>>
Anda sedang membaca ...
Catatan Dahlan Iskan, Manufacturing Hope

Tahun 2013 yang Juga Tahun Permen

Senin, 31 Desember 2012
Manufacturing Hope 58

Tahun 2013 bagi BUMN tetap saja tahun plus-minus. Harga sawit, karet, dan hasil tambang belum akan membaik. Perusahaan-perusahaan BUMN di sektor-sektor komoditas primer itu masih akan berat. Padahal, sektor tersebut sangat besar di BUMN. Tapi, begitulah komoditas: punya siklus naik-turunnya sendiri. Tapi, dibilang terlalu berat juga tidak. Hanya, tidak lagi bisa diandalkan untuk memupuk pundi-pundi dividen.

Yang masih akan terus hebat adalah sektor perbankan, industri semen, dan telekomunikasi. Program Bank Mandiri untuk menyatu dengan Taspen dan Pos Indonesia akan menandai perkembangan bank itu di tahun 2013. Bahkan kalau ada langkah lebih radikal dari itu pun akan didukung. Demikian juga Bank Rakyat Indonesia. Beberapa aksi korporasi besarnya akan dilakukan pada 2013. Dua bank tersebut memiliki dukungan teknologi yang sangat kuat.

Sektor telekomunikasi juga terus didorong untuk melakukan ekspansi, termasuk ke luar negeri. PT Telkom Indonesia dengan anak bongsornya, PT Telkomsel, kini memiliki kemampuan yang luar biasa untuk bisa diandalkan. Demikian juga industri semen. PT Semen Indonesia sudah resmi berdiri minggu lalu. Dengan demikian, PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, dan PT Thang Long Vietnam kini menjadi anak perusahaan PT Semen Indonesia.

Di sektor layanan publik, tahun 2013 juga memiliki arti khusus. PT Pupuk Indonesia yang merupakan induk PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Sriwijaya, PT Pupuk Kujang, dan PT Petrokimia Gresik melakukan perubahan besar di bidang sistem pendistribusian pupuk. PT Pupuk Indonesia melakukan rayonisasi tanggung jawab penyaluran pupuk.

Tiap-tiap anak perusahaan mempunyai wilayah tanggung jawab sendiri-sendiri. Tidak seperti dulu, pupuk dari satu pabrik bisa ke daerah mana pun. Akhirnya terjadi saling serang, saling tumpang tindih, dan salah-menyalahkan. Dulu, bisa saja di suatu daerah pupuk berasal dari berbagai pabrik. Padahal, semua pabrik itu BUMN. Namun, dengan kendali holding sekarang ini, pembagian wilayah bisa dilakukan.

Di libur Natal pekan lalu saya melakukan pengecekan ke kios-kios pupuk di daerah Sleman. Saya sengaja berkunjung diam-diam, tidak memberi tahu lebih dulu dan tidak didampingi staf. Saya ingin mengecek langsung apakah rayonisasi tanggung jawab penyaluran pupuk tersebut bisa berjalan baik. Mumpung hari-hari ini adalah hari-hari petani sangat memerlukan pupuk.

Hasil rayonisasi itu sangat baik. Tidak ada lagi penimbunan pupuk di satu daerah dan kekurangan pupuk di daerah lain. “Sekarang tidak ada lagi pupuk selundupan,” ujar pemilik kios pupuk di desa Krapyak, Sleman. Dia sendiri tidak berani menyelundupkan pupuknya ke desa lain. “Takut izin saya dicabut oleh Pupuk Indonesia,” katanya.

Saya sangat menghargai ide rayonisasi tanggung jawab penyaluran pupuk tersebut. Dengan rayonisasi itu, bisa diketahui dengan jelas siapa yang bersalah. Misalnya bila terjadi kelangkaan pupuk di suatu daerah. Para tengkulak yang selama ini mendapat keuntungan dari penimbunan pupuk memang akan kehilangan objekan.

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) pada 2013 juga masih akan jadi sorotan. Bahkan, sorotan itu mungkin akan lebih keras. Sebab, di tahun 2013 PT KAI mulai melakukan pembenahan KRL di Jabodetabek. Di KRL itu, setiap perubahan akan menimbulkan kebisingan yang luar biasa.

Saya sangat terkesan dengan strategi pembenahan PT KAI itu. Dua tahun terakhir ini fokus pembenahan KAI diperuntukkan kereta api rute jauh. Bukan KRL. Memang KRL dibenahi juga, tapi tidak sehabis-habisan pembenahan kereta api jarak jauh. Mengapa” Begitulah memang strateginya. Bagi yang ingin belajar mengenai strategi manajemen baik juga diceritakan di sini.

Bagi manajemen yang biasa-biasa saja tentu akan langsung membenahi KRL dulu. Dengan membenahi KRL, direksinya akan cepat mendapat pujian dan terhindar dari segala caci maki. Tapi, direksi PT KAI tidak tergoda dan tidak tergiur oleh pikiran jangka pendek seperti itu. Direksi PT KAI memilih membenahi dulu rute jarak jauh. Memang caci maki terus bertubi-tubi dari pengguna jasa KRL, tapi direksi PT KAI teguh pendirian untuk tetap pada strateginya.

Alasannya sangat baik: Rute jarak jauh adalah sektor yang bisa dipakai untuk memupuk modal. Hasil rute itu bisa memperkuat keuangan perusahaan. Itu terbukti. Meski jumlah penumpang turun (karena tidak boleh lagi ada yang berdiri), penghasilan perusahaan naik. Dengan demikian, pelayanan juga bisa lebih baik: Semua penumpang mendapat tempat duduk.

Dengan modal itu, PT KAI kini lebih memiliki kekuatan untuk melakukan pembenahan KRL. Kereta api jarak jauh sudah tidak terlalu membebani pikiran direksinya. Tahun 2013 konsentrasi direksi bisa lebih fokus ke KRL.

Kalau yang dibenahi dulu adalah KRL, direksi akan memikul dua beban sekaligus. Pembenahan KRL tidak bisa memperkuat keuangan perusahaan. Akhirnya KRL sendiri tetap sulit dan rute jarak jauh juga tidak tertangani. Ini karena KRL, ditangani sebaik apa pun, tidak akan bisa menghasilkan modal yang besar bagi pembenahan seluruh rute kereta api Indonesia.

Maka, tahun 2013 adalah tahun bagi KRL: Stasiun-stasiun dibenahi, emplasemen ditambah, sinyal diperbaiki, kereta ditambah.

BUMN pangan juga harus bekerja keras di tahun 2013. PT Sang Hyang Seri (SHS) baru memulai proyek pencetakan sawah baru besar-besaran di Ketapang, Kalbar. PT Pertani akan berubah total dengan mulai berkonsentrasi pada pascapanen. Gudang-gudang Pertani akan dilengkapi dengan mesin pengering gabah secara besar-besaran. Dengan demikian, kehadiran PT Pertani benar-benar dirasakan oleh petani dan memiliki arti yang strategis.

PT Berdikari pada 2013 juga memulai kerja sesungguhnya untuk mengatasi kekurangan sapi di dalam negeri, baik sapi potong maupun sapi anakan. Dan PTPN XII akan habis-habisan memulai sejarah baru bagi Indonesia: menanam sorgum dalam jumlah yang belum pernah terjadi dalam sejarah kita.

Sorgum itu akan ditangani dengan pendekatan sains modern bersama PT Batantekno. Mulai bibitnya sampai soal pascapanennya. Kini sedang dirancang penanaman sorgum di Atambua, NTT, yang mengandalkan sains itu. Termasuk akan diproduksi “permen sorgum” untuk makanan ternak. “Permen” tersebut akan sangat mudah dikirim ke mana-mana untuk mempercepat penggemukan sapi.

Begitulah. Tahun 2013 adalah tahun kerja yang akan sangat menantang! Karena itu, seorang direksi BUMN mengusulkan agar angka 13 tidak perlu dipakai. Kita sebut saja tahun depan adalah tahun 2012-B! (*)

Dahlan Iskan
Menteri BUMN

About these ads

Diskusi

329 thoughts on “Tahun 2013 yang Juga Tahun Permen

  1. Semangat pagi…jayalah negeriku…

    Posted by yuni | 31 Desember 2012, 5:00 am
    • Ga perlu baca udah tahu isinya. Tahun Permen = Tahun PECITRAAN (LEBIH) MENDALAM.

      Posted by pertamin | 31 Desember 2012, 5:26 am
      • Singkatan kok dipaksakan….

        Posted by Jack Puspa | 31 Desember 2012, 5:33 am
        • semoga di tahun 2013 Semua rencana yg di canangkan oleh tim bumn dan pak DIS berjalan lancar sesuai rencana. tahu kerja lebih mendalam, seperti yg dibilang bung pertamin, semakin dirasakan oleh rakyat indonesia.

          tahun ini tahun kerja kerja kerja..tahun depan tahun kerja kerja kerja lebih mendalam :)

          jayalah indonesia

          Posted by mbah surip | 31 Desember 2012, 5:47 am
          • Pencitraan yg gini yg kami perlukan, terus terang setiap saya baca MH banyak hal penting yg bisa kami pelajari dan yg lebih penting mampu merubah pola kehidupan kami kearah yg positif. Thank pak DI

            Posted by gunawan | 31 Desember 2012, 11:43 am
          • Kalo kayak gini terus…. kasihan juga para wakil rakyat kita yaa…. Jadi gak pernah lagi rapat membahas Penambahan Moda buat BUMN. Jadi ngaplo mereka. xixixixixixixixixi

            Posted by Dhea Novie | 31 Desember 2012, 12:15 pm
          • Terlambat ngojek …

            Posted by apasaja | 2 Januari 2013, 7:16 am
          • betul sekali. para pelanggan/ konsumen se-Indonesia yang diwakili YLKI juga sudah sadar betapa pencitraan-nya si Dahlan ini..

            JAKARTA – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengatakan bila kenaikan tarif dasar listrik (TDL) hingga mencapai 15 persen dinilai sangat politis. Sebab kebijakan itu dinilai mengutamakan kepentingan DPR.

            “Kenaikannya sangat politis, terlalu mementingkan kepentingan DPR saja. Jumlah subsidi sangat dieksploitasi karena sudah dua kali kenaikan ini dilakukan,” ujar Pengurus harian YLKI Tulus Abadi, saat dihubungi Okezone, Kamis (27/12/2012).

            Dirinya pun sangat keberatan akan diterapkannya kenaikan TDL tersebut. Dia menilai, kenaikan tersebut tidak merata karena hanya dibebankan untuk golongan pengguna listrik 900 watt ke atas saja.

            “Adapun untuk 900 watt ke bawah tidak dinaikan, karena yang memakai golongan watt tersebut terhitung menengah ke bawah,” tambahnya.

            Selain itu, diakuinya, apabila kenaikan TDL tetap harus dilakukan, sebaiknya melalui kuota BBM subsidi agar bisa terlihat selisihnya serta tidak memberatkan golongan pengguna listrik 900 watt ke atas.

            Sebelumnya, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menentukan skema kenaikan TDL, yaitu empat kali dalam tiga bulan pada 2013. Skema tersebut akan dimulai pada Januari 2013.

            Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, kenaikan tarif listrik dilakukan pada 1 Januari 2013. Kenaikan tersebut diterapkan pada golongan pengguna listrik di atas 900 watt. (ade)

            Posted by Pencitraan Melulu | 2 Januari 2013, 7:21 am
        • Hehe, mau maksain singkatan juga ah. Ada yang nyadar ga? Kalau Permen di sini bisa bermakna Peraturan Menteri (BUMN). Artinya, tahun 2012-B masih akan diwarnai gebrakan Menteri BUMN kita untuk Indonesia lebih baik. Hidup Permen

          Posted by apasaja | 2 Januari 2013, 4:08 pm
      • ayo kita ikut kalo memang pencitraan nya menguntungkan

        Posted by langgengjs | 31 Desember 2012, 6:25 am
      • hahahahahah maksa banget…. ayo berubah men????

        Posted by sopyan Thamrin | 31 Desember 2012, 7:18 am
      • ngawur…mas mas!!!

        Posted by muh mundir | 31 Desember 2012, 8:27 am
      • Yuk Ramai2 Pencitraan… Tapi Jgn Pencitraan OMDO yah… Janji Yah… Ciusss Miapah…

        Posted by PUTU | 31 Desember 2012, 12:13 pm
      • Haha suka dengan komentarnya good
        (pencitraan mendalam )
        Maju terus P.Dahlan !!!

        Posted by sip | 31 Desember 2012, 2:24 pm
      • sudahlah, ayo semua pada absen dulu… siapa tahu pencitraannya memang sukses dan 2014 pak Dahlan maju beneran, trus beliau mencari orang-orang bersih, tdk terkenal, punya ide cemerlang, dan mau kerja. siapa tahu yg dilirik pak Dahlan adalah nama-nama yg komen blog ini lalu ditelusuri manusianya… makanya supaya kayak gentlemen, pd pasang nama asli dong, biar nanti yg dipanggil pak Dahlan gak ketukar… trus, kalo lempar isu bisa diklarifikasi… #khayalan akhir tahun

        Posted by Novrian Eka Sandhi | 31 Desember 2012, 3:23 pm
      • Gak Suka hal positif..optimisme..silahkan Murtad dari Indonesia deh…

        Posted by inu | 31 Desember 2012, 11:21 pm
      • Nambah satu orang seperti Pertamin, nambah beban masyarakat… Kalau gak ada hasil boleh dibilang pencitraan. Tapi ini ada hasilnya, dirasakan masyarakat, bagaimana ini dikatakan pencitraan?

        Posted by laoli | 1 Januari 2013, 7:26 am
      • Nggak apa pak dahlan dikatakan apapun tetap tidak mengurangi kebesaran beliau. mau bukti. ikuti terus beliau atau sesekali anda nempel beberapa hari pasti akan berucap ya Allah terima kasih anda telah mengirim manusia seperti beliau.

        Posted by abdullah | 1 Januari 2013, 3:19 pm
      • hemm…, komen-mu yang terlalu MENDALAM mas bro…

        Posted by ms_yatno | 2 Januari 2013, 8:26 am
      • apa dalam kamus bahasa indonesia kata “pencitraan” sudah berubah maknanya?atau perlu ditambahkan arti lain pencitraan gaya P.DIS= kerja – kerja – kerja

        Posted by sulistiono | 2 Januari 2013, 6:53 pm
      • mudah mudahan tidak kena panggil dpr gara gara pencitraan

        Posted by akik | 3 Januari 2013, 10:52 am
      • setuju banget deh aqu sama pertamin, didunia aku, orang-orang yang melakukan kerja keras dan hasilnya nyata pastilah pencitraan tingkat tinggi. Nah kalo bos-nya pertamin dan bos aqu yang lagi gencar-gencarnya pasang iklan capres di tv dengan biaya ratusan miliar, itu baru hebat dan pasti bukan pencitraan.

        Posted by dunia anak TK | 3 Januari 2013, 1:32 pm
      • kerja membangun dibilang pencitraan….. kalo g kerja, siapa yang mau kerja membangun indonesia coba…. herman ma orang2 ini…… komen doang bisanya

        Posted by WNI | 5 Februari 2013, 4:44 pm
    • Mbak yuni!!! mbonceng!!!

      Posted by Jack Puspa | 31 Desember 2012, 5:31 am
    • Tahun 2012-B!
      kok bisa yaaa ???????
      Gak habis pikir, dari manaaaa ide kayak gitu …..

      Posted by Dhea Novie | 31 Desember 2012, 5:32 am
      • Rumah saya nomor 13, tapi di komplek yang sama, namun beda blok, pemilik rumah nomor 13 ada yang mengganti nomor rumah-nya mjd 12 A atau 12 B.. Ya kembali ke persepsi masinng-masing tentang angka. Bisa tanya ama komentator yang sering menang togel karena petunjuk mbah dukun. :D

        Posted by akadarisman | 2 Januari 2013, 9:17 am
    • Dari KSA menyapa yang ada di Indonesia, Met Pagi Dahlanis semua :)

      Posted by sofyan faizin | 31 Desember 2012, 8:05 am
    • Tong kosong berbunyi nyaring….!

      Posted by Kacung | 5 Januari 2013, 6:35 am
    • Terima kasih yang amat dalam kami ucapkan kepada MBAH yang telah memberikan kebahagian bagi keluarga kami…berkat Beliau saya sekarang udah hidup tenang karena orang tuaku udah buka usaha dan punya modal untuk buka bengkel skrang pun orang tuaku tidak di kejar-kejar hutang lagi…dan keluarga Kami di berikan Angka Ritual/Gaib Dari MBAH SUJARWO yg sangat Jitu 100% dijamin tembus…hingga keluarga kami sekarang merasa tenang lagi…terima kasih MBAH…Jika Anda ada yg merasa kesulitan masalah Nomer ToGEL silahkan Tanyakan Aja Pada MBAH SUJARWO Dinomor hp beliau: [0823-2424-4298] Semoga menjadi berkah bantuan beliau bagi pencinta togel..

      Posted by LUKMAN PALU | 15 Januari 2013, 9:27 pm
  2. Alhamdulillah pertamax

    Posted by Fortuna | 31 Desember 2012, 5:00 am
    • Udah baca di JPNN.com kalo gk hadi disini kaya kurang mantebs, petromaxxx wes he3

      Posted by sofyan faizin | 31 Desember 2012, 8:06 am
    • Alhamdulillah juga mbak/mas Fortuna, untuk Pertamax ke-2 nya.
      Semoga 2012-B semakin jaya untuk BUMN dan P.Dis.
      Dengan tidak menutup mata terhadap beberapa ‘kekurangberhasilan’ dalam program dan gebrakan beliau serta ‘kekurangtepatan’ dalam kasus DPR pemeras, semoga bisa diambil hikmahnya.
      2012-B mungkin akan semakin banyak ‘para penjegal’ yang sudah merasa ‘terganggu’ dg sepak terjang beliau yang pro Kejayaan Bangsa.
      Semoga Doa Dismania turut membantu beliau mewujudkannya.
      Salam Dismania.

      Posted by wanto kdr | 31 Desember 2012, 9:20 am
  3. ketigax :D

    Posted by Wong asor | 31 Desember 2012, 5:03 am
  4. komentar dulu baru baca…

    Posted by 2nrae | 31 Desember 2012, 5:05 am
  5. two thumbs up untuk semua elemen yang bekerja keras di BUMN

    Posted by nuaya | 31 Desember 2012, 5:07 am
  6. Maju terus pak dahlan, menuju Indonesia bermartabat

    Posted by Romi Radjalangu | 31 Desember 2012, 5:10 am
  7. absen dulu… :D

    Posted by Delta | 31 Desember 2012, 5:14 am
  8. Petromax

    Posted by caderabdul | 31 Desember 2012, 5:16 am
  9. Ikutannnn… Pertama kali komen, salam kenal smua!

    Posted by Okti | 31 Desember 2012, 5:20 am
  10. Meski telat gpp…
    Maju trrus BUMN Indonesia

    Posted by Noeng | 31 Desember 2012, 5:20 am
  11. Senin pagi yang semangat, Jayalah Indonesiaku

    Posted by Nichoz Ahmad | 31 Desember 2012, 5:25 am
  12. selamat untuk pak Dahalan Iskan atas terbentuknya PT Maju terus “tanpa” mundur

    Posted by CAP MANGGA | 31 Desember 2012, 5:29 am
  13. lanjuuuttt ….

    Posted by tyo | 31 Desember 2012, 5:30 am
  14. Gagal pondium :D

    Posted by absoluterevo | 31 Desember 2012, 5:30 am
  15. 2013 tahun menambah Hope kita. Disatu sisi makin dekat 2014 yang artinya makin gegap gempita, kasak-kusuk dan sikut-menyikut untk bisa tampil jadi RI-1 dengan cara-cara politis yang dapat menghalal berbagai cara. Pak Dis tetap lah fokus pada kerja kerja kerja, biar lah pendukungmu saja yang bekerja untuk menaikkan posisi anda, biarkan prestasi kerja yang bicara, biar lah keteladanan yang membuka mata semua dan biar lah takdir Allah yang tergaris untuk bangsa Indonesia.

    Belum semua aspek dan BUMN mendapat cerita bahagia, masih ada kelemahan dan ganjalan yang harus dihadapi sebagaimana cerita pak Dis. Semoga BUMN-BUMN yang masih berkutat dengan problema eksternal bisa membuat strategi yang tepat agar bisa keluar dari masalah dan menjadi juara. Khususnya BUMN sawit (PTPN) yang sudah saatnya bermain ke bisnis hilir dan tiru-lah perusahaan-perusahaan swasta sejenis yang tetap survive di tengah kondisi yang sama.

    Semoga bangsa ini selalu dilimpahi rahmat, berkah, taufik dan hidayah-NYA. Pak Dis semoga selalu sehat, panjang umur dan senantiasa dalam lindungan+bimbingan Allah SWT. Semoga kita selalu menjadi umat-Nya yang terpelihara dari tutur kata dan perbuatan yang tercela. Aamiin YRA. Salam DahlanIs.. Selamat menjelang akhir tahun 2012. Selamat menjelang tahun 2013..

    Posted by akadarisman | 31 Desember 2012, 5:31 am
    • maksutnya mengolah sendiri hasil akhirnya ya. seprti minyak goreng kemasan.

      Posted by langgengjs | 31 Desember 2012, 6:27 am
      • Betul pak/bu.. Pak Dis sudah kasih kata kunci untuk BUMN-BUMN yang masih terbelit masalah bisnis adalah BUMN yang masih mengandalkan produk komoditas. Sudah saatnya BUMN seperti memiliki kemampuan tambahan untuk business dan product development serta quality control dan marketing managemen yang handal. Mulai masuk ke kompetisi yang ketat dengan kompetitor swasta nasional dan asing. Salam DahlanIs.. :)

        Posted by akadarisman | 31 Desember 2012, 7:15 am
        • @silent reader… kowe ki yo komen opo to nduk.. nduk… (koyok wedok pancene)… aku ae jelas sing di maksud akadarisman… opo kowe ora sekolah to..??? kok yo mesakne to awakmu ki…. emang guwe harus bilang waow gitu…???

          Posted by gusdurian | 1 Januari 2013, 11:07 am
    • Sama seperti anda saya kira jangkauan spiritual DIS sudah sampai pada keiklas pada takdir….doing to the best pada setiap posisi yg ditakdirkan ALLAH utknya…. Semoga ALLAH selalu membimbing dan memberi kekuatan pada DIS…

      Posted by apri kristanti | 31 Desember 2012, 8:24 am
    • Berbuat dengan berharap pujian, berbuat demi politik adalah riya, riya merupakan sirik kecil dan orang yang sirik artinya tidak bertauhid, yang tidak bertauhid artinya tidak fokus, yang tidak fokus hasil kerjanya amburadul, yang amburadul bukan ciri anak bangsa yang baik.

      Menyadari kelemahan adalah entry point untuk meraih sukses, dari kelemahan bisa melihat “peta” pekerjaan, bisa melihat dimana meletakkan kelebihan untuk menutupi kekurangan.
      Jangan minder dengan kelemahan, karena orang yang menyadari kelemahan justeru orang yang terbaik dimuka bumi ini.

      Salam sejahtera dari saya mas Akadarisman, semoga tahun depan dipenuhi oleh keberkahan.
      Selamat menghadapi tahun yang baru dengan semangat yang baru, dengan harapan dan tekad yang memembumbung tinggi dan mudah mudahan Allah memberi kekuatan kepada kita dengan kekuatan yang berasal dari sisiNya

      Posted by Ayub Khan | 31 Desember 2012, 9:40 am
      • Amiiin ….
        Koment yg mantap …., sepakat dengan kang ayub khan,”riya berakhir amburadul”, sedangkan kerja kerja kerja ala abah DI jelas mengarah pada NKRI yg lebih maju. Salam dahlanis ! Met taon baru …

        Posted by kang encep | 31 Desember 2012, 1:50 pm
      • Aamiin ya rabbal ‘alamiin.. Terima kasih Pak Ayub Khan.. Salam kenal dan Salam hormat dari kami. Saya senang dengan komen-komen bapak yang menyejukkan dan rendah hati. Tapi hati-hati saja ada pihak-pihak yang sedang hobi mengkloning id/ nick name orang lain. Mulai ada arah mengadu domba antar DahlanIs disini. Semoga kita semua selalu dilimpahi kesabaran dan energi positif yang berlimpah dalam menghadapi komentar-komentar negatif. Salam DahlanIs.. Semangat Tahun Baru. Semangat Pagiiii.. :)

        Posted by akadarisman | 2 Januari 2013, 6:38 am
        • met tahun baru u semua dahlanis, rapatkan barisan krn 2013 akan lebih berat tantangannya bagi P.DIS krn sy yakin intrik politik akan menghantui setiap langkah2 beliau, rencana kerja yg sdh bagus dan berjalan hrs dikawal dgn seksama jgn sampai ada intrusi kepentingan u persiapan 2014.

          Posted by sulistiono | 2 Januari 2013, 7:05 pm
        • Insya Allah, ketika kebaikan berbalas keburukan, Allah bukan Dzat yang tidak melihat. Kalaupun terjadi, itu hanya cara Allah membukakan mata kita agar tetap memandangNya.
          Agar tidak terjadi adu domba dengan kloning id, biasakan ID kita ada photonya, kalo nama dikloning susah buat kita menuntut secara hukum (karena mungkin saja nama yg sama) tapi bila photo kita juga dikloning tinggal adukan ke polisi dan dipersilahkan UU ITE untuk bertindak

          Posted by Ayub Khan (Abu Shabazz An-Nagary) | 4 Januari 2013, 8:44 pm
    • bicara sawit, itulah kebodohan terbesar kedua bangsa ini setelah pengelolaan minyak bumi… masuk akal gak, Malaysia dibilang penghasil CPO terbesar di dunia??? padahal luas lahannya gak ada separonya lahan kita… udah gitu, seperti halnya obral murah minyak bumi mentah lalu impor mahal produk derivatifnya, minyak sawit kan juga… padahal, minyak sawit itu nilai ekonomisnya tak kalah dahsyat daripada minyak bumi, begitu juga produk-produk derivatifnya… semoga saja BUMN holding yg bertugas mengolah CPO segera dibangun…

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 31 Desember 2012, 3:29 pm
      • Mas Eka… kebetulan saya menangani dokumen ekspor… seringnya kalo kita ekspor itu lewat makelar trading dari malaysia… jadinya seolah olah yg ekspor itu malaysia…

        Posted by cak soen | 31 Desember 2012, 4:02 pm
        • mirip kasusnya dgn impor minyak bumi kita yg mesti lewat Singapore, dong… semoga aja temen-temen kita yg main di bisnis CPO bisa segera kembali ke jalan yg benar…

          Posted by Novrian Eka Sandhi | 31 Desember 2012, 4:05 pm
    • Seetuju dengan komen di atas. Strategi DI untuk membuat holding company sangat jitu. Perusahaan menjadi sangat efisien dan pasti bisa bersaing dengan perusahaan asing. Juga rayonisasi pupuk sangat tepat. Masih ingat di daerah saya dulu, terjadi kelangkaan pupuk dan harga yang naik turun. Kalau terus dibenahi seperti ini, tenaga ahli kita yang berada di luar negeri pasti tertarik untuk kembali dan turut membangun bangsa ini. Dalam waktu tidak terlalu lama, kita akan segera mengalahkan Temasek! Kapan saya kita bisa membeli saham Temasek di Telkomsel?

      Btw, mari kita terus mendoakan DI, sungguh-sungguh mendoakan bukan sekedar ucapan. Kami di rumah sering mendoakan orang ini dengan anak-anak. Kami punya harapan untuk mengubah Indonesia lewat orang ini.

      Posted by laoli | 1 Januari 2013, 7:36 am
  16. selamat pagi, selamat tahun baru, selamat bekerja dan semoga kesuksesan selalu diberikan kepada kita semua….. 13 bukan angka sial buat kita…

    Posted by Mas Kuntari | 31 Desember 2012, 5:31 am
  17. Saya dukung eyang jadi RI 1

    Posted by absoluterevo | 31 Desember 2012, 5:31 am
  18. Mantap saya suka gaya eyang yg sederhana sip sip GO to R1

    Posted by absoluterevo | 31 Desember 2012, 5:32 am
  19. Rame sekali BUMN yang disebut dlm MH ini!!! Selalu jempol untuk Pak DIS dan Tims…

    Posted by lutfi helmi | 31 Desember 2012, 5:36 am
  20. Alhamdulillah…
    Semangat pagi, Senin yang indah, KERJA! KERJA! KERJA!”
    Ayo, maju terus bangsaku, Indonesiaku!
    Untuk Bung DI, semoga Allah SWT. senantiasa memudahkan langkah- langkahnya, menyehatkan kesehatannya dan melindungi keselamatannya.
    Amin..

    Posted by aditam@putra | 31 Desember 2012, 5:42 am
  21. yang nangkring paling atas dikoment ini……luar biasa niatnya tuk menjelek-jelekin abah DIS dgn jurus klasiknya “pencitraan” sampe harus berkorban tuk pelototi blog ini entah jam berapa…tapi saya nilai justru koment2 setelahnya tidak ada yang nanggapin…jadi anggap angin lalu…mantaapp…..terus berjuang abah ..doa dan dukungan dari masyarakat indo insya allah akan terus mengalir…Allah yang memberi kekuasaan kepada hambanya yang dikehendaki…insya Allah dgn prestasi kerja pasti diangkat harkat derajatnya oleh Allah….Allah maha melihat dan tidak pernah tidur..firman Allah : bekerjalah kamu niscaya Allah dan rasulnya serta orang beriman akan pasti melihat apa yang dikerjakan………..j

    Posted by Dahlan alex | 31 Desember 2012, 5:51 am
  22. judulnya yummi gummi

    Posted by Hilmie_Asgar | 31 Desember 2012, 5:56 am
  23. Ayo Pak Dis… Pencitraan Terus…Pencitraan yang Bermartabat dan Bermanfaat bagi Rakyat… I Love Dis Day

    Posted by Radiya | 31 Desember 2012, 6:19 am
  24. Semangat Tahun Baru

    Aral melintang diterjang saja. Negeri ini butuh solusi melalui tangan-tangan yg amanah.

    Salam kenal buat semua
    Semoga Allah swt memberikan berkah kepada kita semua….

    Posted by maroebeni | 31 Desember 2012, 6:25 am
  25. Tahun 2012-B menjadi tahun dimana actionnya BUMN seharusnya sdh bisa d nikmati masyarakat, dividen bisa lbh besar, pelayanan jadi lebih pro rakyat, kebanggaan jd lebih besar. Semoga kerja abah dis terlihat dan terasa hasilnya.

    Posted by nasriyamani | 31 Desember 2012, 6:31 am
  26. Reblogged this on zakiyamani77.

    Posted by nasriyamani | 31 Desember 2012, 6:32 am
  27. Alhamdulillaah … masih berkesempatan membaca peluang adanya harapan indonesia untuk lebih DAHSYAT. Ya Allah Sehatkan semua SDM yang terlibat dalam kemajuan BUMN, berilah kekuatan untuk melawan halangan dan rintangan, Luruskan hati dalam kerangka ibadah kepada-Mu, Ya Allah berilah takdir terbaik untuk kesejahteraan bangsa Indonesia. Amiin.

    Posted by zauhar | 31 Desember 2012, 6:40 am
  28. pertamax unt libur panjang

    Posted by ariek | 31 Desember 2012, 6:42 am
  29. Bravo… Jayalah Indonesia-KU…..Asyik tahun 2012-B tahun PERMEN… Pencitraan Lebih Mendalam, itu SANGAT-SANGAT BAGUS dan LUAR BIASA… semua kita tahu permen itu rasanya macam-macam, manis,asam,pedes kadang2 malah lebih pahit…nah menjelang awal tahun 2013 ..up 2012-B sudah waktunya kita menyiapkan permen-permen dengan cita rasa luar biasa… Pencitraannya Juga Lebih Luar Biasa dan Lebih Tajam karena dengan PERMEN yang sangat MANIS ( BUMN yg mulai bertumbuh seperti PG, BUMN Karya,Perbangkan dll yg mulai memberikan keuntungan luar biasa )…ASEM (Kebijakan mentri BUMN yg tidak bisa memberi peluang untuk kongkang lingkong).. PEDES (Kritikan,cacian,intimidasi,black campaind, ditangkapi dengan Kerja..Kerja..Kerja… )…. PAHIT ( Kelamaan diemut , digigit , berharap semua caci maki berhasil yang didapat malah pahit kayak permen karet…semakin lama dimulut semakin ngak enak…dibuang sayang dikunyah pegel )…. So marilah kita menjual PERMEN ( Pencitraan Lebih Mendalam ) demi kemakmuran dan Kemajuan Bangsa Indonesia…. mereknya PERMEN 2012-B…..

    Posted by esardine (@sardinces) | 31 Desember 2012, 6:44 am
  30. inilah uniknya pak DI
    selalu mengumumkan proses BUMN apa adanya
    dan yang asyiik
    ada istilah
    tahun 2012-B
    eneeeeeeeeeeeeeeeeeeeeek ae abah iki

    untuk pak DI
    kita buktikan, kita berlomba panen gabah 3 bulan lagi (hitungan/hektar)

    Posted by wafiq umam | 31 Desember 2012, 6:50 am
  31. Semangat pagi!!!
    2013 akan jadi tahun plg berisik di sisi politik, kmgkinan akan berimbas ke sosial ekonomi. Hanya orang2 yg optimis dan memiliki visi yg dpt melenggang dg lancar. Semua BUMN masih akan berjuang bersama pak D.
    Semoga BUMN yg tdk dsbtkan di MH inipun akan mencetak sejarah baru di 2013. Yg mayat hdp lagi.yg br bgkit bs memperbaiki kondisinya.yg kuat bs expansi memperkokoh usahanya.
    2013 sbg tahun politik dimana biasanya akan menguras keuangan negara demikian besarnya. Waspadailah oknum2 yg masih bermain dg anggaran.
    Semangat pagi, kerja kerja kerja!!!

    Posted by m0ojojojo | 31 Desember 2012, 6:51 am
  32. semangat pagi :)
    rasanya MH kali ini mereview semua pencapaian BUMN 2012 ya?
    oh ya BUMN sawit bukannya udah bikin pabrik oleokimia? Seharusnya ditambah lagi kali ya, untuk menambah keuntungan di sektor hilir

    Posted by dahlanmania | 31 Desember 2012, 6:54 am
  33. 2013..optimis !! Semangat pagii..kerja kerja kerja !! Demi Indonesia..

    Posted by koreksi diri | 31 Desember 2012, 6:56 am
  34. Thank you BUMN di 2012, Next Lanjut 2012 B….dengan Luar Biasa

    Posted by Ridwan Rahmawan | 31 Desember 2012, 7:05 am
  35. Resolusi tahun 2013 telah dicanangkan, asa perbaikan dan kesejahteraan masyarakat kan terus disebar keseluruh masyarakat Indonesia. Mari kita semua juga ikut berbenah di bidang dan tempat kerja kita masing-masing. Salam Dahlanisti

    Posted by habib | 31 Desember 2012, 7:14 am
  36. th 2012 B smga jd th barokah., amin…..

    Posted by ochim | 31 Desember 2012, 7:18 am
  37. Inilah “PENCITRAAN”…..yang didambakan Rakyat dengan hasil nyata dirasakan masyarakat ! Seorang Pejabat publik dengan pola pikir out of the box demi kejayaan bangsa dan negara dengan semangat Kerja .kerja.kerja…( Birokrat dengan Minim Birokrasi dan ternyata berhasil ….dengnan “motto” KALO BISA DIPERMUDAH MENGAPA DIPERSULIT? ). Pak DI telah melaksanakan “REFORMASI TINGKAH LAKU……” rakyat merindu dengan politisi.pejabat dan birokrat yang bisa mereformasi tingkah laku..

    Posted by Mustahil | 31 Desember 2012, 7:23 am
  38. hadirrr…

    Posted by Eddy Hartanto | 31 Desember 2012, 7:26 am
  39. hadir dulu

    Posted by Kka Kusnanto | 31 Desember 2012, 7:29 am
  40. Mantaaaaaffff banget buat Pak Dahlan….!!!!!!!
    Semua terobosan2 “kecil” beliau sangat berarti buat Bangsa “besar” ini.
    Semoga Ida Sang Hyang Whidi Wasa selalu memberkati beliau dgn kesehatan dan keselamatan di setiap nafas dan langkah Pak Dahlan.
    .
    .
    Udh nggak sabar utk melalui jalan Tol Benoa di Bali, Pak….!!!

    Posted by zhana | 31 Desember 2012, 7:36 am
  41. Dengan banyak permen di tahun 2013, kami sebagai pemuda mempunyai motivasi bagaimana caranya agar dapat merasakan manisnya permen tersebut. tahun 2013 akan menjadi tahun yang labih baik dari tahun sebelumnya.

    Posted by Kka Kusnanto | 31 Desember 2012, 7:37 am
  42. pokoknya bukan permen untuk d*ewan yg terhormat bos. kalo perlu PerMen= peraturan menteri untuk kerja kerja kerja.

    Posted by misba | 31 Desember 2012, 7:41 am
  43. Setuju reformasi tingkah laku…..( birokrat yang tidak arogan.berjiwa melayani….bukan minta dilayani rakyat..).semangat MH kerja .kerja.kerja…

    Posted by berharap | 31 Desember 2012, 7:44 am
  44. Seneng baca MH, inspiratif & motivasinya bikin semangat kerja,kerja n kerja…Salam kenal utk semua..

    Posted by nurce | 31 Desember 2012, 7:50 am
  45. Salam POSITIVE…. Solusi buat Indonesia, mencipatakan banyak Dahlan – Dahlan sebanyak mungkin, dan memberikan kontribusi MAKSIMAL bagi negeri… Jayalah Indonesia!
    maju terus Pak DI tuk membangun Negri….

    Posted by adhen | 31 Desember 2012, 7:54 am
  46. Tahun 2013 tahun Permen, kalau tahun Serba-Cepat kapan ya?
    Spt diriku kan maunya serba cepat,

    Posted by Angel | 31 Desember 2012, 8:06 am
  47. Sinergi yg LUARRR BIASA…….
    Smoga thn 2012-B bsa swasembada smuanya; pangan(beras,sorgum,dll),daging(sapi,dll) & pelayanan(KA,penerbangan,mobillistrik,dll),energi(listrik,gas,minyak,dll)…
    Terimakasih pak DIS smga kerja keras anda dibalas pahala yg berlimpah dri ALLAH SWT.
    AMIIN YRA…

    Posted by Anto | 31 Desember 2012, 8:09 am
  48. Merski telat dikit yang penting hadir……
    Salam

    Posted by KEMEJA PUTIH | 31 Desember 2012, 8:13 am
  49. ikutan absen dulu :)

    Posted by tonoraziz | 31 Desember 2012, 8:17 am
  50. absen dulu, semangat menyambut tahun 2013…..!!!!!

    Posted by fris | 31 Desember 2012, 8:27 am
  51. jayalah indonesiaku ……………………….selamat tahun baru, tahun permen, tahun 2012-B

    Posted by jatmiko | 31 Desember 2012, 8:30 am
  52. Manisnya,…
    Sudah terasa, bagi orang brilian seperti Pak Dis. Semoga BUMN tetap dan semakin manis.

    Posted by Yanto Lurah Sastro | 31 Desember 2012, 8:33 am
  53. Semangat 2012-B….! kerja, kerja, kerja

    Posted by arsub | 31 Desember 2012, 8:37 am
  54. mantabs… mudah2 ditahun 2012-B dahlanIS lebih bersinar. tetap semangat. Kerja..kerja…kerja…

    Posted by anriefarel | 31 Desember 2012, 8:39 am
  55. Reblogged this on maroebeni.

    Posted by maroebeni | 31 Desember 2012, 8:42 am
  56. Kula nuwun… saya sudah jadi silent reader sejak MH 1. Tak tahan rasanya kalau tidak ikut comment di sini. Andai ada mesin foto kopi yang dapat menggandakan Abah Kita ini. …

    Posted by Fortuna | 31 Desember 2012, 8:47 am
  57. semangat pencitraan (kerja, kerja, kerja…..) demi martabat & harga diri bangsa……

    Posted by fris | 31 Desember 2012, 8:51 am
  58. Mantap Pak DIS. Semoga tahun 2013 BUMN lebih tenang bekerja tanpa gangguan tuyul2 parpol yang nyari duit buat kampanye. Maju terus Indonesiaku. Jayalah BUMN.

    Posted by sonny nomer | 31 Desember 2012, 9:11 am
  59. Point dari MH kali ini adalah bekerja dengan strategi jangka panjang, fokus kepada strategi yg ditetapkan dan tidak berharap pujian.
    Bekerja untuk mendapatkan pujian, inilah yg disebut pencitraan
    Bekerja dengan strategi jelas bukan pencitraan, probabilitas dicaci maki orang sangat besar, karena hasil dari sebuah strategi hanya akan terlihat dalam waktu yang lama (tapi hasilnya langgeng).
    Kenapa yg berfikir strategis kerap dicaci maki? karena orang Indonesia ini jumlahnya buaanyaakkk, tetapi yang berfikir strategis hanya sebesar upil.
    Mari sahabat semua, kita bangun bangsa ini.
    Bergeraklah ditengah tengah manusia yang lamban
    Biarlah mereka menyanyikan irama sumbang
    karena justeru irama sumbang itulah pupuk untuk kita terus berbuat yg terbaik
    Jangan balas caci maki dengan sumpah serapah, karena bagaimanapun mereka juga saudara kita
    Saudara kita yang lagi sakit, dan kita wajib menjenguk yang sakit sambil berdoa untuk kesembuhannya
    Tunjukkan bahwa kita bukan orang yang bermental kerdil
    Minimal dengan mencantumkan nama yang asli
    Mengarang nama, apalagi dgn tujuan mencaci maki orang lain, menurut saya adalah perbuatan durhaka kepada orang tua yg telah memberi nama yang indah untuk kita.
    Salam sejahtera untuk kita semua. Selamat tahun baru dengan semangat yang baru.

    Posted by Ayub Khan | 31 Desember 2012, 9:21 am
    • Saya sangat setuju dengan pendapat Pak Ayub Khan………………. kerja ,kerja , kerja….

      Posted by Hadi S | 31 Desember 2012, 10:01 am
    • betul, boss… masalahnya, presiden, menteri-menteri yg lain, dan anggota DPR mikirnya cuma 5 tahunan… boro-boro mikir jangka panjangnya nasib bangsa, mereka mikir jangka panjangnya nasib diri sendiri supaya gak ketangkap KPK… :D

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 31 Desember 2012, 3:57 pm
  60. Semoga tahun 2013 karya karya Abah dapat ditiru oleh bangsa kita untuk memotifasi kita selalu kerja kerja dan terus bekerja dan belajar, Maju terus BUMN

    Posted by little girl | 31 Desember 2012, 9:31 am
  61. setuju tahun 2012-B pak Dis. dengan begitu jelas bahwa Indonesia harus kerja….kerja….kerja (jadi gak melulu mikirin setahun lagi ganti presiden. kalo 2012-B kan terkesan jadi dua tahun lagi). maju terus Indonesia-ku

    Posted by done | 31 Desember 2012, 9:42 am
  62. Cerita akhir tahun yang cetar membahana. Si coward itu hanya bisa mencaci di balik identitas palsu. ..

    Posted by Lisa | 31 Desember 2012, 9:43 am
  63. dari seluruh bumn .. ada bumn yang bergerak di sektor perikanan dan bumn sektor kehutanan.. mengapa bumn kedua sektor ini tidak pernah diulas di MH secara penuh ya?..
    seingat saya sektor kehutanan hanya disinggung sedikit di salah satu MH (lupa MH no berapa).., tentang Perhutani yang ditugaskan membangun hutan Sagu di Papua.. bagaimana dengan Inhutani?… Sedangkan sektor perikanan tidak pernah diulas sama sekali…… atau saya yang lupa? hehehehe

    Posted by cak-mat | 31 Desember 2012, 9:47 am
    • BUMN perikanan blm pernah terdengar… atau memang blm ada???

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 31 Desember 2012, 4:00 pm
    • bumn perikanan ada .. saya penasaran karena luas perairan Indonesia 3/4 luas total wilayah.. yang melibatkan jutaan nelayan… ditambah lagi wilayah ZEE perairan sejauh 200 mil yang selama ini ikannya banyak yang dicuri oleh kapal-2 nelayan asing… mengapa tidak menjadi prioritas pak DI ya?

      Posted by cak-mat | 31 Desember 2012, 5:45 pm
  64. Setelah mengikuti beberapa kali tulisan Pak Dis dan komen2nya dsini, smangatnya jadi tertular…Smoga tahun depan lebih sukses utk semua…Amin

    Posted by dmala | 31 Desember 2012, 9:50 am
  65. Setiap anda dan keturunan anda, berpotensi menjadi next ‘Dahlan – Dahlan’.. Siapkan diri anda, anak anda dan generasi penerus anda untuk ikut berkontribusi bagi negri.. Kerja.. Kerja.. Kerja

    Posted by adhen | 31 Desember 2012, 9:54 am
  66. hebattt, luar biasa hasil thn 2012 dan planing 2012B. kami dukung 100% langkah abah dis. musin tanam padi sdh mulai, sampai tgl 31 ini saya belum dengar kelangkaan pupuk. klo sampe terjadi, ganti aja direktur distribusi pupk yg punya area, kita pantau bareng2 dahlanis semua, tetap semangat. kerja. kerja. kerja

    Posted by darrennt | 31 Desember 2012, 10:14 am
  67. Josh gandos

    Posted by nurkolis marwanto | 31 Desember 2012, 10:31 am
  68. Membca MH ini smkn m’bwt pemakai jasa PELNI Iri dengn pemakai kreta api
    Yg pernh mraskn playnan Kapal Laut bisa berbgi d sni

    kpn PELNI ada prubhan??

    Posted by sabana | 31 Desember 2012, 11:09 am
    • Setuju pelni berubah. Banyak maling, banyak preman. Kirim barang bisa berkurang banyak padahal sudah di paking eh dibobol juga. Oknum kantor yang korupsi. Oknum kapal yang juga main mata. Wes klop. Lingkaran setan….

      Posted by ayah chilla | 31 Desember 2012, 12:24 pm
    • tahun 2009 saya sdh pernah nulis ttg Pelni… ya gitu deh…

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 31 Desember 2012, 4:02 pm
      • SEJARAH

        Sejarah berdirinya PT PELNI bermula dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum tanggal 5 September 1950 yang isinya mendirikan Yayasan Penguasaan Pusat Kapal-kapal (PEPUSKA).

        Latar belakang pendirian Yayasan PEPUSKA diawali dari penolakan pemerintah Belanda atas permintaan Indonesia untuk mengubah status maskapai pelayaran Belanda yang beroperasi di Indonesia, N.V. K.P.M (Koninklijke Paketvaart Matschappij) menjadi Perseroan Terbatas (PT). Pemerintah Indonesia juga menginginkan agar kapal-kapal KPM dalam menjalankan operasi pelayarannya di perairan Indonesia menggunakan bendera Merah Putih. Pemerintah Belanda dengan tegas menolak semua permintaan yang diajukan oleh pemerintah Indonesia.

        Dengan modal awal 8 (delapan) unit kapal dengan total tonage 4.800 DWT (death weight ton), PEPUSKA berlayar berdampingan dengan armada KPM yang telah berpengalaman lebih dari setengah abad. Persaingan benar-benar tidak seimbang ketika itu, karena armada KPM selain telah berpengalaman, jumlah armadanya juga lebih banyak serta memiliki kontrak-kontrak monopoli.

        Akhirnya pada 28 April 1952 Yayasan Pepuska resmi dibubarkan. Pada saat yang sama didirikanlah PT PELNI dengan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor M.2/1/2 tanggal 28 Februari 1952 dan No. A.2/1/2 tanggal 19 April 1952, serta Berita Negara Republik Indonesia No. 50 tanggal 20 Juni 1952. Sebagai Presiden Direktur Pertamanya diangkatlah R. Ma’moen Soemadipraja (1952-1955).

        Delapan unit kapal milik Yayasan Pepuska diserahkan kepada PT PELNI sebagai modal awal. Karena dianggap tidak mencukupi maka Bank Ekspor Impor menyediakan dana untuk pembelian kapal sebagai tambahan dan memesan 45 “coaster” dari Eropa Barat. Sambil menunggu datangnya “coaster” yang dipesan dari Eropa, PELNI mencarter kapal-kapal asing yang terdiri dari berbagai bendera. Langkah ini diambil untuk mengisi trayek-trayek yang ditinggalkan KPM. Setelah itu satu persatu kapal-kapal yang dicarter itu diganti dengan “coaster” yang datang dari Eropa. Kemudian ditambah lagi dengan kapal-kapal hasil pampasan perang dari Jepang.

        Status PT PELNI mengalami dua kali perubahan. Pada tahun 1961 pemerintah menetapkan perubahan status dari Perusahaan Perseroan menjadi Perusahaan Negara (PN) dan dicantumkan dalam Lembaran Negara RI No. LN 1961. Kemudian pada tahun 1975 status perusahaan diubah dari Perusahaan Negara (PN) menjadi Perseroan terbatas (PT) PELNI sesuai dengan Akte Pendirian No. 31 tanggal 30 Oktober 1975. Perubahan tersebut dicantumkan dalam Berita Negara RI No. 562-1976 dan Tambahan Berita Negara RI No. 60 tanggal 27 Juni 1976.

        Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan usaha, perusahaan mengalami beberapa kali perubahan bentuk Badan Usaha. Pada tahun 1975 berbentuk Perseroan sesuai Akta Pendirian Nomor 31 tanggal 30 Oktober 1975 dan Akte Perubahan Nomor 22 tanggal 4 Maret 1998 tentang Anggaran Dasar PT. Pelni yang diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 16 April 1999 Nomor 31 tambahan Berita Negara Nomor 2203.

        Kebijakan ada dibawah Kementrian Perhubungan bukan BUMN…

        Posted by esardine (@sardinces) | 31 Desember 2012, 4:17 pm
  69. tahun 2012-B tahun gagal panen sapi perah……………

    Posted by INHALER | 31 Desember 2012, 11:14 am
  70. Pak beritanya kok bagus smua. berita buruknya kok g d ulas. soalny q sempat membaca berita d stasiun televisi swasta ktnya beberapa bumn slamama 2012 merugi mencapai beberapa triliun. minta kbenarnya pak.

    Posted by Tony | 31 Desember 2012, 11:56 am
  71. optimizz dech…

    Posted by hendrick | 31 Desember 2012, 12:56 pm
  72. Dividen BUMN 2012 turun menjadi rp28,518 triliun
    Kamis, 20 September 2012 04:34 WIB | Dibaca 1920 kali
    Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah mengusulkan setoran dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tahun Buku 2012 sebesar Rp28,518 triliun, turun Rp4,124 triliun dari target sebelumnya Rp32,645 triliun.

    Menurut Sekretaris Kementerian BUMN Wahyu Hidayat, dalam Rapat Dengar Pendapat Pemerintah bersama Komisi XI DPR tentang Dividen BUMN, Rabu malam (19/9), dividen ini diperoleh dari 10 BUMN besar yang diperkirakan memberikan dividen sekitar Rp22,407 triliun (turun dari rencana awal Rp25,534 triliun), BUMN lain Rp5,430 triliun, dan BUMN minoritas Rp680 miliar.

    “Hal ini mempertimbangkan kondisi beberapa BUMN,” kata Wahyu.

    Adapun yang menyebabkan setoran dividen ini turun, antara lain realisasi laba bersih PLN sampai dengan semester pertama 2012 senilai Rp30 miliar, diperkirakan akhir tahun ini (asumsi konservatif) laba PLN hanya mencapai Rp5,8 triliun (dari RKAP sebesar Rp12 triliun), sehingga dengan pertimbangan “debt covenant”, maka dividen maksimal PLN senilai Rp2,9 triliun (50 persen).

    Kemudian, dalam rangka melaksanakan ekspansi serta dukungan program pembangunan infrastruktur nasional, POR (pay out ratio) BUMN perbankan diusahakan untuk diturunkan menjadi 20 persen dari sebelumnya 25 persen pada penetapan target untuk menjaga rasio kecukupan modal (CAR).

    Selanjutnya, laba RKAP Pertamina yang juga diprediksi tidak tercapai sebagai akibat dari adanya “unplanned shut-down” pada operasi anak perusahaan Pertamina yang melaksanakan sekitar 70 persen dari seluruh operasi perusahan serta pengaruh harga minyak mentah dunia.

    Kemudian PT Freeport Indonesia diproyeksikan hanya bisa memberikan dividen maksimal Rp500 miliar, dari target Rp1,5 triliun.

    Ia menyebutkan, dari 140 BUMN sekitar 55 BUMN yang akan ditarik dividen. Adapun 55 BUMN ini diproyeksikan membukukan laba bersih pada 2012 sebesar Rp128,410 triliun. Untuk 55 BUMN itu terdiri atas 16 BUMN yang diperkirakan membukukan laba bersih 2012 sebesar Rp75,089 triliun.

    Kemudian, 39 BUMN non Tbk dengan perkiraan laba 2012 sebesar Rp53,321 miliar, serta Pertamina dan PLN Persero dengan target laba bersih 2012 sekitar Rp36 triliun.

    Sementara itu, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Harry Purnomo menambahkan, tantangan peningkatan dividen dan laba bersih BUMN, antara lain sebagai upaya penyehatan dan peningkatan kinerja BUMN, dukungan kepada BUMN untuk peningkatan “capex” (belanja modal) guna meningkatkan kegiatan usaha dan pencapaian laba yang lebih tinggi, sekaligus efisiensi biaya operasional dari BUMN.

    “Untuk itu, menjaga keseimbangan alokasi laba BUMN untuk pembiayaan `capex` dan `sharing` dividen kepada BUMN,” tutur Harry.

    Pimpinan RDP, Andi Timo Pangerang, menyetujui usulan penurunan dividen yang diajukan oleh pemerintah. Ia mengharapkan, dengan adanya penurunan ini, maka BUMN dapat mengembangkan perusahaannya.

    “Kami setuju usulan pemerintah untuk menurunkan dividen dengan catatan BUMN dapat berkembang,” tutur Andi Timo. (SSB)
    Editor: B Kunto Wibisono

    Posted by lisa | 31 Desember 2012, 1:04 pm
    • Gak ada kaitannya TDL dg untng PLN. Brapapun harga listrik d jual oleh pemerintah, PLN tetap memperoleh byaran yang sama. Itulah fungsi subsidi…

      Posted by lukman bin saleh | 31 Desember 2012, 1:32 pm
    • Maksudnya Lisa, supaya style BUMN kembali ke style yg lama??
      Ogah ah, saya sudah hepi dengan Listrik yg gak pernah mati.. Kereta yg gak pernah molor, bahkan ekonomipun ber AC.. dan berbagai perubahan yg saya rasakan sendiri…

      Kalopun labanya turun, dalam suatu perusahaan ada yg namany “cost analysis”, bisa jadi turunnya Laba dikarenakan banyaknya ekspansi yg dilakukan BUMN untuk penambahan produksi ataupun peningkatan investasi. Makanya, kalo gak tau mending ikut diem. Apalagi memfitnah.. Yakin deh, yg suka pake nick samaran, memfitnah, black campaign, menghasut, dst
      ADALAH KEPANJANGAN TANGAN SYAITAN.. KARENA KEBENARAN TIDAK PERNAH MEMFITNAH, TIDAK PERNAH MENGHASUT TAPI SELALU MENGAJAK KEPADA KEBAIKAN (OPTIMIS, JUJUR, BAIK SANGKA, DST)

      Maju terus Pak DIS dan rekan Dahlanis semua, mari kita sebarkan semangat positive ini ke seantero negeri..!! Jayalah Indonesia…

      Posted by adhen | 31 Desember 2012, 1:49 pm
    • lha, mumpung ada yg ngobrolin PLN… yg bikin runyam kan statement para pejabat di media tivi… kemarin tuh ada yg bilang, kenaikan TDL agar PLN punya modal utk investasi memperluas elektrfikasi di daerah-daerah yg blm kena listrik… mbok ya tolong jelaskan ke aku yg bodoh ini, gimana sih logikanya kok bisa begitu??? kenapa gak negara aja yg investasi utk rakyatnya??? selama ini PLN bangun pembangkit kan tdk pake APBN, toh bisa, kenapa tdk begitu saja??? gak salah kan kalo kita mengendus, wah ini numpuk modal buat 2014 deh…

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 31 Desember 2012, 4:09 pm
      • mungkin saya yang bodoh juga pengen njawab mas, di PLN investasi sumbernya ada 3 mas, Loan LN, kementrian ESDM dan PLN (APLN). Ntuk kementrian dikerjakan oleh satker P2K (lisdes) yg setau saya setiap propinsi ada. lah merekalah mempergunakan sana kementrian untuk investasi yang bertujuan untuk membuka/membangun kelistrikan pada desa atau daerah yang belum berlistrik. mungkin demikian dari saya yang bodoh. tks

        Posted by misba | 1 Januari 2013, 12:47 pm
        • jadi, setelah kenaikan TDL nanti, kan berarti ada selisih antara TDL lama dgn TDL baru. nah, selisih itu dihitung sbg pendapatan negara atau apa??? apakah langsung digunakan utk invetasi program elektrifikasi ataukah masuk ke kas negara dulu sbg penerimaan??? trus, bukankah subsidi listrik APBN 2013 juga naik, peningkatan itu digunakan utk apa??? bagaimana dgn klaim dgn beroperasinya pembangkit-pembangkit baru akan terjadi penghematan, gimana wujud riilnya penghematan yg bisa didapat dan bisakah itu dipertanyakan dgn adanya kenaikan TDL dan subsidi listrik di APBN 2013??? #maaf ya kepo, dasar saya orang bodoh sih…

          Posted by Novrian Eka Sandhi | 2 Januari 2013, 2:31 pm
    • Lisa palsu. Dasar pengecut. Memakai identitas orang. Coward…

      Posted by Lisa | 1 Januari 2013, 7:10 pm
    • Si pengecut yg bersembunyi di balik identities seseorang….

      Posted by Lisa | 1 Januari 2013, 7:21 pm
    • @lisa…. INGAT INI..!!!
      1. deviden itu berbeda dengan laba… laba itu ada laba RKAP ada laba murni…
      2. berapapun laba BUMN, besaran deviden TETAP, karena sdh ditentukan pemerintah (kemen.keu)…
      3. kenapa kok deviden menurun ?? karena DI ingin BUMN menikmati labanya lebih besar utk mengembangkan perusahaan (bangun pabrik baru,ekspansi ke LN, dll)…
      4. kenapa kok BUMN utk kesejahteraan rakyat??? contoh paling simple,meskipun perusahaan rugi, tapi tdk prnh PHK karyawan,karena menghindari pertambahan pengangguran..
      5. dan yang penting saya milih deviden lebih kecil lagi… karena deviden larinya ke APBN, trus ke instansi pemerintah (akhirnya rame2 dikorupsi pejabat dan DPR) lebih baik utk kemajuan BUMN yg langsung bersentuhan dgn rakyat (perbankan,kendaraan umum,jalan tol,perkebunan)…
      6. dan realitanya ini, pabrik gula tempatku kerja tahun ini laba 12 M, tahun sebelumnya 4,5 M, dan PTPN X th ini laba 500 M, th lalu 200 M…. itu cukup bukti bahwa DI luuuuaaaarrrr biiaaasssaaaaaaa……
      7. UNDERSTAND LISA ??????

      Posted by gusdurian | 1 Januari 2013, 8:48 pm
    • hehehe, deviden pak dahlan sudah atur sedemikian rupa sehingga 28 T itu adalah harga pas untuk tahun ini, tapi hampir semua BUMN sekarang punya modal besar untuk melangkah lebih progressif, mudah mudahan pak SBY masih percaya pak dahlan hehehe

      Posted by saeful | 2 Januari 2013, 10:13 am
    • kan BUMN memang harus bisa untung sebesar2nya, biar bisa setor devisen sebanyak2nya untuk biaya pembangunan.
      Fokusnya sekarang gimana deviden itu bisa jadi modal pembangunan yg merata ke penjuru indonesia, gak cuman buat jawa saja atau malah nyangkut di kantongnya anggota DPR.

      Posted by Akmila | 2 Januari 2013, 11:43 am
  73. kenapa gak dari dulu-dulu coba.. heran gue gak habis2.
    kebutuhan negara ini apa? masalahnya apa? data/resources/legal aspek yg ada apa aja? solusinya apa? ACTION! Review utk yg lebih baik!
    baru ada yg ngerjain sekarang… mbuh wes..

    Posted by Jangan Ada Dusta | 31 Desember 2012, 1:16 pm
  74. I love indonesia…

    Posted by lukman bin saleh | 31 Desember 2012, 1:26 pm
  75. Siiiip dech bisa bagi2 permen di tahun 2012-B buat anak2 teka senayan …., wkwkwk …

    Posted by kang encep | 31 Desember 2012, 1:58 pm
  76. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan mempertanyakan kinerja  Badan Usaha Milik Negara.

    Pasalnya, rasio deviden yang dihasilkan BUMN terus menurun dari tahun ke tahun. Di sisi lain, Penyertaan Modal Negara yang disuntikkan dari APBN terus meningkat.

    Ketua Badan Pemeriksa Keuangan, Hadi Purnomo, menjelaskan hingga 2007, pemerintah menyuntikkan modal senilai Rp 4,96 triliun.

    Jumlah ini terus meningkat selama lima tahun terakhir. Hingga 2011, jumlah PMN yang dilakukan senilai Rp 7,36 triliun. Sebaliknya, rasio deviden atas PMN yang dihasilkan cenderung menurun.

    Pada 2007, deviden yang diterima pemerintah senilai Rp 23 triliun atau sekitar 463 persen dari PMN. Sementara pada 2011, deviden naik  menjadi Rp 28 triliun atau 380 persen dari PMN.   “Penerimaan deviden dibanding penerimaan PMN justru mengalami penurunan,” ujar Hadi di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (2/11).

    Hadi pun mempertanyakan kinerja BUMN secara nasional  sehingga tidak bisa mendatangkan keuntungan bagi negara. Dia mempertanyakan apakah memang ada BUMN yang harus dilepas karena terus merugi dan tidak memenuhi bidang usaha orang banyak.

    “Apakah benar BUMN harus dilepas karena terus merugi sementara bidang usaha BUMN tersebut tidak memenuhi bidang usaha orang banyak,” tambahnya.

    Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, menilai fungsi tiap-tiap PMN di masing-masing BUMN berbeda. Menurutnya, ada PMN untuk memenuhi kebutuhan modal, restrukturisasi, juga ada yang untuk menjalankan visi pemerintah. “Jadi macam-macam backgroundnya dan itu nanti bisa dikaji dengan tepat,”jelasnya.

    Selain itu, tutur Agus, PMN menjadi agenda pemerintah yang dapat menjaga pertumbuhan ekonomi. Sejak 2011, komitmen pemerintah untuk percepatan pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan perbaikan infrastruktur.

    Akan tetapi, anggaran pemerintah di APBN ternyata tidak cukup. Sehingga, pemerintah pun mengajak BUMN terkait untuk menyesuaikan kerjanya dengan proyek infrastruktur  yang sesuai dengan pemerintah.

    Posted by pmn penyuntikan modal nenekmu | 31 Desember 2012, 3:01 pm
    • pak/bu…kenapa ditanyakan sekarang, tanya dong sama menteri2 BUMN sblmnya kenapa turun…wong pak DI jadi menteri bumn pada tanggal 19 Oktober 2011…nah ini berarti periode yg ditanyakan dari 2007-2011 itu bukan kinerjanya pak Dahlan.. masak baru 2 bula 11 hari n trus disalahkan.. kita taulah tahun 2007 sblm pemilu 2009 BUMNnya jadi sapi perah para petinggi partai sampai pak DI jadi menteri BUMN, biaya2 aneh yg dikeluarkan BUMN dipertanykan dan dilarang…karena selama itu jadi sumber dana segar, karena para petinggi BUMN kebanyakan titipan partai tentu keuntungan dan setoran ke pemerintah pasti kurang……

      Posted by esardine (@sardinces) | 31 Desember 2012, 4:05 pm
    • haah, itu ketua BPK kok idiot sekali cuma bisa tanya… BPK itu punya legitimasi hukum dari UUD 45 utk melakukan audit thd seluruh unit-unit milik negara, termasuk BUMN, lakukan segera!!!

      Posted by Novrian Eka Sandhi | 31 Desember 2012, 4:12 pm
    • Silahkan diaudit dengan se-detail2-nya uang2 di BUMN lari-nya kemana aja… yang rugi, ruginya kenapa, yang turun mengapa turun.

      Siapa yang bersalah dan merugikan keuangan BUMN harus dikejar dan dibabat sampai habis.

      Ga pakai acara mbulet2 di media atau DPR, gitu aja kok repot

      Posted by surontani | 31 Desember 2012, 9:53 pm
    • kalo REPUBLIKA.COM… britanya selalu menyerang dahlan iskan…. karena aku tahu lah siapa dibelakangnya…. jadi g heran aku baca artikel diatas…. BERITA MURAHAN….!!! GAK CERDAS BLAS…..

      Posted by gusdurian | 1 Januari 2013, 9:01 pm
    • IPK-mu berapa CUK2… Kentara blas bekas Mahasiswa COPAS…
      Lain Kali lebih pintar ya… belajar yg bener, walau udah ketuaan mungkin…
      kalo seperti ini jadi bahan tertawaan kan sayang… pistole melengos…

      Posted by PUTU | 2 Januari 2013, 9:26 pm
  77. abah dis baru 1 thn jd mentri bumn, progresnya sdh kelihatan positif. (jgn liat laba yg turun aja). pembenahan2 yg luar biasa sdh dilakukan hampir semua bumn ( klo mau baca ceo note dan mh), saya yakin tahun 2012b laba bumn akan naik dan kita mungkin akan tercengang nanti thn 2014 bumn sdh ngak ada yg rugi dan dpt memberikan deviden yg besar ke pemerintah, tapi yg paling penting kontribusi bumn dapat menggerakan perekonomian rakyat.kita dukung abah dis dan kita doakan sma2. tetap semangat, kerj , kerja, kerja

    Posted by darrennt | 31 Desember 2012, 3:37 pm
  78. sampai jumpa di pelajaran berikutnya di 2013, eh 2012-B…

    Posted by Novrian Eka Sandhi | 31 Desember 2012, 4:14 pm
  79. Sabar rekan, mereka bisanya copy paste data dan gak pakai mikir. Biarkan mereka (komunitas nick name samaran) nulis apa aja, berbuat apa aja. Kalo mereka memang punya rasa NASIONALISME, pasti cara nulis mereka tidak seperti itu. Mari kerja..kerja dan kerja..
    Sebarkan semangat positive ini semampu yg kita bisa!!

    Posted by adhen | 31 Desember 2012, 4:34 pm
    • @dahlia palsu…. yang penting BUMN tempatku kerja tahun ini labanya lebih besar dari th sebelumnya… titik…. udah cukup itu aja dari pada pake bhs inggris kacau balau…

      Posted by dahlia asli | 1 Januari 2013, 9:38 pm
    • Dear Mbak Dahlia ( asli atau imitasi nih…) bahasa Inggris anda masih harus banyak di benahi deh…. walau saya guru bahasa Inggris di TK ( Bilingual) tapi saya tahu….

      Banyak Dahlanis yang pinter bahasa Inggris hlo… apalagi yang silent reader…
      Usulan yang ke 2, usahakan kalau memakai bahasa yang diluar BAHASA INDONESIA ( English or second language / mother language) berilah terjemahan…karena banyak juga Dahlanis yang sedang belajar bahasa Inggris, jadi dengan adanya terjemahan bahasa Indonesianya, koment positif / negatif tetap bisa dipakai sebagai pembelajaran / masukan. Saya pernah membaca koment yang 100% bahasa Arab, dan hasilnya 100% saya melongo… he he he .( untung ada pak Dhe yang baik ahti mau membantu kasih terjemahannya)

      HAPPY NEW YEAR FOR DAHLANIS…GBU ALL

      Bagi yang ingin kontak personal bisa ke kontakwning@yahoo.co.id

      Posted by W. Ning | 2 Januari 2013, 11:43 am
    • “For which of you, intending to build a tower, does not first sit down and estimate the cost, to see whether he has enough to complete it?” <– Walau samar-samar nangkep maksudnya, pola bahasanya kok susah dimengerti ya? Maaf mohon pencerahannya nih, ini bahasa Inggris level atas yang saya belum nyampe, atau memang bahasa Inggris yang perlu perbaikan? Mohon pencerahan, jadi saya tidak salah menilai. Terima kasih …

      Posted by apasaja | 2 Januari 2013, 4:46 pm
  80. saya punya kapal,
    Buat yang sirik dengan pencitraan Pak DIS yang positive boleh pinjam kapal saya,…

    KE LAUT SAJA …….. ya……….

    Posted by Edy Sugiharto | 31 Desember 2012, 4:35 pm
  81. Fokus BUMN di tahun 2012 adalah :
    1. Membenahi SDM, karena disinilah akar masalah dan mbahnya masalah. Integritas dan antusias dibentuk.
    2. Perbaikan birokrasi dan memperkuat aksi korporasi, diharapkan tidak lagi gamang perusahaan untuk membuat kebijakan strategis.
    3. Pembenahan sistem kerja, mengurangi atau menghilangkan ketidakefisenan kerja.
    4. Pengembalian lini bisnis utama supaya lebih fokus sesuai tujuan dan fungsi BUMN.
    5. Kerjasama dan kolaborasi antar perusahaan untuk mempercepat gerak dan kerjasama yang menguntungkan.

    Dengan semua yang dilakukan di Tahun 2012, Pak Dahlan meletakkan pondasi yang kokoh.
    Saat ini sudah ada peningkatan laba dibanding tahun 2011. Memang target tidak tercapai seperti yang dijelaskan Pak Dahlan di MH kali ini.

    Tahun 2013 akan jadi ajang pembuktian bahwa pondasi itu memang benar-benar kokoh.
    Tahun 2013 menjadi panen raya, atas semaian di tahun 2012.

    Kerja-Kerja-Kerja

    Kupasan MH58

    http://kickdahlan.wordpress.com/2012/12/31/lintasan-mh58-harga-sawit-dan-karet-kembali-turun/
    http://kickdahlan.wordpress.com/2012/12/31/lintasan-mh58-harga-batubara-masih-akan-turun-hingga-akhir-tahun/
    http://kickdahlan.wordpress.com/2012/12/31/lintasan-mh58-ekspansi-ke-daerah-bank-mandiri-menumpang-di-kantor-pos/
    http://kickdahlan.wordpress.com/2012/11/19/kilasan-mh52-telkom-ekspansi-telekomunikasi-ke-timorleste/
    http://kickdahlan.wordpress.com/2012/12/31/lintasan-mh58-semen-gresik-resmi-jadi-semen-indonesia/
    http://kickdahlan.wordpress.com/2012/12/31/setelah-vietnam-semen-indonesia-akan-ekspansi-ke-myanmar/
    http://kickdahlan.wordpress.com/2012/12/31/kupasan-mh58-dahlan-terapkan-rayonisasi-pabrik-pupuk/
    http://kickdahlan.wordpress.com/2012/12/31/pt-kai-janji-2013-pelayanan-commuter-line-membaik/
    http://kickdahlan.wordpress.com/2012/12/31/lintasan-mh58-dukung-gp3k-pt-pertani-bangun-dyer-di-haurgeulis/
    http://kickdahlan.wordpress.com/2012/12/31/berdikari-fokus-usaha-pembibitan-sapi/
    http://kickdahlan.wordpress.com/2012/12/31/sorgum-dan-sapi-sinergi-pangan-pakan-dan-energi-ramah-lingkungan/

    Posted by kickdahlan | 31 Desember 2012, 5:21 pm
    • daerah NTT pulau lembata, pulau kecil dengan produksi garam tinggi. sudah ada pabrik garam, tapi sepertinya tidak tercantum depkes dlm kemasan. dikelola oleh pemda tapi sepertinya tidak merakyat garamnya. malah masih banyak mengkonsumsi garam dari daerah lain, surabaya. padahal wilayah sendiri mampu produksi garam. bagaimana caranya ntuk bisa meningkatkan kuaitas dan potensi daerah ini??

      Posted by nurlaila | 31 Desember 2012, 9:25 pm
      • Coba Baca MH yg lalu, untuk meningkatkan kualitas garam dengan menggunakan teknologi membran, sehingga didapat garam yg bersih dan kualitas no.1
        BUMN akan berekspansi ke NTT untuk Potensi GARAM, SAPI, SORGUM… sangat tepat dan tentunya akan memajukan NTT… Baiknya PEJABAT NTT Berkoordinasi dgn BUMN, dgn Sinergi yg tepat BUMN DAN BUMD akan menjadi KAKAK-ADIK yg MUMPUNI.

        Salam Hangat,
        PUTU

        Posted by PUTU | 2 Januari 2013, 9:39 pm
    • Mantaf atuh Kang Admin KickDahlan… Kupasan tuntas anda benar2 tulus…

      Cuma Saya Bingung saja sama beberapa komen sinis di atas yg selalu membanding2kan deviden…
      Trick Abah DIS yg saya lihat adalah menggunakan Deviden BUMN tsb sebagai Dana INVESTASI untuk mendapatkan hasil yg lebih besar…

      PERAN BUMN Sudah sangat Jelas :
      1. Sebagai Ketahanan Pangan
      2. Sebagai Penggerak Perekonomian
      3. Sebagai Kebanggaan Bangsa…
      Sama sekali tidak menyinggung peran untuk mendapat keuntungan yg sebesar2nya….
      Karena Jika BUMN niatnya cari untung, maka sudah jelas RAKYAT yg akan SENGSARA…

      Moga Para Pembaca MH Lebih pintar untuk memahami arah kebijakan BUMN yg sudah jelas tsb.

      Posted by PUTU | 2 Januari 2013, 9:23 pm
  82. Kerasnya batu dan karang bukan penghalang jiwa2 pejuang. Jangan surut maju terus .raih amal sholih dg kerja keras dan iklas. INSYA ALLAH kami semua menjadi saksi hasil kerja kerasmu…Pak DIS. Tinggalkan jejak dgn prestasi baik. yg dgn itu anak cucu kita dapat menikmati amal sholihmu.. Amin

    Posted by dan | 31 Desember 2012, 5:48 pm
  83. Alhamdulillah. Salam kenal juga Mas Pras. Jadi tempuk ‘keluarga’ di ‘rumah’ ini

    Posted by wanto kdr | 31 Desember 2012, 9:45 pm
  84. Ayoo dibenahi

    Posted by surontani | 31 Desember 2012, 9:48 pm
  85. Setiap membaca mh, ada saja hal2 positif yg bisa dipelajari. Untuk memajukan suatu perusahaan pondasi dasarnya adalah pemimpin yg visioner, tim yg solid & antusias, etos kerja tinggi & budaya kerja yg amanah. Insya Allah di tahun, rakyat indonesia menikmati hasilnya.Rasa syukur berlipat-lipat, setiap kali membaca mh. Terima kasih ya Allah engkau kirimkan seorang pemimpin seperti pak dahlan iskan. Berikanlah keberkahan atas semua pekerjaannya. Berikanlah kekuatan agar menjaga amanah dari kami, rakyat indonesia. Lindungilah ia dari marabahaya yg mengintainya. Berikanlah kesehatan kepadanya. Sebagai generasi muda, saya butuh pemimpin yg dpt diteladani. Pak DI sangat menginspirasi. Mari kita kloning sikap kerjanya agar indonesia semakin jaya. Hidup Indonesia !!!

    Posted by Ningsih | 31 Desember 2012, 10:34 pm
  86. Kepada Semuanya selamat tahun 2012-B, semoga jauh lebih baik.

    Posted by Kka Kusnanto | 1 Januari 2013, 12:00 am
  87. Pertamax 2013

    Posted by G. Hariyanto | 1 Januari 2013, 12:04 am
  88. Salam sukses u. Pak Dahlan.
    Najaf & Karbala sll brdoa u. anda !
    ….selama keringat anda tulus, ikhlas demi INDONESIA

    Posted by Husein | 1 Januari 2013, 4:35 am
  89. Salam kenal untuk semua pendukung Bung Dahlan Iskan…..

    Kepada seluruh pendukung Bung Dahlan Iskan, disini kita’mempunyai kewajiban kepada masyarakat disekitar kita untuk ikut menjelaskan kebenaran perihal pemberitaan negatif terhadap Bung DI.
    Hal ini disebabkan tidak semua masyarakat tahu/membaca penjelasan dari forum ini. Selama ini mereka hanya tahu berdasarkan pemberitaan dari media televisi yg kita tahu tidak pernah fair/berimbang dalam pemberitaan(kita tahu kepentingan pemilik stasiun tv yg jg pimpinan parpol tertentu), sehingga timbul opini negatif terhadap Bung DI.

    ini juga yang telah saya lakukan sejak Bung Dahlan diserang dengan pemberitaan negatif, sehingga memberikan mereka berita yg berimbang dan tahu duduk permasalahan yg sebenarnya, walaupun kadang harus melalui perdebatan sengit.

    Saya tidak akan rela apabila masyarakat termakan hasutan dari badut DPR dan para pengamat bayaran yg asal ngomong sehingga kadang bikin naik darah, karena saya telah lama mengikuti perjalanan hidup Bung Dahlan Iskan sejak saya menginjakkan kaki di bumi Surabaya belasan tahun silam.(saya asli tangerang)

    Demikianlah harapan saya kepada seluruh pendukung Bung Dahlan Iskan untuk memberikan pencerahan kepada orang2 disekitar kita untuk memberikan pemberitaan yang berimbang. Mari kita lawan pemberitaan media yg tidak fair, Bravo..maju terus Bung Dahlan Iskan…!!!

    Posted by Kang dogger | 1 Januari 2013, 4:36 am
  90. Kenapa khusus MH 17 (Saatnya Putra Petir harus melawan)+ semua commentnya dihapus/gak ada ya di blok ini???????……..ada apa???…aneh,padahal di blog lain ada semua.

    Posted by uwek | 1 Januari 2013, 5:37 am
    • Bukan gitu bro,saya lg ngikuti ulasannya “PAKDE” di mh 18 pakde bilang di mh 17 buat solusi untuk mengatasi masalah banjir dan kemacetan yg kerap terjdi,dan saya mau lihat solusinya gimana dan kebetulan saat ini lagi parah”nya masalah itu eh…nah kok mh 17 malah hilang di arsip blog ini? saya jadi penasaran karena saya tertarik dengan ulasan”nya pakde yg simple tapi selalu out of the box.
      Gimana om admin,kok bisa gitu??? ada yg tau tidak para dahlanis/warga blog ini solusinya itu? atau @pakde kalo mampir sini tulis lagi dong biar kita” ini tau,minimal untuk refrensi kuliah saya gitu..loh.

      Posted by uwek | 1 Januari 2013, 9:54 am
  91. Asyik jugaklo kita diberi permen biar gemuk.. maju terus Pak Dahlan, banyak yang mencemooh, tapi tetap cuek bebek. Anjing menggonggong bebeknya jalan terus…..

    Posted by molen | 1 Januari 2013, 6:42 am
  92. Selamat tahun baru dan salam manis, semanis permen.

    Posted by agungbsantoso | 1 Januari 2013, 7:32 am
  93. menunggu, mengharapkan dan berdoa semoga semakin banyak orang2 yang mengikuti cara pencitraan bah DIS

    Posted by rikiherdiansyaherdiansyah | 1 Januari 2013, 8:20 am
  94. Salut dgn setiap gebrakan pak Dis dan segenap jajarannya, semoga tetap sehat pak, doa kami menyertai

    Posted by lukesahril | 1 Januari 2013, 10:57 am
  95. Saudaraku, Dahlan Iskan.

    Tulisan Anda sangat menarik perihal pembenahan manajemen. Bagaimana dengan pembenahan sikap mental para pelakunya?
    Contoh, pembenahan manajemen PT KAI jarak jauh memiliki hasil positif. Karcis dan nama sama. Penumpang terbatas. Destinasi tepat waktu. Two thumbs up!
    Tapi mentalnya? Janganlah menutup mata, saya menduga calo akan dengan mudah menawarkan karcis dengan sistem “balik nama”. Mereka punya jaringan ke dalam yang berarti bahwa pelaku internal juga masih bebas berkeliaran. Tiket liburan dua bulan sebelumnya sudah habis, tetapi saya bisa menjamin dapat tiket itu hari H-7 dari calo dengan harga 3 kali lipat.
    Saya dulu kerja di tempatnya kukrit bagian kriminal, politik, dan ekonomi. Salam.

    Posted by saifurrohman | 1 Januari 2013, 11:17 am
    • temuan yang bagus pak Saifurrohman, mudah mudahan pak dahlan membacanya , atau langsung kirim pesan ke pak jonan atau ke pak dahlan biar si ruang geraknya bisa di antisipasi dan si OKNUM bisa di sadarkan bahwa prilakunya sangat merugikan

      Posted by saeful | 2 Januari 2013, 7:30 am
  96. YTH pa Menteri , saya memiliki banyak ide mengenai mobil listrik , saya juga dapat membuat mesin untuk mobil listrik yang tercepat , padahal saya tidak pernah melalui pendidikan khusus , semua berdasarkan bakat (seperti para penemu) , saya ingin bekerja di perusahaan pembuat mobil listrik, saya pernah punya mobil mainan (RC) yang bisa berakselerasi 0-100 dalam 1 detik. jika bisa bekerja pada pabrik pembuat mobil listrik , mohon hubungi saya di 0813-8293-2880 makasih

    Posted by ronny chandra | 1 Januari 2013, 11:26 am
  97. salam kenal untukl semua

    Posted by Miroslav Bakhladev | 1 Januari 2013, 11:30 am
  98. PEMBENAHAN MEMANG TIDAK DAPAT SERTAMERTA, NAMUN YANG JELAS PERUBAHAN DEMI PERUBAHAN SUDAH DILAKSANAKAN, SEHINGGA TINGGAL MENUNGGU HASIL DAN PERKEMBANGAN SELANJUTNYA. TERNYATA TIDAK SELAMANYA PENCITRAAN ITU BERKONOTASI NEGATIF. ASAL DILAKUKAN DENGAN BENAR DAN TIDAK BERBOHONG PENCITRAAN DAPAT MENJADI PENGGUGAH INSPIRASI UNTUK MENIRU KARENA SIFAT DAN MAKNANYA YANG POSITIF. SEHAT-SEHAT SELALU PAK DI SONGSONG TAHUN 2012 B DENGAN LEBIH OPTIMIS KAMI HANYA MEMBANTU DOA SEMOGA SELALU SEHAT-SEHAT SELALU.

    Posted by koko | 1 Januari 2013, 12:42 pm
  99. @dahlia palsu….realitanya adalah BUMN di tempatku bekerja terjadi perubahan besar2an sejak Era DI menjadi lbh baik (laba juga) itu udah cukup titik….gak perlu pake bhs inggris kacau segala…

    Posted by dahlia asli | 1 Januari 2013, 9:31 pm
  100. Inspiratif as usual. Thankyou pak dis :D

    Posted by must abi | 2 Januari 2013, 6:51 am
  101. Hasil membrane untuk garam…….moana……… nelayan ..belum tersentuh..lagi…

    Posted by seno | 2 Januari 2013, 7:15 am
  102. Tulisan Pak DIS selalu menginspirasi saya dan banyak orang, luar biasa, semoga Indonesia maju pesat…….!

    Posted by andi muatafa | 2 Januari 2013, 7:52 am
  103. Iseng absen, kog rasanya Ibu W. Ning blm kelihatan, atau mungkin dari Dahlanis ada yang mengetahui, atau saya aja yg terlewat dr komentator smuanya?

    Posted by tonoraziz | 2 Januari 2013, 8:07 am
    • Senang rasanya ada yang “MERASA KEHILANGAN” saya….GR nih ye….( ceile ! )

      Sesudah mendapat teguran / usulan kemarin, Saya memang merasa butuh waktu untuk ” menata hati kembali…” ( saya orangnya cengeng Bro… makanya ketika mau memberi, kemudian ditegur, saya seperti terpaku…. ( beberapa x saya mau posting, selalu ragu… kemudian dengan berat hati say cancel… ( Deeply sorry for that… actually I miss U all…thank you anyway…)

      Salam Dahlanis. Gbu all.

      Untuk yang ingin kontak personal bisa ke kontakwning@yahoo.co.id

      Posted by W. Ning | 2 Januari 2013, 12:03 pm
      • Mbk Ning… Don’t worry be happy. Salam

        Posted by Djoko Sawolo | 2 Januari 2013, 4:19 pm
      • Budhe ning..budhe ning..cup..cup..cup..yah..,sini tak peluk ya..(sesama cewek kan gak papa ya budhe..)saya tau siapa yang negur budhe ning! saat saya baca” orang itu juga kayaknya sering mengkonter pakde sampek akhirnya pakde jengkel dan mengkonter balik dan skakmat!hehehe. Dan menurut saya tulisan” budhe bagus malah lebih bagus dari pada baca tulisan” sumbang yang mengotori blog ini karena tulisan budhe bisa jadi rest area sesaat sebelum lanjut lagi baca komentar” berikutnya,GBU budhe ning..eh lupa pelukannya belum dilepas mmmuah..bye bye budhe..

        Posted by uwek | 3 Januari 2013, 4:55 am
      • Mbak Ning.. begitulah resikonya kalau menulis di forum terbuka seperti ini.. pasti ada yang pro, ada yang kontra.. pandang hal itu sebagai kewajaran.. itu ketentuan Allah.. ada hitam-putih; siang-malam dsb.. Yang penting selama niatnya ikhlas untuk menyampaikan kebaikan .. lanjutkan aja, the show must go on.. masalah ada 1-2 orang mencela/menegur atau apapun namanya.. nggak perlu dipikirkan dan dimasukkan hati sampai mendalam.. semua teman yang beredar disini semuanya cerdas, bisa membedakan mana yang baik dan mana yang jelek…

        Posted by cak-mat | 3 Januari 2013, 1:07 pm
      • mau kurus….
        jangan suka tidur….
        maju terus
        pantang kendur
        mbak Ning…………

        Posted by kawulo alit PJKA (pulang jum'at kembali ahad) | 3 Januari 2013, 8:22 pm
  104. yang bilang pencitraan.. silahken.. dasarnya sirik.. kalo ada orang maju..gpp. perbedaan memang rahmat.. gak rame kalo semua satu suara tentang sosok dahlan.. feeling saya orang yang nulis pencitraan ini itu tentang dahlan rasanya bagian dari sebuah provokasi dari internal dalam tim.. karena dia menulis pertama ato kedua dari tulisan yang sudah upload… walahualam bisawab…

    Posted by zigitjack | 2 Januari 2013, 9:22 am
  105. Maju terusss Pak DIS…wah harusnya permen sorgum itu dihadiahkan buat mereka yang menuduh-menuduh ini itu adalah pencitraan…wkwkwkw…Kalo mereka bilang semua itu adalah pencintraan maka seperti kata Pak DIS di MH sebelumnya….’Mari kita lakukan pencitraan bersama-sama’ karena definisi pencitraan yang sesungguhnya adalah Kerja…Kerja…Kerja…#ilovedisway

    Posted by Saiful Islam | 2 Januari 2013, 10:09 am
  106. Apapun itu kalo utk kepentingan orang banyak, kenapa tidak???
    Maju terus Pak Dahlan!!

    Posted by RahmaLinda (@rahmalinda) | 2 Januari 2013, 10:34 am
  107. Selamat Tahun Baru 2013 buat Bung DIS dan sahabat-2 semua.
    Semoga perbaikan kinerja BUMN semakin bagus di tahun 2013 dan tahun-2 selanjutnya.
    Semoga Bung DIS tetap dikaruniai kesehatan dan kreatifitas, dan semakin GoKIL.

    Ayo Bung DIS, jadilah Motor : Kerja, Kerja, Kerja dan Kerja … (Kerjanya lebihi satu)
    Demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

    Posted by mbahsjam | 2 Januari 2013, 10:57 am
  108. Mobil listrik TUCUXI dijiplak orang UGM! Danet ngamuk dan menganggap Dahlan maling! Coba baca Solopos! Bung Dahlan, di mana dirimu? Kasih penjelasan donk!

    Posted by monyongmu monyong | 2 Januari 2013, 11:12 am
    • saya juga nunggu penjelasannya, tapi menurut opini singkat saya adalah, menjiplak sudah harus jadi, jika teknologi di tiru maka penirunya sudah harus ada, jika mencuri ilmu mungkin bisa masuk,

      saya yakin tidak bermaksud menjiplak tapi mungkin membenahi seperti power steering yang kurang, pintu yang susah ditutup bahkan sampai mogok 2 kali,
      perlu informasi lebih nih

      Posted by saeful | 2 Januari 2013, 11:28 am
      • saya juga menunggu infonya..
        bukan seperti cina yang meniplak merk “Honda Supra” terdahulu. atau saling tinju paten antara samsung dan aple. saat dikatakan menjiplak, memang sudah harus ada buktinya. kalau sekedar bongkar trus pasang lagi.. ya ndak terjadi apa-apa. soal ilmu, wew.. apa bisa dipatenkan? trus blajarnya gimana ya?
        btw.. masih menunggu dan ingin tahu ada apa sih di “penjiplakan” ini

        Posted by Cukat | 2 Januari 2013, 11:40 am
        • saya malah menemukan sedikit jawabannya di sini
          http://kickdahlan.wordpress.com/2012/12/30/duet-doktor-ugm-sempurnakan-mobil-listrik-dahlan-iskan/
          .. jangan-jangan yang dimaksud orang UGM tuh Pak Jayan… lha itu kan partnernya saat build ini mobil

          Posted by Cukat | 2 Januari 2013, 12:48 pm
          • Satu lagi korban pencitraan telah muncul.. kali ini orang pinter pula..

            memang beginilah kelemahan orang pinter.. pertama: karyanya tidak mau dilihat apalagi diotak-atik orang luar (apalagi diotak-atik orang pintar lainnya), makanya pakai perlindungan hak kekayaan intelektual. kedua: tidak mau terjun sendiri mengawal pembuatan mobil listrik justru subkontrak ke kupu-kupu malam . Giliran ada masalah lempar tanggung jawab. Kelemahan ketiga terlalu pintar sampai tidak waspada.. masak gak sadar juga sih, kalau paten itu pengakuan kebaruannya memang bersifat global tapi aplikasinya cuma berlaku di negara tempat didaftarkan saja. Artinya kalau kita mendaftarkan suatu temuan baru untuk paten (misal daftar ke Indonesia) dan diterima, maka kebaruan temuan kita itu diakui di seluruh negara (kalau orang di negara lain mau mendaftarkan temuan yang serupa bakal ditolak).

            Namun implementasi pemanfaatannya (lisensi teknologinya) cuma berlaku di Indonesia saja sampai penemu paten juga mendaftarkannya di negara lain. Artinya orang di negara lain sah-sah saja meniru dan memanfaatkan paten kita sepanjang kita tidak mendaftarkannya di negara lain tersebut. Celah itulah yang dipakai orang China untuk maju. Mereka banyak meniru dan memakai paten amerika, eropa dan jepang dengan aman karena belum didaftarkan di China.

            sekarang paten teknologi Danet itu kan baru didaftarkan di Amerika. Jangankan dibongkar, ditiru dan diproduksi mobil yang serupa oleh orang lain pun tidak bakal jadi masalah, sampai Danet mendaftarkan patennya di Indonesia.

            kalau dahlan tidak pencitraan, harusnya dia bantu Danet daftarin paten di Indonesia. Jadi Danet tidak perlu khawatir mobilnya ditiru. Beberapa penemu justru dengan sengaja membiarkan patennya dicuri oleh orang lain. Ini terutama untuk teknologi yang “susah laku” alias butuh biaya amat mahal untuk komersialisasinya. Ketika bisnis sang pencuri paten tersebut telah tumbuh besar, sang penemu paten tinggal “panen” dengan cara menuntut secara hukum sang pencuri.

            Posted by brumbrum ngung uwiuwiuwi abakadabra | 2 Januari 2013, 2:22 pm
    • mas kalau mau complain address nya cantumkan juga supaya yang lain tau…..aku bantu ya…

      http://www.solopos.com/2013/01/02/pencipta-ferrari-listrik-komplain-dahlan-iskan-363811

      kami nggak keberatan kok dengan komplain

      Posted by seno | 2 Januari 2013, 11:40 am
      • Bantu tampilkan berita, semoga ada penjelasan yang baik dari Pak DI dan tim terkait berita dibawah ini, karena menyangkut Hak Kekayaan Intelektual dari orang lain.

        ==================================================================================

        Pencipta Ferrari Listrik Komplain Dahlan Iskan

        JOGJA—Danet Suryatama, pencipta mobil listrik merek Tucuxi alias “Ferrari Listrik” kecewa dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan. Pasalnya, Dahlan dan anak buahnya telah membongkar mesin mobil tanpa sepengetahuan Danet. Padahal sebagian mesin mobil tersebut sudah dipatenkan.

        Danet Suryatama saat menghubungi Harian Jogja, mengungkapkan telah terjadi pembongkaran mesin dan pencurian teknologi oleh anak buah Dahlan Iskan yang juga dibiarkan Kupu-Kupu Malam. Ia menceritakan, mobil Tucuxi yang sempat dipamerkan Dahlan Iskan di Senayan, Jakarta pekan lalu, beberapa hari setelahnya ternyata diam-diam dibawa kembali ke rumah produksi Kupu-Kupu Malam yang ada di Jalan Kabupaten, Sleman tanpa sepengatahuanya.

        Alasanya karena ada sejumlah komponen seperti AC, rem dan power steering yang harus dibenahi. Ternyata di sana, mobil berharga Rp1,5 miliar itu dibongkar dan mesinya didesain ulang untuk melihat seperti apa teknologi mobil ini dibuat.

        Danet menyebut tindakan itu merupakan pencurian teknologi dan sejatiknya tak beretika. Apalagi dalam perjanjian yang diteken dirinya dengan Dahlan Iskan melalui anak buahnya menyepakati jangan sampai ada penjiplakan teknologi atau tindakan lain seperti mendesain ulang mesin.

        “Kalau mobilnya dibongkar itu tidak masalah, itu hak dia [Dahlan dan anak buahnya] karena mereka yang membeli dan sudah diserahterimakan. Tapi kalau mesinya diutak-atik dilihat seperti apa teknologinya, redesign engineering itu mencuri teknologi. Bahkan mereka tanya-tanya ke tim saya kenapa [mesin dan teknologinya] bisa seperti ini, mereka nggak berani tanya ke saya,” ungkap Doktor lulusan University of Michigan USA itu.

        Menurutnya, beberapa macam teknologi yang diterapkan di mobil tersebut sudah ia patenkan, sebagian lagi menggunakan teknologi dari Amerika. Danet bersama tim-nya mempelajari teknologi mobil listrik ini selama bertahun-tahun selama di Amerika Serikat.

        “Kerja keras kami bertahun-tahun dicuri begitu saja justru di tanah air sendiri. Padahal maksud saya mengerjakan mobil ini di Indonesia supaya produk otomotif lokal itu berkembang. Belum apa-apa sudah banyak pihak mengganggu, justru menghambat negeri ini untuk berkembang. Saya tak menyangka kalau Pak Dahlan dan anak buahnya seperti itu, padahal beliau selama ini menggembor-gemborkan anti pemalakan, tapi justru memalak idealisme dan karya saya,” ungkap President and Founder Elektrik Car, LLC yang berbasis di Amerika serikat itu.

        Danet mengetahui kejadian di Kupu-Kupu Malam itu dari tim-nya yang mengangkut barang dari sana lalu memotret proses bongkar mesin tersebut. Bahkan kejadian itu dibiarkan saja oleh Kupu-Kupu Malam yang awalnya juga sudah sepakat untuk merahasiakan teknologi mobil listrik. Manajemen Kupu-Kupu Malam menurutnya menyangkal kejadian itu saat dikonfirmasi Danet. Selain mengajak tim dari rumah modifikasi, anak buah Dahlan juga mengundang Doktor dari UGM untuk melihat proses bongkar mobil tersebut.

        “Saya tidak mengharapkan imbalan apa-apa atau apresiasi, meski biaya pembuatan mobil ini mencapai tiga miliar termasuk membeli bahan baku dan membayar kerja tim, saya sendiri tidak menerima sepeser pun. Itu nggak apa-apa asal jangan diganggu. Di Amerika, saya bekerja membuat teknologi seperti ini justru tidak diganggu, aman-aman saja,” katanya.

        Minggu (31/12/2013) lalu, Danet telah mengirim email ke Dahlan Iskan mengonfirmasi kejadian tersebut, namun hingga saat ini belum berbalas. Akibat kejadian ini, Danet enggan memastikan apakah masih akan memproduksi mobil listrik itu di Jogja seperti yang sebelumnya ia rencanakan. “Saya belum mau membicarakan itu,” tuturnya.

        Ia juga belum memutuskan akan membawa masalah ini ke jalur hukum terkait pencurian hak paten lantaran masih menunggu jawaban dari Dahlan Iskan. Namun bila tetap tak ada jawaban, langkah pertama yang akan ia lakukan yaitu membuat siaran pers soal kejadian ini ke berbagai media.

        sumber : http://www.solopos.com/2013/01/02/pencipta-ferrari-listrik-komplain-dahlan-iskan-363811

        Posted by Marshall D.Teach | 2 Januari 2013, 12:07 pm
        • Will This Answer?

          Mobil listrik Dahlan Iskan kembali masuk bengkel

          Paska dipamerkan dan diuji coba pekan lalu, mobil listrik jenis Ferrari yang diberi nama Tucuxi, harus kembali masuk bengkel perakitannya di Jalan Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

          Mobilmilik Menteri Negara BUMN Dahlan Iskansenilai Rp 1,5 miliar itu harus dibongkar kembali untuk penyempurnaan. Power steering dan air conditioning (AC) mobil listrik ini masih bermasalah dengan rangkaian yang menghubungkan antara mesin dan rangkaian listriknya.

          Tim perakit mobil listrik Tucuxi harus mencari kelengkapan sparepart hingga ke Amerika dan Singapura. Pengerjaannya pun melibatkan mekanik dan teknik otomotif di Yogyakarta.

          Mobil yang digadang-gadang bakal dijadikan ikon dan pilot project mobil listrik di Indonesia itu sempat mogok dua kali setelah diuji coba oleh Dahlan Iskan di Jakarta.Mekanik yang terlibat proses pengerjaan dan penyempurnaan mobil listrik Tucuxi ini mengaku harus bekerja hingga larut malam, bahkan dini hari.

          “Kita bongkar kembali untuk proses penyempurnaan dalam menstabilkan tenaga dan modifikasi. Supaya lebih bagus dalam suspensi dan kecepatan dan tenaganya,” ungkap Kunto Wibisono, orang kepercayaan Rudy Purnomo pemilik costum car Kupu-Kupu Malam di Yogyakarta, Sabtu (29/12).

          Pantauan merdeka.com di bengkel tersebut, mobil listrik berwarna merah ini dikerjakan oleh puluhan teknisi. Mereka mengaku punya pengalaman baru dalam pengerjaan dan perakitan mobil milik Dahlan ini.

          “Penuh tantangan. Pengalamannya kalau soal rangka dan body hanya kita kerjakan dalam jangka dua bulan karena kita sudah biasa. Yang lama adalah menunggu datangnya mesin mobil dari Amerika,” ujar Evan, salah satu montir yang sudah 6 tahun bekerja di bengkel tersebut.

          Evan bersyukur pengerjaan dan perakitan mobil dilakukan dalam kurun waktu empat bulan, sesuai dengan target yang diberikan. Untuk penyempurnaan kali ini terbilang harus ngebut. Karena ditarget rampung 4 Januari 2013. Dahlan Iskan berencana kembali melakukan uji coba mobil listrik Tucuxi merahnya ini.

          Uji coba tahap kedua nanti akan dilakukan di Yogyakarta. Rencananya, pada 5 Januari 2013, Dahlan akan menguji mobil listriknya mulai dari kampus UGM, menempuh jarak sekitar 1.000 km menuju ke Magetan, Jawa Timur. Mobil ini juga akan diuji ketangguhannya melintas di tanjakan tinggi Kawasan Wisata Tawangmangu, Jateng.

          “Mobil listrik yang kecil sudah mengendarai 1.000 km. Saya akan kendarai lagi dari Yogya ke Magetan. Penting, karena pasti lewat Tawangmangu,” kata Dahlan beberapa waktu lalu.

          [noe]
          http://www.merdeka.com/uang/mobil-listrik-dahlan-iskan-kembali-masuk-bengkel.html

          Posted by Cukat | 2 Januari 2013, 12:52 pm
          • Satu lagi korban pencitraan telah muncul.. kali ini orang pinter pula..

            memang beginilah kelemahan orang pinter.. pertama: karyanya tidak mau dilihat apalagi diotak-atik orang luar (apalagi diotak-atik orang pintar lainnya), makanya pakai perlindungan hak kekayaan intelektual. kedua: tidak mau terjun sendiri mengawal pembuatan mobil listrik justru subkontrak ke kupu-kupu malam (tinggal menikmati royalti atas lisensi teknologinya). Giliran ada masalah lempar tanggung jawab. Kelemahan ketiga terlalu pintar sampai tidak waspada.. masak gak sadar juga sih, kalau paten itu pengakuan kebaruannya memang bersifat global tapi aplikasinya cuma berlaku di negara tempat didaftarkan saja. Artinya kalau kita mendaftarkan suatu temuan baru untuk paten (misal daftar ke Indonesia) dan diterima, maka kebaruan temuan kita itu diakui di seluruh negara (kalau orang di negara lain mau mendaftarkan temuan yang serupa bakal ditolak).

            Namun implementasi pemanfaatannya (lisensi teknologinya) cuma berlaku di Indonesia saja sampai penemu paten juga mendaftarkannya di negara lain. Artinya orang di negara lain sah-sah saja meniru dan memanfaatkan paten kita sepanjang kita tidak mendaftarkannya di negara lain tersebut. Celah itulah yang dipakai orang China untuk maju. Mereka banyak meniru dan memakai paten amerika, eropa dan jepang dengan aman karena belum didaftarkan di China.

            sekarang paten teknologi Danet itu kan baru didaftarkan di Amerika. Jangankan cuma dibongkar, kalau mau ditiru dan diproduksi mobil yang serupa oleh orang lain pun tidak bakal jadi masalah, sampai Danet mendaftarkan patennya di Indonesia.

            kalau dahlan tidak pencitraan, harusnya dia bantu Danet daftarin paten di Indonesia. Jadi Danet tidak perlu khawatir mobilnya ditiru. Beberapa penemu justru dengan sengaja membiarkan patennya dicuri oleh orang lain. Ini terutama untuk teknologi yang “susah laku” alias butuh biaya amat mahal untuk komersialisasinya. Ketika bisnis sang pencuri paten tersebut telah tumbuh besar, sang penemu paten tinggal “panen” dengan cara menuntut secara hukum sang pencuri.

            Posted by brumbrum ngung uwiuwiuwi abrakadabra | 2 Januari 2013, 2:25 pm
        • posting tambahan dari detik.com

          ================================
          Pencipta Mobil Listrik Protes Dahlan Iskan
          Muhammad Ikhsan – detikOto
          Kamis, 03/01/2013 14:56 WIB

          Jakarta – Pencipta mobil listrik ‘Ferrari’ Tucuxi Danet Suryatama melakukan protes keras pada Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan. Padahal mobil tersebut baru 2 minggu diperkenalkan ke masyarakat Indonesia.

          Danet merasa kecewa dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan dan anak buahnya karena telah membongkar mobil Ferrari’ Tucuxi tanpa sepengetahuan Danet. Danet merasa Dahlan telah melanggar kesepakatan bersama antara Danet, Dahlan dan Kupu-kupu Malam.

          “Kita sudah sepakat untuk tidak membuka mobil itu, tapi mereka membukanya tanpa kewenangan saya,” kata Danet ketika dihubungi detikOto, Kamis (3/01/2013).

          Menurut Danet pembongkaran yang dilakukan di bengkel Kupu-kupu Malam Yogyakarta secara diam-diam tersebut sama saja ingin mencuri hak cipta. Dia menambahkan, kejadian ini tidak bisa dibiarkan.

          Danet sendiri sangat tidak menerima mobil listriknya diam-diam dibawa kembali ke rumah modifikasi Kupu-Kupu Malam di Jalan Kabupaten, Sleman tanpa sepengetahuan Danet setelah diperkenalkan di Senayan, Jakarta pada 23 Desember 2012.

          Dia pun meminta kejelasan maksud dan tujuan pembongkaran padahal semestinya itu tidak dilakukan karena sudah ada perjanjian sebelumnya. Danet mengatakan langkah tersebut sangat tidak beretika.

          “Nah pada waktu itu kita kasih ke dia tanggal 21 Desember 2012, dan kita tanggal 21 masih maintenance kemudian Pak Dahlan Sabtu 22 Desember, kita minta ngecek dan diminta tidak usah datang. Tapi pada Sabtu 22 Desember mereka mendatangkan orang lain untuk maintenance. Tanggal 23 Desember itu dipakai Pak Dahlan ke Senayan,” ucapnya.

          “Setelah itu kita tidak dizinkan untuk melihat mobil itu. Setelah tanggal 24 – 26 Desember saya tidak tahu mobil itu ada di mana, Dan tanggal 26 saya tahu mobil sudah di Kupu-kupu Malam, dan tanggal 30 Desember saya mengajukan email kepada Pak Dahlan, tapi sampai kini belum ada balasan,” ucapnya.

          http://oto.detik.com/read/2013/01/03/145632/2132354/1207/pencipta-mobil-listrik-protes-dahlan-iskan?991101mainnews

          Posted by Marshall D.Teach | 3 Januari 2013, 3:32 pm
          • Danet Tuding Dahlan Iskan Ingin Curi Teknologi Mobil Listrik
            Muhammad Ikhsan – detikOto
            Kamis, 03/01/2013 15:23 WIB

            Jakarta – Pencipta mobil listrik yang disebut Menteri BUMN Dahlan sekelas Ferrari, Danet Suryatama mengungkapkan kekecewaannya terhadap Dahlan. Danet merasa Dahlan dan timnya ingin menjiplak teknologi mobil listrik yang sudah dipatenkannya.

            Danet menuding Dahlan Iskan beserta anak buahnya karena telah membongkar mobil listrik Tucuxi tanpa melibatkan dirinya sebagai pencipta mobil itu.

            Menurut Danet, dirinya tidak mempermasalahkan jika Dahlan Iskan beserta tim tidak menginginkan keberadaanya dalam produksi mobil listirk ‘Ferrari’ Tucuxi di Indonesia, namun cara melakukan pembongkaran tanpa izin dan adalah pelanggaran hak cipta dan merusak niat awal ketika hendak mengadakan mobil listrik buatan Indonesia.

            “Saya sendiri tidak ada masalah mobil itu di-maintenance orang lain, tapi kalau ada apa-apa jangan tanggung jawab kita, karena kita tahu pasti mobil itu. Yang ada di pikiran, ini menjiplak. Kalau mau buat mobil yang paling the best saya lakukan. Kalau ini caranya namanya pelangaran hak cipta,” ujar Danet.

            detikOto mencoba menghubungi Menteri BUMN Dahlan Iskan, namun belum bisa tersambungkan.

            http://oto.detik.com/read/2013/01/03/152339/2132398/1207/danet-tuding-dahlan-iskan-ingin-curi-teknologi-mobil-listrik

            =======================

            Danet: Saya Tak Tahu Tucuxi Ada di Mana
            Muhammad Ikhsan – detikOto
            Kamis, 03/01/2013 16:04 WIB

            Jakarta – Seperti induk yang kehilangan anaknya, itu yang dialami pembuat mobil listrik Tucuxi, Danet Suryatama. Doktor lulusan University of Michigan USA itu mengaku tidak tahu dimana mobilnya kini berada.

            “Sampai sekarang saya tidak tahu mobilnya ada di mana,” keluh Danet kepada detikOto, Kamis (3/01/2013).

            Pria yang cukup lama bermukim di AS sangat menyesalkan kejadian ini. Padahal di awalnya dirinya sangat bersemangat membantu mobil listrik nasional, tapi dengan kejadian Danet pun agak berpikir untuk melanjutkan proyek tersebut.

            “Di mana saya ke Indonesia dengan tujuan saya menjawab undangan Pak Dahlan untuk membuat mobil listirk dan kedua memajukan Indonesia secara global. Saya tidak mengambil gaji sepersenpun. Tapi sebelumnya saya tahu dari rekan media kalau mobil itu ada di Kupu-Kupu Malam,” tutupnya.

            Danet merasa Dahlan Iskan telah melakukan pembongkaran tanpa izin dan adalah melanggar hak cipta mobil listrik.

            “Saya sendiri tidak ada masalah mobil itu di-maintenance orang lain, tapi kalau ada apa-apa jangan tanggung jawab kita, karena kita tahu pasti mobil itu. Yang ada dipikiran, ini menjiplak. Kalau mau buat mobil yang paling the best saya lakukan. Kalau ini caranya namanya pelangaran hak cipta,” pungkas Danet.

            http://oto.detik.com/read/2013/01/03/160427/2132450/1207/danet-saya-tak-tahu-tucuxi-ada-di-mana

            ===================

            Pencipta Mobil Listrik Anggap Dahlan Iskan Tidak Etis
            Muhammad Ikhsan – detikOto
            Kamis, 03/01/2013 16:40 WIB

            Jakarta – Hubungan Menteri BUMN Dahlan Iskan dan pencipta mobil listrik sekelas ‘Ferrari’ Tucuxi sedang tidak harmonis. Tidak main-main Dahlan Iskan dituding melanggar hak cipta.

            Tuduhan tersebut datang dari pencipta mobil listrik ‘Ferrari’ Tucuxi Danet Suryatama. Awalnya ketika Dahlan Iskan dan tim membawa mobil tersebut ke rumah modifikasi Kupu-Kupu Malam Yogyakarta tanpa sepengetahun Danet Suryatama.

            Yang ditakuti Danet adalah adanya langkah Dahlan Iskan dan timnya dalam hal ini bengkel modifikasi Kupu-Kupu Malam bakal melakukan penjiplakan teknologi mobil tersebut.

            “Setelah membongkar terus menjiplak. Itu-lah mental. Itu tidak ada moral dan etika,” tegas Danet kepada detikOto, Kamis (3/01/2013).

            Menurut Danet cara yang dilakukan Dahlan tidak etis dan merusak hubungan dan kerjasama yang telah dibangun selama ini bersama-sama.

            Bahkan Danet yang tengah emosi pun mengatakan beberapa waktu lalu bahwa timnya pernah dihubungi oleh pihak Kupu-kupu Malam yang menanyakan soal perubahan teknologi mobil. Sontak Danet pun kaget mendengar cerita rekan setimnya.

            “Pernah dari Kupu-kupu Malam menelepon tim saya, kemudian minta informasi. Informasi bagaimana kalau mereka melakukan perunbaha mobil itu,” imbuhnya.

            “Itu sama saja mempelajari teknologi mobil tersebut. Itu sudah pelanggaran hak cipta. Kalau dibongkar dan dihancurkan tidak masalah. Seperti menambah variasi tidak ada amsalah. Kalau bongkar dan mereka-reka itu masalah,” imbuhnya.

            Danet menambahan pihak Dahlan Iskan dan timnya tidak berhak melakukan hal tersebut, karena menyalahi perjanjian.

            “Tim dia (Kupu-Kupu Malam) berdasarkan instruksi dari kita. Dan mereka itu bukan engineering,” tegasnya.

            http://oto.detik.com/read/2013/01/03/164039/2132504/1207/pencipta-mobil-listrik-anggap-dahlan-iskan-tidak-etis

            ===================

            Dituding Menjiplak Mobil Listrik, Ini Jawaban Dahlan Iskan
            Feby Dwi Sutianto – detikOto
            Kamis, 03/01/2013 17:02 WIB

            Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan menanggapi protes sang pencipta mobil listrik Tucuxi si ‘Ferrari’ Danet Suryatama. Danet menuding Dahlan Iskan dan anak buahnya telah membongkar mobi Tucuxi tanpa sepengetahuan Danet.

            “Kalau Aanda mobil terus Anda otak mobil anda, terus Anda harus ke pencipta. Kalau mobil Anda rusak. Terus mau diapakan. Apa yang dipelagiat emang ada yang bisa dipelagiat. Aku nggak mau komentar,” kata Dahlan di kantornya, Kamis (3/1/2013)

            Dahlan menegaskan rencana pengembangan mobil listrik nasional tak mesti melibatkan orang-orang tertentu saja. Bagi Dahlan program mobil listrik bisa jalan tanpa atau dengan keterlibatan Danet.

            “Mobil listrik kan banyak tanpa dia. Aku nggak ngutik-ngutik mobil. tanpa atau dengan (bisa jalan),” tegas Dahlan.

            Sebelumnya Danet merasa kecewa dengan Dahlan Iskan dan anak buahnya karena telah membongkar mobil Ferrari’ Tucuxi tanpa sepengetahuan Danet. Danet merasa Dahlan telah melanggar kesepakatan bersama antara Danet, Dahlan dan Kupu-kupu Malam.

            “Kita sudah sepakat untuk tidak membuka mobil itu, tapi mereka membukanya tanpa kewenangan saya,” kata Danet ketika dihubungi detikFinance, Kamis (3/01/2013).

            Menurut Danet pembongkaran yang dilakukan di bengkel Kupu-kupu Malam Yogyakarta secara diam-diam tersebut sama saja ingin mencuri hak cipta. Dia menambahkan, kejadian ini tidak bisa dibiarkan.

            Danet sendiri sangat tidak menerima mobil listriknya diam-diam dibawa kembali ke rumah modifikasi Kupu-Kupu Malam di Jalan Kabupaten, Sleman tanpa sepengetahuan Danet setelah diperkenalkan di Senayan, Jakarta pada 23 Desember 2012.

            Dia pun meminta kejelasan maksud dan tujuan pembongkaran padahal semestinya itu tidak dilakukan karena sudah ada perjanjian sebelumnya. Danet mengatakan langkah tersebut sangat tidak beretika.

            “Nah, pada waktu itu kita kasih ke dia tanggal 21 Desember 2012, dan kita tanggal 21 masih maintenance kemudian Pak Dahlan Sabtu 22 Desember, kita minta ngecek dan diminta tidak usah datang. Tapi pada Sabtu 22 Desember mereka mendatangkan orang lain untuk maintenance. Tanggal 23 Desember itu dipakai Pak Dahlan ke Senayan,” ucapnya.

            “Setelah itu kita tidak dizinkan untuk melihat mobil itu. Setelah tanggal 24 – 26 Desember saya tidak tahu mobil itu ada di mana, Dan tanggal 26 saya tahu mobil sudah di Kupu-kupu Malam, dan tanggal 30 Desember saya mengajukan email kepada Pak Dahlan, tapi sampai kini belum ada balasan,” ucapnya.

            http://oto.detik.com/read/2013/01/03/170221/2132533/1207/dituding-menjiplak-mobil-listrik-ini-jawaban-dahlan-iskan

            =====================

            Tuding Menjiplak, Danet Siap Bawa Dahlan Iskan ke Jalur Hukum
            Muhammad Ikhsan – detikOto
            Kamis, 03/01/2013 17:54 WIB

            Jakarta – Pencipta mobil listrik Tucuxi, Danet Suryatama sudah mencoba menghubungi Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan untuk minta kejelasan soal dibongkarnya mobil listrik ciptaannya.

            “Saya sudah email Pak Dahlan tanggal 26 Desember, hari Rabu tapi belum ada balasan email (Dahlan). Kita mau menyelesaikan ke jalur hukum kepada Kupu-Kupu Malam terutama, dan Pak Dahlan, Kita masih memikirkan proses untuk bisa mengambil jalan tengah,” ucap Danet kepada detikOto, Kamis (3/01/2013).

            Danet tidak menerima karena perjanjian membuat mobil listrik ‘Ferrari’ Tucuxi untuk Indonesia telah dilanggar oleh Dahlan berikut timnya.

            Dia menuduh Dahlan hendak menjiplak ‘jeroan’ mobil tersebut dengan merombak terlebih dahulu mobil tersebut di rumah modifikasi Kupu-Kupu Malam di Yogyakarta.

            Padahal sejak awal perjanjian untuk tidak membongkar dan menjiplak sudah disepakati pihak yang tergabung dalam projek mobil tersebut.

            Saat ini Danet sendiri belum terpikir untuk membawa masalahnya ini ke meja hijau.

            Dahlan Iskan sendiri ketika dikonfirmasi mengenai hal ini tidak terlalu banyak berkomentar.

            “Kalau Anda mobil terus Anda otak mobil anda, terus Anda harus ke pencipta. Kalau mobil Anda rusak. Terus mau diapakan. Apa yang dipelagiat emang ada yang bisa dipelagiat. Aku nggak mau komentar,” kata Dahlan di kantornya, Kamis (3/1/2013)

            Dahlan menegaskan rencana pengembangan mobil listrik nasional tak mesti melibatkan orang-orang tertentu saja. Bagi Dahlan program mobil listrik bisa jalan tanpa atau dengan keterlibatan Danet.

            “Mobil listrik kan banyak tanpa dia. Aku nggak ngutik-ngutik mobil. tanpa atau dengan (bisa jalan),” tegas Dahlan.

            http://oto.detik.com/read/2013/01/03/175413/2132601/1207/tuding-menjiplak-danet-siap-bawa-dahlan-iskan-ke-jalur-hukum

            ====================

            Danet Punya Bukti Foto Pembongkaran Mobil Listriknya
            Muhammad Ikhsan – detikOto
            Jumat, 04/01/2013 07:57 WIB

            Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan dan anak buahnya menyangkal tidak pernah membongkar mobil listrik ‘Ferrari’ Tucuxi di bengkel Kupu-kupu Malam setelah mobil tersebut diperkenalkan di Senayan, Jakarta pada Minggu, 23 Desember 2012.

            Menanggapi hal tersebut, Danet Suryatama selaku engineering mobil tersebut menyesalkan Dahlan Iskan tidak mengakuinya. Danet pun siap menunjukkan foto-foto saat mobil listrik ‘Ferrari’ Tucuxi dibongkar tanpa sepengetahuan Danet.

            “Ada fotonya lagi dibongkar. Nanti kita tak tunjukkin,” tegas Danet ketika dihubungi detikOto, Kamis (3/01/2013).

            Danet menerangkan, Dahlan beserta timnya melakukan pembongkaran secara diam-diam berdasarkan laporan salah satu rekan Danet di Yogyakarta. “Ada teman yang tanya saya “Kok mobil ada di Jogja”,” ucap Danet.

            Setelah kejadian ini Danet mengirim tim ke Yogyakarta untuk mengambil peralatan miliknya. Alat-alat tersebut harus tetap dijaga untuk karena ada nilai intelektualnya.

            “3 hari kemudian tim saya ke Jogja untuk mengambil barang intelekual. Saya hanya menyesalkan adanya pencurian ini,” kesal Danet.

            Sebelumnya Danet tidak menerima mobil listriknya diam-diam dibawa kembali ke rumah modifikasi Kupu-Kupu Malam di Jalan Kabupaten, Sleman tanpa sepengetahuan Danet setelah diperkenalkan di Senayan, Jakarta pada 23 Desember 2012.

            Dia pun meminta kejelasan maksud dan tujuan pembongkaran padahal semestinya itu tidak dilakukan karena sudah ada perjanjian sebelumnya. Danet mengatakan langkah tersebut sangat tidak beretika.

            “Nah pada waktu itu kita kasih ke dia tanggal 21 Desember 2012, dan kita tanggal 21 masih maintenance kemudian Pak Dahlan Sabtu 22 Desember, kita minta ngecek dan diminta tidak usah datang. Tapi pada Sabtu 22 Desember mereka mendatangkan orang lain untuk maintenance. Tanggal 23 Desember itu dipakai Pak Dahlan ke Senayan,” ucapnya.

            “Setelah itu kita tidak dizinkan untuk melihat mobil itu. Setelah tanggal 24 – 26 Desember saya tidak tahu mobil itu ada di mana, Dan tanggal 26 saya tahu mobil sudah di Kupu-kupu Malam, dan tanggal 30 Desember saya mengajukan email kepada Pak Dahlan, tapi sampai kini belum ada balasan,” ucapnya.

            Dahlan Iskan sendiri ketika dikonfirmasi mengenai hal ini tidak terlalu banyak berkomentar.

            “Kalau Anda mobil terus Anda otak mobil anda, terus Anda harus ke pencipta. Kalau mobil Anda rusak. Terus mau diapakan. Apa yang dipelagiat emang ada yang bisa dipelagiat. Aku nggak mau komentar,” kata Dahlan di kantornya, Kamis (3/1/2013)

            Dahlan menegaskan rencana pengembangan mobil listrik nasional tak mesti melibatkan orang-orang tertentu saja. Bagi Dahlan program mobil listrik bisa jalan tanpa atau dengan keterlibatan Danet.

            “Mobil listrik kan banyak tanpa dia. Aku nggak ngutik-ngutik mobil. tanpa atau dengan (bisa jalan),” tegas Dahlan.

            http://oto.detik.com/read/2013/01/04/075720/2132834/1207/danet-punya-bukti-foto-pembongkaran-mobil-listriknya?o991102638
            ==================

            Posted by Marshall D.Teach | 4 Januari 2013, 9:06 am
    • Dasar Monyong… Cangkemu le….
      Dipikir Menjiplak ujian semester…. Bikin Mobil dipikir spt bikin Tamiya…
      Tucuxi masih perlu banyak perbaikan… Pembuat MOBIL Jepang saja butuh riset 3~5th buat penyempurnaan…
      Lah Tucuxi baru riset 1th an, jadi pasti msh byk kekurangannya…

      Dan sampeyan Harus Iri… Karena Tucuxi sudah dipesan, yg inden sudah 100-an lah…
      Coba aja kaliin 1,5M x 100 = 150M…
      Dibanding Nyocot cuma dibayar berapa sih… mkn gratisan??? seperti butiran debu…

      Posted by PUTU | 2 Januari 2013, 10:07 pm
    • Lah itu udah jelas2 mobilnya mogok waktu dites, trus ga boleh diperbaiki gitu?

      Yg jadi pertanyaan, itu timnya Danet kemana waktu mobilnya bermasalah? Ada garansinya ato kagak?

      Posted by RWB | 3 Januari 2013, 3:57 pm
  109. Sebagai tambahan info, saat ini menurut sy ada kampanye negatif yg dilancarkan sekelompok pihak, yg takut jago mereka gagal di pilpres 2014. Terlihat dari banyaknya komentar negatif terhadap Bung Dis (bahkan blog ini juga mulai diserbu mereka). Padahal tujuan Blog ini membuat kita-kita, dan rakyat Indonesia lainnya, punya Harapan lebih untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.
    Secara kasat mata, kelompok ini sama dan sebangun dengan kelompok yang mendengungkan pelemahan TIMNAS Indonesia, karena PSSI dipimpin oleh orang yg ada diluar kelompoknya (silahkan lihat kanal bola di kompasiana.com).
    Intinya… Siapapun yang kelihatan menonjol , kalau bukan dari kelompok mereka. akan dihajar dan didiskreditkan.

    Posted by mbahsjam | 2 Januari 2013, 11:24 am
  110. Ada masalah serius nih soal mobil listrik merah. Pak Danet Kecewa sama Pak Dahlan Iskan : mohon org dekat pak dahlan mengkonfirmasi masaalah ini…..apa berita ini betul ?

    Danet Suryatama : Kerja keras kami bertahun-tahun dicuri begitu saja justru di tanah air sendiri. Padahal maksud saya mengerjakan mobil ini di Indonesia supaya produk otomotif lokal itu berkembang. Belum apa-apa sudah banyak pihak mengganggu, justru menghambat negeri ini untuk berkembang. Saya tak menyangka kalau Pak Dahlan dan anak buahnya seperti itu, padahal beliau selama ini menggembor-gemborkan anti pemalakan, tapi justru memalak idealisme dan karya saya.. sumber..http://www.solopos.com/2013/01/02/pencipta-ferrari-listrik-komplain-dahlan-iskan-363811

    Posted by Dahlan alex | 2 Januari 2013, 1:06 pm
    • Setahuku selama tidak ada reproduksi mobil dengan mesin yg sama dengan yg dipatenkan tidak ada masalah. Ini seperti kalo kita bongkar mobil2 yg telah kita beli pada umumnya, hal tersebut tidak melanggar patent.

      Lain lagi klo setelah itu direproduksi tanpa ada persetujuan dengan pemilik patent, baru ada pelanggaran patent.

      Posted by surontani | 2 Januari 2013, 2:21 pm
      • Baru baca link pak Dahlan Alex, ternyata menurut pak Danet ada bagian perjanjian yang dilanggar. Klo begini, hanya bisa nunggu konfirmasi dari yg dituduh :)

        Posted by surontani | 2 Januari 2013, 2:26 pm
      • Satu lagi korban pencitraan telah muncul.. kali ini orang pinter pula..

        memang beginilah kelemahan orang pinter.. pertama: karyanya tidak mau dilihat apalagi diotak-atik orang luar (apalagi diotak-atik orang pintar lainnya), makanya pakai perlindungan hak kekayaan intelektual. kedua: tidak mau terjun sendiri mengawal pembuatan mobil listrik justru subkontrak ke kupu-kupu malam (tinggal menikmati royalti atas lisensi teknologinya). Giliran ada masalah lempar tanggung jawab. Kelemahan ketiga terlalu pintar sampai tidak waspada.. masak gak sadar juga sih, kalau paten itu pengakuan kebaruannya memang bersifat global tapi aplikasinya cuma berlaku di negara tempat didaftarkan saja. Artinya kalau kita mendaftarkan suatu temuan baru untuk paten (misal daftar ke Indonesia) dan diterima, maka kebaruan temuan kita itu diakui di seluruh negara (kalau orang di negara lain mau mendaftarkan temuan yang serupa bakal ditolak).

        Namun implementasi pemanfaatannya (lisensi teknologinya) cuma berlaku di Indonesia saja sampai penemu paten juga mendaftarkannya di negara lain. Artinya orang di negara lain sah-sah saja meniru dan memanfaatkan paten kita sepanjang kita tidak mendaftarkannya di negara lain tersebut. Celah itulah yang dipakai orang China untuk maju. Mereka banyak meniru dan memakai paten amerika, eropa dan jepang dengan aman karena belum didaftarkan di China.

        sekarang paten teknologi Danet itu kan baru didaftarkan di Amerika. Jangankan cuma dibongkar, kalau mau ditiru dan diproduksi mobil yang serupa oleh orang lain pun tidak bakal jadi masalah, sampai Danet mendaftarkan patennya di Indonesia.

        kalau dahlan tidak pencitraan, harusnya dia bantu Danet daftarin paten di Indonesia. Jadi Danet tidak perlu khawatir mobilnya ditiru. Beberapa penemu justru dengan sengaja membiarkan patennya dicuri oleh orang lain. Ini terutama untuk teknologi yang “susah laku” alias butuh biaya amat mahal untuk komersialisasinya. Ketika bisnis sang pencuri paten tersebut telah tumbuh besar, sang penemu paten tinggal “panen” dengan cara menuntut secara hukum sang pencuri.

        Posted by brumbrum ngung uwiuwiuwi abrakadabra | 2 Januari 2013, 2:27 pm
        • ya tinggal daftarin hak patentnya, nanti kalo ada yang menjiplak kan sudah ketahun tuh anak buah pak dahlan ,

          gampang kan tinggal proses hukum aja laaah,

          padahal siapa sih yang menggembor gemborkan mobil listrik di Indonesia?
          padahal siapa sih yang mau mencoba mobil tanpa test keselamatan dan lain lain?
          padahal siapa sih yang menikmati ketenaran sang mobil listrik tucuxi
          bukankah secara financial nanti pak danet sendiri yang akan menikmati jasa marketing dahlan?
          padahal belum tentu mau nyontek ilmunya …

          saya yakin ini misskomunikasi
          .tapi jika keukeuh pak danet mau memaksa ke jalur hukum
          heheheh yang rugi entah siapa yang pasti mobil listrik sampai sekarangpun di masyarakat masih sulit diterima

          Posted by saeful | 2 Januari 2013, 3:00 pm
          • ‘miskomunikasi’ itu bahasa pemerintah bro. Kalo bahasa kita ‘tidak ada kerjasama yg baik’. Ini baru konsep sdh bermasalah. Padahal tantangan terbesar mobil listrik adalah pemasarannya atau penerimaan masyarakat. Sekarang tantangan mobil listrik makin berat, karena produsen mobil bbm mulai ‘melawan’. Tdk secara politis tapi ekonomis. Dgn menciptakan mobil murah & irit bbm.

            Posted by G. Hariyanto | 2 Januari 2013, 3:31 pm
          • Lumayan ni, Brumbrum memberi beberapa ilmu.
            Dari sudut pandang orang awam seperti saya, dari persoalan mobil Tucuxi muncul pertanyaan saya.
            Benarkah dengan membongkar mesin mobil bisa mencuri teknologinya? Mungkinkah yang dimaksud pak Danet adalah reverse engineer? Butuh waktu yang lama, apalagi isi mobilnya semuanya high tech.
            Saya pribadi menyayangkan tindakan pembongkaran ini, tapi kalau dibawa ke jalur hukum, jelas seperti kata bro Saeful, yang rugi tentu pak Danet sendiri. Lebih baik cari win-win solution.
            Saya mau mempertanyakan lagi kenapa pak Danet tidak membuat dan memasarkan mobil ini di USA saja dimana ia punya perusahaan? Kan kalau sudah teruji disana, nanti pasarkan juga di Indonesia? Mungkin jawabannya bisa di googling, salah duanya ada di link ini:
            http://www.businessinsider.com/the-electric-car-why-it-is-not-ready-for-mass-consumption-2011-12?op=1
            dan
            http://www.theblaze.com/stories/seven-reasons-why-buying-an-electric-car-might-be-a-terrible-idea/

            Posted by Aldizy | 3 Januari 2013, 8:07 pm
  111. bagaimana tanggapan pak dahlan soal sengketa tanah yg terjadi di perusahaan BUMN yang sampai sekarang belum benar2 selesai?
    Jika tanah menjadi milik mereka maka perusahaan akan berkurang lahannya,otomatis penghasilan dr perusahaan akan berkurang dan bs jd efeknya pengurangan karyawan,artinya jumlah pengangguran di indonesia meningkat.
    Begitu pula sebaliknya jika tanah td tetap menjadi milik perusahaan BUMN maka apakah yg akan di lakukan pemerintah terhadap mereka yg tidak berhasil mendapatkan tanah td? Adakah rencana pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan di daerah mereka agar mereka bs mendapatkan penghasilan tetap untuk menyambung hidup?
    Mohon maaf jika ada yg salah,mohon di jawab pak..terima kasih.

    Posted by rin | 2 Januari 2013, 6:23 pm
    • Tanah dimana yah??? BUMN tanahnya byk bgt lho…
      dan ini bukan Blog Resmi pa DIS, ini hanya Kliping Blog… jadi pak DIS tidak bisa menjawabnya…
      atau mkn ada teman2 dari BUMN ada yg bisa bantu jawab??

      Kalo Saya kerjanya di BUMN tapi kepanjangannya… “Badan Usaha Milik NIHON”… qiqiqiqi….

      Posted by PUTU | 2 Januari 2013, 10:17 pm
  112. Kalo cuma bisanya menyalahkan, menuntut, menyalak, menggonggong, anjing saya paling pinter…
    udah lama KINERJA BUMN JEBLOK KENAPA TIDAK ADA YG BERSUARA…

    Sekarang Lagi Dibenerin, Ibarat Kangker udah Stadium Lanjut, ada beberapa organ yg harus DIAMPUTASI…
    Dimasa2 ini lebih baik mencurahkan energi untuk Mengembalikan peran dan fungsi BUMN itu sendiri…

    Sudah Cukup BUMN jadi Sapi PERAH PARTAI atau PEJABAT LALIM…
    2th KEDEPAN BUMN HARUS JADI KEBANGGAAN BANGSA… MENGALAHKAN TEMASEK YG CUMA SEUPIL…
    SAATNYA BELI2 DAN JADI KEPALA… BUKAN JUAL2 SEPERTI SAMPAH (JAMAN MBOKDEMU)…

    Posted by PUTU | 2 Januari 2013, 9:33 pm
  113. Awal pencetusan program mobil listrik sdh terlihat banyak kejanggalan. Konon, meski telah dibuat roadmapnya, tapi target antara menbumn, menristek, menperindag, & mendiknas tdk ada yg sama. Bahkan kata mendiknas terjadi ‘one man show’ dalam pelaksanaan program mobil listrik. anehnya lagi, biasanya kalau kita mau berjualan pasti memproduksi barang dulu baru beriklan. Tapi mobil listrik belum pasti diproduksi, iklannya sudah tersebar luas. Inikah yg namanya ‘out of the box’, ataukah ‘pepesan kosong’. Terus maksudnya apa? ‘bintang iklannya’ yg ingin tenar atau memang kita benar2 membutuhkan mobil listrik?
    Kalo masyarakat sangat membutuhkan mobil listrik, malah tdk perlu beriklan. Tinggal buat pasti diserbu pembeli. Tapi kalo alasan untk mengurangi pemakaian bbm, kenapa pemerintah tdk ‘memaksa’ masyarakat membeli mobil listrik dgn cara mencabut subsidi biar harga bbm menjadi mahal. Pemerintah membiarkan ‘lawan’ mobil listrik terus hidup dgn subsidi bbm.
    Seharusnya pemerintah fokus mengatasi isu sensitif mobil listrik seperti infrastruktur, harga mobil, kapasitas batere, insentif, dsb. Untk meyakinkan keuntungan mobil listrik pd masyarakat akan lbh mengena jika pemerintah menggunakannya sbg mobil dinas. Bukan malah menjadikan menbumn sbg ‘fotomodel’.
    Yg pasti riset mobil listrik masih membutuhkan waktu yg panjang. Tidak akan bs selesai dlm 2 th masa kampanye. Berilah kepercayaan penuh pd ilmuwan kita untuk mewujudkan produk mobil listrik nasional. Jangan direcoki dgn aksi2 bak fotomodel.

    Posted by G. Hariyanto | 2 Januari 2013, 10:34 pm
    • 1. Terima kasih Mas Hari untuk kekesalannya pada foto model, calon presiden, atau bintang iklan kita.
      2. Bagi saya, dan mungkin bagi sebagian orang, tidak ada masalah dengan pola pencitraan (jika itu pencitraan) ala Dahlan Iskan. Tanpa diperkenalkan dengan cara seperti itu, mobil listrik hanyalah jadi mobil seperti bis BPPT, mana ada yang tahu sebelumnya kalau sudah pernah ada mobil listrik itu. Menunjukkan passion, ambisi, atau prestasi dengan berbagai cara tidak salah kok. So, biarkan DI berkampanye, ga usah berfikiran miring. Selevel menteri, jika kemudian jadi foto model, efeknya luar biasa. Terbukti, jika memang benar, sudah ada yang pesan Tucuxi kan 100-an orang katanya. Coba, kalo DI diam saja, trus biarkan aja ilmuwan mewujudkan produknya, ya ga bakal laku saya yakin, wong sekarang aja belum tentu laku. Justru saya sepakat, sambil membuat dan menyempurnakan, ada yang jualan. Daripada ngomentari cara jualannya Pak Menteri yang calon presiden, mending ikut jualan Mas. Saya yakin, para putra petir tidak akan merasa direcoki, malah mereka seringkali diperkenalkan pada khalayak kan?
      3. Saya juga ngga sepakat kalo dikatakan bintang iklan kita ingin tenar. Hati orang siapa tahu kan? Jadi kita ya jangan sok tahu juga. Siapa tahu DI bukan ingin tenar, tapi bener-bener ikhlas dengan caranya. Kalo demikian halnya, kita berfikiran buruk akan niat orang dong. Ini jauh lebih salah daripada apa yang dilakukan DI lepas dari baik buruknya.
      4. Saya semakin melihat bahwa yang dilakukan DI hanyalah ingin mengatasi persoalan yang ada. BBM bermasalah, daripada kaya orang-orang bingung, harus hemat lah, disubsidi lah, mending dibunuh (walaupun perlahan). Itu kan DI banget, simple tapi jika terlaksana persoalan pokok akan selesai sampai akarnya. Seperti soal rokok, pro kontra, harus disediakan ruang merokok di sini atau di situ, lebih baik dilarang merokok.
      5. Menyambung nomor 4, tidak selalu yang ingin dilakukan DI itu harus idenya lho. Selama itu dapat mengatasi persoalan bangsa, ga harus pake gagasan beliau. Atasi banjir, sudah mikirin bikin waduk, tapi Jokowi mau bikin deep tunnel, ya kenapa ngga didukung dan diacungi jempol? PPD mau dilikuidasi dan digabung Damri, kalo mau dibeli Pemda DKI, why not? Dari sini saja ngga kelihatan kalo ingin tenar sendiri kan? Cuman, kalo disuruh dukung Esemka, beliau pasti agak pandang sebelah mata karena Esemka ya mobil ber-BBM juga. Untuk kebanggaan dan pendidikan, bolehlah, dan saya yakin orang bernasionalisme akan cukup bangga, tapi untuk solutif terhadap permasalahan BBM, Esemka tidak dalam jalur itu.
      6. Saya pribadi sangat mengacungi jempol bagi pencipta terobosan, breakthrough. Pioneer, penerobos dan pembaharu akan terus memandang pada solusi dan solusi dengan cara terbaik, dan tidak lagi melihat kejelekan cara orang sebagai sesuatu yang dijadikan ketidaksukaan. Cara yang tidak baik dari orang lain akan dijadikan pembelajaran untuk kita lakukan lebih baik.
      7. Apa susahnya mendukung DI walaupun dengan do’a saja, daripada capek mikirin wah jangan-jangan DI ada udang di balik batu nih. Kecuali jika kita paranormal yang tahu isi hati seseorang, ya itu sih lain urusan.

      Posted by apasaja | 3 Januari 2013, 10:59 am
  114. Membaca komen di setiap seri MH luar biasa hebat2. Analisis dan saran serta tanggapannya berat2 dah. Komen komen komen sedang abah DIs kerja kerja kerja …

    Posted by kang encep | 2 Januari 2013, 10:49 pm
  115. mengawali 2013 dengan optimis sebagai warga negara indonesia.

    maju terus pantang mundur …

    Posted by nuryadid | 3 Januari 2013, 8:29 am
    • Kaya gini aja dikomentari gitu. Cape deh

      Posted by apasaja | 3 Januari 2013, 11:04 am
      • saya juga bingung apa maksute komen si azis ini

        Posted by wakmus | 3 Januari 2013, 8:48 pm
        • kenapa sesama anak negeri saling memaki…..
          saling tebar fitnah yang keji…
          menghujat sana sini…..

          Posted by Gallus Soloensis | 4 Januari 2013, 5:05 pm
          • Begitulah, rupanya kebanyakan kita masih seperti jaman2 sebelumnya, mudah di adu-domba. Pada akhirnya kita juga yang rugi jadi bulan2an/tergantung dengan produk asing.

            Tugas kita utk selalu berjuang, memahamkan orang2 terdekat kita bahwa kepentingan bersama, kepentingan negara Indonesia diatas kepentingan pribadi/golongan. Jangan mudah termakan fitnah.

            Salam

            Posted by santosa | 5 Januari 2013, 7:44 am
          • akhirnya nyungsep juga ! seharusnya sih cepat bertobat dari syirik yang telah dilakukan… ini sih cuma saran.. diikuti yah baik, kalau tidak ya tinggal tunggu nyungsep lagi… Tuhan koq dilawan ?

            Posted by snafsid | 5 Januari 2013, 11:26 pm
          • Kecelakaan itu musibah dan bisa menimpa siapa saja dengan berbagai sebab. Terpenting adalah bagaimana kita menyikapi musibah yg telah terjadi. Bukankah pengalaman adalah guru yg terbaik ? Tentu bagi mereka yg selalu bersyukur dan tawakkal setelah berikhtiar.

            Posted by kang encep | 5 Januari 2013, 11:37 pm
          • Begitulah, klo kebencian sudah tertanam. Sudah kena musibah masih di maki dan disalahkan, berbuat sesuatu disalahkan, diam disalahkan, ada permasalahan dibidang lain dihubung2kan sebagai sebab…pokoke salah :)

            Posted by surontani | 6 Januari 2013, 4:33 am
          • Kecelakaan memang musibah.

            Yang dihujat orang itu (saya tidak menghubung2kan dengan yang tidak berkaitan)
            1. Pak Dahlan yang ngakunya pernah belajar di tsanawiyah/aliyah dan punya banyak pesantren ternyata syirik (mandikan mobil dengan air kembang dari air empat penjuru pada jam cantik dan dipimpin dalang).
            2. Pak Dahlan dengan sombongnya memakai plat mobil yang tidak ada kelulusan dari polisi, Apa dia berfikir karena dia mentri boleh tidak ikut hukum yang ada?
            3. Mobil yang belum lulus uji layak jalan seharusnya tidak berada di jalan umum. Artinya pak Dahlan secara sadar membahayakan dirinya dan orang lain.
            4. Breach of trust a.k.a tidak amanah sesuai dengan perjanjian dengan pembuat mobil tersebut. Akui saja banyak kejanggalan kenapa pembuat mobil tidak boleh melihat mobilnya lagi. Jangan pake logika saya beli mobil itu, jadi terserah saya mobil itu mau saya apa2kan, karena kondisinya sama sekali bukan seperti pembelian mobil di pasaran.
            5. Kalau memang untk kepentingan bangsa, pak Dahlan selaku mentri bumn seharusnya bisa membuat sebuah unt kerja yang secara formal mengusahakan mobil listrik nasional, lengkap dengan segala perjanjian MOU dengan yang mempunyai ilmunya. Tapi ini kelihatan sekali hanya untuk pencitraan diri sendiri.
            6. Hanya ada di Indonesia, mentri yang dengan sukarela menjadi crash test dummy, ya hanya ada di negri tercinta ini.

            Silahkan counter point2 saya di atas.

            Posted by Venny | 6 Januari 2013, 10:57 pm
          • Kepentingan anda apa?
            ini lagi mbahas ttg langkah2 strategis BUMN… nanti pas topic ttg mobnas baru komen lagi yak… di save aja komennya biar ga lupa…

            Posted by PUTU | 7 Januari 2013, 4:42 pm
          • hehe. . . Cak !
            Ternyata . .Hidup ini indah ya. . .

            Posted by wa gi man | 6 Januari 2013, 8:29 am
  116. hidup wajib kita syukuri mudah mudahan bisa kita lewati dengan sukses tahun ini mari kita katakan dengan DUIT (DOA USAHA IKHTIAR TAWAKAL) Ayo berjuang bersama aminnnnnnnn

    Posted by toni purwantoro | 3 Januari 2013, 10:29 am
  117. sedikit sharing, tulisan bagus dari mas cah.

    MENYUBLIMKAN KEPEDIHAN
    Posted by Pak Cahyadi Takariawan, on April 10, 2011
    Sesungguhnyalah epos setiap pahlawan dan pejuang selalu menyimpan kisah-kisah kepedihan. Karena semua pahlawan, semua orang besar, tidak bisa menghindarkan diri dari keterbatasan dirinya yang tidak dimengerti publik. Kebesaran nama dirinya telah menyihir opini masyarakat, seakan dia adalah manusia tanpa cela, serba sempurna dan serba tidak ada kekurangannya. Di titik ini, setiap pejuang ditempatkan secara terasing, di posisi yang tidak dia kehendaki.
    Ada pejuang yang memilih menjaga citra diri dengan mencoba menjadikan dirinya sesuai harapan publik. Tentu ini tidak mudah. Dia adalah magnet bagi kamera media. Omongannya, responnya, perbuatannya, tindakannya, adalah sebuah berita. Semua mata memandang kepadanya, dimanapun ia berada. Tak ada ruang privat lagi bagi orang seperti dirinya. Media bisa masuk ke semua ruang-ruang pribadinya.
    Dengan pilihan ini, ia harus menjadi seseorang seperti yang diharapkan publik. Bukan menjadi dirinya sendiri yang memiliki banyak keterbatasan. Namun ia harus menjadi hero, menjadi superman, menjadi seseorang yang selalu diidolakan semua kalangan masyarakat. Tak ada kesempatan bagi dirinya untuk menjadi dirinya sendiri, menjadi manusia biasa yang bisa menangis, bisa salah, bisa lupa, bisa khilaf, bisa berbuat dosa. Dia dipaksa menjadi seseorang seperti harapan masyarakat terhadap sosok pahlawan dan pejuang. Bahwa para pahlawan selalu tampil elegan, tanpa cela, tanpa cacat. Sedikitpun.
    Celakanya, para pemuja sosok pahlawan ini hampir tidak bisa membedakan mana sosok manusia biasa yang tengah berusaha menjadi pejuang atau pahlawan, dengan manusia pilihan yang Tuhan takdirkan menjadi Nabi. Bagi seorang Nabi utusan Tuhan, dirinya mendapatkan dukungan Ketuhanan secara penuh. Karena semua perkataan dan perbuatannya adalah hukum untuk diikuti oleh pemeluk agama sang Nabi. Berbeda dengan manusia yang lainnya, kendati dia adalah seseorang yang berusaha menempatkan diri dalam barisan para pejuang dan para pahlawan, namun tetap saja dia adalah manusia biasa.
    Sebuah harapan yang berlebihan bahkan absurd. Saat dunia telah sangat lama ditinggalkan oleh Nabi terakhir, akhirnya menjadi defisit keteladanan dan contoh kebaikan. Dunia muak dengan kemunafikan dan kepura-puraan yang sering ditampakkan banyak aktor politik dan banyak pejabat publik. Masyarakat menghendaki dan mencoba mengidentifikasi tokoh-tokoh yang bisa menjadi sumber inspirasi dan keteladanan dalam kehidupan. Sangat langka. Begitu menemukan beberapa gelintir orang yang dianggap masih memiliki harapan untuk menjadi panutan, maka harapan mereka menjadi berlebihan dan tidak masuk akal.
    Para pejuang ini telah dipajang dalam bingkai harapan yang sangat ideal. Tak boleh berdebu, mereka bersihkan setiap hari dengan puji-pujian dan sejuta doa. Para pejuang ini yang akan menjadi penyelamat bangsa, akan menjadi harapan perubahan bagi Indonesia. Sebuah obsesi yang lahir dari dahaga berkepanjangan akan munculnya sosok keteladanan dari para pahlawan. Sangat lama masyarakat menunggu para pahlawan yang akan mensejahterakan rakyat Indonesia dan membebaskan masyarakat dari kebodohan, kemiskinan, kelaparan, ketertinggalan dan keterbelakangan.
    Para pejuang telah ditempatkan pada posisi yang mustahil melakukan kesalahan. Mereka tidak ditolerir memiliki kelemahan, bukan hanya untuk diri pribadinya. Namun juga bagi isteri, anak-anak dan semua keluarganya. Masyarakat mudah mengalami kekecewaan fatal bahkan keputusasaan apabila melihat ada kekurangan pada diri sang hero, atau pada isteri dan anak-anaknya. Keteladanan dituntut untuk selalu dipenuhi, bahkan oleh anak-anak yang tidak banyak mengerti beban orang tua mereka yang terlanjurkan diidolakan sebagai sosok pahlawan super. Isterinya harus super, anak-anaknya harus super, keluarga besarnya harus super. Betapa berlebihan tuntutan ini.
    Namun ada pula para pejuang yang memilih menikmati menjadi dirinya sendiri apa adanya. Seorang manusia yang penuh kelemahan dan keterbatasan. Di tengah kelemahan dan keterbatasan diri, ia mencoba menjadi seseorang yang memberikan kemanfaatan bagi orang lain. Memberikan kontribusi kebaikan sekuat kemampuan yang dia miliki. Waktu, tenaga, pikiran, harta benda dia curahkan untuk melakukan hal terbaik yang bisa dia sumbangkan bagi perbaikan bangsa dan negara. Mungkin tidak terlalu memuaskan masyarakat, mungkin tidak heroik, mungkin tidak dielu-elukan oleh para pemuja kepahlawanan. Namun ia selalu berusaha memberikan yang terbaik.
    Dia melihat dunia dengan dua kacamata pada saat bersamaan. Satu kacamata idealis, dia memiliki visi yang sangat jelas tentang hal-hal ideal yang harus dilakukan dan harus terjadi bagi bangsa dan negara. Satu lagi kacamata realis, bahwa dia melihat Indonesia tidak cukup diubah oleh keteladanan beberapa sosok pahlawan. Indonesia hanya memerlukan kebersamaan untuk melakukan perubahan, memerlukan konsistensi untuk menegakkan aturan, memerlukan kedisiplinan untuk menjalankan agenda kebangsaan dan kenegaraan. Indonesia memerlukan harmoni dari pagelaran orkestra berbangsa dan bernegara.
    Dia tidak mau terkurung ke dalam sosok pahlawan ideal seperti yang digambarkan masyarakat. Benarkah perubahan Indonesia harus dimulai dari sosok-sosok profan yang tak memiliki sedikitpun kekurangan, cacat, kelemahan dan kesalahan ? Bukankah itu hanya layak dinisbatkan kepada para Nabi dan Rasul yang dimuliakan Tuhan dengan tugas-tugas Ketuhanan ? Dia merasa hanyalah manusia biasa yang berusaha melakukan perubahan ke arah kebaikan, semaksimal kemampuan yang dia miliki. Namun dia mengetahui ada sejumlah sisi-sisi kemanusiaan dalam dirinya yang akan sulit dipahami oleh publik.
    Sering terbersit dalam kesendiriannya, apakah hanya ada dua pilihan menjalani kehidupan bagi bangsa Indonesia ? Pilihan menjadi pahlawan super hero yang dipuja-puja seluruh masyarakat, dan pilihan menjadi pecundang yang dicela oleh semua media, tanpa sisa ? Tidak adakah pilihan menjadi diri sendiri yang jujur apa adanya, menjadi seseorang yang penuh keteterbatasan dan kelemahan, namun selalu berusaha menyumbangkan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara ? Dimanakah tempat orang-orang seperti ini ? Apa nama dan nilai mereka ini ? Menjadi pahlawan ataukah pecundang ?
    Menjadi super hero tanpa cela betapa sangat sulitnya. Siapa yang akan sanggup menempati posisi seperti ini, siapa yang akan merelakan dirinya berada dalam sebuah suasana pencitraan, untuk memenuhi harapan dahaga masyarakat akan sosok-sosok keteladanan ? Menjadi pejuang tanpa kelemahan dan kekurangan, betapa beratnya. Menjadi pahlawan tanpa sedikitpun tercemar oleh cela yang dilakukan oleh dirinya, isteri, anak-anak dan keluarga besarnya, siapa sanggup menempuhnya ? Inilah episode kepedihan setiap pahlawan dan pejuang.
    Saya berusaha memilih sesuatu yang masuk akal dan sesuai hati nurani. Saya bukan seorang pahlawan, bukan seorang super hero, bukan seorang super man, atau semacam itu. Saya hanyalah seorang anak bangsa yang memiliki teramat sangat banyak kekurangan, kelemahan, keterbatasan dan hal-hal tidak ideal. Dari sudut pandang apapun. Namun saya sangat meyakini bahwa kebaikan besar bermula dari kebaikan-kebaikan kecil. Saya sangat meyakini hal-hal luar biasa bisa bermula dari konsistensi melakukan hal-hal yang biasa.
    Terserah orang menyebut apa terhadap hal yang saya lakukan. Saya berjalan pada sebuah keyakinan, pada sebuah arah tujuan. Saya berjalan pada sebuah bingkai cita-cita perubahan, namun saya hanyalah seorang manusia yang penuh keterbatasan. Isteri saya hanyalah seorang perempuan biasa, sangat biasa, yang memiliki sangat banyak kekurangan. Anak-anak saya hanyalah anak-anak yang terlahir dari sejarah pernikahan, dan mereka menjadi dirinya yang tidak bisa dibebani dengan harapan orang atas ayah mereka. Namun dengan segala titik kelemahan dan kekurangan kemanusiaan tersebut, saya selalu berusaha melakukan hal-hal baik yang mampu saya lakukan. Memproduksi kebajikan semaksimal kesanggupan yang ada pada saya.
    Tidak bolehkah memiliki pilihan sederhana seperti ini ? Haruskah kita memilih menjadi pahlawan tanpa cela, atau sekalian memilih menjadi pecundang yang dicela serta dilaknat seluruh media ? Sedih sekali hidup kita, jika terbelenggu oleh “apa kata orang kepada kita”. Sedih sekali, jika hidup kita harus menyesuaikan dengan selera media. Sempit sekali dunia, jika kita harus menjadi sosok-sosok utopis yang diimpikan para pemuja epos kepahlawanan dunia. Hingga orang tidak berani berbuat dan berkata apa-apa, karena takut dilaknat media. Hingga orang takut melakukan upaya perbaikan semampu yang dia bisa, karena takut dicela massa.
    Setiap hari berseliweran sms, mengkonfirmasi berita ini dan itu di media massa. Mencela, melaknat, mencaci maki, menghakimi semau sendiri, memastikan keburukan orang, mengimani berita media massa tentang perilaku seseorang. Sms berseliweran tanpa tuan, menghakimi tanpa persidangan, memutuskan tanpa penjelasan, memastikan tanpa pertanyaan, menuduh tanpa kelengkapan persyaratan, membunuh karakter tanpa alasan. Semua orang ketakutan, semua orang gelisah, tiarap, takut dirinya tengah dirilis media. Takut dirinya tengah dibicarakan koran. Takut dirinya menjadi berita utama di sms yang berseliweran setiap detik, setiap kesempatan.
    Seakan dunia telah kiamat, saat seseorang pejuang dituduh melakukan kesalahan. Seakan kebaikan telah hilang, saat sosok pahlawan yang diidamkan teropinikan melakukan pelanggaran. Hancur sudah dunia kepahlawanan, habis sudah sejarah para pejuang, tamat sudah riwayat para pembela kebenaran. Hari ini juga semua jiwa telah binasa. Kita menjadi orang yang berlebih-lebihan melihat, menanggapi, mengomentari segala sesuatu. Baru running text, baru rilis koran, baru kilas berita televisi dan cybermedia. Tiba-tiba sms sudah menyebar kemana-mana. Tiba-tiba kepercayaan sudah sirna. Tiba-tiba kehangatan sudah tiada. Berpuluh tahun kita merajutnya. Hilang sesaat begitu saja ?
    Inilah sisi kepedihan dalam setiap epos kepahlawanan dan kepejuangan. Setiap pahlawan, setiap pejuang selalu dihadapkan kepada kondisi-kondisi kemanusiaan yang sulit dimengerti para pemuja mereka. Media telah menghukum tanpa ampunan. Headline setiap hari. Heboh, bombastis, sinistis. Mematikan hati yang terlalu ciut menerima kritik dan lontaran tajam. Mematikan semangat yang terlampau dingin untuk melakukan berbagai kebajikan. Cita-cita dan tujuan seakan sudah terlupakan oleh opini koran dan berita harian.
    Silakan tidur dan berhenti dari kebaikan, maka para setan akan pesta pora merayakan kemenangan. Silakan menyesal menempuh jalan panjang bernama kebajikan, tempuh jalan lain yang lebih menyenangkan pemberitaan. Hanya itukah tujuan kita ? Mendapat pujian, mendapat pengakuan, mendapat ucapan selamat dan penghargaan atas kesantunan, kesalehan, kebaikan, kejujuran, dan kebersihan yang ditampilkan ? Tidak siap mendengar kritik tajam, caci maki, cemoohan masyarakat dan media massa ? Tidak kuat mendengar ledekan, tertawaan, gunjingan, dan kekesalan orang ?
    Adakah anda rasakan kesedihan yang saya tuliskan ? Kesedihan di setiap epos kepahlawanan dan kepejuangan. Kesedihan yang tidak bisa dibagi dengan para pemuja pahlawan. Kesedihan yang harus dikunyah dan dinikmati sendiri oleh setiap orang yang berjuang dalam kebaikan. Jika anda merasakan, saya ajak anda menyublimkan kesedihan itu menjadi sebuah karya nyata, sekecil apapun yang kita bisa.
    Menyublimkan kepedihan menjadi amal kebaikan berkelanjutan yang kita lakukan dalam setiap tarikan nafas. Jangan menguapkannya, karena jika diuapkan kesedihan hanya akan hilang namun tidak menghasilkan karya. Ya, anda harus menyublimkan kepedihan ini menjadi sesuatu yang sangat berarti. Menjadi sesuatu yang menyemangati diri. Menjadi sesuatu yang menasihati. Menjadi sesuatu yang bernilai abadi. Menjadi sesuatu yang bernama kontribusi.
    Setiap cemoohan dan ejekan akan menambah kesedihan di hati para pejuang. Setiap ketidakberhasilan akan menggoreskan kegetiran pada dada setiap pejuang. Kesedihan itu harus disublimasi menjadi karya yang berarti. Setiap hari kita telah terbiasa menumpuk kelelahan, kesedihan, kegetiran, kepedihan, dari yang terkecil hingga yang paling dalam. Menyublimkan kegetiran akan mengubahnya menjadi kerja nyata bagi bangsa dan negara. Apa artinya dipuji-puji jika tidak memiliki kontribusi yang berkelanjutan ? Apa salahnya dicaci maki jika itu memacu kontribusi yang lebih berarti bagi perbaikan ?
    Mari bekerja di ladang-ladang amal kita yang sangat luas tanpa batas. Silakan mencela bagi yang hobi mencela. Silakan melaknat bagi yang gemar melakukannya. Silakan berhenti dan menepi bagi yang sudah tidak memiliki kepercayaan lagi. Sekecil apapun langkah kebaikan kita lakukan, pasti tetap menjadi kontribusi yang berarti bagi negeri. Keyakinan ini tak bisa ditawar lagi. Tuhan telah mengumandangkan, hal jaza-ul ihsan illal ihsan. Apakah kita tetap juga tidak memahami ?
    Kita serahkan semuanya kepada Tuhan Yang Maha Mengerti.
    Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan 9 April 2011

    Posted by ahmad | 3 Januari 2013, 11:11 am
    • tulisan yang sangat-sangat bagus.
      kita tidak bisa mengikuti arus untuk berbuat kebajikan, kebaikan dan amal. Dia menggerakan hati kita setiap saat setiap waktu disadari ataupun tidak, tinggal kita sendiri yang harus pandai memilih apakah akan kita tempatkan diri kita sebagai pahlawan, pecundang ataukah diri sendiri yang melakukan apapun yang terbaik bagi dirinya dan orang lain tentu.
      berusaha menjadi pahlawan dalam bayang-bayang media dan jaringan informasi yang sedemikian menggurita dan kasat mata tidak semudah seperti “zorro” ataupun “superman”. Hinaan, celaan, fitnah dan seabreg vonis yang tanpa dasar harus siap diterima dengan tangan terbuka dan dada yang lapang, siap lahir dan bathin.
      sebagai bagian dari penggemar, pengidola ataupun penghina para pahlawan, kita adalah judge/hakim yang punya hak untuk beropini, membuat vonis dsb dan itu sah saja sepanjang benar-benar keluar dari hati nurani. Bro Ahmad trimakasih atas tulisan yang anda sharing, ini tulisan menginspirasi langkah kita sebagai hakim untuk memutuskan perkara.

      Posted by Sofyan Usamah | 3 Januari 2013, 1:13 pm
    • Terima kasih. Bagi saya DI adalah pahlawan yang ngga perlu dipuji tapi banyak yang muji. Ada yang mencela, tapi tidak menyurutkan semangatnya. Terserah deh bagi yang lain hehe.

      Posted by apasaja | 3 Januari 2013, 5:04 pm
  118. konsep error free tidak bisa diterapkan dalam segala hal….

    bisakah anda menerapkan konsep error free dalam perilaku anda…?

    Posted by cak soen | 3 Januari 2013, 2:50 pm
  119. tok tok tok tok petok petok

    cek ricek ≈ silent reader ≈ anonim ≈ chicken shit

    Posted by anonim | 3 Januari 2013, 3:17 pm
  120. Tuduhan pak danet masih belum dijawab juga. Jadi ga respect sama orang ini. Menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Kalo perlu korbanin partner dan anak buah sendiri. Sangat tidak bisa diharapkan buat membangun hope kedepannya. Dis baru aja kehilangan 1 orang pengagum. Kalo diterusin seperti ini sebelum 2014 sudah banyak yang akan meninggalkan anda.

    Posted by Eko B | 3 Januari 2013, 4:07 pm
    • Ngga setuju. Pengagum itu mati satu tumbuh seribu. Berapa banyak partner dan anak buah yang diangkat dan dilindungi? Pada kasus salah nama pemeras BUMN aja sudah jelas salah mendapatkan informasi, beliau rela mendatangi rumah orang yang tersakiti tanpa harus bilang nyalahin anak buah. Lagian, kenapa harus sepenuhnya Dahlan yang disalahkan? Apakah DI ada di Yogyakarta dan apakah benar-benar dilakukan pembongkaran untuk mencuri idenya? Dahlan hanya bilang power steering dan lain-lain perlu diperbaiki. Bisa jadi kemudian dipersepsikan kupu-kupu malam bahwa perbaikannya harus dibongkar tanpa niatan mencuri. Sepertinya perlu dikomunikasikan lagi, karena menurut saya ini terkait dengan masalah batas kerja sama. Yang saya tangkap, DI hanya ingin sempurna mobilnya. Silakan saja kalo mau Danet sendiri yang memperbaikinya.

      Posted by apasaja | 3 Januari 2013, 4:50 pm
    • seharusnya pak dahlan mengasihkan lagi tucuxi ke danet dan bilang bahwa barangnya tidak sesuai pesanan (mungkin itu pada awalnya karena dibawa ke jogja lagi) karena pernah mogok 2 kali, jangan dibongkar sendiri ,
      tapi kenapa sampai dibongkar? apakah pak danet tidak respons ? atas banyaknya keluhan mobil listrik tucuxi itu yang ujungnya pak dahlan dan timnya memperbaiki sendiri,

      dari awal memang tucuxi ini banyak kendala, bayangkan saja dasep ahmadi juga bulan april sudah bisa jalan tuh ahmadi eeeh tucuki lama amiiiiiir, dan hasilnya masih belum sepantas dengan cost yang dikeluarkan,

      Posted by saeful | 3 Januari 2013, 6:10 pm
      • Setuju, kalo etikanya memang harus komunikasi dengan Pak Danet dulu. Kita tidak tahu persis nih, pernah dikomunikasikan tapi belum ada tanggapan, atau memang sembunyi-sembunyi memperbaiki tanpa sepengetahuan Pak Danet? Kalo tudingan mencuri teknologi sih rasanya berlebihan. Tersinggung boleh tapi tetap harus dicari win-win solution. Ini bukan proyek DI, ini bukan proyek Danet, ini sejatinya adalah proyek nasional. Kita juga harus arif menyikapi karena seperti kita ketahui, berita di media bahasanya bombastis dan kadang sepenggal-sepenggal untuk mendukung opini tertentu, seperti Danet menuduh mencuri, kecewa, protes, dll. Dahlan bilang dengan atau tanpa Danet tetep jalan. Padahal bisa jadi antara mereka sedang mengupayakan cari jalan tengah, siapa tahu kan?
        Akhir kata, sebagai pengagum dan tetap pengagum DI tapi tidak akan menafikan kalau DI manusia yang bisa salah, maka:
        - Kalau tindakan DI tidak salah dalam hal ini, kita harus dukung,
        - Kalau memang melanggar kesepakatan (yang melihat kronologisnya menurut saya tidak disengaja) ya harus minta maaf kembali.
        - Kalau memang bener (walopun saya sangat tak yakin), sengaja mau mencuri teknologi, ya semoga timnya sadar dan segera memperbaiki, meminta maaf dan mengembalikan jika ada catatan apapun yang pernah diambil.
        Gitu aja kali ya

        PS:
        Kalau saya pribadi, sangat percaya bahwa di dunia yang serba cepat seperti sekarang ini, sangat susah untuk menghalangi orang mempelajari sesuatu. Maka dari itu, soal paten, tinggal daftarkan. Soal royalti, tinggal komunikasikan. Jika tidak orang kita, nanti orang Chinapun paling membongkar mesinnya juga. Daripada lelah melarang dan menuntut orang, mending teruslah berinovasi yang baru lagi, dan baru lagi, yang membuat orang akan terus menguntit di belakang. Dan di dunia sekarang ini, tidak lagi rasanya ada yang murni. Semuanya hasil inspirasi dari hal lain yang sudah ada.

        Posted by apasaja | 4 Januari 2013, 8:09 am
        • sepertinya ada sedikit info untuk berbagi :

          katanya sih seperti ini

          1. Danet lama sekali mengerjakannya. Mestinya Juli tp terus mundur sampai Des.
          2. Mobil selesai tp ac tiak jalan, getar, setir susah belok kiri, remnya menghawatirkan.
          3. Joknya mestinya 4 tapi hanya bisa 2.
          4. Banyak kaup baterei terbuka dan goyagn sehingga mengkahwatirkan krn voltage tinggi.
          5. Danet menawarkan percobaan pembuatan dan tim mencoba dan membeli dan tidak terikat apapun secara kontrak.
          6. Tim tidak bsa dapat kepastian yang meyakinkan terhadap banyak aspek.
          7. Perjanjainnya tegas: riset dan pembuatan dgn biaya hampir 3 miliar.
          8. Hasil riset dan moulding yang mestinya menjadi milik tim, diberikan scr gratis kepada Danet.
          9. Mbl jadi hak tim tersebah mau diapakan saja, layaknya tim sudah beli mobil ditambah atu dikurangi adalah hak pemilik.
          10. mobil seera dipakai, maka tim cari bengkel yangmeyakinkan yang dipercaya spy mbl bisa dipakai dan terbukti bisa.
          11. Danet pernah perbaiki setelah percobaan awal, ternyat abelum ada perubahan.

          Posted by saeful | 5 Januari 2013, 8:20 am
        • Benar pendapat anda pak apa saja. Jaman sekarang memang susah untuk menghalangi orang mempelajari sesuatu walaupun sudah dipatenkan sekalipun. Tapi menurut saya tetap saja pak danet sebagai pihak yang mendesain tucuxi diajak bicara dan berdiskusi pada saat dilakukan perbaikan oleh tim pak dahlan. Bila memang pak danet susah dihubungi kan pak dahlan bisa langsung memberikan bantahannya dengan menerangkan bahwa pak danet tidak merespon usaha komunikasi dari pak dahlan. Kalo tanggapan pak dahlan berkesan menghindar seperti ini mengesankan bahwa tuduhan pak danet memang ada benarnya.

          Posted by Eko B | 7 Januari 2013, 9:28 am
    • Ditunggu aja, seminggu ini. Jangan sampai pak Dahlan membuat kesalahan seperti info pemalak BUMN dari DPR. Yang mengurus detail-nya kan anak buah beliau utk mobil yang ini

      Btw, dengan kasus ini jadi bisa dilihat ‘beda’-nya pengerjaan mobil Ahmadi (dimonitor & test langsung si Bos) dan Tuxuci (terima jadi)

      Posted by surontani | 3 Januari 2013, 6:53 pm
    • Apakah berita pencurian teknologi Tucuxi ini di blow up untuk “menyeimbangkan” berita anak HR yang menabrak omprengan itu??

      Posted by Aldizy | 3 Januari 2013, 8:33 pm
      • Jangan lupa Bro, kasus “ferari” ini merupakan ladang garapan yang sangat subur bagi awak pers. Bayangkan seorang rakyat bernama Daset berani secara terbuka menuduh seorang menteri sebagai pencuri. Luar biasa. It is a good news! Jadi bukan Ferarinya yg belum jelas duduk perkaranya, tetapi keberanian Dasetlah yang menjadi magnet berita.

        Posted by mito | 4 Januari 2013, 8:59 pm
  121. tahun 2012-B!
    good jobs…….BUMN
    tarik maaaaaaang…………..

    Posted by kawulo alit PJKA (pulang jum'at kembali ahad) | 3 Januari 2013, 8:25 pm
  122. sepertinya danet memang overacting di sini. mobil sudah diserahterimakan ke dahlan. mau diapakan mobil itu oleh dahlan SEHARUSNYA TIDAK MASALAH sepanjang itu untuk kepentingan pribadi Dahlan. Sama ketika kita punya mobil dan melakukan modifikasi mesin di bengkel. Lucu kalau kemudian kita dituntut oleh produsen mobil gara-gara modifikasi tsb.

    Masalah baru muncul JIKA kemudian Dahlan MEMPRODUKSI ULANG mobil yang sudah dimodifikasi itu TANPA IJIN DANET. Artinya paten dsb (jika sudah didaftarkan) bisa dikenakan hukum di situ.

    Lagipula jadi orang kok Danet merasa ilmunya sudah sempurna. Tidak mau kalau mobilnya dikembangkan oleh orang lain.

    ——————————————
    http://www.tribunnews.com/2013/01/03/dahlan-iskan-bantah-contek-ide-mobil-listrik

    Mobil seharga Rp1,5 miliar itu memang sudah diserahterimakan pada Dahlan Iskan sejak 21 Desember 2012, namun jika mempelajari dan mendesain ulang mesin mobil tersebut sudah mengarah ke pencurian teknologi.

    “Saat ini mobil memang sudah bukan tanggung jawab saya. Tetapi jika mengutak-atik teknologinya dengan maksud mengembangkannya itu tidak beretika karena itu kerja keras saya selama bertahun-tahun,” katanya.
    ——————————————

    Posted by detak-tif | 3 Januari 2013, 9:08 pm
    • tambahan lagi.. daripada koar-koar, sebaiknya danet langsung daftarin tuh patennya ke dirjen haki Indonesia.. sebelum ada orang lain yang mengklaim patennya nanti..

      Posted by detak-tif | 3 Januari 2013, 9:11 pm
      • Pabrik Honda, Yamaha bisa maju, apakah dulunya tidak mengutak-atik teknologi mobil eropa dan amerika, untuk dikembangkan dan dijual di pasar asia??? Apakah Pabrik Honda, Yamaha bisa dikatakan tidak beretika??
        Si Danet, aya-aya wae…

        Posted by Djoko Sawolo | 4 Januari 2013, 6:55 pm
  123. Supaya tidak jadi kontroversi tinggal dibuka saja isi lembar perjanjian yang katanya ditandatangani antara Danet dan DI supaya semua bisa melihat kesepakatannya bagaimana

    Posted by arif | 4 Januari 2013, 1:17 am
  124. yah…jadi deh forum debat kusir kayak di tempat lain……,bung admin saya mau tanya ini forum “HOPE” apa “DEBAT KUSIR”….,

    Posted by Gallus Soloensis | 4 Januari 2013, 8:26 am
    • coba anda tampilkan dalilnya ini debat kusir? saya tidak setuju dengan pendapat Anda.. semua orang bebas nulis di sini.. mari kita debat tanpa kusir.. lebih baik duduk dengan kursi saja ketimbang debat kusir.. anda ngerti ga bedanya debat kusir, debat masinis, debat pilot dan debat sopir? masing-masing dari kita punya perannya sendiri.. janganlah memaksakan opini sendiri. kalo gitu bukan hopeful jadinya tapi hopeles..

      masak belum ngerti juga.. bagaimana harus memahamkan anda.. pakailah logika.. jangan meratap doang.. dimana harga diri tsodara2 setanah dan sebangsa air kita..

      saya sudah susah payah mengeluarkan segala dalil dan opini saya.. masih belum ngerti saya juga yang diomongkan oleh lawan bicara anda ini.. sebenarnya yang ngotot itu anda ato saya??

      Posted by Paradox Heterogenesis Amburadulovic | 4 Januari 2013, 10:29 am
  125. kalau mau kusir kusiran di sini juga bisa ………..http://oto.detik.com/comment/2013/01/03/175413/2132601/1207/tuding-menjiplak-danet-siap-bawa-dahlan-iskan-ke-jalur-hukum , lagian topik bahasan sudah nyimpang jauh dari judulnya…..

    Posted by Gallus Soloensis | 4 Januari 2013, 8:43 am
  126. Klo DI bener2 berniat untuk menjiplak, tidak masuk akal klo hal itu dilakukan di bengkel Kupu2 Malam, yang notabene adalah bengkel pembuat mobil Tuxuci (dan juga rekanan Danet), karena bakalan ketahuan. Pastilah dia bakal cari bengkel lain, supaya tidak ketahuan.

    Jadi saya pikir kasusnya disini adalah DI ingin memperbaiki/ menyempurnakan Tuxucinya, makanya dia kembalikan itu mobil ke bengkel KKM. Sama seperti kita membeli mobil, jika rusak yah balikin aja ke dealer pembuatnya.

    Btw, di sisi lain, kayaknya DI ketipu sama Danet. Masak mobil ga jelas gini harganya 1,5M. Camry Hybird aja ga semahal ini loh. Mungkin Jawaban dari DI kemaren yg rada ketus, karena kecewa mobil Tuxuci yg harganya muaahaall ini performancenya ternyata jelek.

    Posted by RWB | 4 Januari 2013, 10:02 am
  127. Bos Dahlan tuh orangnya otoriter yang disini muji2 coba saja jadi anak buahnya salah dikit atau kecewa pecat/ganti hehehe #Edisi mobil2-an Tuxuci

    Posted by mbakku | 4 Januari 2013, 10:19 am
  128. fiuhh .. coba semuanya tampilkan dalilnya untuk ikut debat kusir ini? saya tidak setuju dengan pendapat Anda.. semua orang bebas nulis di sini.. mari kita debat tanpa kusir.. lebih baik duduk dengan kursi saja ketimbang debat kusir.. anda ngerti ga bedanya debat kusir, debat masinis, debat pilot dan debat sopir? masing-masing dari kita punya perannya sendiri.. janganlah memaksakan opini sendiri. kalo gitu bukan hopeful jadinya tapi hopeles..

    masak belum ngerti juga.. bagaimana harus memahamkan anda.. pakailah logika.. jangan meratap doang.. dimana harga diri tsodara2 setanah dan sebangsa air kita..

    saya sudah susah payah mengeluarkan segala dalil dan opini saya.. masih belum ngerti saya juga yang diomongkan oleh lawan bicara anda ini.. sebenarnya yang ngotot itu anda ato saya??

    Posted by Paradox Heterogenesis Amburadulovic | 4 Januari 2013, 10:31 am
  129. bung bung yang punya akses PAk DIS, tolong bilangkan ke beliau, agar kasus DAnet ini tidak melebar kemana mana, selesaikan, karena akan banyak yang akan memperkeruh suasana,

    Posted by edhi | 4 Januari 2013, 1:22 pm
  130. tolong kasus danet cepet diselesaikan , agar tidak ada penumpang gelap yang ikut memperkeruh suasana

    Posted by edhi | 4 Januari 2013, 1:29 pm
  131. semalam bis nonton mata najwa…..

    JK: mmmmmmmmm…………..ok sih tapi stOk lama
    MMD: SIIIIIIIIIIIIIIIP DEH DPR BAKALAN MATI KUTU
    DI : INDONESIA LEBIH CEPAT MAJU………………………………..MANTABS
    ABS : …………………………..NGGAK 2014 DEH, PEMILU LAGI BOLEH

    NAJWA S:………………………………………….CANTIK BANGEEEEEEEET!!!!!!!!

    SALAM DAHLANIS

    Posted by DWIPRIHANTO | 4 Januari 2013, 4:52 pm
  132. Pak Dahlan, anda memandikan mobil tuxuci anda untuk menolak bala dan mendapat perlindungan dari siapa? Bukan kah anda seorang muslim yang taat dan mempunyai pesantren? Setahu saya budaya memandikan mobil baru itu adalah budaya penyembah berhala, Seharusnya anda tahu perbuatan ini syirik, karena meminta perlindungan dan keselamatan selain dari pada Allah SWT…..
    Saya mendukung anda dari mula saya kenal anda, tapi mulai hari ini dan selanjutnya InsyaAllah banyak lagi yang berbalik badan dari mendukung anda……..

    Posted by Bobby Jastono | 5 Januari 2013, 12:46 pm
    • Wah..wah.. keren ni orang..
      Pak Bobby ini kan pebisnis, boleh di share berapa “PROFIT MARGIN” dari Bisnis “Menjual Agama” pak?

      Posted by tonoraziz | 5 Januari 2013, 3:15 pm
      • Saya bukan pebisnis, agama itu bukan untuk dijual, anda yang keren, bisa2nya mendukung yang jelas tapi salah, dukung manusia boleh2 aja, tapi pakai otak….cheers

        Posted by Bobby Jastono | 5 Januari 2013, 5:10 pm
        • Maaf, jika saya telah melabeli Anda dengan sebutan diatas, karena bagi saya memang jelas motif Anda dibalik itu semua..Haters..

          Saya tidak ingin berpolemik lebih panjang tentang masalah ini. Namun saya hanya ingin berbagi pikiran terhadap permasalahan diatas:

          1. Dalam melakukan pelabelan tersebut, apakah Anda telah bertanya langsung pada yang bersangkutan? Saya mengritisi potongan kalimat “.. Seharusnya anda tahu perbuatan ini..”
          2. Mohon dibuka kembali menu “Tentang Blog Ini”.
          3. Saya tidak menganggap posting pak Bobby ini sebuah nasihat dan hanya sebatas celaan saja.
          4. Marilah kita semua untuk saling mengajak kepada kebaikan dan dengan cara yang baik pula.
          5. Jika ada yang salah maka ingatkan, nasehati dan bimbinglah, Bukannya malah ngajak orang lain untuk memusuhinya?

          Apabila Bapak kurang puas dengan penjelasan saya, bisa kontak alamat email ini : tonoraziz@gmail.com.
          Terima kasih.

          Posted by tonoraziz | 6 Januari 2013, 12:19 am
          • Ya sudah, nggak apa2, nggak perlu minta maaf, tapi saya percaya anda lebih tahu perbuatan meminta pertolongan atau perlindungan selain dari Allah SWT adalah sangat dimurkai oleh Allah SWT. Lebih-lebih untuk seorang pemimpin sekaliber Pak Dahlan dan dikenal sebagai penganut Islam yang taat, yang harus nya jadi panutan untuk orang2 dibawahnya, terlepas dari apa saja kehebatan yang dibuatnya untuk negara ini, sehingga membentuk suatu harapan untuk banyak orang, beliau telah menghalalkan sesuatu yang ditentang agama yang dianutnya. Sekiranya dibenarkan, ianya akan diikuti oleh orang-2 yang mengaguminya. Dan akhirnyanya membentuk ajaran yang salah secara tak langsung kepada masyarakat.

            Saya tidak pernah membenci Dahlan, tapi suatu ungkapan kekecewaan terhadap sosok seorang Dahlan yang diharapkan memberi harapan untuk banyak orang termasuk saya dan anda. ‘Haters’ itu pemahaman anda sendiri yang sangat dangkal (I’m sorry to say that).
            Mengenai kata-kata ” Seharusnya anda tahu perbuatan ini” adalah ungkapan secara halus untuk kesalahan yang sangat fatal. Biasa digunakan dalam bahasa inggris, “You should know, you supposed not to do that”.
            Kalau saya benci Dahlan, maka kata-kata yang keluar dari saya adalah “Anda seorang yang munafik karena melakukan perbuatan syirik yang sangat dimurkai Allah SWT”, tapi ucapan seperti itu kejam, itu bukan cara saya.

            Posting saya lebih sekedar ingatan untuk saya dan semua orang untuk saling mengingatkan dimana batas kita sebagai umat Islam, tak lebih tak kurang.
            Saya percaya semua orang bisa berbuat kekhilafan, tapi kekhilafan atas tindakan yang ‘dimurkai’ Allah SWT haruslah dihindarkan.
            Cobalah kalau sempat baca-2 deh komentar-2 pembaca di detik, kompas, inilah.com dan lain2, dimana mereka meluahkan kekecewaan yang amat dalam setelah mengetahui tokoh yang mereka kagumi berbuat sesuatu yang dimurkai Allah SWT. Banyak komentar mereka yang jauh lebih sadis dari saya.

            Untuk kalimat dibawah ini;
            ‘Saya mendukung anda dari mula saya kenal anda, tapi mulai hari ini dan selanjutnya InsyaAllah banyak lagi yang berbalik badan dari mendukung anda……..’
            Suatu ungkapan yang sangat dalam untuk peringatan yang berikan dikalimat sebelumnya kepada Pak Dahlan.
            Ianya suatu peringatan dan doa supaya orang-2 tidak mendukung tindakan Dahlan. Sekiranya Pak Dahlan sadar kekhilafannya, saya pasti semua orang yang balik badan dari dia akan balik lagi mengikut beliau dan akan tambah kagum terhadap beliau.

            Terima kasih atas respon tanggapan saya,
            Have a nice Sunday

            Posted by Bobby Jastono | 6 Januari 2013, 4:44 pm
          • Sebelumnya saya ma tanya, mas tono ini agamanya apa? kalo non muslim/penganut kepercayaan/klenik ya percuma dong ngomong ampe berbuih-buih disini gak bakal nyambung.

            Posted by Venny | 6 Januari 2013, 11:14 pm
  133. Pak Dahlan, salut untuk perhatian dan keterbukaan lingkungan BUMN kita tercinta melalui artikel ini, Namun Sektor teknologi banyak yg belum tersentuh merata untuk semua sektor BUMN, sering dianggap hanya cost-driver namun keabsenannya pasti membuat bidang/biro terkait dicacimaki semua pihak (baik dari bidang lainnya maupun customer bagi BUMN yg berhadapan langsung dgn consumer retail), dianggap menghambat transaksi dan keadministrasian. Untuk BUMN kita mari kita beri perhatian lebih untuk pelayanan lebih baik. Henry

    Posted by Henry Karya Nugraha | 5 Januari 2013, 1:07 pm
  134. Akhirnya Allah SWT menunjukan kebesarannya tuxuci diblongin remnya sehingga nabrak tebing, walaupun sudah dimandiin air 4 sumur………semoga Dahlan melihat kebesaran Allah SWT dengan kejadian ini, kesombongan terhadap Allah SWT akan mendapat balasan, seharusnya peluang hidup kedua dengan hati yang membuat dahlan lebih baik, bukan sebaliknya….

    Posted by Bobby Jastono | 5 Januari 2013, 5:06 pm
  135. teman2 sharing dong, apakah kecelakaan yang dialami pak Dis, menguatkan pak Danet, atau malah mementahkan ‘rencana gugatannya?’, mengingat mobit tsb sempat di ‘servis’ bukan oleh si perancang..

    eniwe, sy lega pak Dis selamat. Alhamdulillah.

    Posted by mamaze | 5 Januari 2013, 8:10 pm
  136. Sayang sekali aksi ‘fotomodel’ & ‘bintang iklan’ kita telah memakan korban. Semoga menjadi pelajaran bagi ilmuwan kita agar jangan mau direcoki dgn kepentingan2 pragmatis.
    Maju terus mobil listrik Indonesia!

    Posted by G. Hariyanto | 5 Januari 2013, 9:10 pm
  137. Dahlan Iskan sangat hebat. Menguji coba Ferari kok pakai komplet. Tidak sekedar uji coba kecepatan, ketahanan baterai, uji coba tanjakan. Tapi, ujicoba dengan cara ditabrakkan batu cadas. Mobil mahal pasti bisa menyelamatkan penumpangnya. Hebat….. sebuah uji coba yang komplit.

    Posted by Widi | 5 Januari 2013, 9:32 pm
  138. wah keren sekali tulisannya makin permen aja hahaha

    Posted by berita terbaru | 5 Januari 2013, 10:11 pm
  139. @G. Hariyanto

    Karena dalam MH ini banyak readers yang menyorot Tucuxi, sayapun turut nimbrung diskusi masalah ini.

    Pada komen sdr Gh mengatakan:
    @ “…anehnya lagi, biasanya kalau kita mau berjualan pasti memproduksi barang dulu baru beriklan. Tapi mobil listrik…”
    - Menurut saya itu bukan sesuatu yang aneh, bahkan jika dilihat dari aplikasi strategi perang dagang sangatlah perlu, lebih2 terkait rencana menasionalkan mobil listrik. Bukankah yang dilakukan oleh perusahaan2 besar juga demikian? Produk IT misalnya, juga film2 besar semacam James bond 007, Harry Potter, dll? Yang penting produk itu betul2 sudah dalam proses pembuatan. Anggap saja dengan test drive yang dilakukan oleh Bung DI ini, juga merupakan riset pasar ataupun test case untuk melihat sejauh mana animo dan respon masyarakat/pasar terhadap mobil listrik sebelum betul2 diproduksi secara massal.
    Kita bisa membayangkan seandainya mobil ini diproduksi dulu baru iklan, kemudian tidak laku di pasar. Demikian juga seandainya didahului oleh promosi produk lain sejenis di tanah air. Wah, bisa-bisa layu sebelum berkembang! Kita sebenarnya sedang melawan waktu.
    Kita tentu mengakui bahwa Bung DI ini adalah seorang entrepreneur yang handal. Beliau adalah leader sekaligus marketer –pernah dinobatkan sebagai Marketer of the Year Tahun 2010 oleh MarkPlus Inc, tentu tidak akan mengabaikan hal-hal kecil secara detail dalam berpromosi. Lihat saja tingkah polah Bung DI mempromosikan mobtrik ini. Mulai dari Words Mouth dengan cara mengajak masyarakat merasakan enaknya naik Tucuxi sampai menggonjang-ngganjingkan Tucuxi seakan-akan ada perselisihan dengan Bang Danet Suryatama. Miapah?

    @ “…bintang iklannya’ yg ingin tenar atau memang kita benar2 membutuhkan mobil listrik?
    -Membutuhkan mobtrik? Jelas iya, karena bisa menjadi solusi permasalahan krisis energi yang dihadapi Indonesia, juga ramah lingkungan.
    -Bintang iklannya yang ingin tenar? Jelas juga iya. Siapa tahu ada takdir yang mengharuskan Si Bintang Iklan menerima pinangan 2014.
    Jadi, dua-duanya donk! Ibarat pepatah: sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Why not?

    @ “…Kalo alasan untk mengurangi pemakaian bbm, kenapa pemerintah tdk ‘memaksa’ masyarakat membeli mobil listrik dgn cara mencabut subsidi biar harga bbm menjadi mahal?
    - Saya sangat setuju sekali, tapi sekarang belum waktunya. Mobtrik dan Infrastrukturnya kudu tersedia dengan baik terlebih dahulu, sebagaimana konversi kompor dari minyak tanah ke LPG yang sukses.

    Selanjutnya, Mudah2an musibah yang menimpa Bung DI membawa hikmah bagi Beliau sendiri dan kemajuan sain di negri ini.

    Posted by aditam@putra | 5 Januari 2013, 10:24 pm
  140. CEKRICEK bukan Syirik tapi sirik heheheh musti bilang WOW gitu #edisi Tuxuci

    Posted by mbakku | 5 Januari 2013, 10:44 pm
  141. @G. Hariyanto

    Karena dalam MH ini banyak readers yang menyorot Tucuxi, sayapun turut nimbrung diskusi masalah ini.

    Pada komen sdr Gh mengatakan:
    @ “…anehnya lagi, biasanya kalau kita mau berjualan pasti memproduksi barang dulu baru beriklan. Tapi mobil listrik…”
    Menurut saya itu bukan sesuatu yang aneh, bahkan jika dilihat dari aplikasi strategi perang dagang sangatlah perlu, lebih2 terkait rencana menasionalkan mobil listrik. Bukankah yang dilakukan oleh perusahaan2 besar juga demikian? Produk IT misalnya, juga film2 besar semacam James bond 007, Harry Potter, dll? Yang penting produk itu betul2 sudah dalam proses pembuatan. Anggap saja dengan test drive yang dilakukan oleh Bung DI ini, juga merupakan riset pasar ataupun test case untuk melihat sejauh mana animo dan respon masyarakat/pasar terhadap mobil listrik sebelum betul2 diproduksi secara massal.
    Kita bisa membayangkan seandainya mobil ini diproduksi dulu baru iklan, kemudian tidak laku di pasar. Demikian juga seandainya didahului oleh promosi produk lain sejenis di tanah air. Wah, bisa-bisa layu sebelum berkembang! Kita sebenarnya sedang melawan waktu.
    Kita tentu mengakui bahwa Bung DI ini adalah seorang entrepreneur yang handal. Beliau adalah leader sekaligus marketer –pernah dinobatkan sebagai Marketer of the Year Tahun 2010 oleh MarkPlus Inc, tentu tidak akan mengabaikan hal-hal kecil secara detail dalam berpromosi. Lihat saja tingkah polah Bung DI mempromosikan mobtrik ini. Mulai dari Words Mouth dengan cara mengajak masyarakat merasakan enaknya naik Tucuxi sampai menggonjang-ngganjingkan Tucuxi seakan-akan ada perselisihan dengan Bang Danet Suryatama. Miapah?

    @ “…bintang iklannya’ yg ingin tenar atau memang kita benar2 membutuhkan mobil listrik?
    -Membutuhkan mobtrik? Jelas iya, karena bisa menjadi solusi permasalahan krisis energi yang dihadapi Indonesia, juga ramah lingkungan.
    -Bintang iklannya yang ingin tenar? Jelas juga iya. Siapa tahu ada takdir yang mengharuskan Si Bintang Iklan menerima pinangan 2014.
    Jadi, dua-duanya donk! Ibarat pepatah: sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Why not?

    @ “…Kalo alasan untk mengurangi pemakaian bbm, kenapa pemerintah tdk ‘memaksa’ masyarakat membeli mobil listrik dgn cara mencabut subsidi biar harga bbm menjadi mahal?
    Saya sangat setuju sekali, tapi sekarang belum waktunya. Mobtrik dan Infrastrukturnya kudu tersedia dengan baik terlebih dahulu, sebagaimana konversi kompor dari minyak tanah ke LPG yang sukses.

    Selanjutnya, Mudah2an musibah yang menimpa Bung DI membawa hikmah bagi Beliau sendiri dan kemajuan sain di negri ini.

    Posted by aditam@putra | 5 Januari 2013, 10:59 pm
  142. Dari kompas.com

    ElektrikCar: Ada yang Ganti Komponen Rem di Mobil Dahlan Iskan

    YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Menteri BUMN Dahlan Iskan mengalami kecelakaan saat menguji coba mobil listrik “Ferrari” yag dberi nama Tucuxi dari Solo ke Magetan, Sabtu (5/1/2013) sore.
    Dari observasi foto setelah pembongkaran ternyata ada penggantian electric vacuum pump untuk memperoleh tenaga penghisap bagi rem booster dengan peralatan yang kami tak ketahui performanya
    – Dr. Danet Suryatama

    Perkiraan sementara, diduga rem di mobil berharga Rp 1,5 miliar tersebut bermasalah dan akhirnya Dahlan Iskan memutuskan menabrakkan mobil ke tebing. Dahlan selamat dalam insiden ini.

    Danet Suryatama, sebagai pencipta mobil Tucuxi tersebut pun angkat bicara soal masalah yang dialami mobil tersebut. Ia menyayangkan telah terjadi perubahan pada mobil yang dibuatnya tanpa sepengetahuan dia. Sebelumnya, Danet dan timnya memang tidak dilibatkan dalam modifikasi mobil tersebut sejak serah terima kepada Dahlan Iskan.

    Sempat terjadi selisih paham antara pihak Dahlan Iskan dan Danet. Pihak Danet beranggapan pembongkaran bagian-bagian mobil oleh tim Dahlan Iskan melanggar hak cipta, sementara Dahlan Iskan beranggapan hal itu biasa.

    Berikut tanggapan dan analisis tim ElektrikCar pimpinan Danet atas insiden yang terjadi pada mobil Tucuxi dalam rilis yang diterima Sabtu malam:

    ***

    “Kami dari Tim ElektrikCar turut prihatin atas terjadinya kecelakaan Tucuxi yang dialami oleh Pak Dahlan Iskan dan Ricki Elson. Pada saat yang sama, kami juga menyampaikan rasa bersyukur terhadap Allah SWT atas keselamatan dari luka parah akibat dari kecelakaan ini.

    Seperti yang telah kami sampaikan pada berbagai rekan media selama ini, kami sudah tidak diperbolehkan akses terhadap kendaraan tersebut sejak Jumat malam tanggal 21 Desember 2012, dimana serah terima kami lakukan pada tanggal 20 Desember 2012.

    Sejak itu, akses kami untuk melakukan pemeliharaan kendaraan dan servis dilarang dan sudah ditiadakan oleh pihak Pak Dahlan (c.q. Pak Amik).

    Padahal, kami selalu siap untuk melakukan servis dan pemeliharaan kendaraan tersebut sesuai dengan perjanjian yang kami tanda tangani untuk Pak Dahlan dan atas permintaan dari pihak Pak Dahlan.

    Kami baru menyadari bahwa pada hari Rabu 26 Desember 2012 mobil sudah diboyong kembali ke Yogyakarta dalam hal ini ke bengkel Kupu-Kupu Malam dengan supervisi dari Rudi Purnomo dan Kunto Wibisono serta Ricki Elson dari pihak pak Dahlan untuk dibongkar dengan segala alasan yang salah satunya adalah untuk penyempurnaan kendaraan.

    Kami tidak bermasalah apabila pembongkaran dilakukan bukan untuk dicontek atau direka-reka teknologi elektroniknya. Akan tetapi, kami sangat berkeberatan apabila mobil tersebut dibongkar tanpa seizin kami untuk dipelajari dan ditiru teknologinya dalam hal ini oleh Kupu-kupu Malam dan Pihak Pak Dahlan, apalagi dengan mengundang pihak lain, dua dosen dari UGM (Jayan Sentanuhady dan Eka Firmansyah).

    Kami telah mempunyai perjanjian dengan Kupu-Kupu Malam untuk tidak saling membuka rahasia dan juga dengan pihak Pak Dahlan mengenai penjagaan terhadap hak cipta desain dan engineering design kami.

    Kami mempunyai bukti surat-surat perjanjian tersebut termasuk dengan komunikasi email serta BBM yang menyertai permintaan penandatanganan perjanjian tersebut. Teknologi tersebut pun adalah hak cipta kami dan telah kami patenkan. Penelitian tentang mobil listrik inipun kami mulai sejak tahun 2004, jauh sebelum bertemu dengan Pak Dahlan.

    Selain itu kami juga mempunyai foto-foto bukti pembongkaran yang dilakukan oleh pihak Pak Dahlan dan Kupu2 Malam seperti tertera di halaman berikut (beserta tanggal dari Harian Kompas untuk membuktikan tanggal pembongkaran). Foto-foto tersebut kami ambil pada waktu pengambilan peralatan kami di lokasi Kupu-Kupu Malam pada tanggal 29 Desember 2012.

    Karena kami tidak mempunyai akses ke kendaraan tersebut dan karena telah terjadinya pembongkaran serta penggantian peralatan dari mobil tersebut, kami dari Tim ElektrikCar menyatakan tidak bertanggung-jawab atas apa yang terjadi saat ini.

    Kami mendengar dan membaca bahwa penyebab kecelakaan adalah karena adanya rem yang blong. Kami tidak berada di tempat kejadian akan tetapi dari observasi foto setelah pembongkaran ternyata ada penggantian electric vacuum pump (untuk memperoleh tenaga penghisap bagi rem booster) dengan peralatan yang kami tak ketahui performanya.

    Electric vacuum pump ini sangat penting bagi mobil elektrik untuk menghasilkan daya rem bagi kendaraan secara handal. Alat ini apabila diganti dengan produk lain yang tidak reliable akan mengakibatkan kehilangan daya rem.

    Dari semua pembongkaran yang dilakukan tanpa seizin dan sepengetahuan kami selama ini, inilah yang paling kami khawatirkan, kehilangan performa kendaraan serta feature safety yang telah dipasang pada kendaraan listrik Tucuxi. Apalagi, pembongkaran ini dilakukan oleh orang-orang yang tidak qualified untuk melakukannya.

    Kami saat ini juga berharap pada masyarakat dan tim evakuasi mobil di mana Tucuxi berada untuk berhati-hati melakukan evakuasi kendaraan. Ada arus listrik bertegangan tinggi pada mobil tersebut yang penanganannya harus dilakukan oleh orang/tim yang berpengalaman. Hal inilah yang perlu diperhatikan saat ini.

    Hormat kami,

    a/n Tim ElektrikCar
    Dr. Danet Suryatama dan Ninien Wahyu Lestari

    Sumber :
    Tribun Jogja
    Editor :
    Tri Wahono

    Posted by W. Ning | 6 Januari 2013, 5:17 am
  143. Alhamdulillah, Pak Dis masih dilindungi dan diselamatkan oleh Allah SWT. Sebagaimana banyak doa yang dipanjatkan oleh para pengagum beliau dan orang-orang yang menginginkan kebaikan dan kemajuan dengan hati, pikiran, perkataan dan perbuatan yang baik. Doa yang baik insya allah diijabah oleh Allah SWT. Orang-orang lain yang banyak mendoakan pak Dis, sementara Pak Dis sendiri sudah tidak punya kekuatiran lagi dengan maut atau ajal yang bisa menjemputnya karena memang beliau pernah menganggap dirinya sudah “mati” ketika harus berjuang untuk mengobati penyakit kanker hati yang menggerogotinya dan penyakit yang sama sudah menyebabkan banyak kematian bagi orang lain.

    Dengan hati yang insya allah tulus kami akan selalu mendoakan kebaikan untuk bangsa dan negara ini, dengan mendoakan untuk kesehatan dan keselamatan pak Dis. Dan jauhkanlah kami dari sifat iri, dengki, benci dan angkara murka yang dapat menutup hati kami dari kebaikan dan kebenaran-MU ya Allah. Aamin ya rabbal ‘alamiin.

    Posted by akadarisman | 6 Januari 2013, 5:23 am
  144. ki manteb ki manteb, kemarin tuh yg dimandiin kembang sapa? Stlah ngalami kecelakaan koq ales. Gak jentel doonk! Skrng bilang yg di ruwat tuh DI bukan si mobil, padahal kmrin bilangnya gak gt. Plin plan gini koq diikuti

    Posted by boedhy | 6 Januari 2013, 11:01 am
  145. Pak Dahlan harus tobat ke P(pencipta): kepada Maha Pencipta atas perbuatan syirik ruwatan tucuxi, dan kepada Danet Suryatama pencipta tucuxi atas kelancangan mengutak-atik tanpa ijin.

    Posted by afandi anwar | 6 Januari 2013, 11:40 am
  146. Mudah2an Bapak sehat selalu , jogja juga mau pake bus listrik untuk transjogja,, maju terus teknologi indonesia

    Posted by minyak ular cobra | 6 Januari 2013, 12:55 pm
  147. maaf oot.

    Sebagai pengagum Pak DI,
    saya sungguh terhenyak saat membaca beliau mengadakan acara ‘mandi mobil’.

    dan saat membaca bahwa terjadi kecelakaan, saya tersenyum
    betapa sayangnya sang MAha pada pak DI. pak DI langsung diingatkan bahwa dukun tidak punya kuasa apa-apa.
    Bagaimana ke depannya kelak. saya hanya memikirkan 2 kemungkinan :

    pertama : acara dukun-dukunan tetap diadakan pak DI sebab :
    – kecelakaan terjadi karena ada sesajen yang kurang, jadi adakan acara sekali lagi dengan sesajen
    yang lebih lengkap.
    – kecelakaan terjadi tanda bahwa acara ‘mandi mobil’ sukses, sebab dengan adanya kecelakaan jadi
    tahu kekurangan mobil tsb. apalagi pak DI selamat. jadi kedepannya perlu diadakan acara seperti
    itu lagi.

    kedua : pak DI tidak akan mengadakan acara dukun-dukunan lagi:
    – dengan adanya kecelakaan pak DI sadar bahwa dia telah ditegur sang Maha. karena masih melakukan
    klenik.

    saya harap. yag dilakukan pak DI adalah yang kedua. kemudian dia juga dengan gagah berani mengumumkan pada masyarakat indonesia, bahwa acara seperti itu tidak ada dalam tuntunan ISlam.

    Posted by Ende Perdian | 6 Januari 2013, 1:29 pm
  148. @aditam
    untuk membangun industri otomotif tdk semudah orang membuat film. Sebuah produk otomotif boleh diperdagangkan kalo memenuhi persyaratan ketat, spt ijin industri, lolos uji produk/sertifikasi, lolos uji kelayakan, dan berbagai syarat sesuai regulasinya. Jika tdk sesuai dgn persyaratan itu, bs dikatakan sbg produk ilegal. Sederhananya spt petani didaerah saya yg membuat mobil odong2 bisa ditangkap polisi.

    Ibarat pepatah sambil menyelam minum air. Membuat mobil listrik sekaligus ‘membintangi iklannya’ memang sangat menguntungkan bagi ‘bintang iklannya’. Kita jd sulit membedakan antara kepentingan nasional & ambisi pribadi. Tidak jelas antara manajemen ‘fotomodel’ & manajemen industri otomotif modern. Manajemen ‘bintang iklan’ akan mencari profit dgn sistem kejar tayang. Semua program sdh hrs menghasilkan sblm 2014 agar bs dijadikan modal untk kampanye. Sedangkan untk membangun industri mobil listrik, cukupkah hanya dgn beriklan saja?

    Namun dari semua alur cerita mobil listrik ini masih patut kita acungi jempol. Sang ‘sutradara’ sekaligus ‘pemain’ berhasil menyuguhkan cerita yg menarik & mendebarkan. Penonton dibuat bedecak kagum atas aksi2 pemainnya. Mungkin jika saya juri perfilman nasional, akan sy ganjar DI dgn penghargaan lagi. Sebagai The best stuntman of the year 2012 b.

    Posted by G. Hariyanto | 6 Januari 2013, 2:23 pm
  149. Anda yg negatif ttg hal ini memang mental lontong. melihat org gagal bukan main senangnya. pantaslah indonesia bisa dijajah selama 350 thn. Dan sampai hari ini pun anda masih punya mental yg sama. kasihan deh loo. Baiknya yg salah diperbaiki, yg bagus ditingkatkan. Tapi sampai kapanpun memang mayoritas dari anda tdk akan mau belajar. pantas negara lain sdh jauh meninggalkan negaramu. masyarakatmu memang suka berantem.

    Posted by sima abadi | 6 Januari 2013, 2:35 pm
  150. KECELAKAAN DAHLAN ISKAN DAN NYANYIAN 600 TAHUN

    OPINI | 06 January 2013 | 15:38Dibaca: 8 Komentar: 0 Nihil
    Kecelakaan yang menimpa Menteri BUMN Dahlan Iskan saat melakukan uji coba mobil listrik Tucuxi memang karena masalah rim blong. Dahlan kemudian dengan sengaja menabrakkan mobil ke tebing untuk menghentikan laju mobil yang tidak terkendali. Tapi ternyata bukan masalah rim blong saja yang menjadi diskusi/perdebatan. Bukan juga sebatas masalah teknis dan prosedur lainnya. Tapi melebar jauh ke masalah keyakinan beragama.

    Sebelum Dahlan berangkat dari Jogja menuju Magetan Jawa Timur terlebih dahulu panitia mengadakan upacara ruetan. Yaitu acara adat Jawa yang bertujuan memohon perlindungan kepada Allah agar terhindar dari bencana. Banyak kalangan yang menyayangkan acara ini, termasuk dari kalangan pengagum Dahlan Iskan sendiri. Menurut mereka acara seperti ini bukan murni ajaran Islam. Tapi banyak juga yang tidak mempermasahkan hal tersebut. Menurut mereka yang penting kita meminta perlindungan kepada Allah, bukan kepada jin atau dewa. Masalah caranya yang menggunakan upacara adat itu tidak masalah. Kenyataannya, setelah upacara ruetan tersebut mobil yang dikendarai Dahlan Iskan ditimpa musibah di tengah jalan. Maka hal ini memicu perdebatan yang sangat ramai mengenai hukum ruetan.

    Yang anti dengan ruetan berkata, ini adalah teguran dari Allah karena mengerjakan sesuatu di luar syariat. Bagi yang tidak mempermasalahkan ruetan berkata, musibah ini memang ketentuan Allah tidak ada hubungannya dengan ruetan. Masak ketentuan Allah di dekte oleh acara ruetan. Kalau hanya sebatas diskusi, perdebatan seperti ini mungkin baik, sebagai ajang menambah dan mengasah ilmu agama masing-masing. Tapi kalau sudah sampai saling menuduh sirik, bidah, dan murtad ini yang tidak baik. Kalau sudah begini hendaknya kedua belah pihak menahan diri dan kembali melihat sejarah. Agar bencana di masa lalu yang ditimbulkan oleh perbedaan pendapat seperti ini tidak kembali lagi terjadi.

    Sejak zaman awal penyebaran agama Islam di Nusantara oleh Walisongo hal seperti ini memang sudah menjadi pertentangan. Walisongo terpecah menjadi dua aliran, yaitu aliran Giri dan aliran Tuban. Aliran giri dipimpin oleh Sunan Giri dan didukung oleh Sunan Ampel, Sunan Drajat, dll. Aliran Giri berkeras kalau orang sudah masuk Islam mereka harus menjalankan ajarannya dengan sungguh-sungguh tanpa dicampur aduk dengan adat dan keyakinan sebelumnya. Karena murninya, aliran ini disebut aliran putih. Sebaliknya aliran Tuban sangat moderat membiarkan dulu para pengikutnya mengerjakan adat istiadat upacara kepercayaan lama. Yang penting mereka mau memeluk agama Islam. Agar tidak terlalu menyimpang mereka mewarnai upacara-upacara itu dengan ajaran Islam. Karena moderatnya, aliran ini memiliki pengikut yang jauh lebih banyak dari aliran Giri yang “radikal”. Aliran Tuban dipimpin oleh Sunan Kalijaga, Sunan Bonang, Sunan Muria, Sunan Kudus, dan Sunan Guning Jati. Selanjutnya aliran Tuban disebut Islam Abangan.

    Dalam ajaran Hindu yang terdapat dalam kitab Brahmana (kitab yang mengatur tatacara prelaksanaan kurban, saji-sajian untuk menyembah dewa-dewa, dan upacara menghormati roh) ada istilah upacara Pinda Pitre Yajna yaitu upaca menghormati roh-roh orang yang sudah mati. Disebutkan sebelum roh sampai ke “karman” menjelma kembali ke dunia menjadi dewa, manusia, binatang, batu, tumbuh-tumbuhan, dan lain-lain. Sesuai dengan amal perbuatannya selama hidup. Selama 7 hari roh tersebut masih berada dilingkungan rumah keluarganya. Pada hari ke 40, 100, 1000 roh tersebut datang lagi. Maka pada hari-hari tersebut diadakan upacara saji-sajian dan bacaan mantera-mantera serta nyanyian suci memohon kepada dewa agar roh tersebut menjalani karma yang baik. Upacara diawali dengan membakar kemenyan, untuk melakukan kontak dengan para dewa dan roh yang dituju. Dilanjutkan dengan menghidangkan saji-sajian untuk dipersembahkan kepada para dewa kemudian dilanjutkan dengan mantera-mantera oleh pendeta agar permohonannya dikabulkan.

    Pada masa wali dipimpin oleh Sunan Ampel pernah diadakan musyawarah untuk menghapus adat istiadat lama bagi orang yang masuk Islam. Sunan Kalijaga mengusulkan agar adat istiadat lama yang sulit dibuang seperti upacara Pinda Pitre Yajna dimasuki unsur keislaman. Usulan itu menjadi perdebatan serius, karena para wali tau upacara kematian sangat menyimpang dari ajaran Islam. Sunan Ampel selaku ketua sidang kemudian bertanya: “Apakah tidak dikhawatirkan kemudian hari? Bahwa adat istiadat lama itu nanti akan dianggap sebagai ajaran Islam?” Sunan Kalijaga membantahnya dengan mengatakan: “Mereka akan meninggalkan praktik kepercayaan sebelumnya setelah mereka sungguh-sungguh mengenal Islam”. Kemudian Sunan Kudus menyatakan dukungan terhadap pendapat Sunan Kalijaga, disusul oleh peserta musyawarah lainnya. Sekalipun Sunan Ampel, Sunan Giri, dan Sunan Drajat sangat tidak menyetujui terpaksa mengalah karena kalah suara. Mulai saat itulah upacara Pinda Pitre Yajna dilestarikan oleh orang-orang Islam aliran Tuban yang kemudian dikenal dengan nama nelung dino, mitung dina, matang puluh, nyatus, dan nyewu. Akibat lunaknya aliran Tuban bukan saja acara seperti itu yang berkembang subur, akan tetapi keyakinan animisme, dinamisme, serta upacara-upacara adat lainnya.

    Maka tidak heran kalu murid Sunan Kalijaga sendiri yang bernama Syekh Siti Jenar merasa mendapat peluang yang sangat leluasa untuk memadukan ajaran Hindu dan Islam. Lahirlah aliran kepercayaan yang berbau Islam, dengan pokok ajaran “Manunggaling Kaula gusti” artinya Tuhan menyatu dengan tubuhku. Maka tatacara untuk mendekatkan diri kepada Allah lewat salat, puasa, zakat, haji, dan lain sebagainya tidak usah dilakukan. Sekalipun Syekh Siti Jenar berhasil dibunuh, akan tetapi murid-muridnya yang cukup banyak sudah menyebar ke mana-mana. Mkaka kepercayaan seperti itu hidup subur sampai sekarang.

    Keadaan Islam setelah para wali meninggal dunia semakin jauh dari ajaran yang sebenarnya. Para Ulama aliran Giri yang mencoba mempengaruhi para raja Islam dan masyarakat untuk menegakkan syariat yang sebenarnya mendapat kecaman dan ancaman. Karena mayoritas raja-raja menganut aliran Tuban. Sehingga pusat kerajaan di Demak dipindah ke Pajang untuk menghindari pengaruh ulama Giri. Pada masa Amangkurat I, para ulama yang berusaha mempengaruhi kraton dan masyarakat ditangkap dan dibunuh di lapangan Surakarta sebanyak 7.000 orang ulama. Melihat kesewenang-wenangan terhadap ulama Giri maka Trunojoyo, santri Giri menyerang Amangkurat I.

    Pada masa Amangkurat III, sebagai pengganti ayahnya dia membalas dendam terhadap Trunojoyo yang menyerang pemerintahan ayahnya. Amangkurat III bekerja sama dengan VOC menyerang Giri Kedaton, semua keturunan giri dan santri dibantai habis. Dengan demikian lenyaplah ulama-ulama Giri. Ulama yang boleh hidup adalah ulama-ulama yang mau menyesuaikan diri dengan adat masyarakat. Maka bertambah suburlah adat istiadat lama yang melekat pada orang-orang Islam. Keadaan yang demikian terus berjalan berabad-abad tanpa ada seorang ulama-pun yang muncul merubahnya.

    Hingga pada tahun 1912 muncul seorang ulama di Jogjakarta bernama KH. Ahmad Dahlan yang berusaha merubah keadaan. Bukan saja berusaha mengikis adat istiadat Hindu, Budha, animisme, dan dinamisme yang melekat pada Islam tapi juga menyebarkan fikiran-fikiran pembaharuan agar ummat Islam bisa maju seperti ummat lainnya. Akan tetapi usahanya mendapat tentangan dari ulama-ulama yang tidak setuju upacara-upacara adat itu dikikis dari Islam. Sehingga Muhammadiyah tidak bisa berkembang secara optimal. Bahkan pada tahun 1926 para ulama Indonesia bangkit dengan didirikannya organisasi yang bernama “Nahdlatul Ulama” atau singkat NU.

    Pada acara muktamar di Makassar NU mengeluarkan keputusan, salah satunya adalah: “Setiap upacara keagamaan termasuk upacara kematian harus diawali dengan bacaan tahlil yang sistematikanya sudah ditentukan”. Sejak saat itu upacara Pinda Pitre Yajna dengan berbagai istilah yang diwarnai Islam berubah nama menjadi tahlilan. Singkatnya KH. Ahmad Dahlan tidak berhasil mendominasi warna Islam di Indonesia, NU tetap mayoritas. Namun pertentangan kedua aliran ini terus berlanjut. Walau ditataran elit sudah bukan masalah karena mereka saling menghormati namun dikalangan akar rumput pertentangan ini tetap bisa kita lihat setiap saat. Sampai kecelakaan yang menimpa Dahlan Iskan setelah upacara ruetan. Perdebatan kembali menyeruak di dunia maya antara Islam putih dan abangan.

    Setelah mengulas sejarah kedua aliran tersebut kita berharap kedua belah pihak hendaknya sadar bahwa pertentangan itu adalah lagu lama yang kita ulang kembali. Lagu yang berusia 600 tahun-an. Jangan hanya bermodal pemahaman agama lewat pengajian singkat dan internet kemudian berkoar-koar menuduh orang sesat, bid’ah dan syirik. Cukup sudah sejarah kelam pertentangan ini pada zaman kesultanan. Bayangkan kerusuhan yang menimpa Ahmadiyah saja begitu mengiris hati, terlepas dari sesat atau tidaknya aliran mereka. Puluhan nyawa melayang, ratusan rumah terbakar, dan ribuan orang mengungsi. Bagaimana kalau pertentangan Islam putih (Muhammadiyah, Salafi, dll) dan Islam abangan (NU dan berbagai aliran tarekat) meruncing dan berujung kerusuhan massal? Pertentangan yang kita picu dari dunia maya ini. Berapa ratus ribu nyawa sesama muslim kira-kira yang akan menjadi korban, berapa juta orang yang akan menderita kehilangan tempat tinggal. Seperti konflik berkepanjangan antara kaum Sunni dan Syiah di Timur Tengah sana. Sekali lagi kalau mau meluruskan praktik keagamaan masyarakat yang kita nilai kurang pas hendaklah dilakukan dengan cara bijak. Jangan langsung menuduh sesat, syirik, bidah apalagi murtad. Walau tujuan kita baik tapi caranya tidak baik hasilnya akan kontraproduktif.

    Seandainya model pendekatan dakwah yang dilakukan oleh Sunan Kalijaga tidak diterapkan di Nusantara belum tentu kita yang berteriak-teriak mencap orang sesat dan syirik ini menganut agama Islam. Bisa jadi saat ini kita masih menganut agama Hindu, Budha atau kepercayaan lainnya. Berkat kefleksibelan Islam Abangan-lah Islam di Nusantara dapat diterima secara luas. Tidak mendapat penolakan dari raja-raja dan masyarakat waktu itu. Sehingga kita mendapatkan Indonesia sebagai negara dengan pemeluk Islam terbesar di dunia saat ini.

    Menyangkut ruetan yang dilakukan Dalang Ki Manteb Soedharsono terhadap mobil Tucuxi, jangan lihat ritual upacara ruwetannya karena itu memang tidak ada dalam ajaran Islam, tapi lihat esensi dari upacara tersebut. Ruetan itu adalah upacara yang diisi dengan do’a-do’a memohon keselamatan kepada Allah, bukan permohonan kepada dewa, jin, atau roh-roh.

    Begitu juga harapan kita terhadap teman-teman yang menganut Islam abangan. Sebagai ummat yang hidup di zaman modern hendaknya kita membuka hati dan fikiran jangan keras kepala bertaklid mengikuti ajaran pendahulu. Begitu gampangnya akses untuk mempelajari Islam. Televisi, Internet, pengajian-pengajian, buku-buku adalah media yang sangat mudah kita dapatkan. Kita tidak bisa lagi dikukung dan dipaksa hanya mengenal satu aliran. Kita bisa mempelajari semuanya, kemudian kita pertimbangkan yang mana kira-kira praktik keagamaan yang sebenarnya menurut ajaran Islam dan mana yang kira-kira cuma praktik adat budaya. Boleh saja kita melaksanakan upacara adat budaya dengan maksud menghormati masyarakat sekitar, orang tua bahkan mertua. Tapi tetap kita berkeyakinan bahwa itu hanyalah upacara adat semata bukan acara keagamaan. Sehingga apa yang dikhawatirkan oleh Sunan Ampel 6 abad yang lalu tidak menjadi kenyataan.

    ****

    http://sosbud.kompasiana.com/2013/01/06/kecelakaan-dahlan-iskan-dan-nyanyian-600-tahun-522911.html

    Posted by lukman bin saleh | 6 Januari 2013, 4:19 pm
  151. (1)DARI KOMEN2 Yg saya baca, saya merasa PERIH…
    Inilah yg tidak bisa mempersatukan BANGSA INDONESIA…
    Saling IRI HATI DAN MENYALAHKAN…
    KITA PUNYA SDA yg byk… Tapi SDM yg PAS PAS-an…
    Harusnya Belajar dari Negara2 yg sudah Maju…

    (2)Ada yg memajukan bangsa dibilang Pencitraan…
    Ada yg makan uang rakyat malah didiamkan…
    Ada yg celaka malah dihujat, bukannya didoakan supaya cepat sembuh…
    Sifat2 ADU DOMBA ini sengaja dipelihara… biar Bangsa Indonesia ini Tetap BODOH…
    dan yg lain tinggal Kipas2 saja menikmati SDA indonesia ini… (Mineral, Kayu, Bumi, dll).

    (3)Saya pribadi mendukung DIS karena melihat beliau mengorbankan jiwa raga dan materi untuk bangsa ini…
    Gaji beliau sebgai DIRUT PLN dan MENTRI tidak diambil, beliau mengeluarkan uang miliaran buat memajukan mobil listrik… Waktunya dari subuh sampai malam dicurahkan buat memperbaiki BUMN yg sudah rusak parah…
    Dari 141 BUMN mkn hanya 10-an yg msh sehat ketika dipegang… sisanya kena KANKER…

    (4)Buat orang2 yg menggunakan AGAMA buat pembenaran, mdh2an anda diampuni…
    Kalaupun Tuhan tidak suka dgn kelakuan DIS kenapa tidak dimatikan saja sekalian???

    (5)Kembali pada eksistansi BLOG ini, kenapa bung ADMIN bersusah payah membuat klipblog ini???
    Kutipannya sbb :
    ================================================
    “Ya, selamat datang di dahlaniskan.wordpress.com, Blog ini BUKAN merupakan personal blog dari Dahlan Iskan. Blog ini hanya sebuah KliBlog (Kliping Blog) dari Catatan Dahlan Iskan yang diterbitkan di surat kabar Jawa Pos, Ya hanya kliping, tak lebih dari itu. Sebuah blog yang saya dedikasikan kepada Bapak Dahlan Iskan, seorang manusia biasa yang luar biasa yang merupakan salah satu inspirator bagi saya.
    ================================================

    (6)Saya juga terinspirasi dgn Blog ini karena berisi intisari pemikiran seorang CEO Hebat…
    Saya byk baca riwayat CEO2 Hebat… dan DIS layak disandingkan juga sebagai seorang putra terbaik bangsa.

    (7)Buat orang yg berusaha meracuni blog ini, sptnya anda buang2 waktu (terutama buat para pecinta DIS)…
    mending anda nge-tweet saja… saya tidak tau niat anda, apa untuk membela partai anda, atau hanyalah demi mendapatkan sesuap nasi…

    (8)Anda harus ingat, anda PUNYA KELUARGA (Anak,istri,saudara,rekans,dll)…
    Kalo Bangsa Indonesia ini rusak, maka yg akan susah adalah Keluarga anda sendiri…
    Kalopun anda menikmati hasil kerusakan itu, sampai berapa lama?? umur 55th anda sudah dipensiunkan… Sisanya anda juga akan ikut menderita…

    (9)Terakhir, Buat pak DIS, moga2 sehat selalu… byk orang yg mendoakan Abah… selamat ini juga merupakan tameng doa dari orang2 yg mencintai Abah…
    Terus Berkarya, Jangan Menyerah… Kegagalan itu awal keberhasilan…

    “SOMETHING IT DOESN’T KILL YOU WILL MAKE YOU STRONGER”

    Salam Pecinta Dahlan Iskan..
    I PUTU BUDIASA
    Active reader since 2008

    Posted by PUTU | 6 Januari 2013, 4:26 pm
  152. Sekedar nimbrung, bagaimana protektifnya Apple terhadap produk-produk yang belum di release:

    Apple might fire employees for doing anything on this long list

    http://businessetc.thejournal.ie/apple-might-fire-employees-for-doing-anything-on-this-long-list-295368-Dec2011/

    Apple might fire employees for doing anything on this long list
    http://www.businessinsider.com/how-steve-jobs-almost-leaked-the-original-iphones-existence-2012-7

    Mungkin dari sini kita bisa mengerti mengapa Danet keberatan ketika mobil karyanya yang masih “prototipe” (belum produksi masal) diutak-atik. Walau saya sangat hormat dan kagum kepada pak Dahlan namun utk hal ini pak Dahlan menurut saya ceroboh.

    Posted by samin | 6 Januari 2013, 5:19 pm
  153. MH terbaru:
    Dr.Keri yang hebat dan cantik lumayan mengobati kekesalan abah sama si danet….he..he…he……

    Posted by syafiihkamil | 7 Januari 2013, 5:13 am
  154. MH59: Dr.Keni yang cantik dan hebat, lumayan mengobati kekesalan abah sama si bung danet..he..he……

    Posted by syafiihkamil | 7 Januari 2013, 5:15 am
  155. Alhamdulillah, segala apa yang terjadi dengan Pak Dis beberapa waktu terakhir ini makin menunjukkan bahwa pak Dis tak lebih dari seorang sosok manusia biasa yang memiliki kelebihan dan kekurangan layaknya manusia lain. Namun segala kekurangan dan kesalahan yang dilakukannya tak menghapus fakta-fakta keberhasilan yang sudah direngkuh sosok pak Dis: sukses membangun raksasa media jawa pos, kaya raya, sukses mentransformasi budaya PLN, menstimulasi perubahan budaya+mentalitas BUMN dan masih banyak karya nyata baik yang sukses maupun (dianggap) tidak sukses. Tapi yang jelas sebagai figur, alhamdulillah, beliau masih bersih dari dosa terberat pemimpin di negeri ini yaitu: Korupsi.

    Banyak orang pintar di negeri ini dan sudah kita ketahui bersama bahwa di negeri ini banyak yang pintar mengamati dan mengomentari sesuatu seolah-olah segala sesuatu tidak boleh salah atau cacad dan seolah-olah dirinya sangat ahli dan dapat melakukan dengan lebih baik. Ada orang-orang yang “cerdas” melakukan analisis dan megidentifikasikan suatu masalah apalagi soal kesalahan orang lain. So what? Kita semua manusia yang punya cela tapi yang lebih penting kesalahan itu adalah untuk dikoreksi dan dicari jalan keluarnya, bukan didramatisir dan hiperbolis seolah-olah kesalahan yang sangat fatal yang tanpa solusi. Prinsip selama pak Dis tidak korupsi, saya tetap mengagumi beliau sebagai inspirator dan pelaku transformasi BUMN yang relatif sukses jika dibandingkan menteri BUMN sebelumnya. Semoga pak Dis selalu sehat dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Aamiin yra.. Salam DahlanIs.. Semangat Pagiiiii !!!

    Posted by akadarisman | 7 Januari 2013, 6:54 am
  156. mantap pak bro lanjutkan kepemimpinanmu

    Posted by ulin | 8 Januari 2013, 2:42 pm
  157. Berharap suatu saat BUMN di Indonesia bisa sangat kompetitif. amiin. maju terus pak DI!!

    Posted by Didik Kurniawan Hadi | 28 Maret 2013, 8:28 am
  158. Sebetulnya saya tidak begitu peduli dengan pencitraan atau bukan yang penting selama apa yang diperbuat itu menguntungkan untuk bangsa kenapa tidak? Masalah pencitraan atau bukan tergantung sudut pandang yg mengamati, membaca dan melihat jg kl dia ingin bilang pencitraan biar usahanya apapun pasti ujung2nya dibilang pencitraan. jadi ya biarkanlah orang berusaha untuk memperbaiki negeri kerja keras yang membuahkan hasil baik ya mari kita hargai. Saya sangat setuju dengan tindakan2 beliau yg berusaha menghidupkan perekonomian Indonesia. Sudah terlalu lama Indonesia dijajah perekonomiannya oleh negara lain

    Posted by Vie | 12 Juni 2013, 8:55 pm
  159. Excellent article. I certainly love this website.
    Keep it up!

    Posted by Baby products with Samples | 23 Juli 2013, 11:22 am

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.466 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: