jadi penghambat dan memperlambat proyek. koordinasi: mudah diucapkan, tapi sangat sulit untuk dilakukan

        Posted by satdiwo | 30 Juli 2012, 8:42 am
        • Bener sekali mas satdiwo bahwa infrastruktur transportasi hendaknya juga dibenahi atau digerakkan, bukan cuma jalan jembatan juga pelabuhan, bandara karena ini menjadi alat untuk mengalirkan komoditi yang dihasilkan dan memobilisasi peralatan dan manusianya.

          Posted by Naga Beringsang | 30 Juli 2012, 1:01 pm
    • maaf, coba copas komen lagi utk ketiga kalinya…kok ga muncul2 daritadi komen saya…
      —-
      karena pengen tau aja sampe mana proyek2 yang disebutkan oleh pak dis..setelah searching2, hasilnya baguslah..tidak sekedar menghembuskan angin surga. kebanyakan sudah mulai tahap awal pembangunan..yah semoga saja proyek2 besar ini semuanya terealisasi dengan baik dan hasilnya bisa kita rasakan tahun 2014 nanti…
      —–
      (1) oleokimia
      produksi oleokimia sudah melampaui malaysia, skrg ptpn 3 n 4 bangun pabrik lagi, dana dr bank bumn
      -http://www.bumn.go.id/ptpn13/publikasi/berita/produksi-oleokimia-indonesia-lampaui-malaysia/
      -http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/05/319747/21/2/Bangun-Pabrik-Oleokimia-PTPN-III-Mau-Pinjam-Bank-BUMN

      (2) pabrik gondorukem
      sudah dalam pembangunan mulai 25 juni 2012
      -http://perumperhutani.com/2012/06/pabrik-derivat-gondorukem-terpentin-perhutani-terbesar-se-asia-tenggara-dibangun-di-pemalang/

      (3, 4, 5) pabrik semen indarung 6, pabrik semen rembang, semen baturaja
      akan dibangun, sudah disetujui di rups. indarung dan rembang kapasitas 3 juta ton, baturaja 1,5. untuk indarung ada mou dgn pt kai dan pelindo 2 untuk kelancaran transportasi. jika semua pabrik semen jd jadi 1 holding bernama semen indonesia, maka kapasitas total 26 juta ton/tahun, mengalahkan pabrik thai yg 25 juta ton/thn. secara market share di indo, sebenarnya terjadi penurunan krn permintaan semen di domestik sangat tinggi, tahun 2011 tercatat 48 juta ton.
      -http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=31101
      -http://padangekspres.co.id/?news=nberita&id=2126
      -http://www.semenpadang.co.id/?mod=berita&kat=&id=726
      -http://www.tribunnews.com/2012/07/18/pt-semen-baturaja-bangun-pabrik-di-oku-selatan

      (6) pabrik sagu sorong
      pembebasan lahan dan penanaman sagu skala besar telah dilakukan, pabrik blom dibuat, mesin pengolah sagu masih riset di its.
      -http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=10711
      -http://www.bumn.go.id/perhutani/publikasi/berita/perhutani-dirikan-pabrik-sagu/

      (7) pelabuhan sorong
      pembangunan mulai agustus 2012, estimasi selesai awal 2012. rencananya akan menjadi hub port internasional kawasan timur, bila beroperasi tentu akan menjadi pendongkrak ekonomi kawasan timur indonesia yg luar biasa. karena kapal2 internasional bisa transit dulu jika mau ke australia, papua nugini, dan selandia baru dkk atau sebaliknya.
      -http://www.tender-indonesia.com/tender_home/innerNews2.php?id=13497&cat=CT0005
      -http://finance.detik.com/read/2011/09/15/170746/1723420/4/dirut-pelindo-ii-bangun-pelabuhan-sorong-orang-anggap-saya-nekat

      (8) plta papua
      akan dibangun. kalo dari paparan pak dis, maka baru dibangun jalan menuju site plta agar pembangunan bisa berjalan.
      -http://foto.detik.com/readfoto/2012/04/03/184721/1884354/461/1/pln-akan-bangun-plta-di-papua
      -http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/215688-pln-bangun-plta-di-wamena-papua

      (9) pabrik baja ks
      pembangunan dimulai akhir mei, dana dapat pinjaman dari 3 bank bumn. pasar 90% domestik, 10% ke australia dan malaysia.
      -http://www.merdeka.com/uang/krakatau-steel-bangun-pabrik-pengolahan-usd-530-juta.html

      (10) pabrik gula banyuwangi
      baru akan dibangun 2013.
      -http://www.antaranews.com/berita/317521/pabrik-gula-terbesar-dibangun-di-banyuwangi

      *fiuh pegel juga nyari2 berita ginian…jika saja media gencar memberitakan yg seperti diatas, itu akan luar biasa drpd memuat berita2 pak dis mandi di stasiun, pak dis naek ojek…jadi eneg..capede

      Posted by dargombes3 | 30 Juli 2012, 10:19 am
    • Salam hormat buat Pak Dahlan. Komentar saya husus untuk Pertamina. Rutinitas bukanlah pekerjaan top manajemen. Rutinitas harusnya cukup dikerjakan oleh manajer devisi dan staf suatu organisasi. Tugas top manajemen adalah mencari trobosan baru dalam rangka efisiensi dan efektifitas maksimal. Ditempat kami, hal yg berbau rutinitas bahkan dikerjakan oleh anak magang. Tinggal mensupervisi agar semuanya berjalan sesuai dengan sistem yang ada. Saya tentu paham bahwa hal2 rutinitas di Pertamina berbeda dengan di tempat kami bekerja. Namun demikian intinya adalah sama, sesuatu yang harus sudah tersistem sehingga tidak tergantung pada tiap individu dalam organisasi. Sistem inilah yang menjamin bahwa organisasi harus tumbuh pesat dan efisien. Untuk itu diperlukan trobosan-trobosan baru dan ini adalah tugas top manajemen.
      Pertamina hasurnya malu dengan Petronas dengan demikian mau dan berkomitmen untuk terus belajar agar tidak tertingggal semakin jauh.

      Posted by Sukarman | 30 Juli 2012, 4:17 pm
      • menurut sy, maksud pak DIs rutinitas disini bukan yg seperti di tempat bapak – kalo rutinitas yg begitu pak DIs ndak usah tulis apalagi sebagai penutup (yg biasanya inti tulisan ada disitu)
        tapi rutinitas yg harus dikerjakan top manajemen karena berhubungan dng duit gedhe & tingkat rahasianya, jadi anak magang mana boleh pak pegang rutinitas yg begini hehehe

        Posted by yud | 31 Juli 2012, 8:07 am
    • Dear All Customer MHClothings,,

      Berikut saya persembahkan Jaket MH,,dengan spirit pa Dahlan..Kerja !, Kerja !, Kerja !..Demi Indonesia..
      berikut gambarnya..http://mohbusinessman.wordpress.com/

      ada ukuran S, M, L, XL dan XXL..

      Ayo pre order sekarang sebelum kuota produksi habis..terbatas untuk tahap 1..

      Silahkan hubungi Fahmi 0856 9133 3174 atau mhclothings@gmail.com atau Pin BB 29EB50ED

      *Sebagian dari pembelian jaket ini akan masuk kas Dahlanis Jakarta…

      Posted by mohbusinessman | 30 Juli 2012, 7:00 pm
    • Mantappp skalee om dis, ide2 seperti ini memang seharusnya sdh di realisasikan secepatnya… Sdikit masukan pa, supaya management2 bumn harus bekerja sesuai system/sop, jangan lagi mangement di mana mengambil keputusan berdasarkan suka atau tdk suka terhadap person/perusahaan Dan leletttttt…selamat bekerja om dis n kawan2 di bumn….semoga bangsa kita bisa menjadi terpandang, minimal d kawasan regional dulu lah..

      Posted by Andi karaeng | 31 Juli 2012, 5:25 pm
    • nama saya amin pak kemarin pada awal nopember 2011 kami dijanjikan akan ada LISTRIK yang masuk ke desa kami sehingga banyak sekali para pemborong yang datang ke desa kami dan meminta sejumlah uang katanya sbg biaya agar listrik cepat masuk tapi sampai saat ini ternyata belum masuk (ini nmr Hp Saya 081216557255)

      Posted by amin | 10 September 2012, 10:30 am
    • Bagus sekali ya….. setidaknya kami punya pandangan akan situasi yang dipaparkan pak Dahlan…. salut pak.
      http://gflanggeng.wordpress.com

      Posted by rudyprmd | 8 Desember 2012, 4:22 pm
  1. Lapor dulu akh

    Posted by caderabdul | 30 Juli 2012, 3:35 am
  2. Belum ada komentar..

    Posted by Dabz | 30 Juli 2012, 3:37 am
  3. asyik udh senin aje, semangat!!

    Posted by tsabit tsaqib ( @arrkurt ) | 30 Juli 2012, 3:40 am
  4. Amin. sy mengaminkan semua rencana pak iskan. terutama memanfaatkan tanah2 bumn untuk menanam kedele. malu2in pak, sdh makan tempe dr jaman nenek moyang, eh bahan bakunya impor. Sekarang sdh saatnya tempe dikembalikan ke rakyat Pak🙂 nasionalis lewat tempe…

    Posted by Evi | 30 Juli 2012, 3:41 am
  5. sahur sambil baca MH jd semangat, sepiring nasi dg sambal goreng kentang ludes dlm sekejap.🙂

    Posted by akal sehat | 30 Juli 2012, 3:44 am
  6. sawit,karet,sagu,gula,semen,pelabuhan,plta,baja….benar benar out of the box..

    Posted by jhon | 30 Juli 2012, 3:51 am
  7. Memang pertamina sbg BUMN trbesar bnyak kepentingan yg brperan,ayo pak maju terus rawe2 rantas malang2 putung!

    Posted by elfataruqani | 30 Juli 2012, 3:51 am
    • betul mas…..”Yang masih mengganjal adalah ini: kapan Pertamina bisa membangun kilang minyak sendiri! Pertamina masih terlalu sibuk dengan urusan-urusan rutinnya!”
      Saya kira harapan masyarakat indonesia……juga begitu,menunggu Pertamina membangun kilang minyak sendiri!
      Kapan ya…? ya nanti kalo dah ga sibuk……!!! sibuk mulu !!

      Posted by mustail | 30 Juli 2012, 6:39 am
  8. “Yang masih mengganjal adalah ini: kapan Pertamina bisa membangun kilang minyak sendiri! Pertamina masih terlalu sibuk dengan urusan-urusan rutinnya!”

    Menurut saya, nilah pernyataan tersirat Pak Dahlan bahwa ada sebuah kekuatan misterius yang jauuuh lebih kuat dibandingkan kekuatan seorang Menteri BUMN, yang rupanya selama ini menghalang-halangi terjadinya gebrakan perubahan perbaikan dalam tubuh BUMN-BUMN seperti Pertamina.

    Tidak ada jalan lain, tidak ada pilihan lain… ayooo kita berikan amanat kekuatan terDIShyaaat di negeri ini kepada Pak Dahlan!!!

    Posted by M. Erick Antariksa SH | 30 Juli 2012, 3:52 am
  9. MET MENJALANKAN PUASA RAMADHAN 1433 H dan semoga rencana pak DIS sukses dan terlaksana semuanya. Amin

    Posted by muh ridhoi | 30 Juli 2012, 3:55 am
  10. Seperti biasa….saya hanya ingin berdo’a
    Smoga pak DIS selalu diberikan kesehatan, panjang umur dan panjang kesempatan untuk memajukan bangsa Indonesia. Amin
    Setiap saya membaca tulisan2 beliau, saya slalu kawatir, jangan2 beliau tidak punya kesempatan lagi untuk memajukan bangsa ini setelah 2014. ( Politik sungguh ngeri dan menakutkan )

    Posted by Heri suryo hadiwinoto | 30 Juli 2012, 3:57 am
  11. Semoga pembangunan besar-besaran di papua bisa segera terlaksana dan harus terlaksana, ini juga sebagai jawaban pemerintah untuk melakukan percepatan pembangunan di tanah kelahiran saya di papua dan ini juga membuktikan kalau kita satu bangsa dan satu bahasa tanpa membedakan suku ras dan agama bersatu untuk memajukan Indonesia

    Posted by shinju2 | 30 Juli 2012, 4:01 am
  12. kenyang makan sahur, masih nambah lagi makan MH, SIAP BUAT MODAL KERJA….! KERJA…! KERJA ….!

    Posted by anang | 30 Juli 2012, 4:01 am
  13. Ya Allah berikanlah kekuatan, kesehatan, dan ketakbahan pada Bpk Dis, sehingga program yang mulia ini bisa terwujud demi kesejahteraan rakyat Indonnesia.
    Saya juga berdoa agar orang yang buruk sangka pada Bpk Dis, di bulan Ramadhan ini dibukakan hatinya agar segera bertaubat.
    Ya Allah permudahlah segala urusan yang bp Dis jalani saat ini dan jauhkan lah dari godaan orang2 yang ingin menyesatkan saat ini.. Aminnnnn

    Posted by Hadi S | 30 Juli 2012, 4:07 am
  14. Pak DIS emang luar biasa, bisa mengubah dunia, smlm saya satu gerbong dg Mr. Jonan yg nampaknya baru pertama kali bagi beliau naik kreta api, purwojaya dr purwokerto yg kbetulan mski executive tp agak butut,, smp beliau ndk bisa tidur tuch dr pwt smp gambir….., ini jg mungkin Dirut KAI pertama dan satu-satunya yg mo naik kreta brlama-lama…..:-)

    Posted by masyoed | 30 Juli 2012, 4:09 am
  15. @pak erick

    melihat hebohnya reaksi saat pergantian jajaran direksi pertamina, dan isu-isu yg bertebaran diseputarnya, memang sedikit banyak mengungkap bayangan ‘kekuatan’ itu. Bener pak erick, misterius, saking misteriusnya kita cm kebagian melihat sekelebat bayangannya saja, hehe. Kita hanya bs meraba-raba bentuknya

    Posted by akal sehat | 30 Juli 2012, 4:09 am
    • @ mas akal s.
      Dan setelah diraba2 ternyata . . . .
      yang keluar kartu kuning ke-3. He he.
      Semoga . . .
      Kartu kuning sudah habis, kartu merah LUPA DIBAWA (atau mungkin sudah ‘terbakar’ oleh DOA Dismania)
      Dan ….
      Yang ada hanya Kartu HIJAU di Celana, sehijau Mobil Listrik DA
      Next …..
      Go go go, Indonesia Jaya

      Posted by wanto kdr | 30 Juli 2012, 3:24 pm
  16. semangat Ramadhan..

    Posted by affan | 30 Juli 2012, 4:10 am
  17. Siapa bilang, bung dis ga bikin blue print BUMN?
    Ne contohnya…..
    Yg ga ada tuh, blue printnya DPR, ga pernah bikin kemajuan. Isinya klo ga cacian pesimis, pilem porno, adegan mesum, ma korupsi. Ga ada yg laen

    Posted by Prasetyo Wijaya | 30 Juli 2012, 4:10 am
    • Betul, kang. Sampai2 P DIS berani sebut merk, tuh. “SK 236 yang dipermasalahkan ………….” Sya kira MH kali ini juga banyak menjawab isu-isu dari gedung senayan yang seperti kang Pras sebutkan.

      Posted by lutfi helmi | 30 Juli 2012, 4:47 am
    • Iya pak. Kita suguhkan MH edisi ini utk si AB di DPR sana. Monggo dinikmati hidangan pabrik2 baru di lingkup BUMN ini. Lagian kalo usul jangan asal, kalo asal jgn usul, masak antrian merak suruh ngurusin pak Dis, halloow bangun pak AB, emang menko gak lapor ya kepindahan kewenangan di merak.
      Utk yg di DPR juga, apa kerja nyata anda mengatasi tempe, BUMN sdh mau melangkah, kami tunggu peran anda.
      Triokwekkwek silahkan putar otak cari celah lg utk ngomong pencitraan, mumpung msh ada yg bayar kalian.
      Kalo Pertamina ihh serem gitu ya behind the scene nya. Pelan tp pasti semua pasti bs terbongkar. Silahkan menghitung hari ajah..

      Posted by wakmus | 30 Juli 2012, 5:03 am
      • ab, aria bima tah, pdip tah, ah biarin aja

        Posted by edhi | 30 Juli 2012, 7:47 am
      • wk..wk..wk.wk.. Comen yng buat panas Aria bima & trio macan.. Sy berdoa kepada aria bima utk membaca komenini sehingga dia tidk comen sembarangan.. kasihan pdip& ibu mega.. Jd terimbas deh.. sy juga berdoa kepada trio macan & yng biayai Trio agar di berikan kekuatan jantung.. Biar g cepet srtoke & makin banyak ngeluarkan kultwit yng lucu2.. Lmayan buat hiburan rhamadan..

        Posted by yudhy | 30 Juli 2012, 2:29 pm
  18. Luar biasa negara kita, ditengah badai krisis ekonomi Eropa masih mampu membangun proyek-proyek besar untuk kesejahteraan masyarakat. Untuk pak DIS, semoga tetap sehat dan selalu mendapat lindungan dari Allah SWT. Amiin

    Posted by muhari | 30 Juli 2012, 4:14 am
  19. Reblogged this on Just a matter of time.. and commented:
    saya mencoba untuk optimis dan skeptis.. sementara ini secara objektif program program yang direncanakan sudah asik. Implementasinya yang kita tunggu, dan bagaimana impactnya ke Indonesia

    Posted by dokterdiaz | 30 Juli 2012, 4:16 am
  20. Pak Dis kali ini menjawab sinisme tentang pencitraan, tebar pesona dll melalui 15 proyek besar Bumn yg harus selesai thn ini. Sentilan ttg hambatan yg ada Dpr juga hrs dibereskan. Slmt puasa pa dis, smoga rencana jln kaki 25 km di wamenanya lancar. Amien.

    Posted by iwan | 30 Juli 2012, 4:17 am
  21. Terasa sudah sangat dekat wujudnya.

    Posted by Yudi | 30 Juli 2012, 4:20 am
  22. Pertamina membangun kilang minyak sendiri adalah hal yang sangat luar biasa dan yang paling ditunggu rakyat Indonesia……
    Pasti segera terwujud…
    untuk pak DIS…. Semoga Yang Maha Agung senantiasa melindungi setiap langkah Anda………..Amin…

    Posted by qohar | 30 Juli 2012, 4:26 am
  23. senang..semangat & smakin optimis mendengar kebangkitan negeriq trcinta.Apapun pendapat/pilihan politik kt..jgn smp mmbuat kt trpecah,ingat negara2 asing sll “mengintai” kt,bahkan mgkn ada yg tdk “rela” melihat Indonesia bs & smakin mandiri.Nasionalisme prlu kt kobarkan kmbl..mgkn prlu dihimbau stiap hari pd jam trtentu radio/tv memutar/menayangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya (mgkn g ya?? ) .Ayo bangkit & brsatu mengejar harga diri bangsa..Demi IndoneSia yg lbh baik.Kerja..kerja..kerja..!!

    Posted by koreksidiri | 30 Juli 2012, 4:32 am
    • Setahuku radio swasta nasional kalo malam hari dan pagi hari mau mulai siaran, sudah mulai mengudarakan lagu kebangsaan dan lagu wajib nasional.. (ini aku dengar di jakarta loh…radio swasta di jakarta).
      Semoga juga di daerah lain sama…:)

      Posted by mamat | 30 Juli 2012, 7:35 pm
  24. Alhamdulillah. Aku pagi ini sangat bahagia. Ekonomi bangsaku semakin baik. Bagi diriku, semakin tercerahkan bagaimana membuat usaha sebaik mungkin. Kecil tidak masalah asal ada untungnya.
    Pagi ini menambah semangat bagiku untuk bekerja. Aku berharap semua saling berbagi nilai optimis.
    Aku bermohon kepada teman-taman yang pesimis untuk memberi pandangan dari sisi negatif dari sisi Dahlan Iskan dalam bekerja. Sungguh, dengan komentar negatif itu bisa melihat keutuhan diri seseorang. Karena kekurangan itulah yang melengkapi kesempurnaan manusia.
    Selamat berpuasa. Semoga Tuhan memaafkan kesalahan kita.

    Posted by Widi | 30 Juli 2012, 4:36 am
  25. Dengan kekuatan doa rakyat Indonesia, mudah-mudahan Pak Dis diberi kesehatan dan panjanng umur. Agar dapat terus membangun dan memajukan bangsa ini. Ayo yang muda-muda bangkit bersama DAHLAN ISKAN.

    Posted by Titik | 30 Juli 2012, 4:42 am
  26. Tuhan memberkati anda, tuan…!

    Posted by Budi | 30 Juli 2012, 4:43 am
  27. Semoga P.DIS diberi kekuatan dan kesehatan selalu dalam mewujudkan amanat sbg menteri BUMN. Smg BUMN di bwh pimpinan beliau mampu menjadi lokomotif pembaharuan & pembangunan jg sbg bumper dr hantaman badai krisis global. Model memimpin seperti yg beliau tunjukkan dengan manajemen ” iklas dan sepenuh hati ” ternyata cespleng untuk membawa & mengubah BUMN menuju lebih baik spt yg sdh beliau lakukan di JAWAPOS. Maju terus pantang mundur & kerja – kerja – kerja. Bravo P.DIS yg DISyaaaat

    Posted by sulistiono | 30 Juli 2012, 4:44 am
  28. Saya doakan pak DIS selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk memperbaiki negara ini… Aamiin…

    Posted by imm | 30 Juli 2012, 4:51 am
  29. Absen dulu…

    Posted by p4ndan | 30 Juli 2012, 4:57 am
  30. semoga semuanya terwujud dan jadi kebaikan semata………AAAAMMMIIIIIIINNNNN……!!!!!!

    Posted by aisyah | 30 Juli 2012, 5:08 am
  31. lanjutkan ke RI 1 2014-2019, RI 1 2019-2024. Amin…………….

    Posted by cap mangga | 30 Juli 2012, 5:12 am
  32. Dahlan Iskan : “Optimisme setengah dari keberhasilan”… Menteri yang penuh ispiratif dan gesit … Dengan sikap optimis smg berhasil.

    Posted by Djoko Sawolo | 30 Juli 2012, 5:19 am
  33. optimisme ruhnya kesuksesan……..Oh ya saya kira MH kali ini ingin menjawab berbagai cibiran dari trio macan dll yg meragukan kinerja dan keberhasilan DI dalam mengelolah BUMN sekaligus memotivasi pertamina untuk keluar dari persoalan remeh temeh yg membelenggunya…smga pihak2 terkait bisa sadar untuk sama2 membangun optimisme demi kejayaan indonesia….

    Posted by adindahlan | 30 Juli 2012, 5:30 am
  34. “Yang masih mengganjal adalah ini: kapan Pertamina bisa membangun kilang minyak sendiri! Pertamina masih terlalu sibuk dengan urusan-urusan rutinnya!”. Sepertinya pak Dahlan sulit menembus Pertamina … Apkh rekan-rekan bisa membantu!!!

    Posted by Djoko Sawolo | 30 Juli 2012, 5:33 am
  35. Saya Hadir….

    Presidennya Gesit (Ah, yang bener)
    Menterinya (BUMN) Gesit…
    Anak Buahnya (rakyat) Gesit…
    Larinya Melejit…
    Hasilnya Legit…
    SELAMAT DATANG INDONESIA BARU..

    MANTABS!!!
    SEMANGAT!!!

    Posted by dityo | 30 Juli 2012, 5:33 am
  36. Ternyata kerja beneran ya Pak Dis nih, kirain cuma muter muter kota naik molis doang ato sekedar tiduran di rusun dan rumah petani miskin…… Moga moga saja si Aria Bima (salah kasih nama kayaknya Bapaknya dulu) baca tulisan ini. Biar ga asal njeplak saja.

    Posted by agungbsantoso | 30 Juli 2012, 5:37 am
  37. Jadi ingat MH awal-awal dulu Pak Dis menyebutkan bahwa membangun harapan modalnya murah karena hanya butuh keikhlasan dan rasa cinta yang besar untuk bangsa dan negara.. Harapan iitu sudah mulai nampak. Ya Robbi jangan matikan harapan bangsa kami. Rahmadilah hambamu yang selalu berpikir untuk mencari solusi bangsa ini..

    Posted by harsia | 30 Juli 2012, 5:39 am
  38. Bigimana dengan kasus tanah PTPN yang sampai timbul korban anak kecil mati tertembak. Sejauh mana tanggung jawab direksi PTPN dan menteri BUMN ? Walo lebay juga untuk menyalahkan Pak Menteri, tapi mestinya sebagai boss besar bisa memberikan sanksi bila ada kesalahan fatal dari direksi PTPN. Satu atau dua, nyawa tetaplah berharga.

    Posted by agungbsantoso | 30 Juli 2012, 5:43 am
    • itu dah urusan penegak hukum brooo….

      Posted by mustail | 30 Juli 2012, 6:53 am
    • beritanya masih simpang siur, korban sudah jatuh, 127 ton pupuk hilang dijarah, adalah awal brimob terpaksa keluar kandang, lambatnya BPN menerbitkan status tanah itu pak dahlan menjadi bulan bulanan politikus dan walhi, kalau pak dahlan mengeluarkan intruksi berikan lahan itu kepada petani, nanti DPR dengan nikmat memukul pak dahlan , bahwa pak dahlan melenyapkan harta negara, so, harus ada bab khusus untuk membuka tema sengketa lahan lahan BUMN dan solusinya, sebentar lagi kalibaru bakal jadi isu menarik karena akan digarap menjadi new tanjung priok, ayooo jangan ada korban lagi

      Posted by saeful | 30 Juli 2012, 8:14 am
  39. Alhamdulilaah … walau mendapat nada minor dari oknum DPR yang nggak ngerti akselerasi pak DI, mayoritas diantara kita sejalan dengan arah/capaian pak DI. Saya usulkan kepada ketua DPR agar mewajibkan semua anggotanya (khusunya yg membidangi BUMN) agar membaca rutin catatan Dahlan Iskan ini, saya ikut malu karena anggota DPR memberi koment tntang pak DI .. e.. nggak dong …! payah !!!! DPR masih belum bisa meningkatkan citranya karena ulah anggotanya …. Selamat pak DI … Selamat kepada kita pendukungnya …. Semoga Allah SWT memberikan Hidayah untuk bangsa ini ….. semoga pak DI senantiasa diberikan kesehatan dan senantiasa istiqomah di jalan ini ……. AMIN.

    Posted by ZAENAL ARIFIN | 30 Juli 2012, 5:44 am
  40. selamat pagi dan tetap semangat

    Posted by flow | 30 Juli 2012, 5:44 am
  41. Siapa yang bisa nebak 5 proyek yang belum termuat dalam MH kali ini apa saja ? Kalau bener lima limanya berhadiah avanza….. Hehehehe…..

    Posted by agungbsantoso | 30 Juli 2012, 5:46 am
    • saya ikutan nebak
      JELAS bukan untuk proyek pertamina, karena terlalu banyak tikusnya

      makanya pak DIs memberikan penutup bahwa pertamina blum waktunya untuk diberikan proyek kalo masih TERLALU sibuk dengan urusan2 rutinnya.
      ini artinya manajemen pertamina sebenarnya ada di urutan terbawah kinerjanya apabila berhubungan dng tikus2nya

      Posted by yud | 30 Juli 2012, 8:25 am
    • 1. Proyek MolisNAS
      2. Proyek Sorgum
      3. Proyek BatanTEK
      4. Proyek Bandara Internasional
      5. Proyek …….

      Wuakeh… Manstap!!

      Posted by Bambang | 30 Juli 2012, 8:36 am
  42. kapan pertamina bikin kilang sendiri!. bukan bapak saja yang punya rasa yg mengganjal, rakyatpun menunggunya,
    dampaknya tentunya luar biasa, menjadi tuan di negeri sendiri,
    masih kuatkan saya berjalan 25 km seperti tahun lalu, semoga bisa menjaga kesehatannya pak

    Posted by lowonganmu | 30 Juli 2012, 5:49 am
  43. Sampai sejauh ini kok belum ada satu atau dua dari ratusan direksi BUMN yang ngikutin jejak Pak Dis, bikin tulisan dan dipublikasikam di blog ya ? Atau sudah ada dan terlewat oleh saya ? Kasih tunjuk dong kalau ada.

    Buletin dalam bentuk blog mungkin juga perlu dibuat oleh perusahaan-perusahaan BUMN, agar lebih komunikatif dan menyebarkan virus hope secara meluas dan tataran data kuantitatif otentik. Kan ada beberapa direktur yang mantan wartawan….. Mestinya bisa nulis tuh.

    Posted by agungbsantoso | 30 Juli 2012, 5:50 am
    • Setuju Pak. Budaya Kerja Kerja Kerja dan MH perlu disebar luaskan. Pak DIS, kapan MH juga terbit hari Kamis? 2x seminggu, 2x nge-charge seminggu …

      Posted by Prasetyo | 30 Juli 2012, 6:11 am
    • Pak Agung, saya lihat PLN meneruskan tradisi menulis CEO Notes yang dapat dilihat di http://www.pln.co.id.

      Posted by Fendeavor | 30 Juli 2012, 8:39 am
      • Fendeavor, terima kasih untuk link ke CEO notes nya, baru tau😦 dan gak sabar langsung ‘berkelana’ ke sebelah.. hasilnya..
        Ternyata direksi PLN juga penulis2 ulung (mudah2an bukan karena ketularan virus DIS, atau kalau pun ketularan, semoga tidak usah sembuh)

        Bravo Tuan DIS, Bravo PLN (Maaf kalo sebelumnya saya termasuk satu dari sekian banyak yang hampir hilang ‘hope’ pada PLN)

        bagi yang baca ini dan punya akses ke Tuan DIS, Bikinin Website buat BUMN dong, dan berikan kami yang rakyat kecil ini bocoran2 program BUMN, biar kami benar2 merasa ikut memiliki, ikut bangga, dan ikut2 hal positif2 yang lainnya.

        Tuan DIS, semoga dapat lebih sering menyirami saya dengan Hope

        jadi semangat banget.. (selama ini aku kemana aja ya???)

        Posted by tedi - Bandung | 30 Juli 2012, 9:15 am
      • Trmkash FENDEAVOR atas infonya …

        Posted by Djoko Sawolo | 30 Juli 2012, 3:33 pm
      • yang menulis nggak cuma Dirutnya tapi direktur operasinya juga, semoga semangat kerja terus terpelihara. semangat sore…..

        Posted by fris | 30 Juli 2012, 3:40 pm
    • Sebenarnya sudah mas.. Coba di cek di http://www.kontan.co.id (kolom CEO Talk)
      Saya pernah baca kolom Pak Dwi (Dirut Semen Gresik), Pak Emir (Dirut Garuda), Pak Soetarto Alimoeso (Bulog), Pak Syamsul (Dirut Kimia Farma) dll… Monggo…

      Posted by Bambang | 30 Juli 2012, 8:49 am
    • sudah ada, yaitu dirut PLN pak Nur Pamuji, dia meneruskan CEO NOTES yang dulu ditulis pak DI. kebetulan dia mantan wartwan juga walaupun cuma wartawan kampus.Tapi jangan dibandingkan dengan tulisan pak DI, karena beliau adalah MASTERnya para wartawan.

      Posted by anang | 31 Juli 2012, 12:06 am
    • sudah ada, yaitu dirut PLN pak Nur Pamuji, dia meneruskan CEO NOTES yang dulu ditulis pak DI. kebetulan dia mantan wartwan juga walaupun cuma wartawan kampus.Tapi jangan dibandingkan dengan tulisan pak DIS, karena beliau memang MASTERnya para wartawan.

      Posted by anang | 31 Juli 2012, 12:18 am
  44. luar biasa…
    bravo pak dis…

    Posted by nang | 30 Juli 2012, 5:55 am
  45. tahun ini (ada tersisa 5 bulan lebih 1 hari) akan mulai 15 proyek skala besar !, baru 10 yg dibahas dada sdh DHEG!! seperti ke hantam martil.. ini bukan urusan kecil… kuat sekali tekad DI, sementara krisis ekonomi sedang melanda dunia…berani sekali dia…BUMN harus bisa jadi bumper, gak ada proyek yg ‘boleh’ batal karena dampak psikologisnya besar untuk orang banyak…DI memang nasionalis sejati…manajemen semua proyek BUMN harus handal… lama sekali kita tidak mengenal dirigen orkestra sebuah negara besar !! kata2 adalah janji dan DI b e r a n i mengatakannya !!, bukan pengecut, bukan banci !! dan dia sangat paham resikonya.. lantas apa ada pilihan lain selain mendukungnya .Masih ada 5 proyek lagi yg belum dia sebut…masyaAllah…ya Allah, lindungi orang ini.,

    Posted by daya setiawan | 30 Juli 2012, 6:30 am
    • kl P.Daya msh inget slh 1 tulisan beliau..”inilah saatnya kt menyalip ditikungan”..disaat negara2 lain msh tiarap kt udh siap utk bangun & brlari,bgitu negara2 lain br bngun kt udh brlari & trs brlari jauuh meninggalkn mrk..amin..jgn smp lepas momentum ini !! (JP bs besar spt skrg slh 1 nya ya krn motto ini,saat krisis 1998 perusahaan lain tiarap,JP ekspansi melebarkn sayap spt mmbangun percetakan2 diNganjuk,Solo dll..spt trkisah dlm buku “Mission ini Possible” by Misbahul Huda/dirut Temprina percetakan JP)

      Posted by koreksidiri | 30 Juli 2012, 7:02 am
    • setuju sekali. DI memang orang hebat. jd komandan BUMN2 itu tdklah mudah tp di tangan beliau roda BUMN menggelinding kencang dan siap terbang menerkam dunia. Betul2 orang yg LOW PROFIL HIGH PRODUCT . ACTION – ACTION itu yg penting bukan banyak wacana aja spt yg di TV-TV itu tp tdk ada realisasinya (jauh panggang dari apinya) . Bravo P.DIS , Dahlanis dibelakang anda. Semangat Hope sdh membumi sampai2 dahlanis Surabaya buat warung kopi sbg tempat berkumpulnya semangat2 POSITIF. Bravo Dahlanis Surabaya mungkin sebentar lagi kota2 lain menyusul dgn wujud yg berbeda. Hidup DAHLANIS

      Posted by sulistiono | 30 Juli 2012, 7:05 am
  46. Mari belajar kepada pak dahlan iskan… Meskipun cuma bisa mengamalkan bagian kecil dari semua yang telah ditularkan…..

    Posted by Barata yuda | 30 Juli 2012, 6:33 am
  47. 3TU. Sangat menyemangati. Semoga sukses!!!

    Posted by masiwan32 | 30 Juli 2012, 6:43 am
  48. semangat pagi!!!
    akhirnya pak Dis mengungkapkan permasalahan di pertamina yg slama ini menjadi pertanyaan. memang sih pertamina sgt sibuk dg urusan rutinnya, bahkan dg anak perusahaan yg bgitu banyak,mreka terlihat sgt sibuk sekali.tp sy rasa managemen pertamina yg sdh trbukti ketangguhannya ini msi punya space untuk memikirkan urusan kilang. semoga terobosan membuat 2unit rig buatan sndri di batam bs diikuti dg membuat kilang mandiri.
    ayo kerja kerja kerja!!!

    Posted by m0ojojojo | 30 Juli 2012, 7:03 am
  49. Semakin yakin bahwa Indonesia sudah berada di jalan yang benar.. mari kita dukung pak DIS dengan Kerja… kerja… kerja… Hidup DIS = Demi Indonesia Sejahtera

    Posted by 2nrae | 30 Juli 2012, 7:04 am
  50. Sampe2 wkt buber di gedung kementerian tgl 28 kmrn disinggung jg masalah tahu tempe sama p.Antonius berarti kan ini makanan sepele tp bisa menggoyang negeri ini.

    gonjang ganjing goro2 tahu tempe
    tahu = tempe podo2 asale soko dele
    yenpengen maju ojo mlaku dewe2
    ayo bersama2 kita dukung babeh (p.Dis)

    Posted by kawulo alit PJKA (pulang jum'at kembali ahad) | 30 Juli 2012, 7:15 am
  51. yg ke 5 apa lagi ya ?
    1.Kayaknya transportasi dech (molina + pabrik batere)
    2.batan dg radioisotopnya
    3.pabrik pupuk
    4.pabrik obat
    5. Pabrik solar cell
    Moga salah satu ada yg benar . .

    Posted by oedyn posag | 30 Juli 2012, 7:21 am
  52. (bukan bermaksud sara) rupanya, ramadhan juga membawa nuansa lain di MH. Kawan, coba cermati akselerasi ‘keseriusan’ dalam 2 MH terakir ini.. Kita tak menjumpai ada kalimat yang membuat senyum simpul. Tapi kita menjumpai sebuah ‘kerut kening’, sebuah kesungguhan extra! hope adalah doa, dengan extra ikhtiar pula. Barokah Ramadhan benar2 ingin ditangkap secara maksimal. Tugas kita pula-lah memberi masukan info apapun dari 10 proyek besar, entah itu: berita lokal sambutan masyarakat disekitar proyek, tinjauan teknis, isu politik terkini, dll(seperti yg sudah dilakukan selama ini,cm yaa..lebih extra).
    Mungkin apa yg kita lakukan luput dari pantauan pak Dis, tapi.. Terkusus menjaga ‘asa’ Hope biar lebih berkobar,’menghanguskan’ perimisme disekitar kita,mencerdaskan emosi dan melejitkan intelegensi .

    insya allah, semoga ‘majlis MH’ ini merupakan ajang tebar semangat, belajar dan DISkusi yg konstruktif.

    Posted by wawan | 30 Juli 2012, 7:22 am
  53. Pak dis, Walaupun bapak tidak baca komentar kami semua, tapi saya yakin bapak sudah menugaskan beberapa orang dan teman bapak untuk selalu memantau persepsi publik (baca: Harapan Masyarakat) pada setiap tulisan dan aksi bapak baik dalam forum ini ataupun dalam Forum yang lain.

    Jadi kepada teman-temannya pak Dis yang saya homati (yang akan melaporkan setiap persepsi Puiblik), pertama sampaikan salam dan kekaguman saya kepada pak Dis semoga kesehatan menyertainya selalu.

    Minggu-minggu ini banyak sekali kritikan untuk Pak Dis, dari mulai di Tritter sampai komentar oleh pejabat publik, saya harap tidak menurunkan semangat untuk pak Dis

    Banyak orang yang mengkritik karna mungkin Pak Dis tidak mengabarkan program2 yang dilakukan di BUMN secara keseluruhan, Saya harap banyak tulisan seperti ini nantinya, dimana bapak memaparkan kinerja BUMN secara keseluruhan, tidak fokus pada gula, mobil listrik dan yang lainya..

    Senang rasanya bila mendengar kabar pembangunan PLTA di papua, pelabuhan di sorong dan yang lainya. mungkin bila di paparkan tentang kemanjuan pembangunan jalan trans sumatra, pembanunan proyek-proyek lainya, sehingga orang-orang tidak melihat bapak hanya mencari pencitraan.

    Kabarkan juga masalah yang bapak hadapi, Seperti hadits Nabi “Sampaikanlah kebenaran walaupun Itu pahit”, sungguh pak sampaikan saja, apa kesulitan dan tantangan yang bapak hadapi. seperti pada kasus Pertamina, penunjukan direksi, sampai intervensi dari berbagai pihak. agar tidak ada salah sangka, tidak ada yang buruk sangka menilai kerja bapak lambat atau pencitraan semata. Saya yakin banyak hal yang masih ingin bapak lakukan namun terhambat ini dan itu, mungkin dengan disampaikanya kesulitan-kesulitanya ada salah satu dari kami bisa membarikan bantuan atau, Minimal jika kami berdoa, kami punya doa yang cukup detail untuk meminta pada Tuhan agar hambatan-hambatan yang bapak miliki bisa diangkat.

    Semoga ada yang menyampaikan pada pak Dis, temanya ataupun sahabat kerabat..

    Wasalam

    Posted by egi abdul wahid | 30 Juli 2012, 7:23 am
  54. Tak ada seribu langkah..tanpa ayunan langkah pertama…kerja..kerja..kerja

    Posted by romi s.uk | 30 Juli 2012, 7:29 am
  55. Untuk teman teman yang berada di Surabaya dan sekitarnya, warung kopi Dahlan Iskan telah di buka. Semoga untuk daerah daerah yang lain menyusul.

    http://dahlanis.com/2012/07/23/warkop-warung-kopi-dahlanis-pertama-di-indonesia-segera-dibuka.html#.UBXXvaCMV8E

    Salam,

    Posted by og_s | 30 Juli 2012, 7:41 am
  56. Absen dulu ah.
    Like DIS yoooooo

    Posted by Nur Muhis | 30 Juli 2012, 7:43 am
  57. Tercerahkan dan terinspirasikan …… Amin

    Posted by Agandri | 30 Juli 2012, 7:54 am
  58. nada nada sumbang sudah muali diteriakan, bahkan walhi mendesak agar pak sby memecat pak dahlan dengan kasus ogan hilir, nada nada sumbang ini akan terus dan terus menyerang karena banyak sekali kepentingan kepentingan individu yang hilang dan kepentingan politis yang strategis untuk menaikan citra dengan menyerang pak dahlan, kami berada disini karena kami punya hope yang sama dan kami rela mebnaji bumper pak dahlan demi untuk kemajuan indonesia,

    awas pak dahlan, niat ikhlas saja tidak cukup dalam mengemban amanah di BUMN ,

    Posted by saeful | 30 Juli 2012, 8:09 am
    • Betul pak Saeful. Aku kawatir tentang keselamatan beliau dari ancaman baik perorangan, kelompok, aktifis apa namanaya, lsm bahkan negara yang merasa kepentingannya terusik, Semoga Allah SAW selalu menjaga keselamatannya.

      Posted by satoto | 30 Juli 2012, 8:27 am
    • ah, LSM itu memang jagonya ngompori aja… ayah saya, waktu masih jd PNS Kemenhub sering jadi pimpro (yg jujur)… bosen tiap hari didatangi orang-orang yg ngaku LSM pembela rakyat… pulangnya juga minta uang saku… orang menghujat ormas Islam yg sweeping, padahal setahu saya ormas Islam itu tak dibayar… gimana dgn LSM dan ormas model begini, lebih mirip preman terorganisir…

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 30 Juli 2012, 8:46 am
      • jangan di-generalisir gitu dong pak novrian, gak semua LSM kumpulan preman loh..yang kerja demi kemanusiaan, keadilan dan kehidupan rakyat kecil juga banyak…..

        Posted by loly | 31 Juli 2012, 8:15 am
      • Setuju mas…

        Posted by Hibatillah's SH | 31 Juli 2012, 11:17 am
        • pastinya banyak anggota LSM yg baik… cuma kebetulan aja saya dan orang tua saya blm ketemu yg baik, ketemunya baru oknum aktifis LSM yg preman-preman doang… orang tua saya ketemu dgn oknum aktifis LSM lingkungan waktu jadi pimpro pembangunan pelabuhan, saya ketemu dgn oknum aktifis LSM pendidikan yg sok bela-belain hak murid saat sekolah kami memecat murid yg memaki dan menganiaya ustadznya serta tak sedikitpun minta maaf, meski kami tetap izinkan dia ikut UN…

          Posted by Novrian Eka Sandhi | 31 Juli 2012, 11:39 pm
          • Betul mas, memang tidak semua LSM maupun ormas berperilaku negatif. Saya juga tidak menyimpulkan sampean me-generalisir seperti itu. Kenangan sampean waktu melihat kejadian orang tua ditambah pengalaman sampean sendiri pasti membekas dan sedikit banyak mempengaruhi sampean dalam menilai LSM maupun Ormas…

            Saya pernah tinggal di Babel beberapa lama. Di sana, hiruk pikuk pertambangan luar biasa kencangnya. Saya ingat sekali, suatu saat teman saya “diserang” oleh LSM setempat dengan alasan tertentu menyangkut kegiatan pertambangan. Saya berusaha mencari tahu kebenarannya, baik kegiatan yang dilakukan oleh teman saya tersebut maupun informasi dari LSM tersebut. Inti dari “serangan” tersebut ternyata adalah LSM yang melakukan “serangan”, kepentingannya terganggu dengan aktifitas teman saya. Jauh dari kepentingan umum yang selama ini mereka “perjuangkan”.

            Di luar itu, saya juga pernah melihat BGG (Bangka Goes Green) salah satu LSM di Pangkalpinang memiliki kegiatan yang sangat positif dengan dana pribadi pengelolanya (kalo ga salah Pak Johan). BGG menyulap bekas lahan tambang timah menjadi kawasan hijau. Mulai dari pertanian hingga peternakan. Mulai dari tumbuhan hingga susu perah. Bahkan lokasi tersebut sudah menjadi tempat kunjungan wisata. (Mudah-mudahan sekarang masih ada).

            Jadi betul mas, memang ada LSM atau ormas yang bener, tapi masih banyak juga yang kegiatannya positif…

            Nilai positif dari yang dilakukan Pak DI selama ini adalah beliau ga terlalu peduli dengan kata orang (mau LSM, ormas, anggota dewan dst…), selama beliau meyakini akan manfaat dari yang dilakukannya, beliau maju terus. Wong menteri atau jabatan apapun beliau kayaknya ga terlalu ngreken kok…

            Begitu mas… Mhn maaf…Salam.

            Posted by Hibatillah's SH | 2 Agustus 2012, 10:32 am
    • kl liat model² sengketa lahan bumn, baik tambang dan perkebunan serta sering kalahnya bumn di meja hijau oleh swasta, jadi inget kultwit pak @saididu

      yg terangkum di → http://chirpstory.com/li/14212

      beliau menyebut karena harga gas naik, harga mineral tambang naik, dan harga komoditi perkebunan naik, menjadikan bumn² itu jd sasaran empuk intervensi.

      Saya malah merasa bumn² itu seperti dikepung kepentingan politik bupati²/walikota² yg bak raja² kecil di daerahnya, dikepung kepentingan swasta yg menginginkan lahan (ingat, lahan tambang/perkebunan di indonesia sdh jd rebutan pengusaha², contoh yg plg mutakhir ya kasus suap di buol, pengusaha² menyuap bupati untuk dpt konsesi lahan perkebunan).

      Saya jg ngeri melihat ketika rakyat diadu dg bumn, kita patut curiga mereka bs jd ditunggangi kepentingan² td, para pencari keuntungan dan pencari modal Saya jg ngeri melihat ketika rakyat diadu dg bumn, kita patut curiga mereka bs jd ditunggangi kepentingan² td, para pencari keuntungan dan pencari modal Saya jg ngeri melihat ketika rakyat diadu dg bumn, kita patut curiga mereka bs jd ditunggangi kepentingan² td, para pencari keuntungan dan pencari modal Saya jg ngeri melihat ketika rakyat diadu dg bumn, kita patut curiga mereka bs jd ditunggangi kepentingan² td, para pencari keuntungan dan pencari modal politik.

      Saya jg ngenes liat lahan² bumn yg sdh dikuasai 30thn dan selalu byr pajak diserobot dan diberikan ke

      Posted by akal sehat | 30 Juli 2012, 5:36 pm
      • betul pak betul, rakyat di sekitar perkebunan/pertambangan sering dirayu, di-iming2i dan dijerat dalam lilitan utang sama cukong2 untuk jadi kaki tangan pencurian, penjarahan, kemudian dimanipulasi dalam unjuk rasa demi memecah belah konsentrasi dan perhatian BUMN dan publik, disitulah para pencari keuntungan dan politikus yang lagi TP-TP mengail di air keruh..plus sogokan tentunya..entah ke pemda, ormas, preman, dll, ujung2nya rakyat kecil yang jadi korban.

        Posted by mira | 31 Juli 2012, 8:32 am
  59. kerja,kerja,kerja!!!sehat n istiqomah trus pak dais……

    Posted by muh mundir | 30 Juli 2012, 8:13 am
  60. Hari ini 10 Proyek besar. Yang 5 lagi upload hari Rabu (kali?)

    Posted by lumpiarivai | 30 Juli 2012, 8:14 am
  61. bener2 dech Indonesia ini ” kolam susu ” seperti lagunya koes plus, asal dikelola dengan baik, benar dan sungguh sungguh , tidak akan ada lagi wilayah tertinggal . Saluut buat Pak Dis, smg selalu sehat agar bisa terus berkarya untuk bangsa Indonesia……..

    Posted by lian AF | 30 Juli 2012, 8:21 am
  62. cap stempel saja…

    Posted by @yama | 30 Juli 2012, 8:24 am
  63. Reblogged this on Kusumakomputer Blog and commented:
    Inovasi, Motivasi, Dahlan Iskan

    Posted by kusumakomp | 30 Juli 2012, 8:35 am
  64. aku membayangkan bagaimana rasanya jadi anak buahnya, pak Dahlan… sepertinya sih benar-benar dihargai dan dimanusiakan, di samping dituntut kinerjanya ala lari marathon sambil halang-rintang… cek aja tuh, ada berapa nama yg beliau sebut di artikelnya, bukti bahwa beliau bukan ‘one man show’… yg teriak ‘one man show’ pasti gak sanggup lari marathon, tuh…

    Posted by Novrian Eka Sandhi | 30 Juli 2012, 8:49 am
    • Yang Bilang One Man Show padahal sudah disebut sebut dengan jelas waktu MH kemaren waktu bahas Mobil Esemka, mungkin minta lebih sering kali ya, apa diminta balik ke komunitas lamanya kan bisa dampingan mahasiswanya. he he he.

      Posted by Nur Muhis | 30 Juli 2012, 12:56 pm
    • sy jd tergelitik ketika masih ada yg berkomentar, ‘menteri kok ngurusi yg kecil, test drive segala, lebaay, one man show dsb.’ lalu saya teringat salah satu ceo tersukses di dunia, steve jobs ceo yg membawa apple merevolusi teknologi, apa sepak terjang steve jobs yg emosional dan meledak² yg ikut campur dlm hal-hal yg plg kecil di apple jg dikategorikan ‘onemanshow’ oleh mereka ya? Biarin deh dituduh onemanshow tp sukses seperti steve jobs :p hehe

      Posted by akal sehat | 30 Juli 2012, 4:53 pm
      • menteri kan pemimpin… pemimpin kan hrs menginspirasi anak-buahnya…Dr. Arif Rahman, pakar pendidikan, semasa jadi kepala sekolah pernah nyikat lantai toilet yg kotor… sejak itu tim kebersihan jadi super sungkan dan memastikan sebelum beliau datang toilet sdh hrs kinclong… sama kayak pak Dahlan waktu nyapu di gerbong yg kotor…

        Posted by Novrian Eka Sandhi | 31 Juli 2012, 11:46 pm
      • Mas Akal Sehat, saya pernah mengikuti kursus kepemimpinan (kalo ga salah di kamous dikenal dengan istilah LKK)…

        Saya mengenal paling tidak ada sebelas azas kepemimpinan dan semua azas tersebut sangat mulia apabila kita bisa mewujudkannya…

        Menurut saya, yang dilakukan Pak DI selama ini (simak pada saat beliau jadi pimpinan JP, Dirut PLN dan sekarang Menteri BUMN…) adalah mencerminkan tiga azas kepemimpinan sekaligus, yaitu:
        1. Ing Ngarsa Sung Tulada (memberi suri teladan di hadapan anak buah)
        2. Ing Madya Mangun Karsa (ikut bergiat serta menggugah semangat di tengah-tengah anak buah) dan
        3. Tut Wuri Handayani (mempengaruhi dan memberi dorongan dari belakang kepada anak buah)…

        Jadi, kalau ada yang mempertanyakan “orang besar” kok melakukan hal yang remeh temeh, saya jadi berpikir jangan-jangan orang itu ga tau “kepemimpinan”…

        Demikian mas…Mhn maaf… Salam.

        Posted by Hibatillah's SH | 2 Agustus 2012, 10:52 am
  65. Alhamdulilah iselesai bacanya dari MH sampaik komen2nya, Ya Alloh Jadikan Indonesia Jaya sebagai cerminan muslim dunia. Jaga dan pelihara pemimpin-pemimpin kami yang Engkau Ridhoi dan beri petunjuk para pemimpin kami yang egois dan tamak menjadi pemimpin yang amanah dan menyayangi rakyatnya. Amin.

    Posted by Nur Muhis | 30 Juli 2012, 8:50 am
  66. Kenapa proyek No 9 msh samar ? Sepertinya proyek tersebut ada didekat saya, Batulicin, Kalsel. Joint Antam dan Krakatau Steel (MJIS), ga tau kenapa progress nya seperti jalan di tempat. Rencana pembukaan pabrik nya selalu mundur dan mundur…

    Posted by Gen Dwi Prayitno | 30 Juli 2012, 8:59 am
    • Alhamdulillah. Trima kasih mas. Informasi seperti ini yang mungkin juga dibutuhkan Dismania, agar kita bisa tahu kondisi lapangan.
      Semoga, Dismania lain, yang berdekatan dengan proyek2 BUMN berkenan memberikan informasi tentang proyek tsb. Untuk menambah wawasan bersama.
      Salam Indonesia Kerja, salam Dismania.

      Posted by wanto kdr | 30 Juli 2012, 3:13 pm
  67. “Setiap pembatalan atau penundaan proyek tersebut bukan saja membawa dampak pada penurunan aktivitas ekonomi, tapi juga membawa dampak pskologis yang bisa membuat orang bersikap wait and see.”

    inilah cara berpikir seseorang yg ahli strategi, asa/kepastian adalah hal terpenting yg harus terus dikabarkan kpd pelaku usaha dan juga rakyat…….. semoga berjaya, AMIEN YRA

    Posted by bandung bondowoso | 30 Juli 2012, 9:02 am
  68. I like MONDAY … thanks p’DIS, “MH” mu slalu memberikan harapan baru tuk Indonesia …

    Posted by hanief | 30 Juli 2012, 9:05 am
  69. Setiap membaca artikelnya pak Dahlan selalu ada optimis. Kalau dia bisa memimpin Indonesia, tidak bisa saya bayangkan optimismenya rakyat Indonesia!

    Posted by Mochamad Yusuf | 30 Juli 2012, 9:12 am
  70. …selalu bernas…

    Posted by yuni | 30 Juli 2012, 9:26 am
  71. semangat pagii…Dahlanis…
    sangat menginspirasi,… terima kasih atas semangatnya pak DIS, kami akan selalu mendoakan mu agar selalu sehat dan selalu istiqomah dalam menjalankan amanat menjadi seorang pimpinan..
    semangat kerja,..kerja… kerja.. di senin pagi yang cerah ini, semoga indonesia bisa maju, sukses dan rakyatnya makmur, untuk yang mencibir mu biar lah menjadi semangat untuk kerja lebih baik lagi…

    Posted by arifkenthip | 30 Juli 2012, 9:31 am
  72. Hentikan “penjajahan tambang” free port !. malu saya sebagai bangsa indonesia cuma dikasih free port 1% emas !!!. mending dibiarin terlantar. Enyah lah Kau Free Repot…!

    Posted by andimustafa | 30 Juli 2012, 9:41 am
  73. sudah 60 tahun bumi indonesia dikeruk habis2 an oleh free port. sudah saatnya tambang itu diambil alih indonesia. saya tidak sudi lagi walau bagi hasil 50 % pun. sangat buruk sekali perbuatan pemerintah yg menjual bangsanya dengan murah sekali. mari ambil alih free port, enyahlah free port…. !

    Posted by andimustafa | 30 Juli 2012, 9:46 am
  74. PERTAMINA…. hayooo lho……….kapan Pertamina bisa membangun kilang minyak sendiri..? hayoo jawab…

    Posted by AgusBH.. | 30 Juli 2012, 9:52 am
    • Tapi pak Agus…sepertinya Pertamina lagi membangun kilang baru di banten sama tuban, terus menambah kapasitas di kilang cilacap sama balikpapan..apa maksud Pak DI membangun kilang sendiri seperti halnya PT Semen Indonesia yg membangun pabrik tanpa menggunakan jasa kontraktor luar?
      Atau agar Pertamina bisa memenuhi semua kebutuhan BBM dalam negeri tanpa import? Ada yg tersirat dari ucapan Pak DI ini…mungkin biar Pertamina lebih gesit dan makin besar melebihi Petronas seperti harapan/program semula.

      Posted by Jowi | 30 Juli 2012, 12:16 pm
      • terimakasih mas jowi, sy br sadar kata² pak dahlan tentang ‘kapan pertamina membangun kilang sendiri!’ jg bisa diartikan kemampuan pertamina membangun sendiri kilangnya, seperti yg dilakukan semen gresik yg mandiri membangun pabrik sendiri dg divisi engineering procurement sendiri.

        Posted by akal sehat | 30 Juli 2012, 6:35 pm
    • Infonya, kilang baru sedang dipersiapkan di Kalimantan Timur (kemungkinan besar di Bontang), pengalihan dari rencana yg di Tuban, soale masalah pembebasan tanah-nya gak kelar2 & Investor dari Timur Tengah kebanyakan tuntutannya. FYI, investasi pembangunan kilang sangat-sangat besar. Mari kita support agar rencana ini cepat terealisasi, shg indonesia bisa segera swasembada energi, khususnya BBM.

      Posted by ryo_arizka | 30 Juli 2012, 9:38 pm
  75. Oye Bes, Semoga Alloh SWT selalu membimbing dan melindungi hambaMu, yang benar – benar ingin memajukan bangsa dan negaranya

    Posted by H. Abdul Syukur | 30 Juli 2012, 9:58 am
  76. sepertinya sangat mendesak untuk menekuni perkebunan kedelai agar kita bisa mengurangi import pak.

    Posted by Tiara | 30 Juli 2012, 10:06 am
  77. pengen tau aja sampe mana proyek2 yang disebutkan oleh pak dis..setelah searching2, hasilnya baguslah..tidak sekedar menghembuskan angin surga. kebanyakan sudah mulai tahap awal pembangunan..yah semoga saja proyek2 besar ini semuanya terealisasi dengan baik dan hasilnya bisa kita rasakan tahun 2014 nanti…
    —–
    (1) oleokimia
    produksi oleokimia sudah melampaui malaysia, skrg ptpn 3 n 4 bangun pabrik lagi, dana dr bank bumn
    -http://www.bumn.go.id/ptpn13/publikasi/berita/produksi-oleokimia-indonesia-lampaui-malaysia/
    -http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/05/319747/21/2/Bangun-Pabrik-Oleokimia-PTPN-III-Mau-Pinjam-Bank-BUMN

    (2) pabrik gondorukem
    sudah dalam pembangunan mulai 25 juni 2012
    -http://perumperhutani.com/2012/06/pabrik-derivat-gondorukem-terpentin-perhutani-terbesar-se-asia-tenggara-dibangun-di-pemalang/

    (3, 4, 5) pabrik semen indarung 6, pabrik semen rembang, semen baturaja
    akan dibangun, sudah disetujui di rups. indarung dan rembang kapasitas 3 juta ton, baturaja 1,5. untuk indarung ada mou dgn pt kai dan pelindo 2 untuk kelancaran transportasi. jika semua pabrik semen jd jadi 1 holding bernama semen indonesia, maka kapasitas total 26 juta ton/tahun, mengalahkan pabrik thai yg 25 juta ton/thn. secara market share di indo, sebenarnya terjadi penurunan krn permintaan semen di domestik sangat tinggi, tahun 2011 tercatat 48 juta ton.
    -http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=31101
    -http://padangekspres.co.id/?news=nberita&id=2126
    -http://www.semenpadang.co.id/?mod=berita&kat=&id=726
    -http://www.tribunnews.com/2012/07/18/pt-semen-baturaja-bangun-pabrik-di-oku-selatan

    (6) pabrik sagu sorong
    pembebasan lahan dan penanaman sagu skala besar telah dilakukan, pabrik blom dibuat, mesin pengolah sagu masih riset di its.
    -http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=10711
    -http://www.bumn.go.id/perhutani/publikasi/berita/perhutani-dirikan-pabrik-sagu/

    (7) pelabuhan sorong
    pembangunan mulai agustus 2012, estimasi selesai awal 2012. rencananya akan menjadi hub port internasional kawasan timur, bila beroperasi tentu akan menjadi pendongkrak ekonomi kawasan timur indonesia yg luar biasa. karena kapal2 internasional bisa transit dulu jika mau ke australia, papua nugini, dan selandia baru dkk atau sebaliknya.
    -http://www.tender-indonesia.com/tender_home/innerNews2.php?id=13497&cat=CT0005
    -http://finance.detik.com/read/2011/09/15/170746/1723420/4/dirut-pelindo-ii-bangun-pelabuhan-sorong-orang-anggap-saya-nekat

    (8) plta papua
    akan dibangun. kalo dari paparan pak dis, maka baru dibangun jalan menuju site plta agar pembangunan bisa berjalan.
    -http://foto.detik.com/readfoto/2012/04/03/184721/1884354/461/1/pln-akan-bangun-plta-di-papua
    -http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/215688-pln-bangun-plta-di-wamena-papua

    (9) pabrik baja ks
    pembangunan dimulai akhir mei, dana dapat pinjaman dari 3 bank bumn. pasar 90% domestik, 10% ke australia dan malaysia.
    -http://www.merdeka.com/uang/krakatau-steel-bangun-pabrik-pengolahan-usd-530-juta.html

    (10) pabrik gula banyuwangi
    baru akan dibangun 2013.
    -http://www.antaranews.com/berita/317521/pabrik-gula-terbesar-dibangun-di-banyuwangi

    *fiuh pegel juga nyari2 berita ginian…jika saja media gencar memberitakan yg seperti diatas, itu akan luar biasa drpd memuat berita2 pak dis mandi di stasiun, pak dis naek ojek…jadi eneg..capede

    Posted by dargombes | 30 Juli 2012, 10:07 am
  78. Amin Amin Amin …… semoga rencana besar ini yg sangat berkaitan langsung dengan kepentingan rakyat akan di dukung semua pihak dan mencapai keberhasilan yg tinggi…rakyat menunggu mega proyek selanjutnya pak DI ….

    Posted by Awalludin | 30 Juli 2012, 10:07 am
  79. Indonesiaku setelah berganti hati
    Dan menuggu kejayaannya tak lama lagi
    Bersama pemimpin bernama DI
    Salam hormat dari kami
    Semoga dalam lindungan ILLAHI

    Hormat Kami

    Posted by anakSD | 30 Juli 2012, 10:18 am
  80. Semoga semua proyeknya selesai sesuai jadwal, kerja kerja kerja………….

    Posted by fris | 30 Juli 2012, 10:30 am
  81. Berharap yang terbaik untuk Indonesia….Sukses Selalu….

    Posted by rubberfender | 30 Juli 2012, 10:42 am
  82. manraf pak,
    SBY punsudah meniru kinerja Pak D.I dengan mengadakan Ratas keliling di tiap kementrian, inilah menteri yang bisa menyetir seorang presiden dalam hal yang positif, dan berarti virus hope udah menyebar sampai ke sby,

    Posted by azham kkhairan | 30 Juli 2012, 10:46 am
  83. saya orang pemalang, sangat mengharapkan proyek2 ini menjadi nyata segera, betapa menyenangkannya membayangkan pemalang yang sekarang gersang industrinya tiba2 menjadi penghasil gondorukem skala besar… maju terus pak DIs !!!!

    Posted by hartanto (@amrunofhart) | 30 Juli 2012, 10:47 am
  84. Saya tak habis fikir. Rekan kerja saya (BUMN) yang asli Magetan, kok sinis banget sama Pak DI. Saya ajak untuk membaca MH agar semangat, malah bersungut-sungut mengomel: pencitraan! Waduh.. capek deh.

    Posted by mito | 30 Juli 2012, 10:47 am
  85. Semoga proyek berikutnya ada didaerah kami yang tertinggal dan kaya akan “bauxite” yg harganya hanya 30 US$/ton dan kalau ada BUMN mampu mengolahnya menjadi aluminium akan menjadi 2000 US$/ton, sehingga daerah kami yg tertinggal ikut merasakan juga pembangunan seperti daerah2 lainnya. Mudah2 an bauxite di Kalbar tidak hanya dijual mentah oleh BUMN (Antam) tapi juga bisa diolah dan diberi nilai tambah dan sekaligus membuka lapangan kerja di Kalbar.

    Salam hormat buat pak DI dari anak negeri.

    Posted by laskar-pelangi | 30 Juli 2012, 10:50 am
    • mas @laskar pelangi, untuk penjualan raw matrial sudah tidak diperbolehkan lagi, hal ini terkait dengan Permen ESDM no.7,Mei 2012 (thx to mentri ESDM dan alm prof widj). Disana disebutkan perusahaan tambang kl mau export, harus clean and clear,dpt rekomendasi dari ESDM,punya rencana pembuatan smelter (u/ melebur), yg nantinya sesuai harapan kita semua (tak jual mentah2,tp barang jadi).
      memang dampak dari peraturan no.7 ini membuat angka pengangguran kembali ke semula, contoh nyata ada di cilacap, penambangan pasir besi yg melibatkan ribuan masy. Sekitar, kudu stop karena perusahaan masih dlm proses rekomendasi di ESDM (produksi pasir besi terseparasi, mandeg). Pahit memang, tapi untuk kepentingan lebih besar, kita harus berani mengambil langkah spt itu.

      nuwun.

      Posted by wawan | 30 Juli 2012, 7:52 pm
  86. Semangat senin pagi selalu bangkit bila membaca tulisan Pak Dahlan, tak pernah lelah bekerja dan berharap dan terus mengejar impian. Terimaksih pak untuk spirit yang selalu tersedia. Sejuta doa selalu buat kesehatan dan perlindungan Tuhan untuk bapak.

    Posted by agustina laheba | 30 Juli 2012, 11:00 am
  87. Semangat-Semangat…. Kerja-kerja I like Monday, I Like MH. Thanks God

    Posted by habib | 30 Juli 2012, 11:07 am
  88. Weleh weleh… Sepertinya MH kali ini digunakan untuk menjawab komentar dari anggota Dewan Perampok Rakyat (udah terbukti kan bahwa Bung Dis kerjaannya ga melulu test drive molina – itu cuma salah satu dari big project u/ membangun hope bangsa qta ini) dan juga celotehan dari trio kwek kwek (ayo donk kwek kwek, coba lagi counter-nya. Ato mungkin Anda bisa kasih bocoran tentang hantu Pertamina, kan sepertinya Anda punya banyak informasi ttg dunia mafia perminyakan).

    Mari qta jadikan Bung Dis menjadi RI 1 sehingga tidak akan ada lagi begundal2 yg bisa mengikat tangan dan kaki Bung Dis dalam mewujudkan Blue Print Indonesia Bisa !!!

    Posted by Jend. Naga Bonar | 30 Juli 2012, 11:20 am
  89. Jadi..jelas…bahwa masih boanyaak pekerjaan di negeri ini…yang butuh SDM .sampai.. ahli…hayao semangat kerja…kerja…kerja….

    Posted by Seno | 30 Juli 2012, 11:27 am
  90. Alhamdulillah, sepuluh hari ramadhan 1433H cerah dan tambah optimis…kerja…kerja…kerja…
    terima kasih…Pak DIS…!

    Posted by G&G | 30 Juli 2012, 11:30 am
  91. Terimakasih pak DI…bapak telah mengajarkan kepada kami semangat untuk selalu melakukan sesuatu dengan Niat baik, ikhlas, Kreatifitas, Tekad dan Totalitas… Begitu banyak orang yg mencibirkan niat baik bapak membangkitkan roda ekonomi lewat perubahan yg signifikan terhadap BUMN dibwh koordinasi bapak.. memang cukup berat karena selama ini penggelolaan BUMN sarat dengan kepentingan politik dan juga uang semuanya amburadul walau ada yg kelihatan baik tapi hanya dikulit saja dan beberapa bumn baik sisanya bermasalah…tidak saja para politikus tapi juga tikus2 kecil yg bernaung dibalik Lembaga Swadaya Masyarakat yg selama ini dapat jatah..sungguh menyedihkan sedangkan berkembangnya BUMN tentu ada nilai kebaikan yang diterima masyarakat disekitarnya beda dengan swasta yg hanya menguntungkan pemilik semata…Niat tulus Bp dianggap pencitraan, lips service, jikapun mereka yg mencibir tentu pengen kali duduk dikursi bapak sekarang yg sangat-sangat tidak enak… tapi mereka tidak berani terus terang…krn bp bekerja luar biasa tidak digajipun hasilnya sama..klo mereka tentu pengen gaji besar fasilitas lengkap hasil kerja kosong…. Semoga MH menjadi pemicu rasa optimis dan daya kreasi anak muda bangsa ini yg akan mewariskan kekayaan yg luar biasa nanti.. rasa memiliki sebagai rakyat indonesia yang peduli atas nasib bangsanya dikemudian hari….. Tidak semua orang bisa menulis, apalagi wartawan yg bekerja mencari berita untuk menaikan oplah…klo bp membuat tulisan memberikan pencerahan.. ini loh yg sudah dikerjakan olah anak-anak bangsa …. semoga tetap sehat pak……….. kami akan mendo’akan apa-apa yg berbaik untuk bangsa ini lewat ide-ide bapak dan juga para pimpinan bangsa ini serta pimpinan BUMN yg punya hati nurani>>>>

    Posted by ep sard | 30 Juli 2012, 11:44 am
  92. pak DIS tolong kelola masalah PTPN dengan warga.. khususnya masalah lahan. tolong dicari jalan keluar yang baik sehingga tdk lg ada korban berjatuhan.

    Posted by gazali | 30 Juli 2012, 11:46 am
    • kl liat model² sengketa lahan bumn, baik tambang dan perkebunan serta sering kalahnya bumn di meja hijau oleh swasta, jadi inget kultwit pak @saididu

      yg terangkum di → http://chirpstory.com/li/14212

      beliau menyebut karena harga gas naik, harga mineral tambang naik, dan harga komoditi perkebunan naik, menjadikan bumn² itu jd sasaran empuk intervensi.

      Saya malah merasa bumn² itu seperti dikepung kepentingan politik bupati²/walikota² yg bak raja² kecil di daerahnya, dikepung kepentingan swasta yg menginginkan lahan (ingat, lahan tambang/perkebunan di indonesia sdh jd rebutan pengusaha², contoh yg plg mutakhir ya kasus suap di buol, pengusaha² menyuap bupati untuk dpt konsesi lahan perkebunan).

      Saya jg ngeri melihat ketika rakyat diadu dg bumn, kita patut curiga mereka bs jd ditunggangi kepentingan² td, para pencari keuntungan dan pencari modal politik.

      Saya jg ngenes liat lahan² bumn yg sdh dikuasai 30thn dan selalu byr pajak diserobot dan diberikan ke swasta oleh ijin kepala daerah, dan selalu kalah di pengadilan (sambil membayangkan buruknya wajah pengadilan dan maraknya suap hakim).

      PR bumn, kl boleh dibilang begitu, mungkin msh kurangnya komunikasi (kasus plg mutakhir,kasus terminal bayangan) dan kurangnya dampak kemajuan² bumn langsung kpd masyarakat disekitarnya. (Ingat, masyarakat yg tdk sejahtera sgt mdh marah dan dipanas²i).

      PR pemerintah, ayo tegakkan hukum, negara jgn kalah sama preman!

      Posted by akal sehat | 30 Juli 2012, 6:12 pm
  93. Mak Nyus beritanya, sehat selalu Pak DIS…..

    Posted by kudry | 30 Juli 2012, 11:55 am
  94. Salam semuanya. Rasanya jadi pembaca terus seperti kurang sreg, salam kenal buat semua. Membaca MH seperti berteman dg penjual parfum… meski tidak ikut beraktifitas tetapi selalu ketularan bau wanginya.. motivasi dan makin bangga jadi warga Indonesia. Semoga makin banyak bermunculan pejuang2 pembangunan seperti Pak DI.

    Posted by Jowi | 30 Juli 2012, 12:04 pm
  95. semua ada jalan keluar

    Posted by wijang | 30 Juli 2012, 12:07 pm
  96. dengan virus optimis p.Dis dapet penghargaan dari dopet dhuafa award.
    Jadi dahlanist must melanjutkan perjuangan ini maju…maju…maju….optimis…optimis….optimis…..kerja….kerja…..kerja……….

    Posted by kawulo alit PJKA (pulang jum'at kembali ahad) | 30 Juli 2012, 12:26 pm
  97. ABSEN SIANG

    Posted by ABI | 30 Juli 2012, 12:33 pm
  98. Entah kenapa tiba2 saya tercenung membayangkan beban kewajiban yg dipanggul DI. Dengan semua kerja-keras & pengorbanan moril dan materiil yg terkuras entah berapa besarnya. Beruntung sampai sekarang alhamdulillah dan insyaAllah dia tidak kecewa dan ‘mutung’ atas semua tanggapan dan berita miring yg dengan keji diarahkan kepadanya. Meskipun saya masih yakin DI dapat menanggulanginya, tetapi kekhawatiran saya lebih tertuju pada beban multi-dimensi yang di’umbrug’in kepundaknya. apa benar kita tidak punya satupun pakar2 nasional, yg tulus dan berani berbuat/bekerja mendukung DI secara terbuka ? Apakah Rizal Ramli, Drajad Wibowo, Didik J Rachbini, Anggito Abimanyu, Syafi’i Antonio, Hasyim Muzadi, Din Syamsudin, tidak berani secara terbuka memberikan dukungan dan solusi menurut porsinya masing2 ? Apa tidak ada lagi pakar2 teknologi seperti habibie yg masih memiliki nasionalisme ? Apa tidak ada lagi pejuang keadilan seperti lopa dan mahfud? Atau hanya karena kita cuma dianggap penggembira mereka enggan bergabung. nyaris tidak ada satupun tokoh nasional yg berani terbuka mendukung DI. Mungkin mereka perlu malu dengan predikat ketokohannya. Mulailah berubah sebelum ketinggalan, selagi bangsa masih membutuhkan, selagi masih berharga untuk dihargai. selamat datang ‘dahlan’2 lain yg tercerahkan oleh DI, kami masih menghargai anda.

    Posted by daya setiawan | 30 Juli 2012, 12:38 pm
    • Mas Daya Setiawan, beberapa bulan yg lalu, saya nonton acara TV dengan bintang tamu Pak Anies Baswedan, Pak Dahlan Iskan dan Pak Machfud MD…Secara umum, saya menilai acara tersebut sangat menyejukkan dengan bintang tamu yang hebat sesuai dengan kapasitasnya…

      Mas Daya, saat itu saya berpikir, andai saja orang hebat di negeri ini berpikir sama dengan mereka bertiga, betapa luar biasanya negeri ini dalam upaya melakukan perubahan, pasti dasyat… Betapa sejuknya pada saat melihat mereka (Pak Anis, Pak DI, Pak Machfud) saling memuji akan kehebatan masing-masing… Saya yakin masih banyak orang hebat di negeri ini yang masih “tersembunyi” atau mungkin masih terlena dengan “kenikmatan sesaat”…

      Mas Daya, melalui blog ini dengan komentar yang positif diiringi doa yang tulus, kita semua pasti sepakat bahwa ternyata masih ada “hope” untuk kita semua lebih baik dari hari kemarin. Karena saya yakin apabila hari ini lebih baik dari hari kemarin, insyaallah kita menjadi orang yg beruntung…

      Jadi Mas Daya, alhamdulillah, masih ada Pak DI, Pak Anies, Pak Machfud dan kita semua yang selalu berpikir positif…

      Salam…

      Posted by Hibatillah's SH | 31 Juli 2012, 2:43 pm
  99. Yth: Bpk Menteri , perkenalkan , nama saya Ronny , saya mohon petunjuk supaya bisa bergabung dalam pembuatan mobil Listrik , saya mempunyai Ide / rancangan orisinil Dinamo Brushless yg terkuat , tercepat , ter effisien untuk motor / mobil Listrik , selain itu juga management power nya , sehingga bisa menempuh jarak yang sangat jauh. atau cara supaya bisa men charge sendiri .
    HP saya 0813 – 8293 – 2880

    makasih
    Ronny

    Posted by Ronny | 30 Juli 2012, 12:45 pm
  100. Insya Alloh kilang baru Pertamina akan segera dibangun di Bontang. Pertamina gak ngurusin yg rutin2 aja kok….

    Posted by ryo_arizka | 30 Juli 2012, 12:46 pm
  101. hanya mengingatkan kembali, bagaimana pak dahlan mengarungi wamena untuk menemukan tempat yang trategis untuk dibangun PLTA, klik disini ya https://dahlaniskan.wordpress.com/2011/08/19/ketemu-lokasi-plta-berkelas-emas-kelelahan-lunas/

    Posted by saeful | 30 Juli 2012, 1:04 pm
  102. Buat sesepuh Dahlanis itu ada yang nawarin untuk bergabung dengan program Mobil listrik Pak Boss. Mas Ronny boleh gak diajak. Silahkan

    Posted by Nur Muhis | 30 Juli 2012, 1:08 pm
  103. “Pelabuhan Surabaya saja hanya bisa dimasuki kapal yang membawa 1.300 kontainer dan pelabuhan sekelas Makassar hanya bisa dimasuki kapal yang membawa 1.100 kontainer.

    Sedang Sorong akan meloncat langsung ke skala 3.000 kontainer. Tentu pelabuhan Surabaya dan Makassar juga segera diperdalam sehingga akan bisa seragam: bisa dimasuki kapal yang membawa 3.000 kontainer.

    Wooow… Ini langkah mantap untuk membangun Indonesia bagian timur. Bukan hanya slogan tapi tindakan nyata. Semoga Pak Dis terus diberikan berkat melimpah: fisik, jiwa, dan rohani, untuk menyelesaikan tugas-tugas ini.

    Posted by januarvs | 30 Juli 2012, 1:15 pm
  104. Semoga ide2 beliau untuk membangun bangsa ini mendapatkan ridho dari ALLOH SWT…..
    Semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan dan perlindungan ALLOH SWT…..
    Amien……

    Posted by mimosa priadi | 30 Juli 2012, 1:32 pm
  105. mentri pertanian PKS kena semprott…..

    quote:

    “Masih lima proyek baru lagi yang tidak kebagian tempat untuk diuraikan di sini. Belum lagi pembangunan puluhan pabrik kelapa sawit (PKS) yang juga dilakukan tahun ini. Begitu banyaknya, pembangunan PKS itu sehingga sudah menjadi seperti kegiatan rutin saja”

    Pak dahlan menyindir halus koleganya di kabinet mentri pertanian dari PKS.
    PKS partai keadilan sejahtera, namun bagi pak dahlan PKS bisa berarti juga: Pabrik Kelapa Sawit.

    pak dahlan ingin mengatakan” duuhhh…. pks ini gmn seh…kok tempe segala harus di urus BUMN..he..he..he…, padahal sudah banyak tugas menteri pertanian yg sudah menjadi kerjaan rutin BUMN…….

    kalau ada temen-temen pks disini tolong donk disampaikan pesan pak dahlan diatas…….!!!

    Posted by syafiihkamil | 30 Juli 2012, 1:41 pm
    • Penafsiran saya justru Pak Dahlan mempromosikan istilah PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Ternyata 1 bacaan sama namun dibaca 2 orang, bisa menjadi 2 pendapat yang sangat berbeda … tergantung sisi pandang … salam

      Posted by Djoko Sawolo | 30 Juli 2012, 3:11 pm
    • pembangunan PKS itu sehingga sudah menjadi seperti kegiatan rutin saja”, dimenteri sebelah spertinya ndak tahu kalo ngarapannya digarap menteri lain.

      Posted by awie | 30 Juli 2012, 5:01 pm
    • udah aku twitkan ke pak suswono, smg kementrian pertanian bisa bersinergi lebih mantap lagi dg pak dahlan…

      Posted by syafiihkamil | 30 Juli 2012, 8:14 pm
    • bukan hanya mentri pertanian, sesungguhnya pak dahlan sering juga menyindir kolega mentri-mentri lainnya, termasuk sang presiden…..

      namun kebanyakan gak faham dg sindiran tsb. mgk karena perbedaan tingkatan makrifat…..

      Posted by syafiihkamil | 30 Juli 2012, 8:29 pm
    • pks oh pks… pada awal awal kudukung dirimu. dengan harapan bisa menjadi agent of change. seandainya ‘kecil pun tak mengapa asalkan bermakna’. dikala dirimu mendapatkan apresiasi dan dukungan yang semakin luas, dirikupun ikut senang. harapanku… kekuatanmu semakin bertambah, suaramu makin didengar. sehingga perubahan bangsa dan negara ke arah yang lebih baik bisa terwujud lebih cepat. tapi, apa yang terjadi?? semakin besar dirimu..ternyata engkau sama juga dengan yang lain, menjadi lupa diri. engkau semakin berjarak dengan rakyat terutama yang kecil-kecil. engkau semakin tidak peka dengan keadaan kami. engkau lupa dengan cita-cita awal kita. pernyataan-pernyataan dari para petinggimu sering menyakitkan hati kami. termasuk kamu sering menyerang pak dis (yang merupakan perwakilan suara hati kami, rakyat) lewat parlemen, bukan mendukungnya. yang kau kejar kini adalah kekuasaan dan kesenangan pribadi/ popularitas

      pks oh pks… q adalah orang yang senang dulu dukungan padamu semakin bertambah. tapi… kini q juga termasuk orang yang senang ketika dirimu tidak lagi diperhitungkan ( dari pilkada dki)

      oh ya, ngomong-ngomong, apa pks tidak punya orang yang ‘lebih ganas’ ya untuk dijadikan menteri …? dulu waktu ngotot mempertahankan harga bbm, dalihnya untuk membela rakyat kecil. okelah.. tapi, bagaimana dengan kiprah menterinya, dalam hal ini menteri pertanian. sampai terjadi krisis tahu tempe seperti ini, padahal keluhan sudah disampaikan sebelum2nya. kok enak ya menteri pertanian, swasembada beras sudah diurusin sama bumn. krisis tahu tempe masih berkelit ‘asal ada/disediakan lahan’ akan ditanami untuk kedelai. menteri kok tidak kreatif, tinggal minta jadi

      Posted by cita | 2 Agustus 2012, 8:04 am
    • ndak solutif sama sekali, bisanya nyalahkan doang

      http://www.jpnn.com/read/2012/08/07/136107/Mentan:-Petani-Malas-Tanam-Kedelai-

      Posted by awie | 7 Agustus 2012, 12:02 pm
  106. hoh….

    Posted by mahmud rizal | 30 Juli 2012, 2:04 pm
  107. wah mas saeful mengikuti trs syukur deh, khususnya kalau ada dahlanis yg ingin memberikan kontribusi.

    Posted by bagus | 30 Juli 2012, 2:14 pm
  108. Absen aja deh … Abisnya kalo abis baca MH yang ada cuman perasaan bergelora, yang mungkin susah diungkapkan dengan kata-kata.

    Posted by apasaja | 30 Juli 2012, 2:26 pm
  109. Membuat proyek besar membutuhkan tanggung jawab besar, terutama kpd masyarakat sekitar. Jangan hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi menjadikan lupa akan hak2 rakyat.
    Jangan ada rakyat kekurangan setrum disekitar plta. Jangan ada rakyat kebagian limbah drpd gula. Jangan ada penyerobotan lahan pertanian rakyat spt jaman belanda. Jangan ada rakyat yg tdk bs bekerja dipabrik yg berdiri ditanahnya. Jangan ada rakyat sengsara didepan bangunan pabrik yg megah.
    Tapi…juga jangan mundur. Proyek harus terus berlanjut. Kemajuan bangsa sdh tdk bs ditawar lagi. Jadikan bumn untuk rakyat!

    Posted by Disfans | 30 Juli 2012, 3:27 pm
  110. ayo bantu pak dahlan bersihkan kidzania… eh pertamina…

    Posted by singaporian | 30 Juli 2012, 4:06 pm
    • @mas/mbak singaporian
      Temen2 Pertamina banyak juga yg hebat dan bagus kok, dari Komisaris Utama-nya (Pak Sugiarto, mantan menneg BUMN) dan Bu Karen (Dirut) sampai level di bawahnya. Memang butuh waktu yg tidak sebentar untuk mengubah culture corporate yg telah berpuluh tahun mendarah daging…so kita berikan kesempatan buat Pertamina untuk maju dan berbenah, insya Alloh pasti bisa.

      Posted by ryo_arizka | 30 Juli 2012, 9:32 pm
  111. Yah kita lihat saja hasilnya
    itu semua baru sebatas pelaksanaan awal
    banyak tantangan dan hambatan
    ini yang perlu dibuktikan agar berhasil
    Bravo…

    Posted by Beyond Steel | 30 Juli 2012, 4:27 pm
  112. para direksi Pertamina masih terlalu sibuk dengan urusan-urusan rutinnya, yakni menghilangkan jejak masa lalu
    yang mulai disorotin.

    Posted by Nabalseventh Electric | 30 Juli 2012, 6:21 pm
  113. membaca tulisan pak dahlan iskan selalu menumbuhkan harapan baru. tapi di sisi lain juga timbul rasa was-was. dengan pembangunan skala besar seperti itu bagaimana antisipasi perubahan ekosistem di sekitarnya? seperti keadaan alam sekitar,perubahan budaya masyarakat, dll.
    semoga dalam semua rencana pak dahlan iskan sudah memasukkan semua aspek tersebut di samping pertumbuhan ekonomi tentunya.
    salam.

    Posted by jonk | 30 Juli 2012, 6:46 pm
  114. Dear All Customer MHClothings,,

    Berikut saya persembahkan Jaket MH,,dengan spirit pa Dahlan..Kerja !, Kerja !, Kerja !..Demi Indonesia..
    berikut gambarnya..http://mohbusinessman.wordpress.com/

    Ayo pre order sekarang sebelum kuota produksi habis..terbatas untuk tahap 1..

    Silahkan hubungi Fahmi 0856 9133 3174 atau mhclothings@gmail.com atau Pin BB 29EB50ED

    *Sebagian dari pembelian jaket ini akan masuk kas Dahlanis Jakarta…

    Posted by mohbusinessman | 30 Juli 2012, 6:57 pm
  115. gara2 pak DIS jebolan MTS,saya ikut bangga anak saya sekolah di MTSN.moga2 spiritnya bisa menular

    Posted by maya | 30 Juli 2012, 7:21 pm
  116. Yang inilah yang saya harapkan dari Pak DI. Kita butuh tenaganya untuk mencuci tikus-tikus yang sudah akut dan gendut yang terus menggerogoti kekayaan negeri ini. Atau membangunkan mereka yang terlena keenakan karena secara pribadi dan keluarganya sudah kenyang hingga tidak memiliki visi lagi untuk membangun bangsa ini. Setelah itu hajar dong…. migas dan pertambangan! Ditunggu aksi selanjutnya!

    Kalau soal kecil-kecil semacam moblis ini terlalu ecek-eceklah buat Pak DI. Serahkan dan biar kami yang muda-muda saja yang mengurusnya. Bapak nanti tinggal terima feasibility-nya saja.

    Salam,
    ibanezholic

    Posted by Ibanezholic | 30 Juli 2012, 8:23 pm
  117. Setelah ditunggu lama, ternyata diam-diam MOTOR listrik nasional siap untuk meluncur…

    http://finance.detik.com/read/2012/07/30/195422/1978775/1036/1000-motor-listrik-buatan-lokal-akan-meluncur?991104topnews

    Posted by Ktgno | 30 Juli 2012, 9:05 pm
    • 1.000 Motor Listrik Buatan Lokal akan Meluncur
      Rista Rama Dhany – detikfinance
      Senin, 30/07/2012 19:54 WIB

      Jakarta – Selain akan mengembangkan mobil listrik dalam negeri, pengembangan motor listrik pun menjadi rencana pemerintah. Pemerintah melalui PT PLN (Persero) akan mengembangkan motor listrik.

      Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji mengungkapkan PLN berinisiatif akan meluncurkan 1.000 unit sepeda motor listrik.

      “Setelah mobil listrik, nanti akan ada 1.000 unit motor listrik dan diharapkan semuanya buatan lokal termasuk si pembuatnya,” kata Nur di Kantor Pusat PLN, usai Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama direksi PLN, di Senin (30/7/2012).

      Ia mengatakan si-pembuat bukan lagi Dasep Ahmadi si pembuat mobil listrik asal Depok. “Si-pembuatnya bukan Dasep Ahmadi lagi, karena beliau spesialis pembuat mobil,” kata Nur.

      Namun siapa yang akan menggarap motor listrik, ia masih merahasikan siapa sosok pembuat mobil listrik itu.

      “Yang jelas bukan kita (PLN) yang buat tetapi kita lagi seleksi siapa pembuatnya, tapi sampai saat ini masih dalam tahap persiapan, sistemnya bisnis model development, dan harapannya tahun depan sudah bisa dimulai produksinya,” ucapnya.

      Nur pun yakin, jika motor listrik nantinya akan lebih laku keras dibandingkan dengan mobil listrik.

      “Pastinya akan jauh lebih laris, apalagi komitmen PLN tidak akan ada komponen yang diimpor semuanya harus bekerja sama dengan lokal atau buatan dalam negeri,” tandasnya.

      http://finance.detik.com/read/2012/07/30/195422/1978775/1036/1000-motor-listrik-buatan-lokal-akan-meluncur?991104topnews

      Posted by Berita Dahlan Iskan | 1 Agustus 2012, 3:06 pm
  118. absen aja deh..,
    Menurut saya nih ya., ke 5 proyek yg blm d uraikan itu mungkin salah satunya pembangunan jalan tol trans sumatra 1000km..,
    Benar-benar langkah yg tepat….sukses sll pak…

    Posted by Topa Must | 30 Juli 2012, 9:18 pm
  119. Asalammualaikum…kulonuwun agan-agan sedoyo..mas daya setiawan,mas erick,mas saeful,mas kawulo alit,mas doetz,mas admin,mas darko,mpok minah seng gaul,jenderal seribu bintang Naga Bonar,mas Caderabdul,mas muh online,R awal priyono.jg sedulur2 warga blog penuh Harapan…akhir’ny bisa jg kembali berkumpul dan bersilahturahmi kembali dengan teman2 seperjuangan…hehehe…Kembali ke peradaban….kaya’nya guru besar kita mau bikin kuiz tentang 5 proyek yg blm terungkap…hayooo spa yg tau tulis aja…sapa tahu besok habis lebaran di ajak Pak Dahlan trial Molis baru’nya…

    Posted by wongcilik | 30 Juli 2012, 10:54 pm
  120. MH edisi minggu ini woowww….keren abizzz…di saat negara2 maju eropa sedang mengalami dan berhemat karena krisis…ternyata di Republik kita sedang yg khusus’nya BUMN2 yg di komandoi Pak Dahlan sedang merencanakan dan membangun proyek2 besar…kaya’nya kita bisa berbangga hati kalo di banding’kan dengan negara2 eropa yg lgi kena krisis global…di sana lgi berhemat di sini kita lgi berlari mempersiap’kan mega proyek untuk kesejahteraan bangsa ini…bravo pak dahlan…selalu yakin dan optimis untuk mengembalikan kejayaan harga diri bangsa kita…salam Diz’mania,Dahlanisti,Di’lovers dan Dahlanis sebumi Nusantara….CemunGuutTttt…..

    Posted by wongcilik | 30 Juli 2012, 10:59 pm
  121. Tanah di papua begitu luas’ny dan banyak yg belum terjamah…kalo di tanami kedelai,sagu,jagung kacang hijau selain umbi2an…bisa2 pengusaha tahu tempe bisa kewalahan mengolah kedelai’nya tuch….

    Posted by wongcilik | 30 Juli 2012, 11:02 pm
  122. Kalo sapi sudah di plot’kan di NTT dan sumatra..sawit di kalimantan,gula,gondorukem,padi di jawa,semen di sumatra dan sulawesi sdh ada.di papua di khusus’kan untuk pengembangan apa pak Dahlan??selain freeport…biar saudara2 kita di sana tdk saling berperang sndiri.

    Posted by wongcilik | 30 Juli 2012, 11:08 pm
  123. Pak dahlan……kalo dulu kita punya slogan jual..jual..jual..aset-aset berharga BUMN…sekarang mumpung ada kesempatan saat’ny kita beli…beli…beli…asett aset BUMN-BUMN’nya negara2 eropa yg lgi terlilit krisis….ayoo pak ekspansi ke luar….biar semakin berkibar BUMN kita di mata Dunia….saat’ny mengembalikan kejayaan harga diri bangsa kita paaakkkk…

    Posted by wongcilik | 30 Juli 2012, 11:13 pm
  124. Wehhh…lupa…tdi ada yg blm saya colek…mas akal sehat,mas tunjung dan yg selalu bikin saya mesam mesem sendiri….mas Disfans….dan Dahlanis..Diz’mania di blog ini…..semangat Malam all….

    Posted by wongcilik | 30 Juli 2012, 11:25 pm
  125. Lima belas pabrik baru tersebut termasuk: (1) Oleokimia di Sumatera. Selama ini BUMN hanya berhenti memproduksi CPO dari kelapa sawit. Tidak berani masuk ke hilir.

    Akibatnya, nilai tambah dari kelapa sawit tidak dinikmati di dalam negeri. Karena itu tiga bulan lalu saya memutuskan agar PTPN berani membangun industri oleokimia skala di atas satu juta ton setahun. Akhir tahun ini juga sudah harus dimulai. Inilah pabrik oleokimia pertama yang akan dimiliki BUMN.

    Terus terang aku makin senang musik jazz………

    Posted by cekinternet | 30 Juli 2012, 11:48 pm
  126. its realy jazz musik….

    Posted by cekinternet | 30 Juli 2012, 11:51 pm
  127. “Sambil mengikuti sidang kabinet yang membicarakan pertumbuhan ekonomi di Kementerian Perindustrian Jumat lalu, saya iseng-iseng mengingat di luar kepala proyek apa saja yang akan dikerjakan BUMN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi itu.”

    saya yakin, untuk menghafalkan diluar kepala dibutuhkan keseriusan, fokus dan imtelegensia yg tinggi…

    Posted by aburachman | 31 Juli 2012, 2:03 am
  128. Pak dis emang orang yg berani jujur terbuka polos2 saja + jenius!. Sehingga kita jd th mslh2nya bumn, prospeknya, langkah2 pembenahannya dll dsbnya. Itu krn beliau bs selalu mengkomunikasikan ke kita semua.
    Trus kementrian/departemen lain yg tnp info n berita (kdng mlh suka nutup2i…) berarti dah beres semua? Pendidikan, olahraga, kejaksaan, tni, agama, menkeu, kehakiman…dst….
    Gimana jwbnya mas2, dab2, om2, jeng2?

    Posted by Jack puspa | 31 Juli 2012, 4:13 am
  129. “Yakni setelah pembenahan manajemen di seluruh PG selesai. Manajemen adalah segala-galanya. Biar pun pabriknya baru kalau manajemennya payah, pabrik tersebut bisa tiba-tiba tua.” Saya juga ingin menggaris bawahi pernyataan pak Dis ini. Bahwa semua arah dan kebijakan strategis yang sudah dibuat akan menjadi tak berjalan dan percuma jika jajaran manajemen di BUMN tidak memiliki spirit yang sama dan masih terbawa paradigma lama dalam pengelolaan BUMN. Secara kapabilitas insan BUMN insya allah tidak kalah dengan SDM perusahaan swasta lokal dan perusahaan asing ternama, namun secara budaya, pola pikir dan mentalitas lah yang membuat BUMN jadi “kalah”. Saat ini pak Dis relatif sudah memberikan kepercayaan kepada beberapa tim manajemen di BUMN yang mayoritas masih orang karir dengan masa kerja yang cukup lama di BUMN. Rasanya masyarakat harus membantu pak Dis dalam pengawasan terhadap kinerja dan proses pengelolaan BUMN. Jangan segan-segan mengadukan jika ada BUMN yang pengelolaannya tidak seperti yang kita pahami dari paparan yang dijelaskan pak Dis di setiap Manufacturing Hope ini. Tak mungkin pak Dis bisa bekerja sendiri, dukungan para Dahlanis, Dahlanisti, Dismania dll yang peduli pada perbaikan bangsa sangat dibutuhkan, paling tidak dengan ikut memberi sumbang saran dan yang membangun demi menjadikan BUMN semakin jaya dan bangsa Indonesia yang sejahtera. Semoga pak Dis selalu sehat dan senantiasa dalam bimbingan Allah SWT. Salam DahlanIs.

    Posted by akadarisman | 31 Juli 2012, 6:27 am
  130. KAMPUNG PDI

    Bentar lg mudik ke kampung halaman . . .
    Wktnya nyiapin oleh2 buat handaitolan . . .
    Print out semua episode MH penebar harapan . . .
    Kan menjadi bahan obrolan tua-muda sekampungan . . .
    Ketika kumpul kangen2an di acara hajat syawalan . . .
    Bukan khayalan n bukan kebetulan . . .
    Bila nanti kampungku menjadi KAMPUNG PDI (Pendukung Dahlan Iskan) . . .

    Posted by R. Awal Priyono | 31 Juli 2012, 6:37 am
  131. sepertinya 1 diantara 5 proyek yg blum teruraikan adalah pembangunan pabrik fosfat baru di petrokimia gresik dibawah anak usahanya PT PETRO JORDAN ABADI… proyeknya udh dimulai awal 2012 & dijadwalkan selesai desember 2012

    Posted by dian | 31 Juli 2012, 8:33 am
  132. Dear All Customer MHClothings,,,

    Berikut saya persembahkan Jaket MH,,dengan spirit pa Dahlan..Kerja !, Kerja !, Kerja !..Demi Indonesia..
    berikut gambarnya..http://mohbusinessman.wordpress.com/

    ada ukuran S, M, L, XL dan XXL..

    Ayo pre order sekarang sebelum kuota produksi habis..terbatas untuk tahap 1..

    Silahkan hubungi Fahmi 0856 9133 3174 atau mhclothings@gmail.com atau Pin BB 29EB50ED

    *Sebagian dari pembelian jaket ini akan masuk kas Dahlanis Jakarta…

    Posted by mohbusinessman | 31 Juli 2012, 9:32 am
  133. Mari wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Berwawasan Lingkungan,😮

    Posted by salatiga2012 | 31 Juli 2012, 9:44 am
  134. Mari Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Ramah Lingkungan,😮

    Posted by salatiga2012 | 31 Juli 2012, 9:45 am
  135. …alhamdulillah… semalam ikut kuliah Pak DI di masjid Sunda Kelapa (ceramah tarawih walau hanya 20 menit)… “Indonesia bisa menjadi negara maju..tapi juga bisa gagal…..bukan gagal sebagai negara tapi gagal sebagai negara maju…..”…if…

    Posted by yuni | 31 Juli 2012, 10:14 am
    • yaaa… mbak yuni, kenapa ga di woro2 seperti minggu kemaren klo ada ceramah dari Bung Dis. Padahal minggu kemaren udah disempet2in kesono tapi ternyata gagal ;-( Emang tiap minggu kah ada jadwal dari Bung Dis u/ mengisi di sana?

      Posted by Jend. Naga Bonar | 31 Juli 2012, 2:25 pm
  136. kepada seluruh DIs mania sekedar mengabarkan kalo mau lihat Pameran richtek dalam rangka hari kebangkitan teknologi nasional tahun ini akan di adakan di di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung ITB pada 8-11 Agustus 2012
    yang mau lihat mobil listrik biasanya akan di tampilkan di pameran tersebut
    sampai ketemu disana

    Posted by pertanianbogorpress | 31 Juli 2012, 10:29 am
  137. Semoga pembangunan yang dilakukan akan menuai sukses dan menyinggung soal managemen baik semoga pabrik atau pembangunan yang dilakukan juga menerapkan demikian sehingga tidak hanya sesaat dan menjadi terus baik kedepannya. Juga untuk perhutani yang menanam tempe, eh kedelai juga semoga di sertai dengan ilmu-ilmu yang baru sehingga dapat meningkatkan hasil panen dan tentu tidak kalah dengan produk yang impor lagi. Maju terus Indonesiaku http://orderdesign.wordpress.com

    Posted by uhui | 31 Juli 2012, 10:37 am
  138. Pak dahlan :

    Tolong di Tegaskan lagi pak, Project LNG-FSRU labuan maringgai itu serius apa ndak penyelesaiannya.
    Owner dan kepanjangan tangan (anak perusahaan-nya) seperti tidak begitu jelas mailstones pekerjaannya.

    User yg di pakai juga terkesan asal pilih (minim experience), dan tidak menguasai bagaimana project ini seharusnya berjalan.

    saya beroleh info dari rekan disana yang prihatin makin molornya penyelesaian antar milestone project tersebut, bukannya jika project ini delay maka akan makin banyak uang rakyat ini yg terpakai.
    Dimana Rasa tanggung jawab kita kepada Rakyat yg susah payah membangun negeri ini.

    Posted by DZR | 31 Juli 2012, 10:46 am
  139. Apalah arti sebuah nama?
    Bagi perusahaan, nama tentu sangat berarti. Jaman dulu nama perusahaan identik dgn nama dagang. Nama harus sama dgn barang yg dijualnya. Begitu juga dgn bumn, dibentuk & diberi nama sesuai dgn lokasi pabriknya. Spt semen Gresik, PG Sambikerep, kertas Leces dsb.
    Dalam perkembangannya nama perusahaan tdk sekedar merk dagang, namun merupakan identitas yg mempunyai nilai2, serta menunjukan visi & misi perusahaan. Semakin berkembang suatu perusahaan menuntut semua elemen bertransformasi menyesuaikan dgn kondisi perusahaan, termasuk pemilihan namanya. Siapa sangka kesulitan terbesar koorporasi semen Gresik adalah ego kedaerahan yg tdk dipungkiri akibat nama antar perusahaan. Seperti orang Padang tdk akan setuju jk semennya di beri merk semen Gresik. Atau sebaliknya. Seiring dgn misi menguasai kawasan regional & asia, sudah saatnya holding semen Gresik berganti nama yg bisa menunjukan identitas nasional.
    Bumn lain seperti perkebunan, pupuk, & pabrik gula pun begitu. Jika sudah terbentuk holding maka nama kedaerahannya akan diganti dgn yg lebih menasional.
    Sama juga dgn bumn yg akan go internasional spt perbankan, konstruksi, pelabuhan & minyak , kemungkinan akan berganti nama dgn memakai bahasa internasional.
    Yg jadi pertanyaan perlukah bumn yg hampir mati berganti nama sbg simbol kebangkitan/kelahiran kembali?
    Salam sukses!
    Tetap cemungut!

    Posted by Disfans | 31 Juli 2012, 11:45 am
  140. Mengutip kata2 p.Dis:…
    “Manajemen adalah segala-galanya. Biar pun pabriknya baru kalau manajemennya payah, pabrik tersebut bisa tiba-tiba tua”.

    Dan alasannya adalah:…
    “Menghadapi tuntutan seperti itu saya selalu menegaskan kepada manajemen mereka: buktikan dulu dengan pabrik yang tua bisa berkinerja yang baik. Pabrik gula adalah pabrik yang serba mekanik. Berarti bisa berumur panjang. Sepanjang manajemennya andal”.

    Dan ..
    “Terbukti dengan pembenahan manajemen yang dilakukan awal tahun tadi, kini semua pabrik gula mampu meningkatkan produksi dan memperbaiki mutu. Saya seperti tidak sabar menunggu selesainya musim giling tahun ini untuk melihat prestasi baru seluruh manajemen pabrik gula BUMN”

    Sepertinya MH kali ini bisa menjadi ajang diskusi, sehingga menambah pengetahuan dan wawasan kita mengenai suatu usaha, klo kemarin masalah energi sekarang adalah usaha (perusahaan), MENURUT SAYA manajemen itu tak ubahnya seperti birokrasi, dalam suatu usaha (apa saja) yg dituju adalah keuntungan, sedangkan keuntungan harus ditunjang oleh produksi (apa saja) sedangkan dlm produksi ada 3hal yg sangat menentukan keuntungan yaitu kwantitas (jumlah), kwalitas (mutu) dan harga baik beli (bahan baku) maupun jual (hasil produksi), kalo pengalaman saya bila manajemen baik tp produksi tdk baik percuma saja karena akan bubar juga suatu usaha, karena tdk bisa membiayai operasionalnya (termasuk manajemen), untuk suatu awal usaha manajemen tdk mutlak (bukan segala-galanya), yg mutlak adalah produksi yg maksimal karena untuk mendapatkan income, lalu pelan2 sambil jalan kwalitas ditingkatkan untuk menaikkan harga jual, bila produksi sdh maksimal kwantitas dan kwalitasnya otomatis pendapatan akan melimpah dan efeknya usaha kwalahan barulah manajemen di utamakan.

    Manajemen akan menjadi segala-galanya bila produksi sdh mapan, bila produksi belum mapan manajemen bisa dinomor duakan karena biaya menajemen lain dengan biaya produksi. Sudah banyak contoh, banyak perusahaan gulung tikar beberapa bulan stlh peresmiannya karena besarnya biaya operasional dari pada produksi karena tdk mungkin awal suatu usaha langsung mendapat banyak sekali konsumen/klien kecuali usaha itu adalah sebuah expansi (penambahan/perluasan usaha). Pada kasus lain seorang tukang rombeng (jual beli barang bekas) dia tidak mengenal manajemen, yg dia pikir adalah bagaimana supaya untung sebesar-besarnya, mula-mula dia keliling kampung cari barang, lalu buka lapak, lalu borong barang bekas ( mulai skala rumah,gudang sampai pabrik) sampai akhirnya dia kwalahan mengatur usahanya, barulah dia cari orang utk membantunya makin lama makin besar usahanya begitu pula karyawannya bahkan bisa membuat pabrik sendiri padahal dari sisi pendidikan minim sekali tp karyawannya banyak yg sarjana, ada juga tukang bakso, penjual pecel, penjual mie ayam dll kejadiannya seperti itu. Jadi utama mana produksi atau manajemen?
    Menurut saya manajemen dan produksi ibarat teori dan praktek dan teori awalnya dari praktek untuk praktek yg baru/lain.

    Posted by pakde | 31 Juli 2012, 11:56 am
    • PAKDE yg baik … Tukang rombeng tsb sdh memiliki manajemen yg baik, spt yg dimaksud Pak Dis… Dia (tkg rombeng, tkg bakso, penjual pecel, mi ayam), tidak boros, tidak korup, kompak, aktivitasnya terencana, antusias, pantang menyerah, produksinya bermutu, tatas, mituhu, tresno, patut, patuh, pacu, lan sak panunggalane. Hal-hal ini yg dimaksud Pak Dis sbg betapa pentingnya SDM (manajemen). Kalau manajemen baik dia akan memproduksi yang baik dan bermutu, halal dan toyibah. Manajemen adalah orang, produksi adalah barang dan jasa. Bisakah barang dan jasa diproduksi tanpa adanya orang??? Pasti yang pertama adalah orang dulu, baru barang & jasa. Jadi yang utama manajemen dulu, sisi berikutnya adalah produksi, pemasaran. Berputar lagi, manajemen, produksi, pemasaran. Manajemen, produksi, pemasaran. Manajemen produksi pemasaran.
      Jika diminta menebak duluan ayam atau telur? Saya pilih ayam dulu, karena ketika ayam jago (jantan) memukul kepala ayam betina, tapi yang kena malah belakangnya … disitulah baru akan terjadi telur…. (ini diskusi santai aja lho PAKDE).. salam

      Posted by Djoko Sawolo | 31 Juli 2012, 7:40 pm
    • Pakde, aku kok bingung dgn yg njenengan maksud: ‘manajemen baik tapi produksinya tdk baik’… lha trus yg jadi kriteria menyebut ‘manajemen baik’ itu apa???… kalo menurutku, baik-tidaknya manajemen lebih dari sekedar profil individu-individu yg didudukkan di posisi manajemen… manajemen yg baik dimulai dari integritas kepribadian yg baik lalu bekerja dgn baik agar menghasilkan keputusan-keputusan yg baik… proses produksi yg baik adalah kelanjutan dari keputusan baik yg diambil oleh manajemen yg baik… usaha sekelas rombengan dan pedagang kaki lima pun bisa menerapkan ‘manajemen yg baik’ meski tak hrs diformalkan dlm struktur organisasi perusahaan, ataupun dlm bentuk AD/ART dan action plan… di dlm benak di tukang rombeng, tukang bakso, tukang pecel, tukang mie pasti juga ada proses manajerial utk menata kelangsungan usahanya…🙂

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 1 Agustus 2012, 12:03 am
    • mas djoko saya katakan manajemen ibarat birokrasi maksudnya manajemen sebagai pengatur tata tertib perusahaan bukan SDMnya sebagai pribadi yg teratur dalam pola kerjanya karena bila SDMnya baik pribadinya (kinerjanya) tapi peraturan perusahaannya kurang atau tdk baik maka dia tdk bisa maksimal bekerjanya seperti adanya aturan2 perusahaan yg membuatnya bekerja kurang atau tdk efisien, bisa di waktu,tenaga,biaya dan pikiran (kurang berinovasi).yg saya maksud di atas adalah perusahaan bukan pekerjanya mas karena perusahaan pasti punya pekerja sedangkan pekerja belum tentu punya perusahaan.

      mas novrian’manajemen baik tapi produksi tdk baik’ maksudnya begini, secara manajemen (birokrasi, maksudnya)perusahaan ini baik atau baik sekali tetapi kenyataanya dilapangan/diproduksi bermasalah karena ternyata adanya keterbasan di SUPPLY atau DEMAND sehingga cost overhead terlalu tinggi dari income perusahaan akibatnya perusahaan collaps, ini yg saya alami dulu, awal mula perusahaan itu keren sekali semua bagian ada mulai hulu sampai muara,ATK lengkap sekali,akomodasi jg lumayan baik tp sayang diproduksi sering bermasalah seperti bahan bakunya sering telat atau permintaan barang jadi yg sering tertunda atau dibatalkan konsumen/klien yg akhirnya pengeluaran perusahaan lebih besar di opersionalnya, yang akhirnya dalam beberapa bulan saja perusahaan terpaksa di tutup. gitu lho mas maksud saya…seperti yg saya jelaskan di atas.

      monggo mungkin msh ada yg bisa di diskusikan lagi…

      Posted by pakde | 2 Agustus 2012, 6:47 am
      • Ikut nimbrung ya pakde.. Soalnya tertarik urun komen walaupun sudah pernah juga saya sampaikan pada komen saya di MH sebelumnya. Ceritanya sih ketika kami beberapa karyawan dari beberapa BUMN (kebun, batubara & semen) ikut program pelatihan karyawan. Yang menarik antara lain adalah diskusi tentang “mana yang duluan, sistem (manajemen) atau people yang harus dibenahi”, diskusi dipandu oleh pak Aris Mufti (dulu staf ahli Meneg BUMN). Yang pada akhirnya kami sadari bahwa People atau SDM lah yang lebih dahulu dibenahi/perbaiki. Bahwa ternyata banyak BUMN yang sudah mengadop sistem manajemen yang canggih seperti GKM, ISO, Six Sigma, BSC, Malcome Baldridge, 7S McKinsey dll yang meng-hire konsultan-konsultan ternama. Namun pada akhirnya sistem-sistem manajemen yang canggih itu tidak optimal karena yang menginstal, menjalankan dan mempertahankan sistem manajemen itu tetap saja People atau SDM-nya. Jika SDM-nya memiliki integritas, profesionalitas dan antusias lah maka sistem manajemen yang diterapkan akan mencapai sasaran yang diharapkan, tidak sekedar formalitas, gaya-gayaan atau sekedar make up untuk menutupi kebobrokan BUMN. Makanya ketika di awal menjabat pak Dis menegaskan bahwa beliau memilih orang yang integritas dan antusias sebagai kriteria pimpinan BUMN, maka memang langkah yang sangat tepat. Sekedar ikut sharing ya pakde, mudah-mudahan masih nuyambung dengan topiknya. Hehehe.. Salam DahlanIs..

        Posted by akadarisman | 2 Agustus 2012, 7:04 am
        • makasih mas akadarisman atas sharingnya, sebetulnya saya mencoba jujur pada diri saya sendiri bila ada ketidak cocokan pendapat/pemikiran dengan masukan dari luar, saya akan berusaha mencari tau kenapa beda/lain padahal perbedaan itu lumrah, dengan begitu saya jadi tahu siapa yg benar dan seandainya sama2 benarnya disinilah keuntungannya ternyata tidak cuma begitu tp begini juga bisa karena hasil akhirnya sama2 baik untuk saya. dan saya tidak peduli siapapun itu, bisa p.Dis yg punya segudang prestasi maupun mbah mbing yg orang desa dan kurang mengenyam pendidikan (teori maksudnya). karena satu hal yg menjadi kelebihan manusia dari mahluk lainnya yaitu insting yg berdasarkan akal pikiran. dengan insting (insting itu apa ya istilahnya?…naluri kali ya..) kita bisa merasakan suatu hal akan berdampak baik atau buruk bagi kita, karena bisa jadi menurut aturan (manajemen) itu baik tapi insting kita mengatakan tidak, inilah yg membedakan seorang pekerja dengan seorang pengusaha yg tidak hanya selalu menerima apa adanya tp dikaji: benar tdk?..cocok tdk?..untung tdk?…untuk kita.

          mudah2an dengan sharing atau diskusi spt ini (yg konstruktif) kita bertambah ilmunya dengan mengetahui kekurangan dan kelebihan kita masing2.

          Posted by pakde | 2 Agustus 2012, 10:58 am
          • Sebetulnya sangat gampang membedakan mana manajemen yang baik dan buruk. Saya ambil contoh adalah Garuda. Di tangan Emirsyah Satar, Garuda mampu menyalip Malaysia Airlines bahkan Thai. Hanya di belakang Singapore Airlines. Itu contoh bahwa manajemen adalah segala-galanya untuk operasional perusahaan.

            Contoh kedua, yang tak kalah TOPnya adalah Pertamina di tangan Karen Agustiawan. Dulu Pertamina hanya cukup senang (orang-orangnya tentu) menangani hilir saja, dan hanya melihat semua ladang minyak dikuasai asing. Kini, Pertamina sudah mengebor sendiri, mecari sumur minyak baru, mengakuisisi sumur-sumur yang meski sumur tua tapi masih bagsu produksinya, dan sedikit-sedikit sudah mulai tegak bersama dengan E&P asing lainnya. Karen bersama manajemen barunya mampu menegakkan kembali Pertamina menjadi perusahaan yang besar, berpikiran maju dan prestise tentu saja.

            Manajement adakah segala-galanya dalam bisnis. Dari pabrik tahu sampai perusahaan raksasa. Berbagai krisis dunia timbul karena manajemen perusahaan yang buruk seperti tumbangnya Enron, tenggelamnya Nokia, ya tentu termasuk banyaknya BUMN bangkrut, semua itu ada di tangan manajemen.

            Mungkin yang perlu dipertajam dalam diskusi ini adalah: apa sih manajemen itu?🙂

            Posted by ibanezholic | 2 Agustus 2012, 12:36 pm
          • Walah … pelepotan ngetik, pake explorer kantor, kok nggak compatible ya? Susah banget editnya!🙂

            Posted by ibanezholic | 2 Agustus 2012, 12:53 pm
          • Oh ya menambahkan sharing cerita saya tentang diskusi kami di training tadi, pokok bahasannya adalah “Perubahan di BUMN mulainya darimana sih?” Dalam diskusi itu, simpulan kami mengkerucut pada pentingnya Leadership, sangat pentingnya pemilihan pemimpin di BUMN yang memiliki karakter yang baik dan kuat. Leader dengan kompetensi yang handal itu lah titik awal untuk memulai perubahan di BUMN: menyusun strategi, membangun budaya, merancang organisasi, memilih tim manajemen dst. Maklumlah bahwa selama ini pemilihan direksi BUMN kan sangat sarat kepentingan politik yang kemudian berimbas pada masalah-masalah korupsi, carut marut manajemen dlsb.

            Posted by akadarisman | 2 Agustus 2012, 12:55 pm
          • thanks mas ibanez atas masukannya..,sekali lagi menurut saya manajemen akan jd segala-galanya bila usaha/perusahaan (besar maupun kecil) sudah mapan dari sisi produksi (supply & demand) baik barang maupun jasa maka income perusahaan aman, dgn mapannya produksi keuangan usaha jd sehat apalagi bila kemudian ditunjang manajemen yg baik untuk meningkatkan kinerja perusahaan, dengan banyaknya sistim manajemen yg ada (spt yg mas akadarisman katakan) justru bagus krn kita bisa memilih mana yg cocok & paling baik utk usaha kita spy lebih maju.

            oh ya..mas ibanez out of topic, insya allah saya bisa menjadi pesaing mbah mbing sungguh saya tdk bohong…alhamdulillah saya bisa tidur nyenyak sekarang dan tinggal tunggu waktunya aja untuk di adu dgn alatnya mbah mbing yg pasti saya tetap pake generator, mohon doanya ya…

            Posted by pakde | 2 Agustus 2012, 9:58 pm
          • pakdhe, woow mbah mbing jilid2 , tapi jangan sampai mbah mbing merasa tersaingi atau ilmunya merasa dicuri , saran saya adalah tinggalkan nomor telepon

            Posted by saeful | 3 Agustus 2012, 8:04 am
          • tinggalin nomor tlp ke mana mas?….insya allah kalo dah selesai saya mau SMS p.Dis aja mas, mohon di koreksi mungkin ada orang dekat p.Dis yg membaca koment saya ini, apa p.Dis masih menggunakan nomor 0811308xxx ini?…thanks.

            Posted by pakde | 3 Agustus 2012, 2:27 pm
      • Nah kan PAKDE sendiri sudah punya jawabannya, malah lebih bagus jawabannya… (kata iklan : kok nanyak??) bercanda PAKDE ….

        Posted by Djoko Sawolo | 2 Agustus 2012, 9:28 pm
      • setuju dengan PAKDE
        Manajemen adalah segala-galanya untuk konteks dunia bisnis ataupun kenegaraan.
        Ibaratnya Perusahaan itu adalah Mobil, yang SDM nya bagus ibarat ” Mobil sport ” yang SDM nya jelek ibarat ” angkot”. Manajemen itu adalah sopir sama kernet nya.
        Sopir sama kernet nya yang menentukan kearah mana mobil mau digerak kan, kapan saatnya berbelok, kapan saatnya tancap gas, kapan saatnya isi bensin, kapan saatnya ganti ban, ganti oli , Kalau kena macet sopirnya tau nyari jalan yang ga macet dsb nya.
        Tanpa Manajemen ( sopir & Kru), mobil ferari gak akan lari kemana mana, dia akan diam ditempat kena panas kena hujan , berkarat dan jadi rongsokan. Cuman bisa di jual kiloan.
        Dengan manajemen yang baik ( sopir dan Kru yg berintegritas) , angkot sejelek apapun pasti akan berjalan menuju tujuan nya. sedikit demi sedikit dibenahi, sampai akhirnya jadi angkot yg kinclong waktu sampai di tujuan.
        Kondisi BUMN sekarang ibarat ” mobil ferari tua” yang gak pernah dijalan kan kearah tujuan. Mesin nya dah mulai aus, bensin nya ngutang, seringkali perlu didorong rame-rame sama rakyat.
        Pak Dahlan sekarang ibarat “CEO ” pemilik mobil, yang sedang galau. Mobil nya bagus bagus sudah jadi rongsokan semua, dan beliau di suruh menjalan kan rongsokan itu. Makanya yang pertama dilakukan oleh Pak Dahlan adalah cari sopir dan kru yang bener. supaya rongsokan ferari itu bisa jalan dulu , biarpun kadan harus di dorong atau di derek sama temen nya. pokoknya kalo bisa jalan dulu, nanti onderdil yang tua-tua dan aus, bisa diganti dikit-dikit di jalan.
        Manajemen adalah segala galanya.

        Perumpamaan “Ferari rongsokan ” juga berlaku sama negara kita. Ferari kita di protoli sendiri sama sopir dan kru nya, ada yg bawa ban nya pulang, setir dijual, kaca spion di curi dsb nya. Butuh sopir dan Kru yang berintegritas untuk menuju tujuan kenegaraan kita.

        Posted by KOMANDOXVII | 3 Agustus 2012, 9:10 am
  141. Hati2 pak DIS!!! … sepertinya DIS mau dijatuhkan oleh Aria Bima, Syarwan Hamid, Priyo Budi S, WALHI, HAM dll dengan isu2 PTPN dan tempe/kedelai…Dahlanisti ayo rapatkan barisan kita bentuk warkop seperti di Surabaya untuk Indonesia yang lebih maju

    Posted by phardix | 31 Juli 2012, 12:11 pm
  142. Ketika seluruh elemen masyarakat terfokus pada mobil listrik nasional, Pak Dahlan ternyata sudah berlari kencang dengan program pembangunan di BUMN…Dahsyat!!!!

    Salah satu proyek yg ditunggu di Bulan Ramadhan ini adl program CSR BUMN yg akan dikelola oleh badan khusus, ada yang tau perkembangan terakhir??

    Posted by ricky | 31 Juli 2012, 1:05 pm
    • saya hanya tahu satu diantaranya, seperti yang pernah diangkat pada artikel Jawa Pos minggu lalu, selebihnya saya tidak tahu. Bisa jadi ini dibuat demikian agar tidak terjadi rush pada lembaga tsb dari pihak-pihak yang berniat buruk. Apalagi kalo ada yang dari golongan politik. Waduh, bisa2 hancur duluan. Nanti bila sdh ada hasil yang dirasakan dan berdaya guna, insyaallah akan diwartakan ke kita semua. baik oleh pak DIS sendiri atau para wartawan.

      Posted by wahyu | 31 Juli 2012, 5:21 pm
    • Yayasan Ustadz Antonio Syafei, (insya Allah) salah satu yang diberi amanah mengelola CSR BUMN … (info terakhir). Harapan saya pd Ustadz Antonio :
      1) Tingkat pengembalian pinjaman UKM mendekati 100% sesuai akad kredit (idealnya = 100%, alias UKM tidak pernah menunggak cicilan utang), sehingga bank menjadi lebih percaya dan ainul yaqin thd UKM binaan Ustadz.
      2) UKM ybs bisa mengembangkan usahanya dan menyerap tenaga kerja (pengurangan pengangguran)
      3) Masih banyak harapan lainnya, namun dua itu saja ditunaikan lebih dulu. salam

      Posted by Djoko Sawolo | 31 Juli 2012, 7:20 pm
  143. Menanti aksi dri Negarawan sejati

    Posted by wongcilik | 31 Juli 2012, 1:10 pm
  144. seneng ada org spt anda yg mnginfokn perubahan yg sdg trjdi didlm Pertamina..pelan tp pst virus MH trs mnyebar.Demi IndoneSia yg lbh baik..kerja..kerja..kerja !! Slm kenal dlm semangat siang..

    Posted by koreksidiri | 31 Juli 2012, 1:19 pm
  145. mantap pak…
    wes suwe dadi silent reader,,
    moga2 pak DI sehat selalu dan selalu dlm lindunganNYA Amien

    Posted by najib | 31 Juli 2012, 5:14 pm
  146. Mudah-mudahan pembangunan bisa terus berjalan dan semakin merata

    Posted by blogger | 31 Juli 2012, 6:23 pm
  147. I like diz day….

    Posted by wongcilik | 31 Juli 2012, 7:38 pm
  148. Setiap MH terbit rasanya hope-ku makin membumbung. Semoga Bukan hanya virus Hope ini yang menyebar. tapi progress-nya benar benar terlaksana dengan baik sesuai rencana pak DIS. Amiiin ( kami rakyat kecil mendukung gebrakanmu )

    Posted by sofyan Usamah | 31 Juli 2012, 8:15 pm
  149. Kalau bagi saya pak, yang masih mengganjal adalah, pertanyaan dalam hati saya tentang. Siapa nanti setelah 2014 yang akan memimpin kementrian BUMN, dan dimana pak Dahlan saat itu, saya pribadi lebih suka jika bapak tetap memimpin Kementrian BUMN ketimbang jadi RI 1. Tetap semangat pak. Merdeka.!!

    Posted by hendri anto | 31 Juli 2012, 10:18 pm
    • Tergantung Presiden 2014, belum tentu Pak Dahlan dipilih lagi, jika presidennya bersebrangan pemikiran dengan beliau. Oleh karena itu agar BUMN tetap dikelola oleh orang yang amanah sebaiknya ….. (dilanjutkan sendiri saja ….)

      Posted by Djoko Sawolo | 1 Agustus 2012, 5:37 pm
  150. Manufacturing Hope= GBHNI ADIS=garis-garis besar haluan negara Indonesia ala dahlan iskan🙂 maju terus pantang mundur.
    Dahlan Iskan= Produk bermutu Indonesia

    Posted by widodo | 1 Agustus 2012, 12:02 am
  151. Menukil MH ke 29…
    “Menularkan pesimisme cukup hanya dengan kata-kata. Modalnya pun hanya gombal. Sedangkan membangun hope harus dengan kerja nyata plus hasil yang bisa dirasa.”
    di MH ke 37 kali ini sudah terasa khasiatnya….

    Posted by aburachman | 1 Agustus 2012, 11:14 am
  152. halo halo…. Garuda RUGI !!! dan yang lebih parah lagi Kinerja Danareksa MEMBAIK setelah melepas Saham Garuda… Jadi kesimpulannya Garuda benar benar PAYAH… tolong dong om Dis, namanya juga kesayangan kan ? sms lagi dong para taipan untuk kasih hutangan ke garuda lagi BU tuh… , sekalian bikinin tulisan apa kek, pokoknya garuda lebih hebat dari ….. hahahahaaa… ( ojo nesuuu, becanda lho iki…) haaaalahh…

    Posted by satrio dipingit | 1 Agustus 2012, 12:04 pm
  153. Kunjungi Papua, Dahlan Iskan Disambut Tarian Perang
    Feby Dwi Sutianto – detikfinance

    Wamena – Menteri BUMN Dahlan Iskan hari ini mengunjungi Wamena, Papua. Dahlan menjadi tamu kehormatan ketika tiba di daerah tersebut.

    Saat turun dari pesawat, Rabu (1/8/2012), mantan Direktur Utama PLN ini disambut tarian perang khas Lembah Baliem dan langsung didaulat menggunakan topi khas Papua.

    Tak hanya itu, Dahlan juga mendapat kejutan lain. Ketika dirinya menuju proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Baliem II, Dahlan dipaksa menggunakan kendaraan yang langsung dikemudikan oleh Bupati Wamena Wempi Watipo.

    Dahlan bersama rombongan direksi PLN dan Dirjen Tenaga Kelistrikan Kementerian ESDM Jarman datang ke Wamena untuk meresmikan pembangunan PLTA Baliem II berkapasitas 10X5 megawatt (MW).

    (feb/dnl)

    http://finance.detik.com/read/2012/08/01/105953/1980160/4/kunjungi-papua-dahlan-iskan-disambut-tarian-perang?f771108bcj

    Resmikan Proyek PLTA di Papua, Dahlan Iskan Memangku Bayi Warga
    Feby Dwi Sutianto – detikfinance
    Rabu, 01/08/2012 13:16 WIB

    Wamena – Hari ini, Menteri BUMN Dahlan Iskan meresmikan pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Baliem II berkapasitas 10×5 megawatt (MW) di Lembah Baliem, Wamena, Papua. Saat peresmian, Dahlan menggendong seorang bayi warga dan dipangkunya.

    Dahlan mengajak bayi seorang warga untuk duduk bersama dia di podium bersama direksi PLN, pejabat Papua, dan Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman.

    Rini, bayi perempuan usia 4 bulan tersebut terus berada di pangkuan Dahlan sebelum acara dimulai.

    Vero, bibi sang bayi tak menyangka keponakannya tersebut menjadi ‘tamu kehormatan’ karena bisa duduk di pangkuan Dahlan Iskan.

    “Saya nggak menyangka dan kaget, keponakan saya diajak sama menteri,” ungkap Vero kepada detikFinance di Lembah Baliem, Wamena, Rabu (1/8/2012).

    Selain itu, Dahlan juga sempat bertemu beberapa wisata asing asal Spanyol yang melihat upacara peresmian PLTA. Upacara dilakukan dengan adat bakar batu asli Papua. Bahkan wisatawan asing itu juga meminta berfoto dengan Dahlan.

    “Tadi saya ketemu orang dari Barcelona yang menelusuri sungai Baliem. Mereka sangat senang dan bahagia karena di spanyol tidak ada sungai terindah ini,” kata Dahlan.

    http://finance.detik.com/read/2012/08/01/131620/1980348/1034/resmikan-proyek-plta-di-papua-dahlan-iskan-memangku-bayi-warga?991104topnews

    Dahlan Iskan Ketagihan Talas Asli Papua
    Feby Dwi Sutianto – detikfinance
    Rabu, 01/08/2012 14:24 WIB

    Wamena – Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku terkesan ketika kembali berkunjung ke Papua untuk meresmikan proyek PLTA di Lembah Baliem, Wamena.

    Di hadapan para pejabat dan warga Papua saat peresmian PLTA Baliem II ini, Dahlan mengaku senang dengan udara sejuk di Lembah Baliem pegunungan Jayawijaya, dan juga lezatnya talas khas pegunungan Papua tersebut.

    “Waktu datang ke Jayawijaya tahun lalu, saya langsung jatuh cinta karena udara sejuk, talas enaknya,” ungkap Dahlan di Wamena, Papua, Rabu (1/8/2012).

    Dahlan mengaku, semenjak dia merasakan talas asli Papua, di rumahnya kini selalu tersedia talas dari pegunungan Jayawijaya.

    “Semenjak dari itu, di rumah saya selalu ada talas dari Jayawijaya, kalau habis saya minta teman-teman dari Wamena dan Yahukimo untuk membawa talas,” jelas Dahlan.

    Pada peresmian tersebut, Dahlan turut mengikuti proses upacara adat bakar batu untuk menyambut pembangunan PLTA tersebut.

    Saat menyaksikan upacara tersebut, mantan Dirut PLN itu diminta mencoba hasil makanan dalam proses bakar batu, namun karena sedang puasa Dahlan meminta salah seorang petugas PLN untuk mewakilinya.

    “Bu tolong wakilkan saya,” kata Dahlan.

    Ketika akan meninggalkan lokasi, ternyata Dahlan memperoleh hadiah ketela ungu untuk dibawa dan dimakan saat berbuka puasa.

    (feb/dnl)

    http://finance.detik.com/read/2012/08/01/142421/1980438/4/dahlan-iskan-ketagihan-talas-asli-papua

    Posted by Berita Dahlan Iskan | 1 Agustus 2012, 3:02 pm
  154. Dahlan Iskan Lebaran di Tanah Suci Bersama Sang Istri
    Wiji Nurhayat – detikfinance
    Selasa, 31/07/2012 19:11 WIB

    Jakarta – Kementerian BUMN hari ini mengadakan buka puasa bersama dengan 200 lebih tenaga kerja bawah kementerian BUMN. Ide ini dicetuskan oleh dahlan Iskan yang membuat ide dadakan kemarin sore. Disela-sela menunggu buka puasa Dahlan Iskan mengumbar bahwa dirinya tidak akan ada di Jakarta. Kemanakah mantan Dirut PLN ini selama lebaran?

    Ternyata, Dahlan Iskan berlebaran di Tanah Suci, Mekkah untuk menunaikan ibadah umroh dengan istri tercinta.

    “Lebaran saya umroh, dan melihat sejarah berkeliling ketempat Walisongo-nya sana (Timur Tengah) selama kurang lebih 10 hari,” ungkapnya kepada wartawan di Kementerian BUMN, Selasa (31/07/12).

    Ia menuturkan bahwa ini adalah kegiatan rutin yang ia lakukan. selama disana, selain umroh, rencananya Dahlan akan mengunjungi Masjidil Aqsa dan makam Syaikh Abdul Qadir Al Jailani.

    “Hampir tiap tahun saya kesana, berangkat dari tanggal 10 Agustus besok. saya akan ke syeh Abdulkadier al Jaeny dan Masjidil Aqsa,” katanya.

    Kegiatan ini adalah kado manis yang diberikan untuk istri tercinta, karena rutinitas kegiatan Dahlan cukup padat di kementerian BUMN.

    “Ini perjanjian dengan istri, istri selalu ditinggal kerja dan yang saya lakukan berlibur ketempat yang positif(tidak seperti ke Las Vegas) setahun sekali dengan istri dan tempat yang terbaik adalah di Timur Tengah karena istri saya sangat menikmati,” tutupnya.

    (dru/dru)

    http://finance.detik.com/read/2012/07/31/190727/1979767/68/dahlan-iskan-lebaran-di-tanah-suci-bersama-sang-istri

    —> Semoga Manufacturing Hope-nya gak libur🙂

    Posted by Berita Dahlan Iskan | 1 Agustus 2012, 3:30 pm
  155. ————
    …..

    “Saya ingin berdialog dua arah, sehingga DahlanIS yang mengagumi saya, tidak secara membabi buta mengagumi saya, namun harus tahu betul sosok yang dikaguminya.” (-dahlan iskan-)

    …..
    ————

    bacaan wajib baca untuk DISfans

    http://dahlanis.com/2012/08/01/dialog-blak-blakan-menteri-bumn-dahlan-iskan-1.html

    http://dahlanis.com/2012/08/01/dialog-blak-blakan-menteri-bumn-dahlan-iskan-2.html

    bersambung….

    Posted by Ali M. Fauzi | 1 Agustus 2012, 4:47 pm
    • Jadi, bahwa pak DI “titipan” Pak CT itu g spnuhnya salah juga y?! Pak CT melihat bahwa pak DI memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah PLN, diusulkan, lolos dan dibuktikan. Mantap pak CT…

      Posted by Iwan | 1 Agustus 2012, 6:23 pm
      • kesimpulannya bagaimana penyebar berita menginginkan pedengarnya/pembacanya punya multi penafsiran, bisa yg semula baik menjadi buruk atau sebaiknya. Jadi pinter2nya pembuat berita menggiring opini pembaca/pendengar yg notabene mayoritas mudah menilai dari “judul” tanpa terlebih dulu membaca “isinya”

        ut studi kasus silahkan analisa berita ini

        Dahlan Iskan Bentak Wartawan
        URL: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/07/31/10522641/Dahlan.Iskan.Bentak.Wartawan

        sudah saatnya kita menjadi orang yg kritis, tapi tidak membabi buta menilai dari “judul” tanpa terlebih dulu mencari tau “isi”nya.

        Selamat berbuka…

        Posted by Ali M. Fauzi | 1 Agustus 2012, 6:37 pm
        • Betul sekali Mas Ali, kita harus kritis dan bijaksana dalam membaca berita

          Kalau saya melihat PAk DI adalah manusia biasa yang luar biasa
          Sebagai manusia biasa, pasti punya kelebihan dan kekurangan
          Tapi, apakah orang yang mempunyai kekurangan berarti orang yang tidak baik?
          Saya rasa itu penilaian yang sangat naif
          Bahkan di link2 diatas, Pak DI sendiri menyampaikan agar pengaggumnya melihat Beliau dengan seutuhnya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya

          Terlepas dari judul dan isi berita tersebut, sebagai manusia biasa, Beliau bisa saja marah atau membentak siapapun yang dirasa tidak benar
          Memang ada sebagian orang2 yang harus menggunakan cara2 keras untuk dapat berlaku baik
          Coba kita lihat diri kita sendiri, apakah tidak pernah marah ataupun membentak?
          Demikian juga kalau orang tua kita marah atau membentak, apakah itu berarti bahwa mereka menjadi tidak baik?
          Saya rasa semuanya harus dilihat konteksnya
          Dan harus dilihat secara bijaksana

          Semangat malam
          Salam

          Posted by doetsz | 1 Agustus 2012, 8:14 pm
  156. kita menyaksikan bagaimana seorang maestro yang bernama dahlan iskan sedang mengaransemen sebuah lagu “indonesia bangkit” dimana seluruh pemain yang terlibat didalamnya adalah mereka yang terbaik. sebarkan ke seluruh penjuru indonesia bahwa harapan itu masih ada, bahwa indonesia menjadi negara maju itu bukan hal yang mustahil. semua masalah tak akan pernah selesai dengan debat di televisi, ulasan di media massa, tapi hanya dengan kerja, kerja, kerja dan kerja serta doa akan mampu mengangkat bangsa ini menjadi bangsa bermartabat. …………………..Dahlan iskan adalah dirigen yang berdiri didepan memimpin pasukan indonesia raya untuk maju…………bravo pak DIS

    Posted by Alan | 1 Agustus 2012, 8:09 pm
    • it’s too good to be true. Tapi memang seperti itu adanya, gimana ya.

      Yang perlu diingat adalah Dahlan Iskan adalah manusia biasa, yang tidak luput dari salah dan khilaf. Sehingga kita harus arif dalam menyikapi semua hal yang memberitakan perkataan dan perbuatan Dahlan Iskan.

      Posted by Jend. Naga Bonar | 2 Agustus 2012, 3:13 pm
  157. Kupasan Manufacturing Hope 37
    “Bumper-bumper besar di tengah krisis besar”

    Perhutani harus membangun (2) pabrik gondorukem yang besar di Pemalang, Jawa Tengah. Hutan pinus yang luas milik Perhutani di Jateng harus mempunyai nilai tambah bagi Indonesia.

    Pohon-pohon pinus itu bisa dideres, getahnya menjadi gondorukem. Gondorukem diolah menjadi derivatif yang merupakan bahan cat, parfum, campuran kertas, bahan tinta, bahan campuran untuk ban mobil, dan sebagainya.

    Yang lebih penting, dengan berdirinya pabrik itu ada 10.000 lapangan kerja baru. Diperlukan banyak sekali getah pinus yang hanya bisa didapat kalau ada 10.000 tenaga penderes. Sebuah lapangan kerja yang besar untuk pedesaan di sekitar Pemalang.

    %—————————-%
    Apa Itu Gondorukem

    Gondorukem (resina colophonium) adalah olahan dari getah hasil sadapan pada batang tusam (Pinus). Gondorukem merupakan hasil pembersihan terhadap residu proses destilasi (penyulingan) uap terhadap getah tusam.

    Hasil destilasinya sendiri menjadi terpentin. Di Indonesia gondorukem dan terpentin diambil dari batang tusam Sumatera (Pinus merkusii). Di luar negeri sumbernya adalah P. palustris, P. pinaster, P. ponderosa, dan P. roxburghii.

    Gondorukem diperdagangkan dalam bentuk keping-keping padat berwarna kuning keemasan.
    Kandungannya sebagian besar adalah asam-asam diterpena, terutama asam abietat, asam isopimarat, asam laevoabietat, dan asam pimarat.

    Penggunaannya antara lain sebagai
    – bahan pelunak plester
    – campuran perban gigi
    – campuran perona mata (eyeshadow)
    – penguat bulu mata,
    – bahan perekat warna pada industri percetakan (tinta) dan cat (lak)

    Di Indonesia, komoditi ekspor ini dihasilkan secara monopoli oleh PT Perhutani, terutama dari penanaman tusam di hutan pegunungan Jawa yang menjadi lahan konsesi BUMN itu.

    %—————————-%
    PABRIK DERIVAT GONDORUKEM TERPENTIN PERHUTANI TERBESAR SE ASIA TENGGARA DIBANGUN DI PEMALANG

    Pemalang. Senin, 25 Juni 2012.
    Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan didampingi Bambang Sukmananto Direktur Utama Perum Perhutani pada Senin 25 juni 2012 secara simbolis menancapkan tiang pancang pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan pabrik Derivatif Gondorukem Terpentin di Kampung Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang. Pembangunan pabrik Derivatif ini merupakan bentuk transformasi Perhutani BUMN pengelola 2,4 juta Ha lahan hutan negara di Jawa Madura ini untuk mengembangkan bisnis non-kayu yang ditargetkan seimbang dengan bisnis kayu sampai tahun 2015 mendatang.

    Pembangunan pabrik ini merupakan tindak lanjut dari hasil Retreat BUMN di Istana Bogor tahun 2011, Perhutani melakukan investasi dengan total investasi sebesar Rp.938.304 Miliar, terdiri dari Investasi rutin, salah satunya adalah pembangunan Pabrik Derivat Gondorukem dan Terpentin dengan nilai investasi sebesar Rp.198.8 Miliar. Investasi ini diperkirakan akan menghasilkan nilai tambah 1.5 kali sampai dengan 4 kali lipat, dengan harga produk antara USD 2.000 sampai dengan USD 13.000 per ton.

    Luas bangunan pabrik direncanakan 2,5 Ha, dibangun diatas lahan 6,3 Ha. Menurut rencana bangunan pabrik akan selesai dalam waktu 540 hari atau lebih kurang delapan belas bulan terhitung sejak diterbitkan surat perintah kerja. PT Rekayasa Industri sebagai pemenang tender adalah kontraktor utama pembangunan sedangkan pengawasanan konstruksi oleh PT Indah Karya.

    Pada tahun 1997, Perhutani melalui anak perusahaannya PT Perhutani Anugerah Kimia (PAK) telah membangun pabrik Derivat Gondorukem dengan kapasitas bahan baku getah pinus 4.000 ton/tahun. Pabrik tersebut relatif kecil dan belum mencukupi kebutuhan pasar saat ini. Sedangkan pabrik yang akan dibangun di Pemalang ini kapasitas bahan baku getah pinusnya mencapai 24.500 ton pertahun. Pabrik ini adalah satu-satunya pabrik derivat terpadu, terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.

    Pemalang dipilih karena lokasi dekat dengan sumber bahan baku dan pelabuhan. Kapasitas pabrik Perhutani dengan 24.500 ton getah pinus per tahun ini akan menghasilkan antara lain: glicerol rosin ester, alpha pinene, betha pinene, delta limonen, cineol dan alpha terpineol. Bahan kimia ramah lingkungan tersebut merupakan bahan baku bagi industri makanan dan minuman, adhesive, industri kertas, industri cat dan tinta, parfum dan farmasi. Tidak kurang dari 1.650 orang (tenaga kerja langsung 150 dan tidak langsung sekitar 1.500 orang) akan terserap pada industri ini tahun depan.

    Dari sisi pendapatan, pembangunan pabrik derivat gondorukem terpentin terbesar di Indonesia ini adalah bentuk keseriusan Perhutani meningkatkan pendapatan non-kayunya di masa depan dalam rangka konservasi hutan di Pulau Jawa, sehingga Perhutani tidak hanya bergantung pada penghasilan kayu.

    Jenis-jenis pinus yang dijadikan sumber bahan baku pabrik kedepan juga akan ditingkatkan kualitas tegakannya dengan memilih jenis yang mampu memproduksi getah secara efektif. Saat ini jenis Pinus Perhutani adalah jenis Merkusii, yang secara ekologi sesuai dengan ekologi Jawa.

    Untuk bahan baku pabrik, selain pasokan dari sumberdaya hutan sendiri, Perhutani juga bekerjasama dengan daerah lain, contohnya dengan Propinsi Bali beberapa waktu lalu. Perhutani juga akan memperluas sumber-sumber bahan baku getah pinus dari kawasan hutan di Aceh, Sumatera Utara dan Sulawesi. Sumber potensi getah pinus di luar Jawa masih belum dimanfaatkan secara optimal. Selain pasar Jepang, permintaan produk getah pinus maupun derivatifnya ini akan selalu meningkat karena permintaan masyarakat dunia kembali pada produk alami atau natural product sources

    http://perumperhutani.com/2012/06/pabrik-derivat-gondorukem-terpentin-perhutani-terbesar-se-asia-tenggara-dibangun-di-pemalang/

    Posted by Berita Dahlan Iskan | 2 Agustus 2012, 7:19 am
    • Terima kasih utk berita dahlan iskan. Informasinya makin menambah wawasan&pengetahuan sy. Terima kasih jg utk bung pakdhe, pak akadarisman, pak ibanez utk berbagi ilmu (diskusinya) ttg manajemen

      Posted by Fia | 2 Agustus 2012, 8:19 pm
  158. Kupasan Manufacturing Hope 37
    “Bumper-bumper besar di tengah krisis besar”

    (1) Oleokimia di Sumatera. Selama ini BUMN hanya berhenti memproduksi CPO dari kelapa sawit. Tidak berani masuk ke hilir. Akibatnya, nilai tambah dari kelapa sawit tidak dinikmati di dalam negeri. Karena itu tiga bulan lalu saya memutuskan agar PTPN berani membangun industri oleokimia skala di atas satu juta ton setahun. Akhir tahun ini juga sudah harus dimulai. Inilah pabrik oleokimia pertama yang akan dimiliki BUMN.

    %—————————-%
    Apa Itu OleoKimia

    Oleokimia merupakan bahan kimia yang berasal dari minyak/lemak alami, baik tumbuhan maupun hewani. Pada saat ini, permintaan akan produk oleokimiasemakin meningkat.

    Hal ini disebabkan produk oleokimia mempunyai beberapakeunggulan dibandingkan produk petrokimia, seperti harga, sumber yang dapatdiperbaharui, dan produk yang ramah lingkungan.

    Oleokimia terdiri atas asam lemak, meliester lemak, alkohol lemak, aminalemak, dan gliserol. Produk-produk turunannya berupa sabun batangan, detergen,sampo, pelembut, kosmetik, bahan tambahan untuk industri plastik, karet, dan pelumas. Dalam perdagangan dikenal dua jenis oleokimia, yaitu oleokimia alamidan oleokimia buatan. Oleokimia alami diperoleh dari minyak nabati atau minyak

    %—————————-%
    OleoKimia Sebagai Kebanggaan Bangsa

    Produksi Oleokimia Sawit RI Salip Malaysia
    by Bisnis Indonesia
    MEDAN—Indonesia kembali menyalip Malaysia dalam produksi oleokimia dari minyak sawit se telah beberapa tahun lalu negeri jiran itu keok pada produksi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

    Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Oleokimia Indonesia (Apolin) Steve Goei King menegaskan Indonesia sudah menjadi jawara tahun ini dengan mengalahkan Malaysia dalam hal memproduksi oleokimia dari minyak sawit. “Produksi oleokimia Indonesia sudah mengungguli Malaysia tahun ini. Sejumlah pabrik oleokimia di Indonesia kini sudah beroperasi penuh mencapai 2 juta ton per tahun,” ujarnya kepada Bisnis di Medan, Selasa (17/7).

    Menurutnya, tahun lalu produk si oleokimia Indonesia masih di bawah Malaysia yang mampu memproduksi oleokimia antara 1,8 juta ton sampai 1,9 juta ton per tahun. Akan tetapi, lanjutnya, tahun ini Indonesia memproduksi oleo kimia sebanyak 2 juta ton dan mengungguli produksi oleokimia Malaysia.

    “Ke depan Indonesia tetap akan mengungguli produksi oleokimia Malaysia karena investor masih berminat masuk ke industri hilir sawit tersebut,” tuturnya.

    Sebelumnya, PT Perkebunan Nu santara III Medan dan PTPN IV Medan bersinergi untuk membangun industri oleokimia berkapasitas 600.000 ton per tahun de ngan menggunakan produksi mi nyak sawit sendiri sebagai bahan baku. Menurut Steve Goei King, Indonesia mampu bersaing dengan har ga oleokimia yang dipasarkan Malaysia. Malahan, paparnya, Ma laysia saat ini sudah menjerit karena tidak mampu bersaing dengan oleokimia asal Indonesia yang mampu menjual US$1.100- US$1.200 per ton.

    “Malaysia sudah menjerit. Pasar oleokimia Malaysia mulai tergerus dan beralih ke Indonesia. Produsen oleokimia di Indonesia mampu memberikan harga bersaing di pasar internasional, sehingga krisis utang di Eropa tidak be gitu berpengaruh kepada produksi oleokimia Indonesia,” ujarnya. Harga Stabil Dia mengatakan harga relatif stabil dan permintaan pun tetap naik karena harga oleokimia Indonesia lebih murah dibandingkan dengan oleokimia yang dihasilkan Malaysia dengan menggunakan bahan baku sawit. Kalau oleokimia dari minyak bumi, kata dia, sudah lama kalah bersaing dengan oleokimia dari sawit karena harga minyak mentah di pasar dunia tetap tinggi.

    “Kalau bersaing dengan oleokimia dari minyak bumi, kami tidak takut. Harga oleokimia dari sawit jauh lebih murah dan mampu bersaing,” tandasnya. Berdasarkan catat an Bisnis, anggota Apolin saat ini mencapai tujuh perusahaan antara lain PT Permata Hijau Sawit (PHS) Group, Musim Mas Group, Wilmar Group, Ecogreen, dan Soci Mas (milik Sinar Mas). Total kapasitas produksi ketujuh perusahaan tersebut mencapai 2 juta ton per tahun.

    http://www.shnews.co/detile-3594-riset-dengan-sawit-indonesia-maju.html

    Posted by Berita Dahlan Iskan | 2 Agustus 2012, 7:22 am
    • Nambahin tulisan dari @Berita Dahlan Iskan,
      diambil dari http://www.facebook.com/groups/dahlaniskangroup/permalink/464162743602139/

      tulisan dari Rony Indrajaya http://www.facebook.com/rony.indrajaya

      semoga bermanfaat

      ===========================
      Kupasan Manufacturing Hope 29
      “Tekad baru: hidup yang polos-polos saja”

      Kalau dari sekitar 20.000 hektar ladang garam di seluruh Indonesia bisa diberikan membran 10 persennya saja, hasilnya bisa mencapai 1,7 juta ton/tahun. Sudah melebihi keperluan garam untuk manusia Indonesia.

      Membran adalah sejenis plastik yang dihamparkan di tambak garam. Dengan dihampari membran, keuntungannya dobel: proses pembuatan garamnya lebih cepat (air lautnya lebih panas sehingga lebih cepat menguap), dan semua garamnya menjadi garam kelas satu.

      Tanpa membran, lapisan garam yang paling bawah pasti tercampur tanah dan lumpur. Ini membuat sekian persen garam menjadi garam kelas tiga. Sulit dijual. Murah pula harganya. Di Madura saja kini ada 350.000 ton garam jenis ini. Menumpuk. Tidak ada yang beli. Isunya pun negatif: BUMN tidak mau beli garam rakyat.

      Membran adalah hope baru bagi petani garam. Ini juga belum banyak diketahui.

      http://dahlanis.com/2012/06/03/tekad-baru-hidup-yang-polos-polos-saja.html

      %—————————-%
      Apa itu Geomembran?

      Geomembran terbuat dari bahan polimer yang menghasilkan lembaran fleksibel yang kuat dan terdiri dari berbagai jenis ketebalan. Penyambungan antar panel Geomembran dilakukan dengan cara pengelasan.

      Geomembran memiliki daya tahan terhadap cuaca, sinar ultraviolet, bahan kimia serta jamur yang biasanya terkandung dalam tanah sehingga sangat efektif bila digunakan untuk reservoir.

      Termasuk golongan impermeable geosintetik yang umumnya terbuat dari HDPE (High Density Polyethylene) sejenis polymer dengan ketebalan rata2 1 mm atau lebih. Selain itu, GCL (Geosynthetic Clay Liner) juga merupakan geosintetik jenis impermeable dengan fungsi yg sama dengan geomembran yaitu lining/sealing. Yang membedakan dua material ini adalah komposisi, karakteristik fisik (koefisien permeabilitas, berat jenis, dll) dan jenis desain infrastruktur. Kelebihan geomembran sendiri adalah:

      – Tahan terhadap larutan kimia (seperti H2SO4)
      – Daya tahan terhadap elongasi/kemuluran akibat deformasi tanah dasar
      – Tahan terhadap retak/pecah dan anti-UV
      – Index leleh yg relatif tinggi
      – Dapat dikombinasikan dengan berbagai desain struktur

      http://indomigas.wordpress.com/geosintetik-geosynthetic/geomembran/

      %—————————-%
      JAKARTA – Pemanfaatan teknologi geomembran telah terbukti berhasil meningkatkan produksi garam. Hingga akhir Juli 2012, PT Garam–(Persero) telah memproduksi sekitar 30 ribu ton garam. Produksi ini seluruhnya berasal dari lahannya di Sumenep, Pamekasan, dan Sampang, ketiga wilayah itu berada di Kabupaten Madura, Jawa Timur.

      “Lahan milik PT Garam yang sudah menggunakan teknologi geomembran telah menghasilkan garam sejak awal Juni lalu. Kalau tidak ada lahan yang menggunakan teknologi ini, produksi garam tidak mungkin sekitar 30 ribu ton hingga Juli ini,” kata Kepala Biro Umum PT Garam (Persero) Farid Zahid kemarin (29/7). Penggunaan teknologi geomembran di lahan garam berupa pemberian lapisan yang terbuat dari semacam plastik di meja kristalisasi, yaitu lahan garam yang disiapkan untuk produksi garam.

      Dengan demikian, lapisan garam yang paling bawah tidak tercampur tanah dan lumpur. Tanpa geomembran, lapisan paling bawah garam akan tercampur dengan tanah. Ini membuat sekian persen garam menjadi garam kelas tiga. Garam kualitas rendah itu sulit dijual dan murah pula harganya. “Mulai tahun ini kami menerapkan teknologi geomembran pada sebagian lahan, sehingga produksi garam akan meningkat,” kata Farid.

      Ia optimis PT Garam bisa memproduksi garam sesuai target yang ditetapkan pada tahun ini, yakni sebanyak 400 ribu ton. Direktur Keuangan dan Marketing PT Garam (Persero) Yulian Lintang mengatakan, kebutuhan garam nasional diperkirakan mencapai 3 juta ton per tahun. Rinciannya, untuk garam industri 1,6 juta ton dan kebutuhan konsumsi 1,4 juta ton.

      Garam industri 100 persen impor dari Australia, karena dalam negeri belum bisa memproduksi. Sedangkan konsumsi atau ritel produksi garam nasional hanya 1,1 juta ton. Sisa kekurangan dipenuhi garam impor dari India dan Australia. “Penggunaan geomembran bakal dilakukan di 600 hektare (ha) lahan tambak milik kami. Saat ini, pelaksaannya baru di lahan 200 hektare. Teknologi itu bakal meningkatkan kapasitas produksi 60 persen,” katanya. (dri)

      http://www.indopos.co.id/index.php/index-berita-bisnis-dan-investasi/62-bisnis-reviews/26377-teknologi-tingkatkan-produksi-garam.html

      Posted by Marshall D.Teach | 3 Agustus 2012, 2:21 pm
  159. Saya salut ma p.Dis krn sebagai pemimpin dia langsung menerapkan system “GENBA,GENBUTSU dan GENJITSU” di lapangan langsung tanpa perwakilan…..
    Dari itu kita doa kan p.Dis agar selalu diberikan kesehatan lahir&batin,dilancarkan segala urusan nya,amin

    Posted by kawulo alit PJKA (pulang jum'at kembali ahad) | 2 Agustus 2012, 7:41 am
  160. Semakin hari, semakin banyak silent reader yang mengubah status hidupnya menjadi komentator ulung!!! Hebaaattt…. Tapi kuberharap, sangat berharap, para komentator kawakannya untuk tetap istiqomah di rumah besar qita ini…………

    Posted by lutfihelmi | 2 Agustus 2012, 10:22 am
  161. Yth. Para Sesepuh, Para Senior, dan Sdr/Sdri ku semua:

    Mohon pendapatnya, apa kiranya kita sdh memerlukan adanya data-base tentang kita semua, data-base tsb suatu saat nanti pasti akan sangat berguna ketika “keadaan/kondisi” sdh membutuhkan “networking”. Masing2 pribadi yang berminat secara suka-rela mengirimkan ID asli ke pusat data.

    Trm ksh & salam

    Posted by R. Awal Priyono | 2 Agustus 2012, 12:49 pm
    • Saya siap jika memang, kondisi sudah memungkinkan.

      Networking saya juga cukup. Tapi ya itu tadi, kondisi harus memungkinkan…..

      Posted by Darko Rahman | 2 Agustus 2012, 9:21 pm
    • networking dahlanis sudah mulai terbentuk pak, bahkan sudah ada rt rw dan lurahnya untuk daerah tertentu, dan mudah mudahan banyak yang ingin menjadi lurah lurah ikhlas untuk daerah masing masing

      Posted by saeful | 3 Agustus 2012, 7:54 am
  162. Sy bosen jadi silent reader…
    Hari ini gak ada postingan ya?

    Posted by Aldizy | 2 Agustus 2012, 4:20 pm
    • kalau berita bumn pasti banyak di media, akalu seputar pak dahlan mendingan berkunjung ke dahlanis.com banyak klarifikasi beliau ditulis disitu

      Posted by saeful | 3 Agustus 2012, 7:49 am
      • Nungguin MH berikutnya … Karena blum ada, jadi udah saya lalap habis catatan terakhir versi diskusi marathon 1-4 dari dahlanis.com mas Saeful. Trims infonya. Butuh ngecharge lagi biar tambah semangat…

        Posted by Aldizy | 3 Agustus 2012, 1:12 pm
  163. Dari dialog pak Dis & Dahlanis merupakan sinyal positif bahwa pak Dis butuh dukungan & bersedia didukung sbg pemimpin. Dan supaya Dahlanis makin tulus (loyal) perlu dialog/silahturahmi berkelanjutan. Kalo rekan2 dgn tulus ingin terus mendukung pak Dis, saran saya bentuklah klub/paguyuban /suporter dimanapun tempat tinggal rekan2. Ato bergabunglah dgn klub yg sdh terbentuk. Kemudian kampanyekan pak Dis beserta ‘ajarannya’. Sy yakin pak Dis juga akan tulus mengunjungi/mengundang klub anda sbg wujud dukungan jg.
    Salam persatuan.

    Posted by Disfans | 2 Agustus 2012, 6:55 pm
    • Sudah lama menjadi “Silent Reader” … ikutan share berita yang ditulis oleh : Immanuel Albert Daniel http://www.facebook.com/immanuel.albert

      semoga bermanfaat

      ===============================

      Dialog Blak-Blakan Antara Menteri BUMN Dahlan Iskan dengan Komunitas Dahlanis (1)

      Sore 29 Juli 2012, tampak kesibukan petugas Catering, pengatur sound system dan beberapa orang lagi yang mengatur lampu-lampu penerangan, di kediaman Menteri BUMN Dahlan Iskan, Sakura Regency – Surabaya.

      Sehari sebelumnya, melalui percakapan telepon dengan Siti “Ita” Nasyi’ah (penulis buku “Dahlan Juga Manusia”), Dahlan Iskan mengundang komunitas-komunitas di seluruh Jawa Timur untuk hadir dalam acara Buka Bersama, Sholat Tarawih & Tausiyah, yang diselenggarakan di kediaman beliau.

      Acara tersebut juga untuk wujud syukur Dahlan Iskan, karena merupakan tahun ke-5 semenjak “Ganti Hati”.

      Acara yang dipandu oleh Cak Djadi Galajapo dibuka dengan pembacaan Puisi yang berjudul “Dahlan Iskan” (Minggu 29 Juli 2012)

      ====

      Dahlan Iskan

      Sekian Kata tak akan mampu mengikuti langkah Dahlan Iskan punya langkah
      Langkah Dahlan Iskan adalah langkah-langkah yang Langka

      Dari jutaan Harapan yang memuncak
      Harapan dari optimisme anak bangsa yang lapar dan dahaga di puasa 1433H

      Semoga bangsa ini segera dapat berbuka menemukan Kurma Nabi, Kurma Ajwa
      Yaitu satu kebahagiaan dari dua kebahagiaan sebelum berjumpa dengan-Nya

      Dengan mengucap Basmallah, kuniati saat ini untuk berpuasa
      Karena aku yakin esok akan jumpa hari raya, untuk Indonesia Raya

      Dengan mengucap Hamdallah, Alhamdullilah, kubaca puisi ini di Sakura
      Sakura artinya puaSa Kuat dan Rasa, Rasa Kebangsaan Indonesia

      ====

      Berbagai elemen Komunitas yang hadir di sana, antara lain, Komunitas DahlanIS, Komunitas Pesulap Surabaya, Komunitas Naga Bonar – Anti Narkoba, Komunitas Surabaya Perduli, dan Komunitas Pengentas Lokalisasi Kremil – Surabaya.

      Selain berbagai elemen komunitas, tampak juga “Haji Kok Nunut” H. Choirun Nasichin. Yang dalam kesempatan sore sebelum berbuka puasa, sempat memberikan Tausiyah dan diselingi guyonan-guyonan ala Djadi Galajapo.

      Buku “Haji Kok Nunut” yang penulisnya juga Siti “Ita” Nasyiah, merupakan buku Kontroversial yang pernah diterbitkan, selain juga buku “Mami Rose”. Dan yang terakhir “Dahlan Juga Manusia” yang telah secara resmi Launching pada saat Pembukaan Even Gramedia Expo, tanggal 27 Juni yang lalu.

      Dalam Tausiyah yang serius tapi santai tersebut H.Choirun Nasichin juga menceritakan secara singkat perjalanan Haji-nya yang “Nunut” tersebut, dan diiringi pula oleh gelak tawa dari pada hadirin yang ada di sana

      Selepas kumandang Adzan Maghrib, para hadirin diperkenankan untuk membatalkan puasa bersama, dimana telah disediakan kue-kue dan minuman untuk dapat disantap. Selain itu tersedia juga hidangan-hidangan yang dimasak oleh Nafsiah Sabri, istri satu-satunya Dahlan Iskan Menteri BUMN.

      Ada beberapa tamu yang setelah membatalkan puasa, langsung sholat berjamaah, namun ada juga yang menyantap hidangan terlebih dahulu, baru kemudian sholat berjamaah. Hal ini dikarenakan adanya keterbatasan tempat untuk melakukan sholat berjamaah, karena jika dihitung-hitung ada lebih dari 250 tamu undangan yang hadir di kediaman Dahlan Iskan. Sehingga cara yang paling tepat adalah dengan bergantian tersebut.

      Acara berlanjut kemudian adalah Sholat Terawih berjamaah, yang di-Imam-I oleh Kyai M. Zaimuddin W. As’ad, pemangku Pesantren Tinggi Darul Ulum, Peterongan – Jombang.

      Tarawih berjamaah berlangsung secara khusyuk, dimana semua umat Muslim yang hadir ikut serta di dalamnya.

      Selepas Sholat terawih bersama, tibalah saatnya Djadi Galajapo yang masih memandu acara ini untuk memberikan kesempatan kepada Dahlan Iskan, yang juga selaku “Tuan Rumah” acara Buka Puasa, Terawih, dan Tausiyah yang berlangsung di Sakura Regency ini.

      Dahlan Iskan pada kesempatan ini menyampaikan sangat surprise dengan adanya Komunitas DahlanIS yang telah berkembang sedemikian pesatnya. “Saya sangat surprise, ternyata DahlanIS yang merupakan penggemar saya, sudah begitu banyaknya” begitu ungkap beliau.

      “Saya ingin berdialog dua arah, sehingga DahlanIS yang mengagumi saya, tidak secara membabi buta mengaguni saya, namun harus tahu betul sosok yang dikaguminya.”

      Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan, tidak hanya dari anggota Komunitas DahlanIS, namun juga dari berbagai elemen Komunitas yang juga turut serta dalam acara tersebut.

      (Bersambung 24 jam lagi)

      (im)

      http://dahlanis.com/2012/08/01/dialog-blak-blakan-menteri-bumn-dahlan-iskan-1.html#.UBt1d2Ee6ho

      Tulus, bukan Fulus…
      Dialog Blak-Blakan Antara Menteri BUMN Dahlan Iskan dengan Komunitas Dahlanis (2)

      Setelah sholat Terawih, kini tibalah saat dimana Djadi Galajapo memberikan kesempatan kepada Dahlan Iskan untuk menyampaikan beberapa hal.

      “ Saya tahu bahwa saudara sekalian membentuk semacam club, atau paguyuban, atau apapun. Namun saya menegaskan disini, bahwa saya tidak pernah merasa mensponsori, menstimulir, menyuruh, dan memprovokasi saudara sekalian” ungkap Menteri BUMN “ Saya anggap ini adalah ketulusan Saudara sekalian. Ketulusan yang sangat mengharukan bagi saya” begitu lanjutnya.

      “Jaman sekarang sulit sekali menemukan orang – orang yang Tulus, yang Fulus banyak…” disambut dengan tawa dari seluruh yang hadir.

      Dahlan Iskan juga menginginkan adanya pertanyaan-pertanyaan yang sangat dalam, hingga pertanyaan yang sangat sensitive tentang jati diri Dahlan Iskan. Sehingga tidak menimbulkan kekecewaan saat ada peristiwa-peristiwa tidak baik yang dilakukan oleh sang idola.

      “Anda harus kenal saya, anda harus tahu saya, dan anda harus tahu apapun yang dipersoalkan oleh orang-orang mengenai saya” disambut oleh tepuk tangan seluruh tamu.

      Kesempatan pertama, Djadi Galajapo menginginkan agar Dahlan Iskan tidak melupakan Sholat, dan juga agar dalam memimpin Dahlan Iskan dapat menjadi pemimpin yang Barokah dan Manfaat, sehingga diharapkan oleh cak Djadi, dalam memimpin, agar Dahlan Iskan menomor-satukan Allah, jujur dan ikhlas.

      Menanggapi pertanyaan dan himbauan dari Djadi, beliau mengungkap bahwa untuk Sholat, beliau tidak pernah melupakan, “Memang persyaratan yang amat berat, tapi ada problem-problem yang riil di lapangan, terutama di Jakarta yang sering macet hingga lebih dari 3 jam, sehingga untuk sholat sering kali di – jamak, terutama saat perjalanan pulang, sholat Maghrib terpaksa tayamum di mobil” ujar Dahlan Iskan

      Selanjutnya Muafi, DahlanIS dari Surabaya mendapat kesempatan dan menanyakan dua hal, yaitu penempatan Ulama dan Umara’, dan yang ke dua menanyakan tentang semangat dalam diri Dahlan Iskan yang seakan tidak pernah padam.

      Sambil tetap tersenyum ” pertanyaan yang cukup sensitive, karena Ulama dengan Fatwa-nya juga harus bisa jadi guidance bagi Umara’ dengan birokrasinya, namun terkadang seorang pemimpin sering dihadapkan pada pilihan yang jelek dan jelek dan jelek. Hal ini sering kali menimbulkan perbedaan tafsir.”

      “Nahdlatul Ulama, apabila sudah lintas agama, apakah rahmatan lil alamin yang didahulukan ataukah nahi mungkarnya yang didahulukan.”

      “Seorang pemimpin sering kali dihadapkan pada keputusan yang jelek atau agak jelek atau jelek sekali, sehingga hal ini membutuhkan Umara’ yang hebat.”

      “Umara’ yang bersandar pada Ulama, dia bisa berkonsultasi pada Ulama. Namun dalam beberapa hal diperlukan pertimbangan – pertimbangan lebih dalam”

      Begitu kira-kira jawaban yang dikemukakan oleh Dahlan Iskan atas pertanyaan yang cukup sensitive mengenai dirinya.

      Pertanyaan ketiga, yang dikemukakan oleh Waridjan (DahlanIS RT – Mojokerto), adalah sikap Dahlan Iskan menanggapi isu – isu bahwa pengangkatan dirinya sebagai Menteri BUMN adalah titipan dari CT (Chairul Tanjung) dan juga isu – isu mengenai keberadaan Dahlan Iskan dalam Lions Club, dan adanya pendapat bahwa beliau agen Isreal yang notabene dianggap nantinya sebagai Calon Presiden Murtad.

      Menjawab hal tersebut, Dahlan Iskan, dengan tawa khasnya, “ Nah ini mulai sensitive” begitu kelakarnya, disambut dengan riuh tawa dari semua yang hadir di sana.

      “ Inti persoalannya adalah terlebih karena saya ini Islam, seandainya saya ini bukan Islam, gampang” begitu beliau sedikit mengungkap.

      “Nah persoalan intinya adalah seandainya saya ini Islam tapi ahmadiyah, atau syiah, mungkin bisa jadi persoalan, sedangkan saya ini Islam NU juga iya, Muhammadiyah juga iya, sehingga tidak bisa dipersoalkan.” Lanjutnya.

      “Orang mempersoalkan masalah saya menjadi Presiden Lions Club tahun 1982 itu karena terlebih dalam diri saya sudah tidak ada yang bisa dipersoalkan lagi, sehingga orang mencari-cari bagaimana cara menjatuhkan saya” begitu kesimpulan pertanyaan tentang Lions Club.

      Lebih lanjut Dahlan Iskan menjelaskan soal keberadaan beliau di Lions Club “Saya tidak tahu, Lions Club itu apa, yang saya tahu bahwa Lions Club itu adalah kumpulan orang-orang kaya yang pekerjaannya adalah menyumbang untuk orang miskin, dan saya diminta untuk jadi ketua orang-orang kaya yang pekerjaannya menyumbang orang miskin, jadi enak, kurang enak apa? Tapi apa dia itu Yahudi? Menurut saya tidak. Dan hubungan dengan Israel atau Yahudi saya juga tidak tahu.”

      Sedangkan pertanyaan tentang pengangkatan Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN adalah titipan dari CT, beliau menjawab “ Seandainya emang iya, apa salahnya? Apakah CT itu Yahudi? Setahu saya seorang CT itu bisnisnya baik, dan tidak ada yang merugikan Negara, bahkan perusahaan Chairul Tanjung mengambil alih salah satu perusahaan perancis, jadi menurut saya, seandaikata memang iya, khan harusnya tidak ada masalah?”

      “Namun bukan begitu ceritanya, yang sesungguhnya adalah demikian. Pada saat itu Ibu Negara Ani Yudoyono menerima SMS pengaduan Listrik dari 1 kota sekitar 3,000an akibat dari krisis listrik, sehingga Bp. Presiden SBY kemudian berkonsultasi dengan penasihat presiden yang salah satunya adalah Chairul Tanjung. Pada saat itu CT mengusulkan saya sebagai Dirut. PLN dan didukung pula oleh Wakil Presiden, Bp. Budiono.”

      “Presiden bilang ke CT, apakah Dahlan mau? Dan belum tentu saya mau, karena saya baru sembuh dari sakit keras waktu itu, disamping itu saya sudah tidak punya cita-cita apapun, dan masalah uang, mohon maaf, saya sudah tidak memikirkan. Saat saya sembuh dari sakit saya, keinginan saya adalah menjadi guru jurnalistik, menulis buku dan mengurusi pesantren keluarga.”

      “Pak Chairul Tanjung merayu saya, bahwa urusan PLN ini adalah jantungnya ekonomi Indonesia, karena seluruh pengusaha menginginkan listrik, bagaimana ada investor yang mau berinvestasi di Indonesia, jika listrik tidak dibereskan, dia merayu saya hingga jam 12 malam waktu itu”

      “Akhirnya saya terima, jabatan yang begitu berat persoalannya, namun saya meminta beberapa syarat sehingga saya bisa merombak PLN waktu itu”

      “Sangat aneh, seorang lulusan Aliyah bisa menjadi Direktur Utama PLN, dimana di sana tidak pernah diajarkan watt, megawatt dan sebagainya” disambut dengan tepuk tangan hadirin.

      “Saya mengagumi Pak Chairul Tanjung, karena beliau adalah seorang pribumi yang sempurna, karena taat beragama, dan juga bisnisnya besar dengan cara yang benar, dan saya bangga karena diusulkan oleh Chairul Tanjung”

      (maaf… terpaksa bersambung lagi….)

      (im)

      http://dahlanis.com/2012/08/01/dialog-blak-blakan-menteri-bumn-dahlan-iskan-2.html#.UBt1eWEe6ho

      Pertanyaan-pertanyaan Sensitif
      Dialog Blak-Blakan Antara Menteri BUMN Dahlan Iskan dengan Komunitas Dahlanis (3)

      Masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam dialog Blak-Blak-an ini. Seperti pertanyaan dari Hendy Siswoyo (DahlanIS RT Lamongan), soal ke-“Gila”-an Dahlan Iskan, dan mempertanyakan kesediaan Dahlan Iskan untuk menjadi Presiden.

      “Mengatakan bersedia itu tidak sulit, namun jalannya khan tidak ada?” ujar Dahlan Iskan.

      “Bagi saya kalo Tuhan men-Takdir-kan, saya siap, tapi saya tidak akan ngoyo, tidak akan mencari-cari jalan dan tidak akan berusaha menjilat atau apapun. Karena saya sangat percaya pada Takdir, karena begitu banyak Tokoh yang mencalonkan, namun apabila Tuhan tidak men-Takdir-kan, maka tidak akan jadi juga” begitu jabaran Mentri BUMN tersebut

      Kesempatan selanjutnya Evie Suryani, yang bertugas di Badan Arsip & Perpustakaan Kota Surabaya, ingin mengajak Dahlan Iskan untuk berkeliling ke taman bacaan Masyarakat di Surabaya, karena untuk membangun Indonesia, salah satunya adalah mencerdaskan masyarakat, dengan mengajak masyarakat membaca.

      “Tentu saya bersedia untuk berkeliling ke taman bacaan tersebut, namun tidak sekarang, saya pun tidak menganggap sepele mengenai taman Bacaan itu, tapi tidak sekarang.” Ujar Menteri BUMN tersebut.

      Hadir juga dalam dialog itu Aktifis Lokalisasi Kremil – Surabaya, Daniel Rorong, menanyakan hal-hal yang sangat sensitive, tentang isu yang berkembang mengenai istri Dahlan Iskan lebih dari satu, kemudian juga tentang sikap Dahlan Iskan yang dinilai arogan sehingga adanya pembentukan Kaukus Anti Dahlan, serta adanya isu tentang pencalonan Dahlan Iskan oleh Partai Demokrat, jika betul, ingin menggandeng siapa?

      Sambil tertawa khas, Dahlan Iskan menegaskan “Istri saya cuman satu, yaitu Nafsiah Sabri” disertai dengan gemuruh tepuk tangan hadirin.

      “Dua tahun yang lalu, saya memang pernah menulis buku, dan di dalam buku itu saya menuliskan bahwa saya pernah jatuh cinta kepada seseorang. Hal itu segera saya sadari, bahwa itu tidak baik, dan sudah dapat saya akhiri dengan baik, serta saya meminta maaf kepada istri saya.” Lanjut beliau.

      “Hal tersebut bukan merupakan isu, desakan ataupun pertanyaan, namun memang pernah saya tuliskan dalam buku saya yang diterbitkan dan dijual secara umum.”

      Menjelaskan tentang timbulnya Kaukus Anti Dahlan, beliau dengan senyum khasnya berujar, “Kalo tentang Kaukus Anti Dahlan, dunia itu harus lengkap, kalo tidak lengkap bukan dunia, dan alam demokrasi memungkinkan untuk itu, tidak apa-apa dan boleh-boleh saja”

      “Soal pencapresan, saya tidak mau ngomong lebih lanjut terlebih dahulu” sambil melambaikan tangan beliau.

      Boimin, salah seorang Staff pengajar di FPIKUB Universitas Brawijaya – Malang juga mendapat kesempatan untuk menanyakan konsep pengembangan tentang ke-Bahari-an dari sudut pandang Dahlan Iskan, mengingat dua per tiga Negara Indonesia terdiri dari laut.

      “Pertanyaan ini sungguh mendasar” begitu ungkap Dahlan Iskan,”Saat ini, Indonesia berada dalam masa transisi dari Negara berkembang ke Negara yang maju.” Lanjut beliau.

      “Secara teoritis, kondisi Indonesia saat ini adalah “Middle Income Trap”, dimana saat ini Indonesia mempunyai kelas menengah baru yang jumlahnya kira-kira 100 juta orang tidak miskin. Nah kelas menengah ini mempunyai sifat yang agak aneh. Pertama, manja, kedua tidak sabaran, ketiga tidak mau lagi menderita, kemudian segala sesuatunya pengen serba cepat, dan vocal, ngomongnya keras sekali, maunya suaranya didengar.”

      “Namun di sisi lain Birokrasi kita masih belum siap untuk mengimbangi keinginan 100 juta orang ini, sehingga hal ini akan menjadi jebakan bagi Negara yang ingin maju.”

      “Nah solusinya ada dua pilihan, apakah masyarakat yang mengalah, atau birokrasinya yang mengalah?”

      “Yang pasti tidak mungkin, masyarakat mengalah, jadi birokrasinya-lah yang harus mengalah”

      “Termasuk dalam masalah Bahari ini, yang sangat mendukung perekonomian Indonesia.”

      “Maka dalam waktu dekat sehubungan dengan ke-Bahari-an, dan untuk mendukung perekonomian Indonesia, saya akan membuat “High Way Over Seas”, dari Medan, Batam, Jakarta, Surabaya, Makassar, Sorong. Bisa jadi dengan konsep ini nantinya saya akan terkena masalah, tapi tidak masalah untuk saya.”

      “Pembuatan High Way Over Seas ini saya pikir akan sangat efektif dan efisien, dimana sekarang ini kapal – kapal yang bersandar di pelabuhan masih berkapasitas muat container sedikit, namun dengan konsep “High Way Over Seas” tersebut, maka seluruh kapal angkut yang masuk ke pelabuhan di Medan, Batam, Jakarta, Surabaya, Makasar & Sorong, bisa dimasuki oleh kapal minimal 3000 container, sehingga pelabuhan akan efisien sehingga perekonomian akan lebih cepat berkembang.”

      Dahlan Iskan juga menekankan juga bahwa seluruh biaya pembuatan “High Way Over Seas” tersebut menggunakan dana swadaya BUMN, sehingga pasti akan terlaksana.

      Selain itu ada konsep juga mengenai rumput laut yang dikemukakan oleh Dahlan Iskan sehubungan dengan ke-Bahari-an.

      “Saat ini kondisi alam Indonesia sering terjadi tsunami, bahkan dasar laut juga sering bergeser, sehingga hal itu menyebabkan ikan-ikan di laut juga kurang berkembang dengan baik sehingga jumlah ikan berkurang. Oleh sebab itu salah satu yang bisa dibudidayakan, selain ikan adalah rumput laut.”

      “Nah saat ini memang kita sudah ekport rumput laut dalam keadaan mentah, namun kita juga melakukan import Karagenan, untuk itu saya ingin membuat pabrik Karagenan, dimana saya telah menemukan anak muda yang bisa membuat itu.”

      “Nanti setelah anak muda ini selesai berkarya dan berhasil, maka saya akan membuat pabrik karagenan di seluruh sentra perikanan, sehingga perekonomian petani rumput laut juga dapat meningkat.” Ujar Dahlan Iskan sambil kembali disertai dengan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

      Tidak hanya sampai di sini, masih ada beberapa lagi pertanyaan-pertanyaan serta adanya keikhlasan dari salah satu hadirin, Ilham, yang seorang Mahasiswa IAIN Sunan Ampel – Surabaya, ingin memijat Dahlan Iskan, tanpa dibayar. Pemuda dari Mojokerto ini juga menanyakan apabila saatnya nanti, Tuhan benar men-Takdir-kan Dahlan Iskan menjadi Presiden RI, apakah segala konsep mengenai perubahan yang sering didengungkan yaitu membenahi 10 problem Indonesia, yang mana 1 hingga 8 adalah kemiskinan, masalah ke 9 adalah birokrasi, dan yang ke 10 adalah infrastruktur.

      Dengan tidak melepas senyuman khasnya Dahlan Iskan mengungkapkan kebanggaannya terhadap sosok pemuda bernama Ilham ini.

      “Saya sangat bangga, ada anak muda yang punya karakter kuat, termasuk anda bangga dengan profesi anda, yaitu memijat. Karena saat ini memang Indonesia membutuhkan orang-orang yang mempunyai karakter yang kuat seperti bung Ilham. Dan tentu saya pasti mau dipijat.” Disambut dengan tepuk tangan hadirin.

      “Kedepan, orang-orang yang berkarakter kuatlah yang bisa survive” begitu lanjut beliau.

      “Tentang masalah kemiskinan, saya tentu memikirkan solusinya, karena anggaran kemiskinan itu sangatlah banyak yang telah tersebar di beberapa kementerian. Oleh karena itu saya nanti akan mengelompokkan orang-orang miskin, menjadi beberapa kriteria. Pengelompokan orang-orang miskin itu bertujuan agar dana tersebut dapat di-distribusi-kan secara tepat guna dan efektif.”

      (maaf… terpaksa bersambung lagi…)

      (im)

      http://dahlanis.com/2012/08/02/dialog-blak-blakan-menteri-bumn-dahlan-iskan-3.html#.UBt1e2Ee6ho

      Dialog Blak-Blakan Antara Menteri BUMN Dahlan Iskan dengan Komunitas Dahlanis (4 – Habis)

      Malam makin menjelang, dialog Menteri BUMN Dahlan Iskan dengan DahlanIS dan para hadirin masih berlanjut, seorang mantan pegawai BUMN, yang juga DahlanIS RT – Malang mempertanyakan mengenai ketahanan Negara sehubungan dengan supply alat dari PINDAD sebagai salah satu BUMN.

      Dahlan Iskan menjelaskan bahwa ketahanan Nasional sekarang sudah baik, “Masalah pertahanan keamanan NKRI sekarang sudah baik, karena anggaran yang sekarang sudah sangat besar. Suatu contoh untuk PT. PAL, sekarang sudah banyak memproduksi kapal-kapal perang. Kemudian untuk PT. DI sekarang lebih memproduksi Tank, dan peralatan militer. Jadi sudah lebih baik”

      Kesempatan selanjutnya Anita, seorang pegawai Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan juga dosen pengajar beberapa Universitas di Surabaya, menanyakan tentang tulisan Dahlan Iskan mengenai Pabrik Leces, apakah asset Negara tersebut akan dijual ? Selain itu Anita juga menghimbau, agar pada saat Dahlan Iskan nanti menjadi Presiden, diharapkan ada peningkatan gaji untuk Jaksa, sehingga tidak ada kesempatan Jaksa menerima suap.

      “Sudah 3 tahun Pabrik Kertas Leces mati, sejak saya menjadi Menteri BUMN, saya bertekad untuk menghidupkan Pabrik Kertas Leces kembali, dan tanda-tanda hidup sudah terlihat, sehingga tidak mungkin untuk dijual, dan saya tidak akan menjual asset BUMN” jelas Dahlan Iskan, lanjutnya lagi, “Banyak perusahaan BUMN yang lain seperti galangan kapal di Makassar, IKI sudah 3 tahun mati, Merpati Nusantara sudah megap-megap, namun saya bertekad untuk menghidupkannya kembali dengan adanya perobakan sana-sini, dengan banyak penentangan dari beberapa pihak.”

      “Mengenai gaji Jaksa, saya sudah menyampaikan juga kepada Presiden, dan tanpa ibu minta, saya sudah berkali-kali bicara di dalam sidang kabinet.” ujar Dahlan Iskan.

      Hadir pula malam itu Ketua Komunitas Seni & Musik Independen Surabaya (Kismis), Acok sangat senang komunitasnya mendapatkan kesempatan bersama dengan DahlanIS dan siap untuk mendukung Dahlan Iskan untuk bekerja Demi Indonesia, dan mengharap agar Musik, Seni dan Budaya dapat diberi tempat untuk mengisi pembangunan di Indonesia.

      “Saya ber-terima kasih sekali, dan orang-orang di dunia musik itu adalah orang yang sangat merdeka dan paling gembira di antara kita semua” ujar beliau.

      Seorang dokter anak yang bertugas di RSAD, Dr. Zainuddin Hamidi, Spa, mempertanyakan tentang peng-ambil-alih-an kontrak Freeport. Selain itu sehubungan dengan profesinya sebagai dokter anak, Zainuddin juga mempertanyakan tentang vaksin untuk anak, hingga saat ini katalisator yang digunakan adalah Babi. Sehingga apakah dimungkinkan apabila vaksin dapat dibuat dengan katalisator yang halal.

      Dahlan Iskan menanggapi pertanyaan tersebut,”Tentang Freeport, masalahnya tidak gampang. Karena pembatalan kontrak mengakibatkan Negara kita dianggap tidak beradab.”

      Lanjut beliau, “Negara lain bisa seperti itu, misal Bolivia atau Korea Utara, namun coba kita pikirkan, apakah mau kita hidup seperti rakyat Bolivia atau rakyat Korea Utara? Saya rasa tidak mungkin rakyat kita mau hidup miskin seperti rakyat Bolivia dan Korea Utara.”

      “Nah yang terbaik adalah Re-Negosiasi, saya rasa itu yang terbaik, sehingga negara kita selain dapat lebih dihormati oleh Negara lain, juga akan lebih maju.” Tegas Dahlan Iskan.

      Menanggapi tentang Vaksin, “Saya setuju bahwa ini langkah darurat, karena bahayanya jika bayi tidak divaksinasi, akibatnya generasi kita mendatang tidak sehat. Maka saya menghimbau Bapak untuk dapat merangsang generasi yang lain menemukan itu.”

      Dahlan Iskan juga mendapat salam dari karyawan dan warga Leces melalui Buchori dari Bromo Institute Probolinggo. Dan Buchori ingin menanyakan kesediaan Dahlan Iskan untuk bersumpah di depan rakyat, apabila nantinya Dahlan Iskan memang dikehendaki oleh rakyat & Tuhan untuk menjadi RI-1. Disamping itu Buchori juga menanyakan tentang prosentase keberhasilan yang telah dicapai oleh Dahlan Iskan, merupakan hasil pemikiran dan atau ilham dari Tuhan.
      Sambil tersenyum, Dahlan Iskan menjawab “Tentang sumpah itu, saya rasa perlu dicoba, karena ini diilhami oleh presiden Mesir,” ujarnya disambut dengan tepuk tangan hadirin.
      Mengenai prosentase keberhasilan dari hasil pemikiran dan ilham dari Tuhan, Dahlan Iskan menjelaskan, “Saya sering mengatakan, bahwa untuk menjadi sukses itu perlu fokus, dan karena saya orang dari pesantren, sering saya istilahkan begini, kita ini adalah orang yang ber-tauhid, inti dari tauhid adalah meng-Esa-kan, tidak musyrik, dan dalam kehidupan sehari-hari, inti dari tauhid adalah fokus. Nah sebagai orang yang fokus, saya tidak tahu, apakah ini inspirasi, atau kreatifitas, atau campur tangan Allah. Sebagai seorang yang bersyukur, saya anggap saja ini sebagai rahmad dari Allah. Tetapi rahmad itu tidak turun begitu saja, karena harus ada tahapan dan proses yang perlu dijalani.”

      Menjelang akhir sesi dialog, Ali Al Fatha menanyakan beberapa hal, antara lain tentang kemungkinan pengolahan minyak dilakukan oleh Negara, karena sementara ini Indonesia masih melakukan kontrak pengelolahan minyak pihak asing.

      Menanggapi pertanyaan Ali, Dahlan Iskan menjabarkan, “Soal energy, saya rasa perlu pemahaman lebih dalam soal energy, karena semisal Indonesia mendirikan pabrik pengolahan minyak besar-besaran, apakah BBM bisa jadi murah? Tidak bisa. Hal ini disebabkan karena harga minyak mentah yang kita import dari luar negeri juga sudah mahal.”

      “Nah salah satu pemikiran mendasar saya menggunakan mobil listrik, adalah memerangi cost BBM itu, sehingga bagaimana kita menyikapi agar tidak menggunakan BBM”

      Selain itu, seorang pengusaha tempe dan tahu, Nawawi mempertanyakan tentang harga kedelai yang belakangan melambung tinggi. Dahlan Iskan menjelaskan bahwa untuk saat ini beliau sedang fokus pada 3 hal, “Sampai dengan akhir tahun ini saya masih fokus pada ketahanan pagan, yaitu beras, kemudian gula dan ternak” tegas Dahlan Iskan.

      ”Terus terang ini sebenarnya bukan bidang saya, namun saya membantu untuk menyelesaikan permasalahan Negara, dan saya ingin fokus pada 3 hal tersebut sehingga benar-benar sukses” lanjut beliau.

      “Tahun depan saya akan memikirkan tentang kedelai, jagung, sagu dan sorgum, untuk ternak nanti kelinci. Karena ini juga membutuhkan penanganan yang lebih serius lagi. Tapi saya sudah punya konsep juga untuk kedelai di tahun depan.”

      Menjelang pukul 21:00, penanya terakhir juga mempertanyakan tentang hubungan internasional dan tentang pencapres-an atau pen-ca-wapres-an, Dahlan Iskan tidak terlalu menanggapi masalah tersebut.

      “Masalah hubungan dengan luar negeri, saya pikir masih sangat jauh untuk memikirkan hal itu, juga tentang capres atau cawapres, saya masih belum memikirkan ke arah sana. Fokus saya sekarang bekerja sebagai Menteri BUMN.”

      Dan penanya terakhir Septi (DahlanIS – RT Pasuruan) mempertanyakan tentang kemungkinan adanya mobil niaga listrik mengingat infrastruktur Pantura yang kurang memadai. Dahlan Iskan menanggapi bahwa untuk mobil Niaga Listrik, masih belum terpikirkan, namun ada konsep transportasi darat untuk Pantura. “Saya harap nantinya dengan adanya double track, maka solusi masalah angkutan darat di Pulau Jawa, dapat teratasi dengan Kereta api.”

      Akhirnya Djadi Galajapo menutup sesi dialog tersebut dengan ucapan bahwa dengan adanya dialog ini dapat membuka pemikiran kita untuk tetap mengagumi sosok seorang Dahlan Iskan

      Tidak selesai hingga di situ, Dahlan Iskan masih setia bergabung bersama DahlanIS dan bersenda gurau, serta masih ikut dalam beberapa sesi foto maupun tanda tangan buku.

      Bahkan hingga pukul 22:30, panitia kecil DahlanIS baru meninggalkan rumah kediaman beliau di Sakura Regency, yang diakhiri dengan sesi Foto bersama di pintu depan.

      Catatan Penulis :

      Semoga tulisan yang jauh dari sempurna ini dapat menjawab semua isu dan anggapan pencitraan yang ditujuan untuk Dahlan Iskan.

      Surabaya, 3 Agustus 2012

      (im)

      http://dahlanis.com/2012/08/03/dialog-blak-blakan-menteri-bumn-dahlan-iskan-4-habis.html#.UBt2pWEe6ho

      Posted by Marshall D.Teach | 3 Agustus 2012, 2:03 pm
  164. hihi.. Mbak Karen kena sindir.. :p

    Posted by Tukang Sapu Kya-kya | 3 Agustus 2012, 1:31 am
  165. kapan jadi presiden kami pak?

    Posted by adhitya dePecel | 3 Agustus 2012, 1:58 am
    • kami ? gua mah kagaaak ! lo aja kaleee…

      Posted by pecellele | 3 Agustus 2012, 3:21 am
      • Iya betul Pemimpin Kami, Lu aja kali yang kagaak!

        Posted by Radiya | 3 Agustus 2012, 6:43 am
        • Sabar mas Radiya, mental pecellele, lele kan makannya kotoran, jd apapun komen dr dia, kita anggep kotoran aja. Kami tunggu pak DIS jadi presiden kami (minus pecellele)

          Posted by CEKRICEK | 3 Agustus 2012, 9:17 am
          • jika pak Dis jadi presiden kami, pecellele dideportasi aja. karena rakyat yg dipimpin pak Dis gak ada yg bermental spt pecellele. heheheee…..

            Posted by wakmus | 3 Agustus 2012, 3:49 pm
          • cekricek palsu ! cekricek asli tidak akan pernah ngomong politik praktis ! cekricek asli kritis, komentarnya etis.

            Allahu a’lam !

            Posted by cekricek | 4 Agustus 2012, 3:19 am
        • maaf, sekali lagi sungguh2 maaf. Memang sulit sekali menahan emosi. termasuk juga menahan bahak dan merubahnya jadi senyum kulum. ternyata di bulan suci ini masih bisa juga bermain ‘numpang pakai’ barang gak jelas pemiliknya alias anonym. terimakasih sekaligus maaf karena masih terpaksa menahan tawa untuk guyon edisi spesial.. hmphmglk…huahemph..he..hk..spsrt…ah..hahaHA..maaf..

          Posted by daya setiawan | 4 Agustus 2012, 8:11 am
  166. Setelah membaca ‘Dahlan juga Manusia’, semakin salut pada etos kerja Pak Dahlan…

    Posted by Tomy Handaka | 3 Agustus 2012, 11:50 am
  167. @pakde, republika h.i. http://m.republika.co.id/berita/otomotif/mobil/12/08/03/m86jd8-mobil-listrik-dasep-akan-andalkan-fuel-cell

    tolong cerita lebih banyak tentang f-cell biar kita ngerti. daripada dibikin ‘neg’ sama orang keminter yang cuma mau ‘minteri’ dan ‘mbodo2ni’ kita yang awam ini.

    Posted by daya setiawan | 4 Agustus 2012, 8:50 am
  168. saya kira sudah banyak informasi mengenai fuel cell..( http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2012/04/20/fuel-cell-sumber-energi-mobil-listrik/ )bila kita mau googling mas daya & mas saeful, yg jd tanda tanya adalah bila fuel cell begitu rumit pembuatannya (keterbatasan spare part)pasti akan mahal biaya produksinya dan masih sulitnya produksi dan penyimpanan bahan bakarnya (hidrogen) mengapa masih mau memproduksi?…
    kalo melihat cara kerjanya menurut saya daya (kekuatan) yg dihasilkan dari hidrogen lebih besar bila di bakar dr pd di jadikan listrik (sama dgn BBG) dan gas buangannyapun sama2 jd uap air tidak ada CO2nya.

    Posted by pakde | 4 Agustus 2012, 6:45 pm
  169. saya ada sedikit pertanyaan bagi rekan2 di majelis hope ini sebagai penutup di MH kali ini, yaitu “apakah yang akan terjadi dari sisi politik,ekonomi,sosial,budaya,dan hankam bila energi sudah bukan barang mahal lagi?…karena minyak bumi dan gas sudah bukan sebagai sumber utama energi lagi karena sudah digantikan oleh energi terbarukan, baik sebagai penggerak mesin (mobil,kapal,pesawat,diesel dan pembangkit listrik) maupun untuk keperluan rumah tangga (kompor,oven, grill dll.)dan minyak bumi hanya dijadikan bahan baku utk produk kimia saja.”

    mohon dijawab bagi yg berkenan,thanks.

    Posted by pakde | 5 Agustus 2012, 7:09 am
  170. setelah perjalanan columbus mencari dunia baru diikuti kemudian dengan revolusi industri james watt (mesin uap), thomas alfa edison (listrik), dan dilanjut oleh revolusi teknologi biner dengan turunan2nya (komputer dan teknologi industri) yg berdampak massal dan sosial psikologis, memang semakin terasa muncul kebutuhan2 baru (?) yang sifatnya instant, compact, ramah lingkungan dan berbasis renewable resources yg operasionalnya minim tenaga (nyaris effortless). Ketika sampai pada titik tersebut (termasuk juga pemerataan sosialnya), maka mungkin kita akan menghadapi sebuah kebutuhan yg baru sama sekali, sebuah kebutuhan yg loncat melampaui (giant leap) issue2 poleksosbud. Manusia pada hakikatnya tidak pernah puas dan selalu berusaha untuk mencari dan menguasai sesuatu yg baru (sky is the limit). Manusia akan mencari frontier baru. Alam semesta akan menjadi the new wildwest, akan muncul columbus baru yg akan mencari dunia baru, dan teknologi2 baru utk kebutuhan2 baru ( teringat karangan futuristik Dali S. Naga mengenai teleportasi : manusia tidak lagi perlu transportasi karena sudah ada proses urai(ditempat berangkat) dan susun kembali (ditempat tujuan).sesuatu yg tak terpikirkan, menakutkan, dan penuh issue/debat hak2 keilahian, atau memang barangkali perjalanan kita dialam semesta sudah akan berakhir dan dari sekarang mulai harus menghitung dan melengkapi amal ibadah yg banyak tertinggal, selamat meraih ridho Allah di bulan ramadhan yg tinggal tersisa beberapa hari lagi. Wassalam

    Posted by daya setiawan | 5 Agustus 2012, 10:18 am
    • alhamdulillah makasih mas daya atas masukannya, cuma saya menangkap ada yg kurang mas..bila sumber energi baru yg berkelanjutan dan ramah lingkungan itu tiba2 ada, dampaknya bisakah menimbulkan kerusuhan?..seperti mobil,kapal,pesawat,diesel,dan pembangkit listrik yg tiba2 tdk memerlukan BBM lagi, pertamina (negara) yg merupakan penyumbang devisa negara,distributor2nya sampai pengusaha2 SPBU yg tiba2 berkurang bahkan kehilangan marketnya, produsen2 mesin otomotif yg telah berinvestasi trilyunan rupiah tiba2 kurang ato tdk laku lagi produknya,produsen alat2 masak rumah tangga jg demikian, yg akhirnya pasti akan terjadi PHK besar2an thdp seluruh karyawannya di perusahaan2 itu!

      maka pertanyaanya selanjutnya..”sudah siapkah kita menyambut penemuan energi baru tsbt?”..anggap saja seperti PLTHnya mbah mbing yg tdk membutuhkan BBM sama sekali malah bisa menggantikan fungsi BBM itu sendiri.

      Posted by pakde | 5 Agustus 2012, 12:19 pm
  171. saya baca di dahlanis.com ada info kalau Pak Dis dan istri ada rencana umrah, mohon info nomer hp beliau barangkali bisa menemui beliau saat di Mekah. Kirim ke email muthawif@yahoo.com cc : sofyan@muthawif.com atau sms ke nomer +966532739457. Syukron Jazilla🙂

    Posted by Sofyan Faizin | 5 Agustus 2012, 10:33 am
  172. @pakde
    Tiap kali ada lompatan penemuan teknologi akan diikuti konsekuensi/ resiko dalam penerapannya. Teknologi baru itu akan terus dipakai (meski tdk 100%) jika dampak positifnya lebih besar drpd efek negatifnya.
    Manusia dgn sendirinya akan menyesuaikan dgn teknologi baru itu. Entah mengganti teknologi lama, menyiasatinya, ato mengubah fungsinya. Sementara orang yg tdk siap dgn teknologi baru (yg lebih baik) akan tersisihkan walau telah berusaha tetap eksis.
    Sy ambil contoh: ketika telepon seluler belum populer, pt. Telkom telah berinvestasi besar memasang jaringan telepon kabel. Selain banyaknya daftar tunggu pemasangan telepon juga karena monopoli bidang telekomunikasi. Begitu pula dgn pt. Pos sangat mendominasi pengiriman surat & telegram. Namun setelah hp populer, apakah telkom & pt. Pos merugi? Tidak! Karena mampu berinovasi dgn teknologi baru itu & tetap mendominasi dibidangnya.

    Trus soal penemuannya pakde bisakah dikasih pencerahan dikit gitu…biar semangat & bangga dgn bangsa sendiri.
    Salam sukses!

    Posted by Disfans | 5 Agustus 2012, 1:44 pm
    • memang betul mas/mbak disfans saya juga berpikir begitu, mau nggak mau kita harus siap dengan perubahan yg bisa terjadi kapan saja selama kita masih hidup di dunia ini “LIFE MUST GO ON”. bersedih boleh tp tdk boleh selamanya, kalo gitu insya allah saya siap melanjutkanya.

      insya allah menurut analisa saya alat ini akan merubah muka dunia karena bisa diaplikasikan kesemua peralatan, mobil/motor juga kapal bisa tdk usah lagi pake BBM bahkan baterai sekalipun, pembangkit listrik tidak usah pake BBM/gas lagi,dan reaktor ini tidak perlu di charge energinya bertahun2 (analisa saya) kecuali bahan di reaktornya melemah. dan yg menjadi kendala saat ini biasa klasik bagi orang2 kita yaitu biaya riset,karena setelah saya cek bahan bakunya sana sini utk membuat prototype yg ukuran 30cm x 25cm saja diatas 10jutaan blm penunjangnya dan blm lagi bila ada kerusakan saat pembuatan dan uji coba,semoga saya bisa mengatasinya itulah resikonya riset karena saya sdh mengalaminya saat lalu dimana mesin pertama harus dimodifikasi terus bahkan dirombak total ber kali2 yg tentu saja memerlukan byk biaya walau nanti hasilnya jauh-jauh sekali menguntungkan. sebetulnya ini utk menjawab tantangan (menurut saya) dari penemuan mbah mbing dan dialat saya ini ada konversi energi yg sangat jelas sekali dari sudut keilmuan.
      gitu mas/mbak disfans.

