>>
Anda sedang membaca ...
Catatan Dahlan Iskan, Manufacturing Hope

Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat

Senin, 13 Mei 2013
Manufacturing Hope 77

Ernie Djohan angkat telepon. “Saya harus hadir,” ujarnya kepada General Manager Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Dalsaf Usman begitu mendengar pelabuhan itu akan mengadakan perhelatan besar: peresmian pelabuhan peti kemas, pekan lalu. “Saya itu “pemilik” Teluk Bayur. Masak gak diundang?” gurau penyanyi yang lahir pada 1951 tersebut.

Dalsaf tidak hanya mengundang penyanyi Teluk Bayar itu, bahkan juga memintanya untuk menandai peresmian tersebut dengan cara mencelupkan dua telapak tangannya ke adonan semen sebagai prasasti. “Waktu Teluk Bayur saya nyanyikan, sama sekali tidak disangka kalau lagu itu akan top. Apalagi bisa membuat saya menjadi penyanyi Indonesia pertama yang memperoleh piringan emas,” kata Ernie di atas panggung.

Saya juga tidak menyangka bahwa Pelabuhan Teluk Bayur bisa dimodernisasikan seperti sekarang ini. Di masa lalu pelabuhan ini terkenal dengan pelayanannya yang buruk. Kapal harus antre dua minggu. Apalagi waktu kawasan itu terkena gempa. Kapal-kapal barang kalah total dengan kapal yang membawa bantuan darurat.

Padahal, gempanya beberapa kali. Peralatan PLTU baru yang sangat besar (2 x 100 MW) di Teluk Sirih, sekitar satu jam dari Teluk Bayur, misalnya, pernah tertahan berbulan-bulan karena kapalnya tidak bisa merapat di Teluk Bayur.

Banyak yang berpendapat bahwa Teluk Bayur baru bisa baik kalau dilakukan investasi triliunan rupiah. Tidak bisa kalau tidak dibangun dermaga yang baru. Tapi R.J. Lino, Dirut Indonesia Port Corporation (IPC) -nama baru PT Pelindo II (Persero)- yang membawahkan Teluk Bayur, berpendapat lain. Dia yakin Teluk Bayur bisa teratasi secara total kalau modernisasi peralatan dan manajemen dilakukan. Waktunya juga bisa lebih cepat karena dua hal: tidak perlu membangun dermaga baru dan tidak perlu antre anggaran APBN. IPC bisa mengusahakan dana sendiri sekitar Rp 800 miliar.

Tahun ini semuanya selesai. Gubernur Sumbar Prof Dr Irwan Prayitno, yang sejak awal mendesak BUMN untuk mengatasi Teluk Bayur, meresmikan modernisasi itu. Saya bersama Ernie Djohan, tokoh Sumbar Azwar Anas, R.J. Lino, dan empat operator crane pelabuhan mendampinginya.

Perubahannya memang drastis. Kini kapal sama sekali tidak perlu antre untuk masuk Teluk Bayur. “Zero waiting time,” ujar Lino. Kapan saja kapal datang langsung bisa merapat. Inilah contoh penyelesaian masalah besar dengan biaya yang tidak terlalu besar: modernisasi manajemen dan peralatan. Semula banyak pengusaha yang meragukan.

Hari itu saya ajak tiga pengusaha dari Jakarta untuk membuktikannya. Begitu melihat peresmian tersebut, mereka langsung memutuskan: ekspor cangkang sawit ke Eropa langsung dari Teluk Bayur.

Begitulah. Kalau berita gembira ini diketahui para pengusaha, mereka akan mengirim kapal ke Teluk Bayur tanpa ketakutan kapalnya didenda karena terlalu lama menunggu. Arus barang dari dan ke Sumbar akan meningkat drastis. Ekonomi akan tumbuh lebih cepat.

Selama ini peran pantai barat Sumatera memang meredup. Kian digeser oleh pantai timur seperti Riau. Ekonomi pantai barat Sumatera terus digeser pantai timur. Kini pantai barat bisa kembali bergairah.

Apalagi, Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, juga sedang dibenahi habis-habisan. Sudah bertahun-tahun pelabuhan itu praktis mati. Hanya tongkang dan kapal kecil yang bisa masuk. “Pintu masuk” ke pelabuhan itu tertutup pasir. Perdebatan terlalu lama untuk mengatasinya: dikeruk atau dibuatkan breakwater. Tepatnya breaksand. Pola ombak di situ memang mengakibatkan pasir akan selalu datang ke “pintu masuk” Pelabuhan Pulau Baai.

Lino, yang juga membawahkan Pulau Baai, bukan tipe orang yang banyak omong dan banyak mikir. Dia tipe orang yang langsung berbuat. Dia keruk “pintu masuk” itu. Toh, hanya selebar 300 meter dengan panjang sekitar 2 km. Pasir hasil kerukannya pun bisa dia manfaatkan untuk urukan bagian-bagian rawa di kawasan pelabuhan. Sekaligus menyiapkan lahan yang luas untuk penataan kawasan pelabuhan itu.

Lino juga membangun pelabuhan curah yang baru yang bisa mencapai kedalaman 14 meter. Berarti awal tahun depan kapal-kapal besar sudah bisa masuk Bengkulu. Kalau pelabuhan baru itu selesai akhir tahun ini, giliran pelabuhan lamanya diperbarui sistem dan peralatannya. Kini pun dengan pengerukan “pintu masuknya” yang sudah selesai, perusahaan pelayaran seperti Meratus sudah berani membawa kontainer ke Bengkulu. Saya langsung menelepon pemilik Meratus untuk mengucapkan terima kasih atas kepeloporannya menghidupkan Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu.

Pulau Baai sangat potensial dikembangkan. Pelabuhan ini seperti dikelilingi “cincin” daratan yang berfungsi sebagai penahan ombak dari segala sisi. Kalau salah satu bagian dari “cincin” itu tidak dikeruk, rasanya cincin tersebut akan terbentuk dengan sempurna sehingga pelabuhan itu hanya akan jadi sebuah danau besar yang terkurung.

Dengan posisi pelabuhan seperti itu, Pulau Baai menjadi pelabuhan yang amat tenang. Kapal bisa bongkar muat kapan saja, di musim apa saja. Ini yang akan membuat pelabuhan tersebut memiliki keunggulan. Kelemahannya itu tadi, “pintu masuk”-nya harus selalu dikeruk. Sampai kelak ditemukan cara lain yang lebih permanen.

Maka, di samping Teluk Bayur, Pelabuhan Pulau Baai ikut memperkuat ekonomi pantai barat Sumatera. Mobil-mobil untuk Bengkulu yang selama ini dikirim melalui darat dan ikut memadati penyeberangan Merak-Bakauheni kini sudah bisa dikirim langsung melalui Pulau Baai.  Batu bara dan minyak sawit dari sekitar Bengkulu juga sudah bisa keluar dari Pulau Baai. Tahun depan, dengan selesainya pelabuhan besar, Pulau Baai akan sangat ramai.

“Sekarang saja sudah kelihatan hidup. Sudah banyak kapal yang bersandar di sini,” ujar Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah yang mendampingi saya naik kapal melihat wilayah “pintu masuk” yang baru selesai dikeruk itu.

Akankah pantai barat Sumatera akan memasuki era baru lagi setelah lama ditinggalkan pantai timur? Insya Allah begitu. Di sisi bawah ada Pulau Baai. Di tengah ada Teluk Bayur. Tinggal sisi atas yang masih harus menunggu pembenahan di Sibolga dan Meulaboh.

Zaman dulu, pantai barat Sumatera adalah urat nadi utama. Lalu digeser pantai timur seiring dengan kian terbukanya Selat Malaka. Juga kian majunya ekonomi pantai timur setelah ekonomi kelapa sawit mendominasi. Ke depan, ketika ukuran kapal kian besar dan Selat Malaka kian rawan, bisa jadi pantai barat Sumatera kembali memegang peran utamanya. (*)

Dahlan Iskan
Menteri BUMN

About these ads

Diskusi

134 thoughts on “Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat

  1. …..Semangat pagi Indonesia…

    Posted by yuni | 13 Mei 2013, 3:31 am
    • nunut ah…

      Posted by adhi | 13 Mei 2013, 4:09 am
      • Ngemplok belakang ah..

        Posted by Jack Puspa | 13 Mei 2013, 4:15 am
        • Ikut hadir ah.

          Posted by kangjamjam | 13 Mei 2013, 4:52 am
          • Nggak usah banyak cingcong untuk 2014 hanya ada 2 pilihan kok: Jokowi-Dahlan Iskan atau Dahlan Iskan-Jokowi …….pilihan bebas terserah selera anda……kita vote yuk!

            Posted by Makrifatullah | 13 Mei 2013, 5:22 am
          • Absen … next hope.

            Posted by mssetiadi | 13 Mei 2013, 9:10 am
          • Menurut saya pasangan yang ideal adalah Mahfud MD dan Dahlan Iskan
            hal ini didasari oleh integritas dan kapasitas dua tokoh tersebut.

            1. Mahfud MD : latar belakangnya jelas, yaitu di bidang hukum dan tata negara. Saat ini Indonesia sangat membutuhkan presiden yang mengerti akan hukum dan yang lebih penting dari itu adalah berani menegakkannya dengan resiko apapun. biarpun tekanan dan ancaman dari dalam dan luar bertubi-tubi dia harus tetap berdiri diatas hukum dan kebenaran (termasuk juga harus berani menghadapi tekanan dari negara lain dan pengusaha setengah mafia yang ingin mengambil untung dari Indonesia).
            Mahfud MD selama menjadi ketua MK sudah terbukti berani melawan arus yang kuat demi menegakkan konstitusi negara Indonesia, atas dasar inilah kenapa Mahfud layak menjadi presiden RI selanjutnya.

            2. Dahlan Iskan : sudah tidak diragukan lagi kemampuan beliau dalam me “manage” sebuah korporasi, pengalamannya pun sudah tak terbantahkan dalam urusan ekonomi baik skala makro yang berkaitan dengan arus ekonomi dan sumberdaya antar negara, stimulasi ekonomi dan industri, persaingan global sampai ke skala micro yaitu perekonomian di tingkat rumah tangga, pasar tradisional dll.
            karena itulah pak Dahlan Iskan sangat cocok berpasangan dengan pak Mahfud MD. Presidennya bisa dan berani menegakkan hukum dan konstitusi sementara Wakil Presidennya mampu me “manage” perekonomian negara.

            Semoga Indonesia mendapatkan Rahmat dari Tuhan YME sehingga Indonesia bisa Adil dan Sejahtera, Amin…

            Posted by Miftachul Iza | 17 Mei 2013, 10:16 am
  2. Hadir ke-2

    Posted by @ndokaja | 13 Mei 2013, 3:35 am
  3. semangat pagi maju terus Pa Dis…

    Posted by nandang | 13 Mei 2013, 3:40 am
  4. mantab pak dis…

    Posted by Ant On Baruna | 13 Mei 2013, 3:41 am
  5. Bravo…..

    Posted by Arif | 13 Mei 2013, 3:44 am
  6. Semoga satu per satu pelabuhan di Indonesia bisa di re-management lagi, sehingga bs membantu roda perekonomian bangsa ini..

    Posted by Hatta Tasya Souvenir | 13 Mei 2013, 3:47 am
  7. Ikut menyimak.
    Salam Semangat Indonesia

    Posted by msodikvip | 13 Mei 2013, 3:52 am
  8. Goϑْْ morgan….from sweden

    Posted by calaxan | 13 Mei 2013, 3:53 am
  9. inilah langkah menyembuhkan sakit hati. bagaimana tidak sakit hati, puluhan tahun kita hanya menonton singapura dengan aktivitas bongkar muatnya yang tidak ada satupun pelabuhan di Indonesia bisa menyaingiya termasuk jakarta. Padahal Indonesia adalah negara maritim yang besar sekaligus penduduk yang ratusan kali lebih banyak dibanding singapura, mestinya aktivitas bongkar muatnya lebih besar. Artinya selama ini Singapura yang memiliki “kekuasaan pelabuhan” Indonesia. Dan ini memang salah kita sendiri. Mari kita tidak berbuat salah untuk yang kedua kalinya.

    Posted by habib | 13 Mei 2013, 3:56 am
    • ya mau gimana pak, investornya dari pejabat2 kita semua,mereka ya senang2 aja negara lain maju…coba suruh KPK buat mengaudit investasi yg diluar negeri,kalo byk pejabatnya kan bisa diduga pencucian uang…

      Posted by agusteub | 13 Mei 2013, 7:53 am
    • Untuk positifnya, lebih baik rasa sakit hati diganti dengan tekad untuk berbuat sesuatu yg lebih baik demi bangsa dan negara. Ini dapat dicapai jika para pimpinan (daerah) berikut jajarannya memiliki KOMITMEN yg kuat. Termasuk DPRD-nya. Jadi ngga ada lagi itu istilah . . . kojo seribu, kojo tak kojo seribu lima ratus.

      Posted by Sam | 13 Mei 2013, 4:14 pm
    • Insya Allah Kakak Habib,Kita tdk akan berbuat salah unt yang ke dua kali…
      Dengan “T.e.r.o.b.o.s.a.n” 2x yg tlh dilakukan oleh : DAHLAN ISKAN sbg Meneg.BUMN nampak hasilnya “N.y.a.t.a”..
      melalui Manajemen yang lebih semporna : INDONESIA PORT CORPORATION (IPC) telah melangkah unt melakukan perbaikan2 :Pelabuhan2 di Panai Barat Sumatra.
      Sebelumnya,tlh me-Modern Pelabuhan Tanjung-Priok, tdk lama lagi Plbhan yg ada di Wilyh.Pulau Papua (Sorong)…

      Dengan harapan,kelak Kapal2-Besar yg datang dari atau ke Negara2 lain,tdk perlu lagi melalui Plbhan Singapura…,
      tapi sudah bisa langsung merapat ke Plbhan yang ada di Indonesia…,
      Hal ini,klu Kita lihat dari sisi Perdagangan antar Negara tentu sangat Effective dan Ekonomis sekali.
      Disamping “Harga-Diri-Bangsa-Indonesia” tentu akan menjadi tarohan tersendiri oleh Negara2 luar
      dan Rakyat Indonesia pulalah akan merasakan kenikmatan-nya…
      Walau Kita harus menyadari,memang perlu “Proses” dsn “waktu” spy semua bisa : s.e.m.p.o.r.n.a..

      Untuk kelanggengan dari “usaha”2x yang telah di lakukan DAHLAN ISKAN,
      mari Kita Do’a-kan saja keberadaan DAHLAN ISKAN tetap di Limpahkan Kesehatan dan Kemudahan oleh Allah..
      AMIIN..

      Demikian Kakak Habib,semangat-Optimis selalu, ber-sama : DAHLAN ISKAN..
      Salaaam Dahlanis…

      Posted by N. SORRI.. | 14 Mei 2013, 11:32 pm
  10. Luar biasa…Erni Johan pemilik telur bayur yg melegenda,pasti senang sekali di usia senja nya beliau bisa ikut meresmikan pelabuhan yg baru di rilis kembali…biasanya endingnya yg sedikit unik.ini rupanya awalnya yg agak menggelitik,membuat yg membaca jadi terus bersambung ke bawah,Teluk Bayur saya hafal liriknya tapi tdk tahu tempatnya…Semoga terus menular ke pelabuhan2 yg lain..Teluk Bayur akan menjadi Legenda sepanjang masa…Demikian jg akan lahir Teluk Bayur2 yg lain,dan tentunya akan melegenda juga…Semangat Abah Dis…Love Abah Dis

    Posted by sekar pamungkas | 13 Mei 2013, 3:57 am
  11. Ke sebelas, Ga papa.

    Posted by diana | 13 Mei 2013, 4:00 am
  12. No 12 juga masuk boss, selamat pagi

    Posted by sania nugroho | 13 Mei 2013, 4:04 am
  13. bagaimanapun juga transportasi laut menang kapasitas dibanding darat dan udara.
    ukuran kapal sekarang makin meraksasa, kalau pelabuhannya gak diperbarui, percuma wilayah 3/4 indonesia adalah laut.

    Posted by adhi | 13 Mei 2013, 4:07 am
  14. nenek moyangku orang pelaut……

    Posted by mas ayu happy ending | 13 Mei 2013, 4:20 am
  15. Selamat,.Indonesia kembali berjaya…

    Posted by aburachmanaburachman | 13 Mei 2013, 4:46 am
  16. Selamat bekerja pak Dahlan & pak Lino, semoga sibolga & meulaboh bisa segera menyusul teluk bayur & pulau baai. Semangat senin pagi….

    Posted by fris | 13 Mei 2013, 4:53 am
  17. Semangattt indonesia

    Posted by caderkeren | 13 Mei 2013, 4:54 am
  18. great man

    Posted by ben | 13 Mei 2013, 4:55 am
  19. Apa kabar Teluk Betung?

    Posted by slamet | 13 Mei 2013, 5:04 am
    • Kurang berkembang, cenderung dilupakan. Perlu akselerasi dan bisa jadi lokasi wisata pantai yang asyik di tengah kota kalau dibenahi. Agak ke barat daya, ada pantai Duta Wisata, pantai Mutun, pantai Klara. Pada arah yang sama, juga ada TPI (tempat pelelangan ikan) yang sangat ramai dikunjungi pembeli gak cuma dari Lampung tapi juga dari Jakarta. Potensi yang luar biasa dari Teluk Betung adalah pelabuhan untuk hasil tangkapan laut dan wisata pantai.

      Posted by Aldizy | 16 Mei 2013, 7:44 pm
  20. Dari barat bisa melayani. Dari timur (papua) aku harapkan sebentar lagi. Ditambah dari tengah (priok, perak, tj mas, makasar dll) maka makin bangga lah nenek moyang kita, sbg seorang pelaut. Lagu nenek moyangku sebentar lagi harus berkumandang. Nenek moyangku….seorang pelaut. Gemar mengarung luas samudra. Menerjang ombak….tiada takut. Menempuh badai luar biasa….

    Posted by danydewa19 | 13 Mei 2013, 5:16 am
  21. Indonesia ku ever onward…

    Posted by muhardiman_eko | 13 Mei 2013, 5:23 am
  22. tidak ada hal yang bisa dilakukan kalau kita mempunyai mimpi dan bekerja keras mewujudkannya.

    Posted by dedy | 13 Mei 2013, 5:29 am
  23. Alhamdulillah, prestasi demi prestasi semakin memperkuat karakter Pak Dahlan Iskan, mari kita kerja-kerja dan kerja lagi,
    Salam

    Posted by MChoir | 13 Mei 2013, 5:29 am
  24. Kue pertumbuhan ekonomi semakin besar. Harus lebih cepat bergerak biar dapat cuilannya. Bravo Pak DIS.

    Posted by Adit(pun) Bisa | 13 Mei 2013, 5:32 am
  25. Alhamdulillah … Semoga berikutnya Sibolga dan pelabuhan pelabuhan di sepanjang pantai timur Sumatera dan diujung selatan (Kota Agung dan Panjang di Lampung)

    Posted by JAHUDIN | 13 Mei 2013, 5:53 am
    • Pak Jahudin tinggal di Lampung ya?
      Pantai di Kota Agung bisa jadi pelabuhan wisata, karena sudah terkenal di manca negara dan saya dengar sdh beberapa kali kapal pesiar merapat di sana.

      Posted by Aldizy | 16 Mei 2013, 7:49 pm
  26. semakin bangga menjadi Indonesia..inilah gaya BUMN yg korporasi bgt,smakin lincah & gesit mnghadapi persaingan.Maju trs Pak..kerja kerja kerja !! Demi Indonesia..

    Posted by koreksi diri | 13 Mei 2013, 6:12 am
    • RJ Lino ……….gak terlalu banyak mikir dan berdebat, Langsung gerak cepat dan kerja,sedikit Bicara Banyak Kerja…..( Sepi Ing Gawe Rame Ing Pamrih ) Sudah menular ke Bawahan pak Dahlan Iskan. Terjun lapangan..Cari akar masalah..Cari solusi,,,,Ambil putusan dan Kerja,Kerja,Kerja!!!
      Jika Pimpinanya Baik,,,,maka yang 80% nya akan mengikuti….Indonesia melangkah semakin maju khususnya BUMN.Se;amat berjuang pak Dahlan Iskan.

      Posted by Mustail | 13 Mei 2013, 6:41 am
      • Maaf.Ralat…..
        RJ Lino ……….gak terlalu banyak mikir dan berdebat, Langsung gerak cepat dan kerja,sedikit Bicara Banyak Kerja…..( Sepi Ing Pamrih Ing Gawe ) Sudah menular ke Bawahan pak Dahlan Iskan. Terjun lapangan..Cari akar masalah..Cari solusi,,,,Ambil putusan dan Kerja,Kerja,Kerja!!!
        Jika Pimpinanya Baik,,,,maka yang 80% nya akan mengikuti….Indonesia melangkah semakin maju khususnya BUMN.Selamat berjuang pak Dahlan Iskan.

        Posted by Mustail | 13 Mei 2013, 6:48 am
  27. semangat pagi..
    kerja kerja kerja

    Posted by anriefarel | 13 Mei 2013, 6:20 am
  28. Alhamdulillah, bisa pulkam naik kapal laut.

    Posted by Yanto Lurah Sastro | 13 Mei 2013, 6:21 am
  29. Apakah ini sudah termasuk pada pembangunan koridor laut seperti pada bahasan mh yang lalu, bangga dan terharu pelabuhan bisa dibenahi menjadi lebih baik, so nanti angkutan laut jadi lebih cepat, oh iya lupa pelabuhan sorong apa ada update baru …., di darat juga sudah mulai bergerak, double track rel kereta api di jawa apa kabar ya …., mungkin ada yang bisa sharing, jalan tol sumatra sudah mulai direncanakan, kalimantan dan sulawesi apa ya … ah googling dulu ah nanti buat kliping ….,semangat terus Abah Dahlan Iskan dan tim bumn nya, kerja kerja kerja, semoga Abah Dahlan Iskan dan pejabat serta pegawai bumn selalu diberi kesehatan,kekuatan, kemampuan untuk mewujudkan tugas yang sudah direncanakan, Allahumma Amin,

    Posted by ajipungkasan | 13 Mei 2013, 6:23 am
  30. Set set wet….gak usah banyak omong, kelamaan mikir gak beres-beres keburu telat ngejar ketinggalan. Gaya pak Dahlan klop banget dg pak Lino.
    Makro dipercepat sesuai program pemerintah, selanjutnya benahi administrasi, hilangkan pungli di semua pelabuhan kalau perlu tendang oknum nakalnya.
    Bangga punya nenek moyang pelaut dg pelabuhan2 yg kuat…;
    Nenek moyangku…orang pelaut
    Gemar mengarung luas samudra
    Menerjang ombak tiada takut
    Menempuh badai sudah biasa…

    Posted by JOWI | 13 Mei 2013, 6:25 am
  31. sapa yg lgsg posting disocial media masing2…? saya sudah lhoh…, hayo yg belum…lgsg sj deh….beritakan ttg abah dahlan iskan

    Posted by @ndokaja | 13 Mei 2013, 7:03 am
  32. mantab

    Posted by andea | 13 Mei 2013, 7:05 am
  33. Abah Dahlan Iskan Memang Hebat. Setiap Yg Ditangani Pasti Berhasil. By The Way, utk Mbk WNing yg telah Menebar Jala dan Mendapat Ikan. Selamat menempuh hidup baru. Semoga berbahagia dan selalu dlm lindunganNYA. Amin.

    Posted by Djoko Sawolo | 13 Mei 2013, 7:21 am
    • Wah berita bahagia nih Pak Djoko….semoga semua yg Allah karuniakan buat mbak Ning penuh dengan Rahmat dan BerkahNYA..aamiin.

      Posted by JOWI | 13 Mei 2013, 7:57 am
    • Selamat Bu W.Ning….. Baarakallaahu laka, wa baaraka ‘alaika, wa jama’a baynakumaa fii khair………
      “Semoga Allah memberikan berkah kepadamu, semoga Allah mencurahkan keberkahan kepadamu. Dan semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan.”

      Posted by yuni | 13 Mei 2013, 1:56 pm
    • Asswrwb – bener nih cak Djoko Sawolo ? wah sy sekeluarga jg seneng mendengarnya mugo= mbak W.Nings selalu d barokhahi sing KUOSO…Amien Ya ROBB

      Posted by R I Molle | 14 Mei 2013, 9:58 am
  34. YG ORANG SUMATRA ANGKAT TANGAN????

    APAKAH DAHLAN ISKAN BOHONG DITULISANNYA??? KALIAN BISA CEK NDIRI…

    APAKAH INI PENCITRAAN KOSONG??? PIKIR SENDIRI… WONG HASILNYA ADA…
    JGN KEK SI BLOON YG KOAR2 TAPI TIDAK PERNAH BANGUN PULAUNYA SENDIRI…

    SAYA BERHARAP PULAU2 YG SUDAH MENDAPAT SENTUHAN DAHLAN ISKAN DAN TEAM BUMN BAKAL MENCAPAI KESEJAHTERAAN… AKSES EKONOMI DIBUKA BERARTI PERPUTARAN DUIT DISANA MAKIN KENCENG… SUATU ERA TINGGAL LANDAS… GONGNYA ADALAH JEMBATAN SELAT SUNDA.

    DAN SAYA BERHARAP REKANS DARI SUMATRA BISA BAHU MEMBAHU MENSOSIALISASIKAN KINERJA DAHLAN ISKAN KE SAUDARA2, SEHINGGA VIRUS MANUFACTURING HOPE INI AKAN MEWABAH SEPERTI FLU BURUNG KE SEANTERO INDONESIA…

    JIKA SUDAH SEPERTI ITU, RI-1 TINGGAL NUNGGU 2014 SAJA.

    SALAM
    PUTU
    (PAKE CAPS KARENA BERAPI-API)

    Posted by PUTU | 13 Mei 2013, 7:43 am
  35. top markotop…

    Posted by ms | 13 Mei 2013, 8:02 am
  36. jalur daratnya LINTAS BARAT jg harus segera di revitalisasi, biar arus barangnya lancar dan ekonomi tumbuh pesat

    Posted by bandung bondowoso | 13 Mei 2013, 8:04 am
    • Jangan lupakan revitalisasi jalur KA penumpang dan barang Sumatera, multiplier effect nya cukup besar lho utk menekan harga sandang pangan plus jalan2 negara/prov dapat lebih awet. Utk hal ini, salut buat Palembang yg sudah mempeloporinya (KRL/KRD). Cukup dengan “pintar” saja semua bisa beres, tidak perlu itu pakai yg “pintar-pintar” . . . (malah ruwet)

      Posted by Sam | 13 Mei 2013, 4:30 pm
  37. Surprise sekali, saat kita menunggu progres dari koridor laut Medan, Batam, Priok, Makasar dan Sorong, seperti yang dibahas MH 42, ternyata pelabuhan-pelabuhan di Pantai Barat Sumatera sudah lebih dulu digarap dan dibenahi,Four Thumb Ups, Salut Pak Dahlan, RJ Lino dan segenap insan Pelabuhan, Bravo.

    Posted by gobed | 13 Mei 2013, 8:05 am
  38. INILAH PENCITRAAN YANG SEBENAR-BENARNYA PENCITRAAN, HIDUP PEBCITRAAN ABAH DIS…!!!
    HANYA “ORANG BODOH” YANG GAK TAHU ARTI PENCITRAAN INI, YANG MENUDUH ABAH MACEM-MACEM..
    MAJU TERUS DEMI INDONESIA.. LUPAKAN SI BLOONN, BISANYA CUMA MANAS-MANASIN, KAYA KOMPOR.. HAHA

    Posted by @sure_rip | 13 Mei 2013, 8:26 am
  39. Bergerak dan hiduplah pantai barat Sumatera….. Jayalah Indonesia… Hola DI…..

    Posted by sutan sjah | 13 Mei 2013, 8:50 am
  40. sumatera !!!!!!!, GO AHEAD …

    Posted by saeful | 13 Mei 2013, 8:57 am
  41. menurut saya salah besar kalau membangun jembatan selat sunda, kasarnya sesat pikir. lebih murah dan cepat membangun banyak ( 20-30 ) dermaga di merak dan bakauheuni dan penambahan armada kapal roro yang baru agar penyeberangan dapat lancar. bukankah nenek moyang kita pelaut bukan peniti jembatan. bangung jembatan butuh 100 triliun dan butuh waktu 10-20 tahun tapi bangun dermaga dan tambah kapal paling banyak 30 trilion dan bisa selesai max 5 tahun. Bangun jembatan itu adalah proyek mercu suar atau proyek kebanggaan ntar kalau kita dah kaya dan rakyat dah makmur ( GDP &15.000 dan kesenjangan pendapatan rendah )

    Posted by Bambang | 13 Mei 2013, 8:58 am
    • kita butuh itu mas….semuanya harus di bangun….hidup indonesia.

      Posted by abdillah | 13 Mei 2013, 9:30 am
    • Setuju mas bams, nenek moyangku orang pelaut bukan peniti jembatan (bravo atas orisinalitas kalimatnya)

      Posted by ontorejo | 13 Mei 2013, 12:56 pm
    • Masih perlu kajian panjang untuk mewujudkan JSS. Saya warga Lampung senang dengan rencana JSS, tapi saya sangat khawatir dengan potensi gempa Krakatau yang sulit diprediksi kekuatannya. Sulit mengantisipasi kekuatan alam dari Yang Maha Kuasa dengan teknologi buatan manusia. Belum lagi lalulintas kapal yang cukup tinggi. Alternatif lain bisa juga dibangun undersea tunnel seperti Perancis-Inggris, Denmark-Swedia, Denmark-Jerman. Setuju dengan pendapat mas Bambang, yang lebih realistik adalah menambah saja beberapa pelabuhan lagi agar kendaraan tidak terkonsentrasi di satu pelabuhan.

      Posted by Aldizy | 13 Mei 2013, 3:31 pm
    • pendapat yang benar juga, tapi seperti apa yang di inginkan Dahlan Iskan kita juga harus punya kebangaan Nasional yang dapat mengangkat HARGA DIRI bangsa sebuah usaha untuk membuktikan bahwa bangsa INDONESIA JUGA BISA ….salam

      Posted by jatmiko | 14 Mei 2013, 7:37 am
    • boleh jg bangun jembatan tuk selat sunda tp tantangannya khan ada gunung Krakatau tuh..dng pengeluaran yg sangat fantastis tp tantanganya jg hrs d perhitungkhan lho jng sampai jd sia sia

      Posted by R I Molle | 16 Mei 2013, 11:55 am
  42. saya akan mengirim koruptor ke samudra indonesia via teluk bayur…biar ditanam dalam2…l love dis day…

    Posted by abdillah | 13 Mei 2013, 9:06 am
  43. Reblogged this on mssetiadi and commented:
    Dulu: Selamat tinggal Teluk Bayur, sekarang: Selamat datang di Teluk Bayur

    Posted by mssetiadi | 13 Mei 2013, 9:21 am
  44. ya Allah kabulkanlah doaku….berikanlah kami pemimpin yang amanah dalam mensejahterakan rakyat,yang menghargai karya bangsanya sendiri,yang mau membela kebanggaan bangsanya ,yang menumbuhkan harapan dan semangat pengikutnya….jika boleh aku meminta berikanlah kesehatan dan umur yang panjang pada Dahlan Iskan agar dapat terus berkarya untuk untuk bangsa ini…..amin YRA

    Posted by kirana | 13 Mei 2013, 9:32 am
  45. Daku senang, setelah miris lihat pelabuhan di Batam, apalagi kalau dibandingkan pulau sebelah. Ini merupakan kabar yang menyejukan. Tinggal sekarang mau atau tidak kita kembangkan pelabuhan yang lain terutama yang sarat interverensi macam Batam

    Posted by alphons | 13 Mei 2013, 9:32 am
  46. Sudah habis kata-kata buat menggambarkan kebanggaanku padamu Dahlan Iskan…..
    Sudah habis kalimat buat menuliskan keharuanku padamu Dahlan iskan……..
    Saluut, Bangga, Bravo, Top, Hebat, Sangar, dan entah apalagi ungkapan yang pantas buat kusematkan padamu Dahlan Iskan……
    yang pasti tinggal satu lagi harapan kusandangkan dipundakmua Dahlan Iskan……
    Jadilah Presiden Indonesia sejak 2014 nanti !!!
    dan bawalah Bangsa ini menjadi juara, menjadi pemenang dalam setiap pertarungan menuju kesejahteraan dan harga diri di medan perlombaan dunia. !!!
    Bukan pecundang dan pengikut di belakang.
    Insyaallah….. Ya Rabb semoga Engkau mengabulkan jeritan hati kami… Amiiin Allah huma amiiin.

    Posted by Manihot Ultissima | 13 Mei 2013, 9:35 am
  47. Selama ini saya merasa heran mengapa barisan antri truk di merak demikian panjang ? mengapa kirim barang tdk pakai kapal laut yg tentu sekali angkut bisa dalam jumlah besar ? mungkin dulu lebih ribet kalau pakai angkutan laut …….

    Posted by andimustafa | 13 Mei 2013, 9:55 am
    • @cak AndiMustafa ; sy se7 , mending bikin kapal angkut yg terbesar di dunia tuk angkut itu truk= biar jng kalah sm angkatan perang yg pny kapal induk

      Posted by R I Molle | 16 Mei 2013, 11:59 am
  48. do’a kami dari sumatera untuk pak dahlan iskan, semoga sumatera = dengan jawa sehingga urbanisasi dapat ditekan bravo abah dahlan, pasti makin banyak cacing kepanasan tapi yakinlah dengan kerja keras seperti ini semua akan terlewati vote DI for 2014

    Posted by azham kkhairan | 13 Mei 2013, 10:07 am
  49. teman2 dr padang dan bengkulu ayo silahkan berbagi informasi kondisi situasi terkini pelabuhan teluk bayur dan pulau baai pandangan mata langsung dari TKP.
    jayalah negeri bahari INDONESIA tercinta.
    terima kasih pak dahlan iskan, pak rj lino, pak dalsaf usman, pak gubernur sumbar dan pak gubernur bengkulu. semoga tetap sehat slalu

    Posted by fia | 13 Mei 2013, 10:34 am
  50. saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada Pak Dahlan yang telah menghidupkan denyut nadi pelabuhan teluk bayur. salam salut.

    Posted by akik | 13 Mei 2013, 11:42 am
  51. tumben masih sepi……biasanya ud diatas 100 jam segini…..

    Posted by yuni | 13 Mei 2013, 1:58 pm
  52. Kalau melihat carut marutnya e-ktp…pingin sekali agar Pak Dahlan jadi Menteri dalam negeri.
    Kalau melihat kisruhnya Ujian Negara…pingin sekali agar Pak Dahlan jadi menteri pendidikan.
    Kalau melihat banyaknya sembako yg di import…pingin sekali agar Pak Dahlan jadi menteri pertanian.
    Kalau melihat banyaknya jalan rusak dan jalan yg kurang di indonesia timur…pingin sekali agar Pak Dahlan jadi menteri perhubungan

    Ya udahlah Pak…Pak Dahlan Iskan silahkan bertanggung jawab ngurus semua kementrian…yg amanah ya Pak

    Posted by JOWI | 13 Mei 2013, 2:19 pm
  53. Klo mo terurus semuanya…beliau hrs jadi RI-1….

    Posted by offick | 13 Mei 2013, 2:43 pm
    • Ada yg perhatikan g ya, pak Dis ini sebenarnya juga sedang mengkader bbrp calon2 menterinya di masa depan jika beliau benar2 duduk di kursi RI-1 . . .

      Posted by Ariel | 14 Mei 2013, 7:31 pm
  54. pembangunan memang harus merata.. ga boleh tersentralisasi di jawa saja

    Posted by irwan | 13 Mei 2013, 4:26 pm
  55. Apa yang bisa kita lakukan ya apabila pak Dahlan ikut konvensi partai Demokrat. Padahal kita tidak / bukan anggota partai tersebut….

    Posted by wahyu | 13 Mei 2013, 4:49 pm
  56. saya adalah anak yag masih ingusan, yang selalu memantau pak dahlan dari jauh. tapi baru kali ini saya komentar. sejauh ini banyak sekali yang telah bapak lakukan untuk negeri ini, salut saya buat anda. tolong lanjutkan pak! perbaiki negeri ini, walau hanya sebagai bawahan saya yakin lini ini adalah tempat terbaik memperbaiki keterpurukan bangsa ini. dengan menjadi menteri BUMN saja sudah banyak yang bisa bapak lakukan. kami para pemuda daerah siap membantu anda, baik tenaga, pikiran maupun do’a. demi tercapainya cita2 bangsa ini menjadi negara yang tentram, aman, nyaman. dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat!!!!

    Posted by Deka Irawan | 13 Mei 2013, 5:07 pm
    • Saya berada di samping anda mas Deka. Kita tidak perlu bnyak omong dalam membangun negeri ini. Langsung kerja.

      Posted by irfan pratama | 13 Mei 2013, 5:37 pm
    • Salam hormat dan salam kenal Kakak Deka Irawan dari beta yang ada di NTT.
      Selamat bergabung di kolom ini,semoga lama2 kelamaan Kakak akan menjadi “cerdas” ,
      dan bagaimana harapan yang akan Kita titipkan Bangsa dan Negara ini melalui DAHLAN ISKAN…
      Paling tidak, sudah tidak merasa menjadi anak yang “ingusan” lagi..

      Tujuan DAHLAN ISKAN dalam Kementerian BUMN ini tak lain dan tak bukan :
      Hanya ingin : Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat dan Menaikan Harga Diri Bangsa dari Mata Dunia…

      Insya Allah,Kakak Deka Irawan berkenan membaca ulang dari MH2 sebelumnya,
      akan terasa “Semangat” dan “Optimis” yang akan Kita dapat dari DAHLAN ISKN, DEMI INDONESIA…

      Demikian dari beta,Semangat-Optimis selalu ber-sama DAHLAN ISKAN…
      Salaaam Dahlanis…

      Posted by N. SORRI.. | 14 Mei 2013, 2:51 pm
  57. Tiada habis habisnya ide pak Dahlan.

    Posted by irfan pratama | 13 Mei 2013, 5:33 pm
  58. Mantab pak dahlan. Lanjutkan bos

    Posted by arief | 13 Mei 2013, 10:50 pm
  59. Maju terus IPC

    Posted by alief | 14 Mei 2013, 2:07 am
  60. kirim ke alamat email mana untuk mengirim penawaran pembuatan seragam batik ke perusahaan pak Dahlan Iskan pak ?
    “Batik Imam Pusoko” Pekalongan

    balas ke email sy ya pak : mnasimam@ymail.com
    maturnuwun

    Posted by Mochammad Nas Imam | 14 Mei 2013, 2:26 am
  61. mantab. Kalau semua daerah sudah gampang akses transportasi dan infrastrukturnya, maka bisa maju bersamaan.

    Posted by nuryadid | 14 Mei 2013, 9:03 am
  62. Saya mendapat info dari sumber yang sangat bisa dipercaya, jika ingin dicatat dalam program rating maka harus menulis lengkap kata Dahlan Iskan atau DI. Misalkan Dahlan Iskan, Dahlan, Iskan, Abah Dahlan Iskan atau DI. Tidak dicatat dalam rating jika menulis Dis, Abah Dis, Abah.
    Sekian sekilas info. salam

    Posted by Djoko Sawolo | 14 Mei 2013, 10:29 am
    • Makasih banyak info dan koreksinya Kakak Djoko Sawolo,
      Insya Allah,teman2 Dahlanis akan mau mengoreksi-diri demi Ratingnya…,
      untuk selanjutnya akan “menulis” sbb : DAHLAN ISKAN….

      Semangat-Optimis selalu,bersama DAHLAN ISKAN…
      Salaaam Dahlanis..

      Posted by N. SORRI.. | 14 Mei 2013, 3:03 pm
  63. Kalo surya paloh atau hary tanoe aja yg punya pendukung sedikit bisa bikin partai atau cikalnya, mengapa pendukung pak dahlan iskan tidak bisa??…harusnya kita malu kalo berharap ada partai yg mempersunting beliau,karena blm tentu beliau sendiri juga merasa cocok dan belum lagi adanya kepentingan partai yg selalu menuntut timbal balik. Harusnya kalo kita satu hati mendukung beliau, jgn cuma jadi FANS CLUB!!!!!

    Posted by agusteub | 14 Mei 2013, 11:30 am
  64. Bukan mengesampingkan totalitas,kemampuan dan semangat dari pak jokowi dan pak dis,tetapi saat ini yang merasakan kehadiran jokowi baru di jakarta dan solo,dan yang bisa membuktikan/merasakan keberhasilan BUMN baru sebatas korporasinya (nama dikenal sampai luar negeri ex: pertamina ,semen ) belum sampai ke level masyarakat indonesianya
    Bila menjadi presiden diantara kedua orang ini maka ruang kerjanya semakin besar sehingga tidak bisa fokus pada masalah yang dihadapi, karena tipikal kedua orang ini sama terjun ke bawah
    kecuali menteri-nya memiliki kemampuan yang tidak jauh berbeda sehingga benar2 bisa mewakili terjun kebawah
    mengingat saat ini para menteri adalah jatah partai..akan sangat berat, para pemimpin ini akan terpecah urusannya untuk mengakomodasi partai atau negara
    sedangkan presiden tidak bisa diwakili dari non partai….
    saya lebih memilih semakin banyak orang orang indonesia yang memiliki kemampuan seperti jokowi dan pak dis, sehingga bisa fokus pada masalah2 yang dihadapi
    sejauh ini memang kehadiran presiden kita belum memberikan banyak manfaat,,hanya menjadi icon sebagai pemimpin negara

    Posted by anak_hilang | 14 Mei 2013, 2:43 pm
    • Alhamdulillah,salam hormat dan salam kenal buat Kakak Anak hilang dari beta di NTT;
      Jakowi dan DAHLAN ISKAN kedua-duanya baik….tlh siaap jadi Pemimpin…

      Maaf,Kami para Dahlanis telah mengamati,membaca dan mempelajari Manufactoring Hope
      dari Edisi No.01 smpai yang terkini ;
      DAHLAN ISKAN betul2 telah ber buat : “N.Y.A.T.A ” ,
      untuk Peningkatan Kesejahteraan Rakyat Indonesia melalui “terobosan”2-nya….

      Dan bukan disitu saja, DAHLAN ISKAN dengan Lincah,Gesiit dan Energiek-nya,
      sampai2 tidak mengenal Waktu lagi,
      melakukan segalanya : Demi Harga Diri Bangsa dengan sangat Amanah…

      Mungkin kalau Kakak ingin banyak-tahu tentang Semangat dan Optimis dari DAHLAN ISKAN,
      silahkan dech….,Kakak unt banyak2 membaca Manufactoring Hope yang telah ada disini…

      Insya Allah,Kakak akan mendapatkan “Pencerahan” yang sangat positip,
      paling tidak ,Kakak tidak merasa menjadi Anak Hilang lagi,
      karena Kakak telah menemukan Jati-diri Kakak kembali…

      Selamat membaca Manufactoring Hope…

      Semangat- Optimis selalu b3rsama DAHLAN ISKAN..
      Salaaam Dahlanis..

      Posted by N. SORRI.. | 14 Mei 2013, 4:08 pm
      • Begini adik :)
        kakak juga sudah baca semua kok edisi manufacturing hope , cuman baru sekarang aja komen :D
        bukannya kakak tidak setuju bapak2 tersebut menjadi presiden..realitasnya jalannya masih panjang untuk bisa memenuhi tersebut
        yang saya takutkan kita2 menjadi orang tidak sabar disaat pemimpin kita sudah ideal (menurut kita)
        padahal yang dihadapi dalam kenyataannya sangat berat
        saya juga berharap Indonesia menjadi lebih baik lagi..apakah kitanya sendiri sudah siap dengan indonesia yang akan lebih baik
        mau diisi dengan apa kebaikan indonesia kedepan?
        hal2 tersebut kan tidak menjadi keputusan para pemimpin..tapi diri kita sendiri
        senang sekali saya di forum ini..ada diskusinya, tidak saling berantem hehehehe
        setiap hari yang muncul di tv orang yang selalu berantem tapi dikemas menjadi acara diskusi xixixixi

        Posted by anak_hilang | 14 Mei 2013, 5:04 pm
        • Alhamdulillah, ternyata Kakak Anak Hilang telah rajin membaca MH yang ada…
          Dan tentang yang diatas,memang Kita semua menyadari klu jalan msih panjang,
          insya Allah dengan “niat” yang baik kesemuanya akan tercapai dengan semporna…

          Walau sementara DAHLAN ISKAN tlh menyampaikan, klu rating tidak mencapai target tertentu,
          beliau tidak akan mau mencalonkan diri sbg Presiden RI..

          Tugas Kita2 untuk menaikan target rating diatas,spy Kesejahteraan Rakyat Indonesia bisa “m.a.j.u.”
          melalui Kepemimpinan DAHLAN ISKAN sebagai Presiden RI.1 Th.2014….

          Bukti “N.y.a.t.a. yang di rasakan oleh Masyarakta-Kita,sudah terlalu banyak
          terhadap apa-apa yang telah lakukan DAHLAN ISKAN,walau baru kurang dari 1,5Th jadi Menteri..

          Mari Kakak Orang Hilang,berkenan bergabung bersama Keluarga Besar Dahlanis…,
          Isya Allah,Kakak akan semakin senang unt bertukar pikiran ber-sama teman2..

          Semangat-Optimis selalu bersama DAHLAN ISKAN,
          salaaaam Dahlanisss..

          Posted by N. SORRI.. | 15 Mei 2013, 2:32 pm
  65. Bagaimana khabar pembangunan pabrik Olekimia di Sumbar, Pak ?
    saya iri dengan pembangunan listrik tenaga surya di Bali itu . . . Kalau saat ini sedang didengungkan konversi BBM ke BBG bagaimana kalau konversi BBM ke penyediaan listrik tenaga surya utk industri terutama di kawasan industri mis. JABABEKA, KARAWANG, SIER Rungkut, Medan, P.Gadung, Cikarang, Sentul, dlsb ? multiplier effect-nya itu lho . . . .
    Maju terus pak Dahlan Iskan . . I really really love Dis-day

    Posted by pras | 14 Mei 2013, 7:50 pm
    • “Paling lambat Semester I/2013, peletakan batu pertama pembangunan pabrik oleokimia di Sei Mangkei sudah dilakukan. Sahamnya dipedang oleh PTPN III dan PTPN IV Medan,” ujarnya kepada wartawan seusai menerima SK Penetapan PTPN III sebagai Badan Usaha Pembangun dan Pengelola Sei Mangkei.

      Posted by saeful | 15 Mei 2013, 4:46 pm
  66. apapun jabatan pak DAHLAN ISKAN saya tetep suka…..tanpa embel embel…ha ha ha ha mau jadi wartawan ,guru, menteri, petani, presiden atau bahkan mau jadi pengangguran pun aku tetep …ILOVE HIM..TANPA SYARAT..

    Posted by Gallus Soloensis | 15 Mei 2013, 11:25 am
  67. Semangat Pak….

    Posted by pabxkita | 15 Mei 2013, 1:40 pm
  68. Mantab….ni ko ga ada orang d tkp sumbar sana yang komentar ya…biar pada tahu orang2 yg SELALU MENCELA dahlan iskan katanya PENCITRAAN itu…terutama yang ada d DPr itu..

    Posted by edy santoso | 15 Mei 2013, 2:33 pm
  69. Lanjutkan pak Dis, kami di Lombok mendukung mu

    Posted by bungganteng | 15 Mei 2013, 7:35 pm
  70. Selama ini kita seperti tersihir dan terkesima dengan aksi Pak Jokowi dan Ahok dalam memimpin Jakarta, Mereka berdua punya komitmen yang kuat untuk menjalankan tugas dan amanat yang diembannya, bekerja keras dan Tulus untuk menyelesaikan segala warisan permasalahan Jakarta, tanpa adanya kepentingan Pribadi dan rasa ingin dipuji (Pencitraan).

    Kombinasi kepemimpinan mereka sangat ideal, sang Gubernur turun ke lapangan langsung melihat masalah dan mencari solusinya, Tugas sang Wakil tidak kalah pentingnya yaitu pembenahan dan merubah budaya bekerja aparat Pemda bawahanya, dengan harapan akan banyak terbentuk birokrat pemda yang berkualitas dan berjiwa abdi masyarakat. Hanya waktu yang bisa membuktikan, apakah masyarakat Jakarta telah benar dan tepat dalam memilih pemimpin nya.

    Calon kepemimpinan Nasional 2014 nanti, Rakyat indonesia harus disadarkan dalam berpolitik, mereka harus dibukakan mata bahwa kualitas calon presiden bukan diukur oleh hasil survei – survei yang mengklaim dirinya Indepeden. Rakyat Indonesia harus di berikan pendidikan dan tuntunan politik dalam menentukan kriteria dan persyaratan kelayakan seseorang untuk dipilih sebagai calon presiden dan wakil. Dengan metode yang tepat, rakyat diajarkan untuk bisa menentukan dan menilai sendiri, berapa besar Nilai kualitas Negarawan para calon idola mereka.

    Kita semua sepakat bahwa Rakyat Indonesia sudah lelah menunggu lahirnya seorang pemimpin negara yang akan membawa kebangkitan dan kejayaan bangsa Indonesia, dan membawa rakyat hidup makmur dan sejahtera.

    Posted by Ganesa | 16 Mei 2013, 4:01 pm
    • Ojo nggumunan, lha mereka blusukan dengan konvoi wartawan yang mengikuti. Sama dengan pak DI yang mengunakan humas untuk kirim info ke media.

      Yang perlu kita cermati visi -> plan -> target -> realisasi -nya bagaimana. Kalau memang bagus ya bagus harus disupport, yang kurang bagus ya tetep harus dikoreksi. Mau Jokowi atau pak Dahlan atau siapa saja.

      Akal sehat tetap harus tegak

      Posted by susanto | 16 Mei 2013, 4:41 pm
      • Salam kenal Pak Susanto , saya tidak nggumunan, tapi sebagai rakyat luar Jakarta, saya pribadi mengapreasi apa yang telah dilakukan Pak Jokowi dan Pak Ahok, dan hal itu tidak saya dapatkan dari Gubernur ataupun Walikota / bupati dimana saya tinggal, Prinsip berfikir saya sederhana, bahwa selama masih ada pemimpin yang masih mau peduli dengan permasalahan wilayahnya dan membuktikan usaha dan kerja kerasnya tanpa ada kepentingan pribadi dan golongannya itu adalah penyejuk dan penentram hati.

        Saya memperoleh jiwa dan semangat yang sama dari Pak Dahlan Iskan, bahkan dengan Wilayah kerja Nasionalnya, beliau mampu menunjukan itikad baik, kesungguhan dengan bukti kerja kerasnya untuk merubah jiwa negeri ini yang sedang sakit. Saya rasa sangat berdosa jika kita tidak berterima kasih atau bahkan memperlakukan anak bangsa seperti beliau dengan tuduhan, Fitnah dan caci maki yang tidak berdasar.

        Rakyat berhak mengajukan tuntutan tentang realisasi dan target, namun kita juga harus berlaku bijak pada pemimpin kita, Pemimpin yang bertanggungjawab, akan memiliki naluri sebagai seorang pemimpin, dia akan memprioritaskan mana yang harus dibenahi lebih dulu, Beri kesempatan dan kepercayaan kepada pemimpin kita untuk menunjukan komitmennya sebagai pemimpin rakyatnya.

        Posted by Ganesa | 17 Mei 2013, 11:30 am
  71. Laporan nich…
    Saya habis dari Bali, dari atas pesawat saya sudah melihat indahnya tol diatas laut…
    Tiang pancangnya kelihatan sudah terpasang semua, tinggal finishing saja.
    mudah2 pas KTT APEC nanti sudah bisa dipamerkan…
    itulah kerja Cepat dan Cerdas ala Dahlan Iskan…

    Jalan Tol ini kurang dari 2th bisa selesai. coba bandingkan dgn jalan tol lain yg bisa menghabiskan waktu >5th… dan akhirnya mangkrat sia2…

    Btw untuk komen diatas sebaiknya jgn membanding2kan jokowi dan Dahlan Iskan, kalo ibarat bertinju spt kelas bulu lawan kelas berat, ga imbang… Jokowi baru blusukan RT saja, Dahlan Iskan blusukannya sampai ke Papua dan Aceh… coba saja cek tiap bulan berapa kali keluar daerah…

    Posted by PUTU | 16 Mei 2013, 11:29 pm
  72. Siaaap Kakak Putu, atas semua Informasinya yg sangat Cerdas..
    Jadi semakin yakin beta dengan keberadaan DAHLAN ISKAN..
    Klu DAHLAN ISKAN itu orangnya betul2 : Kerja…Kerja….dan Kerja…..!!!
    Secara N.Y.A.T.A. dan TA’ TERTANDINGI ,
    Demi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia…

    Semangat-Optimis selalu,bersama DAHLAN ISKAN.
    Salaaaam Dahlanis…

    Posted by N. SORRI.. | 17 Mei 2013, 8:46 am
  73. maf-maaf ya, sahabat aku blom pernah menyaksikan pejabat model Dahlan Iskan bro, mau Jokowi, Ahok, JK, semuanya blom ada yang sperti Pak Dahlan Iskan, maksudnya dalam level kerjanya. coba aja perhatikan, jam kerjanya, hampir 12- 18 jam sehari, 7 hari dalam sminggu… balik-bolak ke setiap penjuru tanah air membereskan BUMN bahkan seakan lupa pada keluarga…. apa ini bukan benar-benar gila ????. yang dah menemukan pejabat lain se level Dahlan Iskan unjuk jari bro. !!

    jadi jangan banding-bandingkan Dahlan Iskan dengan yang lain…. beda kualitas beda kuantitas…. Qiqiqiqiqiqi.

    Posted by Manihot Ultissima | 17 Mei 2013, 8:57 am
  74. setuju bang Manihot Ultissima , dahlan iskan betul2 mewakafkan dirinya untuk negara

    Posted by darrentt | 17 Mei 2013, 7:02 pm
  75. Maju terus bangsaku!!!!!!!!!!!!!!!!
    SEMANGATTTTTTTT…………..

    Posted by totok apurnanto | 19 Mei 2013, 7:41 am
  76. Terima ksih pak mentri Dahlan iskan.
    Kau memang patriot bangsa.
    Kau memang patriot untuk negaraku indonesia tercinta.kau korbankan jiwa dan ragamu,waktumu,keluargamu demi terciptanya indonesia yg jaya.ssaluuttt en hormat aku ucapkan untuk pak dahlan iskan.beliau memang pejabat no wahid. Pokoknya TOP deh mentri BUMN Kau memang patriot untuk negaraku indonesia tercinta.kau korbankan jiwa dan ragamu,waktumu,keluargamu demi terciptanya indonesia yg jaya.ssaluuttt en hormat aku ucapkan untuk pak dahlan iskan.beliau memang pejabat no wahid. Pokoknya TOP deh mentri BUMN Kau memang patriot untuk negaraku indonesia tercinta.kau korbankan jiwa dan ragamu,waktumu,keluargamu demi terciptanya indonesia yg jaya.ssaluuttt en hormat aku ucapkan untuk pak dahlan iskan.beliau memang pejabat no wahid. Pokoknya TOP deh mentri BUMN Kau memang patriot untuk negaraku indonesia tercinta.kau korbankan jiwa dan ragamu,waktumu,keluargamu demi terciptanya indonesia yg jaya.ssaluuttt en hormat aku ucapkan untuk pak dahlan iskan.beliau memang pejabat no wahid. Pokoknya TOP deh mentri BUMN ku

    Posted by totok apurnanto | 19 Mei 2013, 7:53 am
  77. Senin. Pak DI memenuhi janjinya. Ini terkait dengan Hari Kebangkitan Nasional. Mengisahkan apapun terkait dengan kebangkitan bangsa ini. Seru !

    Posted by Widi | 19 Mei 2013, 7:47 pm
  78. masih selalu ditunggu gebrakan2 pak dis.. semoga peningkatan ekonomi bisa lebih 6% … yang penting tercapai minimal 6%. enggak usah muluk2 sampai 105% kayak libya..

    Posted by arikmtv | 25 Mei 2013, 9:32 pm
  79. saya sudah cek diteman yang bisnis perkapalan, biasanya di teluk bayur kapal harus menungu 15 hari baru bisa bongkar muat, kadang bisa 25 hari. sekarang sesuai dengan tulisan pak Dahlan waktu bongkar haya 2 ( D U A) atau tiga hari. bisa . bisa dibayangkan ekonomi akan tumbuh luar biasa. pemilik kapal untung, pemilik barang untung, pelabuhan untung . masyarakat untung bisa mendapat barang menjadi lebih murah. semua untung. ini gunanya pemimpin. semoga Allah swt memberi rahmat pada bangsa ini dengan mentakdirkan bangsa indonesia memiliki presiden seperti pak Dahlan, kalau ingin kita sebagai manusia ya…pak Dahlan lah yang ditakdirkan jadi presiden indonesia

    Posted by sanusi | 2 Juni 2013, 11:53 am
  80. Mantap benar DI,memberikan peluang pada ahli2 lokal yg selama ini pejabat yg lalu selalu berorientasi kepada manaj asing,semoga terwujud semua pelabuhan bisa disinggahi kapal besar agar ekspor meningkat tanpa transit di priuk/jawa atau ke singapura/malaysia dulu.sukses slalu DI.

    Posted by toga | 7 Juni 2013, 2:40 pm

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.830 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: