pramudyaputrautama

Archive for Juni 2009

Khawatir Square Jadi Korban Kepentingan Dunia atau Akhirat

In Catatan Dahlan Iskan, Pikiran Besar di Kota Kecil on 26 Juni 2009 at 7:00 am

Jum’at, 26 Juni 2009

Pikiran Besar di Kota Kecil (2-habis)
Khawatir Square Jadi Korban Kepentingan Dunia atau Akhirat

Hanya dalam waktu enam, Kendari benar-benar berubah dan berkembang. Banyak kemajuan yang saya lihat ketika untuk kali kedua saya berkunjungan ke ibukota provinsi Sulawesi Tenggara tersebut. Begitu banyak perubahan yang terjadi di kota itu.

Dan lihat!: di tengah-tengah kota itu ada square yang luasnya paling tidak lima ha. Di pusat kota. Alangkah langkanya sekarang kota yang memiliki square seluas itu di pusatnya. Begitu luasnya, saya sangat khawatir square tersebut akan diincar orang untuk keperluan lain yang lebih ”menguntungkan”. Baik alasan keuntungan dunia maupun akhirat. Read the rest of this entry »

Sebagaimana Hati Saya, Kendari Benar-Benar Berbeda

In Catatan Dahlan Iskan, Pikiran Besar di Kota Kecil on 25 Juni 2009 at 7:00 am

Kamis, 25 Juni 2009
Pikiran Besar di Kota Kecil (1)
Sebagaimana Hati Saya, Kendari Benar-Benar Berbeda

Saya pernah tergeletak kelelahan di ruang tunggu yang pengap, sempit, dan kotor menunggu keberangkatan pesawat yang akan membawa saya ke Makassar dan Ambon. Kejadiannya sekitar enam tahun lalu, ketika pesawat mengalami keterlambatan selama dua jam di bandara Kendari.

Saat itu, ternyata saya sebenarnya sudah mulai sakit, namun tidak pernah saya rasakan. Mestinya hati saya sudah terkena sirosis, mengeras dan sudah mulai tumbuh bibit-bibit kankernya. Namun, saya tidak tahu semua itu. Kelelahan yang saya rasakan di ruang tunggu itu semula hanya saya anggap sebagai akibat kurang tidur dan perjalanan panjang ke beberapa kota sebelumnya. Read the rest of this entry »

Selamat Jalan, Angky Camaro

In Catatan Dahlan Iskan on 23 Juni 2009 at 7:00 am

Selasa, 23 Juni 2009

Selamat Jalan, Angky Camaro
Saya Pernah Minta Dia Transplan Ulang

Tiba-tiba saja dia mengeluh sesak napas sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Ternyata paru-parunya berair. Orang yang baru transplan memang harus benar-benar menjaga paru-parunya karena organ penting ini memang paling sering terkena dampak dari transplantasi.

Menurut saya, ada tiga kemungkinan yang menyebabkan gagalnya transplantasi pada Angky. Pertama, karena memang sudah takdir. Kedua, karena almarhum adalah penderita penyakit kencing manis (diabetes mellitus) sehingga gula darahnya sulit dikendalikan. Ketiga, karena terserang virus ganas bernama citomegali (CMV), yang biasa menyerang orang-orang yang menjalani transplantasi. Read the rest of this entry »

Kursi Mencong-mencong Memudahkan ke Toilet

In Menikmati Sistem Baru Penerbangan Cathay Pacific on 10 Juni 2009 at 7:00 am

Rabu, 10 Juni 2009

Menikmati Sistem Baru Penerbangan Cathay Pacific (2-Habis)

Kursi Mencong-mencong Memudahkan ke Toilet

Ada lagi yang baru dalam penerbangan Cathay Pasific (CX) selain aturan menggunakan HP sejak roda pesawat menjejak bumi. Setidaknya, baru buat saya. Setidaknya lagi, baru sekali itu saya mengalaminya, meski saya sudah agak lama mendengarnya: susunan kursi di dalam pesawat tidak menghadap ke depan. Semua kursi dibuat menghadap serong 45 derajat dengan tujuan khusus: agar semua penumpang memiliki akses yang sama terhadap koridor. Selama ini, jadi ketidakadilan. Penumpang yang berada di dekat jendela atau yang berada di tengah selalu harus melewati penumpang lain kalau ingin ke toilet.

Untuk penerbangan jangka pendek, itu tentu tidak apa-apa. Ke toilet bisa ditahan. Tapi, untuk penerbangan jauh, mau tidak mau harus ”mengganggu” penumpang yang dilewati. Akibatnya, deretan kursi di pinggir koridor paling habis dipesan duluan. Apalagi untuk penerbangan yang bisa check-in dari handphone atau internet. Kursi-kursi di sebelah koridor cenderung sudah habis di-block secara online. Terutama untuk kursi kelas bisnis yang susunan kursinya 2-3-2. Sering sekali, kursi-kursi yang kosong adalah yang ada di jepitan. Kita yang pergi berdua atau bertiga sering harus duduk terpisah. Atau kadang harus negosiasi dengan penumpang lain setelah tiba di atas pesawat. Kadang ada penumpang yang rela diajak tukar tempat duduk, kadang tidak bisa. Read the rest of this entry »

Lega, Bisa On-kan HP Begitu Pesawat Mendarat

In Menikmati Sistem Baru Penerbangan Cathay Pacific on 9 Juni 2009 at 7:00 am

Selasa, 09 Juni 2009

Menikmati Sistem Baru Penerbangan Cathay Pacific (1)

Lega, Bisa On-kan HP Begitu Pesawat Mendarat

Rasanya baru yang satu ini memperbolehkan penumpang langsung menghidupkan handphone (HP) begitu pesawat sudah mendarat: Cathay Pacific (kode penerbangan CX). Penerbangan lainnya masih tetap mengumumkan bahwa penumpang dilarang menghidupkan HP, meski pesawat sudah mendarat, sampai tiba di dalam gedung terminal. Sebuah larangan yang saya lihat hampir 100 persen dilanggar.

Kecenderungan penumpang pesawat saat ini adalah: begitu pesawat mendarat, pekerjaan pertama yang dilakukan justru menghidupkan HP. Kalau toh ada yang sungkan melakukannya, paling hanya yang duduk di deretan kursi pertama. Itu karena mereka, sebagaimana saya, sungkan kepada pramugari yang baru saja membuat pengumuman. Lagi pula, sesekali pramugari masih mau menegur kalau ada penumpang yang sudah menghidupkan HP ketika pesawat baru mendarat. Read the rest of this entry »