      Posted by pakde | 5 Agustus 2012, 2:58 pm
  173. untuk menjawab pertanyaan pakde, saya cenderung menerima fakta sejarah : SURVIVAL OF THE FITTEST.

    untuk mas disfans juga pakde dan teman2 lain yg optimis (yakin survive) dan berfikir positif :
    rasa ingin tahu, sifat positif dan optimis adalah memang tiga sahabat terdekat para inovator yg selalu kreatif, sedangkan rendah hati dan berserahdiri pada Allah melindungi mereka dalam menghadapi keberhasilan maupun kegagalan. itulah sebabnya saya bersyukur bisa berteman dengan anda semua. Semoga pakde berhasil.

    Posted by daya setiawan | 5 Agustus 2012, 3:05 pm
  174. reaktor, bebas pasokan bahan bakar (longlife energy + selfsufficient), untuk semua perangkat elektrik (termasuk home appliances), contoh ujicobanya compact (30 X 25), tertantang mbah mbing, 10 juta. Biarlah tebakannya saya simpan di hati.
    Hanya ini usul saya : penghubung ke DI, presentasi, & patent.

    Orang optimis gak takut gagal. Maju terus. Semoga berhasil.

    Posted by daya setiawan | 5 Agustus 2012, 4:05 pm
  175. @pakde
    agar penelitiannya sukses kata kuncinya: networking, kerjasama, sponsorsip, promotion, & keroyokan. He3

    Posted by Disfans | 5 Agustus 2012, 5:38 pm
    • sebetunya sudah ada rencana untuk menguji coba alat ini bila telah sukses di skala lab.nanti yaitu untuk menggantikan fungsi genset rekan saya yg dayanya sebesar 1 mega watt (1000kw) yg dia keluhkan tiap harinya menghabiskan solar non subsidi sebanyak 2000 liter katanya,dengan alat ini tdk ada polusi udara dan polusi suara dan gak pake BBM,dengan adanya prototype yg sukses saya kira tdk perlu lg presentasi dan tdk ada masalah lagi untuk melangkah selanjutnya baik di sisi dana maupun proyek,mudah2an terlaksana mohon doanya.

      Posted by pakde | 5 Agustus 2012, 6:37 pm
  176. kenapa oh kenapa ?

    http://birokrasi.kompasiana.com/2012/07/31/dahlan-iskan-kok-gitu-sih/

    sabar, sabar, sabaaar….

    Posted by cekricek | 5 Agustus 2012, 9:39 pm
  177. ini lagi ada yang aneh ?

    http://ekonomi.kompasiana.com/manajemen/2012/07/27/dahlan-iskan-ternyata-tak-punya-dream-team/

    penulisnya disuruh siapa ya ? hati hati bung dahlan, ada lo direksi bumn yang anda anggap teman menusuk dari belakang… mendiskreditkan anda secara halus sembari mempromosikan diri secara halus juga seolah olah hanya ‘mereka’ yang mampu melakukan ‘turn around’ korporasi BUMN.

    coba lacak tulisan tulisan lainnya, langsung bisa ‘diduga’ orang orang yang mengintai anda ?

    Posted by cekricek | 5 Agustus 2012, 9:55 pm
    • tidak perduli apakah ini cekricek palsu atau asli, informasi anda kali ini sangat berguna ! para pengecut bermuka seribu bisa diidentifikasi, terima kasih terima kasih… mereka memang at all cost berusaha untuk tetap di BUMN, dengan segala cara. semoga bung dahlan iskan tetap arif dan waspada.

      Posted by elinglanwaspodo | 6 Agustus 2012, 3:28 am
  178. Membaca artikel “Dahlan Iskan tak punyak dream team” cukup dijadikan tambahan informasi saja, namun tidak mengurangi kekaguman kita terhadap kepemimpinan Pak Dahlan.
    Tentang lambatnya IPO beberapa BUMN, PLN tidak mampu memasok listrik pd gedung olah raga, sistem di Kementerian BUMN, saya pandang tidak bisa dibebankan kpd DI saja, mengingat hal itu juga tugas Deputi Kementerian BUMN, maupun para Direktur BUMN beserta jajarannya.
    Hal penting pertama adalah membangkitkan/membangun – antara lain melalui gelora, semangat, keteladanan – kinerja BUMN untuk lebih baik, lebih maju dari prestasi sebelumnya.
    Masih ingat bgmn Soekarno membangun Indonesia Merdeka, apakah waktu itu sebagian besar rakyat Indonesia memiliki harapan untuk merdeka pd tgl 17 Agustus 1945?? Soekarno berhasil membangun harapan bangsa Indonesia untuk segera merdeka. Soekarno, Hatta, Soekarni, Chaerul Saleh, dll. menangkap peluang saatnya untuk segera merdeka.
    Demikian pula dengan membangun kinerja BUMN yang lebih baik. Salah satunya melalui ‘terobosan, zig-zag, upaya-upaya ‘ yg telah dilakukan DI selama ini. Jadi cara-cara Pak Dahlan adalah tetap yang lebih baik, bukan sekedar pencitraan. Bisa kita buktikan dari hari ke hari.
    Untuk CEKRICEK, trmksh kiriman artikelnya.

    Posted by Djoko Sawolo | 6 Agustus 2012, 12:19 am
  179. Bagus isinya … sarat dengan makna kehidupan, bersyukur, berupaya dan mengisi kehidupan dengan hal-hal yang memberikan manfaat. Semoga Pak Dahlan sll dlm lindunganNYA. Amin

    Posted by Djoko Sawolo | 6 Agustus 2012, 2:08 am
  180. Berita Terbitan Jateng Pos (7/8/2012)

    Dari Kunjungan Dahlan Iskan ke Wamena

    “Saya Benar-benar Jatuh Cinta… ”

    Kembali ke Wamena, merupakan nostalgia bagi Menteri BUMN Dahlan Iskan. Tahun 2011 lalu saat menjabat Dirut PLN, menteri dengan liver cangkokan ini berjalan kaki lebih 15 KM pulang – pergi. Dari Wamena ke Kurima di wilayah Yahukimo. Dia mencari lokasi yang tepat untuk dibangunnya PLTA Baliem 2. Pekan lalu awal penggarapan proyek PLTA ini diresmikan. Apa saja kisahnya?
    —————–
    Laporan Lucky, dari Wamena

    Asap putih tebal mengepul ke udara dari keramaian warga di tengah tanah lapang. Laki-laki dan perempuan dewasa sibuk mengangkat batu yang telah dibakar dari dalam liang. Lalu kaum perempuan dengan noken di kepala mengeluarkan daun betatas (hippere) dan sayur-sayuran segar lainnya yang telah masak. Disusul umbi-umbian dan daging babi yang telah dipotong-potong dalam ukuran besar. Semua telah matang ‘dibakar’. Ya. Hari itu, Rabu (1/8) warga Distrik Kurima Kabupaten Yahukimo mengadakan pesta bakar batu.

    Bakar batu diadakan sebagai tanda sukacita diadakannya acara “Oh Liah Waga” oleh masyarakat Jayawijaya dan Yahukimo. Ini bertepatan dengan penandatanganan dimulainya tahapan mega proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air ( PLTA) Baliem 2.

    Menteri Dahlan Iskan yang hadir menyaksikan penandatangan itu langsung berbaur dengan ratusan masyarakat yang sedang berpesta bakar batu. “Ini proses bakar batunya bagaimana? ” tanya Dahlan.

    Bupati Jayawijaya John Wempi Wetipo yang mendampingi Menteri BUMN itu langsung menjelaskan dengan detil proses bakar batu. Bakar batu merupakan cara memasak massal secara tradisional yang umumnya dilakukan masyarakat di pegunungan dan beberada daerah di wilayah pesisir Papua.

    Dahlan antusias dengan apa yang dilakukan warga. Ia berpindah dari satu liang ke liang lain. Berbaur dengan warga di arena bakar batu itu. Berdialog dengan mama-mama yang sedang merapikan umbi-umbian yang baru saja diangkat dari liang.

    Angin Kurima berhembur kencang. Dingin! Menteri Dahlan melingkarkan switer di lehernya. Ia mengambil betatas (hippere) yang baru dikeluarkan dari liang. Talas berwarna ungu kesukaannya. Ditempelkan di pipi. Hangat! Talas ungu ini sudah menjadi favoritnya sejak setahun lalu.

    “Saya tahun lalu ke Kurima, melakukan ekspedisi untuk menemukan lokasi yang tepat untuk dibangun PLTA Baliem 2 ini. Dan memang waktu kami datang ke Jayawijaya setahun yang lalu, langsung jatuh cinta dengan wilayah ini. Udaranya luar biasa sejuk, alamnya indah, dan terutama, talasnya (betatas) enak sekali,” ujarnya.

    Setahun lalu, saat ekspedisi dari Wamena ke Yahukimo, saat itu bulan puasa. Setelah berjalan lebih dari 10 km, Dahlan terpaksa membatalkan puasanya untuk menghindari dehidrasi. “Saya tidak jadi puasa saat itu,” cetusnya.

    Menteri yang suka memakai sepatu kets ini hanya minum air dan makan hippere ungu selama ekspedisi. Setelah kunjungan dari Wamena, betatas itu selalu menjadi menu wajib yang disantap Dahlan.

    Bahkan setelah kembali ke Jakarta, talas ungu tidak dilupakan. Ia mengaku talas itu selalu tersedia di rumahnya.

    “Sejak saat itu, di rumah saya, selalu ada talas dari Jayawijaya. Kalau talasnya habis, saya minta dikirimi lagi. Jadi kalau bapak-bapak dan ibu ibu dari Jayawijaya atau Yahukimo ke Jakarta dan kangen makan talas, datang saja ke rumah saya. Pasti ada talas Jayawijaya di sana,” kata Dahlan disambut gelak tawa dan tepuk tangan warga dan tamu undangan yang hadir di acara siang itu.

    Dahlan Iskan terlihat begitu menikmati kehadirannya kembali ke Wamena. Tekadnya merealisasikan pembangunan PLTA dengan kapasitas 50 MW yang akan menjadi pembangkit listrik terbesar di seluruh Papua itu benar-benar diwujudkan setelah merasakan langsung penerimaan masyarakat saat ia memimpin ekspedisi dan berdialog langsung dengan warga Jayawijaya dan Yahukimo tahun 2011 lalu.

    “Orang Papua sangat ramah, masyarakat di pegunungan sangat bersahabat, kami diterima dengan baik. Setiap bertemu di jalan mereka menyapa, tersenyum, berjabat tangan, bahkan memeluk kami. Ini suasana kekeluargaan dan penerimaan yang sangat luar biasa. Jadi saya tidak berkesimpulan, masyarakat akan sangat mendukung pembangunan yang akan kita lakukan di sini,” kenang Dahlan.

    Tidak saja membangun PLTA, Dahlan bahkan kini berpikir jauh, bagaimana memanfaatkan sumber energi listrik yang sangat besar itu tidak saja untuk lampu penerang, atau kebutuhan rumah tangga, tetapi juga memberikan manfaat lebih bagi pembangun di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

    Dikatakan, sebelum berangkat ke Wamena, ia menghubungi direktur utama Pabrik Semen Gresik (salah satu BUMN yang di bawah Menteri Dahlan Iskan). Dirinya meminta untuk mengirim tim ke Wamena, menjajaki kemungkinan bisa dibangun pabrik semen kecil-kecilan di Wamena. Karena informasi yang diperoleh, banyak gunung kapur di wilayah Wamena dan sekitarnya yang seharusnya bisa untuk bahan baku untuk semen.

    “Permintaan saya langsung disanggupi, dan tim dari Semen Gresik akan datang ke Wamena dan daerah pegunungan untuk menelitinya. Tolong pak bupati atau aparat di sini membantu survei yang akan mereka lakukan,” katanya.

    Pemikiran Dahlan, jika pembangkit listrik sudah ada, pabrik semen akan sangat ditunjang untuk beroperasi. Alasan dibangun pabrik semen karena harga semen untuk pembangunan di wilayah pegunungan merupakan yang termahal. Jika ada pabrik semen kecil-kecilan yang bisa memproduksi semen dengan kualitas baik, bisa dipakai untuk bangun rumah, jembatan, jalan, atau fasilitas lain hanya untuk kebutuhan di wilayah pegunungan, maka tidak perlu lagi beli semen ke Surabaya atau Jawa. Ongkos kirim yang mahal, menyebabkan harga semen melambung tinggi.

    “Dulu orang tidak mau membangun pabrik semen karena tidak ada listrik, tapi nanti sudah ada listrik, kapasitasnya juga sangat besar, 50 MW. Siapa yang akan menghabiskan energi listrik sebesar itu? Ini supaya PLTA bisa lebih bermanfaat lagi untuk masyarakat dan pembangunan di sini,” ungkapnya.

    “Rencana ini jika terealisasi, merupakan mukjizat Tuhan. Tidak pernah sedikit pun terpikir oleh kami, Sungai Baliem mengalir dan menyatu dengan kami ini suatu saat akan memberikan manfaat yang sungguh luar biasa bagi kami di Wamena, Yahukimo dan daearah-daerah lain di pegunungan,” respons Bupati Wetipo.

    Dalam dua kali kunjungan ke Papua, Dahlan selalu terlihat akrab dengan anak-anak di Papua. Saat kunjungan ke Kurima, tahun lalu, saat berdialog dengan mama-mama Papua, Dahlan menggendong anak-anak mereka di pundak. Ia juga mengendong sendiri bayi yang akan diimunisasi di Sorong, Wamena, dan Merauke.

    Dalam kunjungan pekan kemarin ke Wamena, Dahlan kembali menggendong seorang bayi asli Wamena. Saat itu acara belum dimulai, Dahlan yang sudah tiba di lokasi acara tiba-tiba turun dari panggung. Berbaur dengan warga yang memadati tempat acara. Menyapa mama-mama Papua di sana. Lalu menggedong bayi dari seorang mama Wamena. Bayi itu dibawa duduk bersama di atas panggung.
    “Saya suka masyarakat di sini, sangat ramah! Saya benar-benar jatuh cinta dengan daerah Pengunungan Tengah ini,” ujarnya.

    Ada penyataan menarik dari Menteri Dahlan Iskan ketika kembali ke Wamena, Rabu (1/8) lalu. Kembali ke Wamena mempunyai arti tersendri yang bisa dimaknai membawa keberuntungan. “Ini kedua kali saya ke sini, (Wamena), mudah-mudahan, nanti datang lagi ke sini ketiga kalinya. Bahkan waktu saya ke sini (pertama kali) setahun lalu, saya masih direktur utama PLN, kok ke sini lagi (kedua kali) sudah jadi menteri ya. Apakah gara-gara saya ke sini ya? ” ujarnya disambut tepuk riuh warga. (*) — with Jateng Pos.

    Posted by Marshall D.Teach | 9 Agustus 2012, 7:04 am
  181. sudah saatnya indonesia di pimpin orang seperti ini….

    Posted by joyolandoh | 12 Agustus 2012, 11:06 am
  182. Up…up!
    Menunggu kabar dari pak Dhe!
    Ayo Pak Dhe… bangun!
    Connect to real loads and lets feel real power!😀

    salam
    ibanezholic

    Posted by Ibanezholic | 29 Agustus 2012, 8:52 pm
    • Alhamdulillah..sabar mas ibanezholic.. kadang kita lupa kali bahwa membuat suatu barang teknik apalagi berupa prototype tidaklah sama seperti membuat peuyeum yg dlm beberapa hari sdh jadi!..

      Awal mula saya harus buat rancang bangunnya dlm bentuk gambar dulu Alhamdulillah sdh walau hanya menggunakan autocad 2008 sebagai blue printnya dan Alhamdulillah dengan fasilitas 3Dnya bisa lebih membantu,dan dalam menggambarnyapun saya harus mengoreksi berulang kali supaya presisi karena dlm rancang bangun kepresisian sangatlah penting saat dikerjakan dibengkel (dibubut,secrap,dibor dll.) setelah gambar jd harus cari bengkel yg profesional spy hasilnya sesuai spt yg diharapkan krn sering kejadian kalo asal-asalan bengkel hasilnya tdk sesuai otomatis hrs buat lg krn kurang ato lbh 1mm saja tdk bisa dipake jadi harus beli material lagi duit lagi..dan kalo bengkel yg prof. juga tdklah murah biayanya…sebelum ke bengkel saya harus cari materialnya dulu dan mencarinyapun harus yg sesuai,bagus dan murah (maklum cuma periset partikelir dan BONEK) dimanalagi kalo bukan diloakan!? He he he …
      Setelah selesai buat rangkanya baru di isi dalamnya, nah dalamnya ini juga masalah bagi saya karena mahal sekali harganya bagi ukuran saya maklum belinya eceran.. kan utk purwa rupa, tp insya allah kalo sdh diproduksi masal akan murah nantinya. Setelah jadi lalu masuk tahap uji coba,nah ini lagi yg bikin keringat dingin bercucuran karena bila sampai ada kegagalan/kerusakan/kebocoran/atau apalah namanya saat uji coba pasti ada part yg harus diganti (sebetulnya hal ini wajar dalam tahap prototype),gantinya ini lo mas bro kalo gak pake duit sih gak papa apalagi sampe kena komponen utamanya lemeslah aku…ampuuu..n pak Dis.
      Dan yg harus di ingat saya menemukan ini hanya beberapa hari kurang dari seminggu setelah kemunculan beritanya mbah mbing, sebetulnya sampai sekarang saya masih bingung dgn cara kerja PLTHnya mbah mbing karena dengan material yg digunakan saya tdk/blm menemukan satupun refrensi ilmu yg bisa mendukungnya bisa menghasilkan energy listrik seperti yg diberitakan itu (hingga saat ini saya masih menunggu kelanjutan PLTHnya itu,sdh bisa didemontrasikan tdk di depan publik atau dihadapan p.Dis sendiri?..) coba bandingkan dgn mbah mbing yg berapa tahun melakukan uji coba juga Eniya Listiani Dewi berapa tahun utk bisa menemukan katalis pengganti platinanya fuel cell? Dan berapa biaya yg mereka habiskan…jadi saya mohon harap sabar ya semuanya…semoga berhasil apa yg saya cita-citakan karena berkata-kata tdklah sama dengan bekerja.

      Posted by pakde | 30 Agustus 2012, 6:36 am
      • pakdheee, kirain saya saja yang menunggu, sekelas ibanezholic juga rindu inovasi pak dhe, sangat logis apa yang dikatakan pak dhe, jangan gurunggusuh ( grasak grusuk) dan asjad (asal jadi) karena pakdhe sudah hampir makrifat dalam risetnya, jadi saya bisa maraba sampai sejauhmana pakdhe bereksperiment, jika pakdhe masih ada yang bingung apa perlu ibanezholic atau yang lainnya yang makrifat di bidangnya langsung ikut proyek eksperiment?

        tapi saya masih yakin pakdhe masih bisa , tapi jika masih menthok terkait dengan biaya eksperiment apa salahnya kolaborasi dengan yang punya uang lebih , karena ini adalah proyek trilyunan rupiah jika berhasil, dan proyek masa depan yang akan merubah dunia, ayooo ibanezholic bisa kolaborasikah?

        Posted by saeful | 30 Agustus 2012, 10:06 am
        • mas saeful..mas saeful..bisaa.. aja sampean ini…jujur saya sempat nangis kemarin (mudah2an tdk batal puasa sunah saya he he he) karena terharu dan bahagia karena ada yg komentar sangat bagus sekali dari saudara “Denok” di MH 40 saya jadi merasa spt p.Dis yg sudah serius bekerja dan berkarya masih ada saja yg menuduhnya macam2 dan jawabannya p.Dis selalu bilang “@…hidup ini indah ya…” makanya saya mencontohnya mas.

          untuk masalah dana dari pihak lain sudah ada mas kalo saya mau tp untuk prototype ini saya usahakan murni dari saya pribadi supaya tdk ada rasa keterikatan pd siapapun kedepannya, sekalian merasakan sensasinya perjuangan dan doa ini (kayak pilem aja) gituuu..mas saeful yg saenya full…(he he he guyon mas). wah ternyata mas saeful sdh menghitung nilai proyeknya nih weleh..weleh..weleh jgn dulu mas nanti garakno susah mencapainya gitukan katanya mbah2 kita,thanks.

          Posted by pakde | 30 Agustus 2012, 12:09 pm
          • okelah kalau begitu, saya juga sempat lihat denok komentar, sudahlah biarlah komentar denok anggap saja kentut tercium bau hanya tidak sampai 1 menit, saya takutnya pakdhe mentok baik waktu maupun ide menjadi proyek masa depan ini jadi melambat,
            saya setuju agar pakdhe murni hasil kreatif pakdhe sendiri karena KALAU BERHASIL cara mematenkannya tidak ribet, jangan lupa dokumentasinya untuk hak patent biar tidak ada kasus sperti apple VS syamsul , dan kalau bisa orientednya mendingan untuk skala privat biar orang susah meniru , karena tidak bersentuhan langsung dengan produk tersebut pakdhe,

            untuk kami para pendengar dan menunggu cukup diinformasikan saja sampai sejauhmana perkembangannya, tidak secara detailpun tidak masalah karena dalam tahap eksperiment,

            misal percobaan 1. ternyata untuk menginversikan dari sumber daya belum berjalan karena kapasitornya meledak, hehehehe
            atau total output daya yang dihasilkan di konversikan lagi ke sumberdaya sebesar 10 persen untuk proses recharging, qiqiqiqi
            nebak.com

            Posted by saeful | 30 Agustus 2012, 12:59 pm
  183. SEMOGA SUKSES

    Posted by sriawani | 31 Agustus 2012, 4:16 pm
  184. Kalau bagi saya pak, yang masih mengganjal adalah, pertanyaan dalam hati saya tentang. Siapa nanti setelah 2014 yang akan memimpin kementrian BUMN, dan dimana pak Dahlan saat itu, saya pribadi lebih suka jika bapak tetap memimpin Kementrian BUMN ketimbang jadi RI 1. Garuda RUGI !!! dan yang lebih parah lagi Kinerja Danareksa MEMBAIK setelah melepas Saham Garuda… Jadi kesimpulannya Garuda benar benar PAYAH… tolong dong om Dis, namanya juga kesayangan kan ? sms lagi dong para taipan untuk kasih hutangan ke garuda lagi BU tuh… , sekalian bikinin tulisan apa kek, pokoknya garuda lebih hebat dari ….. hahahahaaa… ( ojo nesuuu, becanda lho iki…) haaaalahh…

    Posted by Irwan | 17 Desember 2012, 9:41 am
  185. PENGUMUMAN PUBLIK
    Aku Mrs caroline Nelson, dari Skotlandia. Beberapa waktu lalu di bulan lalu, saya menerbitkan sebuah iklan tentang, saya perlu pinjaman mendesak, untuk memulai peternakan unggas saya sendiri di negara tetangga, tetapi semua bank di negara saya menolak saya, karena skema gaji saya rendah, dan di online, saya telah takut untuk jatuh di tangan scammers, sehingga Anda bisa bisa tidak ada kerugian uang Anda ke udara Mu. Kemudian, saya berdoa, saya bertanya kepada Tuhan untuk mengarahkan saya, jika adalah kehendak-Nya bagi saya untuk memulai peternakan unggas, bahwa ia harus menghubungkan saya ke sumber yang tepat, yang akan memberikan jasa dalam arti yang sejati.
    Kemudian, saya melihat posting ayah dari Pendeta, Afrika, presicely NIGERIA, sebenarnya saya takut sebelumnya, ketika saya diterapkan saya ditindaklanjuti, dari biaya pendaftaran, biaya transfer, dan biaya pengacara attestification surat, saya benar-benar takut, di disepakati hari dan batas maximium dari 2 minggu, pinjaman saya diminta (dolar 2million) tercermin dalam account saya.
    Saya benar-benar ingin menggunakan kesempatan ini, untuk mengundang orang-orang jauh dan luas, yang telah dalam kesulitan karena orang penipuan, yang mengklaim, mereka adalah pemberi pinjaman yang nyata, Anda masih bisa menaruh kepercayaan Anda pada Rein PERUSAHAAN BANTUAN KERAS … menghubungi mereka melalui reinhardassistance@live.com,
    Tuhan memberkati Anda, dan riang Xmas di muka.
    Ibu caroline Nelson
    +447- 42682665

    Posted by caroline | 17 Desember 2012, 7:04 pm
  186. Oi, antes de mais gostava de vos felicitar pelo bom trabalho que estao a fazer neste projecto. Como fa desta telenovela estarei de volta para acompanhar os vossos artigos que estao espetaculares.

    Posted by Telenovelas TVI | 26 Desember 2012, 4:29 am
  187. However, a bit more than 18% of US adults experience more extreme types of Anxiety disease. Its not so difficult whenever you are filling in one application means, because every one of the you must choose is write about the accomplishments, however it is not so easy after you are sitting face-to-face along with your very own interviewer. workout might actually help you out soothe feelings of stress and additionally anxiety, therefore is reasonable discover a strong activity you could do with no the need to allow for your own home.

    Posted by anxiety | 23 Februari 2013, 6:46 am
  188. Your mode of telling everything in this piece of writing
    is really fastidious, all can simply know it, Thanks a lot.

    Posted by august | 11 April 2013, 5:27 am
  189. The relaxation provided by a enhance the mood, and help
    to achieve the right ambiance. Planning your own home.
    Leave it for about ten minutes and remove it with a wide variety of tastes, from Italian and French cuisine,
    to oriental and traditional dishes. Then, soak them in
    purchase a can of paint and change the color
    scheme for an instant change. Many people go on vacation, only to find that they were just as a high quality QCA Spa and have
    it shipped directly to your front door without even having to leave your
    home!

    Posted by tom's of maine natural liquid hand soap unscented | 2 Mei 2013, 2:47 am
  190. for virtually any segment like plumbing work operate,
    electrical work, bricklaying or perhaps carpentry, there tend to be group
    of individuals assigned for giving you service to the customers.
    The placement of the hot tub is actually important not merely to guaranteed optimum enjoyment, but because of useful factors.
    also, recently there are reports of the skills lack happening countrywide with qualified tilers retiring faster than apprenticeships enrolling.

    Posted by http://www.icivics.org/ | 7 Juni 2013, 2:57 pm
  191. Very bien connu féminin lecteurs avec it je vêtant des lignes et la mode shows autour du monde de
    mode because Paris, tout neuf York et les paires de
    Milan. That j’ai prêt mon devoir pour partager avec vous ceci bon plan qui le boîte est a trouvé just internet a basé, donc l’apprécier avant il je plus tard sur Il le fait sent
    stupide pour passer le Ceci provide.

    Posted by wayfarer pas cher | 11 Juni 2013, 2:11 pm
  192. Pretty! This has been an extremely wonderful post. Thank you for providing these details.

    Posted by free credit report | 11 Juni 2013, 10:28 pm
  193. They can assist you decide amongst the different welding specialties to get a hold of
    one which fits your very own demands. Enrolling as part of
    Saint Marys welder programs helps college students after it comes to finding a job, the field is additionally diversifying enough to fulfill just about any fabrication or metalworking
    position that might interest your. Thicker metals will most likely require your welding equipment to utilize up much
    energy. Welders doing pipeline welding jobs, ensure that sections of pipe
    tend to be joined up with together thru a welding system.

    Posted by http://lac.org/index.php/S=adba49248c4fa24fa91270c99cd67288f2ca846f/member/170090 | 26 Juni 2013, 9:53 pm
  194. I think this is one of the most vital info for me.
    And i am glad reading your article. But wanna remark on some general things, The
    site style is wonderful, the articles is really nice : D.

    Good job, cheers

    Posted by insurance finder | 2 Agustus 2013, 6:45 pm
  195. Kutil kelamin sering memberikan stress psikologis (tekanan mental)pada pasienpasienpasien selalu takut ketahuan atau khawatir akan menularkannya ke anggota keluarga lainnya

    Posted by ROY SINAGA | 10 Februari 2015, 10:17 pm
  196. If you are interested in topic: earn online money by
    typing backwards in internet – you should read about Bucksflooder first

    Posted by Donette | 20 September 2016, 1:05 am

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: