Oleh: Dahlan Iskan
Di antara dua harimau Sumatera yang dilepaskan ke hutan Tambling, Lampung Selatan, Senin pagi lalu (21/7), yang satu kelihatannya masih belum menetapkan wilayah kekuasaan. Yakni, harimau yang muda, yang dilepaskan belakangan. Setelah hari pertama berlari sejauh 2,5 km menjauhi tempatnya dilepaskan, hari kedua kemarin (23/7) berlari jauh lagi, tapi justru mendekat ke titik pelepasan.
“Kini dia berhenti di titik sekitar 400 meter saja dari tempat pelepasan,” ujar Tony Sumampauw yang jadi konsultan konglomerat Tomy Winata dalam proyek penyelamatan hutan dan harimau Sumatera itu. Sedangkan harimau yang lebih tua sudah menetap di areal 1,6 km dari titik awal.