>>
Anda sedang membaca ...
Catatan Dahlan Iskan, Manufacturing Hope

Mengubah Pemikiran Gajah di Pelupuk Mata

Senin, 09 Januari 2012
Manufacturing Hope 8

Ide-Ide segar bisa datang dari mana saja. Salah satunya disampaikan oleh Direktur Utama PT Pupuk Sriwijaya Holding Arifin Tasrif. Saya sangat tertarik dengan ide baru yang bisa sedikit mengatasi kesulitan gas untuk bahan baku pupuk. Ketika ide teman-teman Pupuk Sriwijaya ini saya sampaikan dalam pertemuan khusus dengan Presiden SBY, beliau juga sangat memuji.

Ide ini juga menjadi bukti bahwa berpikir kreatif lebih penting daripada terus-menerus mengeluh. Selama ini ada gejala terlalu banyak energi para pimpinan BUMN untuk mengeluh, ngomel, ikut menghujat. Termasuk soal kekurangan gas untuk bahan baku pabrik pupuk ini.

Sampai-sampai saya pernah sangat kasihan pada industri pupuk yang harus menutup pabriknya karena kekurangan gas. Sampai-sampai, sewaktu saya menjabat Dirut PLN, saya menegaskan: biarlah gas-gas di Sumsel lebih diutamakan untuk pupuk. Padahal, saat itu PLN sendiri sangat membutuhkan gas.

Tentu, banyak teman PLN yang kurang setuju. Tetapi, saya punya logika sendiri. PLN masih bisa mencari sumber listrik dari bahan baku lain. Bahkan, untuk Sumsel,  bahan baku itu melimpah: batubara dan air.

Sedangkan pabrik pupuk Sriwijaya harus tutup kalau tidak mendapat gas. Memang, PLN tetap memerlukan gas, tetapi sebenarnya tidak harus sebanyak kapasitas pembangkitnya. Gas untuk PLN harus hanya untuk lima atau tujuh jam sehari. Yakni untuk jam-jam 16.00 sampai jam 22.00.

Memang, harus ada pemikiran yang radikal. PLN perlu membuat tangki CNG (compressed natural gas). Agar gas yang mengalir 24 jam itu jangan dipakai 24 jam, tetapi ditampung dulu dalam satu tangki. Gas itu harus dimampatkan agar tangkinya tidak terlalu besar. Baru pada jam yang diperlukan, gas tersebut dipakai.

Katakanlah di satu pulau atau di satu daerah atau di satu sistem, kebutuhan tetap (dasar) listrik sepanjang hari sebesar 1.000 MW. Baru pada jam-jam tertentu kebutuhan itu meningkat menjadi 1.200 MW. Sebaiknya, yang 1.000 MW diisi dengan pembangkit bertenaga batubara. Ditambah dengan geotermal dan air.

Ini sesuai dengan sifat batubara, geotermal, dan air yang produksinya konstan. Baru pada jam-jam tertentu itu digunakan gas. Dengan demikian, dalam keadaan negara yang lagi kekurangan gas seperti sekarang, manajemen gas secara nasional bisa dilakukan dengan tepat.

Bisa jadi, teman-teman PLN tidak setuju dengan ide seperti ini. Itu wajar karena orang PLN harus membela perusahaannya lebih dulu. Tetapi,  kalau kita sudah berbicara kepentingan nasional, tidak bisa lagi masing-masing sektor berpikir egoistis. Bisa jadi, efisien di satu tempat membuat pemborosan yang luar biasa di tempat lain.

Bisa jadi,  kepuasan di satu tempat menimbulkan ketidakpuasan di banyak tempat. Di sini harus ada manajemen nasional di bidang gas. Ego sektor yang selama ini menjadi salah satu kelemahan kita bersama harus diatasi.

Tentu, PLN tidak seperti itu. PLN sudah melahirkan ide CNG sejak 2 tahun lalu. Kini proyek CNG PLN yang pertama sedang dikerjakan.  Semoga segera dibangun proyek serupa, besar-besaran, di semua daerah. Secara nasional, manajemen gas kita yang lagi sulit akan bisa lebih baik.

Demikian juga industri. Setiap industri harus berpikir untuk melakukan manajemen gas. Industri yang hanya menggunakan gas 12 jam sehari harus melakukan manajemen gas yang berbeda dengan industri yang menggunakan gas 24 jam.

Industri yang libur di hari Sabtu dan Minggu harus diperlakukan tidak sama dengan industri yang bekerja 24 jam dalam 7 hari seminggu. Karena itu, pengadaan receiving terminal gas yang sebentar lagi selesai sangat cocok untuk melengkapi sistem manajemen gas yang tepat.

Ide baru perubahan manajemen gas seperti itulah, yang sedang dirancang teman-teman Pupuk Sriwijaya sekarang ini. Dulu Pupuk Sriwijaya itu seperti “melihat gajah di pelupuk mata”. Mereka mengeluh luar biasa  karena kekurangan gas sebagai bahan baku pupuk.

Tetapi, mereka lupa bahwa mereka sendiri ternyata melakukan pemborosan gas yang tidak perlu. Mereka telah menggunakan gas untuk membangkitkan listrik untuk kepentingan pabriknya. Inilah yang akan diubah oleh teman-teman Pupuk Sriwijaya. Mereka akan segera membangun pembangkit listrik tenaga batubara.

Kalau PLTU ini sudah jadi, gas sebesar 40 juta mscfd bisa dihemat. Bisa dialihkan untuk bahan baku. “Bisa untuk menghidupkan satu pabrik tersendiri dengan kapasitas 1 juta ton/tahun!” ujar Arifin Tasrif.

Bahkan, mungkin tidak perlu menunggu PLTU-nya jadi. Sekarang ini sistem kelistrikan di Sumsel sudah tidak krisis lagi. Sudah banyak pembangkit baru yang mulai menghasilkan listrik. Termasuk geotermal Ulubelu sebentar lagi selesai dibangun.

Pabrik-pabrik pupuk yang lain akan mengikuti logika tersebut. Maka,  energi besar yang selama ini dipergunakan untuk mengeluh  terbukti bisa diubah menjadi energi yang sangat positif. Betapa penting  menggunakan kapasitas berpikir untuk sesuatu yang positif dan kreatif.

Bahkan, PLN atau pabrik pupuk bisa melakukan pembicaraan swap energy dengan kilang LNG. Baik di Tangguh maupun di Bontang. Gas yang dipergunakan untuk membangkitkan listrik (untuk mencairkan gas) di dua terminal LNG tersebut sangat besar. Bisa saja PLN atau siapa pun membangunkan PLTU batubara di dua lokasi tersebut. Lalu,  gas yang dibakar di situ diminta untuk kepentingan yang lebih strategis. Di Bontang swap gas itu bisa digunakan untuk pabrik Pupuk Kaltim, sedangkan di Tangguh bisa untuk listrik Papua.

***

Ide kreatif juga datang dari PT Pelni. Direktur Utama Pelni  Jussabela menyampaikan kepada saya tentang ide baru “Kapal 3 in 1?. Ide ini bermula dari menurunnya jumlah penumpang kapal. Sejak maraknya penerbangan murah 10 tahunan yang lalu, penumpang kapal Pelni menurun drastis. Tinggal 50 persen. Tentu,  Pelni mengalami kerugian yang sangat besar.?

Padahal, Pelni tidak boleh menghentikan operasi. Pelni harus tetap mengemban tugas merangkai pulau-pulau Nusantara. Kalau Pelni tidak beroperasi, tidak ada pilihan bagi masyarakat golongan bawah yang ingin bepergian. Sekarang saja, kalau ada kapal Pelni yang dok (diperbaiki), harga-harga barang di suatu daerah terpencil langsung naik drastis.?

Di samping itu, penumpang Pelni adalah juga para pedagang kecil yang hanya dengan menggunakan Pelni dia bisa membawa barang dalam jumlah banyak dengan biaya yang murah. Bahkan, untuk kilogram tertentu, tidak perlu membayar.

Di saat pesawat semakin ketat dalam mengontrol berat barang bawaan, Pelni menjadi tumpuan bagi pedagang kecil antarpulau. Memang, kadang agak keterlaluan. Barang yang dibawa bukan lagi ratusan kilo, tetapi mendekati ton. Kalau ditegur, bisa memecah kaca terminal. Inilah yang membuat Pelni kian sulit.

Melihat gejala baru itu, teman-teman di Pelni bertekad mengubah semua kapalnya menjadi “kapal 3 in 1″. Agar tidak hanya bisa mengangkut orang. Kapal Pelni juga harus bisa mengangkut barang. Dan ternak. Artinya, sebagian ruang penumpang yang kini separo kosong itu diubah untuk bisa dimasuki kontainer. Setidaknya, kontainer-20. Bahkan,  mungkin kontainer yang lebih kecil.

Direksi Pelni sedang mendesain kontainer mini itu. Sekaligus untuk menambah fleksibilitas. Juga agar  biaya modifikasinya lebih murah. Cukup mengadakan crane yang ukurannya kecil yang lebih murah.

Untuk itu, Pelni akan bekerja sama dengan Fakultas Teknik Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS). ITS sudah punya pengalaman meredesain kapal Pelni untuk kepentingan serupa. Beberapa hari lalu, sebelum matahari terbit, saya melihat kapal yang sudah dimodifikasi itu di Tanjung Priok.

Sekalian melihat terminal baru penumpang Pelni di situ. Terminal baru yang dibangun Pelindo II ini” berselera tinggi. Tidak kalah dengan bandara sekelas Juanda Surabaya. Desainnya futuristik. Ruang tunggunya mengejutkan. Apalagi kalau pohon-pohon yang saya minta ditanam banyak-banyak di situ sudah besar nanti. Penumpang kapal Pelni tidak akan merasa rendah diri daripada penumpang pesawat terbang.

Saya juga sudah menyampaikan ide kreatif seperti ini kepada Presiden SBY. Beliau sangat menghargai bahkan berharap bisa ikut mengatasi kesulitan sistem logistik nasional. Terutama untuk daerah-daerah yang belum berkembang.

Jawa, misalnya, memerlukan daging sapi yang luar biasa besar. Tetapi,  kiriman sapi dari Indonesia Timur sangat mahal. Sebab, tidak ada kapal khusus angkutan sapi. Kapal khusus sapi harus besar. Padahal, sapi yang akan diangkut, meskipun banyak,  tersebar di daerah-daerah kecil. Tidak mungkin kapal khusus bisa melayaninya.

Dengan kapal Pelni “3 in 1”, lima atau enam ekor sapi dari satu daerah sudah bisa diangkut ke Jawa dengan ongkos yang murah. Presiden berharap ide kreatif ini bisa  mendorong masyarakat di Indonesia Timur lebih semangat menernakkan sapi. Bisa menjual sapi dengan mudah dengan harga yang baik.

Tentu, penumpang Pelni tidak perlu merasa “kok disatukan dengan sapi”. Bukankah penumpang pesawat juga tidak merasa disatukan dengan jenazah ketika pesawat itu sedang mengangkut jenazah? Tentu, sapi-sapi itu tidak akan dimasukkan ke peti mati, tetapi akan dimasukkan dalam kontainer. Yakni kontainer khusus yang kini lagi dipikirkan desainnya. Satu sapi satu kontainer. Dengan demikian, sapi di pelabuhan sudah dikemas dalam kontainer. Tidak akan ada pemandangan sapi gila yang mengamuk karena tidak mau digiring ke kapal.

Ide ini sekaligus untuk mengatasi ketidakseimbangan angkutan barang antarwilayah Indonesia. Kapal-kapal Pelni yang menuju Indonesia Timur itu selalu penuh barang kalau meninggalkan Jakarta atau Surabaya. Tetapi, ketika kembali ke Jawa, tidak banyak barang yang diangkut. Sayang sekali kalau kapal itu kosong.

Dengan angkutan barang dan ternak ini, kapal Pelni yang kembali ke Jawa bisa penuh muatan. Dengan demikian,  pendapatan Pelni bisa lebih baik. “Bisa naik 300 persen,” ujar Jussabela.

Kreativitas seperti itu akan terus didorong di semua BUMN. Agar bisa menggantikan sikap hanya bisa mengeluh atau cengeng. (*)

Dahlan Iskan
Menteri  BUMN

Diskusi

154 thoughts on “Mengubah Pemikiran Gajah di Pelupuk Mata

  1. salut untuk pak DIS. semoga bapak selalu diberi kesehatan untuk tetap bekerja untuk bangsa ini.
    mari kita dukung pak DIS jadi presiden. ini grup facebook yang dukung beliau http://www.facebook.com/groups/dahlaniskangroup/

    Posted by deden hapsari | 9 Januari 2012, 6:59 am
    • BUNG DAHLAN gAK PERLU cARI jABATAN nAMUN jABATANLAH YG MENCARI bUNG dAHLAN. tEPAT SEKALI KATA OM LIEM. BUNG DAHLAN SUDAH PUNYA SEGALANYA….JABATAN…UANG…..POPULARITAS….KELUARGA YG BAHAGIA …DST…DST…kITALAH YG MENGINGINKAN BELIAU JADI PRESIDEN, bUKAN BELIU YG MAU JADI PRESIDEN. KU HIMBAU PARA poliTIKUS TAHU DIRI. KALO BUNG DIS TAK ADA YG MAU MEMUNCULKAN JADI PRESIDEN MAKA SANGAT MUNGKIN BANYAK YG GOLPUT. dAN JANGAN sEKALI KALI bUNG DAHLAN DIPOLITIKI CARI MUKA NDOMPLENG POPULARITAS BUNG DAHLAN YG SANGAT MERAKYAT. KALO ADA YG BILANG BUNG dAHLAN gAK PENGALAMAN URUSAN pEMERINTAHAN…………..I T U….N G A C A O…B E L I O. tAHUKAH ANDA DAN SY TELAH MENGERTI…APA ITU…. J P I P….tERNYATA ITU UNTUK MENGAJAK/ MEMBENAHI bIROKRAT KORUP YG ADA DI PROP/KAB/KOTA…………BUKAN SEKEDAR TAU tAPI LANGSUNG MEMBERI SALAH SATU SOLUSI……..tapi bung Dahlan ya ada…ada saja…ADA SAPI GILA YG GAK MAU NAIK KAPAL…HEI…HEII SEKARANG MAU ADA SAPI HIDUP2 MASUK KONTEINER YG SANGAT…SANGAT MEMBAGAKAN BAGI SAUDARA KITA DARI INDO TIMUR,daripada sapi kiriman Ausi…mendingan dari NTT/NTB, HE…HE…temenku yg bisnis sapi tambah semangat bw sapi dari Palu/NTT soalnya banyak yg mati, waktu tempo hari bw sapi dari sana banyak yg mati karna pake kapal kecil kpanasan,kehujanan dan strees, akhirnya temanku ikutan stres abis banyak yg mati, rugi dong……………Moga Bung Dahlan Sehat Selalu
      salam dayakindo

      Posted by DAYAKINDO | 9 Januari 2012, 2:48 pm
      • Semoga Pak Dahlan Iskan selalu sehat…Amin….

        Posted by Rudi | 23 Januari 2012, 10:01 am
        • Apa gak ribet itu pak Dahlan ? disini bukan soal pelayanan kapal laut atau pesawat tetapi waktu yg diperlukan kedua sarana pengangkut ini berbeda jauh,, apa bisa menyaingi pesawat ketika semua sarana dan prasarana dipelabuhan laut sudah sesuai kriteria seperti yang bapak ulas diatas.? saya tidak menjamin, namun apa salahnya kita coba, dan saya akan bantu bapak untuk ,kita adakan survey sekaligus kuissioner untuk memastikan bahwa hal tersebut pantas untuk digalakan.

          Posted by Forhan Sinala | 21 Mei 2012, 3:54 pm
    • perlu bapak ketahui harga gas utk konsumsi rmh tangga di thailand kok bisa lebih murah dibandingkan di indonesia ya? harga gas tabung 15kg di thailand 300 baht atau sekitar 87 ribu rupiah..aneh buat saya krn indonesia kan salah satu penghasil gas terbesar di dunia..apa pemerintah thailand yang salah memberikan harga atau indonesia yang tega2nya menjerat rakyatnya sendiri?..tolong dijelaskan ya pak..

      Posted by bayu | 9 Januari 2012, 3:15 pm
      • Kita memang salah satu negara penghasil gas terbesar di dunia, namun hasil gas kita sebagian besar sudah di kapling-kapling menjadi milik asing yang tentu saja mengutamakan penjualan yang menguntungkan atau asal negaranya…di Jambi lebih diutamakan jual ke Singapore, investor Jepang lebih untuk memenuhi kebutuhan Jepang bahkan yang paling parah ketika jaman ibu Megawati menyetujui kontrak penjualan gas dengan harga flat selama 30 tahun ke provinsi Fujian yang mengakibatkan potensi kerugian US $ 500 miliar; oleh karena itu kita sendiri malah kekurangan pasokan gas, seperti yang selalu di suarakan kalangan industri atau kita malah impor gas yang berakibat harga jual ke konsumen lebih mahal di banding Thailand

        Posted by Iwan KY | 14 Januari 2012, 2:27 pm
      • saya setuju sama pendapat pak Iwan. Stok gas kita sudah di petak-petak kan. Pengalaman saya berkunjung di PJB Gresik, yang masih memerlukan pasokan gas untuk operasionalnya sendiri harus mencari gas yang lebih jauh jaraknya dari tempat operasionalnya. Padahal di sekitarnya tempat operasional PJB Gresik masih ada sumber-sumber gas baru. Namun sayang, sumber gas tersebut sudah milik perusahaan asing. Ketika PJB kekurangan pasokan gas maka PJB tersebut mau tidak mau harus membeli gas dari perusahan asing tersebut, ironis.

        Posted by rohman | 5 Februari 2012, 10:06 pm
    • “HIDUP ITU MASALAH….TAPI…!! MENYELESAIKAN MASALAH ITULAH HIDUP”…. semangat be..DIS….

      Posted by ibrohim | 9 Januari 2012, 8:54 pm
    • sepp…saluttt pak DIS aku selalu mendukung apa yang menjadi aspirasimu. kami tau ide-ide segar dan BRILIAN akan bermunculan di negara ini. negara yang penuh kepalsuan….kami tunggu ide-idemu untuk memperbaiki INDONESIA…karena Surabaya sudah kenyang dan akan terus LAPAR akan sentil-sentilanmu. apalagi saat Tamu dari Amerika yang salah alamat membuat acara yang resmi jadi terganggu…..

      Posted by yani | 12 Januari 2012, 10:51 am
    • Pak dahlan saya kagum dengan so2k anda…cerdas dan bersahaja🙂

      Posted by merikusmita | 20 Maret 2012, 10:59 am
  2. ”Ide-Ide segar bisa datang dari mana saja.” saya salut sekali dengan pak Dahlan. Dr PLN sampe Men.BUMN tetap lowProfil

    Posted by ai'sorongPB | 9 Januari 2012, 7:26 am
  3. panjenengan memang luar biasa Pak…….

    Posted by errik rozas | 9 Januari 2012, 7:34 am
  4. Indonesia timur siap menyambut, pak. Pulau tetangga saya, Lombok (saya tinggal di Bali), mungkin bisa ikut menyuplai ternak-ternak (sapi diantaranya) ke Jawa. Lombok yang masih terus berupaya mengejar ketertinggalannya dengan Bali, dalam hal pariwisata, juga perlu dorongan dari bidang lain untuk bisa segera sejajar dengan Bali, diantaranya lewat pemberdayaan ternak-ternak yang ada di pelosok Lombok.

    Sukses!

    Posted by Busana Muslim Bali | 9 Januari 2012, 7:35 am
    • betul, saya yang tinggal di Lombok merasa bahwa ternak di Lombok bisa juga dikirim ke jawa, tapi selama ini pengangkutan sapi antar pulau masih menggunakan truk. saya setuju ide untuk mengangkut ternak antar pulau menggunakan kontainer atau peti kemas seperti diusulkan pak Dis. semoga ide pak Dis dapat terlaksana dan saya berdoa semoga pak Dis tetap diberi kesehatan agar dapat membangun Indonesia menjadi lebih baik.

      Posted by ahmad | 6 Februari 2012, 6:46 pm
  5. Ide2 kreatif CEO BUMN seperti ini yg kami tunggu & kami dukung…bagi CEO BUMN lain..ayo cari ide-2 segar..jangan cengeng..contohlah pak DIS..dari CEO PLN krn kreatif, transparan & pekerja keras..sekarang jadi menteri…utk pak DIS ..tetep kerja keras pak tp jgn lupa jaga kesehatan & terus memberikan informasi kepada kami (masyarakat)..smg kesehatan dan kebahagiaan terlimpah kepada pak DIS & keluarga, amiinn..

    Posted by Ahmad Nashoruddin Mu'ammar | 9 Januari 2012, 7:36 am
  6. Saya melihat ide2 pak DIS sangat aplikatif, tetapi perlu disadari bahwa pelaksanaannya memerlukan energi yang sangat besar. Oleh karenanya, mari kita ikut menjembatani pemikiran beliau untuk wilayah atau bidang kerja kita.
    Janganlah kita hanya bisa memuji karena pujian adalah racun bagi orang yang dipuji, tetapi marilah kita bantu dengan kerja nyata.
    Salam untuk semua

    Posted by MChoir | 9 Januari 2012, 7:38 am
    • setuju pak .. di negri ini perlu energi yang amat sangat besar dan kerja ekstra keras untuk mewujudkan harapan “masa depan” yang lebih baik seperti yang digagas oleh DIS dan BUMN’nya.
      Ego sektoral hanyalah akibat dari bagi2 sumber ekonomi oleh golongan2 yang menguasai negri ini (presiden bukan penguasa negri ini lho). Pembenahan manajemen gas secara nasional, walaupun sangat aplikatif, perlu perjuangan dan daya tahan luar biasa karena akan berhadapan dengan kepentingan kelompok tadi. Tapi harapan ke arah lebih baik adalah mutlak dan perlu didukung dengan kerja keras, ibarat cahaya di ujung terowongan telah terlihat apakah kita masih mau tinggal dalam terowongan yang gelap dan hanya berdiskusi bagaiman caranya mencapai ujung ?? .. berjalan ke arah cahaya itulah satu2nya cara.

      salam dan selamat bekerja

      Posted by spirit of change | 9 Januari 2012, 10:32 am
  7. masih berat pak dis, tapi sedikit ada harapan , harapan yang terus digemborkan dan aplikasikan, hanya jangan sampai ketika ditengah jalan pak dis ada yang menyabotase lagi ya, satu satu aja pak dis

    Posted by saeful | 9 Januari 2012, 7:41 am
  8. PDCA pak dahlan….

    Posted by nova | 9 Januari 2012, 7:44 am
  9. Saya jadi makin mengerti permasalahan yang ada di BUMN sekarang ini. Beruntung pak Dahlan mau berbagi, dan menceritakan bahwa ada harapan untuk melarutkan (kata mbak Sudjiwo Tedjo) masalah itu. Tetap optimis dan percaya! Pak Dahlan, bisa!

    Posted by ARFI | 9 Januari 2012, 7:46 am
  10. Alhamdulillah… ide-ide segar yang dikupas oleh Bapak selalu membuat saya kagum dan selalu berpikir positif tentang Indonesiaku, ayo Indonesia bisa!

    Posted by Qurnia | 9 Januari 2012, 7:47 am
  11. wah…kayaknya orang ini gak akan lama menjadi menteri…biasanya kalao ada orang kayak gini di indonesia pasti akan dijegal di tengah jalan…ex. yusril,lopa, de el el…hati-hati aja deh kalo melangkah.Selalu waspada…salam.

    Posted by iduhsam | 9 Januari 2012, 7:53 am
  12. para komentator yang baik,,,,ide – ide diatas adalah ide yang muncul dari team pak DIS,,,alhamdulillah manufacturing hope mulai menghasilkan

    Posted by taufikwb | 9 Januari 2012, 8:06 am
  13. Resolusi 2012
    -INDONESIA BEKERJA-

    Kami Rakyat Indonesia meminta kepada Saudara Dahlan Iskan
    Sebagai Presiden ataupun bukan, Untuk memimpin Indonesia Bekerja karena kami Rakyat Indonesia sudah bosan dengan keterpurukan

    Kami Rakyat Indonesia ingin melihat Indonesia Bekerja agar Indonesia jaya melebih negara tetangga
    > Koruptor hanya membuat Indonesia tak bekerja, dan kami yakin Saudara Dahlan Iskan tentu tidak akan mengikutsertakan mereka dalam gerakan Indonesia Bekerja.
    > Kolusi hanya membuat Indonesia tak bekerja, dan kami yakin Saudara Dahlan Iskan tentu tidak akan mentolerir mereka pada gerakan Indonesia Bekerja.
    > Nepotisme hanya membuat Indonesia tak bekerj, dan Suadara Dahlan Iskan tentu akan menyingkirkan mereka dari gerakan Indonesia Bekerja.

    Kami Rakyat Indonesia sudah eneg dan mau muntah akan janji2 Partai dan Penguasa serta para oportunis dalam menumpaskan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

    Kami Rakyat Indonesia ingin agar ‘tidak disediakan tempat’ untuk Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme di Indonesia.
    Dan kami haqul yakin sebagai Presiden ataupun tidak, Saudara Dahlan Iskan tahu bagaimana caranya meniadakan tempat untuk Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. .

    Wahai para jenderal dan Purnawirawan, mohon amankan jalan dari rintangan, Indonesia sedang diajak bekerja oleh Saudara Dahlan Iskan.

    Wahai partai politik, jangan kaget jika semakin banyak Rakyat Indonesia menjadi Golongan Putih jika kalian tak mendukung.

    Wahai para ulama, kurangi menghujat penguasa, koruptor dan sebagainya. Mulailah mendoakan dan menyemangati Indonesia untuk bekerja, bekerja dan bekerja!

    Ayo Saudara Dahlan Iskan, pimpin kami prajurit2 tangguh Indonesia untuk bekerja, bekerja dan bekerja!
    Ayo Saudara Dahlan Iskan, pilih punggawa2 dan panglima2 tangguh Indonesia agar bahu membahu bersama kami untuk bekerja, bekerja dan bekerja!

    2012 Indonesia mulai Bekerja dipimpin Saudara Dahlan Iskan, Ludahin muka gua kalau 2020 Indonesia nggak jaya!

    Wahai para pemuda, sebarkan ini di Facebook anda, insya Allah lapangan kerja yg baik akan melimpah di Indonesia tercinta.

    Posted by Ian | 9 Januari 2012, 8:26 am
  14. Terima kasih Pak Dis, sungguh suatu pemikiran yang luar biasa untuk mensinergikan seluruh BUMN menjadi satu kemampuan yang solid, yang bisa saling bahu membahu untuk kemajuan bangsa. Menurut saya ini adalah suatu lompatan besar dalam sejarah perekonomian Indonesia. Mudah2an juga sinergi ini bisa menjadi budaya BUMN, sehingga ada atau tidak ada Pak Dis tetap bisa terus berjalan. Bravo Pak!

    Posted by nana | 9 Januari 2012, 8:34 am
  15. Moga ide2nya bisa terlaksana dengan lancar

    Posted by Tototapalnise | 9 Januari 2012, 8:50 am
  16. Sip pak DIS! kreativitas sangatlah penting!

    Posted by Pandu Aji Wirawan | 9 Januari 2012, 8:54 am
  17. Indonesia ini terdiri dari orang-orang luar biasa .. namun kebanyakan mereka tidak punya tempat memimpin karena pemimpin diisi oleh orang2 yang korup dan mementingkan diri sendiri .. Dahlan Iskan adalah salah satu dari yang sedikit orang hebat yang memimpin negeri ini .. ayo pak maju terus .. kami dukung dan siap bekerja seperti posting rekan IAN di atas … Indonesia Bekerja .. bukan slogan kosong .. ayo kita wujudkan

    Posted by didik fotunadi | 9 Januari 2012, 9:00 am
  18. senang membaca tulisan bapak, seperti membaca sebuah semangat baru setiap harinya. Dan menambah keyakinan bahwa ada banyak hal positif di luar sana yang luar biasa

    Posted by kharulagni | 9 Januari 2012, 9:04 am
  19. Nah pemimpin yang tangguh seperti itulah yang perlu ditiru,harus kreatif, pada dasarnya setiap orang memilikinya namun perlu di dorong biar bisa keluar semua…!!!
    Pak, ada wacana transmigrasi ga?menurut sensus penduduk 2010, penduduk di jawa tuh 50% dari total penduduk Indonesia, dah overload tuh……!!!!!saran saya, Program Orla jaman baheula perlu direvitalisasi,program Transmigrasi.

    Posted by beckhem | 9 Januari 2012, 9:04 am
  20. Reblogged this on ROOTS BLOODY.

    Posted by nofanridzky | 9 Januari 2012, 9:31 am
  21. siap boss DIS…kami tertantang mengeluarkan ide2 aplikatif untuk kembali membangun bangsa…

    Posted by doelatief@yahoo.com | 9 Januari 2012, 9:31 am
  22. Terima Kasih Pak atas share nya,

    Posted by fhadiningrat | 9 Januari 2012, 9:48 am
  23. kami sebagai rakyat indonesia merasa belum ada kemerdekaan di kal-bar… melihat infrastruktur daerah kami yang masih sangat memprihatinkan. terutama listrik yang masih belum ada dan jalan penghubung antara daerah 1 dengan daerah lain yang sangat kurang layak. contoh jalan dari desa kami_ desa selimatan jaya sp 8, kc Kendawangan kabupaten, menuju kecamatan saja sangat-sangat tidak layak. bukan hanya rusaknya jalan yang hampir menyerupai sungai lumpur juga karena belum selesainya proyek jembatan penghubung yang saya nilai terlalu lama dan tidak jelas targetnya. hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi, melihat kabupaten ketapang yang sangat kaya akan sumberdaya alamnya. mulai dari pertambangan hingga jutaan hektar lahan sawit. Timbul pertanyaan dalam diri kami, kemanakah kekayaan alam kami diAlokasikan, lalu siapa sajakah yang sudah menikmati kekayaan kami?
    #pak mentri mohon bantu kami menemukan jawaban itu.

    Posted by Heru | 9 Januari 2012, 9:59 am
  24. Menurut saya kali ini tulisan Pak Dahlan titik beratnya di “KALAU KITA SUDAH BERBICARA KEPENTINGAN NASIONAL,TIDAK BISA LAGI MASING-MASING SEKTOR BERPIKIR EGOISTIS”
    permasalahan bangsa ini di sektor apapun dan di posisi apapun kita,kita terlalu egoistis,tidak berpikir utk negara yg lebih majmuk…jd yg terjadi banyak mengeluh,cengeng,cari kambing hitam…padahal indonesia tidak kekurangan akan orang2 cerdas,pintar,kreatif…cuma belum ada muaranya bagi orang2 cerdas yg ada di indonesia,karna pemerintah tidak mendukung…saya berharap dg adanya pak dahlan,pak dahlan mau mengajak orang2 cerdas indonesia memajukan negara lewat ide2 kreatif mereka…seperti mahasiswa2 ITS tadi.

    Posted by Kholil lasso | 9 Januari 2012, 10:25 am
  25. Saya setuju dengan ide-ide kreatif dari Pegawai Pupuk PT Sriwijaya untuk mengefisiensikan pemakaian Gas akan tetapi Pak DIS juga harus bantu sampaikan ke Bapak Presiden supaya Undang-Undang Migas dirubah karena saya pernah baca Undang-Undang Migas , Gas untuk kebutuhan dalam Negeri yang tercinta ini hanya 25 % dari total Gas yang yang diproduksi sedang yang 75 % Gas dijual ke Luar Negeri / di Export. Kalau bisa Undang-Undang Migas nya dirubah menjadi Gas untuk kebutuhan dalam Negeri yang tercinta ini kalau ada sisanya baru di Export alias dijual ke Luar Negeri.
    Tapi saya tetap mendukung Pak DIS karena sudah banyak yang Bapak lakukan teruslah berjuang untuk Negeri yang tercinta ini agar Rakyatnya bisa makmur , Lapangan Kerja banyak , BUMN-BUMN nya secara keuangan sehat-sehat dan kedepan saya berharap dari Pak DIS supaya BUMN kita bisa bersaing dengan negara tetangga Malaysia seperti Pertamina bisa seperti Petronas atau bahkan lebih hebat lagi.
    Ok Pak DIS selamat Bekerja dan Berjuang semoga Bapak sekeluarga selalu dalam Lindungan ALLAH SWT.

    Posted by SUUD UMAMI | 9 Januari 2012, 10:32 am
    • panjang ceritanya lo gitu, perlu DPR tuk rubah Undang2. beginilah birokrasi kita berputar2 gak karuan. DPR menghujat pemerintah bilang tidak becus tapi pemerintah tidak bisa berbuat optimal karena di batasi Undang2 yang dibuat DPR

      Posted by lukman | 9 Januari 2012, 2:26 pm
  26. sipp

    Posted by rara | 9 Januari 2012, 10:34 am
  27. ide brilian seperti ini bukan hanya dari PAK DIS & jajaranya,namun bs jg dari kalangan bawah,cm kl kita tidak mengacunngi jempol atas ide luar biasa dari PAK DIS itu kelewatan, yg menjadi penghalang ide2x bagus ini adalah koruptor,mereka lah penghalang kemajuan bangsa tercinta ini.
    saya sangat setuju bila PAK DIS diusung tuk jadi PRESIDEN RI dimasa akan datang,tentunya dengan harapan bs membawa perubahan melalui pola pikirnya beliau tuk merubah rana penegakan hukum yg adil,tak tebang pilih,bs menggantung mati para koruptor!

    Posted by ahmad faisal | 9 Januari 2012, 10:35 am
  28. Sangat luar biasa.
    Tetap istiqomah pak Dis, tidak ada kata” lagi yg terucap untuk bapak. Hanya semangat yg semakin menggelora setiap selesai membaca tulisan bapak untuk segera membuktikan bahwa kita BISA !!! Ayo bekerja, bekerja, bekerja.

    Posted by Areks | 9 Januari 2012, 10:44 am
  29. permasalahan kita adalah sistem pendidikan kita yang cuma mengandalakan hafalan akan teori teori, tapi tidak di dasarkan praktek kreatif seperti pendidikan di jepang

    Posted by indra | 9 Januari 2012, 10:49 am
    • gak usah bangga-banggakan negara orang, boss… Jepang juga punya masalah, Anda tahu angka bunuh diri di kalangan remaja Jepang sangat tinggi, orang-orang tua di Jepang menjalani masa tuanya sendirian di apartemen atau panti jompo, dsb… problem bangsa ini tdk bisa hanya ditimpakan tanggung jawab semuanya pada dunia pendidikan… ingat, dunia pendidikan juga menderita akibat cengkraman mafia penerbit buku dan bimbingan belajar yg selama ini menyetir pemerintah utk ngotot mempertahankan ujian nasional dan kurikulum yg tiap 5 tahun selalu berganti… masalah bangsa ini ada pd kita semua, ayo keluar dari bagian sumber masalah, menjadi bagian dari solusi atas masalah… jangan abaikan fakta, pak Dahlan Iskan (dan banyak orang-orang brilian-jujur-berintegritas lainnya) adalah juga produk sistem pendidikan nasional yg bobrok ini…

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 14 Januari 2012, 9:58 pm
  30. Terimakasih pak dis, mau berbagi cerita ide2 para dirut bumn yg berjuang membangun bumn mjd perusaan yg menguntungkan bg bangsa dan negara. Dengan membagi ide2 tsb, maka rakyat indonesia yg membaca dpt ikut mendoakan agar terwujud. Tinggal pelaksanaan dan tindakannya.
    Semangat pak dis. Salam untuk pak SBY.

    Posted by candra nugraheni | 9 Januari 2012, 10:52 am
  31. Pak DIS, Bagaimana menjembatani ide-ide kreative dari lembaga pendidikan dengan menteri-menteri lainnya agar ber-sinergi. Contoh Awal Tahun 2012 :Muncul ide mobil nasional dari SMK , bagaimana bapak menjembataninya…,agar ide-ide tsb tidak menguap dikarenakan ada kebijakan-kebijakan lain yang membuat ide mobnas tsb redup. Mohon bantuannya untuk support ide tsb, dan perlu diketahui bahwa ada atau tidak adanya bantuan/support dari pemerintah, mobnas yang di kerjakan SMK tetap jalan. Tinggal kami bisa menilai seberapa jauh pemerintah sensitif terhadap hal tsb.

    Posted by Anang Rohmad S | 9 Januari 2012, 11:23 am
  32. Membaca tulisan bapak, memberikan harapan untuk kami, bahwa masih ada harapan untuk perbaikan negri ini. Selamat bekerja Pak.

    Posted by ken | 9 Januari 2012, 11:31 am
  33. Siapa yg berpikir secara nasional sekarang ini? bisa dikatakan hampir tidak ada karena sudah biasa berpikir egocentris, pada hal utk membangun negara mau tidak mau hrs berpikir terpadu secara nasional. Pemikiran secara nasional ini baru kami dapatkan dalam diri Pak DI sebagai seorang Menteri yg selalu berupaya berpikir secara nasional demi mensejahterakan masyarakat Indonesia tercinta. Pak DI mengajak utk bekerja keras, mengajak utk berbuat lebih baik, mengajak utk mengenal masalah dan memikirkan solusinya, mengajak berpikir kreatif, mengajak utk menghargai orang yg kinerjanya baik serta memberi masukan bagi orang yg kinerjanya menurun, mengajak orang yg diberi amanah dlm tugas utk bekerja sungguh-sungguh, mengajak utk bs bersaing dg negara lain dan sebagainya . . . . Selamat utk Pak DI yg membagi ide-ide kreatif, dulu di PLN diberi judul CEO Noted, sekarang di BUMN diberi judul Manufacturing Hope. GBU

    Posted by Manahati Zebua | 9 Januari 2012, 11:45 am
  34. Luar biasa…tetap semangat…

    Posted by Achmad Mulyono | 9 Januari 2012, 12:10 pm
  35. wuew,, mantaph pak,, saya pengagum bpak,,
    sebagai generasi muda,, sy suka note,,
    ” berpikir kreatif lebih penting daripada terus-menerus mengeluh”

    Posted by Sibungsu | 9 Januari 2012, 12:33 pm
  36. Mau tau gmn cara Dahlan Iskan ‘mengarahkan’ wakilnya yg notabene belum pernah kenal sebelumnya…….ne dikutip dari detik Finance:

    Selasa, 03/01/2012 16:50 WIB
    Kiat Dahlan Iskan agar ‘Mesra’ dengan Wakil Menteri BUMN
    Deden Gunawan – detikFinance

    Jakarta – Menteri BUMN Dahlan Iskan memiliki resep tersendiri agar bisa menjalin hubungan yang harmonis dengan Wakil Menteri BUMN Mahmudin Yasin. Ia juga menciptakan model komunikasi moderen dengan para pejabat eselon I di lingkungannya.

    Dahlan mengaku sebelum dilantik sebagai menteri BUMN tidak mengetahui siapa yang akan menjadi wakilnya. Pertemuan pertama Dahlan dengan Yasin adalah saat pelantikannya 19 Oktober 2011 lalu. Dahlan pun mencoba akrab dengan Yasin dengan mengajaknya mengendarai mobil bersama dari kantor presiden ke kementerian BUMN.

    “Setelah pelantikan, Pak Yasin saya ajak, sama istrinya, saya sama istri, ayo pak kita naik mobil bersama. Saya yang nyetir waktu itu, Pak Yasin di sebelah saya, dan istri-istri di belakang,” ujar Dahlan dalam wawancaranya dengan detikcom di Jakarta, Senin (2/1/2012).

    Dahlan Iskan memang ketika itu datang ke kementerian BUMN dengan menyetir sendiri mobil Mercy miliknya setelah acara pelantikan di Istana Kepresidenan menuju ke kantor kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan yang berjarak sekitar 1 Km.

    Dalam kesempatan tersebut, Dahlan mengaku dirinya berbicara dengan Yasin soal sikapnya yang selalu mencela kepala daerah yang bertengkar dengan wakilnya. Dahlan mengaku tak mau mengalaminya.

    “Saya bilang sama Pak Yasin, Pak saya inikan selalu mencela kepala daerah yang bertengkar dengan wakil kepala daerah. Bahkan di Jawa Tengah itu baru 2 bulan sudah bertengkar. Saya bilang begitu. Aku nggak mau seperti itu, saya nggak mau malu, orang kok bertengkar dengan wakilnya. Nah supaya tidak terjadi seperti itu, sekarang Pak Yasin maunya apa, saya ikuti,” urai Dahlan.

    Dahlan pun mengapresiasi Yasin yang justru memasrahkan keputusan di BUMN di tangan Dahlan sebagai menteri. Dengan sikap Yasin tersebut, Dahlan mengaku jadi enak melangkah untuk memimpin kementerian BUMN.

    “Enak, dengan sikap dasar seperti itu. Karena itu saya putuskan begini, saya nanti akan lebih memerankan diri sebagai CEO, atau sebagai Chairman-CEO. Bukan Presiden Direktur-CEO, beda. Itu punya power tetapi tidak terlalu mengatur. Kalo Presiden Direktur-CEO, sampai pelaksanaan harus ikut melakukan. Saya kira-kira akan memerankan sebagai Chairman-CEO. Dan Pak Yasin akan memerankan sebaliknya. Atau dengan kata lain, saya akan jadi gasnya, Pak Yasin jadi remnya,” urainya.

    “Atau dalam bahasa lain lagi, saya bertugas memajukan BUMN ini, menstimulir mereka supaya maju, Pak Yasin mengurus corporate government nya. Sehingga pembagian tugas itu menjadi enak, dan saya sangat menikmati itu, sehingga saya nggak terlalu mengurus administrasi, nggak mengurus mutasi, saya lebih bisa menggerakkan dari skala yang lebih besar,” tambahnya lagi.

    Dalam memimpin kementerian BUMN yang membawahi ratusan BUMN, Dahlan juga mengaku tak mau menerapkan manajemen ‘memanggil’. Dahlan justru yang bergerak mendatangi kantor-kantor BUMN agar tahu suasana dan kultur kerja di BUMN bersangkutan.

    “Supaya kalau saya mau menggerakkan mereka saya tahu, kalau saya panggil mereka ke kementerian, ya saya tidak tau suasana kerja mereka sepert apa. Sehingga Pak Yasin selalu di kantor, saya hampir di luar kantor,” jelasnya.

    Khusus untuk pejabat eselon I BUMN, Dahlan mengaku menggunakan teknologi di BlackBerry Messanger (BBM) Grup untuk memudahkan komunikasinya,

    “Saya punya grup BlackBerry. Jadi saya, Pak Yasin, kemudian seluruh Eselon 1 punya satu grup BB sehingga kita selalu terhubung,” jelas menteri yang sedang naik daun ini.

    (qom/hen)

    Klo yg ini kiat Dahlan Iskan membawa maju personnel BUMN…….
    masih dikutip dari sumber yg = diatas:

    Selasa, 03/01/2012 18:12 WIB
    Dahlan Iskan Tak Mau Kumpulkan ‘Orang-orang Hebat’ di BUMN
    Deden Gunawan – detikFinance

    Jakarta – Menteri BUMN Dahlan Iskan punya resep tersendiri dalam ‘meramu’ orang-orang yang akan memimpin BUMN. Dahlan mengaku tak mau mencampur orang-orang hebat dalam 1 BUMN.

    “Saya istilahkan soto enak, dicampur dengan rawon enak, itu belum tentu rasanya enak, padahal sama-sama enak,” ujar Dahlan beranalogi soal masalah itu. Hal itu disampaikannya saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Senin (2/1/2012).

    Dahlan menjelaskan, dirinya ingin membentuk BUMN yang kompak. Untuk itu, Dahlan memutuskan agar yang dipilih Kementerian BUMN hanyalah untuk posisi Direktur Utamanya saja. Nah, setelah Dirut terpilih, Kementerian BUMN untuk melakukan dialog guna menentukan orang-orang yang akan menjabat sebagai direktur.

    Kebijakan tersebut berbeda dengan sebelumnya, dimana Dirut dan direktur-direktur lainnya ditentukan oleh kementerian BUMN. Dirut dan direktur lainnya bahkan tidak kenal satu sama lain, bahkan belum tentu cocok satu sama lain meski mereka adalah orang-orang hebat.

    “Karena ini cenderung belum tentu kompak, dan tidak ada ketaatan kepada Direktur Utama. Karena merasa tidak ada peran Direktur Utama untuk mendudukkan dia, lebih parah lagi ya itu tadi, dia cari backing kemana-mana,” tambahnya.

    Dahlan mengakui sistem penentuan dirut dan direktur oleh kementerian BUMN di masa lalu itu telah menimbulkan masalah.

    “Karena apa? Direktur Utamanya hebat, Direktur Keuangan hebat, Direktur Pemasaran hebat, Direktur Operasionalnya hebat, tapi belum tentu orang-orang hebat semua ini bisa berkumpul dalam 1 tim, belum tentu,” tegasnya lagi.

    “Oleh karena itu, kita pilih Direktur Utamanya, kita ajak duduk, bicara, siapa saja yang akan menjadi Direktur-direkturnya. Nah kita sediakan stok manusia yang bisa dipilih oleh Direktur Utama. Sejumlah orang ini adalah orang yang telah dikumpulkan dari BUMN-BUMN yang kita kumpulkan dalam satu gudang. Jadi orang-orang yang punya kemampuan skill itu ada datanya dalam BUMN, yang suatu saat bisa diambil jadi direktur dimana,” paparnya.

    Jika dalam database orang-orang hebat itu tidak ada yang sesuai, lanjut Dahlan, baru kemudian dicari dari orang luar.

    “Supaya career planning di BUMN juga bagus. Orang kerja di BUMN juga berpikir saya ini bisa punya kesempatan jadi Direktur suatu saat. Kalau kebiasaan semua Direktur dari luar, nanti nggak ada motivasi kerja dari BUMN,” tambahnya lagi.

    (qom/hen)

    Posted by Jend. Naga Bonar | 9 Januari 2012, 1:11 pm
  37. Hebat…hebat..smoga kekuatan,kesehatan,petunjuk selalu terlimpah dari Tuhan yang maha kuasa..untuk bapak sekeluarga…jika berkehendak mencalonkan menjadi pemimpin negeri ini…kami siap dukung 1000%.

    Posted by indra | 9 Januari 2012, 2:04 pm
  38. maaf pak,nama Fakultas Teknik Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) sudah diganti menjadi Fakultas teknologi kelautan FTK ITS mulai tahun 1982.
    container muatan sapi menginspirasi saya untuk menjadi judul TA saya.(masih mahasiswa pak).saya juga punya ide lain tentang container muatan ikan hidup untuk keperluan expor.menurut saya prospeknya lebih cerah dan menjanjikan melihat harga ikan hidup lebih bagus dari pada ikan segar.

    Posted by wildan ME09 | 9 Januari 2012, 2:11 pm
  39. Pak DIS, usul agar para Dirut BUMN juga didorong ngeblog.
    Semangatnya adalah manufacturing hope, sharing semangat, dan ………. competence indicator ! (kalau Anda setuju)
    Sebagai contoh: blogger Aya (Irfan Setiaputra) mantan Managing Director Cisco malah berhenti ngeblog setelah menjadi Dirut PT Inti. Padahal banyak gebrakan dan inovasi beliau yang sangat berharga untuk dishare

    Posted by RUTAB | 9 Januari 2012, 2:11 pm
  40. Pergantian masa adalah siklus yang biasa dan pasti ada, dan pergantian masa pasti diikuti pergantian pemimpinya
    Kalau pada masa lalu pergantian pemimpin tidaklah nyata, semua masih abu2 bahkan kelabu.
    Tetapi dimasa yang datang, langit sudah terasa cerah dari sekarang, karena sudah terang benderang, CALON
    PEMIMPIN BARU SUDAH DATANG.
    Pak Dis sekarang tidak boleh mengelak, apalagi menolak, siklus langit telah bertolak dan bergerak semuanya mengarah dan menuju ke bapak.
    Bersiaplah………karena 2014 nanti rakyak Indonesia sudah siap.

    Salam
    Adjipar

    Posted by suwadji mahadi haris parayungan | 9 Januari 2012, 2:26 pm
  41. pak, kapan ke emi pak? carut marut disana!

    Posted by anonim | 9 Januari 2012, 3:09 pm
  42. wah.. Blm sehari sdh ada 50 lebih yang coment.. Benar2 laris blog ini.. Hebat ya calon presiden kita.. Sesuat banget..

    Posted by yudhy | 9 Januari 2012, 3:42 pm
  43. Luar biasa pak Dahlan Iskan, …..boleh nimba ilmunya pak Dahlan atau bapak/ibu …., untuk leading perusahaan pengadaan barang valve instrumentasi gimana ya pak…berkaitan agar local content kami tinggi.
    Terimakasih sebelumnya atas masukannya.

    Posted by salmansudiman | 9 Januari 2012, 4:33 pm
  44. prihatin anggota DPR-DPRD, presiden/wapres, gubernur/wagub, bupati/wabup yg dipilih lewat pemilu berbiaya trilyunan tak mampu menjadi pemimpin seperti ini… padahal, pak DIS itu bukanlah orang yg serba bisa, serba tahu, dan serba pintar… beliau hanya membiarkan anak-anak buahnya berpikir sendiri utk mencari solusi… yg beliau lakukan hanyalah menciptakan iklim kerja yg kondusif, lalu tinggal mengarahkan lahirnya ide-ide kreatif, manufacturing hope!!! salut…

    Posted by Novrian Eka Sandhi | 9 Januari 2012, 4:42 pm
  45. Brilliant Pak DI. Saya salah satu pengagum Bapak dr Lereng Timur Gunung Lawu yg sekarang lagi bekerja di negara tentangga PNG, punya hope juga semoga kalau Pak DI sudah mengawali dan memberi contoh dg Manufacturing Hope-nya di lingkungan kementrian BUMN, maka saya selaku rakyat biasa dari arus bawah berharap akan ada Koperasi/Cooperative Hope dari kementrian/lembaga terkait yg juga bersinergi disetiap BUMN & Instansi2/Perusahaan Swasta lainnya untuk lebih profesional strukturnya, fokus dan peluang usahanya, managemennya, tata kelola administrasi & operasionalnya, transparasi laporan keuangannya kalo perlu dibuat dan dimuat di blog seperti ini dengan harapan semua anggota koperasi yg kebanyakan dari golongan masyarakat bawah bisa langsung merasakan manfaatnya. Apalagi jika antara perusahaan induk dan koperasinya terjadi integrasi yg sangat bersinergi maka semua lapisan masyarakat dari kalangan bawah sampai atas diharapkan bisa merasakan apa itu yang disebut dengan kesejahteraan dibidang ekonomi. Lebih dahsyat lagi jika Zakat Hope, persepuluhan Hope atau gerakan sejenisnya yg punya Hope2 lain saling berintegrasi & bersinergi dg harmonis sehingga bukan mustahil jika kemakmuran negara kita akan dapat memimpin dikawasan Asia bahkan mungkin di dunia sebagai basis, barometer ataupun sistem precontohan perekonomian yg baru bagi negara2 lainnya yg saat ini mulai mengalami berbagai guncangan krisis ekonomi.
    Terimakasih Pak atas semua tulisannya yg telah membangkitkan spirit kami sebagai generasi muda, semoga Allah memberikan kekuatan, selalu menjaga kesehatan dan keikhlasan Bapak dalam membangun negara kita. Amin.

    Posted by h.e.p. | 9 Januari 2012, 4:51 pm
  46. Saya sangat salut dengan gaya kepemimpinan Pak Dahlan…
    Semoga pemimpin2 yang lain di negeri ini bisa mengikuti sepak terjang Anda.

    Posted by Mainan Anak Bayi | 9 Januari 2012, 5:41 pm
  47. merinding membaca semua komentar-2 sebelumnya.. Saya sebagai pengagum hanya berdoa semoga pak DI senantiasa diberi sehat mengingat hatinya sudah tidak orisinil lagi. Sehingga bisa terus berkarya untuk negeri tercinta

    Posted by rachmad | 9 Januari 2012, 6:04 pm
  48. saya kira isinya tentang mengubah peribahasa ” semut diseberang lautan tampakgajah di pelupuk mata tidak tampak.” ternyata isinya tentang ide kreatif PLN dan energi.

    Posted by wahyu nurudin | 9 Januari 2012, 6:29 pm
  49. SANGAT SE7 UNTUK MEMBIASAKAN BERPIKIR KREATIF. SEBAIKNYA DI BIASAKAN D MULAI SEJAK DINI

    Posted by LANTARA HABIR | 9 Januari 2012, 6:36 pm
  50. semoga Indonesia menjadi baldatun thayyibatun warabbun ghafur. amin

    Posted by ahmadnurqomari | 9 Januari 2012, 7:04 pm
  51. Saya takhenti2nya berdecak kagum setiap selesai membaca tulisan Bapak. So inspiring, semoga semakin byk org2 berfikir kreatif stlh membaca tulisan ini tmsk sy. Then, I said to myself: “Think out of the box! Think!”
    ,آمِيّـٍـِـنْ يَآرَبْ آلٌعَآلَمِِيِنْ

    Posted by asti | 9 Januari 2012, 7:08 pm
  52. Suka banget komennya Om DIS, “Berpikir kreatif lebih penting daripada terus-menerus mengeluh.” SIPPPP bangeettt…

    Posted by Banu Aji | 9 Januari 2012, 7:11 pm
  53. Iklim kerja kondusif melahirkan ide2 kreatif+aplikatif. Penghargaan atas ide2 tsb memunculkan harapn/hope utk melangkah maju berlari menggapai impian
    Tetep sehat dan slalu dlm lindungn allah swt utk pak dis skeluarga dan org2 kreatif

    Posted by Fia | 9 Januari 2012, 7:55 pm
  54. ayo bumn-bumn, jangan cengeng. hehehe😆

    Posted by Nur Ali Muchtar | 9 Januari 2012, 8:40 pm
  55. 7 tahun menjabat, ide-ide bagus seperti ini sama sekali tidak keluar dari SBY. udah lah, Pak Dahlan Iskan aja yang jadi Presiden. Kami udah muak sama SBY dan partainya.

    Posted by Berlin Sianipar | 9 Januari 2012, 10:04 pm
  56. Melihat sepak terjang pak DI sekarang ini, saya teringat tokoh dunia pewayangan, Sri Kresna – sang CEO-nya Pandhawa itu.
    Tokoh wayang itulah yang menjadi kunci sehingga para Pandhawa (mewakili watak baik) “berani” berperang dan akhirnya mampu mengalahkan dan menghabisi para Kurawa (mewakili watak jelek) sehingga Negara Amarta dapat direbut kembali.

    Naluri saya mengatakan bahwa pak DI ini sudah “menjelma” menjadi Sri Kresna masa kini, sehingga saya yakin, minimal 10 tahun mendatang Indonesia mampu “menakhlukkan” dunia.

    Lihat… Seluruh pelosok Indonesia, dari Sabang sampai Merauke sudah beliau kunjungi dan pelajari. Bahkan sampai Wamena, dipelosok Papua itu.
    Sarana dan pra-sarana serta potensi masing-2 daerah (pelabuhan, bandara, jalan raya, kelistrikan, pertambangan, agraria , sumber daya alam dll) sudah dianalisa seluruhnya di “otak” beliau. Dan saya yakin beliau tau cara me-manufacturing, dan mampu memanage semua potensi itu demi kepentingan Indonesia.

    Tapi anehnya, saya yang saya dengar, tokoh wayang yang pak DI kagumi adalah Dursosono, tokoh Kurawa yang sangat jahat itu…. Logika awam gak nyambung kan?

    Tapi saya yakin, ada maksud tersembunyi dibalik kekaguman beliau pada Dursosono….
    Kalau kita selalu menjauh dan selalu membenci yang jahat, bagaimana kita tau cara yang paling baik untuk menjadikan yang jahat menjadi baik? Mungkin begitu prinsip beliau.

    Temen-2 se Indonesia, mari belajar dan bekerja dengan sungguh2. Mari kita buang sifat manja dan pengeluh….
    Berpikir kreatif lebih penting daripada terus-menerus mengeluh.

    Pak DI yang ORGAN HATI-nya sudah sambungan saja mau dan mampu bekerja keras untuk Indonesia, masa kita yang secara jasmani masih “utuh” begini hanya malas-malasan?

    Pak DI sudah memberi inspirasi kepada kita semua lewat Manufacturing-2 Hope ini….
    Dan yang selalu beliau teladankkan, yaitu Walk the Talk….. Tidak hanya omong doang…

    Posted by MANTAN OB | 9 Januari 2012, 10:11 pm
  57. Setuja Pak… Kulo manut dengan semua arahan Bapak…

    Posted by Rumah Indonesia | 9 Januari 2012, 10:36 pm
  58. Yang bersemangat “DI For 2014”, jangan terlalu muluk2. Ya…………..pelan2 lah yang penting dapat pengikut fanatik. Kan masih lama. Silahkan pakai cara masing2, tentunya yang persuasif dan logis serta penilaian tentang beliau hanyalah pada kinerjanya. Jangan pakai alasan SARA. Saya pikir, untuk 2014 stoknya memang hanya satu, setidaknya sampai saat ini, Dahlan Iskan.

    Posted by optimis_indah | 9 Januari 2012, 11:05 pm
  59. Dua Tangis seribu tawa, buku buah tangan Pak Dis selama bertugas di PLN itu sebenarnya mengandung arti yang sangat mendalam bagi siapapun orangnya,baik dalam posisi apapun perannya dalam aktivitas kehidupannya di muka bumi ini ( Indonesia). Yang intinya bahwa Pemimpin itu harus amanah,sidiq,fatanah dan tabliq langsung semuanya akan bekerja keras dan berpikir kreatif otomatis akan terealisir.
    Di Indonesia sejak 23 Desember 2010 sampai hari telah hadir pemimpin yang menghasilkan pemimpin. dampaknya Insya Allah Indonesia bangkit jelang 2020.
    Surya TK,

    Posted by Surya Tarmizi Kasim | 10 Januari 2012, 12:38 am
  60. Salut pak….qdoakan semoga bapak bisa presiden RI tahun 2014 aminnn

    Posted by caderkeren | 10 Januari 2012, 6:19 am
  61. Open Mind & Positive Thinking selalu bapak tanamkan kepada orang2 yg ada di sekitar bapak dimanapun berada dan para pembaca tulisan bapak. Dalam hal BUMN yg bapak tampilkan puji syukur sudah memiliki pimpinan yang profesional dan open mind. Salah satu tantangan bisnis & organisasi dlm pengelolaan BUMN adalah soal mind set dan peradigma pimpinan. Sangat menyedihkan jika potensi BUMN yang besar dikelola di bawah kepemimpinan yg bermasalah dlm Integritas dan kapabilitas, termasuk utk sikap open mind dan positive thinking terhadap hembusan ide-ide kreatif yg bertebaran dari insan-insan di dalam BUMN tsb. Saya percaya pak DIS sdh tahu hall ini dan telah memetakan BUMN2 mana yg harus dibenahi kepemimpinan dan organisasi-nya shg perannya sbg tulang punggung pereknomian bangsa dan mengemban amanah rakyat dapat terwujud. Sehingga sdh tdk ada lagi BUMN yg tidak profesional, tidak efisien, sarang KKN dan membebani negara. Semoga kesehatan dan bimbingan Allah selalu beserta pak DIS utk membenahi persoalan bangsa, khususnya BUMN. Dan melalui tulisan-tulisan spt ini, semoga semakin bnyk yg keracunan dan terkena virus kebaikan dr bapak. Salam.

    Posted by Aris Kadarisman | 10 Januari 2012, 6:59 am
  62. destiny come from thought

    Posted by handi | 10 Januari 2012, 7:53 am
  63. Pak Dahlan, Lamongan Shorebase sudah memproduksi mini kontainer dan dipakai oleh para pelanggan. Kami siap membantu Pelni jika diperlukan…

    Juga konsep CNG sebagai transportasi alternatif sudah kami diskusikan dengan Pak Nur Pamudji 2 tahun lalu. Kami siap pula membantu jika diperlukan….

    Posted by Untung Suryanto | 10 Januari 2012, 8:14 am
  64. Assalam…wah ketinggal 1hari aja sudah 75 yang coment.sip…siiip emang hrs dngarkan ide2 bawahan yang brilian dan jangan lupa avanzanya pak hee….he..he… Pokoknya pak Dis hebat deh dan slalu dalam lindunganNYA ..,amin wassalam

    Posted by ahmad | 10 Januari 2012, 9:27 am
  65. ALLOOHU AKBAR !!!!!

    Posted by wanto | 10 Januari 2012, 9:36 am
  66. moga tak kenal lelah menginspirasi Indonesia

    Posted by pmadyana | 10 Januari 2012, 9:43 am
  67. Saya cuma bisa mengenalkan Dahlan Iskan plus pola pikirnya sama murid2 saya… semoga cukup menambah pemilih pak DI di PEMILU 2014

    Posted by rahmat | 10 Januari 2012, 9:50 am
  68. Untuk Pak Dahlan, semoga bapak terus mempertahankan integritas dan komitmen bapak untuk bangsa ini…. kami hanya bisa mendoakan agar bapak bisa diberi kesehatan dan kekuatan dalam melakukan terobosan-terobosan baru bagi negeri yang kita cintai bersama ini …… Maju Terus Pak ….

    Posted by Herman | 10 Januari 2012, 11:29 am
  69. Tetap semangat berjuang dan istiqomah untuk indonesia yg lebih baik pak. Ingin berbagi pengalaman ibu saya pak, 30tahun sebagai guru dan kepala sekolah, mencoba untuk selalu jujur, berani dan tegas dan menjalankan pekerjaan dg baik serta ikhlas, banyak sekali yg membenci dan memusuhi. Negeri ini memang aneh, orang baik,jujur dan berani malah mau disingkirkan, apakah ini tanda bangsa kita sdg sakit?saya tidak tahu pak. Tapi kata ibu saya, beliau tidak peduli walaupun semua orang, mulai atasan maupun bawahan belok, ibu tetap mengambil jalan yg lurus dan tetap istiqomah diatasnya. Tapi saya yakin tantangan untuk bapak jauh lebih berat. Tantangan pemimpin kita selain perlawanan mereka yg susah diajak lurus, juga datang dr orang2 dan lingkungan disekitar pemimpin yg selalu membisikkan puja-puji yg memabukkan. Pemimpin kita kebanyakan kehilangan bawahan sekaligus sahabat dan teman untuk menegur, mengingatkan,atau hanya sekedar menanyakan kekeliruan. Saya yakin pak dahlan bukan orang yg mudah mabuk pujian dan bijak memilah mana sahabat dan teman, mana yg sekedar menjilat dan menyenangkan. Saya doakan bpk diberikan kesehatan dan kemudahan dlm menjalankan tugas. Tetap ikhlas dan istiqomah pak dahlan.🙂

    Posted by abdullah tsaqib | 10 Januari 2012, 1:02 pm
  70. Indonesia butuh orang seperti DIS,.. Bapak layak utk memimpin Negara ini, sehingga rakyat punya pengharapan,..
    Bapak memiliki sifat yg sangat ISTIQOMAH dalam bekerja
    Membaca ide2 kreatif bapak di atas sungguh luar biasa
    saya sebagai warga Bima-NTB siap utk mengirim sapi2 ke jawa pak dengan ongkos kapal yg murah, amin semoga ide pelni dengan “kapal 3 in 1″ TERWUJUD, maju terus pak DIS

    Posted by Rusham Sangaji | 10 Januari 2012, 1:31 pm
  71. lanjut pak, semoga Allah selalu merahmati

    Posted by Fajar Zaki Al Faris | 10 Januari 2012, 2:31 pm
  72. Pak menteri tidak sekedar bisa berpikir kreatif tapi juga kerja kreatif, bisa bertindak kreatif tapi juga bisa mendorong orang disekitarnya berpikir dan bertindak kreatif.
    Salam sukses untuk pak DIS.
    (http://teguhsunaryo.wordpress.com) tq

    Posted by Teguh Sunaryo | 10 Januari 2012, 4:37 pm
  73. Terima kasih pak DIS utk semua yg bapak pikirkan serta lakukan utk Indonesia.. Tuhan memberkati bapak sekeluarga.

    Posted by yoejr | 10 Januari 2012, 9:47 pm
  74. Semoga pak DIS sehat selalu, amien

    Posted by Batik S128 | 10 Januari 2012, 10:23 pm
  75. Coba aja ada sepuluh menteri yang seperti ini, Insyallah negara ini lebih makmur dan tidak ada kemacetan, problem utama negri ini selain koruptor adalah macet pada urutan kedua setelah korupsi…. semoga pak dis bisa bekerja sama dengan rakyat kecil…

    Posted by bangfaris.com | 11 Januari 2012, 8:39 am
  76. lanjutkan semoga bisa jadi presiden agar bisa memperbaiki indonesia

    Posted by caderabdul | 11 Januari 2012, 12:18 pm
  77. apik

    Posted by nofanridzky | 11 Januari 2012, 1:47 pm
  78. alhamdulillah…beliau masih kuat dan sehat dan penuh dengan inspirasi buat seluruh komponen bangsa. Jangan paksa beliau menjadi RI 1 karena untuk memajukan negara ini tidak harus dari sana.

    Posted by Roni Cahyono | 11 Januari 2012, 2:58 pm
  79. Ysh : Pak Dis.
    Saya sangat hormat….
    Beliau bisa merubah pola pikir yang pasif menjadi kreaktif…
    Ini sudah Beliau terapkan di PLN, sekarang banyak ide-ide dan karya inovasi yang bisa menghemat ratusan juta.
    Semoga Beliau selalu di Ridhoi semua langkahnya oleh Allah SWT dan Sukses Lahir Bathin…
    Wassalam
    Hari

    Posted by hari sutopo | 11 Januari 2012, 6:49 pm
  80. ide briliant… selamat buat pak DIS dan teamnya….. semoga bisa tetep istikomah

    Posted by expresikoe | 12 Januari 2012, 5:36 am
  81. Istimewa..wa..wa..wa…

    Posted by dams | 12 Januari 2012, 6:56 am
  82. mungkin maksud Pak DI ada penghematan gas 40 MMSCFD atau 40 juta SCFD. salut buat bapak, semoga semakin banyak orang2 hebat yang mau muncul di negara ini.

    Posted by hitamkelam | 12 Januari 2012, 11:41 am
  83. Reblogged this on Warung Informasi Inayah and commented:
    Ayo..wake up..continous improvemenvt. perbaikan yang terus-menerus oleh semua lini. konsep Toyota Way mungkin bisa juga diterapkan di BUMN

    Posted by Nurul Inayah | 12 Januari 2012, 12:03 pm
  84. Saya senang membaca tulisan bapak Dahlan , seperti membaca semangat baru setiap harinya. Dan menambah keyakinan masih banyak hal positif di Indonesia ini, luar biasa Pak Dahlan.

    Posted by prima | 12 Januari 2012, 2:29 pm
  85. kalo pak DI mulu yang kerja dr sabang mpe merauke..kerasa capek juga ya ngliatny,,hhe
    sy sbg generasi muda jd malu klo ga ikut menggerakkan bangsa yg sebenarny berpotensi kaya raya tp ga trkelola dgn baik,, ya doakan aja tiap2 daerah bs muncul DI muda2 berikutny,, biar efektif n effisien ga cm ngandalin seorang DI saja,,hhe… aminn

    Posted by Rifky | 12 Januari 2012, 6:29 pm
  86. SEMOGA PAK DAHLAN TIDAK JADI PRESIDEN…….
    TERLALU SAYANG ORANG SEPERTI PAK DAHLAN ”DI KOTORI” PARA ELIT POLITIK YG SUDAH TERLANJUR KOTOR…..
    TETAPLAH SEDERHANA PAK..!!!!

    Posted by kangnoels | 12 Januari 2012, 8:05 pm
  87. Ide kreatif yang dahsyat…. sebenarnya banyak ide2 yang dahsyat, tapi tidak banyak yg muncul. perlu orang tepat yang mampu membuat ide yang kreatif bisa jadi kenyataan dan bermanfaat….. semoga pak DI diberi kesehatan selalu….aamiin

    Baby Wrap

    Posted by Baby Wrap | 12 Januari 2012, 8:43 pm
  88. dua solusi yg solutif utk dua BUMN kita ^_^

    Posted by ikhwanalim | 12 Januari 2012, 10:51 pm
  89. sangat menginsiprasi pak Dis…Tulisan bapak memotivasi kami untuk selalu berpikir positif….jangan berhenti memotivasi kami pak…..semoga amal jariyah bapak mendapat balasan yang lebih besar lagi dari yang maha kuasa…

    Posted by fajar | 13 Januari 2012, 8:06 am
  90. mantap lah memang pak Dahlan ini,,,

    Posted by Fajar Zaki | 13 Januari 2012, 9:26 am
  91. “For RI 2014”, Saya kira Pak Dahlan Iskan enggak mungkin mau karena sudah merasa “Sepuh” dan dia inginkan menjadi manusia bebas dan tetap melanjutkan hobi menulis. Jadi, kita butuh adalah “Advis” beliau siapa yang cocok menjadi “R1/R2” dengan segala alasan baik positif dan negatifnya. Bagaimana komentar teman-teman.

    Posted by Fajar | 13 Januari 2012, 10:14 am
  92. Maju terus Pak Dis jangan menyerah demi kemajuan dan kebangkitan Indonesia kami siap mengawal anda

    Posted by Askari | 13 Januari 2012, 10:16 am
  93. Dear Pak Dahlan Iskandar,

    Tadi malam saya bermimpi, dan dalam mimpi yang saya sendiri kurang ingat itu tersirat nama Dahlan Iskandar, padahal saya tidak pernah mendengar berita maupun tahu nama Bapak.

    Dan seketika saya googling nama Bapak dan setelah membaca-baca profil dan biodata singkat Bapak, saya sangat terkesan.

    Yah, apapun arti mimpi itu, saya sangat beruntung sekaligus lega telah mengetahui nama Dahlan Iskandar. Semoga saja saya bisa menjadikan Bapak sebagai panutan saya.🙂

    Terima kasih,
    Kuncoro

    Posted by Kuncoro JK | 13 Januari 2012, 10:31 am
  94. Alhamdulillah……. Allah telah memunculkan orang seperti bapak semoga hadirnya bapak Indonesia bisa lebih baik

    Posted by Askari | 13 Januari 2012, 10:41 am
  95. Salut buat pak Dahlan…manusia langka di republik ini

    Posted by Push But | 13 Januari 2012, 11:18 am
  96. bener-bener salah satu tokoh diantara segelintir tokjoh yg saya kagumi,,,,,,Pak diz….sosok pejabat paling rasional,paling waras,paling sehat iman dan pemikiran’nya…..doa kami selalu menyertai’mu pak Dizz….kmi tunggu bakti’mu di 2014 nanti….mungkin pak Diz termasuk salah satu manusia yg bisa membawa perubahan di negeri kita ini…..semoga tetap sehat dan di beri rahmat dan hidayah selalu oleh Allah SWT pak DIZ………kami mendukung setiap langkah dan pemikiran anda…..salam DIZ’Mania

    Posted by wahyu | 14 Januari 2012, 10:06 am
  97. Saya adalah salah satu penggemar Bpk. Dahlan Iskan. sekarang ini kita membutuhkan sosok pemimpin seperti bapak yang punya gebrakan-gebrakan dan ide-ide kreatif dalam mengatasi berbagai permasalahan di negeri ini. Jujur saya suka dengan gaya kepemimpinan Pak Dahlan…. Maju terus pak, rakyat Indonesia mendukungmu…🙂

    Posted by Mario FL | 14 Januari 2012, 12:44 pm
  98. Mungkin ……menurut saya ada benarnya juga Bapak DI tidak menjadi RI 1, Kenapa? Bapak DI dalam gambaran saya orang sangat memihak rakyat kecil dengan berbagai ide-ide yang di tuangkan dalam tugas dan pengabdiannya selama ini….Sangatlah di sayangkan ketika harapan semua orang yg mengharapkan beliau menjadi RI 1 jadi kenyataan……dan itu artinya kita menjerumuskan beliau ke dalam lembah hitam yang tak berujung pangkal……politik busuk, koruptor, bajingan, pengkhianat rakyat semua ada di dalam sana……Dalam kontek ini lebih baik beliau bekerja demi rakyat dengan menjadi yang lain agar terhindar dari segala fitnah dan dosa……….MAJU TERUS PANTANG MUNDUR PAK……DOA KAMI MENYERTAI ANDA!!!!!!

    Posted by Samsun Wibisono | 14 Januari 2012, 1:34 pm
  99. wes pokoke top markotop lah…..

    Posted by syaif | 15 Januari 2012, 5:42 pm
  100. Asslamualaikum,wr’wb.
    Met sore pak dahlan, …mhn m’f sblum y, klw sy lancang menanyakan soal keberlanjutan listrik gratis yg sdah di gadang _gadangkan, sy mewakili suara masyarakat kecil n miskin brharap smga listrik yg sdah di pasang cuma kabel_ kabel y doang oleh elektrik utusan PLN.agar bisa di lanjutkan pada tahun 2012 ini. Kami msyarakat kecil kenyang mndapat kan janji2 palsu dri, mulai Rt. Lurah.camat maupun Pihak PLN. Tapi smua hanya janji belaka ga ada kelanjutan y, smga dgn bpk skrng ngejabat listrik gratis ini bsa di lanjutkan krn yg trpasang di masyarakan kecil skrng cuma kabel_kabel y doang ..trima ksh tas prhtian y, smga keluh kesah sy ini di perhatikan,

    Posted by Darsono | 15 Januari 2012, 5:57 pm
  101. Pak Dis, Buat donk tulisan nya tentang mobil esemka. kan Bapak udah meninjaunya. Soal nya berita di tv kurang jelas. Terima kasih

    Posted by Amridahlan | 15 Januari 2012, 10:20 pm
  102. Reblogged this on Memetzubairi's Blog and commented:
    Siip

    Posted by memetzubairi | 16 Januari 2012, 12:13 am
  103. setiap catatan dan hope-hope dai Pak Dahlah selau membuat hati ini merasa terlecut, betapa tidak Bapak yang sudah berumur tapi selalu bersemangat dan tak kenal pamrih untuk memajukan negeri ini. Yups, apa yang bisa kita berikan utk ibu pertiwi, dan jangan cengeng : apa yang bisa didapat dari ibu pertiwi

    Posted by sofyan faizin | 17 Januari 2012, 7:46 pm
  104. Allah maha besar
    Semoga anda Sehat Pak dan di beri umur panjang..Amienn

    Posted by koben | 17 Januari 2012, 11:39 pm
  105. Mr D.I membuat segalanya tampak sangat mudah … siiip laaah

    Posted by A'an | 18 Januari 2012, 8:58 am
  106. Penyebab dari menurunnya jumlah penumpang PT. PELNI bukan hanya karena munculnya penerbangan berbiaya murah di Indonesia sejak 10 tahun lalu. Tetapi juga perlu diperhatikan bahwa salah satu penyebab yang lain adalah pelayanan dari PT. PELNI yang sangat buruk dan semakin menurun dari tahun ke tahun. Ditambah lagi dengan perilaku para petugas di pelabuhan dalam hal ini PT. PELINDO yang sangat tidak baik. Mudah-mudahan dengan ide-ide baru di PT. PELNI dan dengan dibangunnaya terminal penumpang yang lebih modern dapat meningkatkan pelayanan bagi penumpang kapal laut. Saya yakin, masih banyak masyarakat yang lebih menyukai berpergian dengan kapal laut ketimbang dengan pesawat udara, seperti halnya saya.
    Maju terus Abah DIS, semoga jaya lagi angkutan laut di Indonesia.

    Posted by Farhan | 19 Januari 2012, 7:18 am
  107. Hebaaattt, pemimpin yang amanah selalu mengutamakan kepentingan orang banyak dibanding kepentingannya sendiri, Saluuuttt Pak Dis walaupun PLN perlu energi tapi masih bisa di cari sumber alternatif lain, tapi kalo pabrik pupuk sampai tutup jutaan petani di indonesia akan semakin terpuruk akibat kelangkaan pupuk, sedang Indonesia dikenal dengan negara Agraris tapi sampai detik ini beras masih terus IMPOR.

    Posted by Karyadi | 20 Januari 2012, 9:39 am
  108. mengutip apa yang disampaikan Pak Dahlan:”Tetapi, kalau kita sudah berbicara kepentingan nasional, tidak bisa lagi masing-masing sektor berpikir egoistis. Bisa jadi, efisien di satu tempat membuat pemborosan yang luar biasa di tempat lain. Bisa jadi, kepuasan di satu tempat menimbulkan ketidakpuasan di banyak tempat” saya jadi berfikir, apakah rencana pemerintah mengubah drastis dari premium ke pertamax dengan asumsi kenaikan 100% akan efektif di sektor lain? betul kiranya tingkat konsumsi sudah sedemikian besar taruh kata daya beli masyarakat dengan harga premium 4500 IDR sudah sedemikian berlebih, namun kalau mengikuti apa yang disampaikan Pak Wakil Menteri ESDM kok ya rasanya seperti “mengorbankan sektor lain” kalau langsung harus bayar pertamax yang 9000IDR…..maaf

    Posted by dizzydad | 20 Januari 2012, 7:53 pm
  109. Salah satu pemikiran brilian dari seorang Dahlan Iskan..

    Posted by Kang Jo | 24 Januari 2012, 7:13 pm
  110. Alkhamdulillah bapak DIS pola pikir jernih mikir wong cilik tenan , semoga Allah selalu memberi petunjuk demi rakyak indonesia.harapanku Bpk DIS jadi presiden indonseia gemah ripah loh jinawe. saat kudus lpg 3kg langka kalaupun ada 15-16 rb .

    Posted by sunarto | 2 Februari 2012, 8:22 pm
  111. Pak Dahlan…Jangan lupa yang mau pensiun di BUMN (termasuk Sriwijaya Holding)…tidak usah diperpanjang masa pensiunnya….ganti dengan yang muda2 yang lebih hebat dan bertenaga besar…..dan jauh dari berpolitik…
    Semoga Bapak selalu diberi kesehatan dan panjang umur….Amin.

    Posted by totok widi | 4 Februari 2012, 2:18 pm
  112. Kreatifitas menyelamatkan bangsa,dahlaan iskan seharusnya bahkan wajib. Kita dukung jd presiden walaupun dia bukan politikus,sgt sulit menemukan sosok seperti dia

    Posted by Abdillah SPt | 26 Februari 2012, 11:09 am
  113. mutiara dari indonesia…semoga Allah sll melimpahkan rahmatNya bwt pak dis sekeluarga…..amin

    Posted by bahtiar umar | 1 Maret 2012, 8:37 pm
  114. Mari kita tunggu Menteri-menteri baru yang kreatif seperti Menteri Dahlan.
    Menteri -menteri baru saat ini tentu atas pilihan Pak SBY..
    Kita yakin masih banyak generasi baru yang akan mampu mengubah wajah Indonesia.
    Kita tunggu….. !

    Posted by grandpa2 | 6 Maret 2012, 7:04 pm
  115. Jembatan Suramadu selesai sudah.
    Muncul ratusan warung-warung makan dan warung -warung kerajinan tangan.diujung sana.
    Jang jelas warung-warung itu bukan ide mbak Mega waktu jadi Presiden.
    Bagaimana Pak Bupati-bupati di Madura kalau jembatan Suramadu diteruskan dengan jalan Tol keliling Madura.?
    Dan serempak bikin lahan peternakan sapi potong.Yang jelas bukan hanya buat karapan sapi.
    Nggak ada kreasi ide lain ? Cobalah saya sarankan kontak pak Dahlan Iskan.
    Dari dulu gaung Madura nggak pernah terdengar. Hallo generasi muda di Madura, kami tunggu munculnya
    Pemimpin Anda sekaliber Dahlan Iskan….untuk memakmurkan Madura tentunya !

    Posted by grandpa2 | 6 Maret 2012, 8:05 pm
  116. luar biasa…..bung Dis,harus ada keberanian dan kreatifitas…buat menobrak kekakuan prilaku organisasi n kebiasaan yg buruk dr org2 sekitar kita

    Posted by an | 19 Maret 2012, 1:13 am
  117. mantap……pak dahlan semakin lama semakin creatif saja…..DIS FOR INDONESIAN PRESIDENT!!!!!

    Posted by Paisal Kusika | 11 April 2012, 7:38 pm
  118. Bung Dis, Bung Ahok, Bung Jokowi, Bung Alex Nurdin, Versus Nazarudin Anggie and Nunun kalo diketemukan seru dah kayaknye. duel motivasi berpolitik, asyyooooy. saling mengemukakan idenya masing masing. Bakalan gempar jagad politik Indon yaaaa. presidennya Bung Dis ama wakilnya Jokowi, versus Oposisinya Nazarudin Anggie yg pro perut sendiri and partainya. hahaha hahaha hahaha hahaha. seru seru seru. asyiek.

    Posted by Rohadi Roy | 5 Mei 2012, 1:30 pm
  119. bangunlah Indonesiaku bersama putera terbaik, jujur, amanah, ikhlas, low profile, …Pak DIS beserta para pendukungnya…..Amiiieennn…

    Posted by rakyat kecil | 18 Mei 2012, 8:18 am
  120. Wah pak saya ingin sekali menjadi pak dahlan ini,
    hebat, semangat pak dahlan seperti kaka saya ..

    Posted by r1baca1 | 28 Mei 2012, 4:08 pm
  121. BRAVO buat Pak Dahlan Iskan

    Posted by Dhani | 4 Juni 2012, 11:57 am
  122. Be yourself because pretending is so painful

    Posted by RIZKI MA’RUFAH | 10 Februari 2015, 12:34 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: MENGUBAH PEMIKIRAN GAJAH DI PELUPUK MATA | pabrikgulasemboro - 1 Februari 2012

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: