>>
Anda sedang membaca ...
Catatan Dahlan Iskan, Manufacturing Hope

Buah yang Tidak Hanya Berputar di Wacana

Senin, 17 Juni 2013
Manufacturing Hope 81

Minggu pagi kemarin seluruh direksi dan komisaris PT Perkebunan Nusantara VIII berkumpul di Kebun Jalupang, Subang, Jawa Barat. Bersama mereka saya ingin menyaksikan sendiri bagaimana realisasi program kebun buah tropik yang dicanangkan tahun lalu.

Ternyata saya diminta memanen pisang baranang. “Lho, sudah panen?” tanya saya. Ternyata memang sudah panen. Tahun ini nanti sudah menghasilkan 700 ton. Begitu cepatnya. Saya sungguh senang karena ide bikin kebun buah tropik tidak hanya berhenti di wacana. Benar-benar sudah dilaksanakan. PTPN VIII sudah menanam 1.200 ha. Dan masih terus bertambah luasnya. Maka, di Subang itu kita melihat pohon pisang berjajar di sela-sela pohon karet yang masih kecil.

Jarak antartanaman karet itu enam meter. Sejak dulu tanah sela selebar enam meter itu dibiarkan mubazir ditumbuhi rumput. Tanah kosong itulah yang kini ditanami pisang. Setelah panen lima kali kebun pisangnya berakhir. Pada saat itu pohon karetnya sudah tinggi. Kebetulan, pisang yang sudah panen lima kali sudah tidak baik diteruskan. Kualitas anak pisang yang ke-6 sudah tidak baik.

Tiap tahun PTPN VIII menanam pohon karet ribuan hektare. Berarti selalu ada lahan ribuan hektare yang bisa ditanami pisang setiap tahun. Jenis pisang yang ditanam ini adalah cavendis dan baranang, hasil penemuan Prof Dr Ir Sobir dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Dr Sobir juga bergabung dengan kami di Subang kemarin. Dialah yang memprovokasi saya untuk menanam pisang baranang besar-besaran. “Kalau Indonesia impor buah apel atau anggur saya masih bisa maklum,” ujar Dr Sobir. “Tapi, kalau sudah impor pisang, benar-benar keterlaluan,” katanya.

“Sebentar lagi impor pisang harus diharamkan,” tambah Dr Sobir.

Tidak hanya pisang. PTPN VIII juga menanam pepaya calina besar-besaran. Dan ternyata juga sudah panen. PTPN VIII memang memiliki 114 ribu hektare lahan di seluruh Jabar. Pepaya calina itu juga penemuan Dr Sobir dan tim IPB. Di samping panen pisang, Minggu pagi itu saya diminta menanam pepaya calina di sela-sela tanaman karet yang baru berumur satu bulan.

Pokoknya, tidak ada hari yang tidak menanam pisang, pepaya, manggis, durian, dan alpukat. “Kita juga malu, durian saja impor,” kata Dr Sobir.

Berbeda dengan program sapi-sawit, kebijakan baru BUMN ini sama sekali tidak menjadi beban bagi PTPN VIII. “Ini momentum yang sangat menguntungkan kami,” ujar Ir Dadi Sunardi, direktur utama PTPN VIII. “Dulu kebun karet baru menghasilkan setelah enam tahun. Sekarang sudah ada uang masuk pada bulan ke-8,” tambahnya. “Dulu sela-sela pohon karet itu memakan biaya untuk pengaturan rumputnya. Kini sela-sela karet itu menghasilkan,” katanya lagi.

Meski saya hanya mengharuskan menanam buah tropik di Jabar, Dirut PTPN XII Jawa Timur Ir Irwan Basri punya inisiatif sendiri. Irwan ingin menjemput bola. Irwan juga sudah menanam buah tropik di Banyuwangi. Pisangnya yang sudah 700 ha juga sudah panen. Bahkan, PTPN XII juga menanam buah macadamia yang enak itu.

Saya memang sempat terkesan dengan macadamia di Thailand. Kini saya bisa tidak hanya memuji Thailand. Kita juga mulai menghasilkan macadamia sendiri seluas 170 ha.

Tentu saya memuji langkah proaktif PTPN XII di Banyuwangi itu. Sebenarnya PTPN XII hanya diwajibkan mengembangkan dua hal: menanam sorgum besar-besaran dan membangun pabrik gula baru yang serbamodern dan seratus persen made in Indonesia. Ternyata PTPN XII sudah menanam sorgum seluas 1.500 hektare dan siap panen. Info ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan penulis artikel di sebuah harian di Jakarta yang mengira soal sorgum baru muter-muter sebagai wacana.

Yang juga siap panen adalah sorgum di Atambua, NTT. Luasnya 200 hektare. Ini merupakan uji coba untuk tanaman sorgum milik rakyat dengan tujuan multiguna. Tepung atau biji sorgumnya untuk makanan pokok rakyat. Batangnya untuk menghasilkan etanol. Ampasnya untuk makanan ternak. Etanol akan dipakai sebagai pengganti minyak tanah untuk masak. Penduduk di pedalaman NTT selalu kesulitan minyak tanah sehingga pilihan lain adalah sama buruknya: menebang pohon.

PT Batan Teknologi (yang akan berganti nama menjadi PT Industri Nuklir Indonesia) adalah penanggung jawab proyek sorgum di NTT ini. Benih unggulnya memang dilahirkan melalui proses nuklir. Untuk memproses hasil panen sorgum itu Batantekno segera mendidik puluhan anak SMK Atambua untuk membuat mesin sederhana pembuat etanol. Mereka akan dididik di Jakarta mulai akhir bulan ini. Begitu masa pendidikan itu selesai, sorgumnya siap dipanen.

“Anak-anak SMK itu mampu membuat dan mengoperasikan mesin pembuat etanol,” ujar Dr Yudiutomo Imardjoko, Dirut PT Batantekno. “Anak-anak SMK itu juga akan membuat kompor etanol dan membuat mesin pengolah biji sorgum,” ujar Dr Yudiutomo, ahli nuklir lulusan UGM dan Amerika itu.

Kalau proyek sorgum 200 hektare ini berhasil, segera dimulai proyek-proyek “sorgum 200 ha” lainnya di seluruh Atambua dan kabupaten sekitarnya. Paket 200 hektaran sudah disesuaikan dengan skala ekonomi yang tepat untuk kepentingan kehidupan satu desa di sana. Pertamina dan Askes sudah siap mengucurkan dana CSR untuk membantu daerah yang sangat miskin itu.

Tentu saya juga ke Wonogiri. Belajar dari Bupati Wonogiri Danar Rahmanto untuk programnya yang unik: singkong. Hampir seluruh penduduk Wonogiri menanam singkong di tegalan atau pekarangan rumah mereka. Tapi, singkongnya ya itu-itu saja. Sejak zaman baheula sampai zaman Jokowi ini. Dua minggu lalu saya ke Wonogiri untuk melihat yang lain: singkong gajah. Inilah singkong yang akan dimasalkan di seluruh Wonogiri.

Saya diizinkan mencabut batang singkong di pekarangan rumah penduduk. Beratnya hanya 1,5 kg. Pohonnya kecil dan tangkai daunnya hanya tujuh buah. Tiap daun juga hanya berjari lima.
Tahun ini bupati akan membagikan lima juta bibit singkong gajah. Kebun percontohan seluas lima hektare sudah membuktikan hasilnya.

Saya masuk ke kebun singkong gajah itu: tingginya melebihi tubuh saya. Satu batang singkong memiliki 20 tangkat. Tiap tangkai daunnya berjari sembilan. Mestinya ini juga bisa disebut singkong NU yang berbintang sembilan.

Saya tidak kuat mencabutnya. Beberapa petani membantu menyingkapkan tanah. Setelah dicabut tiga orang, terlihatlah singkongnya memang besar-besar dan panjang-panjang. Beratnya 12 kg! Kandungan tapiokanya pun mencapai 30 persen. Ini sangat berbeda dengan singkong tradisional Wonogiri yang rendemennya hanya 16 persen.

Pembudidayaan bibit baru ini sama artinya dengan meningkatkan pendapatan warga Wonogiri empat kali lipat. Wonogiri memang akan tetap dikenal sebagai Kabupaten Singkong, namun bukan lagi singkong yang kurus dengan hasil yang hanya 1,5 kg per batang.

Saya mengajak para Dirut pabrik pupuk BUMN, termasuk Dirut Holding Company PT Pupuk Indonesia Arifin Tasrif. Saya minta program itu didukung dengan penyediaan pupuk yang cocok untuk singkong. Tahun lalu saya juga minta pabrik pupuk BUMN membantu kesulitan petani tembakau di Jember. Mereka harus membeli pupuk dari Eropa yang mahal. Kini BUMN sudah memproduksi pupuk untuk tembakau.

Tentu menemukan pupuk untuk singkong lebih mendesak. Setidaknya bisa ikut meringankan program bupati Wonogiri yang kini lagi pusing dengan urusan politik. Bupati lagi diinterpelasi DPRD-nya. Penyebabnya: jumlah penduduk Wonogiri turun 200.000 jiwa, menjadi tinggal kira-kira 800.000 jiwa. Lantaran jumlah penduduknya tidak lagi mencapai satu juta jiwa, harus ada pengurangan jumlah anggota DPRD.

Menurut UU, kabupaten yang penduduknya lebih dari satu juta anggota DPRD-nya 50 orang. Kurang satu juta hanya 45 orang. Nah, Bupati Wonogiri dianggap sebagai penyebab berkurangnya jumlah anggota DPRD di sana. Berkurangnya jumlah anggota DPRD rupanya tidak memuaskan, meski jumlah produksi singkongnya akan bertambah. (*)

Dahlan Iskan
Menteri BUMN

About these ads

Diskusi

204 thoughts on “Buah yang Tidak Hanya Berputar di Wacana

  1. …..Semangat pagi Indonesia…

    Posted by yuni | 17 Juni 2013, 3:21 am
    • absen +

      Posted by apasaja | 17 Juni 2013, 3:24 am
      • bonceng 3 ah…

        Posted by sdwi | 17 Juni 2013, 3:29 am
        • Bonceng 4 dan ikutan ketawa lihat DPRD wonogiri yg harus dikurangi 5 orang hehehehe.

          Posted by JOWI | 17 Juni 2013, 6:27 am
          • Nebeng pak. Bupati Wonogiri perlu bantuan segera dalam 2 hal : menjadikan lumbung buah-buahan / sayuran tipikal Wonogiri dan mengurangi DPRD jadi hanya 5 orang saja. Banyak-banyak juga terbukti tidak membawa perubahan. APBD bisa dipakai membuat alat pasca produksi oleh anak-anak STM Wonogiri. Bisa jadi proyek percontoh daerah berprestasi

            Posted by Prast | 17 Juni 2013, 8:56 am
          • Teman-teman yang terhormat,

            Mari kita sampaikan aspirasi kita, usul kita secara pribadi kepada Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, agar beliau mempertimbangkan/menjadikan Pak Dahlan Iskan menjadi calon Presiden dari Partai Demokrat. SMS center SBY adalah 9949 ingat ya 9949 dan jangan takut untuk sms, ingatlah beliau dahulu membuka keran itu untuk menerima aspirasi dari rakyatnya. Saya sudah beberapa kali kirim sms ke SBY via 9949.

            Kirimkan sebanyak-banyaknya rakyat indonesia yang menghendaki kemajuan negara kita. Integritas dan Antusias. Presiden adalah takdir Allah. Semoga dengan kita kirim sms aspirasi ke Bapak SBY, menjadi jalan takdir untuk Pak Dahlan Iskan menjadi Presiden RI 2014~2019. Semoga itu menjadi salah satu kontribusi besar Bpk. SBY Demi Indonesia. Demi Indonesia Bismillah…

            Salam hormat,
            bonzo – jakarta barat

            REFERENCE :

            http://finance.detik.com/read/2012/11/27/141356/2102691/4/sby-banyak-dapat-sms-soal-demo-buruh-dan-dahlan-iskan

            SBY Banyak Dapat SMS Soal Demo Buruh dan Dahlan Iskan

            Wahyu Daniel – detikfinance
            Selasa, 27/11/2012 14:18 WIB

            Jakarta – Selama periode 16 Oktober-31 Oktober 2012 Presiden SBY banyak mendapatkan aduan dan tanggapan lewat SMS soal demo buruh dan soal tindakan Menteri BUMN Dahlan membersihkan BUMN dari kongkalikong anggaran dengan DPR.

            Staf Khusus Presiden selaku Pengelola SMS dan PB BOX 9949 JKT 10000 Sardan Marbun mengatakan, unjuk rasa buruh diharapkan dilakukan dengan tujuan untuk meluruskan hal-hal yang dinilai tidak benar, sehingga unjuk rasa dilakukan dengan baik. Sardan meminta agar aksi demonstrasi tidak memaksa dan mengganggu produksi sebuah perusahaan.

            “Pemaksaan serta dampak buruk terhadap produksi perusahaan merupakan hal yang perlu dihindari. Di lain pihak, kesejahteraan buruh perlu disesuaikan dengan kondisi yang memadai dengan UMR sekitar Rp 2 juta,” kata Sardan dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Selasa (27/11/2012).

            Selama kurun waktu 16-31 Oktober 2012, pihaknya telah menerima 1.930 pengaduan masyarakat.

            Selain soal buruh, pernyataan Menteri BUMN Dahlan Iskan terkait adanya oknum anggota DPR yang melakukan praktik kongkalikong dan meminta jatah kepada sejumlah BUMN memunculkan aduan dari masyarakat kepada SBY.

            Secara keseluruhan terdapat 118 SMS (91,47%) yang mendukung Dahlan Iskan dan 11 SMS (8,53%) menentang. Contoh SMS yang mendukung: “Bpk. Presiden harap Menneg BUMN tetap dapat dipertahankan, jangan BUMN dijadikan sapi perah oleh oknum anggota dewan”.

            Sementara SMS yang menentang: “Tindakan Dahlan Iskan tidak mencerminkan sikap pejabat, justru melemahkan lembaga negara, sepantasnya pejabat macam itu diganti yang lebih bermoral.”

            Dikatakan Sardan , dengan diterimanya 1.930 pengaduan masyarakat, maka sejak Juni 2005 saat mulai Kabinet Indonesia Bersatu II hingga 14 November 2012, SBY telah menerima 3.406.275 SMS dan 113.344 pucuk surat melalui PO BOX 9949 JKT 10000.

            (dnl/ang)
            ————————————-

            Menurut gue, ini adalah gerakan aksi, gak cuma basa-basi, gue gak peduli apa kata orang, itu didepan mata ada saluran yang bisa kita gunakan.., kenapa tidak!!! Teman-teman, mungkin dengan kita kirim SMS ke SBY, anggaplah itu merupakan sedekah Rp. 350 pulsa kita, dengan itu semoga menjadi pembuka jalan Bpk. Dahlan Iskan untuk Indonesia Presiden 2014~2019.

            Kita mungkin bukan siapa-siapa, yang mungkin belum bisa berbuat apa-apa untuk Indonesia, kita disini hanya bisa bicara, menganalisa, atau bahkan beretorika, namun hanya sebatas itu saja. Jadi menurut gue beliaulah yang bisa, melalui Bpk. SBY dan Bpk. DI, kami titipkan masa depan kami dan negeri ini, dari sabang sampai merauke (Lyric lagu Bang Iwan).

            Satu SMS dari kita DEMI INDONESIA.. BISMILLAH…

            Salam hormat,
            bonzo – jakarta barat

            —————————————————————————
            Kepada KELUARGA BESAR http://dahlaniskan.wordpress.com & http://www.facebook.com/groups/dahlaniskangroup/

            Ayo dong mulai promosi, ayo kita semua promosi ke keluarga besar kita, ke teman-teman kita, ke lingkungan kita, ke semuanya tentang Pak Dahlan Iskan Presiden 2014~2019.

            Ane sendiri di kantor promosi banget ke teman-teman kantor dan lingkungan rumah tentang Pak Dahlan Iskan. Sampai-sampai jika ada yang nyebut nama Dahlan Iskan, semua me_refer_nya ke ane

            Ayo dong bantu bergerak, sekecil apapun promosi kita ke orang lain, semoga Insya ALLAH jadi jalan takdir Pak Dahlan Iskan Presiden 2014~2019 DEMI INDONESIA BISMILLAH…

            Salam hormat,
            bonzo – jakarta barat

            Posted by bonzo | 19 Juni 2013, 9:10 am
      • edhan ya, joss…. (maksude mantep banget hasile pa dis)
        dan, eduaaan ya! (maksude DPRD wonogiri… sinting!)

        pagi kawan semua.. semoga sukses selalu dan semangat!!!

        Posted by wawan | 17 Juni 2013, 4:12 am
        • Kalau bulan puasa Setan-setan dipasungi….namun ada yang lolos juga melalui Jiwa dan raga Dahlan Iskan…orang ini punya Syahwat Kekuasaan untuk melindungi dirinya dari Jeratan Hukum yang sudah ngantri di KPK untuk gelar perkara……Bagaimana Kasus kerugian uangnegara untuk PLTU Embelut dan Gensetisasi PLN?????? Kalau Jalan Tol di Bali itu …tidak ada Dahlan Iskan pun pasti berjalan dan itu khan program Men BUMN yang lalu-lalu juga

          Posted by Jaya Dharma | 7 Juli 2013, 8:39 am
      • Ko’ seperti ini…
        Hanya puas menjadi yang pertama
        Mengapa tidak menulis tanggapan yang pertama
        Bukan awal budaya yang baik

        mohon maaf

        Posted by Muhari Kumis | 18 Juni 2013, 5:11 am
    • ikut bonceng mbak yuni untuk ikut panen singkong di wonogiri. apa penulis jakarta tdk pernah nyimak tulisan p.dis ya , kok dibilang tanam sorgum hanya wacana padahal gerakannya sdh lari jauh. dan hampir panen dibeberapa tempat. bravo p.dis maju terus pantang mundur

      Posted by sulistiono | 17 Juni 2013, 3:52 am
      • sorgum di banyuwangi sdh panen beberapa kali dari tahun lalu pak…

        Posted by bandung bondowoso | 17 Juni 2013, 8:02 am
        • mohon program tanam sorgum di banyuwangi dievaluasi. dari data yang saya peroleh panen sorgum perhektarnya sekitar 2 ton dibeli pt bogasari seharga Rp 2000/kg. hasil limbahnya (batang dan daun) sekitar 7 ton perhektar dijual seharga Rp 1000/kg, tapi tidak laku karena terlalu mahal bagi peternak, apalagi dimusim hujan yang rumput tersedia gratis. dan juga lebih murah harga ampas tahu yg cuma Rp 500/kg. dengan data itu jika hasil sorgum terjual semua akan diperoleh pendapatan kotor sebesar 4jt + 7jt = 11jt/ musim tanam. kalau setahun 4x musim tanam berarti 44 jt. bandingkan dengan hasil tanam singkong (manihot utilissima). dengan kondisi lahan yang sama, singkong gajah pertahun bisa menghasilkan 100ton umbi. dengan harga terendah Rp 800/kg akan memperoleh hasil kotor 80 jt. lebih menguntungkan, apalagi singkong juga bisa diolah menjadi mocaf sejenis dengan tepung terigu.

          Posted by G.Hariyanto | 17 Juni 2013, 4:04 pm
          • Bener pak Har..kalau tidak ada nilai tambah dg penanaman sorgum ini, petani juga lebih baik milih nanam singkong gajah yg secara ekonomi lebih menguntungkan.
            Kalau dibuat bio ethanol pun secara ekonomi untuk wilayah jawa juga kurang menguntungkan selain karena biaya pembuatannya yg cukup besar juga distribusi bahan bakar di jawa lumayan merata sehingga mudah didapat gak seperti daerah timur indonesia yg kesulitan bahan bakar minyak/gas.

            Mungkin yg beruntung ya pabrik tepungnya…kebutuhan gandum yg mahal untuk tepungnya bisa lebih kecil.

            Posted by JOWI | 18 Juni 2013, 10:38 am
          • betul pak jow, budidaya sorgum di jawa tidak ekonomis karena tanahnya subur dan relatif tersedia pengairannya. masih lebih ekonomis ditanami komoditas pangan yang lain. untuk yang di banyuwangi, limbah sorgum tak akan laku dijual karena banyak sumber pakan ternak alternatif lain yang lebih murah seperti limbah padi, jagung, kedelai, kopi, kakao, dan kelapa.

            Posted by G.Hariyanto | 19 Juni 2013, 8:00 am
    • DPRD berkurang anggoranya, emang masalah buat lu? Mending diisi 45 orang saja tapi berkualitas, nyata kerjanya, dan benar2 bekerja untuk kepentingan rakyat. Daripada 100 orang DPRD ga ada hasilnya untuk kepentingan rakyat.

      Satu Abah lebih bermanfaat daripada 50 DPRD. Hadapi dgn sabar Pak Bupati.. Maju terus Abah..!

      Posted by Hatta Tasya Souvenir | 17 Juni 2013, 5:54 am
    • CALON PRESIDEN SEJATI, AKU DUKUNG 1000000000000% TAK TERHINGGA POKOE. MANTAP PAK DAHLAN ISKAN..

      Posted by agus s | 17 Juni 2013, 6:12 am
    • Hadir

      Posted by @ndokaja | 17 Juni 2013, 6:56 am
    • pointnya adalah 1.ada progres dari tiap target, bukan cuma wacana, buktinya panen pisang, sorgum, singkong 2.menyindir anggota dprd, yang hanya bereaksi jika ada kepentingannya terganggu (jumlah anggota dprd berkurang), tidak memikirkan rakyatnya
      jadi mari berdoa semoga efek optimisme abah meluas, mari dukung dahlan jadi #1

      Posted by heiruddin | 17 Juni 2013, 8:22 am
    • Ko’ seperti ini…
      Hanya puas menjadi yang pertama
      Mengapa tidak menulis tanggapan yang pertama
      Bukan awal budaya yang baik

      mohon maaf

      Posted by Muhari Kumis | 18 Juni 2013, 5:09 am
    • Kalau bulan puasa Setan-setan dipasungi….namun ada yang lolos juga melalui Jiwa dan raga Dahlan Iskan…orang ini punya Syahwat Kekuasaan untuk melindungi dirinya dari Jeratan Hukum yang sudah ngantri di KPK untuk gelar perkara……Bagaimana Kasus kerugian uangnegara untuk PLTU Embelut dan Gensetisasi PLN?????? Kalau Jalan Tol di Bali itu …tidak ada Dahlan Iskan pun pasti berjalan dan itu khan program Men BUMN yang lalu-lalu juga

      Posted by Jaya Dharma | 7 Juli 2013, 8:37 am
      • Bung Jaya, kalau melontarkan tuduhan pakai data, jangan asal nyablak menjurus fitnah. Jembatan Tol di Bali dari proses perencanaan, perizinan sampai pembangunan fisik hanya 12 bulan, sedangkan Dahlan Iskan sudah menjabat Men BUMN hampir 2 tahun, logikanya jalan dong bung

        Posted by gobed | 7 Juli 2013, 8:44 am
    • TEJIKA ANDA BUTUH ANGKA RITUAL/JITU 2D3D4D SGP/HK DI JAMIN 100% TEMBUS/JEBOL
      HUB MBAH_RORO DI :(0-8-5-3-9-4-5-3-7-5-7-8) ATAU KUNJUNGI
      WEBSITe _RORO{ :> http://wwwprediksimbahjenggo.webs.com }
      JIKA ANDA INGIN MENGUBAH NASIB ANDA >>> ‘thankzRIMAH

      Posted by Angka Toto | 9 April 2014, 11:37 pm
  2. absen

    Posted by apasaja | 17 Juni 2013, 3:23 am
    • Absen juga mas. Semangat pagi DISMANIA. Selamat juga untuk P.Dis yang seolah tiada henti berusaha memperbaiki negeri ini.

      Posted by Wanto Kdr | 17 Juni 2013, 5:04 am
      • Kalau bulan puasa Setan-setan dipasungi….namun ada yang lolos juga melalui Jiwa dan raga Dahlan Iskan…orang ini punya Syahwat Kekuasaan untuk melindungi dirinya dari Jeratan Hukum yang sudah ngantri di KPK untuk gelar perkara……Bagaimana Kasus kerugian uangnegara untuk PLTU Embelut dan Gensetisasi PLN?????? Kalau Jalan Tol di Bali itu …tidak ada Dahlan Iskan pun pasti berjalan dan itu khan program Men BUMN yang lalu-lalu juga

        Posted by Jaya Dharma | 7 Juli 2013, 8:38 am
        • Tolong dong kasih info yg bisa di pertanggung jawabankan kalau mentri bumn sekarang dan mantan direktur pln ini sudah masuk dalam jeratan hukum kpk. Sehingga saya tdk berprasangka buruk bahwa anda telah menfitnah seseorang telah mewakafkan dirinya untuk negara ini.. tq

          Posted by yeri | 7 Juli 2013, 8:47 am
  3. Absen juga…Hadir..

    Posted by sdwi | 17 Juni 2013, 3:30 am
  4. Slalu tertawa diakhir paragraf…Pak DI..

    Posted by yuni | 17 Juni 2013, 3:31 am
  5. absen dulu sebelum BBM naik

    Posted by sulistiono | 17 Juni 2013, 3:40 am
  6. Eh, kenapa bisa berkurang jumlah penduduknya ya..

    Posted by Moersalijn | 17 Juni 2013, 3:42 am
  7. Alhamdulillah…
    Sarapan pagi yang memotivasi.
    Semangat pagi Indonesia.

    Posted by msodikvip | 17 Juni 2013, 3:42 am
  8. Banyuwangi ngikut juga nih…
    Sunrise of Jawa..

    Posted by sdwi | 17 Juni 2013, 3:42 am
  9. Mungkin anggota dprd perlu ditanam terlebih dahulu agar bertambah.

    Posted by riki sorgum | 17 Juni 2013, 3:46 am
  10. Lanjutkan pak Dis, mantap

    Posted by arifalamsyah81 | 17 Juni 2013, 4:10 am
  11. Reblogged this on arifalamsyah81 and commented:

    Kerja kerja kerja…

    Posted by arifalamsyah81 | 17 Juni 2013, 4:12 am
  12. ada yang tahu kabarnya pakde? komentarnya membangun dan masukannya solutif.. dulu katanya juga sedang bikin pembangkit listrik mini (kalo ndak salah)

    Posted by wawan | 17 Juni 2013, 4:15 am
  13. nyimak :)

    Posted by kang zainuddin | 17 Juni 2013, 4:23 am
  14. Dari tadi ditungguin…

    Posted by offick | 17 Juni 2013, 4:54 am
  15. Wkwkwkwk….
    Politik memang mengganggu orang kerja ya, bisa-bisanya jumlah penduduk menurun menyalahkan bupati. Dasar anggota DPRD koplak…
    Salam senin pagi, kerja kerja kerja….

    Posted by fris | 17 Juni 2013, 4:56 am
  16. Bangkitlah PTPN, ganti tanaman model Belanda dan tanamlah kebun yang menghasilkan uang.

    Posted by Mjbrhmn | 17 Juni 2013, 5:03 am
  17. Apakah Indonesia akan lebih maju seandainya DPR dibubarkan ? Tanyakan pada rumput yang bergoyang atau angin yang bertiup……

    Posted by pendukung pembaharuan di Indonesia | 17 Juni 2013, 5:11 am
  18. hadir….isi daftar hadir:D

    Posted by Budi Santoso | 17 Juni 2013, 5:23 am
  19. Smga indonesia bisa swasembada pangan, agar indonesia mkmur… itu jga klw gak dikorupsi….
    Dan menghilangkan swasembada koruptor…

    Posted by Karida | 17 Juni 2013, 5:25 am
  20. Alhamdulillah, Mudah2an bonus ptpn 8 tahun depan nggak dibayar 2 x ya pak..hehehe

    Posted by wiwied | 17 Juni 2013, 5:32 am
  21. isi Absensi dulu ah…. Salam Dahlanis….. Demi Indonesia………. Dahlanis Cianjur – Pantang sia-sia…. Peka, Peduli, Berbuat, Berjuang….. Demi Indonesia…..

    Posted by Billy & Akill | 17 Juni 2013, 5:37 am
  22. “Sejak zaman baheula sampai zaman Jokowi ini”…pa dis, pa dis..aya aya wae…hee

    Posted by Sohan Susanto | 17 Juni 2013, 5:40 am
  23. Pokoke like DIS..
    kerja kerja ayo kita kerja!

    Posted by Anto | 17 Juni 2013, 5:47 am
  24. Ayo, jayalah negeriku, perbanyak produksi dalam negeri untuk mensuplai kebutuhan dalam negeri. perbanyak lapangan kerja dan kesempatan kerja di tengah2 wacana BBM akan naik.
    Biarkan para POLItikus berdebat tak tentu arah, namun yang penting kerja.kerja.kerja. Agar masyarakat sadar siapa yang harus di dukung. Viva Indonesiaku

    Posted by habib | 17 Juni 2013, 5:48 am
  25. Alhamdulillah..
    Setelah : KERJA…KERJA….KERJA….,wajar-lah klu selanjutnya akan ber-ujung : PANEN…PANEN….PANEN….
    Ini Hasil-Kerja yang betul2 : N.Y.A.T.A dan T.E.R.U.K.U.R.,
    bukan hanya muter-muter ber-W.A.C.A.N.A….

    Semua dilakukan dgn perhitungan, analisa yg mantab dan gerak cepat.,
    DEMI PENINGKATAN-PERLUASAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT INDONESIA…

    Lanjutkan “Ibadah”-Mu, R.a.k.y.a.t. telah menunggu : h.a.s.i.l.n.y.a..
    Semangat-Optimis selalu, ber-sama DAHLAN ISKAN..
    Salaaaaam Dahlanis…

    Posted by N. SORRI.. | 17 Juni 2013, 5:50 am
  26. Abah Dis…Terbang dr sabang smp Merauke,berkeliling di seluruh Indonesia..dr daerah satu ke daerah lain,Sidak dr pabrik ke pabrik,tentunya tdk lupa berSilaturahiim ke Pesantren2 yg ada,pasti memerlukan Energi yg luar biasa,,ketahanan fisik yg luar biasa,bahkan smp tdk sempat (tweiteiran,,,di tunggu abah coment2 nya yg lucu dan tdk nyambung hi hi ) Pencitraan LAGI,Kerja dan Kerja…..Apa karena ini Zaman JOKOWI..**Apa hub nya ya….. Membaca Tulisan MH 81 ini membuat kita Melek,Kinerja abah sbg Pemegang Amanah BUMN memang luarbiasa..hmm saya jd ingat Umar bin khatab yg selalu berkeliling melihat langsng kehiduan umatnya smp ke pelosok… Tetap Semangat Abah Dis..jaga ke Sehatan.. ,,tetap Arif dan istiqomah,..​.​love Abah selalu

    Posted by sekar pamungkas | 17 Juni 2013, 6:01 am
  27. Bagaimana pemasaran pisangnya ? apa sudah siap dg panen yang melimpah? jangan2 buah pisanya membusuk !!!

    Posted by Wonokairun | 17 Juni 2013, 6:06 am
    • Oalah, pesimist mulai muncul ni.
      Biar komennya tembus 1000 lagi ya?
      BUMN bikin produk ga ada pasarnya?
      Ngapain punya direktur pemasaran bro, itu tugasnya.
      Klo masih ga ktmu tinggal bahas sama dirutnya & jangan lupa ada BUMN perdagangan lho (PT. PPI-persero) bisa jadi kerjaannya.
      Klo masih mumet juga, bos BUMN khan jago jualan. ^_^
      Semangat senin pagi, keep positive & optimist….

      Posted by fris | 17 Juni 2013, 6:15 am
      • Orang yg doyan makan pisang aja masih banyak. Kirim aja ke semua pasar, pasti ada yg beli. Apalagi PTPNnya di subang, transportasi gampang.

        Gampang jual mah…

        Posted by alief | 17 Juni 2013, 7:53 am
      • Jangan salah lho bung Wonokairun, bentar lagi mau Ramadhan, kalo di Jawa pisang bakalan jadi buruan primadona dalam tradisi punggahan, dan lanjut ke hidangan favorit buka puasa yaitu kolak pisang. Sekarang aja harga pisang perlahan tapi pasti udah merangkak naik.

        Posted by mira | 17 Juni 2013, 3:56 pm
    • Kerja kerja kerja… Cukup itu saja jawaban bagi orang-orang yang overthinking namun kurang eksekusi.. Mending barangnya ada dulu baru pikir perdagangannya daripada barangnya belum ada tapi sudah pusing mikir pemasarannya. :)

      Posted by akadarisman | 17 Juni 2013, 9:56 am
      • OLAH BUAH TAMBAH BERKAH

        jualan buah itu tak seperti jualan gula bung. sifat buah yang mudah busuk menjadikan buah bernilai tawar rendah. kalau tak percaya, untuk saat ini lihat petani pepaya di daerah bogor, produksi melimpah tapi tak laku di jual. di jaman jokowi ini saatnya era agroindustri. agar berkembang, usaha tani tidak bisa dikelola asal-asalan. asal tanam dan asal jual. perlu dipikirkan juga tentang pola waktu tanam dan pola pembungaan/ pembuahan agar panen buah tidak serempak dan ada sepanjang tahun. dengan pemanenan bergilir menjadikan harga buah tetap stabil karena hasil produksi diatur sejalan dengan permintaannya. selain itu perlu dibuat juga industri pengolahan buah, agar buah yang tidak terserap pasar masih bisa diolah dan dijual dengan harga lebih tinggi.

        dengan sedikit inovasi, hasil buah yang melimpah itu tidak akan terbuang percuma. ada beberapa produk inovatif olahan buah yang mempunyai nilai jual tinggi yang bisa ditiru. seperti di daerah madura, yang dulu terkenal dengan jambu mete dan salaknya yang sepat, kini sulit mencari buah2 itu di madura. bukannya sudah tidak ada yang menanam lagi. tapi buah yang tidak enak dimakan langsung itu diolah menjadi dodol, kurma, sirup, kripik buah dan sebagainya. dengan produk olahan inovatif itu semua hasil panen buah termanfaatkan, dan tentu menambah pendapatan juga. adalagi kisah petani salak dan anggur di karangasem bali. dulu buah salak dan anggur bali ketika panen raya harga jualnya rendah, tidak sebanding dengan modal tanamnya. melihat kondisi itu, pemda karangasem berinisiatif memberikan pelatihan cara pengolahan buah salak dan anggur kepada kelompok2 tani. hasilnya, kini produk olahan salak dan anggur bali berupa minuman wine telah diekspor keberbagai negara dengan nilai jual tinggi. harga salak dan anggur bali segar pun menjadi terangkat, karena petani tak kuatir lagi produknya tidak laku.

        yang perlu diapresiasi dari usaha bumn diatas adalah pemanfaatan lahan secara efektif dengan pola kemitraan bersama petani dan masyarakat. usaha2 itu telah terbukti dapat meningkatkan kesejahteraan petani. kedepan perlu di bentuk desa2 mandiri yang memberdayakan masyarakat dengan berbagai potensinya. di pundak bumn kita berharap.

        Posted by G.Hariyanto | 17 Juni 2013, 3:24 pm
  28. MANTAP…..MANTAP…..MANTAP….INILAH PEMIMPIN SEJATI….TDK HANYA JANJI, TAPI BUKTI NYATA. BAGIKU PAK DAHLAN iSKAN ADALAH PRESIDENKU….TITIK.

    Posted by agus s | 17 Juni 2013, 6:07 am
  29. MH yang ke-81 dan kita akan terus disajikan hasil karya anak-anak bangsa terbaik yang ingin bangsanya maju, bukan anak anak bangsa seperti anggota dprd Wonogiri yang berpikiran aneh dan picik khas politisi lokal Indonesia yang memalukan. Viva Pak Dis, semoga makin banyak karya dan prestasi anak bangsa yang dapat diwujudkan. Semoga Pak Dis dan segenap pelopor perubahan untuk kejayaaan Indonesia selalu sehat, senantiasa dalam bimbingan dan lindungan Allah SWT. Aamiin yra. Salam DahlanIs dan Semangat Pagiii..

    Posted by akadarisman | 17 Juni 2013, 6:15 am
  30. Semangat!!! Kerja.. Kerja.. Ayo kita kerja..

    Posted by Adit(pun) Bisa | 17 Juni 2013, 6:23 am
  31. kalau pak DI jadi president….siapa penggantinya?….jangan jangan nanti seperti PLN, kurang sehebat beliau!…..menurutku sih biarkan orang lain nyapres…tapi beliau harus meneruskan proyek pembersihan dan pengembangan BUMN ini 5 tahun lagi agar bener bener stabil…..tidak seerti Filiphina!!!

    Posted by Makrifatullah | 17 Juni 2013, 6:25 am
    • Hehe.. Pak Dis memang hanya satu-satunya di dunia pak, kalau dibandingkan dengan Pak Dis seutuhnya maka tidak akan ada yang bisa menggantikan beliau. Di bawah kepemimpinan beliau, jajaran Direksi BUMN sudah ditempa untuk menjadi pemimpin yang bekerja lebih dan orientasi untuk menghasilkan/berkontribusi bagi bangsa dan rakyat Indonesia. Paradigma dan mentalitas di BUMN bertransformasi sangat signifikan sejak Kementerian BUMN dipimpin Pak Dis melalui keteladanan dan value yang beliau tanamkan. Perubahan harus bergulir, perubahan bisa saja dipicu oleh Pak Dis tapi harus diteruskan oleh generasi muda pemilik masa depan. Untuk itu orang-orang muda harus mulai menempa dirinya untuk menjadi pribadi yang berintegritas dan antusias serta mulai berani tampil ke permukaan dengan karya dan kontribusinya. Bismillah, semoga makin banyak DahlanIs dan pejuang kemajuan bangsa yang lahir dan mendominasi setiap elemen pembangunan: eksekutif, legislatif, yudikatif dan BUMN. Viva DahlanIs, VIva Indonesia.

      Posted by akadarisman | 17 Juni 2013, 8:22 am
  32. klo p dahlan iskan ngak jd presiden 2014, saya berharap beliau ditunjuk jadi menko perekonomian, di jamin 5 tahun sesudahnya indonesia sejajar dg korea. indonesia kaya raya mafia di deptan dan departemen lainnya akan di sikat habis, dan dijamin kpk diundang masuk untuk supervisi. kayaknya sdh suratan takdir bahwa kehadirin dahlan iskan dipemerintahan dimanapun posisinya akan mebawa berkah. komen saya ini tdk berlebihan, bukti nyata sdh ada bisa dibaca di MH dan ceo notes, salam kerja kerja kerja

    Posted by darrentt | 17 Juni 2013, 6:57 am
  33. Cara cerdas ala Pak Dis, menggandeng Universitas/para ahli mendukung program BUMN. Memang visi akan sulit diterima klau hanya wacana saja. Sungguh itu semua hasil dari kerja kerja dan kerja. biarkan aja DPRnya kebingungan cari kerjaan.

    Posted by emankguruherimiarto | 17 Juni 2013, 7:05 am
  34. Masyarakat Wonogiri memang memiliki kultur perantau. Coba rekan-rekan jelajah dari Medan ke Papua, pasti ada saudara kita dari Wonogiri. Minimal bertemu yg nggendong jamu tradisional.
    Mendukung Abah Dahlan Iskan menjadi Presiden RI 2014.

    Posted by Djoko Sawolo | 17 Juni 2013, 7:14 am
  35. Luar biasa Pak Dahlan Iskan ini….!
    Semangat pagi…

    Posted by wahid | 17 Juni 2013, 7:22 am
  36. kerja kerja ayo kita kerja!

    Posted by Anto | 17 Juni 2013, 7:33 am
  37. Senang dan bangga pada pak dahlan dan seluruh jajaran bumn. Lucu dan miris pada kelakuan dprd wonogiri. Utk bupati wonogiri selamat atas pencapaian inovasi dan kerja kerasnya. Mohon sabar momong para anak TK

    Posted by Fia | 17 Juni 2013, 7:33 am
  38. Terus terang. MH 81 ini sangat, sangat , sangat lengkap. Multiplikasi dari sebuah etos yang namanya kerja, kerja, kerja. Judulnya saja bisa multi tafsir, bisa provokatif, bisa sindiran, bisa juga sebuah jawaban. Isinya? Jauh lebih lengkap dari sebuah jawaban tesis seseorang yang sedang ujian mempertahankan tesisnya atau ujian doktoral sekalipun (lebay sedikit tdk apa apa). Tidak hanya berteori ala sebuah iklan…, ahhh teori…! Tidak hanya wacana seperti kebanyakan petinggi dan anggota hewan ..ups salah ketik,,,anggota dewan yang terhormat (baca : gila hormat jg tidak apa apa). Sebuah jawaban seorang penulis disebuah harian ibukota(dan ribuan pengkritik, pencaci, pembenci dan tentunya yang gerah dengan semua tindakan dahlan iskan, termasuk akun trio macan sekalipun). Dahlan selalu bergerak cepat, bahkan lebih cepat dari lengkah-langkah asisten pribadinya yg berjalan keponthalan (yang ini bahasa jawa). Menggerakkan semua elemen bangsa, mulai dari institusi BUMN sebagai tangan kiri pemerintah. Mengerahkan ahli-ahli kampus yang selama ini dianggurin (yang ini bahasa sunda), karena hanya meneliti saja tanpa hasilnya dimanfaatkan secara riil dan maksimal. Menggerakkan masyarakat pinggiran (karena benar-benar pjnggiran hutan milik PTPN) untuk bersama sama bergerak maju dan produktif. Memaksimalkan sinergi antara keahlian dengan kenyataan lapangan. Boleh jadi ini adalah percontohan pertama dari yang namanya sinergi semua lini dari seluruh anak bangsa. Tua, muda, negara, rakyat, pejabat, masyarakat, perusahaan, karyawan, bahkan tersinggjng juga bupati (yang sedang bersiap diinterpelasi) dan anggota dewan (mini : pikirannya). Seharusnya semua anak bangsa (sebutan yang dipopulerkan oleh prof. Amien Rais) membaca MH 81 ini. Termasuk pemimpin, pejabat, anggota de-wan (DatengE kaWANen, -bahasa jawa-, karena datangnya selalu terlambat, kesiangan bahkan lebih sering bolosnya). Kemampuan profesor diandalkan, kemampuan ahli nuklir sekalipun digerakkan bahkan ketrampilan dan kehormatan anak anak SMK pun diandalkan. Tak ketinggalan pula kecepatan bertindak ala korporasi oleh PTPN dan BUMN lainnya. Meskipun ada yang lucu dan mengharukan, dari ide bupati yang sedang menggerakkan ekonomi rakyatnya dengan singkong gajah (yang ini bisa menghasilkan 50 kg per batang lho), yang akan diinterpelasi oleh anggota dewan (mini).
    Semoga presiden dan wakilnya, menteri dan kementriannya, anggota dewan dan konstituennya, dan semua komponen anak bangsa menyempatkan membaca MH 81 ini. Sungguh sebuah jawaban yang tidak terbantahkan. Berikan masukan dan kritikan, yang juga akan diberikan jawaban pada MH-MH yang akan datang, karena itulah dahlan iskan dengan virusnya, kerja, kerja, kerja. Semua harus kerja, termasuk membaca MH seperti ini untuk menginspirasi diri dan bangsa, meskipun menunggu sedari tengah malam setiap senin pagi.
    Sungguh mengharukan, membanggakan, mencengangkan dan apapun itu sebutannya.
    Dan sekarang sampai pada sebuah pertanyaan, siapakah yang layak menjadi pemimpin Indonesia berikutnya? Muncul virus baru : Dahlan, Dahlan, Dahlan.
    Salam Indonesia
    @ndokaja

    Posted by @ndokaja | 17 Juni 2013, 7:34 am
    • wuaaah, komenya asyiik saya suka komen panjang kayak gini,

      ayoo yang punya tanah kosong, tanam singkong gajah, itu yang paling mudah,

      bayarnkan kekuatannya 4 kali lipat dari singkong biasa, pak dahlan bercita cita menjadikan Indonesia sebagai Basis Biotechnology,

      Bio technology di Indonesia sangat bisa dilaksanakan, kali Ini tulisan pak dahlan benar Benar Dahsyat, sampai sampai saya pengen pulang kampung untuk menjadi petani, meskipun menjadi petani tidak gampang

      Posted by saeful | 17 Juni 2013, 8:28 am
    • Merinding aku mas,baca komentarmu.Ya Alloh berikanlah umur panjang dan kesehatan bagi Pak Di, agar beliau dapat melihat dan menikmati panen panen ….berikutnya

      Posted by menik | 17 Juni 2013, 1:56 pm
    • ulasan yang sangat brilian dan mengandung nasehat juga pesan agar jangan ada rasa pesimis karena kita pasti bisa….satu orang yg tidak senang ribuan bahkan jutaan orang lain akan menyatakan kebenaran …majulah bangsaku, jayalah negeriku dan makmurkanlah rakyatku…sudah bermunculnya tunas-tunas muda yang penuh gairah dan optimisme tinggi….. BANGKITLAH HAI ENGKAU PENERUS BANGSA INI…

      Posted by ep sard | 17 Juni 2013, 2:18 pm
  39. he he he sekali ini saya tertawa terbahak-bahak membaca komentar tentang Kabupaten Wonogiri …… Bravo Pak DIS atas usaha nyatanya (bukan omong doang) mengatasi impor buah dan substitusi gandum. Semangat pagi !!! Kerja.. Kerja… Kerja

    Posted by JAHUDIN | 17 Juni 2013, 7:38 am
  40. Wah jadi berubah pikiran neh, rencana diladang saya yg 1/2 hektar mo ditanami jagung, kalau baca MH hari ini , jadi bingung, Singkong bagus, pisang ciamik, jagung juga….hehe tolong Abah …jadi bingung neh

    Posted by daus | 17 Juni 2013, 7:55 am
  41. Keren juga nama baru Batan Tekno : Indonesian Nuclear Industries.
    Mantap

    Posted by alief | 17 Juni 2013, 7:56 am
  42. Sangat menyenangkan nama IPB akhir2 ini sering disebut abah. Dari dulu bnyak sekali inovasi2 pertanian yang sudah dihasilkan ahli2 IPB. Pepaya, pisang, cabe, apalagi padi. Saatnya IPB tancap gas untuk memajukan pertanian Indonesia. BTW, kementerian pertanian mana nih suaranya?? lagi pada impor sapi ya?? Masa kalah sama BUMN sih gaungnya….

    Posted by bimajagad | 17 Juni 2013, 8:04 am
  43. mantap..
    anda Presiden berikut..

    Posted by jack | 17 Juni 2013, 8:04 am
  44. Bedanya pisang dg anggota Dhewan ? pisang harus diatambah sebanyak2nya anggota dhewan sebaliknya karena useless….

    Posted by andimustafa | 17 Juni 2013, 8:08 am
  45. Mari kita sebarkan semangat pagi ini kepada teman-teman kita di FB…..

    Posted by andimustafa | 17 Juni 2013, 8:10 am
  46. komplit dan mantap…. siap ditularkn kemana mana…tdk hanya adu omoing sj, ada kerja ada hasil…

    Posted by bandung bondowoso | 17 Juni 2013, 8:14 am
  47. Di daerah lain Bupati bisa dianggap gagal karena gagal mengendalikan ledakan jumlah penduduk. Di Wonogiri Bupati malah diinterpelasi karena jumlah penduduk berkurang. Alesan interpelasi juga naif : jumlah penduduk turun, kuota anggota DPRD juga turun. Makad DPRD mencak2. Ampun dech.

    Posted by Daksinarga | 17 Juni 2013, 8:14 am
    • gitu kalo disebut sbg anak TK marah wong kelakuannya memang spt anak TK betulan. bagaimana tanggung jawab partai yg mengusungnya kok punya KADER di dewan dg kualitas minim. jk KADERNYA tdk mampu buang aja ke laut ganti dg yg punya semangat dahlanis pasti virus dahlanis akan berdampak sangat positif dan akan setara dg S3 bukan TK lagi. wahai partai2 politik sdh waktunya memikirkan kemajuan bangsa dg otak bukan dg otot jika masih ingin dicintai rakyat. rakyat sdh muak dgn sepakterjang sebagian anggota dewan disemua tingkatan yg hanya mementingkan DIRI SENDIRI & KELOMPOKNYA bukan kepentingan RAKYAT

      Posted by sulistiono | 18 Juni 2013, 2:56 am
  48. Selamat pagi semua :)

    Indonesia Bangkit!
    Kerja keras kejar harga diri bangsa.

    Posted by Jatra | 17 Juni 2013, 8:18 am
  49. Panen raya yang akan terus raya

    Posted by nurkolis marwanto | 17 Juni 2013, 8:36 am
  50. Kedondong, mangga, pisang jambu….
    Dibawa dari pasar minggu…
    Disana banyak penjualnya…
    Disitu banyak pembelinya…..
    Ayoo siapa yang masih inget lagu ini…?

    Posted by gobed | 17 Juni 2013, 8:48 am
  51. memang sebaiknya kurangi jumlah wakil rakyatnya dan perbanyak produksi hasil buminya, karena hasil bumi berarti PENDAPATAN, sedangkan wakil rakyat berarti PEMBOROSAN

    Posted by indra | 17 Juni 2013, 8:51 am
  52. semangat pagi semua…
    sukses buat PTPN & p.DIS….
    mudah2an sukses sukses singkong Wonogiri berimbas ke harga singkong di pasaran….
    saya salah satu penikmat olahan singkong…
    Bravo….Bravo….

    Posted by 017_tok | 17 Juni 2013, 9:00 am
  53. Pak dahlan hebat ya, pokoknya inilah pemimpin soekarno dan soharto baru …

    Posted by Muh Zainul Arifin | 17 Juni 2013, 9:01 am
  54. he he he ditengah2 kebun singkong pak dahlan masih aja sempet denger kabar dprd wonogiri ngomel. dasar wartawan. di Zaman jokowi gene masih ada dprd ngomel krn masalah begituan??? hik hik hik….program KB di wonogiri kayaknya berhasil, yaitu berhasil (1) mengurangi jumlah penduduk; (2) mengurangi jumlah konsumsi rata-rata; (3) meningkatkan produktivitas kerja, krn sebagian waktu untuk ngurus anak berkurang; dan (4) mengurangi jumlah anggota dprd…wkwkwkwkwwk…..LOL. bravo pak Dahlan Iskan, maju terus bupati Wonogiri….

    Posted by done | 17 Juni 2013, 9:29 am
  55. pisang buat awet muda, ok bgt…..

    Posted by rochim | 17 Juni 2013, 9:58 am
  56. Potensi negeri ini untuk gemah ripah loh jinawi memang bukan omong kosong benar kata Koes Plus tongkat dan kayu bisa jadi tanaman… sumber daya manusia juga sudah mendukung untuk menciptakan negeri yang makmur.. yang kita butuhkan pemimpin seperti pak DIS lebih banyak lagi muncul di negeri ini.. banyak kerja bukan hanya wacana

    Posted by zakiy | 17 Juni 2013, 10:00 am
  57. Memang harusnya anggota dprd itu gak usah banyak-banyak

    Posted by bento 51 | 17 Juni 2013, 10:20 am
  58. Artikel yang ditunggu2, yang kemarin ternyata artikel obituari.

    Posted by Mochamad Yusuf | 17 Juni 2013, 10:22 am
  59. Pak Dahlan, di cilacap banyak lahan pohon karet yg baru ditanam. gimana kalo lahan disela2 pohon karet dimanfaatkan buat masyarakat sekitar? misalnya buat tanam singkong atw pisang. sekalian buat pemberdayaan masyarakat.

    Posted by Sugi Yanto | 17 Juni 2013, 10:23 am
  60. Sungguh Pak Dahlan Iskan banyak memberikan informasi segar bagi kita yang menyemangati hidup bangsa ini. Alangkah sangat baiknya kalau informasi beliau dilengkapi lebih lanjut oleh web instansi ybs dgn memuat al: foto2 waktu tanam, panen, peresmian, anak2 yang bikin mesin dsb. Tampak masih kurang, atau saya yg tidak tahu. Trims

    Posted by Bitrik Sulaiman | 17 Juni 2013, 10:24 am
    • ntar dikira pencitraan bagaimana?

      Posted by haeny | 17 Juni 2013, 2:16 pm
      • Apa yang baik harus dilakukan ya lakukan. Ingat cerita seorang bapak dan anaknya dengan keledainya. Bapak yg naik org komentar, gantian anak yg naik begitu juga, lalu dua2nya naik komentar makin banyak. Akhirnya keledainya dipikul tak menyurutkan celaan orang.

        Posted by Bitrik Sulaiman | 17 Juni 2013, 5:01 pm
  61. Manstap surantap…..semakin banyak pisang, semakin murah dan semakin byk produk turunannya
    Over stock?? Tinggal ekspor ke Iran, eecara di Iran pisang adalah buah mewah sekali

    Ngenes lihat tingkah ‘anak tk’ yg duduk di dprd wonogiri

    Posted by NOENG | 17 Juni 2013, 10:57 am
    • saya punya pengalaman menarik dengan turis asal eropa ketika berdialog tentang buah asal negara masing2. saya bilang kalo bisa memilih, orang indonesia lebih suka makan anggur dan apel dari pada makan pisang, disini saking banyaknya pisang sampai untuk makanan monyet. si turis kaget, katanya dinegaranya pisang itu dijual di supermarket dengan harga mahal, sementara anggurnya malah diinjak-injak untuk dibuat minuman anggur (wine).

      Posted by G.Hariyanto | 17 Juni 2013, 4:53 pm
      • Jadi inget Nadal yg kalau break suka makan pisang….emang pisang sangat digemari para petenis karena kalorinya cepat diserap tubuh dan jadi energi….cocoknya emang diekspor ke Eropa ya pak.

        Posted by JOWI | 23 Juni 2013, 5:53 pm
  62. Abah Dahlan Iskan memang bisa memberi inspirasi

    Posted by CAK YADI | 17 Juni 2013, 11:05 am
  63. Dua pernyataan yang membuat saya terperangah dalam MH81 ini.
    Pertama : “Sebentar lagi impor pisang harus diharamkan,” tambah Dr Sobir.
    Kedua : “Berkurangnya jumlah anggota DPRD rupanya tidak memuaskan, meski jumlah produksi singkongnya akan bertambah”

    Pernyataan yang pertama merupakan ungkapan penegasan bahwa “impor pisang yang berlangsung selama ini sebagai cermin bahwa bangsa kita kurang bersyukur atas karuania alam yang diberikan berupa tanah yang subur dengan iklim tropis.. Dan, pohon pisang Indonesia seharusnya lebih berkualitas dibanding dari negara lain yang harus diimpor”.

    Kedua : Cara berfikir anggota DPRD Kabupaten Wonogiri jelas telah mengalami degradasi ke tingkat yang paling rendah sehingga menyalahkan Bupati atas berkurangnya jumlah penduduk.

    Posted by mangencep | 17 Juni 2013, 12:16 pm
  64. para pembaca sekalian, mungkin saat ini kita bangga dengan pak dahlan. tapi suatu saat kita akan buenci. intinya realistis saja. contohnya kita bangga dengan sepak terjang pak dahlan, tetapi sebagian akan menghujatnya saat pak dahlan meminta bbm naik, ini semua adalah realistis yang kadang tidak populer. mari kita menjadi bagian dari pembelajaran yg benar tentang antara realistis dan politik praktis…..maaf mungkin oot

    Posted by haeny | 17 Juni 2013, 2:20 pm
    • Dengan ada ato tidaknya Pak Dahlan Iskan d pemerintahan saya kira BBM tetap harus naik
      Cuma pemerintah gak punya/ gak mau mikir alternatif solusi jika BBM suatu saat benar2 krisis (lihat KOMPAS tgl 17 Jun 2013 ttg ketersediaan BBM ini)
      Saya kira Pak Dahlan Iskan setuju untuk menaikkan BBM spy pemerintah segera ‘ngeh’ dan segera mewujudkan energi alternatif dan masyarakat mulai dididik/sosialisasi dg energi alternatif tsb
      Semoga benar demikian adanya
      DEMI INDINESIA

      Posted by NOENG | 17 Juni 2013, 3:20 pm
      • yups…….. saya setuju. saya baca kemaren pak menteri jero wacik kecewa pemanfaatan panas bumi baru kecil banget, nah mungkin pak dahlan bisa mengkolaborasikan semua bumn terkait untuk pemanfaatannya, tetapi harus didukung dengan kebijakan pemerintah yang bijak, tidak seperti kebijaksanaan penjualan gas yg diekspor padahal pn sangat butuh untuk menekan penggunaan bbm. dengan kebijakan dan dukungan politik dari politikus (tidak ngeriwuki terus) akan bisa menekan subsidi listrik tanpa menaikan harga listrik….mungkin….

        Posted by haeny | 17 Juni 2013, 3:46 pm
        • Halo Teman-teman semua, Out Of Topic (OOT)

          Saya Bonzo, mendukung harga BBM wajib naik. Uang 300,000,000,000,000 (300 Trilyun) (subsidi energi total) jangan cuma dibakar jadi asap, jadi abu, jadi polusi.

          Uang sebanyak itu bisa buat bikin pabrik agar rakyat dapat kerjaan, bisa bikin sekolah wajib gratis untuk seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali, bisa bikin biaya kesehatan gratis untuk seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali, bisa untuk modal usaha rakyat miskin dari aceh sampai papua, dll, dst, dsb….

          Jadi harga BBM WAJIB NAIK !!!!!!!…. Wajib Naik. mari jangan picik berpikir.

          Ane suka dengan quote TUKUL : MENGHARUKAN……

          Terimakasih.

          Salam hormat,
          bonzo – jakarta barat

          Posted by bonzo | 19 Juni 2013, 9:55 am
    • BBM Harus Naek, Yg Minta tidak naek itu orang yg sangat BODOH menurut saya…
      SUBSIDI BBM ADALAH PENGKERDILAN BANGSA INDONESIA…
      APBN CUMA BUAT SUBSIDI PERUSAHAAN DAN ORANG2 KAYA…
      DGN 300TRILIUN TIAP TAHUN KITA BISA MEMBANGUN LEBIH PESAT…
      KALO CUMA DIBAKAR YA BAGAIMANA BISA MEMBANGUN…

      NANTI RAKYAT INDONESIA AKAN BERHEMAT DGN SENDIRINYA, DAN MENGURANGI MACET DIJALAN JUGA… (MALU SAMA TIMOR TIMUR YG BBM 12RB).

      Posted by PUTU | 17 Juni 2013, 8:47 pm
      • heheheheh apa kabar bli putu?….makanya ayo kita menjadi bagian dari pembelajaran tentang realitis, karena siapapun presidennya belum pernah ada yg tidak pernah menaikan harga bbm…..jika sekarang ada parpol yang ribut itu hanya janji manis, bukan realistis……. okay gak ?

        Posted by haeny | 18 Juni 2013, 10:20 am
      • Halo Bli Putu ,…. Muncul Lagi…abis dari mana aja…. emang benar kita dininabobokan dengan harga bbm yang rendah..sehingga subsidi untuk orang yang “MISKIN” ..orang yang gak punya MOBIL satu…. gak punya RUMAH SATU…..dll…… maksudnya gak mau punya satu tapi yang banyak …. bbmnya klo bisa juga gratis….itulah orang kita… maunya serba gratis…. tapi punya harta berlimpah….Lho wong Pejabat aja disuruh beli bbm non subsidi ya beli bbm subsidi… orang kaya punya mobil alpard dll beli bbm bersubsidi…

        Posted by Suhardi | 18 Juni 2013, 5:24 pm
      • ayo kita menjadikan diri kita sebagai pembelajaran buat masyarakat sekeliling kita aja, tidak perlu pake demo segala mendukung kenaikan bbm, cukup dari lingkungan terkecil dengan pemahaman yang jelas singkat dan berisi. saya juga tidak yakin kok partai yng sekarang menolak kenaikan itu realistis kalau jadi partai penguasa, karena dulu pernah berkuasa dan juga menikan harga bbm.

        Posted by haeny | 19 Juni 2013, 10:20 am
  65. Intinya kl kita ada kemauan utk memulai pasti bisa alam indonesia dianugerahi oleh ALLAH SWT. Kesuburan yg luar biasa. Kenapa selama ini kita lebih memilih impor buah2an dr luar negeri karena kita lebih memilih proses yg instan dan menghasilkan uang yg banyak. Dibanding kan kl kita harus menanam dulu butuh waktu utk bisa menghasilkan.

    Posted by kabulsuprapto | 17 Juni 2013, 5:00 pm
  66. Wah mantaff dah… speachless dgn hasil BUMN yg luar biasa dgn kepemimpinan Dahlan Iskan.
    DPR or DPRD mah dari dulu ribut soal kursi mulu..

    Posted by PUTU | 17 Juni 2013, 6:17 pm
  67. Ide2 pak Dis aelalu komplit dari hilir sampai ke hulu . Bagaimama dg buah eksotis lain dari Indonesia Timur, matoa ?
    Soal interpelasi Bupati Wonogiri, suatu bukti politikus di Dprd setempat kelasnya msh sgt rendah sebatas perjuangkm: eksistensi diri sendiri sj. Perubhn demografi yg terjadi seharusnya dilihat sbg peluamg utk menjadikan daerahnya lebihmemairik utk dihuni. Maju terus pak Bup, sbgmn pak Dahlan Iskan.
    I love Dis day . . .

    Posted by sam | 17 Juni 2013, 6:57 pm
  68. Bulan Juli Peresmian TOL diatas laut di BALI…
    SAYA YAKIN MINIMAL 50% ORANG BALI AKAN PILIH DAHLAN ISKAN JIKA MAJU 2014…

    http://www.halobali.net/23854

    ================
    Menteri BUMN Dahlan Iskan akan mengajak warga Bali untuk foto-foto bersama saat meresmikan jalan tol Tanjung Benoa-Nusa Dua pada tanggal 6 Juli pukul 16.00 WITA. Hal ini guna mengantisipasi banyaknya warga yang berfoto ketika jalan tol tersebut sudah mulai beroperasi.

    Demikian disampaikan Dahlan di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (17/6/2013).

    “Tanggal 6 Juli jam 16.00 kita undang warga Bali untuk kunjungi jalan tol dan melakukan jalan kaki dari ujung Benoa ke Nusa Dua. Saya akan dampingi, saya akan ikut jalan, tentu mereka boleh bawa mobil bawa motor tapi harus diparkir di ujung jalan tol,” ujarnya.

    Dahlan melakukan hal itu karena belajar dari pengalaman Jalan Tol Suramadu di mana banyak warga yang lewat berhenti di jalan tol hanya sekadar untuk foto-foto.

    “Saya bayangkan ketika jalan tol dibuka mungkin Agustus, saya bayangkan minggu-minggu pertama itu banyak mobil berhenti di jalan tol itu untuk foto-foto. Ini pengalaman dengan Jembatan Suramadu,” jelasnya.

    Dahlan memilih waktu sore hari untuk meresmikan tol tersebut agar warga bisa berfoto sambil menikmati matahari terbenam.

    “Nah silahkan saat itu foto-foto tapi nanti setelah dibuka tidak ada lagi mobil berhenti untuk foto-foto. Kenapa dipilih sore, supaya matahari mau senja, kemudian keindahan senjanya bisa kelihatan,” tandasnya.

    Posted by PUTU | 17 Juni 2013, 8:50 pm
  69. Dahlan: Bayangkan, Usaha Migas di RI Harus Lewati 270 Izin dari 12 Kementerian

    Ramdhania El Hida – detikfinanceSenin, 17/06/2013 15:54 WIBFoto: dok.detikFinanceJakarta – Menteri BUMN Dahlan Iskan tengah melakukan koordinasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Pertamina untuk menyederhanakan izin usaha migas di Indonesia.”Bapak Presiden minta supaya perizinan usaha migas itu direformasi dan kemudian yang tahu itu kan SKK Migas dan Pertamina, apa saja yang menjadi penghambat sulitnya meningkatkan produksi minyak,” ujar Dahlan di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Senin (17/6/2013).Dahlan menyebutkan, saat ini pengurusan izin usaha migas sangat berbelit-belit. Terdapat 12 kementerian yang harus dimintai izin guna membuka usaha migas di tanah air.”Total izin untuk usaha migas, itu 270 izin itu kira-kira dari 12 kementerian. Bayangkan! Sehingga untuk meningkatkan produksi migas itu sulitnya bukan main dan tidak cepat,” ungkapnya.Untuk itu, lanjut Dahlan, pihaknya membentuk working group untuk membuat sebuah draft yang berisi langkah konkret guna memotong proses pengurusan usaha migas tersebut. Tim ini diberikan waktu seminggu untuk menyelesaikan draft tersebut sehingga bisa dibawa ke Menko Perekonomian untuk diperlihatkan kepada Presiden SBY.

    ………memang sepertinya harus dahlan iskan ………..

    Posted by @ndokaja | 17 Juni 2013, 9:53 pm
    • …………memang sepertinya harus dahlan iskan yang menyelesaikannya…………

      Posted by @ndokaja | 17 Juni 2013, 9:54 pm
      • INI BENERAN…………….MEMANG SEPERTINYA YANG PEDULI DENGAN PERUBAHAN DEMI KEMAJUAN BANGSA
        DALAM SEGALA BIDANG DAN MEREALISASIKANNYA, BUKAN SEKEDAR LEMPAR WACANA ATO OMDO……..SEPERTINYA MEMANG DAHLAN ISKAN YANG MENYELESAIKANNYA………

        Posted by Mustahil | 19 Juni 2013, 7:56 pm
  70. Dahlan Iskan, tiada kata pengganti selain Allah Hu Akbar..Allah telah memperlihatkan kebesaranya dalam diri DI. DI pasti punya kekurangan. Tapi siapa di negara ini saat ini yg punya pemikiran, kemauan,kemampuan dan tindakan nyata sekaligus keempat-empatnya seperti DI untuk menyatukan seluruh potensi SDA, SDM melalui BUMN negara yang Akbar ini. JANGAN LAGI RAKYAT BANGSA INI JATUH DI LUBANG YANG SAMA BERKALI-KALI. KESEMPATAN INI HANYA SEKALI. UMUR BELIAU TERBATAS DAN BELIAU SUDAH MEWAKAFKANNYA UNTUK NEGARA INI. TAK ADA KEPENTINGANNYA LAGI SELAIN MENGHARAP RIDHO DAN PAHALA DARI PENGUASA ALAM RAYA. tugas kita sekarang menjadi lebih mudah, hanya memastikan DI menjadi pemegang komando negara ini dan selanjutnya kita akan melihat revolusi besar negara ini disegala bidang “tanpa tumpahan darah, tanpa linangan airmata, tanpa ada anak yg kehilangan bpknya, tanpa ada istri kehilang suaminya secara sia-sia”. Masihkah kita perlu bukti ?Lihatlah proses revolusi PLN, Lihatlah proses revolusi BUMN saat ini….blass tanpa penolakan berarti dan bahkan penuh dukungan dan mulai memberikan hasil nyata dan membanggakan hanya dlm kurun waktu 2 th. Kecuali anda-anda yang masih berfikir terbalik dan kucing garong yg masih merasa terhormat, serta negara tetangga dan negara imprealis ekonomi lainnya (yg menguasai hampir 100% SDA indonesia), dimana negara2x tersebut pasti akan mulai ketakutan bila DI jadi pimpinan negara ini…..kita juga harus waspada dgn negara2x tersebut, krn mereka akan berusaha menghancurkan harapan kita seperti saat “orang terpintar” di negeri ini menjadi presiden dengan menjebaknya dalam kasus suatu wilayah yg kecil yg sebenarnya memang tidak memberikan keuntungn terlalu berarti bagi negara ini secara ekonomi.
    Banyak yg ingin jadi RI 1 saat ini. Coba lihat siapa yg benar2 sudah teruji keikhlasannya?! bahkan bersedia menjadi kelinci percobaan untuk membangun industri electric car, yg tiada hari tanpa keliling negeri untuk memastikan apa yg telah di rencanakan berjalan sebagaimana mestinya dan dalam tempo secepat-cepatnya? Sementara yg lain sibuk mejeng di dlm media setiap hari…
    Ingatlah pepatah lama….sesal kemudian tiada berarti….

    Posted by yeri | 18 Juni 2013, 1:13 am
  71. DPRD duancuuk!!!!!!!

    Posted by Sihab | 18 Juni 2013, 6:25 am
    • yo ngono iku rek sing jarene jenenge wakil rakyat, sing diwakili mung wetenge dewe-dewe. wis, saiki nek arep misuh yo pisuhono anggota dewan kui rek. gak ono manfaate blas, malah mung dadi tanggungane negoro, dhuwite rakyat ora berkah nek mlayu neng anggota dewan kui. durung sing senengane kongkalikong, ujung ujunge yo korupsi…, lanjut neng bui wae.

      Posted by @ndokaja | 18 Juni 2013, 7:37 am
      • Terprovokasi bung @Ndokaja…..melok misuh DPRD dan DPR……Assuuu…Nggateliiii…Djiangkrik…Kirik….Wedus….

        Sepurane yo rek lek misuh – misuh…:)

        Salam Olahraga,

        Posted by Ardian | 20 Juni 2013, 1:30 pm
  72. Maaf pa DI kalo sy ikut2an panggil Abah, tapi enak juga buat saya mah……, kerasa lebih nyunda (maaf yaah bukan primordialisme). Bah, kalo bisa dilengkapin info pasarnya bagaimana. Tolong rekans2 PTPN VIII bisa bagi2 info.

    Posted by budi shohibuddin | 18 Juni 2013, 8:36 am
  73. Wacana yang sdh jadi fakta tidak perlu dikomentari , karena sudah banyak yg komentar :-)…Tapi tentang berkurangnya jumlah penduduk Wonogiri bukannya itu suatu PRESTASI???? Penduduk Indonesia memang harus dikurangi,,,,kita sudah keramaian Pak Anggota Dewan yth

    Posted by nutami | 18 Juni 2013, 12:40 pm
  74. mohon maaf oot = saya punya pengalaman menarik. saya pingin wiraswasta, saya bergerak dibidang furniture, saya banyak email ke perwakilan atau kedutaan besar RI di luar negeri, tetapi tidak ada balasan kecuali dari mantan anak buah pak dahlan yg mantan anggota dpr, yaitu pak djoko susilo di swis, bahkan saya deberi data super lengkap, pak djoko sendiri minta untuk di “cc” setiap staffnya memberi respond buat saya. semoga masih banyak mantan anak buah pak dahlan yg peduli, atau menularkan kepeduliannya.

    Posted by haeny | 18 Juni 2013, 2:58 pm
  75. Ada yang bisa bantu tentang Pisang Baranang seperti apa? Saya searching di Mbah Google yang tampil Pisang Barangan. Terima Kasih jika ada fotonya nich….

    Posted by Joko Ardi | 18 Juni 2013, 4:31 pm
    • buah tropis yang ditanam ptpn VIII adalah durian jenis monthong, matahari, chanee, dan perwira; manggis jenis wanayasa, puspahiang, dan marel; pepaya jenis ipb 9, merah delima, dan carisya; pisang jenis cavendish, emas, dan barangan. baranang bukan nama pisang, tapi nama kampus ipb di baranangsiang bogor.

      Posted by G.Hariyanto | 19 Juni 2013, 7:53 am
  76. http://bisnis.liputan6.com/read/578732/semua-ngomongin-dahlan-iskan-jadi-presiden

    oleh Fiki Ariyanti
    Posted: 05/05/2013 13:36

    Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan. (Liputan6.com/Faisal Halimi/Blackberry)
    Dalam kunjungan kerjanya ke Universitas Muara Bungo (UMB) Jambi, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mendapatkan dukungan penuh dari civitas akademik UMB agar dirinya maju dalam pemilihan umum (Pemilu) Presiden tahun 2014.

    Pembina UMB sekaligus mantan Bupati Bungo selama dua periode, Zulfikar Ahmad mengaku banyak warga Bungo dari berbagai kalangan membicarakan sosok Dahlan.

    “Saya di Jakarta, supir taksi, tukang bakso, tukang ojek dan warga Bungo semuanya membicarakan Pak Dahlan. Saya ingin mengajak semua yang hadir di UMB untuk meminta pak Dahlan maju sebagai Presiden. Apa setuju?,” tutur dia saat menerima undangan kuliah umum dan peletakan batu pertama pembangunan kampus baru UMB seperti diceritakan Humas BUMN, Faisal Halimi yang diterima Liputan6.com, Minggu (5/5/2013).

    Menanggapi pertanyaan mantan orang nomor satu di Bungo selama 10 tahun itu, sontak mahasiswa dan masyarakat ikut hadir dalam kesempatan tersebut bersorak setuju dengan iringan tepuk tangan meriah. “Kalau begitu, ayo dukung sama-sama,” papar Zulfikar.

    Dahlan sendiri tidak terlalu menanggapi masalah ia jadi calon presiden itu. Dahlan justru mengungkapkan pernyataan sederhana yang membangkitkan semangat putra daerah untuk bisa membangun tanah kelahirannya.

    “Tidak ada orang yang lebih hebat dari orang yang memikirkan kemajuan daerahnya. Oleh sebab itu, masyarakat Muara Bungo harus bangkit dan bersiap-siap meraih kemajuan,” jelas Dahlan.

    Dikatakan Rektor UMB, Khairun A. Roni, pihaknya sedang berjuang untuk memberikan pendidikan berkualitas kepada masyrakat Bungo, namun dengan biaya terjangkau.

    “UMB memang minim fasilitas tapi maksimal kualitas, misalnya dosen terbaik tingkat Kopertis Wilayah 10. Biaya pendidikan termurah di dunia Rp 650 ribu per semester dan tidak ada biaya satuan kredit semester (SKS) lain,” pungkasnya. (Fik/Igw)

    Posted by CAK YADI | 18 Juni 2013, 4:58 pm
  77. Menanam Manihot Ultissima emang cukup sederhana dengan hasil yang menjanjikan, sayangnya budidaya singkong sekarang sudah hampir kehilangan peminat dari kalangan petani sendiri ( mudah-mudahan setelah revolusi singkong gajah ) singkong tak perlu lagi Import.

    Menanam Pisang disela-sela tanaman tahunan dengan luasan cukup besar akan dapat membantu menekan jumlah import pisang cavendish yang sekarang membanjiri Super Market kita, dan sekaligus menyediakan kebutuhan sumber Gizi dan vitamin bagi Rakyat Indonesia plus kesempatan Eksport.

    Sorgum…??? wah wah wah… sudah panen raya thok ?. sebentar lagi harga terigu sepertinya akan turun nih ( tak perlu basa-basi, terigu kita adalah asli Import ).

    Tol Benoa Bali…. masyaallah 12 bulan rampung pung. sebuah capaian prestasi nan gemilang dibawah komando Dahlan Iskan, bahkan tanpa setetes-pun dana APBN.

    DPRD Wonogiri hihihihihihi……… :D tawa samapi guling-guling, mestinya jumlahnya tak lebih dari 15 orang yaa?

    apalagi yaaa? saking banyaknya prestasi sampai lupa nulisnya.. pokoke juuuuuempoooooooooooool buat Pak Dahlan Iskan gak pake lama mikir, gak pake perlu kritik nonjok.
    Hidup Manihot Ultissima, hidup singkong pokona mah lah, terutama Hidupalah yang panjang buat Pak Dahlan Iskan, Indonesia membutuhkan virusmu. !!!!!

    Posted by Manihot Ultissima | 18 Juni 2013, 5:27 pm
  78. Tambah terus dan panen terus pak buah tripoknya.. dan jangan ada izin impor untuk buah sejenis.. biar saja ada yang protes yang penting kebutuhan untuk buahnya tetap terpenuhi dan untungnya tetap untuk bangsa sendiri..

    Itu yang diwonogiri harus lebih disuarakan lagi di twitter, facebook atau sosial media lain sampai jadi topik utama di media televisi baru ketolong..

    Posted by hendrikusendrianto | 18 Juni 2013, 7:31 pm
  79. kadang sebagian orang beranggapan semakin tinggi jabatan pasti bisa melakukan segalanya……padahal yang lebih penting adalah melaksanakan tugas dengan tulus demi rakyat Indonesia……jujur ……saya tidak mendoakan pak Dahlan jadi Presiden……karena menurutku bukan habitatnya………. tapi aku mendoakan siapapun presidennya ………pak dis tetap menteri BUMN nya ……disinilah habitat pak dis……..Jangan lupa Kalau Kita punya BUMN yang Kuat dan bisa menopang Pembangunan Bangsa Ini Maka bangsa kita akan disegani negara tetangga…… apalah artinya punya Presiden yang ganteng….. Dan sok lambat ,,,,,,,,,,tapi Kita masih diremehkan negara tetangga ayo.. pak dis Terbangkan Garuda dengan Perkasa…. Bangkitkan PT.DI menjadi Industri Pesawat raksasa…..Jadikan Pabrik Gula bisa mencukupi kebutuhan rakyatnya……Jadikan PTPN Sahabat Petani untuk angkat martabatnya…..Jadikan Pertamina Raja Minyak dunia……………..dan masih banyak lagi BUMN yang perlu sentuhannya……..Selamat bekerja Pak Dahlan kerja ….kerja ….. dan …..kerja Jadilah Pahlawan Bagi Bangsa ini ….. Bukan Jadi pahlawan untuk mempertahankan Korupsi

    Posted by yudho putranto | 18 Juni 2013, 10:13 pm
  80. Kecewa dengan pak dahlan.. Padahal peratama saya sangat mengidolakan.
    Pak dahlan kenapa mengijinkan penjualan telkomvison kepada CT group.
    Saya pelanggan telkomvison bukan **dovision karena saya cinta BUMN..
    Jika dibilang karena merugi terus maka dijual.
    saya kira yang salah bukan bisnis nya telkomvision
    tapi direksinya.. karena saya dan saudara sebagai pelanggan saja merasa aneh..
    dikasi decoder gratis.. tapi pas ada masalah tidak ada teknisi yang datang.
    trus ketika teknisi datang dia suruh ganti aja yang baru.
    langganan ulang.
    tetapi peralatan yang dipinjamkan di langganan sebelumnya tidak ditarik..
    bahkan menuh2 menuhin tempat di rumah..
    kalo di buang takut di minta lagi..

    kalo dijua. lini multimedia telkom akan berkurang..
    padahal tv langganan masih strategis dan tidak banyak pesaing di indonesia.
    rugi bukan salah bisnisnya.. tapi salah manajemennya…

    kalao pak dahlan tidak bertindak.
    SAYA AKAN SANGAT KECEWA SEKALI.

    ekonomibisnis.suarasurabaya.net/news/2013/120509-Dijual-Terlalu-Murah-Ke-CT-Corp,-Akuisisi-Telkomvision-Dipermasalahkan

    Posted by Widarta Ketut | 19 Juni 2013, 12:33 am
    • Kemitraan Telkom Dengan CT Group Jadikan Bisnis Televisi Berbayar Semakin Dinamis

      Advertorial – detikNewsKERJASAMA – Direktur Information Technology Solution & Strategic Portofolio Telkom, Indra Utoyo (2 kanan), CT Corpora, Chaeril Tanjung (2 kiri) berjabat tangan seuai penandatanganan kemitraan Strategis Telkom – CT Corpora disaksikan oleh Direktur Utama Telkom, Arief Yahya (kanan), Chairman CT Corpora, Chaerul Tanjung (kiri) , Selasa (4/6). Kerjsama ini bertujuan memperkuat posisi TelkomVision dalam industri TV berbayar di Indonesia.Jakarta – Strategic partnership antara Telkom dan CT Group memperoleh sambutan yang positif dari pasar sebagaimana ditulis oleh Nidhi Dhruv analisdari Moody’s Investor Service. Dalam analyst report yang dikeluarkan oleh Moody’s Investor Service tersebut, disoroti bahwa dengan strategic partnership antar kedua group dalam bisnis pay TV akan ‘mengubah permainan’ dalam industry pay TV di Indonesia.Lebih jauh Moody’s menilai bahwa langkah kemitraan strategis antara kedua group ini merupakan langkah strategis yang positif bagi Telkom karena dengan kemitraan ini Telkom Group mampu meng-“unlock value”dari bisnis pay TV yang dimilikinya (Telkom Vision). Moody’s menilai bahwa kemitraan strategis ini akan menguntungkan kedua belah pihak dimana sebagai penyedia infrastruktur Telkom akan mampu memanfaatkan keunguulan infrastruktur –nya untuk menumbuhkan Telkom Vision. Sebaliknya CT Group sebagai penyedia konten akan mampu memanfaatkan keunggulannya dalam penyediaan content untuk bersama-sama mengembangkan Telkom Vision. Kombinasi dari konten dari CT Group dan infrastruktur jaringan Telkom ditambah dengan kemampuan Telkom untuk melakukancross sell dan produk bundlingantara layanan Pay TV, fixed phone dan mobile phone akan menjadi kunci competitive advantage bagi Telkom Vision dibanding pemain pay TV lainnya.Selain itu, menurut Moody’s dengan adanya kemitraan strategis ini maka Telkom Vision dipercaya akan mampu tumbuh secara lebih cepat dan memperoleh market share yang lebih besar. Hal tersebut didorong oleh kenyataan bahwa bagi Telkom Group, kontribusi Telkom Vision relatif kecil sehingga kurang memperoleh “strategic attention” yang cukup dari Telkom sebaliknya bagi CT Group ini akan menjadi salah satu bisnis utama yang dimilikinya.

      …….Yang ada kemitraan strategis ya barangkali, jadi sama sama win win solution……

      ……………

      Posted by @ndokaja | 19 Juni 2013, 5:30 am
      • K
        E
        C
        E
        W
        A

        anda sebaiknya melihat berita itu adalah advetorial.. berita iklan pesanan dari CT group..dan baca pelan pelan advetorial tersebut.. infrastruktur telkom, cross sell dan produk bundling antara layanan Pay TV, fixed phone dan mobile phone (dari pelanggan telkomsel dan pt telkom).. Sedangkan konten yang diminati paling banyak diminati masyarakat sekarang bukan konten CT group. melainkan konten yang sudah ada.. discovery, NGC, HBO.. bukan konten dari CT Group dan bisa didapatkan oleh telkomvision tanpa melalui CT group..
        dan kalau memang strategis dan saling menguntungkan mengapa telkom cuman menyisakan 20% saham..
        padahal yang katanya cross selling itu kan dari pelanggan pt telkom..
        telkomvision merugi.. bukan karena bisnis jelek.. bahakan pendapatan mengalami kenaikan 50 persen lebih.. tapi tidak menerapkan effisiensi.. buktinya cerita saya… ada 2 dekoder di rumah.. 1 ngangur.. pelanggan emang nambah.. tapi cost terus naik.. ini bukan salah bisnis.. salah manajemen..
        kalao salah manajemen kenapa bisnisnya yang dijual…

        dulu saya mengidolakan JOKOWI atau DAHLAN ISKAN yang jadi pemimpin negara ini..
        tapi sepertinya pak DI masih dipertanyakan jika tidak berani menindak yang bos bos besar..

        liat komentar pak DI saat ditanya penjualan ini.
        “itu urusan PT.Telkom. bukan Kementrian BUMN” .. terserah direksilah..
        coba tanyakan pendapat pribadi beliau.. sebagai pengusaha..
        bisnis bagus manajemen jelek.. pilih mana.. jual bisnis atau ganti manajemen..
        ibarat punya toko di lokasi strategis… tapi karyawan ga ngawasin orang nyolong..
        tokonya dijual apa karyawan diganti..
        anda sebenarnya mengerti maksud saya..
        semoga tidak buta dengan kecintaan berlebih dengan DI.
        Saya cinta DI tapi belum buta..
        saya jadi kecewa karena..
        pak DI beraninya cuman pada bawahan dirut BUMN dll.
        tapi kalo udah berhubungan dengan orang besar.. apalagi katanya dekat dengan istana.
        DI mundur teratur.. bahkan penjelasanya terkesan ngeles, dan menyerahkan ke direksi telkom.

        KECEWA…. KECEWA…. KECEWA..

        K
        E
        C
        E
        W
        A

        Posted by Widarta Ketut | 19 Juni 2013, 9:37 pm
        • Menurut saya, masing2 BUMN sudah diberikan wewenang untuk memutuskan dan berusaha mendapatkan yg terbaik utk perusahaan. Jika untuk semua masalah Pak Dahlan Iskan harus memutuskan terus apa gunanya mereka digaji tinggi

          Posted by NOENG | 20 Juni 2013, 11:39 am
          • Ga percaya.. coba aja baca berita tentang penjualan ini di detik.com yang notabene sudah punya nya CT.
            Beritanya jauh beda dengan media lain. kompas tempo dll..
            meski kita lihat seseorang bagus..
            sebaiknya juga kita tetap kritis.
            tanpa sikap kritis tetap di pelihara..
            semua bisa kembali ke jalan yang salah..
            mungkin penjualan ini karena seperti kata pak DI..
            negara seharusnya tidak berbisnis.
            tapi menurut saya..
            negara melepas bisnis ke swasta seharusnya dengan perhitungan.
            jual dengan harga wajar. bukan di obral seperti bca indosat dulu..
            apalagi prospek dan pertumbuhannya bagus.
            asal tau saja..
            pertumbuhan pelanggan telkomvision itu 300%.
            rugi karena kurang effisiensi.
            salah manajemen bukan salah bisnisnya
            ga layak dijual murah
            kalao CT group mau beli mahal sie bagus…
            tapi tetep saja.. dijualnya kok 80%
            CT itu pengusaha sukses.
            mana mau beli perusahaan kalao prospek ga bagus.
            apalagi rugi 16 tahun kok mau dibeli ama CT.
            menurut saya ada masalah dengan dirut telkom sekarang.
            mungkin bukan salah pak DI 100%.. tapi kalo ga periksa ya sama saja.
            pak Di jadi ikut harus menanggung..

            hehehe..
            hebat hebat.. smoga pak DI ga merelakan telkomvision hanya karena takut pada yang besar besar.
            dan semoga yang disini masih tetep kritis..
            yang bagus dukung.. yang melenceng luruskan.

            Posted by Widarta Ketut | 20 Juni 2013, 2:22 pm
      • detik.com itu udah pny CT group gan..
        coba aja cek di halaman bawah detik.com
        trans corp..
        bandingin aja beritanya ama media lain.
        jadi jangan langsung percaya advetorial detik.com 100% benar..
        CT mau akuisisi ga masalah..
        cuman kalao merugikan BUMN.. itu yang masalah..
        apalagi pak DI diam diam aja.

        btw..
        di forum ini ga ada yang pake nama asli yach..
        malu sendiri pake id beneran..

        Posted by Widarta Ketut | 20 Juni 2013, 5:45 pm
        • Masalah pemberitaan beda banyak terjadi, bahkan masalah bola aja semua media ulasannya bisa beda padahal pertandingan yang dibahas sama.

          Posted by susanto | 20 Juni 2013, 6:44 pm
        • saya terus terang tidak mengerti masalah ini
          terkadang hal yang terjadi di bumn tidak melulu hal yang baik
          namun menurut saya lebih baik menelusuri persoalan sampai jelas baru mencaci seseorang,karena kita semua tau apa yg tertulis di media tidak 100 persen benar, satu hal yang saya lihat pak Dahlan tulus dan kalau dia memilih tidak berkomentar atau tidak menjawab kemungkinan karena masalah tersebut mungkin diluar kuasa beliau……

          twit pak Dahlan saja pak Widarta,sampaikan kekecewaan anda,beliau terbuka terhadap kritik

          Posted by kirana | 20 Juni 2013, 6:47 pm
          • @kirana. iya baru inget pak dahlan aktif di twitter..
            sebelum pembaca lain salah sangka.
            saya tidak mencaci maki siapapun..
            mungkin tulisan saya terlalu berapi api.
            jujur karena saking keselnya denger berita ini
            sebagai rakyat maupun sebagai pelanggan telkomvision.

            saya tiap senin pagi masuk ke sini.. baca hope hope pak dahlan.
            tapi setelah baca berita itu.
            langsung terperanjat saya.
            karena saya orang IT. dari dulu saya tau klau telkom itu arahnya juga ke multimedia.
            makanya bikin telkomvision, grovia dll
            karena pertumbuhan telekomonikasi sudah mentok
            apalagi TELKOMSEL sudah ga sepenenuhnya milik PT.Telkom.
            35% milik Temasek singapur

            sudahlah.
            teman teman disini sudah mengarah ke fanatik.
            saya kasi kritik, “meskipun saya salah terlalu berapi-api”
            malah saya dihujat..

            salam buat penggemar DI.
            saran saya cuman jangan sampai “fanatik”
            kalau jokowi jadi presiden nanti.
            saya berharap pak DI jadi wakil.
            atau tetap menjadi mentri BUMN.
            sampai semua BUMN beres..
            dan tidak ada yang dijual lagi.

            saya harap!!!!!!

            Posted by Widarta Ketut | 20 Juni 2013, 10:34 pm
        • Bpk ketut, bpk sudah tau pemilik dr beberapa media, tp kenapa bpk g mau faham
          Kalo saya menghargai berita yg positif. G sprt media yg bpk sebut. Kalo memberitakan pak dahlan pembaca diajak negatif, tp sy tidak KECEWA, krn menyebarkan negatif itu tidak perlu modal, cukup dg omongan gombal

          Posted by sorwilis | 22 Juni 2013, 9:54 pm
  81. 2 Bulan Lagi, Dahlan Punya Mobil Listrik Sport Baru Bernama ‘Selo’

    Feby Dwi Sutianto – detikfinanceSelasa, 18/06/2013 12:30 WIBFoto: dok.detikFinanceJakarta – Pembuatan mobil listrik sport baru bernama ‘Selo’ milik Menteri BUMN Dahlan Iskan direncanakan tuntas 2 bulan ke depan. Mobil listrik ini menggantikan mobil listrik tucuxi karya Danet Suryatama yang hancur karena kecelakaan. “Kira-kira dua bulan lagi,” ucap Dahlan di Hotel Hyatt Jakarta, Selasa (18/6/2013).Berbeda dengan Tucuxi, Dahlan menegaskan tidak ingin terus menerus memantau perkembangan pembuatan Selo. Dahlan ingin memberi kebebasan pengembangan mobil listrik made in Indonesia ini.”Saya terus terang, nggak seperti dulu. Tiap minggu cek. Itu dirasakan sebagaipressure (tekanan). Nggak mau kasih tekanan ke mereka,” tambahnya.Selo sendiri, diambil dari nama dari bahasa Jawa yang memiliki arti batu. Selain Selo, Dahlan juga mendukung pengembangan mobil listrik versi Alphard, City Car dan Bus. Untuk pengembangan ini, akan dilibatkan Dasep Ahmadi dan Rafi. Sebelumnya, Dahlan mengatakan akan memamerkan beberapa mobil listrik untuk keperluan angkutan peserta pada KTT APEC di Nusa Dua Bali tahun ini.Untuk pengembangan semua mobil listrik ini, Dahlan menyebut ada dana yang diambil dari kocek pribadinya dan juga sponsor. Selain itu, semua mobil listrik made in Indonesia ini, akan mengikuti persyaratan uji kelayakan dari Kemenhub.

    Posted by @ndokaja | 19 Juni 2013, 5:48 am
  82. hadirr..strategi yg sistematis & terencana dg baik,knp2 ya kmrn2 itu kok ga terfikir/ga berani mengganti tanaman PTPN yg ga produktif dg yg lbh produktif? Pemimpin itu jgn mau hny jabatanya aja,tp jg resikonya..(Dahlan Iskan).Semangat soree..kerja kerja kerja !! Demi Indonesia..

    Posted by koreksi diri | 19 Juni 2013, 5:27 pm
  83. alhamdulillah..semua rencana dan cita cita pak DI didukung penuh dan dilaksanakan jajaran BUMN. Jayalah negeriku…

    Posted by @rief | 19 Juni 2013, 7:39 pm
  84. Alhamdulillah indonesi babgkitlah ! Alhamdulillah masih Ada yang perdulih! Bismillah semoga semua yang berkarya d beri kesehatan. ….semangat pak dahlan

    Posted by Anna | 20 Juni 2013, 7:53 am
  85. Ayo…untuk masyarakat Medan terutama Karyawan BUMN & Karyawan PTPN-III mari ikuti acara ” MEDAN BERSHALAWAT DAN BERSILATUR RAHMI BERSAMA SYEH ASSEGAF DAN BAPAK DAHLAN ISKAN” di Lapangan Benteng Medan Hari Senin, tanggal 24 Juni 2013.

    Posted by sudarto | 20 Juni 2013, 8:38 am
  86. lucunya pas tender telkomvision MNC ga diajak..
    alasannya karena udah punya tv berbayar..
    nah kalo dia tawar 200 juta dolar / 2 trilyun..
    apa ga merugikan telkom tuh..

    cepet pak DI
    eling eling..

    dapat dari media lain.
    berita detik.com ga netral secara detik.com milik CT group.

    Posted by Widarta Ketut | 20 Juni 2013, 5:51 pm
    • Tidak menutup kemungkinan itu. Sayangnya 200jt dolar masih berandai2. Kalau benar MNC mau beli segitu, pasti CT akan jual lagi tuh ke MNC dengan senang hati.

      Posted by susanto | 20 Juni 2013, 6:37 pm
      • makanya pak susanto yang sangat cemerlang..
        mereka ga diundang..
        kalao harga lebih dari 100juta dolar…
        kan yang untung CT group.. yang buntung Telkom group..

        pikiran bapak memang sangat cemerlang.
        se cemerlang CT group.
        ngapain CT group beli perusahaan yang 16 tahun rugi terus..
        tetapi di dalamnya ada cerita pelanggan tumbuh 300%, pendapatan naik 60%, menguasai 70% lebih pasar.
        tetapi merugi..
        cemerlangnya bapak susanto pasti bisa melihat rugi ini salah managemen.. bukan salah bisnis..

        biarin aja telkom buntung… hehehe…
        saya suka pak DI pak susanto.
        saya juga mengidolakan beliau..
        tapi saya mengkritik karena ada yang aneh..
        saya juga pelanggan telkomvision.
        yang bayarnya gampang karena sudah terintegrasi kayak telepon rumah..
        indovision masih jauh kalah… karena saya juga bayarin temen yang langganan indovision..

        nasib nasib.
        anak usaha BUMN dijual murah karena pikiran yang tidak secemerlang bapak susanto.

        Posted by Widarta Ketut | 20 Juni 2013, 6:44 pm
    • pak widarta ketut
      sebetulnya saya sakit hati juga telkomvision dijual, sama siapapun juga
      memang pak dahlan juga jengkel bin ngambek bahkan sampai bilang bodoh karena rugi mulu,
      pak dahlan memang meu beresin cucu cucu BUMN yang jumlahnya ratusan bahkan sampai ribuan.

      tapi dijual juga tidak sampai 100%, minimal ada yang masuk swasta yang professional dan pengalaman
      makanya kedepannya kayaknya semua cucu BUMN harus berpartner sama swasta, jangan langsung bergantung dan nyusu terus pada emaknya,

      bisa jadi kepemilikan telkomvision 20% lebih bermanfaat dan lebih menguntungkan daripada kepemilikan 100% tapi rugi terus,

      terlkom akan tetap mendapat keuntungan yang besar secara jalurnya temasih ke telkom,

      yang perlu telkom lakukan adalah segeralah membuat satelit baru, karena itulah bisnis telkom seutuhnya,

      visi terlkom seharusnya memindahkan route internet ke luar negeri tidak melewati singapura,

      masa negara segede gajah ini numpang jalur ke spore, malu aing

      Posted by saeful | 21 Juni 2013, 9:36 am
  87. saya rasa anda bukan hanya pelanggan telkomvision… karena nafsu bgt dan provokatif.
    spt nya anda sakit hati dgn kejadian ini…
    saran saya, anda sampaikan lsg ke Twitter Dahlan Iskan, mdh ada tanggapan…
    Saya tidak bisa komen, karena tidak mengerti detail persoalannya, daripada sok2an ngomong dari baca berita doang…

    Adalah hak prerogatif dahlan iskan untuk menentuka arah kedepan BUMN, baik itu dikembangkan, di merger, dijual atau dibunuh biar mokad sekalian… baik buruknya keputusan beliau bisa dilihat dari raport bulanan dan tahunan beliau, jadi tidak bisa judge itu bagus atau tidak dari satu sisi saja.

    trims.

    Posted by PUTU | 20 Juni 2013, 9:34 pm
    • saya komentar dengan user id facebook saya.
      anda tidak pak putu. saya bukan tipe pembohong.

      no pelanggan saya di telkomvision 12793610***5
      kalo bayar telkomvision lewat e-banking langsung keluar jumlah tagihan kayak bayar telepon.
      itu kelebihan yang saya “sangat” saya suka, kalo *indovision saya bayar 4 no pelanggan di villa teman.
      susah ribet apalagi kalo jenis paketnya beda2 per user id…
      saya komentar disini karena saya tiap senin masuk dan suka membaca ini.
      dahlaniskan.wordpress.com dan teguhidx.blogspot.com wajib saya buka tiap senin.
      karena memang updatenya tiap senin..

      saya tidak menghakimi beliau “pak DI”.
      cuman di komunitas ini saya berharap ada yang bisa membuat beliau berpikir ulang.
      siapa tau ada yang salah dengan penjualan telkomvison..
      tau aja ada yang deket dengan pak DI.
      saya cuman pelanggan telkom dari jaman internet dialup.
      sampai produk pay tv nya..
      ya mungkin kita lihat aja 10 tahun ke depan.
      apa bisnis pay tv itu jelek sampai sampai hrs dijual.
      lihat pabrik gula.. semua merugi.. tapi diperbaiki bisa untung.
      bukankah manufactring hope itu adalah fokus di harapan memperbaiki manajemen.
      saya lupa judul ada tulisan seperti itu, di bagian BUMN apa..
      saya kira pak DI itu memperbaiki manajemen..
      dulu pak DI jg bilang PTPN harus buat konsorsium buat beli kebun sawit di malaysia.
      kenapa sekarang mesti jual jual.
      telkomvision itu kan masih sesuai dengan arah PT telkom di bidang multimedia..

      ahh.. sudahlah.. capek..
      mungkin saya sakit hati.. ya sakit hati sekali..
      tapi tidak ada kepentingan apapun.. selain tidak rela lagi ada jual2an aset BUMN..
      sampai 80% lagi.. kalo 49% masih masuk akal bagi saya..

      Saya kasi baca istri saya semua komentar saya disini.

      cuman satu komentarnya yg mungkin seperti kebanyakan istri2…
      “ngapain kamu ngurusin ini, itu mereka yang ngurusin digaji besar besar.
      kamu cuman cari musuh, bikin marah orang,
      bahkan mereka sama sekali ga tau kamu juga penggemar pak dahlan.”

      ah sial..
      bener juga..

      Posted by Widarta Ketut | 20 Juni 2013, 10:30 pm
      • Saudara ketut,
        Komen anda menarik, anda benar2 mengerti permasalahan anda, tp saudara tdk megerti mslh mas dahlan iskan lihatlah masalah bukan hanya dr sisi saudara saja, coba dr sisi yg lain, kalaulah saya bagi ulasan pada anda, tentu anda belum bisa mencerna n menerima, segeralah,.,. belajar.,., belajar .,.,belajar

        Posted by sorwilis | 21 Juni 2013, 1:24 am
        • semakin menarik pak sorwilis.
          semoga bapak bisa mencerdaskan saya.
          karena saya sangat-sangat tidak mengerti dengan kejadian ini.
          “”tp saudara tdk megerti mslh mas dahlan iskan””
          kalimat ini membuat semakin menarik pak, karena jawaban pak dahlan yang selama ini tegas dan lugas tidak terdengar di masalah ini…
          saya cuma takut pak DIS belum cukup berani dengan orang yang kuat..

          kalaupun bapak berniat membagi ulasan bapak yang sangat cemerlang dan super itu.
          mungkin saya akan coba kunyah dulu.. sebelum mencernanya..
          seandainya gigi saya kuat, mungkin tidak saya telan mentah mentah dan tercerna dengan baik..
          itupun kalau bapak bersedia mencerahkan saya dan teman teman ‘dahlanis’ di forum ini..
          dan memang bapak memang punya ulasan yang ingin saya cerna itu..
          kalao cuman lip service dan tak berdasar..
          saya akan tetap berpandangan seperti sekarang..

          semoga pak sorwilis yang cemerlang dan super bisa berbagi bersama disini..

          Posted by Widarta Ketut | 21 Juni 2013, 2:47 am
          • Masalah Penjualan Telkomvision jangan Suudzon sama pak Dahlan Iskan, kalau jawaban lebih jelas tanya langsung atau datang langsung ke PT Telkom atau Telkomvision yang mengurusi penjualan ini

            Posted by CAK YADI | 21 Juni 2013, 6:06 pm
      • Ya sudahlah…..jawabannya yg bisa diberikan hanya dugaan drpd panjang kali lebar dan tetap tidak bisa memuaskan mending langsung tanya yg mempunyai wewenang/yg ikut ngurusin penjualan ini

        Posted by NOENG | 21 Juni 2013, 4:18 pm
      • Klarifikasi dari Mr. Dahlan Iskan.
        Intinya Telkomvision sbb : “Itu sebenarnya bukan tanggung jawab saya tapi itu urusan direksi dari induknya yaitu si Telkom. Inikan hanya anak usaha beda dengan BUMN. Anak usaha itu di luar tanggung jawab saya. Kalau Telkom yang kenapa-kenapa baru saya ikut selesaikan,” tukasnya.
        =============================================================
        Dahlan: 16 Tahun Berdiri, TelkomVision Tak Pernah Untung

        JAKARTA – Miliarder Chairul Tanjung (CT) telah melakukan akuisisi atas perusahaan televisi berbayar PT Indonusa Telemedia (TelkomVision). Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan, hal tersebut wajar karena anak perusahaan dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) tersebut selama ini tidak pernah meraih keuntungan dalam penjualannya.

        “TelkomVision itukan umurnya sudah 16 tahun, nah selama 16 tahun belum pernah sekalipun pun untung. Mereka tidak pernah mengalami untung dan selalu rugi terus,” ujar Dahlan saat ditemui di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Selasa (18/6/2013).

        Dia menegaskan, permasalahan tersebut di luar tanggung jawabnya, karena menurutnya perusahaan televisi berbayar tersebut adalah sepenuhnya tanggung jawab dari induk perusahaan yakni Telkom.

        “Itu sebenarnya bukan tanggung jawab saya tapi itu urusan direksi dari induknya yaitu si Telkom. Inikan hanya anak usaha beda dengan BUMN. Anak usaha itu di luar tanggung jawab saya. Kalau Telkom yang kenapa-kenapa baru saya ikut selesaikan,” tukasnya.

        Sebelumnya, CT memang disebut akan membeli 80 persen saham TelkomVision. CT akan melakukan akuisisi tersebut melalui perusahaannya, CT Corp. Seperti dilansir Reuters, nilai kesepakatan itu diperkirakan bernilai kurang dari USD100 juta.?

        ?Sebagai gambaran, pendapatan TelkomVision pada 2012 sebesar Rp405 miliar atau USD41,33 juta. Selain itu, pasar televisi berbayar di Indonesia hanya tujuh persen dari seluruh rumah tangga Indonesia. Sedangkan India sebesar 83 persen dan China 54 persen dari seluruh rumah tangga di masing-masing negara.?

        ?Sektor televisi berbayar diperkirakan tumbuh pesat karena berkembangnya kelas menengah di Indonesia?. (wdi)

        http://economy.okezone.com/read/2013/06/18/278/823582/dahlan-16-tahun-berdiri-telkomvision-tak-pernah-untung

        Posted by PUTU | 22 Juni 2013, 5:09 pm
        • @pak putu
          Saya sudah membaca tulisan ini jauh hari pak putu.
          Jika anda benar benar mengikuti semua tentang pak DI.
          Buka sebentar link di bawah ini di browser anda.

          http://www.google.com/search?q=dahlan%20+%20anak%20usaha%20bumn

          itu jauh sekali berbeda dengan klarifikasi pak DI yang bilang ngak ngurusin anak usaha BUMN.
          pak DI bahkan meminta BUMN membuat anak usaha…

          kalao komntar pak DI seperti ini :
          “””Telkomvison itu anak usaha Telkom, Rencana perusahaan BUMN ada di tanggan direksi, tapi kalau saya lihat ada yang aneh dan melenceng atau tidak benar dengan penjualan ini.. Saya akan MEMINTA penjelasan, MEMINTA klarifikasi dari direksi”””.
          saya tidak akan kecewa.

          meminta penjelasan mungkin jauh lebih sederhana daripada meminta dibuatkan anak usaha BUMN.
          Kalao pak DI tidak setuju, tinggal meminta juga batal dijual.

          sekedar tebak tebakan.
          Setelah telkomvision dibeli Trans Corp milik
          Pak Chairul Tanjung…
          “Tebakan saya”
          PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel)
          Anak usaha telkom di bidang menara akan didapatkan oleh
          PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)
          milik Pak Sandiaga Uno.

          coba anda search di google. “dahlan iskan + Sandiaga Uno + Chairul Tanjung”
          saya cuman takut pak DI, terjebak dengan konglomerasi-konglomerasi.

          saya cuma bisa mendoakan yang terbaik buat BUMN dan tentu saja Tanah Air ini.

          Posted by Widarta Ketut | 23 Juni 2013, 2:23 am
          • Wogh analisa Pak Ketut begitu mendalam…
            Sekali lagi saya tidak bisa berkomentar byk, karena saya krg paham…(daripada saya ngaco).
            memang byk ribut2 di kelas mentri-pejabat-pengusaha…
            bahkan menyeret2 menko HR dan geng ITB…
            kalaupun pak DIS percaya dgn CT itu sangat manusiawi…
            CT punya Integritas Tinggi… dan kalau mau ditelusuri lagi, CT adalah orang yg diminta oleh SBY untuk membujuk Dahlan Iskan agar mau menjadi DIRUT PLN… pak DI kekeh tidak mau, tapi pak CT juga tetap ngotot, akhirnya DI luluh juga setelah berminggu2 dibujuk… kata2 sakti CT : hanya Pak Dahlan yg bisa menyelesaikan krisis Listrik PLN diindonesia, yg lain tidak akan mampu.

            Posted by PUTU | 23 Juni 2013, 11:33 am
          • Disclamer : ini cuma artikel copas saja, saya tidak paham akan kebenarannya.
            hanya buat referensi saja ya masbro.

            http://ekonomi-bisnis.pelitaonline.com/news/2013/06/17/masya-allah-pttelkom-tbk-menjadi-sapi-perahan-kroni-menko-hatta-rajasa#.UcZ7fKwVyf0

            =============================================
            Masya Allah. .. PT.Telkom Tbk Menjadi Sapi Perahan Kroni Menko Hatta Rajasa
            Semua rekayasa perampokan uang negara dengan modus canggih adalah semata-mata untuk kepentingan pribadi dan politik 2014 dengan menghancurkan BUMN. Seorang pejabat Mitratel bilang : “kalau Gank Mafia ITB sdh ada mau, siapa yg bisa menghalanginya ? Apalagi jika Hatta Rajasa terlibat”. “Pak Hatta Rajasa ternyata tdk puas hanya kuasai industri Migas dan Hutan. Sekarang sektor telekomunikasi pun disikatnya” ujar pejabat itu.
            Senin, 17 Juni 2013 10:35 Tjs|Red|
            Jakarta|POL

            Tak henti-hentinya setiap menit dan setiap jam twitter TrioMacan2000 berkicau…Redaksi PelitaOnline menduka ini pasti ada team adminnya. Setelah adanya kicauan menghebohkan beberapa pekan lalu dunia pemberitaan Isyu miring tentang adanya salah satu istri menteri dari partai yang berkuasa di negeri ini berselingkuh dengan anak suaminya , kini kembali memberikan kicauan menghebohkan yang akan membuat panas dunia persilatan politik Indonesia.

            Ketika terjadi vonis pailit terhadap Telkomsel tahun lalu, seorang petinggi negara pernah sampaikan info kepada kami bahwa akan terjadi Centurygate II. Saat itu kami belum mengerti arah ucapan pejabat negara tersebut. Kok Telkomsel bisa dirampok seperti Bank Century ? Bagaimana caranya? Siapa pelakunya? Namun, ucapan senior tersebut kini mulai terbukti kebenarannya. Ternyata ada skenario besar yg canggih utk merampok Telkomsel & Telkom Indonesia

            Modus korupsi ala century gate di Telkom Indonesia dilakukan dgn cara yg sangat rapi, canggih, penuh rekayasa & dipersiapkan secara matang, Berdasarkan temuan investigasi kami, sebelum lakukan perampokan terhadap Telkom Indonesia dan Telkomsel, pihak-pihak yang terlibat buat strategi sebagai berikut :

            Mengadakan aksi Demonstasi rutin di gedung Telkom dan BUMN menuntut Renaldi Firmansyah (Dirut Telkom) mundur dari jabatannya. Karena bermasalah korupsi dengan Proyek Penunjukan langsung oleh PT.INTI Penggantian Kabel Tembaga ke kabel serat optic, dengan hitungan korupsi hamper mencapai 6 Trilyun. Demo yang dilakukan rutin pada saat itu oleh LSM JADEWA (Jakarta Development Watch. Konon menurut info yang di dapat aksi tersebut suruhan adiknya Hatta Rajasa (HR) .

            Melakukan penggantian seluruh direksi Telkom Indonesia yang dianggap tidak mau mendukung rencana perampokan / korupsi ini. Rinaldi Firmansyah cs diganti dengan Arif Yahya cs (8 orang tim direksi yang semuanya almuni ITB dan orangnya Menko Ekonomi Hatta Rajasa). Selanjutnya Direksi Telkomsel (anak Telkom) juga diganti dengan direksi yang mau “bekerjasama” dalam rencana korupsi mega triliunan ini. Mereka juga menempatkan orang mereka di jajaran direksi PT. Indosat karena Indosat juga bagian dari rencana perampokan/korupsi ini.

            Setelah semua direksi PT Telkom Indonesia , Telkomsel dan PT. Indosat sudah diganti dengan orang-orangnya mereka, dilakukan langkah berikutnya :

            Wakil Bendum PAN yang juga pengusaha nasional Wahyu Sakti Trenggono, take over kepemilikan saham di PT. Tower Bersama Infrastruktur Grup/TBIG. Jumlah saham TBIG yg ditakeover WS Trenggono disebut-sebut sedikitnya 30%, namun sumber internal TBIG mengungkapkan lebih dari 51% saham. TBIG adalah perusahaan nasional yg core bisnisnya adalah penyediaan /penyewaan infrastruktur telekomunikasi seperti BTS dan lain-lain.

            Semula TBIG ini mayoritas sahamnya dimilki Edwin Suryajaya (ex Astra) dan Sandiaga Uno (yg juga proxy Edwin S). Setelah TBIG dikuasai WS Trenggono (dan Hatta Rajasa?), mulailah dilakukan rekayasa untuk membobol Telkom Indonesia, Telkomsel & Indosat. Langkah pertama adalah dengan memerintahkan. Telkom Indonesia memberikan sebagian besar pangsa bisnis pembangunan / sewa BTS ke TBIG.

            Proyek penyediaan/sewa BTS Telkom Indonesia Telkomsel Indosat diberikan kepada PT. TBIG dengan mengorbankan hidup PT. Dayamitra Telkom. PT. Dayamintra (Mitratel) adalah anak perusahaan Telkom Indonesia yg selama ini core bisnisnya sewa / sediakan BTS utk Telkomsel / Indosat. Akibat “kebijakan” PT. Telkom Indonesia yg serahkan pangsa bisnis Mitratel ke PT. TBIG ini,

            Mitratel pun tergerus habis omset & labanya. Di pihak lain, PT. TBIG tahun ini 2012 mencatat omset hampir 2 Triliun dan laba hampir 1 Triliun (naik > 100% dari tahun 2011). Namun, bukan lompatan omset dan laba TBIG itu yang menjadi sumber keuntungan besar TGIB (Trenggono, Hatta Rajasa dan PAN ?). Bukan itu !.

            Keuntungan terbesar yang berhasil diraup TBIG (Trenggono & Hatta Rajasa cs?) adalah dari kapitalisasi market atas lompatan harga saham TBIG. Harga saham TBIG semula adalah 2000/saham (2011). Melalui kolusi dengan Telkom Indonesia , harga sahamnya melonjak menjadi hampir 7000/saham. Kapitalisasi saham PT. TBIG dari 8 Triliun melompat menjadi 27 Triliun !! atau lebih 300% ! Siapa yg menikmati keuntungan terbesar ?

            Pihak yg meraup keuntungan terbesar adalah mereka-mereka yang merencanakan semua rekayasa ini. Pasti mereka yang kuasai saham TBIG sejak awal. Praktek yg mereka lakukan ini dlm pasar modal disebut Insider Trading. Mereka tahu & bahkan yang lakukan semua ini untuk keuntungan pribadi. Dengan asumsi Trenggono Cs kuasai 50% saham TBIG, maka dgn lompatan harga saham 2000 ke 7000, mereka untung 5000/saham (margin > 250%). Dengan kapitalisasi 27 Triliun selama thn 2012 saja, sedikitnya Trenggono cs raup keuntungan 7 triliun dari hasil Insider Trading ini.

            Cukup 7 triliun? Oh tidak .. no .. masih ada lagi

            PT. Dayamitra Telekomunikasi (mitratel) anak Telkom Indonesia ternyata akan dikorbankan. Dijadikan tumbal untuk korupsi raksasa ini. Semua rencana korporasi Telkom Indonesia yang sudah disiapkan sejak bebebrapa tahun yang lalu oleh direksi lama, dibatalkan direksi baru Telkom. Rencana Mitratel utk IPO (go publik) tahun ini dibatalkan ! Rencana Telkom Indonesia suntik modal kerja 2 T ke Mitratel juga dibatalkan. Padahal dengan suntik 2 T ke Mitratel dan melalui IPO, Mitratel kan jadi perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi kelas dunia. Sebaliknya, Direksi Telkom Indonesia Arif Yahya cs, antek Hatta Rajasa si Trenggono cs mau kerdilkan /kebiri Mitratel, besarkan TBIG.

            Informasi terakhir yg kami peroleh dari pejabat tinggi Mitratel, Direksi Telkom Indonesia malah mau menjual mitratel ke TBIG !! Masya Allah. Dan lebih gilanya lagi, Mitratel (PT. Dayamitra Telekomunikasi) itu nanti dijual bukan kepada TBIG as company, melainkan kpd Trenggono !. Jika Mitratel akhirnya dijual ke Trenggono, maka Trenggono cs (Hatta Rajasa ?) menjadi penguasa tunggal alias monopoli dalam bisnis BTS.

            Semua rekayasa perampokan uang negara dengan modus canggih adalah semata-mata untuk kepentingan pribadi dan politik 2014 dengan menghancurkan BUMN. Seorang pejabat Mitratel bilang : “kalau Gank Mafia ITB sdh ada mau, siapa yg bisa menghalanginya ? Apalagi jika Hatta Rajasa terlibat”. “Pak Hatta Rajasa ternyata tdk puas hanya kuasai industri Migas dan Hutan. Sekarang sektor telekomunikasi pun disikatnya” ujar pejabat itu.
            – See more at: http://ekonomi-bisnis.pelitaonline.com/news/2013/06/17/masya-allah-pttelkom-tbk-menjadi-sapi-perahan-kroni-menko-hatta-rajasa#.UcZ7fKwVyf0

            Posted by PUTU | 23 Juni 2013, 11:42 am
  88. ABAH DAHLAN “SUPERRRRRRR”

    Posted by DAMAR@RANGKAS | 20 Juni 2013, 9:39 pm
  89. Soal Pertanian dan produk pertanian maka tidak ada jalan lain kecuali Pemerintah HARUS berpihak kepada para petani yang menjadi mayoritas penduduk negeri ini dan sekaligus menjadi mayoritas penduduk miskin negeri ini

    Kementerian BUMN bisa dan sangat bisa berperan aktif dalam rangka keberpihakan pemerintah terhadap petani dengan merevitalisasi fungsi BULOG sebagai stabilisator harga-harga bahan kebutuhan pokok, termasuk didalamnya produk-produk pertanian, demikian pula dengan buah-buahan

    saya sudah menulis mengenai peranan BULOG untuk mensejahterakan petani dan buruh sekaligus :

    http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2012/02/13/kaitan-antara-kesejahteraan-buruh-dengan-kesejahteraan-petani-438986.html

    Posted by masjant | 21 Juni 2013, 10:42 am
  90. Buah-buahannya ditunggu di pasar tradisional dan supermarket, pak DIS, biar kami bisa ikut menikmatinya.

    Posted by mas diding | 21 Juni 2013, 9:23 pm
  91. pak dis memang edan, gila, tp hebaaaat

    Posted by ed | 21 Juni 2013, 11:45 pm
  92. @pak NOENG
    meskipun direksi sudah digaji tinggi. belum tentu mereka selalu benar kan pak.

    @ pak SUSANTO
    Bener pak. Media sekarang sudah banyak dikuasai penguasa yang punya kepentingan politik.
    RCTI, GLobal, MNC dikuasai grounya pak Hary Tanoe
    TVone, ANTV, Vivanews dikuasai pak Ical
    Metro TV, Media Indonesia punya pak Surya Paloh
    Trans TV, Trans 7, Detik.com punya pak Chairul Tanjung.

    @ pak PUTU
    Saya investor kecil kecilan di pasar modal pak.. Tak ada kepentingan sama sekali, bukan karyawan telkomvision, bukan juga karyawan CT grop, ataupun afiliasi maupun saingan keduanya.
    Saya dapat beritanya juga kebetulan pas cari2 berita kenapa IHSG bulan ini anjlok sekali.
    Saya cuman bisa akses berita pak, ga mungkin akses para pemegang keputusan penjualan ini..
    mungkin saya salah mengungkapkan kekecewaan saya disini.
    Hak prerogratif pak dahlan selama ini saya ikutin sangat bagus. sampai merangkak di pabrik gula saking bersihnya lantai pabrik..
    perbaiki menajemen dan menebar “hope”..
    Karena itu pabrik gula yang merugi puluhan tahun tidak dijual ke swasta.
    Apakah “bodoh” memperbaiki manajemen pabrik gula meskipun merugi puluhan tahun seperti telkomvision… saya kira tidak bodoh.

    @ pak SAEFUL
    Telkomvision anak kayaknya pak bukan cucu.
    Dijual gpp pak. kecewanya saya kok sampai 80%. cuman sisa 20%. kalau masih sisa 51% masih bisa pegang keputusan, dan diawasi sama yang 49% swasta kan bagus.
    Kalau telkom cuman bikin satelit aja nanti malah Telkom yang nyusu minta penyertaan modal negara (PMN) terus. Modal gede kembalinya lama..
    telkom sekarang sudah bikin palapa ring untuk internet pak..
    ga bisa main pindah dari singapura. internet itu all connected. pasti lewat singapura – hongkong – jepang.. sambungan lain ada ke filipina mungkin lewat sulawesi atau kalimantan.. dan sambungan ke australia..

    Telkom itu perusahaan besar yang sudah go public, kalau tidak ada ekspansi, dimana bisnis telekomunikasi saja sudah penuh, susah mencari pertumbuhan, pertumbuhannya akan stagnan tanpa bikin usaha lain. Pertumbuhan stagnan akan membuat saham telkom tak menarik lagi , pemiliknya 51% pemerintah..

    @ pak CAK YADI
    tidak Suudzon pak.. saya masih mengidolakan pak dahlan pak. kita doakan kekerasan tekadnya membuat mobil listrik segera berhasil.. listrik adalah energi masa depan.. saya langsung jatuh cinta dengan pak DI, saat beliau baru menjabat dirut PLN, dan di salah satu koran menulis, tentang pengadaan gardu tidak harus merek eropa, merek china dulu karena PLN tidak banyak uang..
    karena gardu yang harus diganti jumlahnya sangat banyak.. kalao ngotot merek eropa, listrik akan terus byar pet.

    nb.
    Saya kecewa bukan karena saham telkom anjlok. Kebetulan tidak memilikinya sekarang saat IHSG jatuh. Saham BUMN yang saya miliki sekarang cUman PGAS dan BBRI.

    @ admin
    Terimakasih sudah meminjamkan ruangnya untuk berdiskusi, dan mohon maaf bila saya berapi api sampai dikategorikan provokatif.
    Situs anda sangat bagus dan syukur anda membuat situs ini, saya jadi tau banyak tentang pak DI.

    mohon pamit.
    salam damai semua.

    Posted by Widarta Ketut | 22 Juni 2013, 12:49 am
  93. mas widarta ketut, anda super sekali. salam hormat dan salam damai jg. mari kita doakan agar p dahlan iskan dapat menentukan keputusan yg terbaik bagi bangsa dan negara dalam penjualan telkomvision. tetap semangat dan sukses. kerja kerja kerja

    Posted by darrentt | 22 Juni 2013, 8:44 am
  94. akhirnya saya bisa komen. seneng banget kalo di forum ini ada debatnya. ada kritikan buat pak Dahlan. ga monoton cuma “pak Dahlan hebat”, “luar biasa”, “like DIS”, dll. apalagi kalo debatnya cerdas. ga cuma maki2, & menebar fitnah.
    kritikan buat pak Dahlan bagi saya seperti dapat les tambahan gratis. dan saya yakin pak Dahlan juga tidak buta untuk mencerna kembali kritikan2 yg memang membangun. saya yakin pak Dahlan tidak angkuh untuk mengakui kekurangan programnya, seperti program sapi kemarin.
    kita cinta & bangga pada pak Dahlan, jadi mari kita dukung langkah2 pak Dahlan membangun negeri. tetapi juga kita ingatkan pak Dahlan dengan kritikan agar pak Dahlan tidak sampai terpeleset apalagi terperosok.
    terimakasih buat para kritikus. saya yakin Anda juga mencintai pak Dahlan.
    @Putu, welcome home.

    Posted by serama | 22 Juni 2013, 6:45 pm
  95. perlu di dukung dan di contoh bagi pejabat yang lain……

    Posted by wasian | 23 Juni 2013, 11:33 pm
    • untuk anggota dewan yang terhormat saatnya ikut sepak terjang p dahlan….banyak kerja tdk banyak bicara apalagi banyak mejeng di umbul2….kalau sudah terkenal kerja nyalic sudah gratis ..tis…tis…….

      Posted by karsogiyo | 14 Juli 2013, 10:14 am
  96. Tidak hanya pisang. PTPN VIII juga menanam pepaya calina besar-besaran. Dan ternyata juga sudah panen. PTPN VIII memang memiliki 114 ribu hektare lahan di seluruh Jabar. Pepaya calina itu juga penemuan Dr Sobir dan tim IPB. Di samping panen pisang, Minggu pagi itu saya diminta menanam pepaya calina di sela-sela tanaman karet yang baru berumur satu bulan.

    Posted by Evan F. Ferguson | 6 Juli 2013, 5:05 pm
  97. Perhatian semua pencari pinjaman!!
    Halo ,
    Apakah Anda membutuhkan pinjaman?
    Apakah Anda tertarik untuk mendapatkan apapun jenis pinjaman ? Apakah Anda khawatir tentang finansial ?
    Jika demikian , silahkan hubungi kami sekarang menggunakan alamat e -mail perusahaan adalah : klarabannyfinance@gmail.com :
    Kami siap membantu Anda .
    Salam ,
    Klara Banny
    kepala kolaborasi

    Kontak : klarabannyfinance@gmail.com : pinjaman Anda saat ini , kami siap membantu Anda .

    Posted by Klara Banny | 1 September 2013, 1:06 am
  98. Apakah Anda membutuhkan pinjaman mendesak? atau apakah Anda membutuhkan pinjaman untuk bisnis, atau untuk membayar tagihan Anda jika ya maka hubungi kami melalui email: am.credito@blumail.org

    Posted by alex | 7 September 2013, 11:23 am
  99. Yang Pak Dahlan anggap sbg terobosan adalah pola pengusahaan kebun karet rakyat yg sudah menjadi pola yg direkomendasikan oleh Balai Penelitian Sembawa. Jika upaya Pak Dahlan cuma sekadar pertimbangan dangkal tsb, bagusnya bagikan saja Perkebunan Negara kpd rakyat, pasti ide Bapak yg cemerlang itu akan kelihatan lebih baik lagi. Karena di samping pemanfaatan lahan juga pendapatan hasil usaha itu akan menyejahterakan rakyat. Harusnya Pak Dahlan mengarahkan Perkebunan Negara menjadi centre of excellence yg mengutamakan efisiensi produktivitas lahan dgn hasil komoditas perkebunan, bukan dgn tumpangsari. Perkebunan harusnya di-back up dgn penelitian yg unggul spt yg dilakukan oleh Malaysia, India, Thailand, dll. Saya prihatin dgn cara berfikir Bapak. Kinerja Bapak harusnya diukur dgn kemajuan di segenap lini kegiatan perkebunan yg dilaksanakan secara profesional dgn teknologi hasil penelitian, bukannya dgn melibatkan Perkebunan Negara menjadi penyelamat impor buah.Mudah2an Bapak bisa berfikir lebih berbobot untuk Kementerian yg Bapak pimpin, yg sampai saat ini belum terlihat efeknya kecuali pemakaian sepatu olah raga yg Bapak contohkan, bahkan di upacara resmi, TIMBUL KESAN BAPAK MEMANG TIDAK PEDULI DGN PAKEM ATAU ETIKA.Perlu Bapak ketahui bahwa upaya yg Bapak perkenalkan sekarang spt misalnya Rice Estate, tumpang sari, telah dilakukan oleh PTPN, di mana salah satu pionirnya adalah Pak OB SIAHAAN. Mungkin Bapak perlu memahami sejarah perjalanan PTPN selama ini. Semoga Bapak berbesar hati merenungkan hal2 ini, Selamat Tahun Baru Hijriah.

    Posted by Symbast | 4 November 2013, 9:39 am
    • iya betul juga… memang mungkin ada benarnya perkataan anggota DPR yang Terhormat itu yang menyatakan bahwa sebenarnya DI adalah itu adalah “bodoh”, karena DI itu hanya memanfaatkan medianya untuk mempublikasikan program-program yang telah dibuat oleh para ahli yang terdahulu.. Kelebihan DI yang tidak dimiliki oleh orang pendahulunya atau para ahli adalah hanya satu yaitu pandai marketing. rasanya gak ada kepandaian lainnya karena semua idenya adalah mengkopi ide orang lain dan mempublikasikannya. Mungkin jauh lebih pandai dan jauh lebih banyak ide-ide cemarlang yang bisa diaplikasikan dari para ahli seperti pak Symbast. seharusnya bapaklah yang jadi menteri BUMN atau Menteri Pertanian itu.. saya doakan pak Symbast pada periode pemeritahan yang mendatang diangkat jadi menteri BUMN menggantikan menteri sekarang yg kerjanya hanya banyak pencitraan ide-ide orang lain atau Menteri Pertanian yang tidak terpublikasi kemasyarakat apa yang sudah dikerjakannya…Amin…

      Posted by yedrun | 4 November 2013, 12:34 pm
      • Terima kasih atas doanya, Pak/Bu Yedrun; tapi lebih bagus kita doakan bersama agar Pak Dahlan lebih arif dalam kepemimpinannya, dibebaskan dari riya’, dan semata-mata hanya mencari ridha Allah swt.

        Posted by Symbast | 8 November 2013, 10:46 am
  100. Jadi dirimu sendiri agar ketika seseorang mencintai kamu tak perlu takut jika dia akan temukan dirimu bukan orang yang ingin dia cintai.

    Posted by CANDRA SIAGIAN | 5 Juli 2014, 11:52 am

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.756 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: