>>
Anda sedang membaca ...
Catatan Dahlan Iskan, PLN

Bangun Apa Saja dengan Modal Hemat Rp 2 Triliun

Ekonomi Lebih Baik, Hanya Terganggu Harga Minyak
Sabtu, 01 Januari 2011

Indonesia akan tetap jadi salah satu bintang ekonomi dunia pada 2011. Tidak ada satu pun faktor yang membuat Indonesia tidak lebih baik. Dari sektor yang kini saya tangani, sinyal itu terlihat lebih jelas. Sektor listrik yang merupakan penggerak utama ekonomi jauh membaik pada  2011.

Dua minggu lalu, ketika ke Sumut, saya minta diantar ke Kawasan Industri Medan (KIM). Saya dengar di kawasan ini sudah  berhasil dibangun satu pabrik keramik yang sangat besar dengan investasi hampir Rp 1 triliun. Pabrik itu tidak bisa dijalankan karena tidak mendapatkan listrik.

Ternyata benar. Bahkan, pembangunan pabrik tersebut sudah selesai sejak dua tahun lalu. Pabrik itu dibangun dengan serius. Mesin-mesinnya baru buatan Eropa. Tapi, nganggur. Saya bayangkan berapa bunga yang harus dibayar investornya  setiap bulan.

Berapa banyak tenaga kerja yang mestinya bisa tertampung di situ. Berapa besar  devisa yang bisa diperoleh karena keramik tersebut sudah punya pasar di Taiwan. Tentu, saya tidak bisa melihat hal seperti itu. Saya minta teman-teman di Medan segera mengalirkan listrik ke pabrik itu.

Di Jakarta saya juga menerima surat dan SMS yang sangat banyak. Asalnya dari kalangan industri. Isinya minta tambahan listrik. Mereka berencana  mengembangkan usaha pada  2011. Tentu, tidak baik kalau saya melayani permintaan seperti itu satu per satu. Karena itu, saya umumkan saja secara terbuka melalui iklan di surat kabar: pengusaha yang memerlukan listrik silakan hubungi e-mail PLN. Pada 15 Desember 2010,  permintaan itu, berapa pun besarnya, akan dipenuhi oleh PLN.

Ketika mengumumkan itu, kami mengira permintaan listrik dari pengusaha akan mencapai 1.000 MW. Karena itu, acara pada 15 Desember 2010 tersebut kami beri nama “Kado 1.000 MW untuk Pengusaha”.

Ternyata meleset. Permintaan itu mencapai 1.600 MW. Satu jumlah yang amat besar. Yang saya bayangkan adalah: tahun 2011 akan sangat bergairah. Dari permintaan listrik itu saja, sudah bisa diketahui berapa ribu pabrik yang akan mengembangkan usahanya. Berapa tenaga kerja yang akan terserap ke dalamnya. Bahkan, salah satu perusahaan yang minta listrik tersebut ternyata pabrik baja baru yang akan membangun pabrik lebih besar daripada Krakatau Steel.

Ketika saya mendampingi wakil presiden ke Ambalat di perbatasan dengan Malaysia pertengahan Desember, direktur Bank Papan mengungkapkan kegembiraannya bahwa banyak kredit macet di banknya yang membaik. Mengapa” Sebab, para pengusaha perumahan (real estate) sudah mulai bisa menjual rumah mereka. Ini juga karena perumahan mulai mendapatkan listrik. Gerakan “satu hari satu juta sambungan” yang diadakan PLN pada  27 Oktober 2010 ternyata bukan hanya menyenangkan para pemilik rumah, tapi juga menyelesaikan banyak persoalan kredit macet.

Pengurus Pusat REI (Real Estate Indonesia) memang merasa sangat tertolong oleh gerakan sehari sejuta sambungan itu. Apalagi kami masih akan memprogramkan bahwa pada Mei 2011 ini akan ada lagi gerakan sejuta sambungan. Bahkan, pada  2011 ini, seluruh daftar tunggu di seluruh Indonesia harus sudah tidak ada lagi. Artinya, orang yang memerlukan listrik bisa langsung mendapatkan listriknya. Kecuali yang rumahnya amat jauh dari jaringan listrik, yang untuk melayaninya masih memerlukan pembangunan tiang-tiang listrik yang banyak. Untuk yang seperti ini, memang banyak pekerjaan pendahuluan yang harus diselesaikan.

Dari mana PLN memiliki listrik yang demikian banyak?

Listrik itu, untuk Jawa,  sebenarnya ada. Hanya saja, selama ini terjadi bottle-neck dalam penyalurannya. Untuk menyalurkan listrik itu diperlukan infrastruktur yang banyak. Mulai dari gardu induk tegangan ekstra tinggi (GITET) sampai ke trafo-trafo distribusi.

Pada akhir 2010,  PLN sudah mendatangkan lima trafo IBT untuk lima GITET di sekitar Jakarta. Sembilan trafo IBT lagi akan tiba awal tahun 2011 untuk Jabar, Jateng, dan Jatim. Termasuk untuk mengganti trafo GITET Krian (Sidoarjo, Jatim) yang dulu dipinjam Cawang ketika GITET di Jakarta Timur itu meledak pada  2009.

Demikian juga trafo distribusi.  Pada akhir 2010, PLN membeli hampir 10.000 unit trafo distribusi. Ini pembelian trafo terbesar yang pernah dilakukan PLN dalam satu periode. Kebetulan, dengan perubahan sistem pengadaan,  PLN kini bisa membeli trafo GITET maupun trafo distribusi dengan harga hanya separo daripada  harga pembelian dulu.

Dari mana PLN tiba-tiba punya uang? Bisa membeli begitu banyak trafo?

Selama 2010,  dari berubahnya sistem pembelian, direktur pengadaan strategis bisa menghemat uang Rp 2 triliun! Sebuah penghematan yang bisa dipakai untuk membangun apa saja! Pada 2011, perubahan sistem pembelian itu akan dilanjutkan ke bidang pembelian suku cadang. Masih besar peluang untuk berhemat di sektor pembelian spare-part itu.

Jangan dilupakan pula, pada 2011 ini akan ada tambahan listrik 5.000 MW. Ini sama saja dengan stimulus ekonomi senilai Rp 75 triliun. Tidak mungkin stimulus yang begitu besar tidak mampu menggerakkan ekonomi.

Ekonomi pada 2011, dengan demikian, akan lebih baik.  Setidaknya, tidak akan lebih buruk. Satu-satunya penghambat adalah kenaikan harga minyak mentah yang di luar kendali kita.  Apalagi target produksi minyak mentah kita, rasanya, tidak tercapai tahun ini. Padahal,  targetnya hanya 986.000 barel.  Kalau saja produksi minyak mentah kita sangat baik, tentu justru kita yang akan ikut menikmati lonjakan harga minyak mentah dunia itu.

Politik tidak akan lebih buruk tahun ini. Bahkan, bisa lebih baik. Kabar penyederhanaan partai lewat undang-undang yang kini sedang dibahas juga modal yang baik bagi kemajuan dan kematangan bangsa. Pada 2010,  energi kita habis untuk Bank Century. Pada 2011, tidak perlu ada heboh-heboh seperti itu.

Tahun 2011, tahun kelinci ini, akan membuat siapa pun yang lincah akan menguasai keadaan! (***)

Diskusi

22 thoughts on “Bangun Apa Saja dengan Modal Hemat Rp 2 Triliun

  1. Selamat Tahun Baru ya Pak Dis tercinta… saya bekas lay outer radar bogor yg sekarang jadi kuli di percetakan kecil di jakarta… semoga di tahun ini Bapak bisa lebih maju dan bisa menunjukan jati diri Bapak kepada dunia bahwa inilah dahlan iskan, seorang bekas wartawan kecil yg sekarang menjadi besar…. dan akan terus membesar….!!!! Saya selalu suka setiap gaya penulisan Bapak yg low profil, tajam namun apa adanya… itu yg sering menjadi inspirasi saya untuk selalu belajar menulis agar bisa seperti Bapak… biarpun sampai sekarang nggak pernah bisa.. he..he… sekali lahgi met tahun baru Pak… moga sukses di tahun ini, dan tahun-tahun berikutnya…. AMIN.

    Posted by agus eliyanto | 1 Januari 2011, 9:27 pm
  2. Saya doakan semoga Bapak selalu panjang umur… ditahun yang baru ini, dengan semangat yang baru… semoga semakin banyak karya nyata yang bisa diberikan oleh Bapak maupun PLN pada rakyat indonesia…… amin.

    Posted by julyanto | 2 Januari 2011, 2:12 am
  3. …saya bangga dengan Pak Dahlan, PLN sekarang mulai berubah dan benar2 menjadi penyokong perekonomian bangsa kita🙂

    Posted by andy | 2 Januari 2011, 3:16 pm
  4. salut unt p dahlan…penuh inspirasi…Insya Allah PLN akan berubah dlm waktu yg tdk lama… smoga p dahlan slalu sehat dn dlm naungan Allah SWT…

    sy mo say Thanks to admin, mas pramudya yg sudah koleksi tulisan2 p dahlan… mkasih mas.. sy ijin mo copy tulisan2 bliau…
    o iya mas… tau alamt emailnya p dahlan?

    Posted by toni | 2 Januari 2011, 8:25 pm
  5. Sungguh suatu tantangan, peluang dan hambatan yang menarik untuk diperhatikan . Dimana banyak sekali peluang-peluang dan kemajuan yang sangat beranti jika pembangunan listrik di tahun 2011 dapat terealisasi . Dan saya yakin Pak Dahlan akan mampu untuk merealisasikan mimpi-mimpi dan harapan bangsa ini (rakyat & pengusaha) dalam rangka mengatasi masalah kelistrikan . Semoga semua menjadi kenyataan dan menuju yang lebih baik . Semoga…..

    Posted by archi | 3 Januari 2011, 3:17 pm
  6. Pak Dahlan,
    Dengan 2 trilliun penghematan, kalau Bapak sudah 5 tahun yang lalu di PLN, maka penghematan 10 trilliun (assumsi linear),wah bisa buat mbangun toll Jawa Timur Pak,
    -Gempol-Pasuruan,1.8 trilliun
    -Pasuruan-Probolinggo, 3.3 trillun
    -Gempol-Pandaan,0.9 trilliun
    -Pandaan-Malang 2.5 trilliun
    -Surabaya-Krian 1.5 trilliun
    Wis Pak lengkap gelar Sampeyan, Wong Kang agawe Padhang lan Jembar dalane Manungso, kasebut Mpu Infrastructure, semoga Bapak bisa ditunjuk jadi Menteri P.U. sehabis dirut PLN. Sebab nek wis padhang lan jembar dalane pasti uripe wargane tentrem kerto raharjo. Lha semua tahu kan investasi di Indonesia ini masalah nya Infrastructure.Semoga sehat dan sukses terus Pak.

    Posted by Achmad Saifullah | 3 Januari 2011, 4:38 pm
  7. saya ngefans bapak sejak pertama kali membaca tulisan bapak (pertama kali mbaca japos-tulisan ttg pengalaman bapak naek concode- th 90-an akhir)..
    semoga bapak selalu diberi kesehatan dan umur panjang yang barokah..
    amien..

    Posted by pwnp98 | 3 Januari 2011, 7:45 pm
  8. Alhamdullilah,…….Kl ada proyek Kloning manusia, sy usul pak Dahlan di kloning jd 100,semua DIRUT BUMN,MENTRI,PEJABAT TINGGI,…….wah bakalan jd negara SUPER INDONESIA.

    Posted by Agung Purnomo | 4 Januari 2011, 9:57 pm
  9. tahun kelinci,siapapun yang lincah akan menguasai keadaan,support yang bagus pak dahlan,teman teman,ayo kita kerja…dan kerja

    Posted by tarom | 5 Januari 2011, 10:04 am
  10. Pak DAHAN ISKAN, saya selalu mengukuti tulisan Bapak LUAR BIASA,tapi juga hal yang di lakukan Bapak. Baru kali ini Pimpinan PLN bisa melakukan REVOLUSI kultur, karakter, manajerial dan kebijakan dengan hasil yang mencengangkan. Berubah 180 derajad PLN……. Anda bisa mengurai perusahaan yang ‘mbulet’ dengan prestasi… terang benderang…. selamat Pak. Anda salah satu idola Bangsa… semoga selalu sehat dan berumur panjang. Tolong tularkan dan berikan DAHLAN ISKAN yang tidak hanya ini YA ALLAH…untuk bangsa ini… Amien !

    Posted by Wigig Wigianto | 5 Januari 2011, 10:42 am
  11. moga Pak Dahlan menyempatkan diri jadi Presiden RI

    Posted by dkp | 5 Januari 2011, 1:19 pm
  12. bersama ibu Sri Mulyani, Pak Dahlan Iskan adalah anak2 bangsa yang saya kagumi atas pemikiran yang cemerlang dan membuat bangsa ini menjadi bangsa yang lebih membanggakan…..tidak seperti orang2 politik yang cuma bisa ngebacot ngga ada prestasi….
    maju terus pak dahlan….

    Posted by Ryan | 7 Januari 2011, 10:33 am
  13. jarang sekali saya memberi komentar atas suatu tulisan, bahkan hampir tidak pernah sama sekali. tapi untuk kali ini saya mau tulis komentar sekedar ngucapin selamat untuk bapak DAHLAN ISKAN. bapak sangat sangat mengispirasi saya, tulisan yang bapak buat adalah hasil kerja terlebih dahulu sehingga tidak ada yang bisa membantahnya.
    mudah2an umur bapak panjang dan saya menantikan Bapak DAHLAN ISKAN FOR INDONESIAN PRESIDENT 2014 paling tidak 2019. Saya bisa bayangkan indonesia jika dipimpin oleh Bapak

    sekali lagi selamat….. ( Ya Tuhan …, berilah Bapak Dahlan Iskan umur yang panjang )

    Posted by parulian sinaga | 8 Januari 2011, 10:26 am
  14. Gak nyangka pak PLN dibicarakan terus menerus d-mn2..
    dl sy berpikir pesimis PLN gak akn prnh bs berubah dgn keaadaan yg gak jelas kemana arahx..
    tp skrg smangat yg bapak kobarkan sdh menjamur k-mn2 lebih2 dikalangan PLN,.
    sy siswa D1 beasiswa PLN thn 2008, masih hijau di PLN berharap PLN bs sampe ke Luar negeri,.
    Amin,.
    Pak Beasiswax dilanjutin ya,mumpung masih bpk,.
    ntar kalo udh ganti dirut gak tau apa masih seperti skrg,.hehehe..
    Gb..

    Posted by Gunawan | 9 Januari 2011, 5:53 pm
  15. sukses pak dahlan….saya suka dengan gebrakan bapak, saya sudah dari dulu selalu mengikuti sepak terjang bapak apalagi di majalah swa yg terbit sekitar awal tahun 2000…..tentang kumpulan orang orang gila indonesia……bravo pak dahlan semoga indonesia maju oleh gebrakan anda….

    Posted by forza | 10 Januari 2011, 11:52 pm
  16. Pemikiran pak Dahlan selalu dan selalu ke arah kesejahteraan dan kepentingan masyarakat.Doa Kami untuk pak Dahlan moga panjang umur,sehingga pemikiran cemerlang beliau membawa Indonesia ke LEBIH BAIK.
    Pak Dahlan lebih pantas + cocok jadi PRESIDEN.

    Posted by Amin Margo S | 12 Januari 2011, 1:17 pm
  17. as always..tulisan pak DIS selalu mantap, semantap orangnya.. sehat terus Pak DIS.. thanks mas udah share..🙂

    Posted by Ruth | 14 Januari 2011, 7:03 pm
  18. Luar biasa…semangat bapak menjadi motivasi bagi kami anak bangsa yang lain untuk terus berkarya…

    Posted by Viktor | 15 Januari 2011, 7:21 pm
  19. ngmg2 kpn ya kalbar bs lncr listiknya?dah srg byar pet konsepnya kebalik lg..ms pg siang idup(mt idup lg) mlmny mlh mati @_@….ap mgkn di indonesia ad PLS(perusahaan listrik swsta)?biar ad persaingan kualitas

    Posted by hadi | 16 Januari 2011, 12:56 pm
  20. pak dahlan iskan..gimana ni kami di prabumulih khususnya kelurahan sukaraja selama satu bulan ini sudah 4 kali lebih listrik padam sebagian..rata2 lebih dari 7 jam padamnya..kebetulan cuma line kami dan beberapa tetangga dan sebagian lagi yg agak jauh dari rumah kami, sebagian lagi malah ga pernah padam, tidak ada pemberitahuan sampai saat ini apa penyebabnya, hari ini padam lagi…..pak dahlan saya usul PLN buat hotline 24 jam tol free, di jakarta yg melayani selurh indonesia biar bapak dan pejabat pln di kantor pusat tahu apa yg sebenarnya terjadi di lapangan tidak dikibuli laporan palsu dari daerah……

    Posted by fay | 16 Januari 2011, 6:53 pm
  21. Miskin dan dimiskinkan, ya miskin adalah kondisi, dmiskinkan adalah proses nagaimna situasi atau kondisi miskin tercipta. Belum ada cerita negara yang terjajah ia menuju proses dikayakan yang ada adalah dimiskinkan, seluruh kekayaan yang ada dinegara tersebut akan dikuras habis, bahkan kalau ada kata lagi selain habis unutk menggambarkan situasi tidak lagi berpunya apa-apa, maka hal itupumn akan dilakukan oleh nagara penjajah kepada negatar jajahannya.
    Sekrang kin, apa yang terjadi di indonesia, tidak lebih dari proses pemiskikan oleh pemerintah kepada rakyatnya, artinya konndisi kita tidak pernah terbebas atau merdeka dari penjajahan . kita hanya bergantu setatus adari yang sebelumnya dijajah oleh bangsa lain, sekarang kita dijajh oleh bangsa sendiri. ini teramat mengerikan sesunguhnya. Mengapa? karena kondisi keterjajahna seperti ini lambat sekali untuk di sadari, bahkan lebih gila lagi, sipenjajah sangan berpeluang untuk dinobatkan sebagai pahlawan, benar-banar mengerikan.
    Pak Dahlan, jangan pernah berhenti untuk membersihkan para penjajah di PLN, dan hidarkan PLN dari kegiatan yang bersifat menjajah rakyat, yang semestinya menjadi junjungannya, hidup hanya sekali, setalah itu mati, kalau tidak membari arti, lebih baik mati, maksut saya, sekarang ini bapak mendapat kesemmpatan dari Allah unutk hidup yang kedua kali, yang unutk kebanyakanm orang, hidup yang kedua kali berarti nanti jauh hari setelah bumi digulung dalam kiamat. Jangan sia-siakan pak, GO pak Dahlan, Dajal telah lama ada di Indonesia, Kemudian dimanakah Nabi Isa berada? Disurgakah? Atau dmana? Beluai tidak jauh, Beliau ada dalam akal sehat dan nurani yang suci. Hidup Pak Dahlan! Bersinarla PLN! dan Teranglah Indonesia!

    Posted by budi al sunardi | 27 Januari 2011, 9:44 am

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: