Catatan Dahlan Iskan, Dahlan Iskan, Olimpiade Beijing
In Catatan Dahlan Iskan on 23 April 2008 at 7:00 am
23 April 2008,
Haru di Shanghai, Biasa di Jakarta
Catatan Dahlan Iskan
Adegan ini mestinya mengharukan. Ketua Senat Prancis Christian Poncelet sampai terbang jauh-jauh ke Shanghai untuk meredakan kemarahan rakyat Tiongkok seminggu terakhir ini. Cara yang dilakukan Prancis juga sangat elegan: menemui Jin Jing, gadis cacat berumur 26 tahun yang kini menjadi pahlawan Olimpiade Beijing. Waktu itu Jin Jing mengemban tugas membawa obor Olimpiade yang lagi diarak di Kota Paris. Saat itulah Jin Jing diserang pendemo yang minta kemerdekaan Tibet. Jin Jing, dari atas kursi rodanya, memberikan perlawanan untuk melindungi obor yang dibawanya.
Read the rest of this entry »
Catatan Dahlan Iskan, Dahlan Iskan
In Catatan Dahlan Iskan on 21 April 2008 at 7:00 am
21 April 2008,
Prancis dan Pahlawan Obor Olimpiade
Oleh Dahlan Iskan
Gangguan terhadap obor olimpiade oleh aktivis kemerdekaan Tibet telah membuat rasa nasionalisme rakyat Tiongkok terbakar. Terutama sejak “peristiwa Paris” pekan lalu. Di ibu kota Prancis itu, api yang lagi dikelilingkan dunia tersebut diserang untuk direbut dari tangan gadis cacat yang membawanya di atas kursi rodanya. Ditambah munculnya pernyataan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy yang berencana memboikot pembukaan olimpiade.
Read the rest of this entry »
Catatan Dahlan Iskan, Olimpiade Beijing
In Catatan Dahlan Iskan on 15 April 2008 at 7:00 am
15 April 2008
Ketika Api Olimpiade Mampir ke Indonesia
Catatan Dahlan Iskan
Apa yang sebaiknya dilakukan di Indonesia saat api Olimpiade Beijing mampir di Jakarta pada 22 April nanti? Tiba-tiba saya memikirkan ini ketika di Beijing setiap hari mengikuti siaran televisi.
Kedatangan api olimpiade di setiap negara ternyata disiarkan secara nasional di China berjam-jam lamanya. Bahkan, dua hari sebelum kedatangan api itu di suatu tempat, televisi Olimpiade China (dulu CCTV 5) sudah menyiarkan persiapan-persiapan yang dilakukan negara yang akan disinggahi.
Read the rest of this entry »