>>
arsip

Archive for September 2011

Alhamdulillah, Si Ujo Tidak Lancar

Alhamdulillah, pelaksanaan Si Ujo 22 September kemarin kurang lancar. Kalau tidak, kita tidak tahu bahwa masih ada yang harus diperbaiki di bidang infrastruktur kita. Alhamdulillah, infrastruktur kita ternyata diketahui belum sempurna. Kalau tidak, banyak program lain yang lebih penting dari Si Ujo akan menjadi korban. Misalnya sentralisasi layanan 123 yang langsung menyangkut hajat hidup rakyat … Baca lebih lanjut

Bila Dua Gajah Bertempur, Listrik yang Mati

Pekanbaru, ibu kota Provinsi Riau yang kaya raya itu, gelap gulita tadi malam. Entah sampai kapan. Lampu penerangan jalan umumnya dimatikan total oleh PLN. Penyebabnya, tunggakan listriknya hampir mencapai langit. Sudah Rp 30 miliar lebih. Tidak ada kejelasan kapan wali kota Pekanbaru bisa membayarnya. Wali kota Pekanbaru memang tidak punya uang. Bahkan, Kota Pekanbaru tidak … Baca lebih lanjut

Setengah Tahun Fukushima

Direktur PLTN Fukushima Tak Gajian Tentu saya sering menerima tamu dari Jepang. Kadang harus minta maaf karena waktu yang tersedia terlalu pagi: pukul 06.30. “Toh ini di Jepang sudah pukul 08.30,” gurau saya kepada tamu-tamu dari Jepang yang umumnya selalu serius itu. Para tamu itu umumnya dari kalangan kelistrikan. Setelah urusan bisnis selesai, biasanya saya … Baca lebih lanjut

Menebus Dosa, Bermalam di Penyabungan

Saya harus minta maaf, entah kepada siapa. Sebagai orang yang harus mengurus kepentingan listrik untuk rakyat seluruh Indonesia, nyatanya saya baru tahu kali ini bahwa ada kota yang bernama Penyabungan. Ini pun saya ketahui secara kebetulan. Yakni saat saya melakukan perjalanan darat yang panjang dari Padang di Sumbar ke Siborong-borong di Sumut.? Sebagai penebusan dosa … Baca lebih lanjut

Susi Tetap di Hati

Saya bisa membayangkan dengan baik sulitnya mengevakuasi pesawat Susi Air yang jatuh di pedalaman Papua Jumat lalu. Lokasi itu begitu terjal, penuh gunung, dan lembah yang curam. Tidak jauh dari lembah terjal yang dengan susah payah saya kunjungi bulan lalu. Yakni, ketika saya dan rombongan PLN harus berjalan kaki 15 km dari Wamena ke wilayah … Baca lebih lanjut

Kereta Rp 15 Triliun Setahun Hanya Jalan Tiga Hari

Catatan Dahlan Iskan yang Kembali Berlebaran di Makkah (4-Habis) Salah satu yang ingin saya lihat di Makkah –di luar ritual umrah– adalah proyek kereta listriknya. Terutama tahap 1 jurusan Makkah–Arafah yang sedang dibangun dengan rugi yang sangat besar oleh Tiongkok itu. Karena itu, setelah salat Asar, menunggu terik matahari musim panas mereda, saya ke Mina, … Baca lebih lanjut

Di Al Haram Tak Ada Yang Tersinggung

Catatan Dahlan Iskan yang Kembali Berlebaran di Makkah (3) Di sini bukan hanya simbol-simbol ibadah agama yang harus kalah oleh kepentingan umum, bahkan ibadah itu sendiri. Di sini terjadi, ibadah bisa ditafsirkan sebagai kepentingan pribadi yang di atas itu berarti masih ada kepentingan umum yang harus diutamakan, apa pun arti kepentingan umum itu. Di sini, … Baca lebih lanjut

Perbedaan, Sikap Kita dan Kenisbian

Catatan Dahlan Iskan yang Kembali Berlebaran di Makkah (2) Inilah tempat yang orangnya tidak saling menyalahkan. Inilah tempat yang orangnya tidak mempersoalkan Anda penganut Islam aliran yang mana. Inilah tempat yang di pintu masuknya tidak ada yang bertanya NU-kah Anda atau Muhammadiyah, Wahabikah Anda atau Ahmadiyah, Ahlussunnahkah Anda atau Syi’ah, Hisbuttahrirkah Anda atau Ikhwanulmuslimin, Jamaah … Baca lebih lanjut

Era Baru Superblok, Mal dan Foodcourt di Ring Satu

Catatan Dahlan Iskan yang Kembali Berlebaran di Makkah (1) Telah lahir di Makah: foodcourt. Maka, cara makan di sekitar Masjid Al Haram pun mulai berubah. Dari cara lama berdiri bergerombol di depan warung-warung kecil atau makan di lantai, menjadi makan di foodcourt. Memang, makan cara lama belum hilang, tapi foodcourt-nya juga sudah penuh. Inilah foodcourt … Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.834 pengikut lainnya.